Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 Desember 2019

Sebentar Diguyur Hujan, Sejumlah Tempat Di Cirebon Tergenang Air


FOKUS CIREBON - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon, Selasa (17/12/2019), membuat air di sejumlah tempat naik ke permukaan. Seperti yang terlihat di Jalan kawasan PLTG di Jl Perjuangan, samping belakang SMAN 4 Kota Cirbon, beberapa meter jalan tersebut tergenangi air hingga ketinggian di atas mata kaki orang dewasa. 

Bahkan sebuah sepeda motor Mio tiba-tiba mesinnya mati dan terpaksa harus dituntun lantaran mogok saat menerobos genangan aur tersebut. Tetapi banyak juga kendaraan lainnya yang mampu melewati genangan aur tersebut.

"Walau banjir, tapi hanya sebentar. Karena aliran pembuang (solokan) cukup dalam dan airnya terus mengalir keluar, sehingga air ceoat surut," kata  Supriyadi, warga yang biasa melintas di jalan tersebut.


Genangan air juga terlihat di jalan  Sunyaragi. Tetapi air tersebut juga sama cepat surut setelah hujan reda. Demikian juga sungai yang semula kering, tiba-tiba meluap, bahkqn warga yang berada di kawasan Goa Sunyaragi secara bergotong royong debfqn bantuan bambu panjang langsung melakukan pembersihan sampah yang tersumbat (tertahan), agar laju air yang cukup deras berjalan lancar. (nur)

Peluncuran Pilot Project Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berbasiskan Pondok Pesantren


FOKUS CIREBON - Berdasarkan data survei dari OJK pada tahun 2019, tingkat inklusi keuangan Syariah di Indonesia mencapai 9% dan tingkat literasi keuangan Syariah mencapai 8,93%. 

Hal tersebut dirasakan belum optimal, mengingat Indonesia ialah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dengan 87,18% dari total penduduk 232,5 juta jiwa ialah muslim. Oleh karena itu, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan inklusi keuangan Syariah.

Selain itu juga memiliki potensi pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah yang didukung dari keberadaan pondok pesantren sejumlah 21.921 berdasarkan data Kementerian Agama RI.

Memperhatikan potensi diatas, Kemenko Perekonomian Cq. Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan bersama Sekretariat Wakil Presiden, Bank Indonesia, OJK, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), BAZNAS, Kementerian ATR/BPN, Lembaga Keuangan Syariah (BRI Syariah, Pegadaian Syariah, Jamkrindo Syariah, Askrindo Syariah, Asosiasi Fintek Syariah Indonesia), serta Pemerintah Daerah melaksanakan pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasis pondok pesantren. 

Pilot project tersebut bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan Syariah dan pemberdayaan ekonomi pesantren, dengan lokasi pertama ialah Pondok Pesantren KHAS Kempek Kab.Cirebon, berdasarkan evaluasi Kemenko Perekonomian dan setiap stakeholder terkait pada Juni - Juli 2019.

Pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasiskan pondok pesantren terdiri dari beberapa kegiatan, meliputi: 1) Edukasi dan literasi keuangan Syariah; 2) Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah dan pembiayaan Syariah lainnya; 3) Pembukaan rekening Syariah; 4) Program tabungan emas clean and gold; serta 5) Pemberdayaan UMK Pesantren terkait halal value chain. 

Kegiatan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan implementasi Keuangan Inklusif Berbasiskan Syariah di Pondok Pesantren KHAS Kempek merupakan persemian pilot project dimaksud yang dilaksanakan pada 17 Desember 2019 di Kab.Cirebon, Jawa Barat. 

“Pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasiskan pondok pesantren akan direplikasikan kepada 3.300 pesantren di Indonesia selama periode 2020-2024”, jelas Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir.

“Pada pilot project juga dibentuk Unit Layanan Keuangan Syariah yang terintegrasi di Pondok Pesantren, dalam rangka memberi layanan keuangan syariah bagi civitas pondok pesantren dan masyarakat sekitar pondok pesantren, terdiri dari layanan Perbankan Syariah, Pegadaian Syariah, dan Fintech Syariah”, tegas Iskandar Simorangkir lagi.

Selain keuangan Syariah, pada pilot project juga terdapat pemberdayaan ekonomi pesantren dalam rangka peningkatan Halal Value Chain. 

“Peningkatan Standar Kompetensi Halal melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas produk halal pada UMK sekitar pondok pesantren menjadi salah satu fokus tujuan kegiatan yang akan berlangsung secara berkesinambungan”, ujar Iskandar.

Kegiatan pilot project merupakan implementasi dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif berdasarkan Perpres No.82 Tahun 2016 yang diwujudkan melalui peningkatan akses masyarakat lintas kelompok termasuk pesantren sebagai upaya meningkatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. 

“Pondok Pesantren KHAS Kempek Kab.Cirebon pada prinsipnya mendukung serta mendorong implementasi peningkatan inklusi dan literasi keuangan Syariah serta pemberdayaan ekonomi pesantren secara menyeluruh”, ujar Pimpinan Pondok Pesantren, KH Mustofa Aqiel Siradj.

Pada kegiatan penyaluran KUR dan Implementasi Keuangan Inklusif berbasiskan Syariah di Pondok Pesantren KHAS Kempek tanggal 17 Desember 2019, juga dilaksanakan pemberian santunan santri yatim/kaum dhuafa dan beasiswa pendidikan santri dari pimpinan lembaga keuangan syariah, meliputi: BRI Syariah, Pegadaian Syariah, Jamkrindo Syariah, Askrindo Syariah, Ammana Fintek Syariah, Kerjasama.com. 

Selain itu, Pegadaian Syariah juga menyerahkan alat pengelola sampah plastik kepada pondok pesantren. 

“Kabupaten Cirebon akan menjadi percontohan pengembangan inklusi keuangan Syariah dari pembukaan tabungan emas clean and gold yang merupakan bagian dari pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasis pondok pesantren”, ucap Bupati Cirebon pada sambutannya.

Pada sesi siang acara, dilaksanakan Seminar Nasional Kebijakan Keuangan Syariah dan Pemberdayaan Pesantren yang diisi oleh narasumber dari Bank Indonesia, OJK, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), BRI Syariah, Pegadaian Syariah dan Asosiasi Fintek Syariah Indonesia. 

“Pondok Pesantren untuk kedepannya akan menjadi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) bagi UMK di sekitar pondok pesantren”, ucap Kepala BPJPH, Prof. Sukoso, pada keynote speech sebelum pelaksanaan Seminar Nasional.

Pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berbasiskan pondok pesantren merupakan salah satu upaya implementasi dari Kemenko Perekonomian bersama stakeholder terkait, berkenaan dengan arahan Presiden kepada Wakil Presiden dalam rangka pengembangan ekonomi syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Untuk kedepannya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengharapkan terwujudnya optimalisasi sinergi program lintas sektor dan daerah dalam rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di seluruh wilayah Indonesia secara terintegrasi. (nur)

Merubah Paradigma Lama, Pemberdayaan Perempuan Penting Dilakukan


FOKUS CIREBON - Posisi perempuan memang masih dipandang sebelah mata. Bahkan masih ada orang tua yang memandang jika pendidikan bagi anak perempuan cukup sampai SMA saja. Hal itu masih menganut paradigma lama dan harus segera dibuang.

Maka dengan kegiatan dialog interaktif keperempuan yang digelar Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMABI) IAIN SNJ Cirebon, sebagai refleksi gender dalam persepektif pendidikan menjadi sangat terbuka untuk merubah stigma dan paradigma lama.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Dr Indriya Mulyaningsih MPd pada kegiatan. dialog interaktif, sekaligus memperingati hari ibu, dengan menghadirkan pembicara KH Husen Muhammad, Selasa, (17/12/2019), di Lantai 4, Ruang Auditorium FUAD, IAIN SNJ Cirebon.

Dijelaskan, kegiatan dialog interaktif ini, setidaknya dapat memberi gambaran, terutama terkait pendidikan, karena selama ini memang untuk di daerah daerah itu mayoritas orang tua kurang begitu memperhatikan pendidikan anak perempuan. 

"Jadi anak perempuan dianggapnya ya lulus sma itu sudah paling tinggi,  kemudian menikah atau bekerja. Nah dengan kegiatan ini, setidaknya bisa dimulai dari mahasiswa bisa menjadi tahu dan bagaimana seharusnya memperlakukan perempuan," paparnya.

Selain itu, lanjutnya diharapkan ini tidak berhenti sampai di sini. Mahasiswa juga diharapkan bisa melakukan sosialisasi ke daerah-daerah, dan pihaknya sebagai dosen pasti akan membantu terkait Pengabdian Masyarakat Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kemudian juga, kata Mulyaningsih, sebenarnya sangat menarik jika perempuan dalam persepektif pendidikan kemudian dikaitkan dengan ajaran islam.

"Kajian ini setidaknya bisa menjadi nilai plus bagi mahasiswa, apalagi saat ini sudah sangat liberal. Maka jangan sampai mahasiswa Bahasa Indonesia terjebak dengan fenomena liberalisme tersebut. Dan harus bisa melihat posisi perempuan sebagai pemilik masa deoan yang cerah dan lebih baik," tandasnya. (din)

Begini Kronologi Tewasnya Pengendara Sepeda Motor Di Jalan Kedawung Kabupaten Cirebon


FOKUS CIREBON - Berdasarkan hasil pengumpulan data di lapangan menyebutkan, jika pengemudi sepeda motor yang tewas itu bernama Jono. Korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor Honda dengan Nopol E-2780-BW dan berboncengan dengan Sintia Arus Septi Melinda.

Saat itu, pengemudi sepeda motor ingin mendahului kendaraan bus PO.Sahabat Nopol E-7571-KC dari sebelah kiri yang datang dari arah yang sama.

Namun korban tidak menyadari, jika di depan sebelah kiri terdapat jembatan. Sehingga saat menyelip bus dari sebelah kiri, korban kaget dan langsung mengerem mendadak sehingga oleng dan terjatuh bersama sepeda motornya.

Akibatnya, Jono pengemudi sepeda motor terjatuh ke sebelah kanan dan tergeleng ban belakang bus. Sedangkan sepeda motor dan yang dibonceng terjatuh ke sebelah kiri, sehingga korban selamat.

Sementara korban tewas, oleh pihak kepolisian langsung di evakuasi ke RS Gunung Djati Cirebon. (din)

Bermaksud Antar Anaknya, Pengendara Sepeda Motor Malah Tewas Mengenaskan


FOKUS CIREBON - Seorang pengendara sepeda motor yang hendak mengantar putrinya bekerja, malah tewas mengenaskan. Diduga kuat tewasnya pengendara sepeda motor tersebut akibat kondisi tubuhnya yang terlihat seperti tergilas ban.

Hal itu disampaikan oleh warga setempat yang melihat peristiwa naas tersebut  yang terjadi pada pukul 08.00 WIB, Selasa pagi, (17/12/2019) di Jl Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Menurut Aisyah, kecelakaan maut tersebut, persisnya tidak diketahui. Baru diketahui setelah ada suara brak dan wanita menangis histeris. "Setelah dilihat ternyata kecelakaan motor dan satu orang meninggal," tuturnya.

Sementara penyebab kecelakaan maut ini masih simpang siur, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun berdasarkan data-data di lapangan menyebutkan jika kecelakaan tersebut bersamaan dengan adanya sebuah bus yang keberadaannya masih belum bisa dijelaskan, warga hanya mengetahui sesudah peristiwa terjadi dengan kondisi mayat pengendara dan sepeda motor masih tergolek di jalan.

"Yang meninggal kabarnya orang Majasem, Kota Cirebon. Melihat ayahnya sudah menjadi mayat dengan tubuh mngenaskan, anak  perempuannya menangis histeris, tapi semua sudah dievakuasi pihak kepolisian, jalanan yang semula sempat tersendat sudah lancar kembali," kata warga di lokasi kejadian. (din)

Begini Kronologi Kecelakaan Yang Menewaskan Guru MTsN 2 Kabupaten Cirebon


FOKUS NGANJUK - Kecelakaan maut yang merenggut nyawa guru pendamping pada rombongan siswa MTsN 2 Kabupaten Cirebon di Tol-Madiun Nganjuk, Senin pagi (16/12/2019), akibat menabrak truk box di depannya.

rombongan tersebut berangkat untuk program kelas unggulan ke Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur. Tujuannya agar siswa dapat melancarkan bahasa Inggris.

Namun belum juga sampai ke tempat tujuan, peristiwa naas keburu terjadi. Sehingga kecelakaan tak terhindarkan dan berakibat 1 orang mninggal dunia, serta sejumkah siswa luka-luka.

Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Kecelakaan bermula saat Mitsubishi Elf melaju dari Barat ke Timur dengan kecepatan kurang lebih 100 Kilometer/jam dari Cirebon menuju ke Kediri. Kendaraan berjalan di lajur lambat, sesampainya di KM 538.800 menabrak bagian belakang truk box yang berjalan di depannya.

Akibat kecelakaan ini, Guru Pendamping, Sri Maryati (42) warga Blok Penawuhan, Kecamatan Kedung Bunder, Kabupaten Cirebon meninggal di lokasi kejadian.
Korban lainnya, Miselia (14) warga Desa Tunggul, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu mengalami luka lecet di pelipis. Aghnia (14) warga Desa Jerebung Barat,  Kabupaten Indramayu mengalami luka di bagian wajah sebelah kiri.
Dikabarkan, pihak sekolah tengah menjemput rombongan tersebut, dan akan kembali di pulangkan dengan menggunakan kereta api. (Is)

Woww.. !! IPM Kecamatan Mundu, Melejit ke Peringat 20


MUNDU, FC - Keseriusan serta kerja keras Pemerintahan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, dalam mewujudkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), membuahkan hasil.

Hal tersebut diutarakan Camat August Fentristianto,  Keberhasilan untuk mendongkrak IPM, di Kecamatan Mundu, dalam lima tahun terahir ini berhasil naik dari peringkat 34,  sekarang berada di peringkat 20 di kabupaten Cirebon.

August Pentristianto mengutarakan keberhasilan tersebut dilakukan  dengan berbagai upaya, untuk meningkatkan IPM di Kecamatan Mundu. Pihaknya bersama pemdes, tokoh masyarakat dan instansi terkait lainnya, selalu melakukan perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial, ujarnya.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama dan dukungan semua pihak, peningkatan IPM Kecamatan  Mundu, pada  tahun 2019 ini, berhasil mengalami peningkatan yang luar biasa menjadi urutan ke 20 dalam kurun 4 tahun,” ungkapnya

Lebih dari itu kata August, adanya peningkatan IPM tersebut, bisa dilihat dari semua indikator yang mengalami perbaikan dari mulai Angka Harapan Hidup (AHH), kualitas pendidikan, baik dari angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) dan angka Harapan Lama Sekolah (HLS). Bahkan, kesejahteraan masyarakat meningkat, terbukti dengan nilai jual beli masyarakatpun mengalami peningkatan, ungkapnya

Lanjut Agust, pihaknya terus  berupaya menjangkau setiap pelosok wilayah Mundu dengan memprioritaskan PKBM-PKBM, supaya masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pendidikan.

Tercatat di tahun 2019 angka harapan hidup sampai 70,95 tahun, kemudian angka rata-rata lama sekolah di angka 6,80 menunjukkan penduduk usia 15 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan 6,80 tahun atau hingga kelas VII. 

Harapan lama sekolah naik menjadi 12,65. Lanjut menurut August, untuk anak-anak yang berusia tujuh tahun pada tahun 2019 memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,65 tahun atau sampai jenjang diploma I. Sementara untuk daya beli masyarakat di tahun 2019 mencapai Rp 2.653.594, tandasnya

“Pihaknya akan terus memaksimalkan agar kedepan IPM,  terus mengalami kenaikan, dengan bersinergi dengan semua pihak, seperti tahun 2015 dan 2019 yang mengalami kenaikan secara global 3,95,”

Agust pun mengharapkan agar semua unsur Muspika dan pemdes serta tokoh masyarakat dan instansi terkait lainnya, turut mendukung, sehingga IPM Kecamatan Mundu, terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, 

Dirinya merasa optimis jika melihat dari pertumbuhan ekonomi bahwa kecamatan Mundu adalah pintu penyangga perbatasan Kabupaten dan Kota Cirebon yang didukung dengan peranan perusahaan swasta, investor perdagangan jasa dan bisnis direalisasikan dengan terus melakukan perbaikan dan pembenahan, baik kesehatan, pendidikan dan perekonomian warga ke arah yang lebih baik, sehingga IPM Kecamatan Mundu secara otomatis dapat lebih baik lagi, dari Raihan saat ini, pungkasnya, (Baim)