Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 19 Oktober 2022

Milad PGMI Ke 13, Kajur Harapkan Dukungan Fakultas dan Rektorat

Hari Jadi PGMI Ke 13, Tampilkan berbagai lomba dan kreasi peserta tingkat wilayah III Cirebon dan nasional.


FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Pendidikan Guru Madrasayah Ibtidaiyah (PGMI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar berbagai kegiatan festival dan Hybrid Nasional. Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari lahir PGMI Ke 13. 

Nazma Amelia, Mahasiswa semester 5 Jurusan PGMI menyatakan, Festival PGMI ini merupakan kegiatan tahunan pasca pandemi covid 19. 

"Alhamdulillah, tahun ini kami bisa melaksanakan lagi festival PGMI secara offline untuk kategori Ciayumajakuning dan juga hybrid nasional," ujar Nazma, Ketua Penyelenggara Kegiatan, Rabu, (19/10/2022).

Menurutnya, dengan tema "Ekspresikan Seni, Lestarikan Tradisi dan Torehkan Prestasi", pihaknya berhasil menghadirkan 250 peserta dari wilayah Ciayumajakuning. 

Jumlah peserta ini datang dari 36 sekolah di antaranya MI, SD dan SDIT dan peserta dari Tanggerang dan lainnya.

Masih kata Nazma, festival dan lomba-lomba yang digelar, di antaranya lomba seni, lomba vokal, menyanyi lagu daerah, lomba puisi dan lomba menggambar serta mewarnai dan juga lomba tari kreasi.

Sedangkan lomba islaminya, lanjut Nazma, seperti lomba Pildacil, lomba Tahfid juga lomba Murrotal dan kemudian lomba cerita rakyat.

Hal senada disampaikan Syibli Maufur, M.Pd, Kajur PGMI, bahwa kegiatan tersebut dalam rangka milad PGMI yang ke 13. "Ini sangat menggembirakan, karena kita sudah 2 tahun fakum, dan terakhir kegiatan offline festival PGMI ini dilaksanakan pada tahun 2019.

"Alhamdulillah, peserta pada tahun ini cukup baik dan meningkat, diikuti oleh 36 MI, SD dan SDIT SE wilayah III Cirebon. Semoga ini menjadi gairah dan semangat anak-anak kita yang sudah dua tahun terpendam," katanya.

Maka dengan kegiatan ini, kita tingkatkan dan mengeksplorasi semua bakat anak anak kita yang selama ini tidak bisa tercurahkan dengan baik.

Kendati demikian, Syibli Maufur berharap, ke depan kegiatan PGMI yang secara rutin setiap tahun bisa terus dilaksanakan. 

"Semoga di tahun yang akan datang  pesertanya lebih banyak lagi dan untuk kampus diharapakan pada kegiatan ini memberikan dukungan penuh, bukan hanya di jurusan, tapi juga di fakultas dan rektorat," tandasnya. (din)

Selasa, 18 Oktober 2022

Desa di Jabar Berkembang dan Maju, Pemprov Diganjar Penghargaan Dari Kemendes PDTT

CIREBON - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menerima penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 

Uu menerima penghargaan mewakili Gubernur Jawa Barat yang berhalangan hadir saat penyerahan penghargaan oleh Gus Menteri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (18/10).

Penghargaan tersebut diberikan  atas komitmen dan kerja kerasnya dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa di Jawa Barat mencapai status berkembang, mandiri dan maju.

"Selamat untuk Jawa Barat yang saat ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal,"ujar Menteri PDTT, Abdul Halim Iskandar.

Ditambahkan Gus Menteri, program yang digagas pada prinsipnya mengusung pembanguan di level desa agar menjadi desa mandiri. Menurutnya, meskipun sasaran dari capaian Desa Mandiri yang  menjadi garapan bukan pada barang konkrit namun lebih ke peningkatan ekosistem terkecil yakni keluarga. 

"Karena upaya mengoptimalisasi desa mandiri dimulai dari amannya ekonomi keluarga, kesejahteraan. Oleh karenanya, Desa Mandiri pendulumnya ada pada pemberdayaan kepada masyarakat," katanya. 

Pihaknya pun mengungkapkan terima kasih kepada  kepada warga Jawa Barat, dan pimpinan dari mulai kepala desa, Bupati hingga gubernur yang terus bisa membawa masyarakatnya bisa mandiri. 

"Kemendes memberikan apresiasi status bakti desa utama yang pertama yang masuk kategori desa mandiri dan ada di Jawa Barat. Sebagai  apresiasi dan penghargaan, kami berikan juga lencana kepada kepala desa  sebagai bukti kepada masyarakat. Lencana desa mandiri bisa dilihat langsung oleh masyarakat sebagai bukti nyata membawa desanya menjadi mandiri," ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengaku bangga atas dihelatnya kegiatan Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) ke XXIII yang berlangsung di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Cirebon. Menurut dia, Program dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi tersebut sejalan dengan apa yang menjadi rintisan pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya terus membangun desa. Hal itu menjadi momentum untuk bisa lebih mengenalkan wilayah Jawa Barat di kancah nasional dari sisi pembangunan berbasis desa yang mengakselerasikan kemajuan teknologi.  

"Kami atas nama pemerintah Provinsi Jawa Barat menghaturkan banyak terima kasih kepada pak Menteri yang mempercayai Jabar menjadi tuan rumah kegiatan TTGN tahun 2022 ini. Ini menjadi momentum Jawa Barat untuk bisa lebih mengenalkan potensi desa yang sudah menyelaraskan pembangunan berbasis teknologi di kancah nasional," beber Wagub Uu, dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Jabar Ridwan Kamil. 

Wagub Uu menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar tengah fokus dalam melaksanakan pembangunan yang dimulai dari desa. Salah satunya rintisan satu desa satu produk menjadi andalan dalam program membangun desa. 

Dijelaskannya, pembangunan di tingkat desa menjadi kunci utama dalam meningkatkan masyarakat. Sehingga jika desa maju maka otomatis kabupaten bisa maju dan tentunya provinsi pun menjadi maju. 

"Ini inovasi pak Gubernur yang berupaya membangun dari  mulai level desa. Dengan cara ini, tujuan utama dalam  mewujudkan Jabar Juara yang akan mudah dicapai. Meskipun kendala saat Pandemi Covid-19 Jabar juga sama dengan daerah lain, namun secara perlahan pembangunan mulai bisa kembali bangkit," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wagub pun  tidak lupa mengapresiasi kepada seluruh Bupati/Walikota di Jawa Barat yang bisa mengawal program provinsi. 

Sehingga apapun hambatan pembangunan di tingkat desa bisa dituntaskan secara perlahan. Hal itu terbukti, di Jawa Barat sendiri sudah tidak ada lagi desa tertinggal bahkan sangat minim dan ada daerah yang menjadi desa mandiri pertama di Indonesia. 

"Ini berkat dukungan para Bupati yang hebat yang terus mengawal program provinsi menjadi Jabar Juara. Termasuk kepada seluruh kepala desa yang bisa membina warganya untuk bisa lebih maju menuju desa mandiri," ungkapnya. 

Diketahui, TTGN XXIII Tahun 2022 akan berlangsung selama empat hari sejak 18 hingga 21 Oktober di hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Kegiatan akan diisi pameran teknologi terbarukan dari tiap daerah dan  hiburan lainnya. (Nisa)

Senin, 17 Oktober 2022

Wakil Gubernur Jabar Buka Kegiatan 'Gebyar Bahasa Arab 2022' di Kampus IAIN Cirebon

Wakil Gubernur Jabar, H Uu Ruzhanul Ulum saat membuka kegiatan Gebyar Bahasa Arab 2022 di Gedung ICC kampus IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Ittihadu Atthulab Li Qismi Atta'lim Al-lughoh Al-'arabiyyah (ITLA') IAIN Syekh Nurjati Cirebon mempersembahkan event Bahasa Arab tingkat nasional dengan seminar melalui 'Gebyar Bahasa Arab 2022', Senin, (17/10/2022), di Gedung ICC kampus setempat.

Kegiatan dengan tema "Teknologi Pembelajaran dan Manfaatnya Terhadap Pembelajaran Bahasa Arab" ini, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat dan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Dr.Moh. Ahsanuddin, M.Pd. Ka.Prodi S2 PBA Universitas Negeri Malang dengan dimoderatori oleh Hasan Saefuloh, M, Ag, dosen PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Abdulloh Syafi'i dalam laporannya menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang baru kembali dilaksanakan oleh HMJ PBA pasca Pandemi Covid 19.

"Ada sejumlah pada kegiatan Gebyar Bahasa Arab 1021, di antaranya seminar nasional dan lomba tingkat nasional dan kita juga menghadirkan pemateri yang nanti akan membedah soal peranan bahasa Arab dalam pendidikan dan seni budaya di era society 5.0," paparnya.

Sementara itu, Dekan FITK, Dr H Farihin, M.Pd dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan salam hangat kepada Wagub Jabar dan Walikota Cirebon yang hadir pada kegiatan ini. 

"Terimakasih juga saya sampaikan kepada bapak rektor dan jajarannya yang selalu supot terhadap berbagai kegiatan, juga kepada HMJ PBA yang sudah menggagas kegiatan ini semarak tingkat nasional," paparnya. 

Demikian juga dinyatakan Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bahwa  dari kegiatan ini terdapat kebahagiaan tersendiri bagi kita, karena yang menjadi icon Jurusan PBA dihadiri langsung oleh Wagub Jabar.

Sumanta juga mengucapkan selamat kepada Tadris Bahasa Arab yang sudah mampu menampilkan diri di tingkat regional dan nasional. 

"Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkesinambungan, juga dipertahankan bahkan ditingkatkan keberadaannya, karena berimplikasi terhadap eksistensi jurusan bahasa Arab yang berakreditasi A, atau unggul," katanya.

Demikian juga kepada mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Bahasa Arab, Sumanta berpesan, agar terus melakukan upaya-upaya inovasi terkait dengan pengembangan kita di wilayah kajian.

Menurutnya kita bukan hanya melakukan pembelajaran yang bersifat reguler saja, tetapi juga bersifat Siber, yang sekarang ini sedang diajukan sebagai kelas Siber pendidikan jarak jauh bahasa Arab. 

"Mudah-mudahan kita mendapatkan ijin Ban-PT dan kita akan terus melakukan upaya pembelajaran, yang tentu saja bukan hanya bersifat reguler (offline) tapi juga darring atau Siber, karena pendidikan bahasa Arab telah menunjukkan eksistensinya dan telah mendapatkan akreditasi A," tandasnya.

Sementara itu, Wagub Jabar, H UU Ruzhanul Ulum SE dalam sambutannya menyatakan bahwa kita saat ini berada di era 4.0 alternatif 5.0. Era ini sangat menuntut kita untuk pandai berkomunikasi. 

"Kita jangan hanya menjadi operator tapi juga harus mampu menjadi motivator, karena ini tuntutan perubahan zaman, bahkan di negara lain, sudah menggunakan kecanggihan mesin dan robot, jika kita mempersiapkan  diri, maka kita akan tersingkirkan oleh kecanggihan zaman ini," jelasnya.

Maka saya titipkan kepada mahasiswa IAIN Cirebon, khususnya para mahasiswa PBA bahwa kita harus pandai berkomunikasi dan dari itu kita akan mampu membuat jaringan, banyak teman dan lain-lain," katanya lagi.

UU mencontohkan, bahwa kenapa para sarjana masih banyak yang menganggur, hal itu kata Uu karena ketika masih mahasiswa mungkin saja kurangnya kemampuan dalam komunikasi. Maka kembangkanlah kemampuan komunikasi ini agar tak tertinggal oleh perubahan zaman,"  paparnya. 

Uu juga mengingatkan bahwa minat masyarakat ke Bahasa Arab masih rendah, maka untuk memperkenalkan lebih kuat, Bahasa Arab harus menjadi bahasa sehari-hari. 

UU juga meminta kepada mahasiswa agar menguasai 3 bahasa dengan baik, yakni Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga harus bisa membaca kitab kuning, "Mahasiswa IAIN harus kuasai bahasa Arab dan kuasai kemampuannya di kitab kuning," tandasnya.  (din)

 

Majukan Cyber Islamic University, Kemenag RI Jalin Kerjasama Dengan Korea Selatan

JAKARTA - Guna memajukan Cyber Islamic University, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu President Cyber Hankuk of Foreign Studies Jang Jiho di Seoul, Korea Selatan pada Senin, 17 Oktober 2022. 

Pertemuan tersebut untuk menjalin kerjasama antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Cyber Hankuk of Foreign Studies, Korea Selatan.

Tujuannya untuk memajukan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam penguatan program Cyber Islamic University.

Pertemuan ini dihadiri Direktur Cyber ​​Hankuk of Foreign Studies untuk Kerja Sama Internasional Profesor Jin Jeongran, dan Dekan Departemen Studi Indonesia Dr. Im Youngho. 

Bahkan Wakil Duta Besar Republik Indonesia, Zelda Wulan Kartika dan Atase Kebudayaan dan Pendidikan Gogot turut dalam pertemuan tersebut.

Ikut mendampingi Menag, Staf Khusus Wibowo Prasetyo dan Abdul Rochman, Dirjen Pendis Ali Ramdhani, Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kartimi, Tenaga Ahli Menag Anna Hasbie, dan Kasubbag TU Ditjen Pendis Aziz Hakim.

"Ketika Presiden Indonesia Joko Widodo mengangkat saya sebagai Menteri Agama pada Desember 2020, saya meluncurkan program prioritas Cyber ​​Islamic University. Universitas ini menjadi jembatan untuk mengamankan prinsip pendidikan untuk semua, khususnya aksesibilitas bagi seluruh rakyat Indonesia dalam mengakses pendidikan tinggi," terang Menag.

Bahkan Menag sangat percaya bahwa pertemuan ini akan membawa hasil demi membangun jembatan memajukan Cyber Islamic University. 

Dijelaskan, bahwa tugas Kementerian Agama (Kemenag), kata Menag, mencakup dua hal besar. Pertama, urusan yang berkaitan dengan kehidupan dan kerukunan umat beragama. Kemenag harus memastikan kerukunan umat beragama di Indonesia yang majemuk. 

Kedua terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Dalam bidang pendidikan agama dan keagamaan, Kementerian Agama membina 38 ribu lebih pondok pesantren, 83.500 madrasah, serta ratusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, baik dalam bentuk sekolah tinggi, institut, maupun universitas. 

Kemenag juga membina perguruan tinggi keagamaan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Lembaga pendidikan ini berada hampir di seluruh kota dan pulau di Indonesia dengan berbagai tantangan geografis, dari pusat kota hingga pulau-pulau terpencil.  

Dengan tantangan-tantangan ini, kata Yaqut, pihaknya percaya bahwa yang dibutuhkan Indonesia adalah “jembatan”. Indonesia membutuhkan “jembatan” untuk menjaga keragaman. Indonesia membutuhkan “jembatan” untuk menjamin aksesibilitas dan kesetaraan dalam pendidikan. 

"Saya sangat percaya bahwa pertemuan ini akan membawa hasil demi membangun jembatan memajukan Cyber Islamic University," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulisnya. 

Yaqut berharap kerja sama yang dibangun bersama dengan Cyber Hankuk University, bisa mengamankan kemanusiaan dan menguntungkan dua negara. 

"Saya berharap kerja sama yang erat antara Kementerian Agama dan Cyber Hankuk University segera terealisasi," kata dia. (Rls/din)

Aplikasi Sirudal Permudah Pelayanan RSUD Arjawinangun

KAB. CIREBON Bagi warga Kabupaten Cirebon yang hendak mendapatkan pelayanan di RSUD Arjawinangun, kini bisa mendapatkannya dengan mudah. 

Jika biasanya harus terlebih dahulu datang ke Rumah Sakit untuk melakukan pendaftaran dan lainnya, kini bisa dilakukan dengan cukup dari rumah saja. 

Kemudahan pelayanan tersebut, merupakan salah satu fungsi dari diluncurkannya Aplikasi Sistem Rujukan dan Pendaftaran Rawat Jalan (Sirudal). 

Dengan cukup mengakses aplikasi ini, warga bisa melakukan pendaftaran, untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan rawat jalan dan lainnya. 

"Sekarang, masyarakat tidak perlu datang ke Rumah Sakit untuk berobat, bisa dilakukan dari rumah," ujar Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, saat melaunching aplikasi tersebut, Senin (17/10/2022). 

Imron mengaku mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh RSUD Arjawinangun ini. Karena menurutnya, saat ini perlu adanya pelayanan yang cepat dan praktis. 

Ia juga berharap, dengan adanya aplikasi ini, pelayanan RSUD Arjawinangun kepada masyarakat, bisa lebih maksimal dan menjadi lebih baik lagi. 

"Kami mengapresiasi inovasi ini, karena masyarakat butuh pelayanan yang cepat," kata Imron. 

Direktur RSUD Arjawinangun dr. H. Bambang Sumardi MM. MARS mengatakan, aplikasi ini merupakan salah satu solusi dari beberapa problem dalam pelayanan di RSUD Arjawinangun. 

Sebelum adanya aplikasi ini, masyarakat harus datang terlebih dahulu untuk melakukan pendaftaran. Hal tersebut juga membuat antrean yang cukup panjang. 

Dengan menggunakan aplikasi ini, masyarakat cukup mendaftar dari rumah dan tinggal membawa pasien ke Rumah Sakit.

"Sehingga aplikasi ini, memberikan kemudahan kepada masyarakat," ujar Bambang. 

Kedepannya, pihaknya juga akan mencoba terus melakukan inovasi, untuk bisa memberikan kemudahan lainnya kepada masyarakat, yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan dari RSUD Arjawinangun. 

Salah satu rencana yang akan dicoba untuk segera direalisasikan, yaitu pelayanan kesehatan dan konsultasi dokter secara online. 

"Kalau sekarang baru pelayanan untuk pendaftaran dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit saja. Kedepan, kami akan mencoba membuat pelayanan konsultasi secara online," ujar Bambang. (yarfa)

Sabtu, 15 Oktober 2022

LP2M Lakukan Pendampingan Kalibrasi Arah Kiblat Pada 3 Masjid dan 1 Ponpes di Losari Brebes

CIREBON, FC - Agenda kegiatan hari kedua, Kamis, 13 Oktober 2022, Pelatihan Kalibrasi arah kiblat yang dilaksanakan oleh tim PkM LP2M dan dibantu oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Falak IAIN Cirebon di Pesantren Al Jazuli Kejambon Karangdempel, adalah melakukan pendampingan dalam praktek kalibrasi arah kiblat di tiga lokasi Masjid dan satu lokasi di Pesantren Al Jazuli Kejambon yang menjadi tempat kegiatan Pelatihan. 

Dari ketiga lokasi masjid yang dikalibrasi arah kiblatnya, ada satu masjid yang bangunan masjidnya mlenceng 39 derajat 24 menit lebih ke utara.

Berdasarkan kesepakatan peserta dan narasumber ditentukan tiga lokasi Masjid yang akan dikalibrasi arah kiblatnya, yakni Masjid Al Mabrur Pedukuhan Crukcuk desa Karangdempel, Masjid Al Munawaroh Pekauman, dan Masjid Attaqwa Kedungneng. 

Setelah Kalibrasi dilakukan diadakan penandatanganan Berita Acara Kalibrasi Arah Kiblat oleh tim PkM, Pengurus DKM, dan saksi-saksi.

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh tim PkM adalah Masjid Al Mabrur di Pedukuhan Crukcuk desa Karangdempel. Tiba di lokasi tim PkM Kalibrasi yang terdiri Dosen dan dibantu Mahasiswa Jurusan Ilmu Falak langsung mempersiapkan spot yang akan dilakukan pembidikan bayangan kiblat melalui bantuan sinar matahari. 

Dalam praktek tersebut tim menggunakan alat bantu, diantaranya adalah Mizwala Qibla Finder, di samping alat lainnya yang digunakan untuk cek pendahuluan.

Setelah dilakukan pengecekan dengan data-data yang sudah dipersiapkan, diperoleh adanya selisih sebesar 39 derajat 24 menit 2,38 detik atau hampir 40 derajat dari arah kiblat. Arah masjid cenderung arahnya lebih ke utara, daripada arah kiblat sesungguhnya.

Berdasarkan permintaan pengurus DKM, kalibrasi dilakukan sebanyak dua kali dan tetap menunjukkan arah yang sama. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Kalibrasi Arah Kiblat dengan memberikan rekomendasi untuk mengubah arah kiblat dengan mengatur shaf masjid tersebut. 

Sebelum penandatanganan dimulai Ketua DKM Al Mabrur menyatakan bersedia dan sepakat untuk mengubah arah shaf masjid sesuai dengan hasil tim PkM. 

Dilanjut lokasi yang kedua, di Masjid Al Munawaroh desa Pekauman. Kalibrasi dimulai setelah dhuhur sekitar pukul 12.45. Setelah dilakukan uji akurasi ternyata tak diduga bangunan dan arah kiblat masjid tersebut sesuai dan lurus dengan hasil yang diperoleh tim PkM, Masjid yang dibangun 35 tahun yang lalu, yakni tahun 1987 menurut salah satu Pengurus Masjid.

Lokasi terakhir sebagai tempat Kalibrasi arah kiblat oleh tim PkM LP2M dan Jurusan Ilmu Falak adalah Masjid Attaqwa desa Kedungneng. 

Setibanya dilokasi suasana mendung, sehingga sempat menunggu beberapa menit sambil mempersiapkan alat bantu. 

Ketika sinar matahari muncul dan menampakkan bayangan benda, tim langsung bergerak untuk melakukan kalibrasi, dan hasilnya terdapat selisih sekitar 4 derajat. Arah kiblat yang diperoleh kurang keselatan arahnya dari bangunan masjid. (din)

Jumat, 14 Oktober 2022

Teladani Sifat-Sifat Rasulullah, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

CIREBON, FC – Pengurus DKM Masjid Al Muhajirin bersama masyarakat Sumber Asri memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid setempat. Warga yang datang berduyun-duyun untuk mendengarkan tausiyah yang akan disampaikan Ustadz Iskandar Al Ibnu atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Unyu, Jum'at malam Sabtu, (15/10/2022).

Ketua DKM Masjid Al Muhajirin, Samsul Ma'arif S.Pd  dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh warga dan juga dukungan dari Ketua RW 05 beserta jajarannya serta para pemuda yang sudah membantu hingga terlaksananya kegiatan ini dengan baik.

Ucapan senada disampaikan Kuwu Kecomberan, Drs Masykur yang bangga melihat warga Sumber Asri yang selalu kompak dan bersatu pada setiap kegiatan. 

"Ini modal yang berharga, karena mempersatukan warga itu gampang-gampang susah, jadi pertahankan persatuan dan kebersamaan ini, agar Sumber Asri bisa menjadi contoh dan teladan bagi daerah lainnya," tuturnya.

Masykur juga mengucapkan terimakasih kepada warga dan pengurus DKM Masjid Al Muhajirin atas terselenggaranya kegiatan keagamaan ini.

Demikian juga dengan pembawa acara, Oman Rohmana, M.Pd, yang mengatur jalannya acara Maulid Nabi Muhammad SAW terasa hidup dan berjalan khidmat  hingga selesai.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua RW 05, Kuwu Desa Sampiran, tokoh masyarakat, sesepuh, para ustadz, tokoh pemuda dan seluruh warga Sumber Asri. 

Sementara itu, siraman rohani yang disampaikan Ustadz Unyu dibuka dengan pembacaan sholawat. Momen ini bertujuan untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Unyu menyampaikan, sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang bisa dicontoh dalam keseharian seperti sifat sabar, rendah hati dan syukur yang semuanya akan membawa suatu ketenangan dalam menjalani hidup.

“Sifat-sifat Rasulullah harus tertanam kuat dan dimiliki masyarakat Sumber Asri. Teladani sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah,” ucapnya.

Ustadz Unyu juga mengajak dan berharap para orang tua agar bisa memberikan, mengenalkan dan mengajarkan anak-anaknya sejarah perjuangan Rasullulah sejak usia dini.

“Masjid yang menjadi rumah ibadah kiranya juga dapat digunakan untuk mendidik dan mengajarkan anak-anak, baik shalat dan lainnnya, terutama dalam membaca Al-Qur’an termasuk ragam cerita tentang nabi dan rasul,” imbuhnya.

"Mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar peringatan, tapi juga momentum bagi kita umat Islam untuk menjadi makhluk ciptaan Allah SWT yang lebih baik lagi serta bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya

Di akhir tausyiahnya, Ustadz Unyu menutup dengan kembali membacakan Solawat nabi, pantun dan doa penutup. (din)

Kamis, 13 Oktober 2022

Pasca Penyesuaian Harga BBM, TPID Berupaya Menjaga Inflasi

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama dengan stakeholder yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berupaya untuk menjaga inflasi pasca penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai memimpin rapat bulanan TPID Kota Cirebon di Kantor Bank Indonesia Cirebon, Rabu (12/10/2022). 

“Rakor TPID hari ini berkaitan dengan dampak penyesuaian bahan bakar minyak,” kata Agus.

Komponen apa saja yang menyumbang inflasi atau deflasi dibahas di rakor tersebut. “Itu akan jadi bagian untuk melakukan intervensi program oleh TPID,” ujarnya.

Dari hasil rakor diketahui bahwa sektor transportasi menyumbang inflasi tertinggi yaitu sebesar 1,43 persen. “Nanti akan ada pembicaraan khusus kepala dinas perhubungan dengan stakeholder transportasi,” tutur Agus.

Pembicaraan tersebut untuk mengetahui intervensi yang bisa dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi tahun anggaran 2022.

Sedangkan untuk volatile food atau perkembangan harga komoditas pangan, menurut Agus, Bulog akan melakukan intervensi. Yaitu dengan melakukan operasi pasar, terutama untuk komponen beras. “Supaya demand nya bisa terjaga,” ucapnya.

Pemda Kota Cirebon, lanjut Agus, juga akan mematuhi arahan Presiden Republik Indonesia dalam rakornas pengendalian inflasi pertengahan Agus 2022 lalu. 

Di antaranya memperkuat identifikasi sumber tekanan inflasi di daerah melalui pemanfaatan data makro dan mikro serta data detail, memperluas kerja sama antardaerah (KAD) untuk mengurangi disparitas pasokan dan harga antarwilayah, menurunkan biaya transportasi dengan memanfaatkan fasilitas distribusi perdagangan antardaerah.

Selain itu juga mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja tidak terduga, guna mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

Pemda Kota Cirebon juga mengalokasikan anggaran 2 persen belanja wajib untuk perlindungan sosial. Dana tersebut berasal dari DAU dan Dana Bagi Hasil dengan nilai sekitar Rp3,4 miliar.

Selain itu, hasil rakor juga menyepakati kegiatan serupa dilakukan setiap bulan secara rutin untuk memonitor perkembangan hingga akhir tahun. “Supaya target dan asumsi 5-6 persen untuk inflasi bisa terjaga,” katanya. (Hafid)

Rumah 'Daycare' IAIN Cirebon Resmi Dibuka, Masyarakat Respon Baik

Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat melounching rumah 'daycare' IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melounching Daycare (tempat penitipan anak) hasil gagasan lembaga PSGA yang dinahkodai Dr Naila Farah, M.Ag, Kamis, (13/10/2022), bertempat di belakang gedung M, kampus setempat.

Hadir dalam kegiatan ini, Kabag Umum, H Imron Rosyadi, Kepala Biro AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom, Kepala Pengembangan Bisnis BLU, Hasyim, SE, M.K, Kepala Daycare, Dr Naila Farah, M.Ag, para dosen, pengasuh Daycare, mahasiswa dan tamu undangan. 

Kegiatan louncing ini diresmikan langsung oleh Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom melalui pengguntingan pita rumah Daycare. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan ruang kerja, ruang bermain, ruang belajar, kamar tidur dan sejumlah ruangan lainnya.

Daycare ini digadang sebagai salah satu BLU yang bertujuan untuk menopang transformasi kelembagaan dari institut ke universitas. Dimana transformasi ini harus ditandai dengan perubahan tata kelola keuangan dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Untuk menopang BLU ini, IAIN Cirebon kini memiliki Pusat Pengembangan Bisnis. Pusat pengembangan bisnis ini, kemudian membuat program dan terobosan-terobosoan bisnis, salah satu di antaranya adalah mendirikan rumah Daycare, yakni tempat penitipan anak yang dibangun dengan sejumlah fasilitas, seperti fasilitas bermain,  fasilitas pendidikan anak dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Kepala Daycare IAIN Cirebon, Dr Nasila Farah M.Ag kepada fokus cirebon mengatakan, Day care ini berawal dari visi misi PSGA, yakni ingin membuat atau membikin ruang aman bagi anak dan perempuan. Dari keinginan ini kemudian ada kesepakatan untuk membuat Daycare, rumah penitipan anak ini juga sejalan dengan responsif para orang tua yang membutuhkan keamanan pada anak.

"Walaupun orang tuanya bekerja, tetapi hak-hak anak tidak berkurang, kasih sayang juga terpenuhi dan hak-hak anak juga terpenuhi. Dan ini sesuai dengan misi PSGA yakni ingin anak-anak di lingkungan IAIN Cirebon aman buat mereka," paparnya, Kamis, (13/10/2022).

Naila juga menjelaskan, bahwa kapasitas ruang Daycare IAIN Cirebon mampu menampung sekitar 40 anak. Sedangkan usia anak dari 6 bulan sampai dengan 6 tahun.

Sementara untuk tutor atau pengasuh sesuai rasio jumlah anak. "Satu pengasuh bisa menangani 3 anak dan di Daycare IAIN Cirebon sudah terdapat 16 anak, jumlah tersebut terhitung sejak Agustus hingga Oktober 2022," tuturnya.

Selain itu, kata Naila, jumlah pengasuh atau tutor yang ada berjumlahkan dosen 7 orang, ditambah alumni 5 orang dan dibantu beberapa mahasiswa jurusan PIAUD yang magang. "Jadi dipastikan kami tidak kekurangan pengasuh," ujarnya.

Naila juga menambahkan, bahwa penitipan anak itu mulai dari jam 07.00 pagi hingga pukul 16.00 sore. Jika lewat dari pukul itu akan dikenakan cas sebesar Rp. 20.000/anak.

"Di Daycare ini terdapat fasilitas bermain dan pendidikan anak, sesuai dengan usia anak. Kemudian juga disediakan makan dan snack serta saat anak pulang (dijemput), anak sudah dalam keadaan bersih. Jadi sudah kami atur semuanya, termasuk ada jam tidur juga. Para pengasuh yang ada juga sangat berkompeten dan  memiliki banyak pengetahuan tentang anak di usianya," paparnya. 

Lanjut Naila, di Daycare ini memiliki dua program, yakni program reguler dan program insidental. Untuk yang reguler (untuk orang luar) biaya pertama itu Rp 2.250.000 dan untuk keluarga IAIN biayanya Rp 2.050.000. sementara untuk perbulannya bagi orang luar sebesar Rp 750.000 dan untuk keluarga IAIN dikenakan Rp 650.000. Sedangkan untuk yang insidental itu pendaftarannya Rp 200.000  dan perhari itu Rp. 100.000.

"Harapannya adalah semoga dengan adanya Daycare ini membawa kemajuan bagi lembaga, dan membawa kesejahteraan bagi semua masyarakat kampus. Karena yang diperoleh dari Daycare ini akan kembali kepada masyarakat kampus semuanya," tandasnya.

Sementara itu, Kepala AUAK, Ir Hj Sunarini, M.Kom dalam sambutannya menyatakan, bahwa keberadaan Daycare ini sangat bermanfaat dan kehadirannya sangat menauport terhadap kemandirian kampus.

"IAIN sudah mengoptimalkan apa yang dititipkan kepada kami, termasuk fasilitas dan saya berharap, dengan adanya day care ini bisa memberikan kemudahan baik bagi pihak internal maupun eksternal, sehingga bisa tetap bekerja dengan nyaman," jelasnya.

Kemudian, kata Sunarini, Daycare ini bisa menjadi salah satu media atau sarana bagi mahasiswa dan sebagai bentuk praktek langsung, jadi bisa menjadi sebagai laboratorium. Mahasiswa PIAUD, bisa melakukan praktek langsung.

"Semoga dengan adanya Daycare ini, kebutuhan masyarakat yang ada di sekitar kita bisa terpenuhi dengan baik. Sehingga IAIN bisa memberikan pelayanannya baik internal maupun eksternal lebih baik,"  paparnya. (din)


.

IAIN Cirebon Melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung Gelar Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III

 

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, bertempat di ruang Auditorium LPPM, Lantai III, kampus setempat, Kamis, (13/10/2022). 

Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat membuka kegiatan tersebut menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan dari Balai Diklat Keagamaan Bandung dan sebagai satu rangkaian dari pelaksanaan diklat dasar untuk CPNS. 

"Jadi mereka harus membuat suatu proyek perubahan yang nanti bisa diimplementasikan di tempat kerjanya. Dari itu saya pesankan dan ini sudah direncanakan dan sudah dipikirkan bahwa ini adalah perubahan yang akan membawa kepada kebaikan, oleh karena itu harus benar-benar bisa diwujudkan, nanti tidak hanya pada saat mengikuti diklat tetapi sampai setelah mengikuti diklat pun berusaha bisa direalisasikan, diwujudkan proyek perubahan ini," paparnya. 

Sementara itu, Nanang Suryana sebagai penyusun laporan Diklat dari Balai Diklat Keagamaan Bandung menjelaskan, sesuai dengan keputusan Kepala LAN Nomor 13 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS, bahwa pelatihan dasar CPNS ini dibagi 4 tahap, pertama Masive Open Online Course (MOC) yaitu pembelajaran secara darring, yakni 16 hari lamanya setara dengan 48 JP (Jam Pelajaran). 

Tahap kedua, kata Nanang, yakni DL (Distance Learning). Pada DL ini ada sinkronus dan ada a-sinkronus. Sinkronus adalah pembelajaran langsung dengan online dengan Widyaiswara, sedangkan a-sinkronus merupakan pembelajaran mandiri, itu dilakukan selama 22 hari. 

Lalu tahap ketiga itu masa habituasi, di mana 39 hari di tempat kerja masing-masing. Selama masa 30 hari ini maka dari Balai Diklat Keagamaan Bandung, dalam hal ini panitia dan Widyaiswara terjun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring.

"Monitoring itu untuk mengecek sampai  sejauh mana aktualisasi yang disusun oleh peserta didik di lingkungan kerja masing-masing, dan yang lebih utama adalah progres aktualisasi yang dibuat oleh peserta itu berapa persen.

Dijelaskan, ketika mereka menyusun aktulisasi, mereka melakukan konsultasi dengan pembimbing dan setelah masa 30 hari habituasi aktualisasi, kemudian mereka nanti akan masuk tahap akhir yaitu klasikal selama 6 hari di Balai Diklat.

"Masa klasikal ini ditutup pada hari kelima dengan seminar pelaksanaan aktualisasi. Di mana seminar ini merupakan rangkain wajib yang harus diikuti oleh peserta. Sebab presentasi kelulusan di seminar akhir ini sebesar 30 persen, dan selama ini gaji mereka baru 80 persen. Ketika mereka ingin menjadi PNS penuh, mereka wajib mengikuti pelatihan dasar dengan catatan lulus," terangnya.

Tambah Nanang, selain lulus, mereka juga mendapatkan sertifikat dan ketika pemberkasan ke BKN wajib dilampirkan untuk proses 100 persen. 

"Untuk itu, harapan saya aktualisasi yang dibuat oleh peserta bisa bermanfaat digunakan untuk kemajuan di unit kerja masing-masing," ucapnya.

Sementara salah satu peserta kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, Nelly Husni yakni 
CPNS formasi dosen PBA saat dihubungi di tempat kegiatan menyatakan, bahwa  aktulisasi yang dibuat adalah pengaturan jadwal (Agenda) pimpinan melalui Shared Drive Google drive di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Peserta pada kegiatan ini, diikuti oleh 11 orang IAIN Cirebon, dan 4 peserta dari Bandung UIN bandung. Selain itu juga ada angket kuisener. (din).