Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 Februari 2021

Wakil Wali Kota : Memajukan Kota Cirebon Butuh Sinergitas

FOKUS CIREBON, FC - Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri Musrenbang RKPD Perencanaan Tahun 2022 di Kecamatan Pekalipan Tahun Anggaran 2021, mengungkapkan sinergitas pembangunan untuk memajukan Kota Cirebon dibutuhkan.

Oleh karenanya, program yang ada di setiap dinas diminta bisa masuk ke tingkat kecamatan dan kelurahan. 

“Sinergitas antara dinas, kecamatan dan kelurahan dibutuhkan. Untuk itu, program yang ada di setiap dinas yang ada di Kota Cirebon diminta masuk dan bersinergi dengan kelurahan dan kecamatan. Jadi Camat dan Lurah dapat berperan aktif,” ungkap Eti, Selasa (9/2/2021).

Eti mencontohkan, misalnya program yang ada di DKOKP Kota Cirebon untuk kegiatan dan pembangunan pariwisata bisa disinergikan dengan lurah dan camat dimana wisata tersebut akan dibangun.

Dengan begitu, seluruh masyarakat bisa turut merasa memiliki dan mendukung keberadaan lokasi wisata tersebut, jadi sinergitasnya. 

Selanjutnya Eti juga meminta agar setiap Camat di Kota Cirebon tetap semangat di tengah-tengah keterbatasan anggaran.

“Saya tahu, refocusing ini menimbulkan kekecewaan kita semua. Tapi tetap semangat karena penanganan Covid-19 juga membutuhkan anggaran yang cukup besar, jelas Eti.

Pada kesempatan itu Eti juga berharap sejumlah target yang tidak bisa dicapai pada 2020 bisa dicapai tahun ini. “Mudah-mudahan 2022 tidak ada refocusing lagi,” ungkap Eti

E.tiementara itu Camat Pekalipan, Gandi, S.STP, M.Si, mengungkapkan Kecamatan Pekalipan memiliki potensi wisata yang cukup besar. Hanya saja selama ini belum digali dengan maksimal.

“Biasanya dari Dinas Pariwisata langsung ke lokusnya. Kami, camat dan lurah, hanya dilibatkan sebatas launchingnya,” kata Gandi.

Padahal baik kelurahan maupun kecamatan memiliki konsep yang cukup bagus untuk pengembangan wisata di daerah mereka masing-masing. (din)


Jalan Perkantoran Bima Ditanami Pohon, PUPR Kemana ya ??


FOKUS IREBON, (FC) - Pemandangan kontras terlihat di Jalan Perkantoran Bima Kota Cirebon. Jalan yang membentang ke sejumlah kantor dan Stadion Lapangan bola bima 1 tersebut, diportal dengan sejumlah pohon di tengah jalan.

Menurut warga setempat, pohon yang menutup separoh jalan tersebut, lantaran jalan rusak dan licin, sehingga berbahaya bagi pengendara.

Uniknya, posisi pohon yang ditanam setengah bahu jalan tersebut berada persis disamping Kantor PUPR Kota Cirebon.

"Ya, jalannya rusak mas, licin juga, jadi terpaksa dipasang pohon. Ini untuk menghindari kecelakaan," ujar Wawan saat bertemu di tempat di mana pohon tersebut sudah membentang di bahu jalan, Selasa (9/2/2021).

Selain Wawan, Yadi juga mengungkapkan hal yang sama, jalan tersebut rusak parah, namun belum juga ada perbaikan, selain kerap banjir, jalan juga licin akibat lumpur tanah liat yang terbawa air ke tengah jalan.


"Mestinya pemerintah tanggap, apalagi berada disamping Kantor PUPR Kota Cirebon. Coba saja lihat, tak jauj dari tempat di mana pohon di pasang, jalan rusak parah yang berada persis di depan Kantor Diahub dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Melihat kondisi ini PUPR ke mana ya," kata Wawan yang meminta segera ada tindakan perbaikan agar tidak ada korban kecelakaan. (Maulana)

Bupati Cirebon Apresiasi BPJS Atas Jaminan Kematian Bagi Peserta Non PNS

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON, FC - BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya untuk melindungi masyarakat yang sudah terdaftar kepesertaan jaminan baik kecelakaan kerja maupun kematian. 

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cirebon telah memberikan jaminan kematian secara simbolis bagi peserta Non PNS di lingkungan Pemkab Cirebon, di Pendopo Bupati Jalan Kartini Kota Cirebon, Selasa, (9/2/2021). 

Pemberian jaminan kematian tersebut langsung disaksikan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Kepala Disnakertrans, Erry Ahmad Husaeri, Kepala Disperdagin, Deni Agustin. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cirebon yang sudah memberikan jaminan kematian untuk peserta Non PNS  kepada  ahli waris. 

"Asuransi memanglah penting bagi para pekerja. Sehingga para pekerja  informal maupun formal,  khususnya di Kabupaten Cirebon dalam bekerja sudah aman karena sudah terlindungi oleh asuransi baik kecelakaan kerja maupun kematian," katanya. 

Imron pun menjelaskan, selama ini pegawai di lingkungan Pemkab Cirebon bukan hanya ASN yang mendapatkan jaminan keselamatan  akan tetapi ada juga yang Non PNS (Honorer, Red). 

"Saya berharap pegawai Non PNS bisa ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan supaya meraka bekerja bisa dengan tenang. Serta tidak lupa juga untuk para warga untuk ikut dalam asuransi BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

Ia berpesan kepada para ahli waris yang mendapatkan santunan ini diharapkan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. 

"Para ahli waris peserta Non PNS ini akan mendapatkan Rp 42 juta. Saya harapkan dapat digunakan sebaik mungkin, pentingkan yang pokok terlebih dahulu," katanya. 

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cirebon, Mulyana mengatakan, pihaknya terus bersosialisasi semaksimal mungkin untuk mengedukasi masyarakat Kabupaten Cirebon tentang pentingnya mempunyai jaminan baik kecelakaan kerja maupun kematian. 

Menurutnya, selama ini masyarakat tidak banyak yang tahu manfaat dari ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. 

"Setidaknya bagi para peserta BPJS Ketenagajerjaan selama berangkat kerja sampai pulang ke rumah mereka mempunyai jaminan keselamatan sehingga mereka bekerja bisa dengan aman dan tenang," kata Mulyana. 

Mulyana menjelaskan, untuk para peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Cirebon belum semuanya tercover. Sehingga mereka kalau ada kecelakaan kerja mereka tidak ada jaminan sama sekali. 

"Sudah ada 147 di tingkat desa sudah terdaftar dengan 2.218 tenga kerjanya. Sedangkan untuk Peserta Non ASN 2.093 itu baik dari tingkat dinas, kecamatan maupun desa," katanya. 

Ia mengungkapkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah yakni melalui DPMD untuk ikut menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan. 

"Dari 412 desa belum sampai 50 persennya yang ikut BPJS Ketenagakerjaan, padahal untuk pekerja informal sendiri hanya iuran Rp 11 ribuan. Dan untuk pekerja Formal iuran mencapai Rp18 ribuan itu semuanya kalau dilihat sangat kecil tetapi manfaatnya sangat besar untuk para peserta maupun keluarganya," tambah Mulyana. 

Mulyana pun mengatakan, untuk klaim asuransi jaminan kecelakaan kerja maupun kematian, peserta akan mendapatkan haknya. 

"Untuk peserta yang meninggal bukan akibat kecelakaan kerja akan mendapatkan jaminan sebesar Rp 42 juta. Sedangkan untuk kematian, kalau meninggal akibat kecelakaan kerja dapat 48 kali upah dari perusahaannya yang akan diterima oleh ahli waris," katanya. (Nurdin)


Senin, 08 Februari 2021

Pagi Sebelum ke Kantor, Wali Kota Cirebon Sidak ke Kalijaga Harjamukti


Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, sebelum ke Kantor langsung sidak ke Kalijaga Harjamukti.


FOKUS CIREBIN, (FC) - Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis pagi Senin (8/2/2021), langsung meninjau beberapa titik yang rawan terjadi genangan. Kunjungan tersebut,  sebelum Wali Kota ke Balai Kota.

Salah satu kunjungannya, Nasrudin Azis langsung meluncur  ke Kalijaga Harjamukti. Sebab salah satu sungai ini, rawan banjir akibat meluap air sungai ke permukaan.

Dari hasil kunjungan tersebut, Wali Kota Cirebon melihat jika tadi subuh bibir sungai di Kalijaga ada yang terkikis. Salah satu pohon besar di sana ikut tergerus dan menutup bagian sungai.

"Saya langsung instruksikan dinas terkait untuk menangani. Di tengah cuaca yang seperti ini, semua harus berhati-hati saat aktivitas di luar rumah dan selalu jaga kesehatan," ujar Nasrudin Azis kepada warga setempat dan warga Cirebon pada umumnya. (Olan) 

Minggu, 07 Februari 2021

Hujan Seharian, Kabupaten Cirebon Dilanda Banjir

 


FOKUS CIREBON, FC- Hujan deras yang terus menerus turun di wilayah Cirebon sejak Minggu (7/2/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon terendam banjir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir terjadi di antaranya di Desa Gintung Lor Kecamatan Susukan, Gintung Kidul dan Gintung Tengah Kecamatan Ciwaringin, Desa Bojong Kecamatan Susukan, Desa Gamel dan Sarabau Kecamatan Plered, Desa Bayalangu, Kecamatan Gegesik, Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Desa Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang, dan Perumahan Lovenia Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani.

Selain itu, banjir juga menggenangi Desa Bayalangu, Kecamatan Gegesik, sebagian wilayah Kaliwedi, Kecamatan Arjawinangun serta sejumlah tempat lainnya.

Intensitas hujan yang terus menerus hampir sepanjang hari, menyebabkan air sungai meluap bahkan hingga masuk ke rumah warga.

Seperti yang terjadi di Blok Ambulu RT 05 RW 01, Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan. Banjir di wilayah tersebut, terjadi akibat luapan Sungai Ciwaringin dengan ketinggian sekitar 50 cm.

“Banjir masuk ke rumah warga sekitar 50 rumah. Warga tidak ada yang mengungsi dan tidak ada kerugian material,” kata Camat Susukan, Wawan Hermawan, Minggu (7/2/2021) sore.

Bahkan di Desa Gintung Kidul,  banjir bahkan mencapai ketinggian lutut orang dewasa hingga sampai satu meter. (Olan)

Ketua Umum DPP LSM Barisan Rakyat Indonesia Lantik Ketua Markas Daerah Kab.Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Untuk melanjutkan misi organisasi dalam membangun bangsa dan negara, Ketua Umum DPP LSM Barisan Rakyat Indonesia Ds. Sutejo, Ms, melantik Ketua Markas Daerah Kabupaten Cirebon, Ahmad Yani, Minggu (7/2/2021).

Hadir dalam pelantikan dan pengukuhan Ketua Mada Kabupaten Cirebon, di antaranya Markas Daerah Majalengka, Kuningan, Indramayu, Subang, Ciamis, Cianjur, Purwakarta, Bekasi dan Cianjur.

Selain itu juga disaksikan dan dihadiri oleh seluruh anggota LSM Barisan Rakyat Indonesia Mada Cirebon.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat LSM Barak Mada Cirebon di Jl.KH.Wahid Hasim Desa Mertapada Wetan Kec. Astanajapura Kabupaten Cirebon.

Pada pelantikan ini, Ketum Barak D, Sutejo,Ms mengangkat dan menyerahan SK kepada Ketua Markas Daerah Kabupaten Cirebon Kabupaten Masa bakti 2021-2026.

Ketua Umum DPP LSM Barak Indonesia memberikan imbauan dan harapan kepada Ketua Mada Kab.Cirebon untuk bisa menjaga narwah lembaga dan melaksanakan tanggung jawabnya dalam memberikan sesuatu yang sifatnya positif kepada seluruh masyarakat dengan berpegang teguh pada UUD 45 dan Pancasila.

"Saya berpesan kepada saudara Yani untuk bisa mengemban amanah sebagai Ketua Mada Kab.Cirebon dengan sebaik mungkin," pintanya.

Ketua Umum DPP LSM Barisan Rakyat Indonesia Ds. Sutejo, Ms, juga berpesan, laksanakan amanat kembaga, jadilah pejuang untuk kepentingan rakyat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan UUD 45 dan Pancasila sebagai dasar dimana kita harus bertindak dan berprilaku.

Dirinya juga menegaskan, bahwa berdirinya LSM Barisan Rakyat Indonesia (BARAK) ini, semata - mata demi kemaslahatan umat.

"Kita harus bertindak demi kepentingan rakyat, dengan tetap melaksanakan segala sesuatunya sesuai hukum yang berlaku, dan satu yang harus ditanam dalam hati sanubari , Jaga Marwah nama Lembaga dan organisasi," tegas Sutejo.

Disisi lain, ketua terpilih, Mada Barak Indonesia Kab. Cirebon Ahmad yani menyatakan siap dan istikomah untuk melaksanakan amanat lembaga dengan tetap menjaga marwah lembaga, sekaligus bertindak demi kepentingan rakyat dengan tetap berpegang pada aturan yang ditetapkan.

"intinya kami hadir demi rakyat dan siap menjadi pejuang untuk rakyat," ucapnya.  (Bambang)

Seharian Cirebon Diguyur Hujan, Warga Was-Was Jalan Berlobang dan Banjir Luapan


FOKUS CIREBON, (FC) - Hujan yang terus mengguyur wilayah Cirebon berlangsung seharian. Warga pun mulai was-was banjir luapan dan jalan berlobang, Minggu (7/2/2021).

Rasa was-was warga ini cukup beralasan, lantaran hujan turun sejak malam tadi. Terutama warga yang bermukim tak jauh dari sungai atau kali pembuangan limbah rumah tangga.

"Kalau banjir air nya cukup deras, dan yang dikhawatirkan jalan licin serta berlobang, karena tidak menutup kemungkinan kendaraan bisa terjatuh," papar Dwi Aprilianto, warga Arumsari, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Seperti juga diungkapkan Satria, warga Sumber ini hanya bisa mengurangi kecepatannya hingga seminimal mungkin, sebab lintasan jalan di Cempakaarum, depan SPBU jalannya rusak parah dan penuh lobang.

Hal senada juga disampaikan Agus Mulyadi warga Majasem, Kota Cirebon. Sebagai pedagang keliling, dirinya kerap takut jika di musim hujan, lantaran jalan licin dan banyak jalan rusak belobang.

"Jalan di Majasem itu kalau hujan lebat pasti banjir dan juga banyak yang rusak berlobang, belum lagi di jalan depan kantor PUPR Kota Cirebon, selain banjir, jalannya ttusak cukup parah.

" Saya pernah hampir terjatuh saat melintasi jalan tersebut. Libang jalan yang tertutup air tak terlihat oleh mata, namun karena saya masih sigap, motor hanya oleng dan tidak sampai terjatuh, karena terrahan oleh kaki yang buru-buru menahan motor, kalau tidak pasti swkujur badan ini sudah babak belur," paparnya. (Maulana)