Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 September 2020

Bangun Kenyamanan Kerja, Kantor Desa Cirebon Girang Direhab



CIREBON, FC - Ada yang berbeda saat anda memasuki Kantor Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Saat ini anda akan semakin dimanjakan dengan suasana ruangan yang bersih dan nyaman. 

Pasalnya, desa yang berada di lingkungan kerja Kecamatan Talun, saat ini ruangan, pintu kusen dan jendela tengah direhab.

Perbaikan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja aparatur desa,  juga memberi rasa nyaman dalam pelayanan.

Lalu siapa yang mendorong dan berinisiatif perubahan suasana di kantor desa tersebut, tentu saja semua hasil inisiatif Kuwu Desa Cirebon Girang. Hingga desain/arsitektur bangunan dirancang sendiri oleh Kuwu Ruslani Abdullah, SE.

Atas kondisi ini, masyarakat Desa Cirebon Girang mengapresiasi langkah dan inisiatif kuwunya. Warga senang, karena saat ini akan memiliki kantor desa yang asri, nyaman dalam pelayanan.

"Ya, kami senang dan bangga memiliki kuwu yang penuh anggungjawab dan selalu ingin melayani warganya. Ini bukti pak kuwu sangat mencintai tugas dan selalu siap melayani warga," ujar warga setempat. (Bambang HS)

Usai Presentasi Di Jakarta, Perubahan Status IAIN Ke UIN Tinggal Menunggu Kepres

CIREBON, FC- Kabar gembira datang dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dimana sejumlah pejabat yang dipimpin langsung Rektor IAIN melakukan presentasi penguatan transformasi kelembagaan dihadapan para panelis.

Usai dari Jakarta, perubahan status kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) semakin dekat terwujud.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg memang bersama rombongan berangkat ke Jakarta untuk menjalani Penguatan Transformasi Kelembagaan dan Asessment Perubahan Bentuk PTKIN IAIN Menjadi UIN Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Dr Sumanta mempresentasikan keunggulan kampus yang dipimpinnya ini dari sisi kualitas dan kuantitas kepada para panelis. 

Ia menjelaskan, untuk kuantitas, seperti jumlah mahasiswa, profesor, rasio dosen, dan kepemilikan lahan. Sedangkan terkait kualitas, yaitu akreditasi prodi, jumlah prodi, dan sejumlah hal lainnya.

“Ini adalah proses presentasi transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN. Kita sudah melangkah presentasi di depan para penelis dan menilai proposal kita dalam transformasi kelembagaan. Intinya IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap menjadi UIN,” ujar Dr Sumanta, Rabu (9/9/2020).

Bahkan, menurut dia, jika melihat Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 15 Tahun 2014 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah memenuhi persyaratan.

“Dari sisi kualitas dan kuantitas kita sudah memenuhi persyaratan. Untuk S1 kita punya 24 prodi dan 5 sudah terakreditasi A, S2 ada 4 prodi, dan S3 ada 1 prodi. Penerimaan mahasiswa baru kita juga peringkat 4 terbanyak, SINTA menduduki urutan kedua se-Indonesia, rasio dosen, professor, kepemilikan lahan, dan masih banyak sekali. Sehingga IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini memang layak untuk segera menjadi UIN,” paparnya.

Setelah presentasi ini, imbuh Dr Sumanta, ada sejumlah tahapan lagi yang harus dilalui. Seperti visitasi, sidang pleno, proses di Kemenpan, presiden, dan kemudian ditetapkan sebagai UIN melalui keputusan presiden (kepres).

“Setelah sidang ini ada visitasi. Yaitu ada kunjungan tim asesor ke lembaga kita. Yaitu mengecek benar gak sih luas lahannya, fakultas representatif, laboratotium teradu. Setelah itu ada sidang pleno, hasilnya diserahkan ke Kemenpan, kemudian ke presiden, dan di-SK-kan melalui kepres. Kira-kira tahapannya seperti itu. Semoga prosesnya dapat segera berjalan dalam waktu dekat. Karena, semakin cepat tahapan itu dilaksanakan, maka semakin cepat ke presiden, dan semakin cepat turun SK-nya,” terangnya.

Dalam upaya perubahan status ini, kata Dr Sumanta, pihaknya ingin memenuhi ekspektasi masyarakat dalam perluasan akses pendidikan. 

Pasalnya, jika IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah berubah menjadi UIN, maka program studi di kampus ini tidak hanya terkait keagamaan, namun juga terdapat prodi umum.

“Harapan kita sekiranya bisa memuhi ekspektasi dari masyarakat, yaitu perluasan akses pendidikan. Ibarat rumah itu kita sudah besar, bukan saja prodi keagamaan, tapi prodi umum, seperti sains, kedokteran, dan sejumlah prodi lainnya. Sebagai kampus negeri, biaya pendidikan di kita juga murah yang bisa menyentuh kalangan menengah ke bawah. Murah juga tetap berkualitas, karena akreditasi lembaga kita adalah A,” ucapnya.


Dalam kesempatan ini, Dr Sumanta juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah memberikan support dan doa dalam mengemban amanah untuk presentasi transformasi kelembagaan menjadi UIN," ucapanya. (nur)


Selasa, 08 September 2020

Mulai 8 September 2020, Seluruh Kantor Damri Wajib Memiliki Hasil Rapid Test

JAKARTA, FC - Damri mewajibkan seluruh tamu atau pengunjung gedung, baik kantor pusat maupun cabang untuk membawa dan menunjukkan surat keterangan non-reaktif Covid-19 hasil pemeriksaan rapid test, kebijakan ini berlaku mulai Selasa, (8/9).

Hal ini dilakukan mengingat kasus positif Covid-19 di tanah air terus meningkat beberapa waktu terakhir. Hasil rapid test harus berlaku maksimal 7 hari. Sedangkan PCR test yang berlaku maksimal 14 hari. 

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Damri, Nico R. Saputra menegaskan bahwa pengunjung yang tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19 tidak diperkenankan untuk masuk ke lingkungan Damri. 

"Manajemen Damri menghimbau agar seluruh masyarakat dapat mematuhi aturan ini dengan tujuan memutus rantai penyebaran virus dan tetap menerapkan 3M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) di area kantor pusat maupun kantor cabang," ujarnya.

Kendati demikian, area lingkungan Damri sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan yakni pengecekan suhu tubuh sebelum masuk, penerapan jaga jarak termasuk di dalam lift, penggunaan wajib masker serta fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer di setiap titik. (dade)

Pengusaha Kapal Perikanan Serahkan 250 Paket Bantuan Sembako

JAKARTA, FC - Kegiatan sosial digelar di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru, Jakarta Utara. Kegiatan ini berupa penyerahan bantuan paket sembako kepada orang-orang yang membutuhkan di lingkungan Pelabuhan, seperti Anak Buah Kapal (ABK), petugas kebersihan, dan lainnya. 

Donasi ini digelar oleh pengusaha kapal perikanan bernama Budi Xiao Zhi Ming, yang didukung Polsek Kawasan Muara Baru, pihak Pelabuhan, Perum Perindo dan pihak lainnya. 

"Setiap ada rejeki kita selalu berusaha bantu warga," kata Budi, Selasa (8/9), saat acara penyerahan bantuan.

Total 250 paket bantuan diserahkan. Paket berisi beras 5 kg, gula 2 kg dan mi instan satu dus. Sebelumnya, bantuan beras 5 ton telah dibagikan kepada warga di luar Pelabuhan. "Sejak 2019 awal kita bagikan nasi untuk orang-orang yang membutuhkan seperti di depan vihara, gereja, masjid. Sejak 2006 kita juga biasa berkunjung ke panti jompo untuk membantu mereka," ujarnya. 

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Muara Baru, AKP Seto Handoko Putra, S.I.Kom, S.I.K, mengapresiasi aksi sosial ini. "Ini kegiatan yang harus ditiru, diikuti, karena masih bisa menyisihkan hartanya di tengah pandemi Covid-19," kata Seto. 

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan, bisa menggelar kegiatan serupa. Agar, semakin banyak masyarakat yang terdampak wabah virus corona, terbantu.

"Jika ada pihak-pihak lainnya yang ingin berderma lagi, kita siap memfasilitasi," ungkapnya.

Senada, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru, Rahmat Irawan juga memuji apa yang dilakukan Budi. Ia pun berharap agar niat baik ini tak berhenti sampai di sini. 

"Mudah-mudahan apabila ada rencana lagi nanti bisa dilanjutkan. Semoga kegiatan ini sedikit-banyak bisa membantu saudara kita yang terkena pandemi Covid-19," imbuhnya. 

Sementara, Hasan, penjaga kapal salah seorang penerima bantuan, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Budi.

Turut hadir dalam kesempatan itu Vice President Perum Perindo Pusat Laksamana Drie Suatmajhi, dan Kepala Perum Perindo cabang Jakarta, Arief.

"Semoga Pak Budi sukses. Mudah-mudahan banyak rejeki, lancar usahanya," tandasnya. (Dade)

Sabet Juara III, Sri Tanjung Mahasiswa Semester III Jurusan SKI IAIN SNJ Cirebon Bawa Harum Lembaga

CIREBON, FC- Sri Tanjung Sugiarti Tarka, mahasiswa semester III Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam ((SKI), IAIN SNJ Cirebon berhasil menyabet juara III dalam kegiatan Bibliobattle dan Kegemaran Budaya Membaca Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI yang diselenggarakan pada Rabu, 12 Agustus 2020 lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom, telah menghantarkan nama baik IAIN SNJ Cirebon setelah Sri Tanjung Sugiarti Tarka dinobatkan sebagaai juara III dalam kegiatan tersebut. 

Sri mengaku tidak menyangka bisa menjadi juara III, karena pesertanya itu sarjana dan pegawai, sedangkan dirinya  masih mahasiswa semester III, Selasa (8/9/2020).

Terkait kegiatan ini, kata Sri, itu terkait kegemaran membaca. Apa yang saya baca kemudian saya paparkan kepada para peserta dan direview kembali. Dan saya juga kenalkan bukunya kepada para peserta.

Sri mengungkapkan, naskah-naskah tauhidsaat ini kurang dilirik kaum milenial, karena salah satunya adalah dianggap mistis. 

"Padahal, naskah itu kaya akan informasi yang salah satunya tentang para ulama yang ada di Indonesia," kata Sri bangga. (din)

HMJ Ilmu Quran dan Tafsir IAIN SNJ Cirebon Gelar Pelatihan Dakwah Digital

CIREBON, FC - Era industri 4.0 menuntut penguasaan digitalisasi sebagai jawaban perubahan jaman. Hal yang sama dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri Cirebon. 

Maka untuk melahirkan para pendakwah yang produktif, dinamis dan mampu memenuhi kebutuhan jaman, HMJ IFTAQ menggelar Pelatihan Dakwah Digital.

Acara yang berlangsung Via Zoom Cloud Meeting itu bertemakan “Strategi Dakwah di Media Sosial” Selasa, (8/9/2020).

Menurut ketua pelaksana, Ida Safitri mengatakan, selain merupakan salah satu program kerja di divisi Komunikasi dan Informasi, kegiatan ini merupakan media edukasi bagi warga dunia maya.

“Inti dari kegiatan ini memang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait konten yang positif di media sosial, terutama konten yang berbau dakwah,” kata Ida.

Bahkan, menurut Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil, tujuan adanya webinar ini sekaligus membekali mahasiswa-mahasiswa khususnya mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir untuk edukasi terkait dunia dakwah, dalam hal ini di dunia digital.

“Dengan digelarnya kegiatan seperti ini, diharapkan materi yang disampaikan oleh narasumber mampu memotivasi atau bahkan sebagai bekal bagi mahasiswa untuk kedepannya” ujarnya.

Ia melanjutkan, sekiranya mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir menjadi pendakwah di media sosial  yang moderat dan bisa menginspirasi masyarakat.

H. Muhammad Maimun, MA, MSI, selaku ketua jurusan, menyampaikan, kegiatan ini harus ditanamkan kepada mahasiswa begitupun masyarakat untuk lebih baik lagi dalam menggunakan media sosial. 

“Karena, banyak sekali perkembangan yang sangat ironis di media sosial menjadi ajang ejek mengejek, membullly, sehingga hal tersebut tidak layak untuk diikuti mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir,” kata Maimun.

Dekan Fakultas Ushuluddin  Adab dan Dakwah, Hajam, M.Ag mengatakan, tema ini sangat menrik, meskipun bukan dari jurusan dakwah, bagian dari dari Al-Qur’an.

“Dakwah merupakan  bagian yang tak terpisahkan dari Al-Qur'an, meskipun tidak ada mata kuliah tentang dakwah , tetapi jika menafsirkan tentang dakwah yang salah maka berdakwah juga akan salah,” ujarnya.

Ia mengaskan bahwa suhu dakwah itu dari tafsir, jika tafsir tentang dakwah salah maka dakwahnya bpun akan salah. 

“Maka dari itu perlu yang namanya  filosofi dakwah. Al-Qur,an mengajarkan dakwah amar makruf nahi munkar, tentunya dengan hikmah, bil mauidhotul hasanah, dan berdialektika yang positif, jangan keluar dari koridor dari Al-Qur’an,” tandasnya.

Hikmah itu dakwah penuh kebijaksanaan, lanjut dia, bukan kebijaksinian, atau dakwah yang memberikan otoritas kebenaran secara pribadi, maka sekarang muncul pengkafiran terhadap orang yang tidak sepaham.

Dalam pemaparannya, Habib Ja'far Al Hadar, menegaskan bahwa memang seharusnya jurusan Ilmu Al- Qur'an dan Tafsir itu berdakwah, karena berdakwah itu harus di dasari dengan Al Qur'an dan hadis.

“Banyak sekali diluar sana yang berdakwah dengan cara tidak moderat, tidak sesuai dengan apa yang diajarkan Nabi, yang membicarakan hadis tapi mereka tidak belajar hadis,” ujar aktivis gerakan cinta itu.

Karenanya,  Teman-teman mahasiswa jurusan Ilmu Al Qur'an dan Tafsir sudah seharusnya hadir di media sosial untuk mendakwahkan Al-Qur'an dan Sunnah.

“Tidak harus menjadi mufassir untuk terjun ke dunia dakwah  dunia digital untuk membuat konten tentang tafsir Al-Qur'an, bisa dimulai dari sekarang, tepatnya setelah pelatihan ini selesai,” tandasnya. (Fas)

Sabtu, 05 September 2020

Walikota Sidak Masker di Dua Pasar Besa Kota Cirebonr

CIREBON, FC - Walikota Cirebon, Nasrudin Azis bersama unsur Muspida, Dishub dan Satgas Covid 19 Kota Cirebon menyidak dua pasar besar di Kota Cirebon, yakni Pasar Kanoman dan Pasar Jagasatru, Sabtu (5/9/2020).


Dalam kegiatan sidak masker ini, Walikota Cirebon tak sungkan memasuki lorong pasar yang padat pembeli, bahkan menyapa sejumlah pedagang dan warga. 

Demikian juga dengan teguran yang disampaikan Walikota saat mendapati warga dan pedagang yang tidak menggunakan masker. 

Teguran tersebut sebagai wujud agar seluruh masyarakat Kota Cirebon menjalankan protokol kesehatan.

Walikota bersama jajarannya, termasuk TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, Dinkes serta unsur terkait lainnya, menjadi bukti jika Pemerintah daerah Kota Cirebon benar-benar ingin mencegah dan memutus mata rantai virus covid 19 yang perkembangannya semakin mengkhawatirkan dan harus terus diawasi secara serius.

Maka langkah Walikota sangat tepat menjalankan kegiatan sidak yang dilakukan pada pagi hari yang bertepatan dengan banyaknya warga yang datang untuk berbelanja, untuk memenuhi berbagai kebutuhan dapur rumah tangga.


Kegiatan sidak masker sendiri sudah berlangsung beberapa hari ke belakang dan tampaknya akan terus dilakukan agar masyarakat benar-benar sadar tentang pentingnya penggunaan masker dalam rangka mencegah penyebaran sekaligus memutus mata rantai covid 19. (din)

PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas

PANJANG LAMPUNG, FC - PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas untuk Tingkatkan Kinerja WI I Panjang Lampung. PTP Multipurpose PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Pelindo II Cabang Panjang tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggan  dimasa Pandemi Covid -19 ini.

"PTP Multipurpose Cabang Panjang catat  trafik kunjungan kapal sebanyak 912 call atau 8.075.426 GT (Gross Tonnage) untuk di pelabuhan umum dan terminal khusus (Tersus) dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) selama kurun waktu semester I tahun 2020," kata Superviser DGM Humas PT IPC Cabang Panjang, Frans Radian, Sabtu (5/9).

Sementara itu, General Manager Cabang Panjang, Adi Sugiri mengatakan pendapatan usaha Pelabuhan Panjang sampai dengan semester I/2020 sebesar Rp 116 334 583 873  miliar, dengan salah satu bisnis unggulan di Pelabuhan Panjang  yakni, terminalisasi dermaga baik di pelabuhan umum maupun di tersus/TUKS seperti: Kawasan Industri Panjang  (KIP), dan Pertamina menjadi kawasan potensial yang terus kami upayakan untuk memperluas pasar dengan gencar melakukan kerja sama serta pendekatan kepada para agen dan pemilik TUKS. 

"Selain Kerjasama usaha, layanan unggulan di Pelabuhan Panjang  yaitu, layanan bongkar muat curah kering dan curah cair. Untuk layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Panjang  mengalami peningkatan yang signifikan dari 2019. Sampai dengan semester I – 2020, Pelabuhan Panjang melayani bongkar muat peti kemas sebanyak  43.146 box. Angka tersebut setara dengan 42.740 TEUs," ujar Adi.

Bahwa untuk meningkatkan kinerja, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pelindo Cabang Panjang, meliputi meningkatkan market share untuk curah kering dan cair di tersus/TUKS melalui kerja sama dengan perusahaan pelayaran dan pemilik dermaga, melakukan penyesuaian tarif pelayanan kapal, meningkatkan market share UBM (Usaha Bongkar Muat) dengan sistem tarif paket, meningkatkan market share jasa lainnya dengan metode paket port to door service atau sebaliknya, meningkatkan tingkat kesiapan alat melalui kerja sama operation and maintenance, kerjasama handling cargo di TUKS, melakukan penyesuaian tarif persewaan lahan, serta melakukan penyesuaian untuk sharing atas penggunaan aset persewaan.

“Untuk memacu kinerja Pelabuhan Panjang, terus mengoptbioimalkan peluang-peluang bisnis baru, seperti: pemanfaatan aset-aset yang dimiliki Pelindo Cabang Panjang untuk area depo peti kemas dan container storage, pengoperasian Jalan Tol dengan melakukan kerja sama dengan BUMD, pengoperasian terminal peti kemas internasional dan depo, serta pemanfaatan Reception Facilities yang akan bekerja sama dengan perusahaan pengelola limbah untuk penanganan limbah dari kapal yang berkunjung ke Pelabuhan Panjang  dan limbah yang dihasilkan Pelabuhan Panjang," ungkap Adi.

Lebih lanjut, kata Adi Pelabuhan Panjang menjadi salah satu Pelabuhan yang memiliki terminal curah cair terbesar di Indonesia dengan throughput CPO tertinggi di Indonesia, yang memiliki tiga dermaga yakni  dermaga A sepanjang 191 meter untuk general cargo dan dermaga C1 sepanjang 204 meter untuk pelabuhan penumpang, dermaga B sepanjang 210 meter untuk terminal curah cair, serta dermaga E sepanjang  400 meter untuk kapal kontainer dan komoditi curah kering memiliki dermaga D sepanjang 486 meter. 

Saat ini berbagai fasilitas dan peralatan yang berada di Pelabuhan Panjang, di antaranya Kapal Pandu, Kapal Tunda, Forklift, Mobile Crane, Reach Stacker, Excavator, Loader, dan Dump Truck.

"Komoditas dominan untuk curah cair di Pelabuhan Panjang  yaitu,  Crude Palm Oil (CPO) yang diekspor ke India, China, dan Eropa. Sedangkan untuk curah kering yaitu Palm Kernel Ekspeller (PKE) dan Palm Kernel Shell (PKS) yang banyak diekspor ke Benua Amerika dan Eropa," ungkap Adi. (dade)

Jumat, 04 September 2020

Putus Penyebaran Virus Covid 19, Kantor Dishub Kota Cirebon Disemprot Cairan Disinfektan


CIREBON, FC - Untuk menjaga kemungkinan penyebaran virus covid 19, yang terus berkembang di Kota Cirebon, kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon kembali disemprot cairan disinfektan, Jum'at (4/9/2020).

Tampak petugas dengan sigap menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan termasuk meja kerja, kursi, lemari dan seluruh area lingkungan kantor.

Sekretaris Perhubungan Kota Cirebon, Drs Ujianto ATD, kepada FC menyampaikan, penyemprotan disinfektan ini dalam rangka mencegah penyebaran serta memutus mata rantai pandemi covid 19.

"Penyemprotan ini merupakan kegiatan rutin dan dalam rangka mencegah sekaligus memutus nata rantai virus covid 19," katanya.

Penyemprotan sendiri, kata Ujianto dilakukan ke seluruh ruangan kerja dan ruang pelayanan. 


"Seluruh benda-benda dan barang kantor disemprot, seperti meja, kursi, lantai, dinding, kaca pintu, jendela dan lainnya, termasuk area luar kantor," terangnya. (din)



Walikota Cirebon Benarkan Dugaan Sekda Yang Terkonfirmasi Virus Covid 19

CIREBON, FC - Walikota.Cirebon Nasrudin Azis membenarkan soal dugaan Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi yang terkonfirmasi positif corona covid 19, Jumat (4/9/2020).

Terkonfirmasinya Sekda Kota Cirebon terpapar Covid-19, kata Nasrudin Azis, harus menjadi perhatian semua, termasuk perhatian Pemerintah Kota Cirebon untuk lebih ekstra lagi dalam upaya pencegahan Covid-19.

"Bagi yang pernah kontak erat dengan Pak Sekda harus segera tes swab, karena saya sering kontak erat dengan Pak Sekda, maka hari ini (Jumat, 4/9/2020) saya dan yang lainnya tes swab hari ini,” ucapnya.

Cara ini, kata Nasrudin Azis merupakan bentuk upaya untuk memetakan siapa saja yang kemudian tertular dan menghentikan mata rantai Covid-19 ini.

Azis sendiri belum bisa memastikan terkait riwayat perjalanan sekda, tetapi belum lama ini Sekda Kota Cirebon hadir pada sejumlah kegiatan kedinasan. 

Azis juga menegaskan, usai seluruh ASN di tes swab, lingkungan Balaikota Cirebon  akan disterilisasi. 

Sementara posisi Sekda Kota Cirebon saat ini sudah dilakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya, karena Sekda Kota Cirebon masuk kategori orang tanpa gejala. 

Sementara itu, terkait Sekda Kota Cirebon terkonfirmasi positif covid 19, diduga terpapar di luar, usai mengikuti pertemuan para Sekda se-Jawa Barat. (Agus)


Satpam IAIN Diduga Terpapar Virus Covid 19, Ini Penjelasan Humas IAIN Cirebon


CIREBON, FC - Salah seorang Satuan Pengamanan (Satpam) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, diduga terpapar virus covid 19. Kabar tersebut, Kamis (13/9/2020), sudah beredar luas di media sosial (medsos).

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya, H.M.Arifin MAg, Kasubag Humas IAIN SNJ Cirebon belum bisa memastikan apakah benar terpapar virus covid 19 atau tidak, lantaran belum ada hasil SWAB. 

Namun kejadian tersebut dibenarkan, tetapi belum bisa dijelaskan secara detail. 

"Ya, Satpam sift malam. Tapi sudah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tes SWAB, jadi kami belum tahu apakah benar terpapar virus covid 19 atau bukan," jelas Arifin, Kamis (3/9/2020).

Arifin juga menjelaskan, sesungguhnya secara kelembagaan, seluruh dosen masih dalam Work From Home (WFH), dan sampai sekarang masih berjalan, kecuali ada hal teknis seperti berkaitan dengan tandatangan. 

Demikian juga dengan seluruh mahasiswa yang masih di rumahkan, di mana perkuliahannya dilakukan secara darring, (online).

"Hanya kami tidak bisa memastikan kedatangan mahasiswa ke kampus dengan membawa berbagai argumen keperluan teknis, padahal sudah kami larang," katanya.

Arifin juga menyampaikan bahwa tadi pagi, Jum'at (4/9/2020), Kabag umum dan Humas didampingi Kasubbag Umum Rektorat sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 Kota Cirebon yang bertempat di kantor BKKBN.
 
"Salah satu hasilnya adalah  menanyakan tracing kontak eratnya dengan siapa aja dan akan dilakukan SWAB di kantor BKKBN," jelasnya.

Dijelaskan, selama ini, sepanjang pandemi covid 19 berlangsung, kata Arifin, pihaknya sudah memberlakukan sejumlah peraturan dan pengetatan, baik  sosial distancing, WFH, pengunaan masker juga penyediaan air dan sabun serta cairan disinfektan. Bahkan kampus juga menyiapkan alat test suhu badan.

"Sejumlah kegiatan yang menyangkut program kelembagaan, baik itu seminar dan lainnya itu kita lakukan secara darring (online)," terangnya.

Pihak kampus juga belum bisa memastikan apakah scurity tersebut benar terpapar virus corona atau tidak. "Kita lagi menunggu hasil tes SWAB," katanya lagi.

Sementara itu, berdasarkan pantaun FC dilapangan, seluruh pintu gerbang keluar masuk  kampus ditutup rapat dan dijaga ketat Satpam. 

Demikian juga dengan kampus Syariah di depan kampus lama dan kampus baru FITK yang berdampingan dengan gedung kampus S2 IAIN Cirebon, yang ditutup dengan portal dan juga dijaga ketat oleh scurity kampus. (Nur)



Kamis, 03 September 2020

Wakil Walikota Cirebon Apresiasi Pelatihan Tentang Ilmu Waris Yang Diselenggarakan FKDT

CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon Hj Eti Herawati mengapresiasi kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Cirebon, yang sudah menyelengarakan kegiatan pelatihan tentang ilmu waris.

Menurut Wakil Walikota Cirebon, mempelajari ilmu waris sangat penting. Karena di dalamnya diatur dengan jelas siapa orang yang berhak menerima dan tata cara pembagiannya. 

Dengan mempelajari ilmu waris juga untuk menghindari perselisihan. 

"Seringkali terjadi perpecahan di keluarga karena perebutan harta waris," terang Eti Hetawati. 

Eti Herawati juga berterimakasih kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Cirebon yang sudah menyelenggarakan pelatihan tentang ilmu waris ini. 


"Semoga ilmu yang disampaikan bisa bermanfaat untuk kehidupan kita," ujarnya. (Nur) 

Kapolres Cianjur dan Dandim 0608 Lakukan Kunjungan Jelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Cianjur

CIANJUR, (FC) - Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav. Ricky Arinuryadi, S.H. M.M, bersama Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, S.I.K., M.Krim melakukan kunjungan ke Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cianjur, Kamis (3/9).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 Kabupaten Cianjur dan pembahasan mengenai persiapan dan kesiapan pendafataran Pasangan Calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Cianjur. 

Kunjungan tersebut, disambut langsung Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah, SH, M.Hum di Aula KPUD Cianjur. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdim 0608, Danramil, Kabag Sumda Polres Cianjur, Kasat Intelkam Polres Cianjur, Kasat Binmas Polres Cianjur, Kasat Polair Polres Cianjur, Kasi Propam Polres Cianjur, Kanit Bintibmas Polres Cianjur, Kanit Regiden Polres Cianjur, Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ketua KPU Kab. Cianjur, Divisi Sosial dan SDM KPU Kab. Cianjur, Sekjen KPU Kab. Cianjur,  Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kab. Cianjur.

Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav. Ricky Arinuryadi, S.H. M.M mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut untuk memastikan bahwa proses Pemilu berjalan dengan baik, Polres Cianjur bersera Kodim 0608/CJR siap mendukung penuh kinerja KPU yang profesional. 

“Kita membahas berbagai hal tentang Pemilu. Kerawanannya apa saja, apa yang TNI-Polri bisa bantu sehingga proses Pemilu dari awal sampai akhir nanti berjalan lancar dan tepat waktu. 

Selain itu juga dapat meredam masyarakatnya tidak tergiring dalam Issue Hoax, Ujaran Kebencian dan opini negatif yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan, baik pusat maupun daerah, serta mengganggu jalannya Pilkada Cianjur Tahun 2020,” pungkasnya. (dade)

Kapolda Menghadiri Deklarasi Priok Bermasker

 


JAKARTA, (FC) - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menghadiri deklarasi #Priok Bermasker, pada hari Kamis (3/9), di Lapangan Polres Pelabuhan Priok, Jakarta Utara. 

Kapolda berharap masyarakat bisa menjadikan memakai masker sebagai kebiasaan baru.

"Saya harapkan kepada masyarakat untuk melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus menjadi kebiasaan baru. Saya harap masyarakat harus menjadi agen perubahan dan memakai masker harus menjadi kebiasaan baru agar masyarakat tidak terkena pandemi COVID-19," kata Kapolda.

Lebih lanjut, kata Nana mengungkapkan kami menyadari mulai munculnya klaster di lingkungan buruh industri hingga pelabuhan, dengan adanya pelonggaran aktivitas ini tetap dibarengi dengperaturan mematuhi protokol kesehatan yang perlu diperhatikan dengan adanya klaster baru saat ini misalnya klaster perkantoran, ada beberapa klaster industri dan tak terkecuali klaster daerah pelabuhan.        

"Hal ini memang bisa dikatakan dampak semakin meningkatnya kegiatan masyarakat. Pelonggaran-pelonggaran bukan berarti kita bebas, tetapi pelonggaran relaksasi yang harus dipertanggungjawabkan. Kita boleh beraktivitas, tapi harus mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.  

Sementara itu, Kapolda turut melakukan pelepasan Satgas Pendisiplinan Covid-19, penyemprotan disinfektan dan penyerahan bakti sosial secara simbolis. 

Nana juga ikut menandatangani deklarasi #PriokBermasker bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, dan Dirut IPC Arif Suhartono.  

Kapolda mengimbau agar warga tetap menjaga kesehatan dan memeriksakan diri apabila mengalami gejala Covid-19.(dade)

Walikota Bersama Satgas Covid 19 Kota Cirebon Sidak Masker

CIREBON, FC - Walikota Cirebon, H. Nasrudin Azis SH beserta jajaran dan Satgas Covid 19 Kota Cirebon melakukan sidak masker di jalan dan sejumlah pertokoan.

Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian Pemkot Cirebon untuk mengingatkan masyarakat akan pandemi covid 19 yang masih berlangsung. Masyarakat yang diketahui tidak menggunakan masker dan membandel akan diberikan sanksi dan pemahaman agar penyebaran virus covid 19 dapat diantisipasi.

Untuk sidak kali ini, ia hanya memberikan teguran kepada warga yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker.

"Kami menegur dan mencatat serta kami kasih masker, tapi ke depan akan kami berikan sanksi," tandas Nasrudin Azis ​​​​​​.

Sidak masker juga dilakukan di sejumlah angkutan kota (Angkot) untuk melihat langsung apakah imbauan menggunakan masker dilakukan oleh para awak angkutan termasuk para penumpangnya.

Walikota juga menyidak ke sejumlah pertokoan. Dalam sidak tersebut Walikota ingin memastikan tentang pelaksanaan protokol kesehatan yang harus benar-benar dijalankan di semua sektor dan bidang usaha di Kota Cirebon.

Dalam kegiatan ini, semua unsur dilibatkan, baik unsur TNI/Polri, Satpol PP, Dishub dan unsur terkait lainnya. (Agus)