Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 14 Juni 2022

Pemkab Cirebon Dukung dan Fasilitasi Kebutuhan Penyelenggaraan Pemilu

CIREBON - Bupati Cirebon, Imron menyatakan Pemkab Cirebon mendukung dan memfasilitasi kebutuhan penyelenggaraan Pemilu. Pernyataan tersebut disampaikan saat rapat koordinasi persiapan dan kesiapan tahapan Pemilu serentak tahun 2024, Selasa (14/6/2022),  bertempat di Hotel Apita Cirebon. 

Menurut Imron, inventaris masalah harus dilakukan, supaya permasalahan dan hambatan dapat diantisipasi sejak dini. 

"Pemkab Cirebon berharap, tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu serentak 2024 dapat meningkat secara signifikan. Ini sebagai salah satu indikator suksesnya penyelenggaraan demokrasi di Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Imron juga meminta, aparat keamanan dan penegak hukum dapat mengawal pelaksanaan Pemilu serentak 2024. Pihaknya ingin, Pemilu berjalan aman, kondusif dan tanpa ekses. Imron juga berharap, penyelenggara dan calon peserta Pemilu dapat mengikuti dan melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam pelaksanaan Pemilu diperlukan dukungan dari seluruh stakeholder Pemilu, yaitu pemerintah pusat, pemerintah daerah dan aparat.  Tentunya, semua itu perlu ada kesiapan dan persiapan dari seluruh stakeholder dalam rangka mensukseskan Pemilu serentak tahun 2024," papar bupati.

Menurutnya, Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat.  Mereka nanti memilih anggota DPR dan DPRD, serta memilih Presiden dan Wakil Presiden. Pelaksanaannya juga dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

"Pemilu itu wadah demokrasi masyarakat. Prinsip penyelenggaraannya mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien. Mari saat Pemilu nanti, kita bersama-sama menciptakan hal tersebut," papar bupati.

Hal senada dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi. Dirinya berharap, tanggal 14 Februari 2024, Pemilu akan bisa terselenggara dengan lancar dan tanpa gangguan. Untuk menunjang hal tersebut, saat ini harus dirumuskan hal-hal penting apa saja yang perlu diperhatikan agar Pemilu nanti bisa sukses.

"Kita ingin Kabupaten Cirebon bisa memastikan pelaksanaan Pemilu dengan baik. Saya juga berharap, Pemilu ini akan menghasilkan pemimpin dan politisi yang bisa memajukan Kabupaten Cirebon," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Sopidi saat memberikan sambutan sempat memberikan sindiran. Menurutnya, politik itu mahal, meskipun untuk kalah sekalipun pasti mengeluarkan ongkos yang besar. 

"Sedangkan salah satu alasan masyarakat tidak tertarik politik, karena kebenaran bukan menjadi tujuan dari politisi, karena tujuannya adalah kekuasaan," paparnya.

Sopidi menambahkan, semoga nanti pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Cirebon akan berjalan lancar. Masalahnya, penyelesaian politisi menjalankan programnya menjadi tolak ukur sukses tidaknya penyelenggaraan Pemilu.

"Intinya, kehadiran pemerintah daerah, kehadiran peserta politik dan pemilih, nantinya akan menjadi penentu kualitas kepemimpinan yang ada di Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Bam)

Tim Monev Nasional Apresiasi Pelaksanaan UMPTKIN 2022 di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag beserta Tim Monev Nasional UMPTKIN 2022 dan Kepala PTIPD, Dr H Darwam M.Kom.


FOKUS CIREBON, FC - Pelaksanaan UMPTKIN 2022 yang dilaksanakan secara online di lantai 2, gedung M, kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat apresiasi dari tim Monev Nasional, Selasa, (14/6/2022).

Astri Amanati, MM, SSE-UMPTKIN 2022 menyatakan, bahwa dirinya berdua ditugaskan dari panitia nasional untuk memonev pelaksanaan kegiatan UMPTKIN di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Menurut Astri, selain dirinya, satu orang tim Monev lainnya adalah Muhamad Makmum dari Kesekretariatan. Sementara Astri dari Pokja Kehumasan.

Astri juga menjelaskan, tujuan monev ini untuk perbaikan pelaksanaan ke depan, yakni pelaksanaan UMPTKIN yang lebih baik lagi.

"Menurut saya pelaksanaan UMPTKIN di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon cukup baik,  persiapan pelaksanaannya sudah maksimal," terangnya.

Kendati demikian, Astri berharap, kemajuan tetap harus dilakukan, agar pelaksanaannya bisa lebih ditingkatkan, dengan pengertian agar pelaksanannya lebih memudahkan peserta, agar ketika peserta ada masalah bisa cepat ada solusi. 

Sementara itu, di gedung M lantai 2, tim Monev Nasional terus memantau pelaksanaan UMPTKIN di kampus IAIN Cirebon. Mereka keduanya didampingi Warek 1, Dr H Saefudin Juhri, M.Ag dan Dr. H. Darwan, M.Kom Kepala PTIPD.

Di ruang Studio 3 Pangeran Girilaya, tim Monev Nasional dan panitia lokal (Panlok) UMPTKIN 2022 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mendengarkan langsung sambutan atau orasi UMPTKIN 2022 yang disampaikan oleh Menteri Agama RI, H.Yaqut Cholil Qoumas melalui zoom. 

Dalam pesannya, Menteri Agama RI menekankan agar panitia uMPTKIN 2022 lebih memudahkan peserta. (din)

Bangkitkan 'Speak Up' Mahasiswa, PSGA Bedah Implementasi UU TPKS Lewat Seminar Nasional

SEMINAR NASIONAL : PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar seminar nasional tentang UU TPKS. Seluruh peserta sangat antusias dengan seminar tersebut. 



FOKUS CIREBON, FC - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Perlindungan Anak dan Remaja dengan tema "Mengukur Implementasi dan UU TPKS di Kampus", Selasa, (14/6/2022).

Kegiatan hasil besutan PSGA dengan jargon 'Mencerahkan  dan Memberdayakan' ini menghadirkan dua narasumber yakni Hj Selly Andriany Gantina, Komisi VIII DPR RI dan Wakhit Hasim, M.Hum dari Dewan Etik PPKS IAIN Syekh Nurjati.

Seminar Nasional tersebut membedah materi Undang Undang No 12 Tahu 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan ini dipastikan akan hangat, terutama menyangkut teknis perlindungan, pelaporan dan penindakan. 

Kepala PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Naila Farah M.Ag kepada fokus cirebon menjelaskan, seminar ini untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa UU TPKS sudah disahkan negara. 

Maka pengesahan UU ini menjadi angin segar bagi kita semua dan kampus sebagai tempat belajar akan memberikan ketenangan, sehingga dalam tugas belajar mahasiswa bisa berinteraksi dengan siapapun dengan nyaman.

Naila juga menjelaskan bahwa PSGA di kampus IAIN Cirebon sebagai leading sektor Pencegahan dan penanggulangan Kekerasan Seksual (P2KS). Ini adalah instruksi dari Dit.Kemenag RI, Jakarta.

Dengan disahkannya UU TPKS ini, maka mahasiswa dan seluruh civitas akademika itu berani untuk speak up (angkat bicara) ketika mereka menjadi korban, atau menyaksikan, atau mendengar adanya tindakan kekerasan seksual di lingkungan kampus. 

Artinya, mereka tidak perlu takut lagi karena negera sudah melindungi mereka dengan adanya UU TPKS ini. 

Untuk menindaklanjuti UU tersebut, PSGA melakukan sosialisasi dan rekruitmen di kalangan mahasiswa atau dosen untuk melakukan sosialisasi UU TPKS ini.

Jika ditemukan kasus, maka PSGA hanya sebagai awal pintu masuk saja dari laporan dan laporan tersebut kemudian diserahkan kepada Rektor dan dari Rektor diserahkan kepada Dewan Etik. 

"Dewan Etik inilah ya g melakukan investigasi dan pendalaman kasus tersebut, kemudian setelah melakukan investigasi dengan data-data yang mereka peroleh lalu Dewan Etik menjauhkan sanksi kepada pelaku, baik kategori ringan, sedang atau berat dan kemudian baru di SK kan oleh Rektor," paparnya. 

Kendati demikian, kata Naila, PSGA lebih fokus kepada pendampingan kepada korban. "Jadi nanti kalau korban itu trauma, atau butuh konseling maka PSGA menyediakannya," tutur Naila.

Untuk itu, Naila berharap, pada seminar nasional tentang UU TPKS ini, bisa memberikan pencerahan baru sehingga mahasiswa semakin berani untuk speak up tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang terjadi di kampus, karena negara sudah melindungi mereka.

"Jadi harapan kami adalah bagaimana kampus IAIN Syekh Nurjati ini menjadi kampus ruang aman bagi semuanya, khususnya bagi civitas akademika," tandasnya. 

Hal senada disampaikan aktivis LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Eri khaeriyah. Menurutnya terkait TPKS ini, LP2M pada tahun 2019 baru menyusun draf pencegahan seksual, kemudian draft tersebut disusun pada tahun 2000 dan tahun 2021 IAIN Cirebon sudah melakukan pencegahan kekerasan seksual.

"Ya kita cegah segala bentuk kekerasan seksual, apalagi di kampus kita sudah memiliki dewan etik sebanyak 5 orang, ini bentuk keseriusan kampus untuk memberikan kenyamanan saat  berinteraksi dengan siapapun," katanya.

Maka Eri pun meminta agar PSGA terus melakukan upaya-upaya sosialisasi terkait pencegahan kekerasan seksual di kampus.

Eri juga berharap, pada seminar nasional ini, mahasiswa bisa membedahnya agar menjadi pengetahuan dan pencegahan dari tindak kekerasan seksual. 

Sementara itu, seminar nasional yang dihadiri peserta dari para mahasiswa juga utusan DEMA dan SEMA ini, berlangsung hangat di Aula FUAD lantai 4. 


Dalam seminar ini, moderator membaginya kedalam 4 bagian, pertama sesi paparan, kedua sesi tanggapan dan ketiga sesi tanya jawab. 

Peserta pun sangat antusias mendengarkan pemaparan Selly Andriany Gantina dan Wakhit Hasim, sehingga seminar tersebut benar-benar hidup dan berjalan sukses hingga akhir kegiatan. (Udin)


 

Sukseskan UMPTKIN 2022, IAIN Cirebon Siapkan Petugas Sambut Tim Monev Nasional

Persiapan penyambutan tim Monev UMPTKIN 2022 di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Sejak Pukul 07.00 WIB pagi, Satuan pengamanan (Satpam) kampus IAIN Cirebon beserta petugas lainnya, bersiaga di sejumlah titik startegis yang akan dilalui Stafsus Kementerian Agama RI dan Pokja Panitia Nasional UMPTKIN 2022.

Penjagaan ini dalam rangka menyambut kedatangan para tamu utama yang akan melakukan Monev UMPTKIN di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Kabarnya, setting tempat ini merupakan ide dan kerja keras H.M.Arifin M.Pd agar kampus terlihat lebih Asri dan nyaman. Sehingga sejumlah kendaraan yang memasuki kawasan Blok M, di mana sebagai tempat dilangsungkannya UMPTKIN, harus dialihkan ke sejumlah titik parkir kendaraan yang sudah disiapkan.

Edi Karmadi beserta petugas parkir kendaraan, dan Satpam lainnya terus memantau keluar masuknya kendaraan di kawasan ini, Selasa, (14/6/2022). 

Saat dihubungi via telepon selulernya, Arifin, yang juga Pejabat Kehumasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyatakan, Panitia Nasional Monev UMPTKIN diperkirakan akan datang tepat pada pukul 09.00 WIB. 

"Semua harus terlihat rapih dan bersih, karena ini untuk kenyamanan semua. Sehingga pelaksanaan UMPTKIN 2022 beserta kegiatan Monev bisa berjalan sukses dan lancar," tandasnya. (din)

Menteri Agama RI : Ke Depan SSE-UMPTKIN Bisa Berikan Langkah Mudah Bagi Calon Calon Mahasiswa PTKIN


Panitia Lokal (Panlok) UMPTKIN 2022 di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat menjalankan tugasnya, UMPTKIN Online ini berjalan lancar. 


FOKUS CIREBON, FC - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon berjalan lancar. Namun peserta UMPTKIN 2022 ini harus berjalan online. Selasa, (14/6/2022). 

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, berdasarkan arahan dari satgas Covid bahwa Covid-19 belum sepenuhnya hilang sehingga pelaksanaan UM-PTKIN tahun ini masih dilaksanakan secara online.

Oleh sebab itu, PTKIN tidak boleh teledor dan diminta tetap waspada dengan menjaga prokes.

Demikian juga Yaqut nyatakan, bahwa Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama menyampaikan terima kasih kepada para rektor dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan seleksi nasional jalur UM-PTKIN ini.

Ia berharap, ke depan SSE-UMPTKIN ini bisa memberikan langkah mudah bagi calon mahasiswa PTKIN dalam menentukan pilihannya. Kita harapkan ini bisa menjadi best smart, karena kita tahu bahwa kemajuan teknologi seperti ini tidak bisa ditolak, dan di tahun kita akan tetap menggunakan sistem seleksi seperti ini.

Selain itu, Yaqut meminta panitia UM-PTKIN melakukan evaluasi dan perbaikan mekanisme dan sistem UM-PTKIN, sehingga seleksi jalur ini bisa menyerap lulusan Madrasah Aliyah dan pesentren dengan maksimal, termasuk lulusan dari SMA dan SMK. 

"Semoga ke depan PTKIN tidak dijadikan pilihan alternatif bagi lulusan MA dan pesantren. Akan tetapi, menjadi pilihan utama bagi kalangan pelajar SMA dan SMK untuk bisa masuk ke PTKIN,” harapnya.

Sementara menurut Pokja Humas Panitia Nasional, Astri Amanati, S.Sos, MM, pihaknya bersatu satu orang panitia Monobe Nasional berada di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam rangka untuk melihat langsung pelaksanaan UMPTKIN di kampus setempat.

"Monev ini kami lakukan untuk perbaikan pada pelaksanaan UMPTKIN ke depan, dan pelaksanaan UMPTKIN di Cirebon sudah sangat baik," katanya.

Sementara itu, Warek 1 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Juhri M.Ag menyatakan, bahwa UMPTKIN 2022 ini merupakan tahun ketiga bagi IAIN Cirebon dan diikuti oleh 2.046 peserta. SSE-UMPTKIN ini akan berlangsung dari tanggal 14 hingga 17 Juni 2022 mendatang. 

"Peserta yang mengikuti SSE UMPTKIN di IAIN Cirebon sebanyak 2.046 orang. Pada ujian tersebut ada delapan sesi yang harus diikuti seluruh peserta," ujarnya.

Saefudin Zuhri juga menyatakan, selain pelaksanaannya di tahun ini berjalan lancar, UMPTKIN tahun ini juga diharapkan bisa menghasilkan calon-calon mahasiswa yang berkualitas. (din)

Senin, 13 Juni 2022

Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara 2 Pada Lomba Political Event 2.0 - Lomba Debat & Media Propaganda tingkat Mahasiswa Se-Indonesia

JUARA 2 : Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali mengharumkan nama baik kampusnya, setelah dinobatkan Juara 2 pada lomba Political Event 2.0 - Lomba Debat & Media Propaganda tingkat Mahasiswa/i se-Indonesia.


FOKUS CIREBON, FC - Lagi-lagi mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menorehkan prestasi nasional. Kali ini prestasi tersebut diraih oleh Agung Ahdiansyah, mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris, FITK IAIN Cirebon. 

Pada lomba ini, Agung Ahdiansyah, ikut dalam ajang Political Event 2.0 - Lomba Debat & Media Propaganda tingkat Mahasiswa/i se-Indonesia yang diselenggarakan oleh BEM FMIPA Universitas Negeri Semarang, dengan tema  "Aktualisasi Nalar Kritis Generasi Millenial dalam Merefleksikan Isu-isu Nasional di Tengah Dinamika Politik Kebangsaan".

Lomba tersebut digelar pada 5-7 Juni 2022,  melalui media daring Zoom Meeting untuk kategori Debat, dan media sosial Instagram untuk kategori Media Propaganda.

Mengenai peserta, kata Agung, mereka datang dari sejumlah perguruan tinggi ternama dan universitas lainnya. Di antaranya Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Negeri Jember, IPB University, Universitas Muhammadiyah Malang, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kemudian Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjadjaran, Universitas Jenderal Ahmad Yani, Polines STIE AMA Salatiga, Poltekkes Kemenkes Surakarta, Poltekkes Jakarta, Universitas Samudra, Universitas Islam Lamongan, Universitas Negeri Yogyakarta.

Agung juga menjelaskan, bahwa seluruh peserta terlihat begitu siap, sehingga dirinya sebelum lomba, mempersiapkan diri dengan terus mencari referensi, juga sumber informasi yang terpercaya, agar informasi yang akan disampaikan dalam bentuk desain infografis dapat dipastikan kebenarannya dan tidak menyebarluaskan informasi palsu. 

Lalu terkait grand desain dibawakan, Agung pun mencari dan melihat-lihat referensi desain yang relevan di tahun 2022, dengan tujuan agar mudah dibaca, menarik, dan mempunyai tingkat estetika yang tinggi.a

"Saat pertandingan saya membuat karya dalam bentuk media, yaitu flyer atau pamflet infografis dengan bahan-bahan yang sudah saya persiapkan, lalu tersebut dikirimkan kepada panitia lomba, dan juga di posting di akun media sosial saya sendiri untuk proses penjurian," terang Agung kepada fokus cirebon.

Agung mengaku, pada lomba ini dirinya banyak mendapat dukungan dari kalangan pra mahasiswa kampus.

Mereka memberikan semangat untuk berani dan percaya diri dalam bersaing di lomba tingkat nasional ini. Begitu juga dari pihak Dekanat FITK yang selalu mendorong, mendukung, dan memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk dapat mengukir prestasi di kancah nasional dan internasional.

Agung berpesan kepada para mahasiswa agar selalu kritis juga berani dalam berkarya. Jangan takut untuk tampil, karena di era yang menginjak 5.0 atau disebut Society Era ini membutuhkan orang-orang yang secara kualitas mampu bersaing di masa depan.

Untuk itu, kata Agung, IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dapat mewadahi dan selalu mendukung mahasiswanya untuk berkarya, baik dalam bentuk akademik maupun non-akademik, juga memberi dukungan materil maupun non materil. (din)

Pasca Pandemi, Investasi di Kota Cirebon Cenderung Kian Membaik

CIREBON, FC – Pandemi Covid-19 sempat berdampak signifikan terhadap iklim investasi di Kota Cirebon. Namun setelah dua tahun kasus Covid-19 semakin berkurang, investasi di Kota Cirebon semakin membaik dan cenderung meningkat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon, Drs. Sosroharsono S. menjelaskan, iklim investasi di Kota Cirebon sejak 2021 semakin membaik. Bahkan pada 2021 lalu mampu melebihi target.

Pada 2021 lalu, kata Sosro, target investasi yang masuk mencapai Rp1,8 triliun dan terealisasi Rp2,1 triliun. Padahal pada 2020 hanya terealisasi Rp454 miliar dari target Rp500 miliar.

“Di tahun 2022, sejak Januari hingga Maret jumlah investor terus bertambah. Pada Januari jumlah yang masuk sebanyak 227 investor, Februari 838 investor dan pada Maret sebanyak 1.342 investor,” jelasnya, Senin (13/2022) pagi, di ruang kerjanya.

Bertambahnya investor, lanjut Sosro, nilai investasi juga turut naik. Pada Januari 2022 nilai investasi yang masuk lebih dari Rp196 miliar. Februari 2022 melebihi Rp365 miliar dan Maret 2022 mencapai Rp358 miliar.

“Data tersebut diambil melalui sistem Online Single Submission (OSS) pada 5 April 2022. Karena semua data sudah terpusat di tingkat pemerintah pusat,” ujarnya.

Sosro menambahkan, bahwa seluruh investasi yang masuk itu terbagi atas empat jenis investasi, yakni investasi resiko rendah, resiko menengah rendah, resiko menengah tinggi dan resiko tinggi.

“Investasi resiko rendah menjadi yang paling banyak meningkat, misalnya toko kelontong dan UMKM. Kalau resiko menengah rendah itu investasi yang membutuhkan keahlian, misalnya bengkel,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Sosro, untuk investasi resiko menengah tinggi harus mendapatkan pengawasan dari dinas teknis. Contohnya seperti penjualan alat kesehatan.

“Sedangkan untuk investasi resiko tinggi, memiliki kesamaan dengan menengah karena perlu pengawasan dari dinas teknis. Contohnya seperti industri, apotek, hotel hingga mal,” terangnya.

Perihal pencatatan investasi, Sosro mengungkapkan, setiap pelaku usaha membuat laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang disampaikan secara berjenjang kepada pemerintah daerah.

“Untuk investasi rendah menyampaikan LKPM setiap enam bulan. Sedangkan resiko menengah rendah sampai tinggi, laporan disampaikan setiap tiga bulan,” tutur Sosro.

Pihaknya juga mengakui, untuk meningkatkan nilai investasi, DPMPTSP memiliki tim investasi yang berkeliling ke setiap pelaku usaha guna memberi bimbingan teknis tata cara pembuatan LKPM.

“Kita lakukan itu, karena selama ini banyak pelaku usaha yang membuat LKPM menggunakan jasa konsultan yang terikat kontrak. Setelah kontrak habis, pelaku usaha tidak bisa menyusun LKPM. Makanya kita bimbing,” tuturnya.

Upaya lain untuk meningkatkan investasi, masih kata Sosro, pemerintah daerah mengikuti pameran investasi. Pihaknya menilai ada empat kawasan yang memiliki potensi besar.

“Ada empat yang memiliki potensi, yakni kawasan Kesenden, Kejawanan, Pelabuhan dan Argasunya. Rencananya kami ikut pameran investasi di Blitar bulan ini,” katanya. (Indah)

Besok, UM-PTKIN 2022 Digelar, Pokja Humas Panitia Nasional SPAN-UMPTKIN Monev Ke Cirebon

Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon


FOKUS CIREBON, (FC) - Pokja Humas Panitia Nasional SPAN-UMPTKIN 2022 dipastikan besok, (14/6/2022), akan datang untuk memonev Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri bersama Staf Khusus (Stafsus) dari Kementerian Agama RI, Jakarta.

Astri Amanati Budiningtyas, S.Sos, MM,
Subkoordinator Humas UIN Walisongo dan Anggota Pokja Humas Panitia Nasional SPAN-UMPTKIN kepada fokuscirebon.com menyatakan, Monev tersebut untuk melihat pelaksanaan UM PTKIN di IAIN Cirebon, seperti persiapan panitia dan kelancaran pelaksanaan ujian. 

Menurut Astri, selain monev ke IAIN Cirebon, ada 11 lokasi lainnya di seluruh indonesia. "Ya, besok kami Monev UMPTKIN ke Cirebon," ujar Astri, Senin, (13/6/2022).

Astri juga menegaskan kegiatan Monev ini berlangsung dari tanggal 14 hingga 16 Juni 2022.

dijelaskan, Monev ini Intinya adalah untuk bahan evaluasi pelaksanaan UMPTKIN tahun yang akan datang agar bisa lebih baik lagi. 

Astri berharap, pada kegiatan UMPTKIN ini berjalan lancar, dan ke depan dapat lebih baik lagi dalam pelaksanaannya, serta lebih memudahkan peserta dalam mengikuti ujian. (din)

Soal Bangunan Tak Berijin, DPRD Tegas Minta Pemkot Segera Tertibkan

CIREBON – Komisi I dan II DPRD mendesak kepada Pemerintah Kota Cirebon untuk segera menertibkan dan menata aset milik daerah. Sebab, sejauh ini banyak sekali aset tanah yang dikuasai perorangan atau kelompok.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Cirebon, Tunggal Dewananto mengatakan, persolaan penguasaan lahan milik pemerintah sudah berlarut-larut. Seperti, bangunan liar di komplek pemakaman Kutiong dan Sentiong, Kecamatan Harjamukti, lapak PKL di sepanjang bantaran Kali Sukalila, termasuk di kawasan olahraga Bima.

Dalam rapat kerja bersama sejumlah dinas teknis, seperti BPKPD, DPMPTSP, Satpol PP, dan asisten daerah daerah tersebut, dewan meminta pemkot mengaktifkan kembali tim percepatan penertiban dan pengendalian aset yang sempat dibentuk pada 2017 lalu.

“Salah satu rekomendasi rapat ini yaitu, Pemerintah Kota Cirebon harus segera membuat tim. Tapi, katanya sudah ada. Maka, tinggal diaktivasi kembali saja,” ujar Dewa usai rapat di ruang Griya Sawala gedung DPRD, Senin (13/6/20).

Dewa menegaskan, tindak lanjut dari rapat kerja komisi I dan II ini, DPRD akan menginventarisir bangunan tak berizin untuk segera diselesaikan secara bertahap.

“Mana dulu prioritas yang akan diselesaikan. Apakah masalah di Kutiong Sentiong dulu, atau yang lain dulu.Akan tetapi yang pasti kami akan membuat list berdasarkan skala prioritas,” tuturnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir Watid Sahriar MBA menjelaskan, tidak semua bangunan liar berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Cirebon. Seperti lapak pedagang di sepanjang Sungai Sukalila.

Hanya saja, masalahnya, bangunan tak berizin tersebut merusak pemandangan kota serta berdampak kemacetan lalu lintas kendaraan. Watid mengaku keberatan jika dinas teknis enggan menertibkan bangunan liar, hanya karena bukan aset pemkot dan takut berbenturan dengan masyarakat.

“Semakin lama masyarakat mendirikan bangunan, semakin merasa memiliki. Ini yang akan repot nantinya. Kalau itu aset BBWS, lantas jangan berpangku tangan. Eksekutif bisa menyurati pemilik asetnya untuk menertibkan itu, nanti bersama-sama Satpol PP atau dinas teknis lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Sosroharsono SSos mengaku jika Pemkot Cirebon sudah pernah membentuk tim penertiban aset pada Februari 2020 lalu. Tim tersebut dibentuk sebagai pengendalian dan pengawasan bangunan tak berizin di atas lahan milik negara.

“Namun, waktu itu terjadi pandemi. Rencananya sudah disusun, tapi belum sempat berjalan. Anggaran kegiatannya pun di-refocusing. Kami juga meminta dukungan dewan untuk mengaktifkan kembali dan didukung anggaran," tandasnya. (Ind)

Sabtu, 11 Juni 2022

Mendorong Karya Artikel Jurnal Di Setiap Jurusan, DEMA FUAD IAIN Cirebon Gelar Jurnal Training

FOKUS CIREBON, FC - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu 11 Juni 2022 menggelar kegiatan JALANIN (Jurnal Training) bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

Diharapkan pada kegiatan tersebut menjadi jalan bagi mahasiswa FUAD untuk melahirkan artikel jurnal di setiap jurusan.

Ketua Pelaksana Dinar Dwie Astika Sosiawan menjelaskan, Jurnal Training online ini dilaksanakan selama dua hari melalui aplikasi zoom meeting dan terbagi menjadi tiga sesi pemaparan materi. 

Pada sesi pertama, kita mengundang Wiwi Fauziah (founder dari platform bimbingan dan konsultasi perkuliahan @ngatasi.id). Pada sesi kedua menghadirkan Dr. H. Mohamad Yahya, S.Th.I, M.Hum (Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon) juga (Koordinator Divisi Penelitian dan Publikasi Ilmiah Rumah Moderasi Beragama SEJATI). Sedangkan pada sesi ketiga, menghadirkan Dr. Budi Manfaat, M.Si. (Kepala pusat penelitian dan penerbitan, LP2M, IAIN Syekh Nurjati Cirebon).

menurut Dinar, kegiatan JALANIN ini berawal dari sebuah kegelisahan bahwa selain untuk memenuhi tugas perkuliahan ternyata masih sangat sedikit mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk membuat karya tulis.

“Jurnal training ini berangkat dari sebuah kegelisahan bahwa ternyata masih sangat sedikit mahasiswa yang mau menyumbangkan karya tulisnya terutama artikel jurnal,” kata Dinar pada pembukaan Training Jurnal tersebut.

Sementara itu, pada sesi pemaparan, Dr. Budi Manfaat, M.Si mengatakan, bahwa dunia karya tulis adalah jalan yang sunyi, karena sangat sedikit orang yang mau berada di jalan tersebut, sedangkan jalan yang ramai adalah jalan yang dipenuhi hal-hal yang menyenangkan. 

Budi Manfaat berpesan kepada seluruh ormawa FUAD untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa terutama kemampuan membuat Jurnal.

Selain itu kegiatan jurnal training ini juga didasari oleh pesan yang disampaikan Dr. Anwar Sanusi, M.Ag saat pelantikan ormawa FUAD pada Januari lalu. 

“Mahasiswa belum benar-benar dikatakan lulus sebelum menyumbangkan karya tulisnya. Tantangannya adalah bagaimana caranya supaya mahasiswa FUAD mau dan mampu untuk membuat karya tulis. Minimal-minimalnya ada karya mahasiswa FUAD yang diterbitkan di jurnal Sinta 3,2,1 dan kalau bisa diterbitkan di jurnal-jurnal Internasional,” kata Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah saat pelantikan Ormawa FUAD.

Wakil Ketua Umum DEMA FUAD Ariq Rifqi Mustofa mengaku bahwa Jurnal Training ini pertama kalinya yang diadakan oleh DEMA FUAD. (Red/Eva)

Pemkab Targetkan MPP Beroperasi Akhir Tahun

CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan Mal Pelayanan Publik (MPP) akan terealisasi pada akhir 2022. Mal Pelayanan Publik ini nantinya akan membantu masyarakat saat melakukan segala sesuatu yang menyangkut dengan kebutuhan masyarakat terkait pelayanan. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengatakan, dengan adanya Mal Pelayanan Publik  (MPP) ini bisa membantu masyarakat untuk mengurus segala sesuatu dengan satu pintu. Menurutnya, di era modernisasi ini, pemerintah harus mengikuti jaman. Dimana semua bisa dilakukan dengan cepat. 

"Pemerintah ingin melayani masyarakat dengan satu pintu. Agar mereka yang akan  melakukan segala sesuatunya bisa terlayani dengan maksimal, tanpa harus mondar-mandir kesana kemari, semuanya ada di Mal Pelayanan Publik," kata Imron usai membuka acara Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cirebon tahun 2022 di Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon, Jumat (10/6/2022). 

Imron menjelaskan, Mal Pelayanan Publik tersebut sudah dicanangkan pada tahun sebelumnya. Namun karena tidak adanya anggaran dan masih terkena recofucing Covid-19 sehingga tertunda. 

"Saya ingin Mal Pelayanan Publik akhir tahun 2022 ini bisa beroperasi, walau belum 100 persen. Karena kalau nunggu 100 persen bisa lama, jadi sambil berjalan kekurangannya nanti kita akan lengkapi," katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon, H. Sugeng Darsono SH mengatakan, untuk tempat Mal Pelayanan Publik sendiri akan bertempat di kantor DPMPTSP. Menurutnya, semua persiapan sudah dilakukan agar MPP ini bisa beroperasi pada akhir tahun. 

"Mudah-mudahan akhir tahun 2022 bisa beroperasi dan bisa diresmikan," ungkapnya. 

Sugeng menjelaskan, untuk anggaran MPP sendiri mengunakan anggaran murni APBD Kabupaten Cirebon. Bahkan kini sudah masuk tahap lelang. 

"Kita anggarkan Rp 3miliar lebih itu untuk renovasi gedung, sarana prasarana dan sistem, karena kita menggunakan gedung yang ada," ujarnya. 

Ia pun mengungkapkan, nantinya MPP ini akan diisi 45 outlet dari 35 instansi vertikal, seperti pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan instansi yang berkaitan dengan layanan publik yang ada di Kabupaten Cirebon. Sehingga pelayanan kedepan bisa maksimal dan masyarakat bisa terbantu. 

"Didalamnya nanti ada SKPD yang memang punya pelayanan publik, seperti Dinkes, Disdukcapil, Dinsos dan lainnya. Bahkan pelayanan SIM, serta Pojok Nikah dari Pengadilan Agama juga ada di Mal Pelayanan Publik ini," ungkapnya. (Indah)

Pemkab Cirebon Sudah Penuhi Hak-Hak Anak

CIREBON - Pemkab Cirebon sudah memenuhi hak-hak anak. Hal itu telah dibuktikan dengan memenuhi beberapa fasilitas pada ruang-ruang publik, untuk hak-hak anak. Pemkab sudah memiliki fasilitas ruang bermain ramah anak, baik di desa maupun kelurahan. Ada juga puskesmas ramah anak, sekolah ramah anak dan beberapa pemenuhan hak-hak anak.

Demikian dikatakan Wabup Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) saat melakukan Verifikasi Lapangan Hibryd (VLH) Evaluasi Kabupaten Cirebon Layak Anak secara virtual di Kantor Bappelitbangda, Jumat kemarin (10/6/2022). Ayu menyebutkan, meskipun belum maksimal, namun Pemkab terus berupaya  memenuhi hak-hak anak, di manapun mereka berada.

Ayu menjelaskan, pelaksanaan evaluasi Kabupaten Cirebon layak anak adalah moment penting dalam melakukan program Kabupaten Cirebon Layak Anak (KLA). Saat ini, Pemkab Cirebon sudah mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk mewujudkan itu, perlu menyamakan persepsi dan langkah kongkretnya.

"Kalau semua sudah bersinergi, maka program yang sudah disusun dengan sendirinya akan berjalan," ungkap Ayu.

Ayu menyebut, untuk lebih menguatkan implementasi Kabupaten Cirebon Layak Anak, saat ini semua stakeholder perlu melakukan evaluasi mendalam untuk menjawab dinamika yang terjadi. Khususnya, pada indikator Kabupaten Cirebon Layak Anak, hasil masukan para pelaksana di lapangan.

"Pengembangan KLA nantinya menjadi sebuah sistem pemenuhan hak-hak anak yang aktual dan konseptual dengan isu dan potensi lokal. Indikator KLA sangat banyak, ya ada 26 indikator yang didasarkan pada subtansi hak-hak anak," ucapnya.

Menurut Wabup, ada lima klaster substansi pemenuhan hak anak. Subtansi tersebut adalah hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus.

"Saya berharap indikator-indikator KLA ini bisa menjadi acuan kita untuk memenuhi hak-hak anak. Walau masih dalam masa pandemi, tapi anggota gugus tugas harus menjadi responden aktif dan memberikan penjelasan detail mengenai kegiatan yang sudah dilakukan," pinta Ayu.

Ayu menambahkan, Kabupaten Cirebon sudah mengikuti KLA dari tahun 2015, namun sampai tahun 2021 masih mendapatkan predikat Pratama. Dirinya berharap, tahun sekarang Kabupaten Cirebon bisa meraih KLA untuk tingkat Madya. 

"Dalam mewujudkan KLA, kami menyadari masih banyak kelemahan dan kekurangannya. Oleh karena itu, kami meminta saran dan masukan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan," tukas Ayu.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono mengatakan, sejak tahun 2015 sampai tahun 2021 sudah menerbitkan beberapa regulasi terkait perlindungan anak. Dari beberapa regulasi tersebut, pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan seluruh stakeholder yang ada. Baik gerakan ketahanan keluarga, maupun ketahanan menuju keluarga sejahtera. (Indah)

Jumat, 10 Juni 2022

Wakil Walikota Cirebon Ucapkan Selamat, Ratusan Personil Pemadam Kebakaran Dinyatakan Lulus Diklat,

CIREBON, FC – Ratusan personel pemadam kebakaran dinyatakan lulus dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) kualifikasi pemadam 1 bagi aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Cirebon, Jumat (10/6/2022), di markas Arhanud 14/PWY Cirebon.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati menyampaikan selamat dalam sambutannya. Menurutnya, kelulusan pelatihan ini bukanlah akhir dari pencapaian keterampilan. Karena keterampilan harus terus diasah dengan ketekunan dan disiplin.

“Setelah lulus, saya harap tetap menjaga tingkat keterampilan penyelamatan dan teknik pemadaman kebakaran, dengan selalu disiplin dalam bekerja,” kata Eti.

Eti juga berharap, ilmu yang telah didapatkan selama diklat ini bisa bermanfaat untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya kebakaran. Pihaknya apresiasi para pelatih yang sabar dan semangat untuk memberikan materi selama pelatihan.

“Saya harap ilmu yang telah didapat bisa memberikan manfaat. Tidak hanya pada diri sendiri, melainkan untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” kata dia.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Terbukti semua peserta bisa lulus diklat.

“Terima kasih telah bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan ini. Saya harap semangat ini terus berkobar selama menjalankan tugas,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, Drs. Adam Nuridin, M.Si. Pihaknya menilai bahwa dengan adanya diklat ini keterampilan petugas pemadam sudah meningkat.

Petugas Damkar Lulus Diklat Peningkatan Keterampilan, Wakil Wali Kota: Tetap Disiplin

Petugas Damkar Lulus Diklat Peningkatan Keterampilan, Wakil Wali Kota: Tetap Disiplin

“Terima kasih sudah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat. Keterampilan ini akan terjaga dengan terus berlatih secara disiplin,” kata Adam.

Sebagai informasi, diklat ini berlangsung selama lima hari, ditutup dengan demonstrasi para petugas pemadam setelah mengikuti pelatihan.

Rencananya, setelah diklat ini petugas pemadam kebakaran Kota Cirebon juga akan mengikuti kompetisi Fire Fighter Challenge di Jakarta pada Agustus mendatang. (Indah)

Kamis, 09 Juni 2022

Telkom dan Pemkab Cirebon Kembangkan Eco-Tourism Melalui Digitalisasi Desa Ambulu

KABUPATEN CIREBON — Telkom Indonesia kembali melakukan digitalisasi dan berkolaborasi bersama Pemkab Cirebon mengembangkan eco-tourism, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ambulu. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komisaris PT. Telkom Indonesia Tbk, sekaligus Dirjen Anggaran Departemen Keuangan, Isa Rachmatarwata yang juga merupakan penggiat pelestarian lingkungan. 

Direktur Enterprise dan Bisnis Telkom Edi Witjara, EVP Telkom Regional 3 Jawa Barat Syaifudin, GM Telkom Cirebon Ferry Zuljanna, Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag dan Kepala Desa Sunaji juga turut mendampingi. 

Upaya digitalisasi ini, merupakan bentuk kontribusi Telkom dalam mendukung smart government dengan membangun infrastruktur fiber optic di 412 desa, salah satunya Desa Ambulu, Kecamatan Losari.

Inisiatif ini diawali dengan melakukan pilotting di lokasi Wisata Eco-tourism Desa Ambulu dengan mengimplementasikan E-Lokct dan Ekosistem Smart Village Nusantara. 

Komisaris PT. Telkom Indonesia Tbk, Isa Rachmatarwata mengatakan, kegiatan ini selaras dengan komitmen Telkom. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mensejahterakan masyarakat, dengan melakukan pembangunan dan pengembangan infrastruktur di daerah wisata Desa Ambulu. Tentunya hal ini tidak lepas dari upaya kami untuk mendigitalisasikan lokasi wisata tersebut,” terang Isa. 

Dalam kegiatan ini, pihak Telkom juga akan memberikan pendampingan berupa pelatihan kepada pihak-pihak desa untuk memanfaatkan penggunaan aplikasi. 

“Agar tujuan pembuatan aplikasi dapat berjalan dengan optimal. Kami akan memberikan pelatihan secara khusus kepada pihak-pihak desa. Sehingga mereka dapat memahami secara betul bagaimana cara untuk menggunakan aplikasi ini," papar Edi Witjara. 

Sementara itu, Syaifudin selaku EVP Telkom Regional 3 Jawa Barat menyampaikan, pihaknya sangat antusias dalam mengembangkan eco-tourism, karena  melihat ada prospek jangka panjang yang baik sebagai output dari kegiatan ini," ujar Syaifudin.

Menurut Syaifudin, melakukan digitaliasasi di sektor ini menjadi hal yang sangat penting untuk menghadapi persaingan di masa depan. 

"Kami percaya bahwa nantinya kolaborasi ini akan saling menguntungkan, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan lokasi wisata,” katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Telkom juga menggandeng UMKM dalam mengakselerasi digitalisasi. Di Kabupaten Cirebon, Telkom telah memberikan Pinjaman Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) kepada 1.388 UMKM. 

Tidak anya itu, Telkom juga memberikan beberapa dukungan lain untuk mengembangkan lokasi wisata agar semakin diminati. Sebelumnya, Telkom telah melaksanakan penanaman 20.000 pohon mangrove. 

Namun, pada kesempatan ini, Telkom melaksanakan kembali penanaman 37.000 bibit mangrove di Pantai Ambulu, Losari. Disamping itu. diberikan pula dukungan lainnya, berupa pemberian Mesin Packaging Bandeng untuk fasilitas bersama bagi para UMKM Desa Ambulu. 

Telkom berharap, kolaborasi bersama Pemkab Cirebon dalam mengembangkan Eco-Tourism melalui digitalisasi dapat berdampak baik dan memberikan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. 

Sementara itu, Bupati Cirebon yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Telkom terhadap Kabupaten Cirebon. Apalagi, dalam kegiatan tersebut juga, PT. Telkom bukan hanya memberikan bantuan pohon mangrove saja, namun juga memberikan bantuan lainnya untuk masyarakat.

"Selain pohon mangrove, tadi ada bantuan juga buat UMKM dan pendidikan," ujar Imron.

Imron berharap, bantuan yang diberikan oleh PT. Telkom memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan bisa ikut mengembangkan wilayah Desa Ambulu. (din)

BPBD Kabupaten Cirebon Terima Trailer Dapur Keliling BNPB

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendapatkan satu unit Trailer Dapur Lapangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk wilayah Provinsi Jawa Barat, hanya Kabupaten Cirebon yang mendapatkan.

Usai menerima, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BNPB. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi penyediaan pangan untuk korban bencana.

"Kendaraan ini sangat bermanfaat, khususnya di wilayah bencana. Masyarakat jika perlu fasilitas dapur umum, maka mobil ini bisa dipergunakan," ujar Imron, Kamis (9/6/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Disinggung mengenai diperolehnya bantuan, karena wilayah Kabupaten Cirebon termasuk daerah rawan bencana, Imron tidak menampiknya. Hanya saja, dirinya juga mengaku senang dengan kinerja BPBD yang terbukti bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

"Ini hasil kerja dan lobi BPBD Kabupaten Cirebon. Saya selalu meminta kepada dinas untuk tetap menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi. BPBD sudah membuktikan kalau komunikasi yang baik, akan menghasilkan sesuatu yang baik pula," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Dr. Alex Suheriyawan MM sebut bantuan ini hasil pengajuan BPBD kepada BNPB. Dia beralasan, situasi cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon yang tidak menentu, membuat pihaknya berinisiatif memohon bantuan trailer dapur lapangan ini.

"Bukan hanya untuk Kabupaten Cirebon saja, jika daerah tetangga memerlukannya juga bisa, selama ada koordinasi dengan kita," terangnya.

Untuk pengelolaannya ke depan, Alex menyebut akan bekerja sama dengan Dinas Sosial guna pemenuhan bahan pangannya. Menurutnya, selama ini untuk dapur umum disediakan oleh Dinsos.

"Apabila ada dua tempat terjadinya bencana, maka dapur umum bisa dihandle oleh BPBD dan Dinsos. Kita akan terus berkolaborasi, karena pada dasarnya, trailer dapur lapangan ini memiliki fasilitas yang cukup komplit dan bisa dimanfaatkan secara maksimal," tutupnya. (Hafiz)

Sekretaris Panitia Nasional PPG Kementerian Agama RI Monitoring Kegiatan PPG Dalam Jabatan Yang Diselenggarakan LPTK IAIN Cirebon

Monitoring kegiatan PPG Dalam Jabatan ya g dilakukan Sekretaris Panitia Nasional PPG, Kementerian Agama RI, di kampus IAIN Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon dikunjungi langsung oleh Direktorat GTK Madrasah Dirjen Pendis Kementerian Agama RI. Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring pelaksanaan kegiatan PPG dalam jabatan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Cirebon, Kamis, (8/6/2022).

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd menyatakan bahwa kedatangan rombongan Kementerian Agama RI ini adalah kegiatan kunjungan dari direktorat GTK Madrasah, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, yang langsung dipimpin oleh Sekretaris Panitia Nasional PPG, Kementerian Agama, Dr Mustofa Fahmi, M.Pd sebagai Ketua rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, Mustofa Fahmi menyampaikan, maksud dari kunjungan ini adalah untuk memonitoring, ingin melihat visitasi kegiatan PPG dalam jabatan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Intinya adalah kegiatan PPG dalam jabatan ini lebih berkualitas dan menghasilkan lulusan yang maksimal dan lulusan yang berkualitas juga tentunya," kata Farihin menirukan ucapan yang disampaikan Sekretaris Panitia Nasional PPG.

Amanah Mustofa Fahmi, kata Farihin yaitu monitoring ini semata-mata ingin melihat langsung tata kelola dalam kegiatan PPG dalam jabatan di LPTK IAIN Cirebon. 

Demikian juga sebaliknya, Farihin juga menyampaikan langsung kepada Pak Fahmi bahwa LPTK IAIN Cirebon pada tahun ini menyelenggarakan PPG dalam jabatan untuk PPG Madrasah sebanyak 200 peserta, sedangkan PPG PAI pada sekolah sebanyak 124 peserta dan akan diikuti pada kegiatan PPG berikutnya.

"Sebagai penanggungjawab PPG dalam jabatan LPTK IAIN Cirebon tahun ini berharap agar lulusan di tahun ini lebih besar ketimbang kelulusan di tahun yang lalu. Di mana di kelulusan tahun lalu kita ada di posisi 10 besar dari PPG hitungan Nasional," tandasnya. (Udin)

ORMAWA Institut Gelar Audensi Dengan Para Pimpinan IAIN, Inilah Delapan Point Disampaikan

ORMAWA Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan audensi dengan para pimpinan di lingkungan Rektorat IAIN Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC - ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang terdiri dari  SEMA-DEMA Institut, SEMA-DEMA Fakultas, dan perwakilan seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengadakan kegiatan audensi denga  pimpinan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (8/6/2022).

Audensi yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa dan Presma IAIN Syekh Nurjati Cirebon, langsung diterima oleh Rektor IAIN, Dr H Sumanta M.Ag, Kepala Biro AUAK, Kabag Akademik dan Kemahasiswaan serta perwakilan dari PTIPD.

Rifqi Fadhillah, Ketua SEMA, mahasiswa semester 8, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyatakan, bahwa kegiatan audensi ini dilakukan bersama dengan Fatihul Fauzi, Ketua Presma, Semester 8, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Kami menggagas kegiatan ini dalam rangka untuk menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkembang di lingkungan mahasiswa terkait fasiltas kampus dan lainnya. Tentu, audensi ini menjadi cara dan jalan terbaik untuk memperbaiki kondisi yang ada guna menuju kampus dan mahasiswa yang maju dan berprestasi," terangnya.

Rifki juga menyatakan, bahwa dari audiensi tersebut menghasilkan sejumlah poin di antaranya pertama, perbaikan  pada sistem aplikasi yang dimiliki kampus (SC, LMS, dan web kampus) akan segera di evaluasi kembali dan tahun depan akan menggunakan sistem yang baru.

Kedua, Untuk perpanjangan waktu registrasi ulang camaba jalur SPAN-PTKIN akan dirapatkan terlebih dahulu kemudian akan diinformasikan. Sementara menunggu pembayaran tanggal 16 Juni 2022 (registrasi gelombang kedua) selesai.

Ketiga, Transparansi penggolongan UKT untuk camaba sudah terjawab dalam audiensi, bahwa untuk penggolongan UKT banyak faktor dan variabel yang mempengaruhi dalam penentuan besaran UKT bagi mahasiswa baru.

Keempat, Perihal banding UKT bagi camaba golongan ekonomi tertentu yang layak mendapat golongan UKT rendah akan ditinjau kembali dan diverifikasi oleh lembaga secara langsung dengan pengecekan berkas 

Kelima, Penyelarasan terkait mekanisme pembayaran UKT untuk camaba hanya menggunakan 1 bank yaitu BRI dikarenakan jika menambah dengan bank lain ada tambahan biaya yang cukup besar (40 jt/pembukaan host).
Untuk mahasiswa on going tetap menggunakan Bank Mandiri

Keenam, Untuk semester depan (TA 2022-2023) direncanakan akan diadakan KBM secara offline/PTM di kampus.

Ketujuh, Adanya persiapan dan perbaikan sarana prasarana kampus dalam mempersiapkan perkuliahan perkuliahan offline.

Kedelapan, Untuk perencanaan kegiatan masa ta'aruf (PBAK) yg sebelumnya sudah direncanakan secara online akan dilakukan pembahasan ulang. Karena harapan dari mahasiswa untuk PBAK 2022 dilakukan secara offline. 


"Alhamdulillah, delapan point ini sudah kami sampaikan pada kegiatan audensi dengan para pimpinan. Kami berharap, pihak lembaga dapat segera merspon delapan point' tersebut," tandas Rifki. (Udin)

Cinta Almamater, Eva Mahasiswi KPI FUAD IAIN Cirebon Tunjukkan Berbagai Prestasi Kejuaraan

Inilah sosok mahasiswi KPI FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Eva Juniartika Handayani, sang juara diberbagai perlombaan, yang sangat mencintai almamaternya. 


FOKUS CIREBON, (FC) - Wajahnya yang terbalut hijab dengan senyum manis penuh keakraban, terlihat jelas di pipi meronanya. Dia adalah satu wanita dari sekian mahasiswi di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang memiliki talenta dan potensi besar dalam berbagai prestasi.

Siapa dia ?, dia adalah Eva Juniartika Handayani, mahasiswi cantik, semester 6, Jurusan Komisi dan Penyiaran Islam (KPI), FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Saat dihubungi fokuscirebon.com, Eva, sapaan akrab mahasiswi kelahiran Gunungkidul Jawa tengah ini, mulai membuka lembaran pengalamannya sebagai aktivis kampus yang giat di berbagai kegiatan.

Eva tak pernah padam dalam menggelorakan semangat kemahasiswaannya di kampus di mana Eva menimba ilmu. Hal itu dilihat dari semangatnya untuk mendapatkan beasiswa, dan menginjak semester 3 hingga sekarang, beasiswa itu terus mengalir di bangku kuliahnya.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan beasiswa prestasi akademik dan beasiswa Bank Indonesia," ucapnya, Kamis, (9/6/2022). 

Demikian juga sebagai aktivis kampus, Eva terus membuka jaringan dan hubungan luas dengan siapa pun. Bagi Eva masa kuliah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik, baik untuk meraih prestasi akademiknya maupun prestasi non akademik. 

Semangat inilah yang membuat Eva terjun aktif di berbagai organisasi. Baik organisasi Dewan Mahasiswa (DEMA) FUAD, UKM KPM, termasuk menjadi anggota dan pengurus di GenBI Cirebon.

Hasilnya, Eva pun mampu menunjukkan prestasi gemilangnya saat dinobatkan juara 1 pada lomba News Ancor Protokol Festival pada tahun 2021 dan juara 2 lomba Blog Infest DEMA Institut. 

Tak puas dengan prestasi yang diraih, Eva kembali memacu dirinya untuk merebut prestasi di tingkat internasional. Membuat di setiap ada kesempatan, debut prestasinya terus dikencangkan.


Mahasiswi yang bercita-cita ingin menjadi Jurnalis TV di Indonesia, juga menjadi pengusaha sukses, Eva mantapkan langkah kaki nya dengan terus menyalurkan bakat dan potensinya.

Dengan semangat tinggi, Eva pun pada tahun 2022 ini mendaftarkan diri mengikuti lomba skala internasional yang diselenggarakan di UNPAD.

Semangatnya untuk menjadi juara kian menguatkan langkah kakinya hingga mendaftarkan diri dan ikut pada ajang lomba bergengsi internasional. 

Eva, di lomba Commoviecator (film) berskala internasional, bertarung kemampuan dengan peserta lainnya. Dukungan, dorongan dan doa terus mengalir dari babak ke babak berikutnya. Namun sayang, Eva harus terhenti saat memasuki babak final. 

Tetapi apa yang sudah dilakukan Eva, bukanlah perjuangan yang mudah. Persaingan ketat dengan peserta dari kampus luar sudah mampu dibuktikannya hingga masuk ke babak final. Itulah Eva, mahasiswa KPI FUAD, yang tak pernah putus asa dalam berkarya dan meraih asa. (Udin)





Rabu, 08 Juni 2022

Gegesik Kreatif Festival Sukses Tarik Perhatian Wamendes PDTT


KABUPATEN CIREBON - Pelaksanaan Gegesik Kreatif Festival membuat Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Budi Arie Setiadi bangga. Bahkan, Budi menegaskan akan mendukung kegiatan serupa untuk terus dilakukan setiap tahunnya.

Dikatakan Budi usai penutupan Gegesik Kreatif Festival, Rabu (8/6/2022). Pemerintah Kabupaten Cirebon terbukti turut serta dalam upaya pelestarian seni dan budaya yang ada. Tanpa keseriusan dari pemerintah daerah, Budi meyakini tidak akan terlaksana even yang sangat bagus ini.

"Pelaksanaan Gegesik Kreatif Festival dan Peresmian gedung kesenian ini membuktikan, bahwa bupati dan juga pemerintah daerah memiliki concern untuk melestarikan seni dan budaya yang dimiliki Kabupaten Cirebon. Kabupaten dan kota lainnya harus bisa mengikuti langkah Kabupaten Cirebon dalam menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya," tegas Budi.

Di samping itu juga, suguhan dan penampilan kesenian maupun budaya dalam Gegesik Kreatif Festival ini dinilai Budi sangat indah. Tari Topeng contohnya, disebutkan Budi memiliki detail rumit, sehingga dibutuhkan keseriusan dalam membawakannya.

"Saya yakin para penari ini tidak hanya menciptakan gerakan hanya dalam satu atau dua malam. Terlebih menyatukan gerakan banyak penari, itu sangatlah sulit tanpa latihan yang tekun. Semoga sukses terus seni dan budaya di Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Mengenai dukungan pemerintah pusat, Budi menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk terus menjaga seni dan budaya yang ada, khususnya di Gegesik Kabupaten Cirebon. Dia mengatakan, seni dan budaya merupakan salah satu aset pariwisata yang harus terus dijaga. Termasuk perhatian kepada para pelaku seni, Budi menegaskan, akan berupaya membawa para pelaku seni dalam setiap kegiatan kementerian.

"Saya akan usulkan Gegesik Kreatif Festival ini ada setiap tahun dan bahkan bisa lebih meriah lagi. Untuk pelaku seni, selama ini Bali sudah terkenal, dan nanti mungkin pelaku seni dari Gegesik yang akan tampil dalam kegiatan, baik di Jakarta maupun dimana saja," ujarnya.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag yang menutup pelaksanaan Gegesik Kreatif Festival juga mengapresiasi semangat warga Kecamatan Gegesik dalam melestarikan seni dan budayanya. Dia menyebut, Kecamatan Gegesik ini sebagai salah satu pusat kesenian di Kabupaten Cirebon.

"Di Kecamatan Gegesik ini banyak sanggar tempat belajar kesenian, sehingga bisa menumbuhkan semangat di masyarakat dalam menjaga nilai-nilai seni dan budaya yang ada. Saya bangga acara yang berlangsung dari tanggal 1 Juni hingga 8 Juni 2022 ini, berlangsung meriah dan lancar," singkatnya.

Senada dengan bupati, Camat Gegesik, Indra Fitriani tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, serta mendukung terlaksananya Gegesik Kreatif Festival tahun ini. Menurutnya, tanpa dukungan semua pihak, terlebih panitia serta warga Gegesik itu sendiri, tidak mungkin diselenggarakan secara baik.

"Terima kasih kepada Pak Wakil Menteri Desa PDTT yang telah hadir dan mendukung, terima kasih kepada Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Termasuk juga panitia dan warga Gegesik yang tidak pernah lelah dalam pelaksanakan kegiatan ini. Tanpa bantuan dan dukungan semua pihak, acara Gegesik Kreatif Festival ini tidak akan terlaksana," ungkapnya. (Indah)

Semangat BMK 2022, Berikan Penjaminan Ikan Sehat dan Bermutu

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


CIREBON - Plt Kepala BKIPM Hari Maryadi menyatakan bahwa semangat Buka Mutu Karantina (BMK) tahun 2022 memberikan penjaminan ikan sehat dan bermutu. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam acara BMK tahun 2022, di Padepokan Anti Galau, Desa Sinarancang Kecamatan Mundu, Rabu (8/6/2022). 

Menurutnya, BMK merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dan BMK memiliki tugas memastikan ikan-ikan yang akan dibudidayakan harus sudah sehat. 

Masalahnya kata Hari, jika ikan-ikan tersebut sudah tidak sehat, maka dipastikan nantinya tidak layak untuk dikonsumsi.

"BMK itu tugasnya memastikan bahwa ikan-ikan yang akan dikirim itu sudah sehat dan layak untuk dibudidaya. Kalau bibitnya sudah sehat, nanti saat dikonsumsi juga akan sehat," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga memantau perkembangan pemeliharaan ikan. Jangan sampai saat dipelihara, menggunakan bahan-bahan berbahaya dan tidak ramah lingkungan. 

"Jadi kita memastikan, bahwa ikan tersebut sehat dan bermutu. Sejak pembibitan, pemeliharaan dan saat dipanen harus memenuhi kaidah yang sudah ditentukan. Intinya, ikan saat dikonsumsi itu sudah sehat," jelasnya.

Dengan demikian lanjutnya, program pemerintah menjadikan ikan sebagai bahan pangan, bisa benar-benar diwujudkan. Salah satunya, masalah stunting yang saat ini masih cukup tinggi di Indonesia. Dengan mengkonsumsi ikan yang sehat, maka penyakit stunting akan segera bisa diatasi.

"Untuk itu, BKM perannya sangat penting. Kami memastikan ikan sebagai konsumsi masyarakat harus layak, karena pengaruhnya sangat besar untuk menunjang kesehatan masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron meminta supaya masyarakat semakin banyak mengkonsumsi ikan. Entah itu ikan laut ataupun ikan tawar. Dengan kondisi wilayah Kabupaten Cirebon yang juga masuk dalam wilayah pantai, seharusnya masyarakat tidak kesulitan dalam mengkonsumsi ikan.

"Seharusnya masyarakat, terlebih yang tinggal di wilayah pantai, tidak kesulitan dalam mengkonsumsi ikan. Dengan adanya program ini, mungkin akan bisa meningkatkan kualitas ikan, khususnya air tawar," papar bupati.

Imron menambahkan, program BMK sangat membantu sekali, karena ikan yang dimakan masyarakat benar-benar layak untuk dikonsumsi. Tinggal bagaimana masyarakat mempunyai minat yang tinggi untuk banyak mengkonsumsi ikan. 

"Ikan itu banyak sekali manfaatnya, terutama untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak. Dengan program BMK, otomatis kualitas ikan sudah benar-benar terjamin. Untuk itu, saya berharap masyarakat di Kabupaten Cirebon semakin sering mengkonsumsi ikan," tegasnya. (Indah)

Mahasiswa FITK IAIN Cirebon Berulang Kali Sabet Juara Nasional

Muhammad Rizal Pahlevy, sang juara dari FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sukses meraih juara 3 tingkat nasional.


FOKUS CIREBON, FC - FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus memboyong piala kejuaraan tingkat nasional, kali ini diraih oleh Muhammad Rizal Pahlevy, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Semester 4, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (8/6/2022).

M. Rizall meraih piala dalam lomba dai-Daiyah tingkat nasional di UIN Walisongo Semarang selama 3 Hari dari tanggal 6-8 Juni 2022.

Dalam lomba ini, diakuinya dengan konsep DUIT yaitu, Doa, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal. Rizal berharap doanya semoga semuanya lancar.

"Ya, usaha yang kami lakukan yaitu mempersiapkan mental dan memiliki niat, Ikhtiarnya itu kita jauh dari Cirebon datang ke Semarang dan menampilkan yang terbaik dan Tawakal nya kita serahkan semuanya kepada Allah," kata M.Rizal kepada Fokus Cirebon.

Dalam lomba tersebut, aku Rizal, memiliki tantangan yang tinggi, mengingat pesertanya bagus-bagus dan mereka datang dari berbagai provinsi, baik dari Jakarta, Surabaya, malang, Surakarta dan berbagai daerah lainnya

Namun dengan kekuatan doa dan mental yang kuat, akhirnya melalui materi tentang pendidikan karakter di masyarakat, Rizal pun dinobatkan sebagai juara 3 (tiga).

Padahal pada mekanisme lomba juga sangat ketat, yakni harus melalui 3 baba, yakni pertama babak penyisihan, kedua babak semifinal, kemudian baru diambil 5 orang dan final diambil 3 orang.

Kemenangan yang diraih juga, lanjut Rizal, karena kuatnya motivasi dalam dirinya,  pertama datang dari diri sendiri, dengan mengingat satu riwayat bahwasanya salah satu tanda akhir zaman yaitu banyaknya penceramah dan sedikitnya ulama.

"Inilah motivasi terbesar saya, makanya saya pengen menjadi ulama dan penceramah ibarat sumur kalo banyak isinya enak buat diambil kalo sumur kosong isinya apa yang mau diambil, Alhamdulillah dapat dukungan dari kampus sebelum saya berangkat saya meminta restu dan doa ke ketua jurusan dan sekertaris jurusan," terangnya.

Di akhir perbincangan dengan Fokus Cirebon, Rizal menitip pesan kepada semua mahasiswa yang ingin dan tengah berlomba. 

Menurutnya tetaplah semangat dan terus kembangkan potensi yang ada. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya. (Udin)