Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 Juni 2024

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Evaluasi Inovatif untuk Pembelajaran Berbasis Siber dengan Jubir Menag RI

CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar rapat koordinasi penting pada hari Rabu, 5 Juni 2024. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Siber lantai 4 ini diadakan dalam rangka evaluasi proses pembelajaran, Learning Management System (LMS), dan layanan akademik berbasis siber.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Rektor UIN Siber, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Juru Bicara Menteri Agama RI Anna Hasbie, Saefudin, PhD, Dr. Fathu Yasik dari Tim Taskforce Kementerian Agama RI, serta segenap pimpinan dan tenaga pendidikan di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., memaparkan langkah-langkah yang telah diambil oleh institusinya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran berbasis siber. 

Prof Aan menekankan pentingnya evaluasi rutin guna memastikan bahwa LMS dan layanan akademik yang disediakan dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa secara efektif.

“Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan teknologi pembelajaran yang inovatif dan memberikan layanan akademik terbaik bagi mahasiswa. Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan kualitas dan efisiensi dalam setiap aspek pembelajaran,” ujar Prof Dr H Aan Jaelani.

Anna Hasbie, yang didampingi oleh Tim Taskforce Kemenag RI, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi LMS dan layanan akademik berbasis siber. 

Ia mengungkapkan bahwa kedatangannya pertama kali ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah untuk melihat paparan pembangunan Gedung Siber melalui video animasi. Setelah satu semester, ia kembali untuk melihat hasil pembangunan gedung secara langsung.

“Saat pertama kali datang ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, saya melihat paparan pembangunan Gedung Siber melalui video animasi. Kini, setelah satu semester, saya kembali untuk melihat hasil pembangunan yang memang belum rampung sepenuhnya sesuai market, namun hasilnya cukup bagus dan representatif,” ungkap Anna Hasbie.

“Dengan berdirinya Gedung Siber 8 lantai yang megah, tentunya akan mengundang animo lulusan-lulusan SMA, khususnya wilayah Cirebon, untuk menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pilihan utama mereka.” tandas Juru Bicara Menteri Agama RI.

Anna juga menekankan pentingnya pembuatan prototype sebagai langkah dalam pengembangan rancangan atau model produk hingga menjadi produk final yang bisa memenuhi kebutuhan serta keinginan pengguna. 

Dalam proses pengembangan produk dan perancangan prototype, pengguna akhir atau end user juga dilibatkan untuk mengevaluasi prototype serta memberikan feedback yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan produk lebih lanjut, termasuk pembuatan roadmap jangka panjang. Pungkas Anna.

Kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam proses pembelajaran dan layanan akademik berbasis siber di UIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Dengan komitmen bersama, diharapkan universitas ini dapat terus menjadi pelopor dalam inovasi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. (din)

Sambut Idul Adha 1445 H, LPH UIN Siber Cirebon Adakan Pelatihan Juru Sembelih Halal

CIREBON, FC - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 H, Lembaga Penjaminan Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengadakan pelatihan Juru Sembelih Halal khusus ruminansia (Sapi, kambing, kerbau, dll). Pelatihan yang akan digelar dari tanggal 11 – 13 Juni 2024 ini diadakan bekerjasama dengan lembaga pelatihan Halal Institute. 

Halal institute merupakan lembaga pelatihan standar BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan berpengalaman dan teruji dalam dunia pelatihan SDM halal.

Link pendaftaran pelatihan Juleha Batch I: https://halalinstitute.id/pelatihan-juru-sembelih-halal-uin-syeh-nurjati-cirebon/

Dalam pelatihan tersebut peserta akan dibekali dengan materi pelatihan berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Juru Sembelih Halal No. 147 Tahun 2022 dilengkapi dengan lembar kerja dan studi kasus untuk pendalaman pemahaman materi. 

SKKNI adalah rumusan kemampuan yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang relevan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keterampilan dalam penyembelihan hewan ternak secara halal ternyata tidak cukup hanya dengan menyembelih dan memotong dagingnya saja. 

Setidaknya ada 13 kompetensi yang harus dimiliki oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk mendapatkan sertifikat profesional sebagai Juleha. Secara garis besar kompetensi tersebut terbagi menjadi dua kategori besar yaitu pengembangan profesionalitas dan pengelolaan penyembelihan.

Bagi umat islam, mengkonsumsi produk yang halal merupakan sebuah kewajiban termasuk mengkonsumsi daging yang halal dengan proses penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam. 

Di masyarakat kita masih banyak ditemukan proses penyembelihan yang secara kasat mata terlihat seperti sudah sesuai dengan syariat Islam, namun setelah dilakukan ujian sesuai standar yang ditetapkan masih banyak yang belum sesuai (dengan syariat Islam).

Betapa pentingnya peran Juru Sembelih Halal (JULEHA) dalam proses penyembelihan, hal ini demi terlaksananya penyembelihan hewan sesuai dengan syariat islam dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku guna menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh dan halal (sesuai syariat islam).

Dengan pelatihan Juru Sembelih Halal diharapkan semakin banyak lulusan JULEHA yang kompeten. Pelatihan Juru Sembelih Halal yang dilenggarakan oleh LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merpakan yang pertama atau batch 1 khusus ruminansia. Jadwal selanjutnya yakni pelatihan JULEHA khusus unggas.

Tingkatkan Kelembagaan, BPJPH Gelar Rapat Koordinasi Nasional LPH Batch I

FOKUS JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Batch I di Aston Pluit Hotel & Residence, Jakarta. 

Acara yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Juni 2024 ini dihadiri oleh 24 LPH kategori pratama dengan berbagai ruang lingkup pemeriksaan, termasuk Lembaga Pemeriksa Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Kepala Pusat LPH, Mariyah Ulfah, M.Esy.

Rakornas yang dibuka oleh Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, Ph.D, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat koordinasi, dan menyamakan persepsi terhadap kebijakan sertifikasi halal. 

“Rakornas LPH ini adalah langkah penting dalam memperkuat kapasitas dan koordinasi antar lembaga pemeriksa halal di seluruh Indonesia. Kita berupaya keras meningkatkan pengajuan sertifikasi halal jalur reguler,” ujar Muhammad Aqil Irham dalam sambutannya.

Acara ini juga menampilkan pemateri kompeten, termasuk Dr. Miftahul Huda dari Komisi Fatwa MUI yang membahas optimalisasi peran Komisi Fatwa MUI Daerah dalam percepatan sertifikasi halal. 

Dr. Hj. Mulyorini Rahayuningsih, M.Si dari Institut Pertanian Bogor, menyampaikan strategi pengelolaan lembaga dan teknik pemeriksaan kehalalan produk sesuai Service Level Agreement (SLA) yang berlaku. Selain itu, Bapak Ari Prabowo, Direktur Fokus UMKM, berbagi pengalaman dalam memfasilitasi ribuan UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Mariyah Ulfah, M.Esy, Kepala Pusat LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam rilisnya menyatakan bahwa kegiatan tersebut semakin memacu semangat para ketua LPH di Indonesia untuk terus meningkatkan performa lembaga. 

“Hasil kegiatan ini memotivasi kami untuk terus mendukung percepatan program sertifikasi halal jalur reguler. Hingga saat ini, LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah membantu proses sertifikasi halal reguler sebanyak 19 sertifikat dan self declare sebanyak 8.495 sertifikat halal yang telah terbit,” ungkap Mariyah.

Program sertifikasi halal merupakan program strategis pemerintah dalam menunjang peningkatan kapasitas pelaku usaha di Indonesia. 

Berdasarkan informasi dari laman resmi BPJPH, www.olap.halal.go.id, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah berperan aktif dalam membantu proses sertifikasi halal, mendukung visi pemerintah untuk memperkuat sektor halal di tanah air.

Rakornas LPH Batch I ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga wahana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, memperkuat jaringan kerja sama antar lembaga, serta mendorong percepatan sertifikasi halal di Indonesia.

Dengan komitmen bersama, diharapkan program sertifikasi halal dapat berjalan lebih efektif dan efisien, membawa manfaat nyata bagi para pelaku usaha dan masyarakat luas.

Selasa, 04 Juni 2024

Buka Acara Workshop Autentifikasi, Sekda Hilmi : Dokumen Memiliki Nilai Sejarah Penting

KABUPATEN CIREBON - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd membuka acara Workshop Autentifikasi Arsip Hasil Ahli Media atau Digitalisasi tahun anggaran 2024 di Hotel Sutan Raja Cirebon, Selasa (4/6/2024).

Sekda Hilmy mengatakan, workshop ini berkaitan dengan ahli fungsi arsip melalui autentifikasi. Jadi, tidak hanya sekedar arsip, tetapi memiliki nilai originalitas dan integritas yang harus dipertanggungjawabkan.

“Arsip harus dipertanggungjawabkan sebagai dokumen yang memiliki nilai sejarah dan manfaat yang lalu, hari ini dan ke depan,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa kegiatan ini sangat penting, karena bisa membangun kesadaran, bagaimana pentingnya arsip untuk pembangunan hari ini dan kedepan.

“Pemerintah daerah akan support kaitan dengan arsip, sehingga arsip nantinya menjadi nilai-nilai yang bermanfaat kedepannya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Drs. H. Abdullah Subandi, M.Si menyebut, selama ini arsip dipandang sebelah mata. Padahal, arsip memiliki suatu hal yang penting, baik untuk menggali masa lalu, kini dan masa depan.

“Banyak dokumen yang belum terasipkan secara baik, seperti sejarah Cirebon, batik trusmi, tari topeng, sintren dan dari pesantren juga, siapa kyai pertama hingga sekarang, itu harus diarsipkan,” katanya.

Ia mengungkapkan, kedepan, pihaknya akan mendaftarkan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), karena semua arsip harus didaftarkan sebagai aset bangsa.

“Harus didaftarkan sebagai arsip bangsa dan nantinya memiliki nilai jual yang cukup tinggi,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon hanya memiliki puluhan Arsiparis, namun jumlah tersebut sangat kurang, melihat banyaknya instansi.

“Kita ada 38 Arsiparis, tetapi masih kurang, dengan jumlah perangkat daerah, kecamatan dan desa yang cukup banyak. Jadi, kita manfaatkan gerakan yang ada dan kita akan bangkitkan,” imbuhnya. (din)

FEBI UIN Siber Cirebon Bekali Mahasiswa dengan Pengetahuan Investasi Cerdas

CIREBON, FC - Baru-baru ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan bangga mengumumkan pelaksanaan Sekolah Pasar Modal Syariah dengan tema “Navigating the world of Investment strategies for young student”. 

Kegiatan ini berlansung di Auditorium FEBI, dan kegiatan ini  bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang pasar modal syariah serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan investasi yang cerdas dan bertanggung jawab.Selasa,(04/06/2024).

Sekolah Pasar Modal Syariah ini akan terbagi dalam beberapa level, yaitu Level 1, 2, dan Lanjutan, dengan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan peserta. 

Para pemateri ternama seperti Cindy Fortuna dari Otoritas Jasa Keuangan, Firman Hananto dari Bursa Efek Indonesia, dan Beni Fitriadi dari MNC Sekuritas akan hadir untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga kepada para peserta.

Ketua Pelaksana, Gamal Fadilah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan berinvestasi dengan bijak. 

Diharapkan para mahasiswa dapat memperoleh informasi yang benar tentang investasi di pasar modal syariah dan menjadikannya sebagai peluang untuk memajukan ekonomi Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, MH., berharap agar Sekolah Pasar Modal Syariah ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para peserta. 

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi investor muda yang cerdas, teredukasi, dan dapat berkontribusi dalam memajukan ekonomi Indonesia.

Pasar Modal Syariah, yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam, dan Investasi Syariah, yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut, menjadi fokus utama dalam program edukasi ini. 

Sekolah Pasar Modal Syariah di FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk memahami pasar modal syariah secara lebih mendalam dan menjadi investor yang cerdas serta teredukasi. (Ara)

Senin, 03 Juni 2024

Pemkab Cirebon Tutup TPS Liar di Desa Jagapira Wetan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penutupan tempat pemungutan sampah (TPS) liar di bantaran Sungai Kwista, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H, M.Si mengatakan, pemerintah daerah sudah mengerahkan personel untuk membersihkan bantaran sungai tersebut dari tumpukan sampah.

Setelah bantaran sungai tersebut bersih, kata Wahyu, akan disimpan sejumlah kontainer untuk menampung sampah. Masyarakat di sekitar lokasi itu, diminta untuk memanfaatkan penampungan baru tersebut.

“Kami menyelesaikan permasalahan di Jagapura, supaya masyarakat tidak lagi membuang sampah disitu. Masyarakat bisa memasukan sampah langsung ke kontainer yang sudah disiapkan,” ujar Wahyu saat ditemui di Kantor DLH Kabupaten Cirebon, Senin (3/6/2024).

Ia mengakui, masih banyak warga di Kabupaten Cirebon yang memanfaatkan bantaran sungai sebagai tempat penampungan sampah. Pemerintah daerah pun menjamin, memberikan solusi untuk menekan permasalahan itu.

Menurut Wahyu, mengatasi permasalahan sampah bukan hanya menghadirkan solusi jangka pendek, melainkan harus berkepanjangan. Hal ini, untuk mewujudkan Kabupaten Cirebon bebas sampah.

“Mengatasi permasalahan sampah, bukan hanya untuk saat ini saja, melainkan untuk jangka panjang kedepannya juga,” imbuhnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Iwan Ridwan Hardiawan, S.Sos, M.Si mengatakan, keberadaan TPS liar di bantaran Sungai Kwista sudah ada sejak 1,5 tahun lalu.

Kemunculan penampungan liar itu pun, terjadi lantaran TPS yang ada di Desa Jagapura Wetan ditutup oleh pihak pemerintah desa, karena tidak menerapkan pola pengangkutan sampah secara reguler.

“Dikomplain oleh masyarakat dan ditutup oleh desa. Akhirnya, masyarakat membuang sampah ke bantaran sungai,” jelas Iwan. (Ara)

Tumbuhkan Bisnis Profesional, HMJ IQTAF UIN Siber Cirebon Adakan Kegiatan Training Workshop

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-qur’an dan Tafsir (IQTAF) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara Training Workshop, Senin, 03 Juni 2024.

Kegiatan ini merupakan, kegiatan pertama yang diselenggarakan. Divisi dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir yakni Divisi Kewirausahaan mengadakan seminar perdana, dengan tema "Strategi Modern Untuk Membangun Jaringan Profesional yang Mendukung Pertumbuhan Bisnis Di Era Digital". 

Acara yang digelar pada hari Senin awal bulan Juni ini, bertempat di Auditorium FEBI SBSN, memberikan dampak yang baik dan manfaat yang berlimpah bagi para mahasiswa yang ingin mengembangkan skill berwirausahanya. 

Dalam seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Ketua Umum Dema Fakultas Ushuluddin dan Adab, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir beserta jajaran kepanitiaan dan peserta seminar.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa

 “Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting, khususnya bagi para mahasiswa yang berminat mengembangkan jiwa kewirausahaan”. Wakhid Nashruddin, Ph. D.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Isyfa Aslihatul Latifah juga menyampaikan jika di era yang sekarang ini, perkembangan teknologi sudah sangat pesat. Jadi dalam seminar Kewirausahaan ini sebagai dukungan dan perkembangan dalam dunia bisnis di era digital. 

Pemateri yang merupakan lulusan dari Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir sekaligus content creator atau affiliator dalam berbagai media sosialnya, salah satunya dalam akun media sosial beliau yang memiliki berjuta folowers itu, yakni Tiktok. 

Memiliki nama lengkap Nadifah Umi Salimah atau yang biasa dipanggil teh Nadifah itu memberikan begitu banyak ilmu-ilmu tentang bagaimana cara menjadi seorang affiliator dalam dunia bisnis di era digital saat ini. 

TikTok Affiliate atau yang juga dikenal dengan sebutan Tiktok Shop Affiliate merupakan metode penjualan yang memungkinkan kreator memonetisasi konten mereka. 

Caranya adalah dengan mempromosikan produk sebuah brand lalu menerima komisi atas penjualan yang dihasilkan. 

Affiliate juga dapat dilakukan di Shopee, Lazada dan aplikasi sosial media lainnya. Jadi melalui acara seminar ini kita dapat mengambil pelajaran penting dalam dunia berbisnis di era digital. (Ara)

Tiga Dosen UIN Siber Cirebon Mendapat Apresiasi di Forum Internasional

CIREBON, FC - Sebagai manifestasi dari visi dan misi Rektor Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC), Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, serta harmonisasi tujuan Dekan FTIK Dr. H. Saifuddin, M.Ag sebagai inisiator OIER (Open Islamic Educational Resources) untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan Islam global, tiga dosen dari Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon baru-baru ini mengukir prestasi gemilang di panggung internasional. 

Mereka menjadi delegasi dan pembicara dalam acara bergengsi, The 12th ELITE International Conference yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan The 3rd International Symposium on “The Practice of Coexistence in Islamic Culture” Internasional AICONICS. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 28 hingga 30 Juni 2024 di Yogyakarta.

The 3rd International Symposium AICONICS, yang diselenggarakan oleh Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN SUKA Yogyakarta, mengangkat tema “The Practice of Coexistence in Islamic Culture”. 

Simposium ini membahas praktik hidup berdampingan dalam kebudayaan Islam dari berbagai sudut pandang. Sementara itu, The 12th ELITE International Conference bertema “The Practice of Coexistence in Language, Literature, and Language Teaching” menyoroti pentingnya hidup berdampingan dalam konteks bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa. 

Event ini dihadiri oleh delegasi dan pembicara dari berbagai negara seperti Turki, Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Thailand, Filipina, United Kingdom (British Council), dan Amerika Serikat (RELO), serta berbagai daerah di Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua.

Kehadiran para dosen Tadris Bahasa Inggris di event internasional ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kemajuan pendidikan dan penelitian serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tidak hanya di bidang pendidikan bahasa Inggris tetapi juga dalam integrasi pengetahuan interdisipliner lainnya. 

Para dosen tidak hanya menjadi delegasi yang mempresentasikan karya ilmiah mereka, tetapi juga terlibat dalam berbagai diskusi panel dan workshop yang memperkaya wawasan dan inovasi terbaru bersama pakar dari seluruh dunia. 

Mereka juga membangun jejaring akademik global serta menjajaki kolaborasi penelitian lintas negara.

Partisipasi aktif tiga dosen dari Jurusan Tadris Bahasa Inggris, yakni Prof. Dr. Hj. Huriyah, M.Pd, Wakhid Nashruddin, Ph.D, dan Dr. Nana Priajana, M.Pd, dalam mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan para akademisi dan delegasi internasional menunjukkan prestasi membanggakan. 

“Kami merasa terhormat dapat mewakili institusi kami di panggung internasional. Ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan tentunya mengangkat nama baik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ,” ungkap Prof. Dr. Hj. Huriyah, M.Pd yang didaulat menjadi plenary speaker di forum tersebut.

Langkah ini sekaligus menjadi motivasi dan semangat bagi dosen-dosen lainnya untuk terus mengembangkan karir akademik dan mengukir prestasi di kancah global. Dengan demikian, sinergisitas visi dan misi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) untuk menjadi kampus yang berdaya saing tinggi serta sebagai inisiator OIER untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan Islam global semakin cepat terwujud. (din)

Minggu, 02 Juni 2024

Mahasiswa UIN Siber Cirebon, Dimas Diantoro Raih Tiga Gelar Duta dalam Satu Tahun

CIREBON, FC - Dimas Diantoro, pemilik akun Instagram @dimasdiantoro42, merupakan mahasiswa berprestasi dari Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Keaktifan dan dedikasinya dalam berbagai ajang kompetisi membuatnya meraih tiga gelar duta sekaligus pada tahun 2023, menjadikannya inspirasi bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya.

Pada Minggu, 4 Februari 2023, Dimas Diantoro meraih gelar Juara 3 Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Brebes. Kompetisi yang diselenggarakan oleh DP3KB Kabupaten Brebes di Ball Room Hotel Anggraini Jatibarang ini menguji kemampuan peserta dalam memberikan solusi dan edukasi terkait perencanaan masa depan generasi muda. 

Keberhasilan ini menandai awal dari rangkaian prestasi gemilang yang diraih Dimas sepanjang tahun.

Tidak berhenti di situ, pada 10 September 2023, Dimas kembali menunjukkan kualitas dirinya dengan meraih gelar Pemuda Terpilih Duta GenRe Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara yang diadakan di aula utama SMAN 1 Brebes dan dihadiri oleh DPR RI Jawa Tengah ini semakin mengukuhkan posisi Dimas sebagai sosok pemuda yang peduli dan berkomitmen tinggi terhadap isu-isu sosial dan kepemudaan.

Prestasi Dimas berlanjut hingga 22 Oktober 2023, di mana ia menorehkan pencapaian lain dalam acara Pekan Olahraga dan Seni IAIN Syekh Nurjati (POROS JATI) 2023. 

Dalam Grand Final Pemilihan Duta Kampus yang melibatkan finalis dari berbagai jurusan, Dimas berhasil meraih gelar Juara 2 Duta Kampus (Duta Wakil 1). Penghargaan ini diberikan atas kontribusi dan kinerjanya yang luar biasa baik dalam bidang akademik maupun non-akademik selama masa penjurian.

Dimas Diantoro, dengan tiga gelar duta yang diraihnya, yaitu Duta GenRe Kabupaten Brebes, Duta GenRe Desa Provinsi Jawa Tengah, dan Duta Kampus, diharapkan menjadi teladan bagi mahasiswa lain. 

Kesuksesannya tidak hanya membawa nama baik dirinya sendiri tetapi juga meningkatkan reputasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.

“Semoga prestasi yang saya raih dapat memotivasi teman-teman mahasiswa lain untuk terus berusaha dan berkarya,” ujar Dimas. “Kita semua memiliki potensi yang luar biasa, tinggal bagaimana kita mau mengembangkannya.”

Dengan semangat dan dedikasinya, Dimas Diantoro membuktikan bahwa kerja keras dan komitmen tinggi bisa membawa seseorang meraih prestasi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. 

Mahasiswa seperti Dimas adalah inspirasi nyata bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkarya demi masa depan yang lebih baik. (din)

Utamakan Pelayanan, Kepala Desa Sampiran Selalu Turun Pantau Lingkungan

 

Kuwu Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kiyai Sujito


CIREBON, FC - Kepala Desa Sampiran, Kiyai Sujito menjadi sosok yang berbeda ketika memasuki jam-jam bertugas. Kiyai Sujito kerap turun ke lapangan sebagai bentuk kepedulian dirinya terhadap warga dan lingkungan.

"Sosoknya selalu mobile ketika bekerja. Tujuannya hanya untuk memastikan  kondisi warga dan lingkungan,  harapannya agar desa bisa selalu melayani kebutuhan masyarakat di Desa Sampiran. Ini adalah visi dan misi Kepala desa yang harus terus terealisasi di lapangan," ujar salah satu warga Sampiran yang enggan menyebutkan namanya.

Menurutnya, Desa Sampiran setelah dipimpin Kiyo Sujito sudah banyak perubahan. Baik pada sisi pelayanan administrasi kependudukan maupun dari realisasi program-program desa lainnya.

Namun, katanya, program desa ini harus didukung oleh semua warga Sampiran. Artinya, semua warga harus melibatkan diri pada kepedulian lingkungannya, baik dalam menjaga infrastruktur yang ada maupun dalam menjaga kebersihannya.

Desa dalam hal ini Pak Kuwu pasti akan terus berjuang untuk kesejahteraan warga dan kenyamanan lingkungan. Namun semua itu akan dilihat dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. 

Sebab tidak semua usulan warga harus segera direalisasikan, semua ada tahapannya, seperti juga program-program yang diluncurkan lewat Musrenbang, akan dilakukan skala prioritas dan dalam pelaksanaannya juga akan ada yang dilibatkan dari komunitas warga, termasuk di antaranya LPM, BPD dan lainnya.

"Intinya, semua pembangunan adalah untuk kepentingan warga. Termasuk dalam penataan lingkungan, khususnya bagi perkembangan dan kemajuan perekonomian warga. Inilah satu program yang digulirkan desa dari sekian program yang ada. Jadi ayoo kita bersama ikut serta membangun dan menjaga lingkungan kita," paparnya. (din)

Sabtu, 01 Juni 2024

Ketua DPRD Apresiasi Opini WTP Kota Cirebon Delapan Kali Berturut-turut

 

CIREBON – Pemerintah Daerah Kota Cirebon Kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedelapan kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

WTP itu diserahkan langsung BPK Perwakilan Provinsi Jabar kepada Penjabat Walikota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi di Bandung, Kamis (30/5/2024).

Atas capaian tersebut, Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil pertanggungjawaban kinerja pemerintah terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan.

“Alhamdulillah, mendapatkan hasil yang menggembirakan 8 kali berturut-turut. Namun, prinsip saya bukan berarti langsung jumawa, sebab mempertahankan itu lebih sulit, daripada mendapatkan,” ujarnya.

Sebab, menurutnya ada beberapa kriteria untuk mendapatkan opini WTP, di antaranya kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan atas Perundangan-undangan, dan efektivitas pengendalian sistem intern.

“Raihan ini tentu telah melewati sejumlah penilaian, baik dari aspek standar akuntansi pemerintah maupun dari mekanisme penilaiannya,” tuturnya.

Sehingga, dalam upaya mempertahankan capaian WTP tersebut, menurutnya harus diiringi dengan menjalankan rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan BPK Perwakilan Jawa Barat.

Ruri pun menyebut, akan segera menginformasikan laporan tersebut kepada Badan Anggaran dan TAPD agar segera ditindaklanjuti.

“Kami dari DPRD Kota Cirebon, tentu segera menginformasikan laporan tersebut terhadap Banggar dan TAPD untuk menindaklnajuti hasil rekomendasi tersebut,” tuturnya. (Dira)

Mahasiswa BKI Lakukan Observasi Lewat PPL di Rutan Kelas I Cirebon

CIREBON, FC - Mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, melaksanakan kegiatan observasi terkait dengan mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Rumah Tahanan (RUTAN) Kelas I Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin dan Kamis, 27 dan 30 Mei 2024.

Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I., Ketua Jurusan Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengungkapkan bahwa kegiatan observasi PPL ini bertujuan untuk mendampingi warga binaan dalam mengatasi masalah psikologis, terutama mereka yang sedang menjalani proses persidangan di pengadilan. 

“Kegiatan observasi PPL mahasiswa BKI di Rumah Tahanan Kelas I Cirebon bertujuan untuk mendampingi warga binaan dalam mengatasi masalah psikologis, terutama yang sedang menjalani proses persidangan di pengadilan,” ujar Dr. Jaja.

Selain itu, mahasiswa yang terjun dalam observasi PPL di Rutan juga memberikan layanan bimbingan pribadi, sosial, dan keagamaan kepada warga binaan. “Selama observasi PPL, mahasiswa didampingi oleh Pembimbing Kemasyarakatan Rutan Kelas I Cirebon,” Dr. Jaja menambahkan.

Lailatus Saidah, perwakilan dari salah satu peserta PPL, menceritakan bahwa kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa semester 6 jurusan BKI secara berkelompok. Untuk kelompok BKI 6 F terdiri dari Lailatus Saidah, Putty Hati Imany, Lu’lu’il Makhbuba, Dinar Siti Azzahra, Muhamad Nurhasan, dan Liyan Chanuna. 

“Sasaran warga binaan yang didampingi adalah warga binaan anak dan dewasa,” ungkap Lailatus Saidah.

Fuad Hasan, S.H., M.H., selaku Kasubsi BHPT Rutan Kelas I Cirebon, menyatakan bahwa kegiatan observasi PPL ini juga bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa menjadi pendamping kemasyarakatan dan konselor sosial di Rutan Kelas I Cirebon. 

“Harapan dari kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan informasi dan wawasan terkait program kegiatan yang dilaksanakan di Rutan Kelas I Cirebon dan juga menambah pengalaman di bidang bimbingan dan pendampingan terhadap warga binaan kemasyarakatan,” ujar Fuad Hasan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal praktis dan wawasan luas bagi mahasiswa BKI, sehingga mereka siap berperan sebagai pendamping dan konselor yang kompeten di masa depan. Observasi PPL di Rutan Kelas I Cirebon ini merupakan langkah nyata dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan keterampilan praktis mahasiswanya, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya warga binaan di Rutan. (din)

Civitas Tendik dan Pengelola UIN Siber Cirebon Tingkatkan Kompetensi Digital

CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi digital di kalangan tenaga pendidik dan pengelola universitas. 

Dalam upaya menghadapi tantangan digitalisasi, UIN Siber Syekh Nurjati menggelar Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Digital Marketing dan Sosial Media Marketing. Bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Digital Teknologi Informasi Indonesia, kegiatan ini terbagi menjadi dua batch, dengan batch pertama dilaksanakan pada 27-30 Mei 2024.

Peserta batch pertama terdiri dari Ketua Jurusan (Kajur) dan Sekretaris Jurusan (Sekjur) dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Ketua Program Studi (Kaprodi) S2 dan S3, Kepala Rumah Moderasi Beragama (RMB), Kepala UPT Pusat Perpustakaan, Kepala UPT PTIPD, Kepala Pusat-pusat, dan Kepala Laboratorium di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dalam pemasaran dan pengelolaan media sosial yang semakin penting di era digital saat ini. Senin, (27/05/2024).

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan pentingnya penguasaan digital marketing dan social media marketing bagi para tenaga pendidik dan pengelola universitas. 

“Di era digital ini, kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam memasarkan institusi dan program-program pendidikan sangatlah krusial. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan inovatif, serta mampu mengelola media sosial dengan lebih baik,” ujar Prof. Aan Jaelani.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan informasi dan komunikasi di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

LSP Digital Teknologi Informasi Indonesia sebagai mitra dalam kegiatan ini menghadirkan para instruktur dan fasilitator yang berpengalaman di bidang digital marketing dan social media marketing. 

Mereka memberikan materi yang komprehensif mulai dari dasar-dasar pemasaran digital, strategi konten, analisis data, hingga teknik-teknik lanjutan dalam mengelola kampanye media sosial. Dewan Pengarah LSP, Chiska Nova Harsela, MP, menegaskan bahwa pelatihan ini 70% adalah praktikum dan diskusi, sehingga diharapkan interaksi aktif dari para peserta guna memaksimalkan hasil dari pelatihan.

Pelaksanaan batch pertama yang berlangsung selama empat hari disambut antusias oleh para peserta. Mereka mengungkapkan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dan aplikatif, serta berharap dapat segera menerapkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan branding dan promosi institusi.

Batch kedua yang akan segera dilaksanakan juga diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang sama besar bagi para pesertanya. Dengan adanya program pelatihan dan sertifikasi ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin siap menghadapi tantangan digitalisasi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk kemajuan institusi.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi di era digital. 

Dengan demikian, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk menjadi institusi pendidikan yang adaptif dan inovatif di tengah perkembangan teknologi yang pesat. (din)

Jumat, 31 Mei 2024

Pemkab Cirebon Serius Tangani Penurunan Stunting di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON, FC - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., M.Si menghadiri kegiatan penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Cirebon tahun 2024. Kegiatan penilaian tersebut berlangsung di Ruang Suparman, Kantor Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Jumat (31/5/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menyatakan, penurunan stunting menjadi salah satu “major project” dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 guna mencapai misi “SDM Unggul, Indonesia Maju.”

Menurutnya, permasalahan stunting yang multidimensi ini, membutuhkan sinergi semua pihak.

“Stunting bukan hanya masalah kesehatan saja, tetapi berdampak jangka panjang pada perkembangan kognitif, motorik dan sosial anak. Anak yang mengalami stunting, beresiko lebih tinggi mengalami keterlambatan belajar, mudah sakit, dan memiliki produktifitas yang rendah di masa depan. Sehingga, menjadikan stunting sebagai ancaman terhadap generasi penerus bangsa,” jelas Wahyu.

Dikatakan Wahyu, Kabupaten Cirebon sebagai kabupaten dengan populasi yang besar di Jawa Barat, memiliki tantangan yang besar dalam menangani isu stunting.

Jika merujuk pada hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stunting di Kabupaten Cirebon meningkat 4,3%, dari sebelumnya 18,6% di tahun 2022, menjadi 22,9% di tahun 2023.

“Meski angka capaian Kabupaten Cirebon meningkat, tetapi kita harus tetap berupaya untuk menurunkan angka stunting sesuai dengan target nasional, yaitu 14% di tahun 2024,” lanjutnya.

Menurutnya, penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi, merupakan proses penilaian kemajuan kinerja Kabupaten Cirebon dalam melakukan upaya untuk memperbaiki dan melaksanakan intervensi percepatan penurunan stunting terintegrasi.

“Mulai dari perencanaan, penganggaran, implementasi, pemantauan, dan evaluasi program atau kegiatan,” tambahnya.

Masih dikatakan Wahyu, penilaian sebagaimana dimaksud, dilakukan secara bertahap, mencakup peningkatan cakupan intervensi gizi spesifik dan sensitif pada lokasi fokus penanganan stunting, peningkatan cakupan rumah tangga sasaran yang dapat mengakses intervensi gizi secara terintegrasi.

“Tujuan penilaian 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Kabaupaten Cirebon adalah dalam rangka meninjau kemajuan pelaksanaan aksi konvergensi dalam upaya penurunan stunting melalui pendekatan intervensi spesifik dan sensitif, serta sebagai wujud pemberian umpan balik kepada pemerintah Kabupaten Cirebon tentang pelaksanaan aksi konvergensi,” imbuhnya.

Ia meminta kepada para kepala perangkat daerah, untuk melakukan kegiatan percepatan penurunan angka stunting, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, melaksanakan tahapan kegiatan dan melakukan entri data pada aplikasi, serta mengikuti target dan arahan yang ditentukan oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Pemkab Cirebon sangat serius melakukan upaya percepatan penurunan angka stunting sebesar 14% di tahun 2024. Hal ini dibuktikan dengan diterbitkannya SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa/kelurahan,” pungkasnya. (din)

Pemkab Cirebon Kampanyekan Konsumsi Pangan Beragam B2SA

KABUPATEN CIREBON, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan terus berupaya mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan dengan membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA), terutama di sekolah-sekolah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri Wahyu Mijaya menyebutkan, konsumsi B2SA merupakan salah satu upaya untuk menurunkan maupun pencegahan stunting, selain dalam rangka mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas dan berprestasi.

Selain itu, gerakan tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah yang harus sinergis, dari mulai pemerintah pusat hingga pemerintah desa.

“Saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan “Makan Benar (Mabar) B2SA”. Melalui gerakan ini, diharapkan Kabupaten Cirebon berhasil menekan prevalensi stunting,” kata Risfa saat menghadiri sosialisasi B2SA di SMK Manbaul Ulum, Kecamatan Dukupuntang, Jumat (31/5/2024).

Menurutnya, manfaat lain dari gerakan tersebut, diantaranya meningkatkan pengetahuan tentang jenis-jenis makanan B2SA; mendorong siswa untuk mengkonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman; membentuk kebiasaan makan yang sehat dan bergizi sejak usia dini; serta meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh siswa.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi stunting di Kabupaten Cirebon 2023 mengalami kenaikan dari 18,65% menjadi 22.9%.

“Kami ingin pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya konsumsi pangan B2SA dalam kehidupan sehari-hari bisa terwujud. Sekolah juga, saya minta, untuk menciptakan suasana sekolah yang kondusif untuk mendorong siswa agar lebih antusias dalam mengkonsumsi makanan B2SA,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, gerakan tersebut merupakan program strategis untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat, terutama generasi penerus bangsa.

“Konsumsi makanan yang baik merupakan bekal untuk masa depan, selain sebagai salah satu bentuk atau upaya dalam penanganan stunting. Pemenuhan gizi yang seimbang menjadi hal yang esensial, khususnya bagi anak-anak usia sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan,” tukas Erus.

“Saya berharap, sosialisasi yang dilakukan ini bermanfaat untuk kita semua,” pungkasnya. (din)

Kamis, 30 Mei 2024

Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar Pelatihan Petugas Pengelola Data Perangkat Daerah 2024

KABUPATEN CIREBON — Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon melalui bidang Statistik, Persandian, dan e-Government (Spegov) mengadakan pelatihan petugas pengelola data perangkat daerah 2024 di Hotel Sutan Raja Cirebon, Kamis (30/5/2024).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengelola data perangkat daerah tentang aplikasi Open Data dan Satu Data Kabupaten Cirebon, agar dapat menghasilkan data yang berkualitas sesuai dengan Satu Data Indonesia (SDI), akurat, dan reliable.

“Kegiatan pelatihan ini diharapkan, dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan, khususnya para pengelola data perangkat daerah tentang aplikasi Open Data dan Satu Data Kabupaten Cirebon,” jelas Bambang Sudaryanto, S.H., M.H, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon dalam sambutannya.

“Selain itu, pelatihan ini harus dilakukan secara periodik, agar pemutakhiran data dan informasi pada aplikasi Satu Data, sehingga keterisian data dapat terpenuhi,” tambahnya.

Selaras dengan Kadiskominfo, Kepala Bidang Spegov, Hj. Endang Sri Pujiastuti, S.Si., M.Si menjelaskan, bahwa petugas pengelola data di masing-masing perangkat daerah harus memahami prinsip Satu Data Indonesia.

“Petugas pengelola data di masing-masing perangkat daerah harus memahami prinsip Satu Data Indonesia dan pemanfaatan portal Satu Data dan Open Data Kabupaten Cirebon, sebagai bentuk implementasi perangkat daerah dalam mewujudkan Satu Data di Kabupaten Cirebon,” jelas Endang.

Pelatihan tersebut diisi oleh narasumber dari Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, dan Jabar Digital Service Diskominfo Provinsi Jawa Barat. (Ara)