Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 11 Agustus 2020

IAIN Cirebon dan Badan Keahlian DPR RI Bahas Sertifikasi Halal Dalam Persepektif UU No 33/2014


FOKUS CIREBON - Sertifikasi halal dengan segala potensi yang dimilikinya masih menjadi topik perbincangan diberbagai kegiatan. 

Seperti juga tema hangat di Fokus Group Discussion (FGD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pada kesempatan ini, Pasca Sarjana IAIN Cirebon bekerjasama Badan Keahlian DPR RI mendiskusikan sertifikasi halal dalam persepektif UU No 33 Tahun 2014.

Undang-Undang (UU) tentang Jaminan Produk Halal dan RUU Cipta Kerja ini mengundang pembicara di bidangnya di antaranya Dr. Inosentius Samsul, SH, M.Hum (Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI), dan Drs. Helmizar, M.E (Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara).

Juga hadir pembicara lainnya, Indra Iskandar Plt. Kepala BKD Setjen DPR RI serta Dr H Sumanta, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Prof Dr H Dedi Djubaedi, M.Ag, Direktur Program Pasca Sarjana IAIN Cirebon.

Kegiatan yang dipandu oleh Dr H Sugianto.SH, MH ini, dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi di wilayah III Cirebon juga TNI, para akademisi, para ekonom dan praktisi hukum.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan FGD tersebut mengatakan, bahwa kerjasama IAIN dengan Badan Keahlian DPR RI sudah dilakukan dalam berbagai kesempatan, seperti kerjasama Sumber Daya Manusia (SDM), kerjasama Penelitian maupun kerjasama di bidang Pengabdian.

"Kami dengan Badan Keahlian DPR RI sudah menjalin kerjasama dalam berbagai bidang dan kesempatan lainnya," ujar Sumanta.

Kendati begitu, Sumanta berharap, berbagai kesempatan yang sudah dilakukan dapat mendorong percepatan transformasi dari IAIN ke UIN. 

Sumanta menjelaskan, ada dua program yang tengah dilakukan oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pertama transformasi dari IAIN ke UIN dan kedua transformasi layanan dari satker ke BLU.

Sementara saat memasuki seasson pemaparan materi, nara sumber Dr. Inosentius Samsul, SH,M.Hum (Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI), dan Drs.Helmizar, M.E (Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara membahas seputar dampak UU No 33 Tahun 2014 terhadap RUU Cipta Kerja.

Pembahasan mendalam, kata Dr. Inosentius Samsul, SH, M.Hum adalah soal keberadaan UU No 33 Tahun 2014 terutama potensi permasalahan pada tata cara sertifikasi halal dari UU No 33 Tahun 2014 terhadap JPH dan konsep perubahan pada RUU Cipta Kerja. 

Meski begitu, terpenting dari diskusi ini kata Dr. Inosentius Samsul adalah tujuan perubahan. 

Lalu Inosentius Samsul menjelaskan bahwa tujuan perubahan itu agar proses layanan sertifikasi halal dapat berjalan secara efektif dan efesien. Maka diperlukan perubaham berupa penyederhanaan proses tata cara sertifikasi halal. Kemudian percepatan layanan dan pemberian akses kemudahan bagi pelaku usaha dalam sertifikasi halal.


Lalu berikutnya, adalah membuka akses yang lebih luas terhadap lembaga pemerintan pusat, daerah, BUMN/BUMD dan Perguruan Tinggi Negeri dan Ormas Islam berbadan hukum untuk membangun ekosistem jaminan produk halal pada apsek pemeriksaan dan pengujian kehalalan produk. (din)


















Melalui Protokol Kesehatan, UM-Mandiri IAIN Cirebon Dijalankan Dengan Sistem CBT


FOKUS CIREBON - Pelaksanaan Ujian Mandiri yang digelar di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa, (11/8/2020) dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Peserta yang datang pun wajib menggunakan masker serta mencuci tangan dan berpakaian berwarna hitam putih dengan membawa surat kesehatan dari dokter.

Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA menjelaskan, protokol kesehatan mutlak diterapkan di lingkungan kampus. 

Para pengantar dan yang tidak berkepentingan dilarang masuk, kecuali peserta Ujian Masuk Mandiri. Seluruh pintu dijaga ketat pihak panitia dan Satpam setempat.

Kamal menjelaskan, pada UM Mandiri tahun ini, ada 788 peserta yang terbagi dalam masing-masing sesi 100 orang. Sesi pertama 3 sesi, hari kedua 3 sesi dan hari ketiga 2 sesi. 

Sementara pada masing-masing sesi, kata Kamal terdapat 100 orang, kecuali hari terakhir hanya 88 orang. Sementara setiap sesinya dibagi 5 ruang dan setiap satu ruang diisi 20 orang. Hal ini sebagai bentuk menjaga jarak dari situasi yang masih covid 19.

"Secara prosedur kami terapkan protokol kesehatan, semua calon mahasiswa di cek di depan, terutama di cek jadwalnya, namanya dan sesinya, jika sudah benar maka dipersilahkan masuk area kampus untuk selanjutnya di cek suhu badannya serta mencuci tangan," kata Kamal.

Dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri ini, kata Kamal lagi dengan Sistem Computer Based Test (CBT) dengan materi atau soal yang diacak dan tempat duduk yang berjauhan, sehingga UM Mandiri ini benar-benar menuntut kualitas dan kemampuan masing-masing peserta.

Sementata itu, Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Zuhri MAg menyatakan, ini merupakan tahun pertama ujian mandiri di IAIN Cirebon menggunakan sistem CBT.

"Jadi basisnya menggunakan aplikasi computer yang nanti bisa ketahuan skor dan nilainya dan juga untuk meningkatkan objektifitas, meningkatkan kualitas karena memang soalnya diacak disetiap meja berbeda-beda sehingga meminimalisir kecurangan. Disamping juga untuk mempercepat hasil seleksi," ujarnya.

Menurut Saefudin Zuhri, pada tahun ini ada 788 calon mahasiswa yang ikut tes dan quota yang dibutuhkan hanya 20 persen dari total penerimaan tahun 2020. Sedangkan materi yang diujikan itu meliputi tes kompetensi dan potensi.


Pasca mereka test UM Mandiri dan diterima menjadi mahasiswa IAIN Cirebon maka pihaknya berharap mendapat calon-calon mahasiswa yang baik dan berkualitas sesuai dengan jurusan prodinya masing-masing. (din)











Damri Resmi Layani Rute JRC Kemang Pratama Bekasi-Stasiun Gambir


JAKARTA - Sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat jaringan transportasi darat sekaligus mendukung peningkatan perekonomian dan kepariwisataan, Damri resmi layani rute JRC Kemang Pratama Bekasi - Stasiun Gambir PP (via Komdak, Jenderal Sudirman dan Thamrin City)., Selasa (11/8/2020).

Layanan tersebut merupakan upaya DAMRI untuk menghadirkan konektivitas transportasi darat kepada para pelanggan dan mendukung penerapan kembali Ganjil Genap DKI Jakarta yang berlaku sejak Senin (3/8) lalu.

Pada peresmian rute baru ini dihadiri oleh Kepala dan Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Direktur Angkutan BPTJ, Kasubdit Angkutan Orang BPTJ, Kasubdit Pengawasan dan Pengendalian BPTJ, Kepala Seksi Angkutan BPTJ, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bekasi, Kepala Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek Dishub Kota Bekasi, dan Perwakilan Organda serta Ketua Forum Rukun Warga (RW) Kemang Pratama, Chairil Anwar. 

Rute JRC Kemang Pratama Bekasi- Stasiun Gambir Jakarta tarif normal Rp 25.000. Namun, kini pelanggan Damri dapat menikmati layanan ini hanya dengan Rp 15.00, dengan jam keberangkatan yakni jam 05.30 WIB dari Kemang Pratama, sedangkan pukul 17.30 dari Stasiun Gambir.

"Damri hadir memberikan kenyamanan dan keamanan armada yang dilengkapi dengan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari risiko terpapar virus COVID-19 bagi pelanggan yang harus melakukan perjalanan dari dan atau menuju Jakarta untuk berkerja," kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Damri Nico R Saputra.

Bus Sehat yang disediakan Damri memberikan pelayanan terbaik. Bus dipastikan dalam keadaan bersih dan melalui proses penyemprotan desinfektan. 

Selain itu penerapan jaga jarak tetap dilakukan dengan ditetapkannya maksimal kapasitas penumpang hanya 70 persen, didukung dengan pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer dan tempat cuci tangan, serta penggunaan alat pelindung diri kepada petugas di lapangan dan awak kendaraan.
 
"Untuk informasi terbaru, pelanggan Damri dapat mengikuti akun media sosial @damriindonesia atau dapat menghubungi layanan pelanggan 1500-825," ujarnya. (dade)

Senin, 10 Agustus 2020

Petugas Jalan Bina Marga Provinsi Jabar Rutin Bersihkan Rumput Liar

 

FOKUS CIREBON - Sejumlah petugas kebersihan yang diterjunkan pihak Bina Marga Jalan Provinsi Jawa Barat, Senin (10/8/2020), membersihkan rumput liar di sepanjang jalan tanjakan Tol Palikanci, Jalan Cakrabuana, Kepompongam, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Mereka para petugas tanpa mengenal panas terik matahari terus mencabuyi rumput dan memberesi letak marka jalan yang rusak.

Dengan pakaian lengkap dan dengan peci dan rompi warna kuning, para petugas tak menghiraukan laju kendaraan yang melaju cukup kencang, baik dari arah barat maupun arah timur.

Padahal, jarak di mana posisi  para pekerja dengan jalan kendaraan hanya terbatasi oleh marka jalan. Tapi demi tugas dan tanggungjawab, mereka terus menyelesaikan pekerjaannya. (Agus) 

Minggu, 09 Agustus 2020

Wakil Walikota Cirebon Apresiasi Kader Posyandu Apel Cisalung

FOKUS CIREBON  - Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati mengunjungi Posyandu Apel di Sicalung, Karyamulya, Kota Cirebon.

"Alhamdulillah, antusias warga untuk membawa anak-anaknya ke posyandu sangat bagus. Tentu, di posyandu tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ucapnya.

Eti Herawati juga mengapresiasi para kader posyandu, karena apa yang mereka kerjakan adalah
bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan posyandu di tempat nya masing-masing untuk menjaga kesehatan keluarganya, terutama anak-anak dan bayi," pintanya. (din)

Sabtu, 08 Agustus 2020

PTP Multipurpose Cabang Pangkal Balam Pelabuhan Kawasan Belinyu Layani Muat Ekspor Cangkang Sawit

JAKARTA -  Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose Cabang Pangkal Balam Pelabuhan Kawasan Belinyu, layani muat ekspor cangkang sawit keluar negeri yakni Negara Jepang sebanyak 10.000 Ton, Jumat (7/8) kemarin. 

Acara pelepasannya langsung dipimpin oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Erzaldi Rosman, pasalnya ini merupakan kegiatan ekspor perdana cangkang sawit ke jepang.

Peran PTP Multipurpose Cabang Pangkal Balam dalam melayani kegiatan muat cangkang sawit tersebut, dilakukan secara truck losing di dermaga, dimuat ke atas tongkang dan selanjutnya dimuat ke mothervessel secara ship to ship (STS).

"Tentunya pada pelaksanaan kegiatan muat tersebut tetap mengikuti aturan dan ketentuan berlaku terkait protokol kesehatan Covid-19," kata Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha yaitu Yossianis Marciano, Sabtu (8/8).

Kami sebagai Profesional terminal multipurpose akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna mendukung peningkatan nilai tambah produk Indonesia serta meningkatkan devisa khususnya di wilayah Bangka Belitung dari kegiatan ekspor. (dade)

Kamis, 06 Agustus 2020

UIN Bandung Lakukan Studi Banding Prodi Bahasa Arab Ke IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat kunjungan studi banding dari Univeritas Islam Negeri (UIN) Bandung, Kamis (6/8/2020).  Kunjungan tersebut merupakan langkah lanjutan dari MoU sebelumnya antara IAIN Cirebon dengan UIN Bandung.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Bandung, Dr Dedih Wahyudin MAg, mengatakan bersama Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa, FTK UIN Bandung, Dr Nanang Kosim MAg, bahwa kegiatan ini, selain silaturrahmi juga sedang mengadakan review kurikulum pendidikan bahasa arab.

"Jadi maksud kedatangan kesini itu di antaranya bertukar pikiran dari distingsi kurikulum dari setiap prodi. Prodi kami distingsinya apa, Prodi PBA di IAIN Syekh Nurjati ini distingsinya apa, ini akan jadi kajian bersama untuk mendapatkan hasil kurikulum yang baik," ujarnya kepada fokuscirebon.com

Berikutnya kata Dedih, kita membicarakan kerjasama dalam bentuk penelitian dalam bentuk jurnal, seminar atau segala macamnya.

"Tadi kita sudah bicara banyak terkait kerjasama dalam hal publikasi jurnal, terutama nanti bertukar artikel, penulis, bertukar reviewer atau nanti berbagai narasumber atau segala macam dalam seminar nasional maupun internasional. Ini yang akan menjadi fokus antara UIN bandung dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dalam hal ini Prodi Bahasa Arab," katanya.

Dedih juga menjelaskan tentang manfaat dari kegiatan ini, terutama dalam meningkatkan nilai akreditasi. Dan itu bisa meningkatkan nilai akreditasi jurnal maupun prodi itu sendiri. Sebab itu dapat terakreditasi dengan baik, maka publikasi dari setiap dosennya itu harus tinggi dan publikasi itu kalau bisa di tempat yang lain. 

"Kita punya jurnal, tapi tidak mungkin penulisnya orang dalam, itu harus ada orang luar. Dengan begitu nilai akreditasi jurnal kita akan naik. Kemudian reviewer juga begitu, tidak mungkin reviewernya itu orang dalam, harus melibatkan orang luar, itu akreditasinya akan naik," terangnya.

Untuk itu, tandas Dedih, jika publikasi dosen itu sudah baik, maka hal itu akan berdampak pada akreditasi prodi. "Jadi manfaat yang diterima ini secara institusi dapat meningkatkan akreditasi prodi, untuk dosen meningkatkan jumlah publikasi dan untuk mahasiswa pun banyak, seperti seminar dan lainnya yang dapat meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan PBA, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Masyriah MAg menerangkan, bahwa ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya, baik dari UIN Bandung ke IAIN Cirebon maupun sebaliknya. 

Kegiatan ini merupakan eksyen dari MoU yang dibuat pada tahun 2019 sebelum Covid 19. Kita sepakat untuk bertukar naskah jurnal, bertukar reviewer dan kerjasama seminar dan kerjasama ini sudah mulai berjalan.

"Semoga kerjasama ini terus terjalin untuk sama-sama mengawal demi meningkatkan kualitas, baik itu SDM seperti untuk dosen dan mahasiswa. Apalagi ke depan ada konsep kampus merdeka belajar, itu kan bisa kerjasama dosen IAIN mengajar di UIN Bandung dan dosen UIN ngajar di IAIN, dan dalam waktu dekat semuanya bisa dilaksanakan.

"Jadi ya, ini merupakan tindaklanjut dari MoU tahun 2019 di UNPAD. Dan kita akan bertukar dalam hal pertukaran jurnal, bidang reviewernya atau materi jurnalnya. Kemudian sharing kurikulum antara PBA di IAIN Cirebon dan UIN Bandung," ulasnya.

Kedepannya, lanjut Masriyah, kita akan ada kerjasama dalam berbagai hal, terutama pengajaran, pengabdian, dan penelitian. Mudah-mudahan kerjasama ini tetap langgeng sebagai tugas akademisi di bidang-bidang tersebut sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi dan melalui kerjasama ini, dari MoU ini benar-benar dilaksanakan," tandasnya. (nurudin)

Letkol Kav Ricky Arinuryadi Resmi Jabat Dandim 0608/Cianjur

CIANJUR-- Acara tradisi lepas sambut Dandim 0608/Cianjur dari Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, SE,. M. Han ke Letkol Kav Ricky Arinuryadi S.H., M. M, digelar sederhana, Kamis (6/8).

Lepas sambut orang nomor satu di lingkungan Kodim 0608/Cianjur itu digelar di Halaman Makodim 0608, Jalan Siliwangi, Cianjur, setelah sebelumnya melakukan Sertijab di Makorem 061/SK pada Rabu (5/8) kemarin.
 
Diketahui, Letkol Kav Ricky Arinuriyadi sebelumnya menjabat sebagai Danronkapser Paspampres. Sedangkan Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani akan mengemban jabatan baru sebagai Paban III Latgab SOPS Mabes AD.

Letkol Rendra Dwi Ardhani, mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bekerjasama dan sama-sama bekerja dalam membangun dan menjaga Kabupaten Cianjur selama dirinya menjabat dandim lebih kurang satu tahun enam bulan.

“Terimakasih banyak, bangga pernah menjadi bagian dari Kabupaten Cianjur. Saya serahkan prajurit Kodim 0608 kepada Letkol Ricky. Tolong dijaga saja,” kata Rendra.

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav Ricky Arinuryadi, mengungkapkan sangat bangga dengan penerimaan masyarakat Cianjur.

Selain itu, lanjut Ricky, akan melanjutkan kepemimpinan yang telah dirintis pejabat dandim sebelumnya yang sudah cukup baik.

“Kami mempunyai niat tulus dalam mengemban amanah yang diberikan pimpinan atas dan tentunya kami juga akan memberikan yang terbaik bagi Cianjur,” tandas Ricky.

Ricky juga berharap bisa solid dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cianjur dengan baik. Ia bertekad mewujudkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Fokusnya, nanti saya akan program teritorial, kemarin sempat ada covid jadi ada beberapa yang tertunda nanti akan dilanjutkan. Termasuk Percepatan penanganan covid ini,” katanya.

Menurutnya, penanganan Covid-19 di Cianjur sangat baik. Diharapkan bisa mewujudkan percepatan penanganan Covid-19 bersama masyarakat Cianjur.

“Percuma masyarakat tanpa disiplin dan menjaga kesehatan, tidak akan terwujud. Kedepan kami akan buat program untuk masyarakat.” imbuhnya. (dade)

Rabu, 05 Agustus 2020

Gubernur Jawa Barat Meminta Daerah Galakan Penggunaan Masker

FOKUS CIREBON - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat melakukan rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota dan Kabupaten Cirebon menjelaskan jika perang mereka menghadapi Covid-19 masih lama. 

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat, mengingatkan kepada kepala daerah yang ada di wilayahnya untuk senantiasa menjaga semangat dan kekompakan. Termasuk perekonomian untuk diperkuat kembali. 

“Forkopimda harus kompak dan saling mengingatkan. Jaga kesehatan mental dan fisik. Vaksin saat ini akan diuji coba, namun kemungkinan baru bisa digunakan seluruh masyarakat sekitar 6 hingga 7 bulan lagi,"   ungkap Ridwan Kamil. 

Ridwan Kamil juga mengingatkan agar pemerintah daerah semakin menggalakkan penggunaan makser.  

“Hasil penelitian, menggunakan masker itu sama dengan melakukan lockdown,” ujarnya. 

Bedanya, kalau lockdown menimbulkan beragam dampak, hingga resesi ekonomi, sedangkan jika menggunakan masker, orang tetap bisa beraktivitas.

Panduan untuk menggunakan masker juga ada, yaitu Peraturan Gubernur yang juga mengatur sanksi. Sanksi disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan, bisa sanksi sosial maupun sanksi berupa denda. 

Dalam masa adaptasi kebiasaan baru, Emil juga meminta kepada pemerintah daerah untuk kembali menguatkan ekonomi berdasarkan ciri khasnya masing-masing. Untuk Kota Cirebon diminta memperkuat sektor pariwisata.

Bahkan Emil yakin pariwisata di Kota Cirebon bisa lebih cepat pulih dibandingkan Bali. 

“Tarik wisatawan lokal dengan sebanyak-banyaknya,” ungkap Emil. 

Sedangkan di Bali sangat bergantung dengan wisatawan dari luar negeri. Sedangkan untuk Kabupaten Cirebon diminta untuk memperkuat sektor pertanian. 

“Di masa pandemi, sektor pertanian paling bisa bertahan terhadap krisis,” ungkap Emil.

Namun Emil meminta pertanian yang berbasis 4.0, menggunakan teknologi dalam pengolahan hingga distribusinya.

Kepada pemerintah Kota dan Kabupaten Cirebon Emil juga meminta untuk memaksimalkan penyerapan belanja pemerintah. 

Ekonomi jalan karena 4 faktor, yaitu karena adanya ekspor, investasi, daya beli serta belanja pemerintah. Tiga faktor pertama menurut Emil hancur karena adanya Covid-19, yang tertinggal yaitu belanja pemerintah.

Untuk itu, kepada pemerintah daerah diminta untuk memaksimalkan penyerapan anggaran dan mereka juga telah mendapatkan pinjaman dari pemerintah pusat untuk melaksanakan sejumlah program padat karya untuk masyarakat. 

Emil meminta dana yang ada dimanfaatkan untuk memutar roda perekonomian masyarakat.

Sementara itu Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, mengungkapkan jika adanya dana pinjaman untuk melaksanakan pembangunan merupakan kabar baik yang mereka terima. 

“Karena sejumlah dana pada APBD 2020 telah kena refocusing,” ungkap Azis. 

Dana tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan perekonomian yang sudah hilang yang dipacu melalui belanja pemerintah daerah.

Untuk penggunaan masker, jajaran Pemda Kota Cirebon juga akan semakin menggencarkan razia. 

“Apalagi penggunaan masker sama dengan melakukan lockdown,” ungkap Azis. 

Yang berbeda selama menggunakan masker orang bisa tetap produktif, sehingga roda perekonomian bisa berjalan. 

Sedangkan lockdown justru berdampak buruk bagi perekonomian. “razia berkala akan kita gencarkan,” ungkap Azis.

Aturannya sudah ada, yaitu Peraturan Gubernur yang juga mengatur sanksi baik berupa sanksi sosial maupun sanksi denda. 

Pemda Kota Cirebon menurut Azis, bahkan siap untuk menerapkan sanksi berupa denda dengan melihat situasi di lapangan. (Yono)

DPRD Kota Cirebon Hadiri Rapat Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Bersama Gubernur Jabar

FOKUS CIREBON - Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati SPd menghadiri rapat tugas percepatan penanganan Covid-19 bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Hotel Prima, Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Rabu (5/8).

Affiati mengingatkan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Cirebon agar mewajibkan diri menggunakan masker. Sebab, pencegahan wabah Covid-19 itu sebenarnya bergantung pada diri masing-masing sejauh mana bisa melindungi diri dengan cara menerapkan protokol kesehatan. 

Dia juga berharap antar Forkopimda Kota Cirebon bisa saling berkerjasama dan saling mendukung dalam upaya-upaya pencegahan Covid-19. (din)

Ngaji Online Bersama Pakar Dan Dekan FUAD, Wakil Walikota Menerima Buku "Rukun Kebahagiaan"

FOKUS CIREBON - Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati mengaku banyak menimba ilmu dan nasehat usai mengikuti ngaji online bersama KH Buya Syakur Yasin dan Dr Hajam MAg, Dekan FUAD IAIN SNJ Cirebon, Rabu (5/8/2020).

"Alhamdulillaah semalam ngaji online bersama Bapak KH Buya Syakur Yasin dan Bapak Dr Hazam berjalan lancar. Banyak sekali ilmu dan nasihat yang saya dapatkan dari orang-orang hebat. Saya juga diberi oleh-oleh sebuah buku berjudul "Rukun Kebahagiaan" karya Buya Syakur," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Buya juga mengutarakan "Irama Cinta" dengan untaian
kata yang indah dan sangat menginspirasi para pendengarnya. "Terimakasih Buya," kata Eti Herawati lagi.

Tema kegiatan yang dilakukan secara online ini, mengusung soal feminisme dan dibahas dalam ngaji online.

"Saya sepakat apa yang disampaikan Buya Syakur, bahwa kesetaraan itu sudah hadir sejak di dalam rumah. Peran perempuan dalam kehidupan menjadi sebuah tantangan. Baik di rumah maupun di ranah publik," kata Eti.

Eti juga menjelaskan banyak ruang bagi para perempuan untuk mengabdi dan berkiprah, apapun bidangnya.

Untuk itu, sebagai perempuan, mari kita berikan kontribusi yang positif baik dari segi prilaku, tenaga dan pemikiran untuk keluarga serta masyarakat. (din)

Soal Rotasi dan Promosi, DPRD Tekankan Penempatan Yang Proporsional

 

FOKUS CIREBON - Peran dan tugas pokok (tupoksi) DPRD dijalankan dengan penuh tanggungjawab. Para politisi di gedung putih ini, tidak ingin melewatkan begitu saja momentum dan program penting bagi perubahan di Kota Cirebon.

Seperti soal rotasi, mutasi dan promosi bagi eselon III dan IV yang akan digelar oleh Pemerintah Kota Cirebon pada  bulan Agustus ini. 

Gedung putih ingin penempatan ASN di tempatkan pada keahliannya. Hal inilah yang menjadi sorotan Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Cirebon, menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD bisa diperhatikan, kalaupun ada rotasi, mutasi dan promosi harus sesuai dengan keahlian bagi ASN.

"ASN di bidang kesehatan agar ditempatkan di kesehatan, bidang pemerintahan ditempatkan di pemerintahan, bidang pendidikan di pendidikan dan selanjutnya seperti itu,“ kata Dewa.

Sebab jika salah penempatan, resikonya adalah bisa membuat kerjanya kurang maksimal. Maka rotasi harus menjadi suatu kebaikan bagi Pemkot Cirebon. 

Dalam hal ini, DPRD harus dilibatkan, karena keterkaitan dengan pengawasan, meskipun hak prerogatif ada di walikota. 

“Ini tugas kami yang juga bisa memberikan masukan ke Pemkot Cirebon, agar penempatan itu proporsional jangan sampai, sarjana pendidikan ditempatkan di pekerjaan umum, sarjana kesehatan ditempatkan di pendidikan, atau pun sarjana hukum ditempatkan di kesehatan," ujarnya.

Jadi proporsional itu, tandasnya, harus sesuai keahliannya, sehingga kerja bisa maksimal demi kemajuan Kota Cirebon. (Agus)