Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 12 Oktober 2020

Satgas Covid 19 Ajak Pedagang dan Warga Perangi Corona

CIREBON - Melalui pengeras suara, Satuan tugas (Satgas) Covid 19 menyisir para pedagang di Jalan Perjuangan, Kota Cirebon dan meminta menggunakan masker serta mencuci tangan, Senin, 12 Oktober 2020. 

Sambil membawa pamflet bertuliskan sejumlah imbauan, petugas menyisir para pedagang yang berjejer di  bahu jalan hingga pedagang di bagian dalam. 

Satgas Covid 19 ini merupakan petugas gabungan yang berasal dari Kecamatan Kesambi, Kelurahan Karya Mulya, Ibu-ibu PKK, para pegawai Puskesmas dan aparat Kepolisian dari Polsek Utara Barat (Utbar) Kota Cirebon.

Darwin, salah seorang Satgas Covid 19 dan merupakan pegawai Kecamatan Kesambi, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi penggunaan masker dan mencuci tangan di bagi ke dalam dua bagian, pertama menyisir di daerah Jalan Perjuangan dan kedua di jalan Evakuasi Kota Cirebon.

"Putus mata rantai virus Covid 18, kami Satgas Kecamatan Kesambi terus akan mensosialisasikan penggunaan masker dan mencuci tangan kepada warga di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Ini sesuai dengan program yang dicanangkan Pemerintah Kota Cirebon," ujar Darwin.

Selain pengenaan masker, lanjut Darwin, warga juga mematuhi instruksi Walikota Cirebon dengan pengurangan jam malam.

"Jam malam untuk usaha saat ini dibatasin, warga juga diminta terus aktif mendorong sanak keluarganya untuk bersama mencegah an memerangi pandemi Covid 19 melalui pnggunaan masker, menjaga imun dan kesehatan lingkungan," paparnya. (din)

Minggu, 11 Oktober 2020

Lewat Zoom Cloud Meeting, HMJ IQTAF Gelar Penataran Kader Musafir

CIREBON, FC - Sebagai ajang pembekalan mahasiswa baru tahun 2020, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Penataran Kader Mufasir (PENA KAMI).

Acara dibuka langsung oleh ketua jurusan via Zoom Cloud Meeting ini, mengangkat tema “Membangun Moderasi Sejak Dini” Minggu, (11/10/2020).

Ketua pelaksana, Agus Setiadi mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari Sabtu sampai Minggu.

“Moderasi beragama sering kali digaungkan di ranah kampus, maka dari itu HMJ-IQTAF berinisiatif mengangkat tema moderasi untuk menunjang mahasiswa baru kedepannya,” katanya.

Hal demikian juga diungkapkan oleh Ketua HMJ-IQTAF Fasfah Sofhal Jamil, menurutnya moderasi beragama sangat penting bagi kalangan mahasiswa, terlebih mahasiswa di jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

“Setelah nanti mengenal moderasi melalui pembekalan ini, diharapkan kedepannya mahasiswa baru lebih toleran dan mampu menghargai perbedaan,” kata Fasfah.

Ia mengaku bahwa narasumber yang dihadirkan merupakan narasumber yang tepat dan mampu memberikan pemahaman moderasi untuk mahasiswa baru.

Muhammad Maimun, selaku ketua jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menyampaikan, bahwa walaupun kegiatan ini via virtual, namun tidak mengurangi kualitas pertemuan dan tetap bisa bersilaturahim. 
 
“Kita bisa bersama-sama memajukan jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir karena perlu melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, salah satunya kegiatan pembekalan mahasiswa baru ini,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut dia, diharapkan kedepannya mampu bersama-sama membawa nama harum jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, syukur-syukur sampai tingkat internasional. 
Muhammad Nur Hayid, selaku narasumber pertama memaparkan terkait tafsir moderasi, bahwa dalam kajian tafsir banyak coraknya dan sangat beragam, karena itu sikap kita harus moderat.
 
“Tak perlu berbicara banyak mengenai moderasi, pahami dasar-dasar Al-Qur'an terlebih dahulu, karena dengan begitu akan moderat dengan sendirinya,” ujar Pengasuh PP Skill Jakarta dan Lumajang tersebut.

Narasumber kedua, Khalilullah, menyampaikan terkait materi wawasan kebangsaan, bahwa menurutnya cinta tanah air itu sesuai dengan pandangan Al-Qur'an dan Hadis.

Ia menegaskan, Nabi Muhammad saw pun cinta terhadap tanah kelahirannya.


“Salah satu cara untuk menumbuhkan cinta tanah air yakni menumbuhkan kesadaran, jika salah luruskan, menghormati perbedaan, menghindari paham radikal,  dan menjaga tali persaudaraan,” ujar penulis aktif harakatuna.com itu. (Sof)

Sabtu, 10 Oktober 2020

Kegiatan Pelantikan Virtual FTMB Usung Tema "Literasi Memanusiakan Manusia"

CIREBON, FC - Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kota Cirebon menggelar pelantikan virtual dengan tema "Literasi Memanusiakan Nanusia", Sabtu (9/10/2020). 

Iman Agung Jauhari, selaku ketua pelaksana mengatakan, pelantikan yang berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting ini merupakan solusi pelantikan pada era pandemi.

“Dengan dilantiknya pengurus FTBM Kota Cirebon via daring ini harapannya FTBM Kota Cirebon dapat menjadi penerus dan penggerak komunitas literasi di Cirebon,”. Kata Iman.

Menurut Ketua FTBM Kota Cirebon terpilih, Ryan Haryanto mengungkapkan, dengan dilantiknya pengurus kali ini, diharapkan kedepan dapat berkolaborasi dengan instansi di Cirebon pada jalur literasi.

“Sebisa mungkin kita sekuat tenaga berkontribusi dalam memajukan Cirebon khususnya pada sektor literasi,” katanya.

Ia berharap bahwa  FTBM ini dapat menjadi kawah candra di muka dan menjadi ruang di Cirebon serta menjadikan Cirebon menjadi inovatif dan maju di bidang literasi.

Hal itu juga dikuatkan oleh Ketua Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Cirebon Iing Daiman, ia meyakini bahwa dengan dilantiknya pengurus FTBM Kota Cirebon ini akan menguatkan literasi untuk memajukan Kota Cirebon.

“Selamat atas dilantiknya penguirus FTBM Kota Cirebon, pelantikan ini menjadi potensi dalam membantu Pemerintah Kota khususnya di bidang literasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Iing mengatakan bahwa ini merupakan modal besar dan sangat diharapkan kontribusinya kedepan.

Sementara itu, M. Irvan selaku perwakilan dari Dinas Perpustakaan 400 dan kearsipan mengaku sangat berbahagia karena sekarang sudah ada FTBM di Kota Cirebon.

“Harapannya kedepan FTBM ini mampu untuk terjun ke Rw-Rw guna membantu mempromosikan perpustakaan keliling,” kata Irvan. (Fas)

Wakil Walikota Cirebon : Peran RT-RW Sangat Penting Dalam Mencegah Penyebaran Virus Covid 19

CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati memandang peran RT/RW sangat strategis dalam memutus matarantai virus covid 19. 

"Peran rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sangat penting dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing-masing. Semua harus bergerak di zonanya", kata Eti Herawati. 

Pergerakan itu tentu melalui langkah-langkah preventif, mulai dari penyebarluasan informasi terkait Covid-19, edukasi pencegahan, identifikasi dan pendataan atas kelompok masyarakat yang rentan tertular. 

Seperti yang saya sampaikan saat menjenguk warga terkonfirmasi Covid-19 dan sosialisasi protokol kesehatan di RW1 dan RW 2 Kesambi tadi pagi. Pemda Kota Cirebon memohon kepada masyarakat untuk selalu tenang, saling mengingatkan, saling dukung untuk dapat bersatu melawan Covid

Peran rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sangat penting dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing-masing. Semua harus bergerak di zonanya. 

Melalui langkah-langkah preventif mulai dari penyebarluasan informasi terkait Covid-19, edukasi pencegahan, identifikasi dan pendataan atas kelompok masyarakat yang rentan tertular. 

"Seperti yang saya sampaikan saat menjenguk warga terkonfirmasi Covid-19 dan sosialisasi protokol kesehatan di RW1 dan RW 2 Kesambi tadi pagi. Pemda Kota Cirebon memohon kepada masyarakat untuk selalu tenang, saling mengingatkan, saling dukung untuk dapat bersatu melawan Covid," ujar Wakil Walikota Cirebon. (Nur)

Jumat, 09 Oktober 2020

Alhamdulillah, KUA-PPAS Anggaran 2021 Disetujui Setelah Proses Panjang

CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, SH., merasa senang dan berbangga hati atas penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2021.

Penandatanganan dilakukan setelah Tim Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cirebon mencapai kesepatan setelah melewati diskusi panjang untuk menemukan sebuah kesepakatan.

“Alhamdulilah KUA-PPAS disetujui setelah proses panjang, akhirnya tercapai kesepakatan yang membawa kemaslahatan,” katanya, Jumat (09/10/2021) usai Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon.

Pada rapat paripurna tersebut juga dibahas pemandangan umum dari 9 Fraksi DPRD Kota Cirebon terhadap 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota Cirebon kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM), Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Cirebon, Raperda tentang Pembentukan Perseroan Daerah Pembangunan Kota Cirebon, Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.

Terkait penyertaan modal kepada PDAM Kota Cirebon, Azis menuturkan, akan mulai dilakukan mulai tahun 2021 dan semua fraksi telah memberikan pandangannya terhadap 4 Raperda yang telah diusulkan.

“Pandangan umum dari semua fraksi telah kami catat dan akan menjadi pedoman dalam pembahasan Raperda,” tuturnya.

Sementara itu, sejumlah fraksi memberikan pandangannya seperti dari Fraksi Partai Demokrat, yang menyoroti Raperda penyertaan modal untuk PDAM selama ini dinilai sudah relatif besar. 

Maka sebelum menambahkan modal, Pemda Kota Cirebon perlu mempertimbangkan sejauh mana PDAM merencanakan dan memprogramkan secara matang hasil penambahan modal tersebut. (Yono)

Kamis, 08 Oktober 2020

Aksi Unjukrasa Di Kota Cirebon Ricuh, Aparat Kepolisian Amankan Sejumlah Demonstran


CIREBON- Aksi unjukrasa  penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Kota Cirebon ricuh, beberapa jam suasana kota pun terasa mencekam, Kamis (8/10/2020).

Massa yang datang secara bergelombang, semula damai. Namun karena massa terus bertambah, massa gelombang terakhir itulah kericuhan terjadi.

Massa yang bentrok dengan polisi, saling lemparan batu, polisi terpaksa menembakkan water canon dan gas air mata ke massa hingga formasi aksi mereka pecah dan berlarian, 

Kericuhan terjadi akibat dipicu oleh gelombang massa terakhir yang ingin bergabung dengan massa dari sejumlah organisasi mahasiswa Cipayung plus Cirebon, seperti HMI, PMII, KAMMI, GMNI dan lainnya.

Massa ini diminta untuk membubarkan diri. Tetapi, kelompok massa ini tetap bertahan. Sampai akhirnya kelompok massa tersebut terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.

Untuk memukul mundur demonstran, pihak kepolisian pun mengerahkan mobil water canon untuk membubarkan massa. 

Aparat kepolisian berhasil menghalau massa dan situasi pun lambat laun kembali normal. Kemudian sejumlah demonstran yang diduga terlibat ricuh pun diamankan.

Belum ada data pasti dan keterangan resmi terkait berapa jumlah korban yang berjatuhan dari kedua belah pihak akibat dari bentrokan tersebut. (Nur)

Selasa, 06 Oktober 2020

Wakil Walikota Cirebon Mendapat Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak

CIREBON, FC - Kepedulian sosok Hj Eti Herawati kepada kehidupan anak-anak di Kota Cirebon, membawa dirinya untuk menerima penghargaan yang tidak mudah didapatkan, kecuali dengan kepedulian yang tinggi, keikhlasan, kesabaran dan penuh perhatian. 

Atas kepeduliannya itu, Wakil Walikota Cirebon ini menerima penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak atas Kepedulian Terhadap Gerakan Perlindungan Anak.

"Terimakasih Komnas Perlindungan Anak atas apresiasi yang sudah diberikan. Penghargaan ini menjadi inspirasi sekaligus pemacu saya secara pribadi dan Pemda Kota Cirebon untuk meningkatkan kualitas anak semakin baik," kata Eti.

Penghargaan yang diberikan ini juga merupakan hasil kerja keras semua pihak terkait, yang telah mendukung, bekerjasama dalam memberikan perlindungan kepada anak di Kota Cirebon.


"Melalui capaian ini, saya berharap anak-anak di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya sehat, kuat, cerdas, dan berakhlak," ucapnya. (Nur)

Wali Kota Cirebon Mendukung Transformasi IAIN Menjadi UIN Cirebon

CIREBON, FC- Dukungan transformasi IAIN Cirebon ke UIN kian kuat. Berbagai tokoh mulai lintas Perguruan Tinggi, ORMAS hingga para aktivis politik dan sosial sudah mulai angka bicara. Bahkan Wali Kota Cirebon sendiri, Drs H Nasrudin Azis langsung memberikan dukungannya, Selasa (6/10/2020).

Dalam pernyataanya, Azis mengatakan, sepanjang transformasi tersebut dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Kota Cirebon, tentu pemerintah daerah setempat pun akan mendukungnya.

“Sepanjang itu menguntungkan untuk perguruan tinggi tersebut dan memberikan kebaikan untuk mahasiswanya serta membawa kebaikan untuk masyarakat Kota Cirebon.” kata Walikota Cirebon.

Azis juga menyatakan, jika keberadaan IAIN Syekh Nurjati ini berdomisili di Kota Cirebon. Sehingga, tentu pemerintah daerah akan mendukung transformasi IAIN Cirebon ini menjadi UIN.

Kendati begitu, Azis berharap, dengan transformasi tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat menjadi bagian untuk meningkatkan sumber daya di Kota Cirebon.

Tentunya, harap Azis, IAIN Cirebon menjadi bagian dari dan untuk meningkatkan sumber daya di Kota Cirebon itu yang paling utama.

"Jadi kualitas individu masyarakat di Kota Cirebon dapat lebih meningkat dengan adanya transformasi tersebut,” ucapnya. (din)


Walikota Cirebon : Ulama Sebagai Perekat Umat

CIREBON - Ulama memiliki peran sebagai perekat umat. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon selalu berupaya untuk mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, saat Pembukaan Musda VII MUI Kota Cirebon tahun 2020 di Islamic Center Kota Cirebon, Selasa, 6 Oktober 2020.

“Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon memiliki tugas strategis untuk membangun kemaslahatan dan memperkokoh ukhuwah islamiah,” ungkap Azis. 

Untuk itu Pemda Kota Cirebon menurut Azis akan senantiasa mendukung sejumlah program yang dilakukan oleh MUI. 

Terlebih ke depannya Azis meyakini tantangan MUI semakin berat dan kompleks dengan beragamnya dinamika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Selanjutnya Azis juga meminta doa dari seluruh anggota MUI untuk bisa bersama-sama mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berakhir, tidak hanya di Kota Cirebon namun juga di berbagai belahan dunia lainnya. 

“Pandemi Covid-19 ini menjadi keprihatinan dan ujian yang berat untuk kita semua,” paparny.

Azis juga menekankan bahwa Pemda Kota Cirebon dengan dukungan seluruh komponen masyarakat akan bekerja maksimal untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon.

Pada kesempatan itu, Azis juga meminta kepada seluruh peserta Musda VII MUI Kota Cirebon untuk tetap menaati protokol kesehatan. 

“Dengan kerendahan hati kami juga memohon doa dari seluruh ulama agar kondisi negara segera membaik dan pandemi Covid-19 segera berakhir,” tandas Azis. (Lan)

Ketua HMJ KPI : Diksar ini Untuk Memperkenalkan Jurusan KPI dan Prospek Kerja Kedepannya


CIREBON - Mutualime tidak selalu harus berkuantitas, tetapi kuantitas harus bermutu. Untuk itu,Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar pendidikan dasar (diksar) ke 7 bagi mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2020/2021, Selasa (5/10/2020).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, khusus untuk tahun ini kegaiatan diksar yang  berlangsung di Aula Gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) kampus setempat ini dilaksanakan secara online.

Ketua pelaksana, Hanif menjelaskan, diksar ini diselenggarakan setiap tahun oleh jurusan KPI untuk mahasiswa baru sebagai bekal dan informasi mengenai jurusan tersebut. Namun, untuk pelaksanaan tahun ini memang berbeda karena dalam situasi pandemi. Akan tetapi, hal itu tidak menurunkan semangat para peserta.

“Konsep kita online, karena kita tidak mengadakan acara tatap muka langsung, teknisnya kita melalui live streaming siaran langsung di aplikasi Zoom, Google Meet, sama Youtube,” jelasnya.

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Deni Auli menuturkan, kegiatan diksar ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengetahui dan memperkenalkan prospek kerja ke depannya.

“Pada intinya diksar ini untuk memperkenalkan jurusan KPI dan juga prospek kerja ke depannya. Nanti akan dijelaskan divisi-divisi yang ada di jurusan KPI ini. Ada 5 Divisi di KPI, yaitu sosial dakwah, cinema, fotography, radio, dan jurnalistik,” tutur Deni.

Sebanyak 5 divisi tersebut, imbuh Deni, dapat dimanfaatkan para mahasiswa untuk meningkat kemampun yang dapat diterapkan di dunia kerja ke depan. Pasalnya, kata dia, jurusan KPI pasti tidak jauh prospeknya terhadap 5 divisi tersebut. (Nur)