Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 10 September 2025

Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jabar Menyetujui Pemekaran Cirebon Timur



JABAR - DPRD Jawa Barat sudah menyetujui pemekaran Cirebon Timur yang meliputi 16 Kecamatan. Keputusan ini ditetapkan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat pada hari Rabu tanggal 10 September 2025.

Dalam rapat paripurna tersebut, dibuka oleh Ketua DPRD Jabar H Buky Wibawa Karya Guna dengan agenda persetujuan wakil rakyat tingkat Provinsi Jawa Barat terhadap Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) di Kabupaten Cirebon Timur.

Sedangkan rapat paripurna dihadiri kuorum dengan Jumlah anggota dewan yang hadir 95 dari 120 anggota dewan. 

Dan selanjutnya Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono Dapil XII (Kota Cirebon Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu) memimpin rapat paripurna CDPOB. 

Dengan disetujuinya CDPOB Cirebon Timur, berarti jumlah daerah otomoni baru (DOB) yang telah diusulkan dan disetujui dewan bertambah menjadi 10, masih menunggu pencabutan moratorium pemerintah pusat.

Menurutnya, CDPOB yang sudah masuk ke pemerintah pusat 9, meliputi Sukabumi Utara, Bogor Barat, Garut Selatan, Indramayu Barat, Bogor Timur, Cianjur Selatan, Tasikmalaya Selatan, Garut Utara dan Subang Utara.

Disampaikan Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, keputusan ini menandai keberhasilan masyarakat di kawasan Cirebon Timur yang selama ini memperjuangkan pemekaran Cirebon Timur sebagai Kabupaten baru untuk pemerataan pembangunan di Jawa Barat. 

“Saat ini, Cirebon Timur akan menjalani masa persiapan sebelum resmi ditetapkan sebagai daerah otonomi baru,” Tandasnya.

Untuk itu, persetujuan terhadap CDPOB Cirebon Timur ini, kata Ono, merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

“Sejarah panjang dan pembahasan selama kurang lebih 20 tahun dari tingkat desa sampai kabupaten akhirnya hari ini menapaki babak baru di tingka Provinsi Jawa Barat. Terima kasih kepada rakyat Cirebon Timur,” jelas Ono, Rabu (10/9/2025).

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman menyampaikan hasil persetujuan terhadap usulan CDPOB Kabupaten Cirebon Timur ini, akan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

Namun proses pembentukan Kabupaten Cirebon Timur masih harus menunggu dibukanya moratorium oleh Presiden RI.

“Pada tahun 2025 telah dilakukan proses persetujuan bersama untuk satu usulan CDPOB yakni Cirebon Timur sehingga total jumlah usulan menjadi 10 CDPOB,” jelasnya.

Senada di katakan anggota Komisi I DPRD Jabar Edi Askari, Komisi I telah membahas cukup komprehensif terkait usulan CDPOB. Bahkan, pembahasan dilakukan dengan kajian atau pembelajaran hingga kunjungan ke lapangan.

“Komisi saya berpendapat bahwa Cirebon Timur harus disetujui oleh DPRD Jabar bersama Gubernur Jabar sebagai CDPOB,” katanya menyampaikan laporan Komisi sebelum persetujuan bersama.

Namun Komisi I juga memberikan sejumlah catatan atau rekomendasi terkait persetujuan itu. Di antaranya terkait calon ibu kota.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan tim dan pengamatan lapangan, Kecamatan Karangsembung lebih ideal untuk dijadikan ibu kota. 

Dari usulan sebelumnya yaitu Kecamatan Karangwareng. Karena di Kecamatan Karangwareng terdapat jalur sutet yang berpotensi menjadi kendala pembangunan.

Rekomendasi lain adalah soal alternatif nama Kabupaten. Dengan pertimbangan memperkuat identitas lokal dapat mempertimbangkan nama Cirebon Timur menjadi Caruban Nagari.

Pemekaran Cirebon Timur bakal meliputi 16 kecamatan yaitu : 1. Astanajapura 2. Babakan 3. Ciledug 4. Gebang 5. Greged 6. Karangsembung 7. Karangwareng 8. Lemahabang 9. Losari 10. Pabedilan 11. Pabuaran 12. Pangenan 13. Pasaleman 14. Sedong 15. Susukan Lebak 16. Waled. (din)

Selasa, 09 September 2025

UIN Siber Cirebon Resmi Luncurkan Aplikasi “Siber Go”: Layanan Akademik Terintegrasi untuk Orang Tua dan Mahasiswa

 

CIREBON – Unit Pelaksana Teknis Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi menggelar Grand Launching aplikasi “Siber Go”, sebuah inovasi layanan akademik digital yang ditujukan bagi orang tua dan mahasiswa. 

Acara ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan kampus.(09/09).

Kepala UPT Pustikom, Riyanto, ST., M.Kom., menjelaskan bahwa aplikasi Siber Go lahir dari kebutuhan akan transparansi akademik sekaligus sebagai bentuk legitimasi kepercayaan orang tua terhadap kampus.

“Siber Go menjawab keluhan orang tua yang ingin mengetahui perkembangan akademik anak-anaknya. Dengan aplikasi ini, mereka bisa memantau absensi, nilai, hingga riwayat pembayaran mahasiswa secara langsung,” jelasnya.

Menurut Riyanto, aplikasi ini akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur terbaru agar semakin relevan dengan kebutuhan akademik.

“Harapannya, Siber Go dapat mendukung terciptanya lulusan UIN SSC yang bermutu, berkualitas, dan lulus tepat waktu,” tambahnya.

Adapun fitur yang tersedia di Siber Go antara lain absensi/kehadiran mahasiswa, jadwal perkuliahan, riwayat akademik, riwayat pembayaran, pengisian KRS, kalender akademik, hingga E-KTM digital. Aplikasi ini sudah bisa diakses melalui Google Playstore oleh mahasiswa maupun orang tua.

Bagian dari Program Prioritas Kemenag

Dalam sambutannya, Kepala Biro Administrasi, Keuangan, dan Umum UIN SSC, Dr. H. Susari, MA., secara resmi meluncurkan aplikasi Siber Go. Ia menegaskan bahwa aplikasi ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, khususnya di bidang digitalisasi dan pengelolaan satu data.

“Siber Go merupakan salah satu brand unggulan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Produk ini menjawab kebutuhan orang tua dan mahasiswa, sekaligus mendukung program prioritas Kemenag: satu data, digitalisasi, dan internasionalisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Susari mengajak seluruh civitas akademika dan orang tua mahasiswa untuk merespons positif hadirnya aplikasi ini.

“Siber Go harus dimanfaatkan dengan baik. Ke depan, fitur-fiturnya akan terus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Terima kasih kepada Pustikom dan seluruh tim yang telah menghadirkan inovasi ini,” ungkapnya.

Langkah Nyata Menuju Kampus Digital

Peluncuran Siber Go meneguhkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus pelayanan akademik berbasis teknologi. 

Kehadiran aplikasi ini tidak hanya memudahkan mahasiswa dalam mengakses layanan akademik, tetapi juga memberi ruang keterlibatan orang tua secara langsung dalam proses pendidikan anak-anak mereka.

Dengan Siber Go, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin meneguhkan posisinya sebagai Cyber Islamic University yang konsisten menghadirkan inovasi digital demi mencetak generasi akademik yang unggul, transparan, dan berdaya saing global. (din)

Wali Kota Cirebon Ajak ASN Purna Bakti Terus Berkontribusi Lewat Saran dan Ide Kreatif

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan Tanda Penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang akan memasuki masa purna bakti di Ruang Adipura Balai Kota, Selasa (9/9/2025). Penyerahan dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi para ASN selama bertugas.

Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN atas dedikasi dan kontribusinya selama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi kota ini. Berkat keseriusan dan kerja keras Bapak dan Ibu sekalian, roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian. Pemerintah Kota Cirebon tetap membuka ruang untuk ide kreatif dan saran dari para pensiunan, terutama karena pembangunan di Kota Cirebon saat ini tengah diarahkan untuk masa depan yang lebih baik.

“Kami menyadari bahwa proses yang sedang kami lakukan saat ini tidak main-main. Penataan dan pembangunan yang dilakukan membutuhkan sinergi semua pihak. Oleh karena itu, meskipun telah purna bakti, kami masih sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran Bapak dan Ibu, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Semoga masa purna bakti dapat dinikmati dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Laksmi Stanyawati, menjelaskan bahwa sebanyak 22 ASN yang akan memasuki masa purna bakti per 1 Oktober mendatang.  Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 orang berasal dari jabatan struktural, 11 orang dari jabatan fungsional tertentu, dan 9 orang dari jabatan fungsional umum.

"Kami berharap, dedikasi yang telah diberikan dapat menjadi teladan bagi ASN lainnya,” ungkap Sri Laksmi.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus membangun sistem birokrasi yang profesional dan adaptif, dengan tetap menghargai jasa para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Semangat pengabdian para ASN purna bakti diharapkan menjadi inspirasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Nur)



Bupati Imron Minta Anak Terlibat Kerusuhan Tidak Distigma

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron meminta agar anak-anak yang terlibat kerusuhan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon tidak diberi stigma, melainkan dibimbing agar masa depannya tetap terselamatkan.

Imron menyampaikan hal itu saat mendampingi kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi ke Mapolresta Cirebon, Selasa (9/9/2025), untuk meninjau 13 anak yang kini berhadapan dengan hukum.

Menurutnya, anak adalah amanah sekaligus generasi penerus bangsa yang harus dijaga. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa mereka bukan penjahat yang harus dijauhi, tetapi generasi yang perlu dibimbing dan dilindungi.

“Penanganan anak yang berhadapan dengan hukum harus dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan, keadilan restoratif, serta perlindungan anak,” kata Imron.

Ia menambahkan, anak-anak tersebut perlu mendapatkan pembinaan berupa pendampingan hukum, layanan psikologis, pendidikan, hingga keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Selain itu, ia mengajak semua pihak untuk bersinergi, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi sosial, maupun masyarakat, agar proses pembinaan berjalan optimal.

“Keberhasilan membina anak tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus bergandeng tangan,” ucapnya menambahkan.

Imron juga menekankan pentingnya nilai agama dan kearifan lokal dalam pembinaan. Ia percaya, penanaman iman dan moral akan membantu anak kembali ke jalan yang benar dan diterima masyarakat.

Ia mengingatkan para orang tua, agar menjadi benteng pertama bagi anak-anaknya dengan memberi perhatian, pengawasan, dan pendidikan penuh kasih sayang. Hal itu dinilai penting agar anak tidak terjerumus ke pergaulan salah.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, kasus 13 anak yang terlibat kerusuhan di Kabupaten Cirebon menjadi pengingat, bahwa hak anak untuk menyampaikan pendapat harus disalurkan dengan cara baik dan damai.

Ia memastikan meski proses hukum tetap berjalan, pemerintah memberikan pendampingan, agar hak-hak anak tetap terpenuhi.

“Karena masih di bawah 18 tahun, pendekatan keadilan restoratif akan ditempuh,” kata Arifatul.

Arifatul menambahkan, kementeriannya terus berkoordinasi dengan kepolisian, KPAI, dan dinas PPPA di daerah untuk mendata anak-anak yang terlibat aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menyebut, mayoritas anak terlibat, karena tidak memahami tujuan aksi tersebut. (din)

UIN Siber Cirebon Resmi Luncurkan Aplikasi “Siber Go”

CIREBON – Unit Pelaksana Teknis Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi meluncurkan aplikasi “Siber Go”, sebuah inovasi layanan akademik digital yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan orang tua. 

Grand launching aplikasi ini digelar secara daring pada Senin (09/09), diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan kampus.

Kepala UPT Pustikom, Riyanto, ST., M.Kom., menjelaskan bahwa lahirnya Siber Go berangkat dari kebutuhan akan transparansi akademik sekaligus memperkuat kepercayaan orang tua terhadap kampus.

“Siber Go menjawab keluhan orang tua yang ingin mengetahui perkembangan akademik anak-anaknya. Dengan aplikasi ini, mereka dapat memantau absensi, nilai, hingga riwayat pembayaran mahasiswa secara langsung,” ujarnya.

Menurut Riyanto, Siber Go akan terus dikembangkan dengan fitur-fitur terbaru agar semakin relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa.

“Harapannya, Siber Go dapat mendukung terciptanya lulusan UIN SSC yang bermutu, berkualitas, dan lulus tepat waktu,” tambahnya.

Saat ini, fitur yang tersedia dalam Siber Go antara lain: absensi/kehadiran mahasiswa, jadwal perkuliahan, riwayat akademik, riwayat pembayaran, pengisian KRS, kalender akademik, hingga E-KTM digital. Aplikasi ini sudah dapat diunduh melalui Google Playstore oleh mahasiswa maupun orang tua.

Peluncuran Siber Go dilakukan secara resmi oleh Kepala Biro Administrasi, Keuangan, dan Umum UIN SSC, Dr. H. Susari, MA. Ia menegaskan bahwa aplikasi ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama (Kemenag), khususnya di bidang digitalisasi dan pengelolaan satu data.

“Siber Go merupakan salah satu brand unggulan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Produk ini menjawab kebutuhan orang tua dan mahasiswa, sekaligus mendukung program prioritas Kemenag: satu data, digitalisasi, dan internasionalisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Susari mengajak civitas akademika dan orang tua mahasiswa untuk merespons positif kehadiran aplikasi ini.

“Siber Go harus dimanfaatkan dengan baik. Ke depan, fitur-fiturnya akan terus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Terima kasih kepada Pustikom dan seluruh tim yang telah menghadirkan inovasi ini,” ungkapnya.

Hadirnya Siber Go menjadi bukti nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat pelayanan akademik berbasis teknologi. 

Aplikasi ini tidak hanya memudahkan mahasiswa dalam mengakses layanan akademik, tetapi juga melibatkan orang tua secara langsung dalam proses pendidikan.

Dengan Siber Go, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin meneguhkan posisinya sebagai Cyber Islamic University, yang konsisten menghadirkan inovasi digital demi melahirkan generasi akademik unggul, transparan, dan berdaya saing global. (din)


Senin, 08 September 2025

DPRD dan Pemda Kota Cirebon Setujui Perubahan KUA-PPAS Tahun 2025

CIREBON – DPRD Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Griya Sawala, Senin (8/9/2025).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menyampaikan, sesuai dengan Peraturan DPRD Kota Cirebon Nomor 1/2025 tentang tata tertib pasal 18 ayat 7.

“KUA dan PPAS yang telah mendapat persetujuan bersama ditandatangani oleh walikota dan pimpinan DPRD dalam rapat paripurna,” katanya.

Andrie juga mengucapkan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran pemda yang telah membahas dan menyelesaikan perubahan KUA PPAS tahun 2025.

“Semoga perubahan KUA PPAS tahun 2025 dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon,” ujarnya.

Sementara itu, menyampaikan hasil pembahasan Banggar dan TAPD, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH mengatakan, dasar perubahan tersebut disesuaikan dengan perkembangan di Kota Cirebon.

Adapun proyeksi pendapatan terjadi perubahan yang semula sebesar 1,75 triliun menjadi 1,73 triliun. Sedangkan belanja, semula sebesar 1,73 triliun menjadi 1,78 triliun.

“Dengan perubahan ini diharapkan pengelolaan anggaran daerah semakin efektif dan adaptif demi kenyamanan masyarakat di Kota Cirebon,” katanya.

Walikota Cirebon Effendi Edo turut menyampaikan apresiasi atas pembahasan intensif KUA PPAS yang dilakukan DPRD kota Cirebon, sehingga dapat dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan pada rapat paripurna.

“Selanjutnya, perubahan KUA PPAS ini akan dijadikan pedoman oleh perangkat daerah dalam menyusun RKA perubahan tahun anggaran 2025,” ujarnya. (din)

HUT FKKPI Kabupaten Cirebon: Peduli Balita Stunting, Salurkan Bantuan di Desa Sampiran

 

CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri Indonesia (FKKPI) Kabupaten Cirebon, digelar kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada 31 balita stunting di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua FKKPI Kabupaten Cirebon, Heviana, yang didampingi Camat Talun, Abdul Roup. Usai menyerahkan bantuan, rombongan menyempatkan diri meninjau Dapur Gizi (MBG) yang berada di Dusun Benjaran, Desa Sampiran.

Dalam kesempatan itu, Heviana memberikan apresiasi atas keberadaan Dapur Gizi sebagai salah satu program pemerintah dalam menekan angka stunting. Menurutnya, keberadaan MBG perlu terus disosialisasikan agar masyarakat semakin sadar pentingnya asupan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

“Kami sangat mendukung adanya Dapur Gizi ini. Semoga bisa menjadi sarana edukasi sekaligus solusi nyata dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting di Kabupaten Cirebon,” ujar Heviana.

Camat Talun, Abdul Roup, juga menegaskan bahwa program Dapur Gizi merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dengan masyarakat yang perlu terus diperkuat. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, bisa mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.

Melalui momentum HUT FKKPI, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan semata, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. (Bambang)