Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 Oktober 2021

Pemkab Cirebon Berupaya Turunkan PPKM ke Level 2


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya membawa wilayahnya turun ke level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa Bali. Saat ini, Kabupaten Cirebon berada di level 3 bersama 21 kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.

Sebagai syarat agar daerah bisa turun level PPKM yakni, angka kematian akibat kasus Covid-19 menurun, bed occupancy rate (BOR) berkurang, rendahnya kasus aktif Covid-19, serta capaian vaksinasi.

Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, tiga syarat turun level sudah mampu dipenuhi. Sementara, untuk capaian vaksinasi di Kabupaten Cirebon masih di bawah standar untuk bertengger di level 2 belum dicapai.

Salah satu syarat untuk capain vaksinasi, kata Wakil Bupati Cirebon, yakni harus di atas 50 persen dan 40 persen bagi masyarakat kelompok masyarakat lansia.

"Semuanya masih di bawah 50 persen, untuk lansia juga masih di angka 25 persen. Ini artinya, butuh kerja keras semua pihak," kata wakil bupati saat rapat koordinasi vaksinasi Covid-19 di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Senin (11/10/2021).

Wakil bupati yang akrab disapa Bunda Ayu ini juga menyebutkan, belum tercapainya angka tersebut lantaran masih terjadi keterlambatan input data vaksinasi sementara.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, kata Ayu, bakal mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk lansia dan juga masyarakat umum lainnya. Sehingga nantinya, kekebalan kelompok (herd immunity) bisa terbentuk dengan cepat.

"Harus bisa dalam waktu dekat. Kami yakin pasti bisa kalau semua mampu bekerja sama. Pelaksanaan vaksinasi juga kami dibantu TNI-Polri," katanya.

Kapolresta Cirebon Kombel Pol Arif Budiman mengatakan, pihaknya terus membantu pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Belum lama ini, Polri pun melakukan gebyar vaksinasi dengan sasaran 16.000 lebih lansia.

Arif mengatakan, pihaknya memiliki target dapat menyuntik vaksin Covid-19 kepada 14 orang di masing-masing desa setiap harinya. "Kami berharap dengan kerjasama ini, Kabupaten Cirebon turun ke level 2," katanya. (Heri)

Workshop Penyusunan RKPD, Langkah Awal Rencanakan Pembangunan Lebih Komprehensif


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bapelitbangda mengadakan Workshop Penyusunan RKPD tahun 2023 di Hotel Sutan Raja Kecamatan Kedawung, Senin (11/10/2021). 

Acara tersebut dihadiri sejumlah narasumber dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Tenaga Kerja RI. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si mengatakan, Workshop Penyusunan RKPD tahun 2023 ini merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk merencanakan pembangunan yang lebih komprehensif, utamanya dalam capaian dan implementasian janji-janji politik dalam dokumen-dokumen perencanaan daerah. 

"Kegiatan ini merupakan tahapan awal perencanaan pembagunan dalam rangka amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Rencana Pembangunan Daerah," katanya 

Ia mengungkapkan, Workshop Penyusunan RKPD ini merupakan momentum yang sangat strategis dalam upaya inventarisasi permaslahan dan isu-isu strategis pembangunan yang belum dapat diartikulasikan secara sempurna oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Workshop ini diharapkan dapat menggali kelemahan dan informasi yang bersifat strategis untuk penyempurnaan penyusunan dan perumusan RKPD tahun 2023," kata Rahmat. 

Rahmat menjelaskan, Tahun 2023 merupakan tahun ke-4 pelaksanaan RPKMD di Kabupaten Cirebon. Bahkan, penyusunan RKPD ini diharapkan mampu menyajikan keberhasilan pembangunan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir di Kabupaten Cirebon. 

"Permasalahan-permasalahan pokok yang masih dalam isu pembangunan seperti sampah, bencana banjir, kemiskinan dan pengangguran masih merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dan dicari solusinya," kata Rahmat.

Ia berharap, kepada seluruh perangkat daerah agar mampu merumuskan rencana kerja yang komprehensif untuk menyelesaikan masalah secara terukur dan dalam batas terukur juga. 

Menurutnya, perencanaan pembangunan tahun 2023 dilakukan secara nasional, provinsi dan kabupaten, akan tetapi perencanaan ini diwarnai dengan prioritas pemulihan ekonomi kesehatan dan sosial dari dampak pandemi Covid-19. 

"Kami berpesan kepada para peserta agar dapat menggali ilmu sebanyak mungkin dari para narasumber dalam rangka memperkaya khasanah perencanaan pembangunan khususnya dokumen RKPD. Karena ada pekerjaan rumah yang terbesar di Kabupaten Cirebon," kata Rahmat. 

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono, S.Sos mengatakan, kegiatan workshop penyusunan RKPD tahun 2023 untuk mempersiapkan dokumen perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, terukur, komprehensif dapat dicapai dan dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman  dan pengetahuan bagaimana menyusun rencana kerja pemerintah daerah yang baik. Membedah dan mempertegas prioritas pembangunan daerah tahun 2023 untuk dapat dicapai. Mengurai hasil evaluasi capaian pembangunan dalam 2 tahun terkahir," katanya. 

Selain itu, kata Suhartono, output yang dihasilkan dalam workshop ini untuk peningkatan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam penyusunan dokumen perencanaan untuk diperolehnya kisi-kisi pembanginan yang akan dimuat dalam dokumen RKPD tahun 2023. 

"Kegiatan ini diikuti 160 peserta yang terdiri para perangkat daerah, camat se-Kabupaten Cirebon. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dari tanggal 11 sampai 12 Oktober 2021," katanya. (Indah)

IAIN Cirebon Bangun Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi dan Peningkatan Sumber Daya dengan UINSA Surabaya

Warek III IAIN Cirebon bersama Rektor UINSA Surabaya pada kegiatan kerjasama perguruan tinggi, Senin (11/10/2021). 


FOKUS CIREBON - Sebagai satu-satunya kampus Siber di Indonesia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon kini banyak digandeng kerjasama berbagai pihak, termasuk studi banding dan kerjasama dari IAIN Cirebon dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. 

Seperti studi banding yang dilakukan IAIN SNJ Cirebon ke Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Pada kegiatan tersebut, melahirkan Memorandum of Agreement atau MoU pada kedua kampus ini.

Kunjungan kerja Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag pada kegiatan tersebut disambut baik oleh Warek III dan Rektor UINSA Surabaya, di ruang kerjanya.

Pada pertemuan tersebut, Kedua kampus ini setuju untuk saling mengisi dan bekerjasama di sejumlah bidang, terutama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag mengatakan, secara umum terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengajaran,  Penelitian dan Pengabdian. Sementara secara khusus akan disesuaikan dengan kepentingan lembaga-lembaga, pusat-pusat, dan fakultas-fakultas di lingkungan kedua belah pihak UINSA dan IAIN Sejati Cirebon.

"Alhamdulillah, Rektor UINSA dan Warek III menyambut baik MOU ini, secara kelembagaan MOU menjadi kebutuhan untuk pengembangan lembaga, secara pribadi Rektor UINSA adalah teman baik Prof. Dr. H. Jamali, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, dan Warek III IAIN Cirebon," katanya, Senin (11/10/2021).

Ilman juga menjelaskan, ruang lingkup kesepahaman atau MoU ini meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta penyelenggaraan kolaborasi riset dan  pengembangan sumber daya. 

Selain itu, adalah penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar dan lokakarya, peningkatan dan pengembangan komptensi sumber daya manusia.

Tujuan kerjasama ini, lanjut Ilman, untuk menciptakan sinergitas guna memperoleh hasil yang maksimal dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya para pihak dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan dan saling menguntungkan. (din)

Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa Terbakar, Petugas Damkar Dibantu Warga Padamkan Api

Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa yang terbakar pada sore hari

FOKUS CIREBON – Menjelang Maghrib, sekita pukul 17.30 WIB, SDN 1 dan 2 Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021).

Kebakaran tersebut diduga berasal dari WiFi yang meledak dan percikan apinya menyambar kabel aliran listrik sehingga  membakar bangunan SDN 1 dan SDN 2 Waled Desa. 

Dari peristiwa ini, lima bangunan ruang kelas SDN 1 dan dua ruang kepala SDN 2 dilaporkan hangus terbakar.  Tentu saja, warga setempat kaget dan berhamburan untuk melakukan pemadaman seadanya.

Kepala Desa Waled, Halwani di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa terbakarnya gedung sekolah dasar ini mengundang perhatian para warga. Mengingat api begitu cepat dan membesar lantaran terdorong angin kencang.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB, diduga akibat WiFi yang meledak dan saat itu warga langsung melakukan pemadaman bersama Damkar. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 19.30 WIB setelah 8 unit mobil Damkar terus menjinakan apa yang membesar," terangnya.

Menurut Kuwu Waled Desa, pihaknya sangat prihatin dengan terbakarnya gedung sekolah yang berada di wilayah kerjanya ini. 

"Ya, sangat prihatin, karena PTM baru saja berjalan setelah lama ditutup dan anak anak belajarnya online di masa Pandemi Covid-19," katanya.

Sementara itu, Dinas Damkar Kabupaten Cirebon menerjunkan empat armada pemadam kebakaran dari Pos Losari untuk memadamkan api. “Untuk rumah warga aman. Api padam sekitar jam 19.00 malam,” kata petugas Damkar di lokasi kejadian. (Heri)

Menjawab Tantangan Zaman, HMJ KPI IAIN Cirebon Cetak Mahasiswa Multi Talenta

Aktivis HMJ KPI melakukan foto bersama usia kegiatan Webinar Kewirausahaan "Start Your Business, Be a Great Milenial Enterpreneur".


FOKUS CIREBON - Kebanyakan mahasiswa hanya dicetak dan dilahirkan berdasarkan jurusan dan disiplin ilmunya saja. Tetapi berbeda jika anda kuliah di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), anda akan diajak berkreasi untuk menjadi mahasiswa inovatif, cerdas, kreatif, berilmu dan berakhlak.

Seperti apa yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Yakni membangun skill mahasiswa melalui penggalian potensi di berbagai bidang kehidupan, sehingga tidak heran jika lulusan KPI IAIN Cirebon terbilang banyak yang sukses. 

Bahkan saat ini, HMJ KPI merupakan salah satu jurusan favorit yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Di dalamnya memiliki banyak mahasiswa berprestasi dan kreatif. 

Masih gak percaya ?, lihat saja apa yang dilakukan para mahasiswa KPI IAIN Cirebon ini, dengan kreatifitasnya HMJ KPI menyelenggarakan Webinar Kewirausahaan dengan tema "Start Your Business, Be a Great Milenial Enterpreneur", yang dibuka langsung kegiatannya oleh Ketua Jurusan KPI, Dr Aan Mohamad Burhanudin, Senin (11/10/2021).

Kegiatan bersifat umum ini, digelar via Zoom Meeting dan bertujuan untuk memberikan edukasi serta pelatihan kewirausahaan kepada mahasiswa. 


Dalam kegiatan ini, HMJ KPI mengundang pembicara, Eka Rianto,  ahli di bidang kewirausahaan, sosok muda ini sukses memiliki bisnis di bidang buku dan percetakan. 

Kemudian  pemateri kedua oleh Dicky Hikmawan, S. Sos, pembisnis muda yang juga sukses di bidang pertanian dan peternakan. 

"Kami semua tentu termotivasi dengan tips-tips yang diberikan para pemateri muda yang sukses ini. Karena kami ingin para mahasiswa KPI bukan mampu di jurusannya saja, tetapi berkembang dan memiliki kemampuan di bidang lainnya," ujar Hanif Ketua Umum HMJ KPI didamlingi Azka, Panitia Kegiatan Webinar kepada Fokus Cirebon. (Nurudin)

Minggu, 10 Oktober 2021

Bupati Cirebon Hadiri Musda DPD LDII Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag menghadiri Musda DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cirebon di Aula Masjid Baaburrohmah Walmagfiroh, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (10/10/2021).

Kepada peserta musda, Imron menyebutkan, lembaga ini harus membuat atau melanjutkan program lima tahun ke depan. 

Imron juga berharap, program-program hasil dari musyawarah ini bisa disinergikan dengan program Pemerintah Kabupaten Cirebon. Nantinya, bakal difasilitasi dinas terkait.

"Misal, nanti LDII akan membuat semacam koperasi atau apa, bisa koordinasi dengan dinas terkait," katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Cirebon Tris Julfadilah mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh anggota mulai dari tingkat terbawah LDII Kabupaten Cirebon harus bersinergi dengan pemerintah setempat. 

Kehadiran LDII di tengah masyarakat, diharapkan membantu pembangunan yang saat ini dilakukan oleh pemerintah. Meskipun tidak besar, kontribusi yang dilakukan dalam secara nyata.

Dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, kata Tris, 80 persen anggota di LDII di Kabupaten Cirebon sudah mendapatkan vaksin Covid-19, minimal dosis pertama.

"Kami juga akan membantu bupati membina masyarakat, terutama di tingkat LDII. Kami harapkan, kehadiran kami semakin diperlukan masyarakat dan juga terus menjadi agen pembaharuan," katanya. (din)

Dihadiri Menteri dan Bupati, Projo Kabupaten Cirebon Gelar Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19


FOKUS CIREBON - Projo Kabupaten Cirebon menggelar Kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Multiguna Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik,  Minggu (10/10/2021). 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Budie Arie Setiadi, Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag, Anggota DPR RI, Ono Surono, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, Camat Gegesik, Indra Fitriani dan pihak terkait.

Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada Projo Kabupaten Cirebon yang sudah membantu pemerintah daerah untuk percepatan vaksinasi Covid-19. 

Menurutnya, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih 22 persen lebih. 

"Vaksinasi massal ini sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Selama ini Kabupaten Cirebon dalam hal vaksinasi banyak dibantu sejumlah pihak, baik TNI, Polri, BUMN dan sejumlah Ormas," kata Imron. 

Imron mengungkapkan, dalam vaksinasi massal yang diadakan Projo Kabupaten Cirebon ini antusiasme warga Gegesik cukup tinggi. Bahkan, Imron mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.  "Jangan lupa prokes tetap diterapkan," katanya. 

Ia berharap, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu dalam bidang lainnya selain vaksinasi Covid-19. 

"Selain vaksinasi, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarkat, " kata Imron. 

Ketua Projo Kabupaten Cirebon,  Hj. Kunni mengatakan, kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 dilakukan serentak. Bahkan, Projo sendiri bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam kegiatan vaksinasi massal. 

"Projo bekerja sama dengan TNI, Polri dan Kementerian Kesehatan. Kebetulan Projo Kabupaten Cirebon mendapatkan jatah dari Polri itu 1.200 vaksin, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mencapai herd immunity," katanya. 

Kunni menjelaskan, kegiatan ini merupakan vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat Kecamatan Gegesik. 

"Ini dosis pertama, nanti untuk dosis kedua kegiatan serupa dilakukan di sini sekitar sebulan ke depan," katanya. 

Camat Gegesik Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik dipilih Projo Kabupaten Cirebon menjadi tempat vaksinasi massal. Bahkan kegiatan ini dilakukan secara nasional oleh Projo. 

"Hari ini lebih dari 1.000 dosis vaksin yang disuntikkan untuk masyarakat Kecamatan Gegesik, kemungkinan juga lebih karena antusisme warga cukup tinggi. Seminggu yang lalu pendaftaran sudah lebih dari 700 orang lebih," katanya. 

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI, Ono Surono mengatakan, dengan adanya vaksinasi massal ini diharapkan herd immunity di Kabupaten Cirebon tercapai. 

"Terimakasih kepada Ketua Projo Hj. Kunni yang sudah mengadakan vaksinasi massal ini. Semoga masyarakat bisa sehat dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon kembali normal," katanya. (din)

Sabtu, 09 Oktober 2021

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Persemayaman Bendera Pusaka di Astana Gunung Jati


FOKUS CIREBON- Kirab merah putih digelar dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati. Bendera pusaka merah putih disemayamkan di Astana Gunung Jati.

Kirab merah putih berupa iring-iringan kendaraan roda empat dimulai oleh kendaraan yang membawa personil Paskibraka Kota Cirebon. Dilanjutkan dengan kendaraan yang membawa Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., serta KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj, pimpinan pesantren KHAS Kempek dan disusul oleh kendaraan peserta kirab lainnya. 

Kirab dimulai dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati, Sabtu (9/10/2021).

Setiba di Astana Gunung Jati, seorang anggota Paskibraka menyerahkan kotak kayu berisi bendera merah putih yang diterima langsung oleh Patih Kesultanan Kanoman, Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Selanjutnya bendera merah putih akan disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dibarengi dengan khataman Al Quran. Esok, Minggu (10/10/2021) akan dibawa kembali ke Balaikota Cirebon.

Sedangkan rombongan kirab yang dipimpin oleh KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj dan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., melanjutkan dengan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati, Syekh Syarif Hidayatullah. 

Ziarah dan doa dibimbing oleh Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Usai berziarah, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk mengkirabkan bendera pusaka, merah putih. “Bendera ini menunjukkan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Azis.

Kegiatan ini, lanjut Azis digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 TNI dan merupakan ide dari Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Hasyim bin Yahya atau lebih dikenal dengan nama Habib Luthfi. 

Selain digelar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kirab ini juga dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. “Tadi terasa sangat khidmat. Apalagi dilakukan di makam leluhur dan orang  yang pertama memimpim pemerintahan di Cirebon,” tutur Azis.

Esok, Minggu (10/10/2021), bendera merah putih yang sudah disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dan dikhatamkan Al Quran dibawa kembali ke Balai Kota Cirebon.  

Selanjutnya di malam hari digelar tausiah kebangsaan yang menghadirkan langsung Habib Luthfi. 

Tausiah kebangsaan digelar terbatas mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Namun masyarakat tetap bisa menyaksikan tausiah secara langsung melalui jaringan televisi lokal dan live streaming melalui kanal Youtube Pemda Kota Cirebon. (din)

Bupati Cirebon : Peringatan Maulid Nabi Harus Dijadikan Bahan Introspeksi

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON.- Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Masjid Pondok Pesantren Al Mubarok Karangmangu, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, Sabtu (9/10/2021).

Dalam sambutannya, bupati menyebutkan, peringatan hari besar tersebut sejak dua tahun terakhir berbeda dengan tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19. 

Namun begitu, kata Imron, semangat hari kelahiran Nabi Muhammad Saw harus terus ditanamkan umat muslim, terutama para santri. "Harus dijadikan sebagai bahan introspeksi atau mengaji diri pada peringatan ini," kata Bupati Imron.

Imron mengatakan, semangat dari Nabi Muhammad Saw yang bisa dilakukan para santri di Pondok Pesantren Al Mubarok yakni, bersama-sama membangun kemajuan. Pada zaman globalisasi ini, semua punya kesempatan luas untuk maju. Namun, tantangan yang bakal dihadapi akan lebih berat.

"Sekarang ini, tidak lihat dari mana, mau dia anak pejabat atau bukan, kalau tidak mampu ya tidak akan diberikan kesempatan," katanya.

Selain itu, Imron juga mengimbau orang tua santri agar terus mengawasi anaknya agar tidak percaya dengan kabar hoaks, terutama jangan sampai menganggap media sosial sebagai tempat belajar utama.

Imron mengatakan, beberapa penyebaran hoaks terjadi karena banyak orang yang percaya dengan kabar hoaks di media sosial dan menjadi rujukan.

"Ponpes ini kan banyak kiai, tinggal kalian ngaji yang benar. Negara kita multi segala macam, mari jaga negara kita ini bersama-sama," katanya.

Pengasuh Ponpes Al Mubarok Ustadz Abdul Basyit mengatakan, Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dilakukan sesuai protokol kesehatan, yakni mengenakan masker dan tidak berkerumun.

"Acara ini rutin dilakukan setiap tahunnya,   biasanya Maulid Nabi, dan Haul belum bisa dilakukan secara Akbar karena belum dibolehkan mengingat masih pandemi," kata Abdul. (din)

Jumat, 08 Oktober 2021

Bentuk Penyegaran, 332 Guru Dilantik Jadi Kepala Sekolah


FOKUS CIREBON - Sebanyak 332 guru diambil sumpah sebagai jabatan fungsional kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Dari 332 guru yang dilantik tersebut, dua orang untuk jabatan Kepala TK, SD sebanyak 292 dan untuk Kepala SMP ada 38 orang. 

Pelantikan sendiri dilakukan di Gedung BKPSDM dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan Guru Pengawas di Lingkungan Kabupaten Cirebon. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, pelantikan ini  untuk memberikan penyegaran di tingkat kepala sekolah. 

Menurutnya, peran kepala sekolah sangat besar untuk kemajuan para siswanya. "Kepala sekolah harus bisa berinovasi dan kreatif, bagaimana sekolah-sekolah yang ditangani bisa menghasilkan murid yang baik dan pintar," ujarnya, Jumat (8/10/2021). 

Ia berharap kepada yang sudah dilantik untuk bekerja secara bersunguh-sunguh untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Cirebon. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon,  Deni Supdiana mengatakan, pelantikan kepala sekolah ini sebenarnya sudah direncanakan jauh-jauh hari. Akan tetapi ada sejumlah kendala sehingga mutasi rotasi kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Cirebon tertunda. 

"Di bulan April sebenarnya sudah direncanakan pelantikan. Namun, dalam Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru jadi kepala sekolah, disitu ada pasal bahwa penetapan guru jadi kepala sekolah melibatkan tim pertimbangan, Tim pertimbangan di antaranya unsur dari Setda, Dinas Pendidikan, Dewan pendidikan dan guru pengawas. Tetapi pada April 2021 masa jabatan pengurus Dewan Pendidikan habis. Dan Mei langsung kita proses pembentukan Dewan Pendidikan dan alhamdulillah sudah dibentuk hingga akhirnya mutasi dan rotasi kepala sekolah bisa dilaksanakan," katanya. 

Selain itu, kata Deni,  untuk SMP sendiri ada kekosongan kepala sekolah karena ada yang pensiun dan meninggal dunia. 

"Sebetulnya Kepala  SMP kosong  ada 10 sekolah. Berjakan waktu ada yang pensiun dan meninggal jadi ditotal ada 15 orang. Tetapi untuk SMP jumlah yang dirotasi dan mutasi totalnya 38 kepala sekolah," ungkapnya.  (din)

Bupati Imron Isi Kuliah Perdana ISIF Cirebon di Gedung MI YAKIP Dukupuntang

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag mengisi kuliah perdana Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon di Gedung MI YAKIP, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (8/10/2021).

Dalam kuliah singkat tersebut, Bupati Cirebon menyebutkan, kalau pemerintah menaruh harapan besar kepada generasi muda yang saat ini tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Pelajar sekolah tinggi, kata Imron, bisa membawa pengaruh positif bagi dirinya pribadi, keluarga, hingga daerahnya. Maka dari itu ia berpesan jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan selama mengenyam pendidikan tinggi ini.

"Saya ingin dari mahasiswanya harus maju, kuliah yang baik. Jangan menyianyiakan kesempatan, karena masa depan ada di tangan mahasiswa ini," kata Bupati Imron.

Selain itu, masa depan Kabupaten Cirebon atau Indonesia pada masa mendatang akan dipimpin generasi muda. Bermodalkan ilmu, perubahan ke arah yang lebih baik bisa segera dilakukan. 

"Juga bisa mengubah zaman yang akan datang dengan ilmu dan strategi. Harus disiapkan, inilah yang diharapkan," kata Bupati.

Pengurus YAKIP KH Hariri MHT mengatakan, sebuah bangsa tidak akan maju dan tidak berkembang kalau generasi mudanya mengabaikan kondisi di sekitar. Dengan ilmu dan akhlak baik, perubahan akan ada di tangan para mahasiswa.

Selain itu, hadirnya YAKIP di Desa Sindangjawa diharapkan bisa memajukan perekonomian atau pengetahuan warga sekitar.

"Tempat ini dibangun tujuannya adalah menggembleng agar manusia beriman, bertaqwa dan berakhalakul karimah. Supaya generasi yang memiliki ijazah bisa menyebarkan ilmu dan memberikan peluang," katanya. (Bambang)

21 Peserta Ikuti Seleksi Penjaringan Komisioner Baznas Kabupaten Cirebon


FOKUS CIREBON.- Sebanyak 21 peserta mengikuti seleksi penjaringan Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon Periode 2021-2026 di Ruang Nyimas Gandasari Kantor Setda, Jumat (8/10/2021). 

Para peserta akan melakukan sejumlah rangkaian tes baik administrasi, tulis maupun lisan. 

Panitia Seleksi Komisioner Baznas Kabupaten Cirebon, Dr. H Wawan Arwani mengatakan, ada sejumlah tes yang akan dilakukan para peserta calon Komisioner Baznas. 

Menurutnya, bagi mereka yang dinyatakan lulus administrasi berhak mengikuti tes tertulis dan lisan. 

"Peserta 21 orang ini berhak mengikuti tes. Tetapi panitia tidak melarang bilamana para peserta tidak mengikuti tes selanjutnya. Pasalnya, mereka ada hak untuk tidak mengikuti," candanya.

Wawan menjelaskan, pihaknya meyakini bahwa kehadiran peserta untuk mengikuti seleksi Komisioner Baznas berarti bagian dari niatan Ikhtiar untuk membangun kesejahrataan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Seleksi ini sekaligus dalam rangka memperbaiki performa Baznas Kabupaten Cirebon ke depan," katanya.

Lebih lanjut Wawan mengatakan, seperti diketahui potensi zakat di Kabupaten Cirebon sangat besar dan sangat potensial untuk disalurkan demi kemaslahatan dan kesejahrataan umat dan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs.H Imron, M.Ag mengatakan, Baznas Kabupaten Cirebon ini suatu lembaga yang harus profesional dan independen. 

Menurutnya, Baznas mempunyai andil besar dalam membantu pemerintah daerah Kabupaten Cirebon. 

"Selama ini Pemerintah Kabupaten Cirebon dibantu Baznas dari semua kegiatan, baik sosial keagamaan maupun bencana," katanya. 

Imron mengungkapkan, menurut data dari DPKPP menyebutkan masih ada 10 ribuan lebih rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Cirebon. 

"Sehingga Baznas ini selalu membantu Rutilahu yang ada di Kabupaten, baik itu perbaikan rumah, masjid, musholla, pesantren, ada juga pembangunan rumah mulai dari nol sampai jadi," katanya. 

Ia menjelaskan, selama ini anggaran Baznas berasal dari zakat ASN yang ada di Kabupaten Cirebon. Bahkan para ASN menyisihkan gajinya untuk berzakat di Baznas. 

"Anggaran Baznas paling besar dari ASN, saya harap ke depan Baznas bisa mencari sumber dana yang lain selain ASN, karena orang kaya di Kabupaten Cirebon sangat banyak, akan tetapi mungkn dengan kesibukannya mereka tidak sempat untuk menitipkan zakatnya di Baznas," katanya. (Indah)

Bangun Prodi Berkualitas, Jurusan KPI dan SPI IAIN Cirebon Studi Banding Ke Kampus UIN Yogyakarta

Dr Aan Mohamad Burhanudin bersama rombongan tengah bersama pihak UIN Yogyakarta, pada kegiatan Studi Banding.



FOKUS CIREBON - Selama dua hari, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah melakukan Studi Banding ke Universitas Islam Negeri Yogyakarta, 7-8 Oktober 2021. 

Kegiatan tersebut sebagai upaya membangun Prodi berkualitas serta dalam rangka mendukung transformasi kelembagaan dari IAIN menuju Universitas. 

Adapun sejumlah pejabat IAIN Cirebon yang berangkat melakukan Studi Banding tersebut di antaranya Wakil Dekan III, Dr Anwar Sanusi, M.Ag, Kajur KPI, Dr Aan Mohamad Burhanudin, Kajur SPI, Aah Syafaah, M.Ag, Sekjur KPI, Asriyanti Rosmalina, dan Gusmut SPI, Fika.


Dr H Aan Mohamad Burhanudin menjelaskan, dalam kunjungan Studi Banding ini, pihaknya di UIN Yogyakarta disambut dan diterima dengan baik oleh  Wakil Dekan 1, II dan III, Fakultas Adab dan Humaniora. Kemudian Kaprodi KPI, dan Kaprodi SPI.

"Studi banding ini dilaksanakan selama dua hari menyangkut tentang akreditasi standar 9," ujar Aan M. Burhanudin, Kajur KPI IAIN Cirebon, Sabtu (8/10/2021).

Aan juga menambahkan, bahwa Studi Banding ini bertujuan untuk menimba pengalaman baru dan mengelaborasi sebanyak mungkin informasi yang bisa didapat secara teknis, nyata, empiris, dan praktis, untuk dijadikan standar referensi dan perbandingan untuk melakukan terobosan baru yang inovatif, aplikatif. Baik untuk jangka pendek, mauoun jangka panjang, termasuk untuk kepentingan akreditasi dengan standar 9.


Sementara Studi Banding ini kata Aan,  capaiannya untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, khususnya untuk kepentingan akreditasi. 

"Ya, juga untuk berubahnya mindset  terhadap kemajuan, kemudian menuju cakrawala berfikir baru yang progresif, untuk membangun prodi yg berkualitas," tandasnya. (din)

Kamis, 07 Oktober 2021

Pemda Kota Cirebon Mendukung dan Menyambut Baik Pencanangan Zona Integritas KOREM 063 SGJ


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyambut baik pencanangan zona integritas (ZI) di Korem 063 Sunan Gunung Jati (SGJ). Pemda Kota Cirebon juga yakin pencanangan ZI akan menghasilkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Korem 063/SGJ tahun anggaran 2021 di halaman depan Makorem 063/SGJ, Kamis (7/10/2021).

“Pemda Kota Cirebon mendukung dan menyambut baik pencanangan zona integritas ini,” kata Agus. 

Pencanangan ZI merupakan komitmen bersama antara pimpinan dan seluruh jajarannya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan birokrasi melayani.

Dari pengertian tersebut menunjukkan zona integritas ini tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pimpinannya saja. Namun juga harus didukung oleh seluruh jajaran Korem 063/SGJ. “Melalui pencanangan ini kami yakin Korem 063/SGJ dapat meraih WBK dan WBBM,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 063/SGJ, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga Kusumawide, S.A.P., menjelaskan sudah kewajiban dari seluruh anggota TNI untuk melayani masyarakat.

“Kalau di masa pandemi ini, kita bersama-sama melakukan tracing yang dilakukan oleh Babinsa. Melakukan distribusi logistik hingga memberikan vaksinasi Covid-19,” ungkap Elkines.

Kegiatan yang mereka lakukan, lanjut Elkines, merupakan bentuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. “Kita melakukan dengan sepenuh hati dan senantiasa siap untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Pada pencanangan ZI di lingkungan Korem 063/SGJ juga diikuti oleh seluruh komandan Kodim (Dandim) dari Karawang, Subang, Purwakarta, Kuningan, Majalengka, Indramayu, serta Kota dan Kabupaten Cirebon.

Usai penandatanganan piagam pencanangan ZI oleh Danrem 063/SGJ dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas dan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan WBK dan WBBM di lingkungan Korem 063/SGJ. (din)

KPU Launching Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Kantor Kecamatan Losari


FOKUS CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon Launching Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Kantor Kecamatan Losari,  Kamis (7/10/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Dr.H. Sopidi, MA, Ketua Bawaslu, Abdul Khoir, S.H.I, MH, Anggota KPU Jabar, Titik Nurhayati, M.Hum dan Camat Losari, H. Muklas, S.Sos, M.Si.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Dr.H. Sopidi, MA mengatakan, kegiatan Pemutahiran Data Pemilih ini dipastikan untuk masyarakat yang memiliki hak memilih pada tahun 2024 mendatang, baik pemilu, Pilkada maupun Pilpres. 

"Sehingga mereka dipastikan untuk bisa terdata untuk menjadi data pemilih. Melalui daftar pemilih inilah proses pemilih dan pemilihan dipertaruhkan. Ada aspek ekonomi, belanja barang dan modal SDM, tentunya dipertaruhkan dan dihitung berdasarkan daftar pemilih yang sudah ditetapkan," katanya. 

Sopidi menjelaskan, kepercayaan publik atas proses-proses politik pun dipertaruhkan berdasarkan kepastian daftar pemilih yang sudah ditetapkan yang disebut DPT. 

Menurutnya, melalui DPT itulah nantinya akan menggambarkan kinerja dan komitmen dari sistem aparatur birokasi yang ada di Kabupaten Cirebon, khususnya terkait tentang tata kelola kependudukan. 

"Data kependudukan itu menjadi pertaruhan dan cermin ketika persoalan data pemilih ini tidak ada ujunnya. Sehingga, ini berarti tata kelola kependudukan bermasalah, khususnya soal data pemilih. Jadi yang ini menjadi agenda fokus kita bersama," ujar Sopidi.

Sopidi mengatakan, melalui kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, persoalan data pemilih itu tidak bisa diselesaikan pada saat memasuki tahapan. Sehingga, pemutakhiran data pemilih ini dilakukan jauh-jauh hari di luar tahapan.

"Harapan ini menjadi agenda bersama proses kerja tugas birokrasi dari tingkat RT RW, desa, kecamatan hingga Kabupaten Cirebon menjadikan agenda pemutakhiran pemilih ini menjadi sesuatu gerakan yang sama," katanya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini merupakan program dari KPU Kabupaten Cirebon untuk persiapan Pemilu, Pileg dan Pilpres.

Menurut Imron, data yang valid akan menjadi patokan pemerintah daerah maupun KPU itu sendiri. 

"Kami harap para kuwu, camat mereka harus melakukan pendataan berapa data pemilih pemula maupun data meninggal kan itu semua harus terdata. Sehingga, KPU dapat melaksanakan kegiatan program terlaksana dengan baik dan tidak menimbulkan permasalahan saat pemilihan dimulai," ujar Imron. 

Imron mengungkapkan, selain untuk persiapan 2024, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini juga bisa digunakan untuk program-program pemerintah daerah. 

"Nanti misalkan ada kebijakan pemerintah terkait program yang ada di Kabupaten Cirebon, mereka sudah ada datanya.

Jadi bukan saja untuk pemilu, nanti data yang valid juga bisa digunakan untuk program-program yang ada di daerah," katanya. (Heri)

Inovasi Bappelitbangda Kabupaten Cirebon Masuk 45 Besar KIJB 2021


FOKUS CIREBON - Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Cirebon masuk ke dalam 45 finalis top inovasi  dalam Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2021.

Inovasi dari Bappelitbangda tersebut yakni Sistem Penanggulangan Kemiskinan yang Terintegrasi dalam Perencanaan dan Penganggaran (Simnangkis-Simiskinrangga).

Menurut Bupati Cirebon,  Drs. H. Imron MAg., masuknya inovasi Bappelitbangda dalam 45 finalis itu merupakan motivasi untuk satuan kerja perangkat daerah lainnya bisa menghadirkan inovasi baru untuk masyarakat.

Imron berharap, tahun selanjutnya harus ada minimal lima inovasi dari perangkat daerah di Kabupaten Cirebon yang lolos ke dalam ajang bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat itu.

"Tahun depan harus ada minimal lima, yang semuanya itu menyangkut terhadap pelayanan kepada masyarakat, seperti Dinas Sosial, Dinas Perizinan, Dinas Kesehatan, Bappelitbangda, dan Disdukcapil," kata Imron di Pendopo Bupati Cirebon, Kota Cirebon, Kamis (7/10/2021).

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono S Sos. mengungkapkan, inovasi Simnangkis-Simiskinrangga ini merupakan aplikasi untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Cirebon. 

Nantinya, setiap dinas yang bertanggung jawab terhadap upaya pengentasan kemiskinan, harus menggunakan data dalam aplikasi tersebut. Hal ini dilakukan sebagai cara mempercepat mengurangi angka kemiskinan.

"Contoh, kalau perbaikan rutilahu yang akan dilakukan oleh DPKPP atau DPMPD, nantinya harus berbasiskan data dari Simiskinrangga," katanya.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memaparkan, pada tahap input proposal, ada 352 inovasi. 78 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan 274 dari pemerintah kabupaten/kota.

45 finalis yang masuk ke dalam tahap ini, harus mengikuti presentasi dan wawancara oleh tim akademis dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Barat. Nantinya, bakal menghasilkan 10 terbaik.

Menurut Uu,  Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah melahirkan inovasi terbaiknya kepada masyarakat. Munculnya inovator baru, merupakan bukti adanya kemajuan.

"Contoh, dahulu cuma pos yang bisa mengirim paket, tetapi sekarang swasta juga banyak yang berinovasi. Kalau tidak melakukan inovasi, dikhawatirkan fungsi pemerintah diganti oleh swasta," ujar Uu. (din)

PTIPD IAIN Cirebon Siapkan Sejumlah Jurusan Miliki Website

Warek II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi M.Pd pada kegiatan Workshop Pelatihan Website bagi para tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (7/10/2021). 


FOKUS CIREBON - Menyiapkan diri menuju kampus Siber dan persiapan visitasi di sejumlah jurusan, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) menggelar kegiatan Workshop Pelatihan Website untuk Tenaga Kependidikan di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (07/09/2021).

Sebanyak 50 orang menjadi peserta pada kegiatan ini. Mereka berasal dari Unit dan Jurusan di lingkungan kampus dan selama tiga hari ke depan mereka akan mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan Workshop Pelatihan Website ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor II, Dr. Kartimi, M.Pd dan berlangsung selama tiga hari di salah satu hotel di Kota Cirebon.

Dr Kartimi M.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Tim PTIPD, karena dengan adanya kegiatan workshop ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan website bagi tenaga kependidikan di lingkungan kampus.

"Kami mengapresiasi, karena kegiatan ini dapat memberikan ransangan kepada peserta pelatihan untuk mempublikasikan kegiatan, baik di tingkat rektorat maupun di jurusan masing-masing," katanya.

Sementara menurut Kepala PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Darwan, M.Kom, bahwa tujuan kegiatan workshop ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kependidikan yang mengelola website di Unit dan Jurusan masing-masing di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

”Saya berharap mudah-mudahan kegiatan ini sebagai review bagi pengelolah website di unit dan jurusan di lingkungan kampus dan beberapa jurusan yang akan melaksanakan visitasi," tandasnya. (din)

Webinar PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bedah Pendidikan Seksual Pada Anak


FOKUS CIREBON - Kekerasan pada anak kerap terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pemicu kekerasan tersebut banyak dilatarbelakangi oleh faktor-faktor luar, hal ini membuat PSGA IAIN Cirebon memberikan konsep pemahaman dan pencerahan melalui bedah pendidikan seksual melalui kegiatan webinar, Kamis, (7/10/2021).

Sebagai Narasumber, PSGA mengundang dua pembicara, di antaranya Vina Adriany, Ph.D (UPI Bandung), Irwan Adrian Gunawan, M.Pd (Tanoto Foundation), dengan Moderator Royani Afriani, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Vina Andriany menjelaskan bahwa pendidikan seks adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan kepada anak mengenai tubuhnya, fungsi reproduksi, kesehatan seksual dan mental sehingga anak mendapatkan informasi yang ilmiah dan akurat.

Vina juga menegaskan, bahwa pendidikan seks merupakan cara membuka cakrawala terutama pada anak dan kalangan millenial agar tidak menjadi tabu dan mereka mendapatkan posisional saat mampu memberikan keputusan.

"Kekerasan seksual selalu dimulai dari orang dewasa yang tidak memposisikan usia anak sebagai usia yang irasional dan lemah. Hal itu bisa ditandai dengan sikap penurut pada anak serta patuh, di mana anak tidak melakukan perlawanan saat terjadi ancaman," terangnya.

Kasus seperti ini masih banyak terjadi dan melanggar hak anak. Sehingga peran orang tua di dalam keluarga harus lebih ekstra dengan selalu membuka diskusi dan komunikasi agar hal-hal tabu yang dianggap irasional oleh anak bisa dinalar dengan keputusan yang rasional oleh anak, terutama menyangkut dampak dan akibat dari perbuatan tersebut.

"Maka di sini pentingnya memberikan pendidikan yang komprehensif dan anak diberikan kebebasan untuk mengambil sebuah keputusan," katanya.

Vina juga menambahkan, bahwa kekerasan pada anak juga bisa dilatarbelakangi oleh pengaruh media sosial (medsos) dan ITE lainnya. Pada konteks ini pendampingan dan diskusi dua arah antara anak dan orang dewasa atau orang tua harus terjalin komunikasi yang baik. Sehingga anak dapat memfilter dampak pengaruhnya.

Hal senada juga disampaikan pembicara lainnya, termasuk dialog antara peserta dengan pembicara yang menghangatkan tema-tema soal kenakalan dan kekerasan pada anak. 

Intinya, kenakalan dan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang dewasa harus dicegah sedini mungkin dengan memberikan pemahaman yang kuat dan positif kepada anak, baik melalui pendampingan orang tua maupun komunikasi yang muaranya memberikan posisi kepada anak.

Sehingga relasi konstruksi anak dan orang dewasa yang terkadang tidak selaras akan menempatkan anak pada posisi kuat dan tidak lemah lagi, sehingga hak posisional anak tidak hilang. (din)

Wakil Wali Kota Cirebon : Saya Ucapkan Terimaksih Kepada Astra Group Atas Dukungan Kepada Pemda Kota Cirebon

Compliance & Risk Management Director Asuransi Astra, Adi Sepiarso bersama Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati pada kegiatan penanaman pohon produktif. 


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam pembangunan. Dengan sinergi, pembangunan di Kota Cirebon dapat berjalan dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri penanaman pohon produktif di Kampung Berseri Astra di RW 08 Merbabu Asih Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (7/10/2021).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Astra Group atas dukungan yang diberikan kepada Pemda Kota Cirebon,” kata Eti.

Hari ini, Astra Group melalui Asuransi Astra Buana memberikan 1.500 pohon produktif di RW 08 Merbabu Asih, Kota Cirebon.

Dijelaskan Eti, bantuan yang diberikan oleh Astra Grup bukan baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya mereka juga telah memberikan pendampingan dan dukungan untuk UMKM di Kota Cirebon. “Sehingga UMKM di Kota Cirebon bisa berkembang,” tutur Eti.

Selanjutnya Eti berharap dengan bantuan pohon produktif yang diberikan hari ini dapat membuat Kota Cirebon menjadi lebih hijau lagi. Pemda Kota Cirebon, kata Eti, juga tidak bisa sendiri melakukan pembangunan. Dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta.


Sementara itu, Astra Financial yang diwakili oleh Compliance & Risk Management Director Asuransi Astra, Adi Sepiarso, menjelaskan bantuan pohon produktif yang diberikan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Pihaknya memiliki 4 pilar kepedulian dan tanggung jawab sosial, yakni di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup dan UMKM.

Bantuan pohon produktif yang diberikan merupakan sinergi yang baik antara Pemda Kota Cirebon, warga dan Astra Group. “Kami juga sudah cukup lama bersinergi,” kata Adi.

RW 08 Merbabu Asih merupakan satu dari 113 kampung berseri astra (KBA). Bahkan KBA Merbabu merupakan KBA unggulan dan pada 2017 lalu pernah menjadi juara nasional.

Adi mengatakan, Astra juga berencana meneruskan kepedulian mereka ke daerah-daerah lain. 

“Kami akan meminta Pak Agus (ketua RW 08 Merbabu Asih) untuk sharing pengalaman supaya menginspirasi tempat-tempat lainnya,” kata dia.

Adapun pohon yang diberikan untuk kampung RW 08 Merbabu Asih merupakan pohon buah-buahan yang menyegarkan. Seperti pohon jambu, mangga gedong, jambu kristal, sawo, kopyor, dan pohon buah-buahan lainnya.


Sedangkan Ketua RW 08 Merbabu Asih, Kecamatan Harjamukti, Agus Supriono, menuturkan, sebagai kampung proklim mereka kini tengah mengajukan kembali desain pengembangan yang sempat tertunda karena pandemi. “Nantinya akan menjadi kampung wisata peduli lingkungan,” tutur Agus.

Terkait bantuan pohon produktif yang diberikan oleh Astra Group, Agus menjelaskan bantuan tersebut memiliki dua orientasi. Masing-masing orientasi terhadap ketahanan pangan dan penurunan gas emisi rumah kaca. (din)

Rabu, 06 Oktober 2021

Kabar Gembira, Prodi PJJ PAI IAIN Cirebon Dibuka, Ayo Daftar


FOKUS CIREBON - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi (prodi) Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI). 

Dibukanya Program Studi (Prodi) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, tentu menjadi kabar gembira bagi para guru madrasah dan guru sekolah. 

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Suyitno mengatakan, pembukaan pendaftaran prodi PJJ PAI sekaligus merupakan pilot project transformasi IAIN menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI). 

“Transformasi IAIN menjadi UISSI  menjadi salah satu program prioritas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas,” terang Suyitno di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, ada sejumlah keunggulan dari program ini. Pertama, waktu perkuliahan fleksibel karena seluruh prosesnya dilakukan secara daring. Kedua, dapat kuliah dari mana saja karena tidak harus hadir secara fisik di kelas. Ketiga, mahasiswa dapat tetap bekerja sambil kuliah. 

“Keunggulan keempat adalah biaya lebih terjangkau dibanding perkuliahan konvensional,” jelasnya.

Rektor IAIN Cirebon, Sumanta Hasyim menambahkan, pendaftaran mahasiswa baru dibuka pada 4 – 9 Oktober 2021. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses tautan: https://spmb.syekhnurjati.ac.id/.

Hasil Seleksi Administrasi akan diumumkan pada 15 Oktober 2021. Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dapat mencetak kartu peserta ujian pada 18 – 20 Oktober 2021.

 “Ujian masuk calon mahasiswa baru dijadwalkan berlangsung 21 – 28 Oktober 2021. Hasil ujian diumumkan pada 2 November 2021,” terang Sumanta.

“Perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2021/2022 dimulai pada 15 November. Sebelumnya, peserta yang dinyatakan lulus harus mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan<’ tandasnya.

Berikut ini syarat pendaftaran mahasiswa baru Prodi PJJ PAI UISSI:

1. Beragama Islam;
2. Memiliki ijazahMA/SMA/SMK/yang sederajat;
3. Berusia maksimum 47 tahun pada tanggal 30 Agustus 2021;
4. Menjadi Guru PAI (di madrasah dan sekolah) diangkat sebelum 31 Desember 2005 dibuktikan dengan Surat Keputusan pengangkatan yang sah;
5. Bagi Guru Madrasah tercatat di simpatika dibuktikan dengan nomor pegID, Guru PAI disekolah tercatat di EMIS dan atau SIAGA (Tidak Upload);
6. Mendapat izin dan rekomendasi dari pimpinan instansi tempat bertugas secara tertulis;
7. Diutamakan untuk guru madrasah dan guru PAI disekolah yang bertugas di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).

Bagi pendaftar silahkan menghubungi Pusat Informasi: 089669307776 dan 089531496614 atau informasi lainnya bisa klik di https://info.syekhnurjati.ac.id/

Pemkab Cirebon Melalui BKAD Lakukan Sosialisasi Penyusunan APBD 2022

CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melakukan sosialisasi penyusunan anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022. Pelaksanaan tersebut dilakukan di Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Rabu (6/10/2021).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Kasubag program dan  kasubag perencanaan seluruh SKPD pada lingkup pemerintah Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengatakan, penyusunan APBD 2022 ini harus berpedoman sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri no 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD 2022.

"Penyusunan APBD akan berjalan secara dinamis sesuai perkembangan zaman. Saat ini perkembangan teknologi digital semakin maju. Menyikapinya hal tersebut, pemerintah daerah harus terus belajar mempersiapkan daerah maju dan taat terhadap aturan," ujar Rahmat.

Rahmat berharap, kepada seluruh peserta harus mengikuti sampai selesai, sehingga menghasilkan APBD yang ideal.  Adapun Narasumber pada

acara sosialisasi permendagri 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan apbd 2022 dari Kemendagri pada dirjen keuangan daerah dan materi perencanaan pengadaan barjas pada apbd dari pejabat fungsional Barjas pada UKPBJ Kab Cirebon.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Cirebon, Hadi Suryaningrat, S.Sos mengatakan, tujuan sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman yang baik kepada aparatur yang menyusun APBD. 

"Sosialisasi ini juga untuk meningkatkan kualitas aparatur dalam proses penyusunan," katanya.(din)

Kota Cirebon Memasuki Level 2, Ini Berkat Kerjasama Semua Pihak

FOKUS CIREBON – Kota Cirebon memasuki level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 5 Oktober hingga 18 Oktober 2021, setelah sebelumnya ada di level 3.

Pengumuman PPKM Jawa-Bali ini dilakukan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, pada Senin (4/10/2021). Di Jawa Barat, selain Kota Cirebon, dua daerah lainnya yang turun dari level 3 ke level 2 adalah Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. 

“Saya sangat tersentuh Kota Cirebon dapat masuk level 2, ini luar biasa dan berkat kerja keras semua pihak,” ujar Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis S.H, dalam konferensi pers di ruangan madya sekretariat Islamic Centre At-Taqwa.

Untuk itu, menurut Azis, Pemda Kota Cirebon mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Cirebon Kota juga Dandim 0614 Kota Cirebon. “Kapolres dan Dandim yang selama ini menjadi garda terdepan sehingga berhasil turun level dari mulai level 4, level 3 dan sekarang turun ke level 2. Sumbangsih Pak Kapolres dan Pak Dandim sangat luar biasa,” ujarnya.

Peran unsur Polri dan TNI ini, menurutnya, bisa dilihat dari penerapan PPKM dan juga turut menyumbang vaksin. Selain itu, Azis juga mengapresiasi kerja keras para tenaga kesehatan, yang sejak awal pandemi berjibaku menangani Covid-19.

“Juga peran serta masyarakat luar biasa, karena masyarakat antusias untuk divaksin, mereka berbondong-bondong datang ke tempat vaksinasi,” tutur Azis.

Meski sudah turun ke level 2, Azis meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Disiplin serta terus tingkatkan vaksinasi,” ujarnya.

Dengan turunnya level PPKM ini, Azis juga berharap masyarakat lebih bersemangat untuk kemudian bertahan di level 2 dan turun ke level 1. 

“Sekali lagi ini adalah keberhasilan semua elemen, kita jangan sampai kalah oleh Covid-19, prokes terus jaga supaya sehat dan ekonomi kembali pulih seperti sedia kala,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi M.Si, mengungkapkan, penurunan level 3 ke level 2 Kota Cirebon sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM di Jawa-Bali.

“Alhamdulillah kita ada di level 2, artinya pengendalian Covid-19 sudah sangat baik, tapi tetap perlu diwaspadai,” katanya.

Sekda juga mengatakan, tak hanya dari dashboard ruang perawatan di rumah sakit yang menjadi patokan penurunan level. 

“Tapi juga dari capaian vaksinasi, yaitu umum di atas 50 persen dan lansia di atas 40 persen. Capaian vaksinasi ini terwujud berkat dukungan dan kolaborasi dengan beberapa pihak,” tuturnya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Cirebon, saat ini capaian vaksinasi telah mencapai 75,56 persen yaitu terdiri dari nakes, petugas publik dan lansia, masyarakat umum dan remaja. Sementara untuk lansianya saja, vaksinasi sudah mencapai 47,80 persen.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, penurunan level di Kota Cirebon menjadi level 2 ini setelah melalui berbagai proses.

“Polres Ciko sendiri sudah melakukan lima proses manajemen, di antaranya manajemen edukasi dan informasi, manajemen skenario pengendalian, manajemen audit dan supervisi pusat perbelanjaan, pasar dan sejenisnya, manajemen penegakan hukum, dan manajemen vaksinasi,” katanya.

Menurutnya, meski sudah turun ke level 2, masyarakat diharapkan tidak melakukan euforia berlebihan. (Indah)

Selasa, 05 Oktober 2021

PBB Mencapai Target Mendorong Kesehatan Struktur APBD


KABUPATEN CIREBON.- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon, Deni Agustin mengatakan, hingga triwulan 3 pada 30 September 2021, PBB di Kabupaten Cirebon mencapai target triwulan 3.

"Ketercapaian target ini berkat dukungan para camat dan kuwu yang tetap konsen dan berkomitmen dalam optimalisasi pajak," kata Deni di Sumber, Cirebon, Selasa (5/10/2021). 

Deni menjelaskan, pajak daerah sangat penting untuk menjaga kesehatan struktur APBD yang salah satunya melalui pajak daerah Sehingga penting untuk memenuhi target daripada PBB ini. 

"Dari evaluasi PBB hari ini, diharapkan ada kesamaan sikap agar target PBB sampai dengan akhir jatuh tempo di akhir Oktober dapat tercapai,” kata Deni. 

Dirinya mengaku, masih ada desa yang prosentase raihan realisasinya penerimaan masih rendah.Ada beberapa hal yang akan dilakukan Pertama, prosentase penerimaan PBB bagi desa yang masih rendah akan menjadi salah satu objek pemeriksaan Inspektorat. 

Kedua, pihaknya mendorong kepada desa untuk memanfaatkan kebijakan pemerintah daerah yaitu pemberian diskon untuk pembayaran PBB bulan oktober ini sebesar 5%," katanya. 

Setelah lewat bulan Oktober, pemberian diskon untuk pembayaran pajak PBB ini sudah tidak berlaku lagi. Artinya sudah kembali normal tidak ada lagi pengurangan.

"Penghapusan denda sudah berakhir di tanggal 30 September. Artinya mulai tanggal 1 Oktober ini, sehingga untuk keterlambatan pembayaran pajak akan dikenakan denda," kata Deni.

Masih menurut deni, Bapenda telah melakukan beberapa langkah-langkah dalam upaya optimalisasi penerimaan PBB yaitu pihaknya telah melakukan upaya penagihan dan pemeriksaan kepada desa yang memiliki piutang PBB,selain itu pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan kejaksaan dalam upaya penagihan piutang PBB.

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, berterima kasih kepada para camat atas kinerjanya dalam membantu PBB ini. 

"Tahun kemarin 27 persen, sekarang 49 persen. Itu kerja keras teman-teman di lapangan. Kami berharap optimalkan mumpung masih ada waktu. Tolong selamatkan APBD selagi masih ada waktu. Kita bersama-sama selamatkan pemerintah dan harapan kita untuk memberikan pelayanan dengan baik," kata Rahmat. (Indah)