FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Akuntansi Syariah (Himaksyar) sukses menggelar kegiatan Olimpiade Akuntansi Se-Jawa Barat di Auditorium SBSN IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 02 Desember 2022
HIMAKSYAR IAIN CIREBON Sukses Gelar Olimpiade utanai Se-Jabar
Kamis, 01 Desember 2022
AFI IAIN Cirebon Gelar Kegiatan World Philosopjy Day
FOKUS CIREBON - Jurusan Akidah Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin dan Adab (F-UA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) melaksanakan kegiatan World Philosophy Day dengan tema “We Learn, We where to Stan” dengan dimeriahkan dengan banyak pementasan dari mahasiswa AFI.
Program studi AFI sebagai salah satu dari prodi di lingkungan FUAD bersama jurusan Sejarah Peradaban Islam sudah meraih akreditasi A. Dua prodi tersebut sedang mengurus ISK ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tunggi (BAN-PT) untuk mendapatkan nilai akreditasi UNGGUL.
H. Mustofa, selaku Ketua Jurusan AFI IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengatakan, kegiatan ini berupa open ceremony, lomba-lomba, pameran lukisan karya mahasiswa AFI dan seminar nasional.
“Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut semoga bisa memicu kreatifitas mahasiswa dalam menghadapi dunia global. Filsafat menjadi pedoman hidup karena mengandung nilai-nilai kebenaran, kearifan dan kebijaksanaan. Filsafat hendaknya memberi solusi dan berbagai problema. Untuk ini dibutuhkan partisipasi aktif mahasiswa dan semua pemerhati filsafat”, jelasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag mengatakan bahwa ajang perlombaan di tingkat jurusan sebagai persiapan kemampuan mahasiswa dalam ajang nasional yang sedang dibahas bersama seluruh dekan FUAF seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
“Ini tentunya menjadi tuntutan semua program studi dalam persiapan akreditasi”, terang Hajam.
Mereka kata Hajam, memiliki peluang dan kesempatan yang besar di masa depan. Hal tersebut seiring dengan kebijakan Kementerian Agama untuk mengangkat guru akidah dan akhlak untuk MI, MTs dan MA.
Oleh sebab itu perlu mata kuliah keguruan untuk menjawab tantangan tersebut”. Beliau berharap kegiatan World Philosophy Day ini bisa menjadi awal kebangkitan jurusan AFI dalam bingkai kebersamaan untuk memupuk prestasi dalam persaingan global.
IAIN Cirebon Siap Membuka.Program Doktor Bagi Program studi Ekonomi Syariah
FOKUS CIREBON - SK Izin Penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah untuk Program Doktor sudah terbit. Hal itu berdasarkan SK Menteri Agama Republik Indonesia No.1130 Tahun 2022 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah untuk Program Doktor pada Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon.
Dengan terbitnya SK tersebut, maka IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat membuka Program Doktor bagi Program Studi Ekonomi Syariah.
Harapannya, Program Studi tersebut dapat membuka kesempatan bagi para calon mahasiswa baru dalam melanjutkan studi ke Program Doktoral Ekonomi Syariah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Mahasiswa IAIN Cirebon Tanamkan Cinta Budaya Lestarikan Dengan Karya
FOKUS CIREBON, FC - Kegiatan Gemilang Ria Ilmu Hadits (GERIMIS) menjadi panggung yang memukau saat kesenian khas Indramayu tampil dihadapan ratusan mahasiswa dan para penonton, kegiatan berlangsung di Panggung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Dr H Ayus Ahmad Yusuf : Hasil Audit Mutu Internal Hasilnya Menjadi Proses Evakuasi dan Pengembangan Kampus Ke Depan
FOKUS CIREBON - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dengan tema “Peningkatan Penjaminan Mutu Berbasis IT Menuju Universitas Siber”, bertempat di aula gedung A pascasarjana lantai 3.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. H. Sumanta, M.Ag. (Rektor), Dr. H. Saefudin Zuhri, M.Ag. (Warek I), Prof. Kartimi, M. Pd. (Warek II), Ir. Suanrini, M. Kom. (Kepala Biru AUAK), Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si. (Ketua LPM) dan dihadiri pejabat Dekan, Wakil Dekan, Kajur, Sekjur dan tamu undangan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati.
Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si. (Ketua LPM) dalam sambutannya menyampaikan terkait pengembangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sesuai dengan insturksi dari rektor dilakukannya Audit Mutu Internal (AMI) yang mana telah dimulai pada bulan oktober dan akan dilaporkan pada kegiatan RTM dan hasilnya akan menjadi proses evalusi, pengembangan ke depan.
“Sesuai dengan instruksi dari pak rektor, sebagai clien untuk melakukan audit mutu internal, kami dari LPM mengadakan kegitan AMI dan hasilnya akan disampaikan pada RTM dan hasilnya akan dijadikan bahan evaluasi pengembangan ke depan”.
Dr. H. Smanta, M. Ag. (Rektor) dalam sambutannya beliau menyampaikan bagaimana pelayanan berbasis digital/siber untuk meningkatkan pelayanan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju Universitas Siber, dengan pelayanan berbasis digital yang tersistematis bisa langsung memberikan pelayanan yang cepat dalam bidang pengawasan, mengetahui jumlah mahasiswa yang aktif, mengawasi dosen dan lain-lain.
Dengan ini pimpinan bisa langsung mengetahuinya lewat aplikasi sehingga pengambilan keputusan, pengawasan, dan informasi yang lebih cepat dan akurat. Dengan sistem yang berbasis siber memungkinkan kita cepat untuk menuju Siber University.
“Bagaimana kita meningkatkan mutu akademik dari pelayanan digital, dan sangat memudahkan salah satu contoh adalah pelayanan penelitian dan pengabdian melalui aplikasi yang diterapkan oleh LPM, bagaimana kita menjadikan pelayanan berbasis digital masuk ke dalam suatu sistem yang pengawasan oleh kita secara sistematis, saya (rektor) bisa langsung melihat kegiatan yang dilakukan dosen dengan melihat aplikasi yang dimiliki oleh bagian kepegawaian, dosen-dosen siapa saja yang sekarang naik pangkat, dengan klik saja bisa langsung muncul nama-namanya”.
Dengan sistem pelayanan yang berbasis digital pimpinan bisa langsung mengawasi unsur pimpinan dibawahnya dengan sekali klik tanpa harus tanya ke unsur pimpinan bawahannya.
IAIN Cirebon Mendapat Kunjungan Direktur Pembiayaan Syariah Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI
FOKUS CIREBON, - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan penandatanganan MoU dengan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan RI, bertempat di Aula Geudng FITK, Lantai 5, kampus setempat.
Penandatangan MoU tersebut langsung dilakukan oleh Rektor IAIN, Dr. H. Sumanta, M.Ag dan Dwi Irianti Hadiningdyah, S.H., M.A, Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI.
Pada kegiatan ini, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Kuliah Umum juga sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan RI dengan tema “Optimalisasi Peran Surat Berharga Syariah Negara dalam Mendukung Pembangunan Nasional”.
Hadir pada kegiatan tersebut, Dr. H. Sumanta, M. Ag (Rektor), Prof. Dr. Kartimi, M. Pd. (Warek II), Ir. Sunarini, M. Kom. (Kepala Biro AUAK), Dr. H. Farihin, M.Pd. (Dekan F-ITK), Dr. H. Hajam, M. Ag. (Dekan F-DKI), Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. (Dekan F-EBI), Dr. Anwar Sanusi, M.Si (Dekan F-UA), Dr. Didi Junaedi, MA (F-Syariah), para wakil dekan, kepala lembaga, kepala bagian, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Sementara narasumber pada kegiatan tersebut adalah Dwi Irianti Hadiningdyah, S.H., M.A (Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI.
Dr. H. Sumanta, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan banyak terima kasih atas nama sivitas akademika iain cirebon kepada narasumber dan mengapresiasi atas dukungannya kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan hadirnya keberadaan gedung SBSN di mana gedung tersebut sudah memiliki ruangan yang nyaman bagi proses pembelajaran, dilengkapi dengan AC dan fasilitas lainnya.
“Atas nama sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengucapkan selamat datang kepada Ibu Dwi Irianti Hadiningdyah, S. H., M.A. dan tim mengucapkan apresiasi yang setinggi tingginya kepada lembaga kami sehingga dikunjungi, ini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi kami sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon“, terangnya.
Sumanta juga menyampaikan, pada saat pertama kali dilantik menjadi rektor tahun 2015, mahasiswa mengadakan demo terkait fasilitas kelas yang belum memadai, IAIN belum punya gedung satupun fakultas, banyak mahasiswa yang belajar bukan di ruang kelas, mereka ada yang belajar di serambi masjid, gedung ma’had dan halaman kampus,
“Salah satu yang diputuskan pada Rapim 2015 yaitu pelayanan kepada mahasiswa untuk belajar dengan nyaman, maka yang diusulkan bukan rektorat melainkan gedung fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (F-SEI) dan Gedung Laboratorium Terpadu”, katanya.
Selanjutnya, menurut Sumanta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada tahun 2017 mendapatkan gedung SBSN yakni Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (F-UAD) dan tahun 2019 mendapatkan gedung SBSN Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).
“Pada tahun 2017 alhamdulillah kita mendapatkanlagi gedung Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (F-UAD), tahun 2019 kita mendapatkan lagi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (F-ITK)", jelasnya.
Demikian juga kata Sumanta, pada tahun 2022 ada pemekaran fakultas dimana merupakan salahsatu syarat transformasi kelembagaan dari IAIN menuju Universitas. Pemekaran yang dimaksud yaitu FUAD menjadi Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA), dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDKI) sedangkan FSEI menjadi Fakultas Syariah (F-Syariah) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (F-EBI).
Menurut Sumanta, bahwa narasumber akan memberikan pencerahan, bagaimana kita dapat mendapatkan SBSN, bagaimana kita lakukan, dukungan apa, karena SBSN telah memberikan konstribusi pembangunan bangsa khususnya Kementerian agama dan masih banyak pembagunan dengan SBSN seperti KUA, Asrama Haji, tempat-tempat publik dan lainnya.
“Beliau akan memberikan pencerahan kepada kita, bagaimana kita bisa mendapatkan SBSN ini, apa saja yang harus kita lakukan, dukungan apa yang harus kita kerjakan bersama, karena SBSN telah memberikan konstribusi kepada pembangunan bangsa khususnya wajah Kementerian agama dan lainnya”, ungkapnya. (din).














