Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 29 Juni 2021

Kapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Cirebon

Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC -  Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin Covid-19  cukup tinggi. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bertajuk Sinergi Program Vaksinasi “Cirebon Sehat, Ekonomi Bangkit” di markas Batalyon Arhanudse 14/PWY, Selasa 29 Juni 2021. 

“Antusiasme masyarakat cukup besar, bahkan bukan hanya warga dari Kota Cirebon namun juga warga dari Kabupaten Cirebon,” ungkap Dofiri. 

Tanpa mengenal sekat wilayah, warga dari kedua daerah tersebut mendapatkan vaksin Covid-19 yang digelar hingga Kamis, 1 Juli 2021.

Antusias masyarakat sangat tinggi ditunjang dengan tempat yang terbuka dan luas. “Tempat ini sangat bagus, sudah disekat-sekat. Yang ada disini warga yang siap untuk divaksin,” ungkap Dofiri yang menggelar wawancara di hanggar tempat vaksinasi Covid-19 digelar. 

Sedangkan warga yang menunggu giliran dibuatkan tenda terpisah. “Tempatnya sudah ideal, terbuka dan nyaman.” ungkap Dofiri.

Vaksinasi massal, lanjut Dofiri, merupakan bagian dari 1 juta vaksin perhari yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

Di Jabar terdapat 487 gerai yang melaksanakan vaksinasi Covid-19, salah satunya di Kota Cirebon yang dipusatkan di markas Batalyon Arhanudse 14/PWY. “Mudah-mudahan target hari ini, 110 ribu di Jabar bisa tercapai,” ungkap Dofiri.

Melalui vaksinasi massal Covid-19 diharapkan herd immunity atau kekebalan kelompok segera terbentuk. Kekebalan ini sangat penting untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 . “Sekalipun sudah vaksin, prokes 5M tetap harus dijalankan,” pinta Dofiri.

Sementara itu Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH menjelaskan,  vaksinasi  massal Covid-19 di Kota Cirebon bisa berjalan dengan baik berkat kerjasama antara Pemda Kota Cirebon, TNI dan Polri. 

“Sinergi yang baik ini untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Azis.

Ke depannya Azis berharap sinergi yang baik ini bisa terus dilakukan, terutama untuk meningkatkan vaksinasi Covid-19 kepada warga Kota Cirebon.

“Warga yang sudah mendapatkan vaksin, jangan lupa tetap terapkan prokes 5M,” tegas Azis. Yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. (din).

Kepala PTIPD IAIN Cirebon : Setiap Calon Mahasiswa Baru Jalur UM Mandiri Wajib Ikuti Prokes

Suasana pelaksanaan hari pertama ujian Computer Based Test (CBT), peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan Prokes yang ketat, cuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker, Senin (28/6/2021).

FOKUS CIREBON, FC - Ujian Computer Based Test (CBT), peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  dilaksanakan dengan Protokol kesehatan kepada 767 calon mahasiswa.

Panitia pengawas di halaman depan gedung M, langsung melakukan cek suhu badan para peserta. Setelah itu, calon mahasiswa di ruang tertentu terlebih di screening, baru kemudian di cek kelengkapan administrasinya, baru kemudian satu persatu diperbolehkan memasuki ruang ujian.

Kepala PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Darwam, M.Kom menjelaskan, pelaksanaan kegiatan UM-Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon diikuti oleh sebanyak 767 calon mahasiswa baru. 

Jumlah tersebut kemudian dibagi ke dalam empat hari kegiatan. Setiap kegiatan, diikuti sebanyak 100 orang, dan 100 orang dibagi ke dalam 5 ruang ujian. Masing-masing ruangan berisi 20 orang.

"Pada setiap kegiatan, pelaksanaanya dibagi ke dalam dua seasson, yakni pagi jam 08.00 WIB kemudian siang pada pukul 13.00 WIB. Dan  alhamdulillah, hari pertama UM-Mandiri di IAIN Cirebon pada Senin, (28/6/2021),  berjalan lancar dan kondusif," terangnya.

Darwam menjelaskan, setiap calon mahasiswa yang mengikuti UM-Mandiri, harus berpakaian sopan dan datang 1 jam sebelum ujian dimulai. Tujuannya untuk membantu dan memudahkan peserta ujian dengan terlebih dahulu diberikan simulasi.

"Ya, sebelum diberikan simulasi, tentu mereka kita screening terlebih dahulu, mereka harus kita pastikan dalam keadaan sehat, sehingga Prokes kita lakukan secara ketat. Kemudian baru cek kelengkapan administrasi, setelah semuanya dinyatakan oke, baru satu persatu memasuki ruang ujian," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kasubbag Akademik, Mahmudin SE, bahwa kegiatan yang berlangsung 4 hari ke depan ini, bertujuan untuk mencari calon mahasiswa  berpotensi.

"Mudah-mudahan calon mahasiswa kreatif dan berprestasi banyak terjaring di UM-Mandiri ini. Ya, kita harapkan  begitu, dan untuk kegiatannya sendiri, secara teknis panitia pengawas sudah siap sepenuhnya, artinya semua sudah berjalan lancar, termasuk pelaksanaan Prokesnya, semua dijalankan dengan baik," tandasnya. (din)

 


Senin, 28 Juni 2021

Kabar Gembira, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Membuka Program Doktor (S3) HKI

Prof Dr H Sugianto. SH MH, Ketua Prodi HKI-MH Pascasarjana, juga Guru Besar Ilmu Hukum, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di wilayah 3 Cirebon, membuka Program Doktor (S3) HKI. 

Program Doktor (S3) Hukum Keluarga Islam (HKI) ini dibuka bagi mahasiswa lulusan Magister (S2) yang ingin kembali melanjutkan studinya ke S3, dan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon merupakan yang pertama membuka program S3 HKI dan siap menerima mahasiswa baru dari semua jurusan.

Ketua Progam Studi (Prodi), HKI-MH, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Sugianto SH, MH, yang juga guru besar di ilmu hukum menyatakan, dibukanya Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) ini untuk menciptakan Magister Hukum Keluarga Islam yang berkualitas dalam rangka memunculkan dan mengembangkan pluralitas dan multicultural budaya lokal dan nusantara dengan memiliki daya saing dalam percaturan global.

"Selain membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Magister (S2) HKI juga membuka Program Doktor (S3) HKI. Visi program ini adalah kami ingin menjadi pusat pengembangan studi Ahwal Al-Syaksyiah hukum keluarga islam yang unggul dan terkemuka di tingkat nasional pada tahun 2025 dengan berbasiskan pada tradisi dan kearifan lokal," paparnya.

Prof H Sugianto SH MH juga menjelaskan dibukan program S3 HKI ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan profesional yang mampu melakukan perencanaan, pengelolaan pendidikan atau pengajaran, dan pemecahan problema masyarakat dalam bidang hukum dengan memadukan aspek tradisi dan kearifan lokal dalam pembelajaran secara mandiri.

Kemudian juga untuk menghasil lulusan mahasiswa yang mampu melakukan penelitian dan temuan karya ilmiah di bidang Ahwal Al-syaksyiah (Hukum Keluarga Islam) yang bermutu tinggi.

Terkait dengan legalitas, Prof Sugianto menegaskan, bahwa Program Doktor (S3) HKI ini sudah memiliki payung hukum, hal itu tertuang dalam Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor : 1191/SK/BAN-PT/M/IV/2019 tentang status akreditasi dan peringkat terakreditasi Program Studi Hukum Keluarga (Ahkwal Al-Asyaksiyah) pada Program Magister IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Alhamdulillah, legalitas itu tertuang pada keputusan BAN-PT ini, Program Magister ini sudah  berstatus terakreditasi dan terakreditasi B," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan para pengajar (dosen) profesional, baik dari internal IAIN Syekh Nurjati Cirebon maupun dari tenaga pengajar dari luar.

Dosen dari internal di antaranya Prof Dr H Adang Djumhur Salikin M.Ag, Prof Dr H Dedi Djubaedi M.Ag, Prof Dr H Sugianto SH MH, Prof Dr H Abdussalam DZ, MM, Prof Dr H Cecep Sumarna M.Ag, Dr H Sumanta M.Ag, Dr H Wasman M.Ag, Dr H Syafrudin M.Ag, Dr H Edy Setyawan Lc, MA, Dr H Didi Sukardi SH MH, Dr H Aan Jaelani M.Ag, Dr H Syamsudin M.Ag.

Sedangkan dosen dari luar seperti Prof Dr H Ibnu Artadi SH MH (Guru Besar FH UGJ Cirebon), Prof Dr H Aswanto SH MH (Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI), Prof Dr H Noorhaidi Hasan MA (Guru Besar UIN Yogyakarta), dan Prof Dr H Mukti Fazal SH MH (Ketua Komisi Yudisial RI).

Penerimaan mahasiswa baru, baik untuk Perogram Magister (S2) HKI maupun Program Doktor (S3) HKI, Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kata Prof Sugianto, dibuka secara online. 

Mahasiswa baru yang ingin mendaftarkan diri bisa langsung mengakases pendaftaran online di sc.syekhnurjati.ac.id/pascasarjana atau ke tempat pendaftaran di Sekretariat Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jl.Perjuangan Sunyaragi By Pass Cirebon, telp (0231) 481264 Ext.133, telp/fax (0231) 4891641. Pendaftaran dibuka 07 April 2021 sampai dengan 16 Juli 2021. (din)







Minggu, 27 Juni 2021

Penjualan Hewan Qurban Masih Sepi Pembeli

Ustadz Cecep Mulyana ketika ditemui di lapak jualannya kawasan Karang Anyar Drajat Cirebon


KESAMBI, FC - Perayaan Idul Adha / Idul Qurban 1442 H masih 23 hari ke depan, namun para penjual hewan kurban kambing dan sapi di wilayah Cirebon sudah mulai bermunculan.

Salah seorang penjual hewan kurban Ustadz Cecep Mulyana ketika ditemui fokuscirebon.com, Minggu ( 27/6 ), di lapaknya di kawasan Karang Anyar Drajat.

Ustad Cecep Mulyana menjelaskan bahwa dirinya sudah membuka lapak jualan hewan kurban kambing dan sapi sudah hampir seminggu yang lalu, namun hingga saat ini belum ada yang terjual. 

"Saya menyadari mungkin hal ini seiring belum pulihnya ekonomi selama masa pandemi covid 19, ujarnya

Dirinya mengakui bahwa lapaknya sudah banyak dikunjungi calon pembeli, ya sekedar tanya tanya harga dan sebagainya. 

"Kalau yang pesan sih sudah banyak baik kambing maupun sapi walaupun hanya pesan titip dan nandai kambing dan sapinya, ya mudah mudahan yang pesan tersebut pada saatnya jadi  beli dan pada akhirnya terjual, " akunya.

Ketika ditanya kisaran berapa harga kambing dan sapi tersebut, Ustadz Cecep menyebut tanpa menutup nutupi kepada fc,  mengatajan bahwa harga kambing kisaran mulai 2,5 juta sampai 4,5 jutaan, sedangkan  harga sapi berkisar mulai 20 juta hingga 30 jutaan.

Ustadz Cecep berharap walaupun penjualan hewan kurban kambing dan sapi masih sepi, mudah mudahan mendekati hari raya kurban, kambing dan sapinya habis terjual, seraya memohon doa kepada fokuscirebon.com ( Didi )

Jumat, 25 Juni 2021

Putus Penyebaran Covid 19, BPBD Kota Cirebon Berikan Bantuan Penyemprotan dan Masker ke Warga Permata

BPBD Kota Cirebon berikan bantuan masker dan penyemprotan di warga Permata Haramukti Utara (PHU).

HARJAMUKTI, FC - Pandemi Covid 19 masih terus berlangsung, bahkan data warga terpapar pun terus kian bertambah, membuat pihak BPBD Kota Cirebon bertindak cepat melalui pembagian masker dan penyemprotan di lingkungan warga.


Seperti kegiatan yang dilakukan di RW 14 Permata Harjamukti Utara (PHU), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun tangan memberikan bantuan penyemprotan disinfektan dan pemberian masker kepada warga setempat, Jum'at (25/6).

Kepala BPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar mengatakan, RW 14 PHU merupakan RW yang kesekian kalinya yang meminta lingkungannya disemprot, selain di RW 14 sudah banyak jadwal yang  harus dilayani pihaknya di Kota Cirebon.

Khaerul Bahtiar berharap, agar penyebaran/pencegahan mata rantai dan pemutusan Covid 19 bisa dilakukan jika dimulai dari kesadaran pribadi masyarakat  dengan melaksanakan protokol kesehatan 5 M.

"Yakni memakai masker,  menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, pola hidup sehat ditingkatkan, ujarnya

Petugas BPBD sebenarnya sudah lelah dalam membantu masyarakat, mengapa, karena tidak adanya kesadaran dari masyarakat untuk membantu pemerintah ikut serta menanggulangi wabah covid 19 ini.

Kendati begitu, pihaknya siap membantu masyarakat apabila memerlukan bantuan. "Silahkan ajukan surat permohonan bantuan dan  Insya Allah kami akan bantu semaksimal mungkin serta semuanya gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun, " jelas Khaerul Bahtiar.

Sementara itu Ketua RW 14 Permata Harjamukti H. Anang Juli Suryanto mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan BPBD yang telah turun tangan secara langsung dan memberikan bantuan berupa penyemprotan kepada seluruh rumah warga dan pemberian masker setelah warganya ada yang terpapar covid 19. 

Dirinya juga berharap agar warganya tetap waspada dan hati hati untuk tetap menjaga kesehatan agar imun tetap  terjaga. "Pasca penyemprotan ini jaga lingkungan masing masing, agar lingkungan tetap sehat dan juga tercegah dari demam berdarah," pungkasnya. (didi)

Pemkot Cirebon Libatkan Dishub dan TNI/Polri dalam Program Vaksinasi Massal

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH.

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon gelar vaksinasi massal. Vaksinasi yang digelar merupakan sinergitas Pemda, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya di Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat melakukan press conference dengan wartawan di Balai Kota Cirebon, Kamis, 24 Juni 2021, menjelaskan saat ini penyebaran Covid-19 sudah memprihatinkan. “Hampir seluruh rumah sakit penuh, bahkan sejumlah pasien terpaksa harus waiting list atau menunggu,” ungkap Azis. Mereka harus menunggu untuk masuk ke ruang perawatan atau tempat isolasi mandiri terpusat yang dimiliki oleh Pemda Kota Cirebon.

Upaya yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang semakin mengganas yaitu dengan mempercepat proses vaksinasi Covid-19. 

Percepatan proses vaksinasi dilakukan dengan melibatkan unsur terkait, termasuk TNI dan Polri. 

“Alhamdulillah saya bersyukur di tengah pandemi Covid-19 yang mengganas saat ini,  ada sinergitas yang baik antara Pemda Kota Cirebon dengan TNI dan Polri  untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19,” ungkap Azis.

Selanjutnya Azis berpesan kepada setiap RW di Kota Cirebon untuk memanfaatkan kesempatan vaksinasi massal ini. 

“Terutama untuk lansia yang belum mendapatkan vaksin agar segera melaporkan ke gugus tugas yang ada di setiap kelurahan dan kecamatan,” ungkap Azis. 

Sehingga semua terdata. Azis juga meminta dukungan semua elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19. “Semua tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat,” ungkap Azis.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan vaksinasi massal Covid-19 yang diberi nama Serbuan Vaksinasi Serentak akan digelar mulai Jumat, 25 Juni 2021 hingga Kamis, 1 Juli 2021. 

“Digelar di hangar milik Batalyon Arhanud-14/PWY,” ungkap Agus. Tersedia 12.700 vaksin yang akan disuntikkan kepada masyarakat. Masing-masing terdiri dari 5.500 vaksin dari jalur Polres Cirebon Kota dan 7.200 vaksin dari jalur TNI. “Semua vaksin sudah ada di Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Sekitar 200 tenaga medis akan disiagakan setiap hari untuk melayani pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. 

“Berasal dari  tenaga medis TNI, Polri, dan rumah sakit swasta, serta tenaga medis di Pemda Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Proses vaksinasi Covid-19 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama pada Jumat, Sabtu, dan Senin (25, 26 dan 28 Juni 2021) digelar untuk yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon sebanyak 8 ribu orang. 

Sedangkan tahap kedua digelar pada Selasa, Rabu, dan Kamis (29, 30 Juni dan 1 Juli 2021) untuk masyarakat umum Kota Cirebon usia 18 tahun ke atas dengan cara mendaftarkan diri secara online melalui tautan https://vaksinasi.cirebonkota.go.id/ yang dapat diakses mulai hari Sabtu, 26 Juni 2021,  dan mobilisasi masyarakat dengan target minimal 2000 vaksin diberikan setiap harinya. 

Untuk mobilisasi masyarakat, lanjut Agus, akan dikoordinasi oleh camat, danramil, dan kapolsek di setiap wilayah kecamatan Kota Cirebon.

“Pendataannya sudah bisa dilakukan mulai sekarang,” ungkap Agus. 

Untuk mendatangkan warga menuju lokasi penyuntikkan vaksin Covid-19 melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI dan Polri termasuk armada yang mereka miliki.  

“Sehingga memudahkan masyarakat untuk mendatangi lokasi vaksinasi Covid-19,” ungkap Agus.  

Sementara Danyon Arhanud 14/PWY Cirebon, Letkol (Arh) Haris Atmaja Adinata, menjelaskan mereka siap untuk menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Kota Cirebon. 

“Protokol kesehatan tetap kami jalankan dengan ketat sekalipun banyak masyarakat yang akan mendapatkan vaksin,” tegas Haris. (din)

Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi Pecahkan Emas Kedua di Cabang MKTQ IPPBMM VIII Yogyakarta

 

Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi, memecahkan emas kedua di Cabang MKTQ di IPPBMM VIII Jogyakarta, Kamis (24/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Bangga, terus terucap atas raihan prestasi yang ditorehkan para kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang kembali mendulang medali emas kedua di Cabang MKTQ di IPPBMM VIII Yogyakarta, Kamis (24/6/2021).

Medali emas kedua tersebut diraih oleh Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi pada Cabang Musabaqah Karya Tulis Al-Quran.

Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi, memecahkan emas kedua tersebut melalui karya tulisnya, “Potret Perempuan dan Kontra Ekstremisme : Menjinakkan Moralitas Liar melalui Pembinaan Keluarga Rabbi Radhiyya“, dalam Cabang Musabaqah Karya Tulis Al-Qur’an – IPPBMM 2021.

Muhamad Sofi Mubarok, M.H.I (Coach MKTQ), memberikan ucapan selamat kepada saudara Ayi Yusri atas keberhasilannya meraih emas, dan selaku pelatih, Muhamad Sofi Mubarok merasa bahagia karena bisa mengharumkan nama IAIN Cirebon di ajang IPPBMM VIII SUKA Yogyakarta.

“Saya ucapkan selamat dan sukses. Bahagia sekali mendampingi saudara Ayi Yusri untuk meraih hasil terbaiknya pada event kali ini,” terangnya.

Muhamad Sofi Mubarok juga menjelaskan jika kontingen Ayi Yusri ini luar biasa. "Selama bulan Ramadhan, sering kali saya “memaksanya” untuk memulai latihan, bahkan sejak tengah malam pukul 23.00 s.d. pukul 01.00 dini hari. Hebatnya, Ayi tidak pernah mengeluh, dan selalu bersemangat dalam latihan, termasuk dalam memperbaiki setiap hal yg saya sampaikan guna merevisi papernya, hingga terakhir dikirimkan ke panitia," katanya.

Menurut Sofi setidaknya sudah ada 7 naskah revisi yang dilakukan agar karyanya dapat memberikan suatu perspektif baru bagi dewan juri," jelasnya Sofi sebagai coach/official.

Sofi juga menegskan, bahwa  kekuatan paper Ayi ini terlihat dari kebaharuan gagasan yang ia tampilkan, yakni bagaimana perempuan kini tampil sebagai subjek dalam aksi terorisme, dan bagaimana konstruksi Rabbi Radhiyya ditawarkan untuk mengurai problematika.

"Sejauh ini, kendala yang ada hanya di soal retorika, namun Ayi Yusri mampu menunjukan talenta terbaiknya, sehingga mampu menjuarai cabang ini dan berhasil mencapai posisi pertama pada final presentasi, yang semula pada babak penyisihan berada di peringkat kedua dari paper yg diajukan," pungkasnya. (din)