Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 Desember 2021

Bupati Minta Fatayat NU Bantu Pemda dalam Pembangunan di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Latihan Kader Dasar (LKD) PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon, Minggu (5/12/2021). 

Imron berpesan, agar para organisasi Fatayat NU selalu ikut serta dalam membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. 

"Peran serta Fatayat NU sangatlah penting bagi Kabupaten Cirebon karena mereka ikut serta dalam pembangunan di daerah," katanya. 

Ia pun mengajak semua organisasi NU agar selalu menjaga organisasi dan memperkuat jaringan. "Jaringan sangatlah penting, sebab bisa ikut membantu semua yang kita lakukan," kata Imron.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, kegiatan kaderisasi ini sangatlah penting bagi sebuah organisasi. Sebab, tanpa adanya kaderisasi ke depan suatu organisasi tidak akan membuat perubahan. 

"Kita lihat Nahdlatul Ulama walaupun umurnya hampir satu abad tetapi NU selalu dicintai dan diminati semua kalangan," katanya. 

Azis menjelaskan, kegiatan kaderisasi ini harus tetap digalakkan hingga ke tingkat kecamatan. Sebab, Fatayat juga harus memiliki kader ulama untuk bisa menjadi seorang pemimpin. 

"Kaderisasi ini bertujuan bagaimana ke depan kita bisa menciptakan dan menumbuhkan kader-kader yang militan. Karena kader-kader ini kelak akan menjadi pemimpin ke depannya," ujarnya.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon Roziqoh, M.Pd mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang sudah membantu kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) Fatayat NU. 

Menurutnya, kegiatan LDK ini sudah ada di program pengurus Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Namun dengan kondisi pandemi ini semuanya bisa berubah. 

"Pandemi ini menggangu semua program Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Setelah dilantik baru sebatas rapat kerja dan kegiatan sosial yang bisa dilakukan. Tetapi alhamdulillah sekarang LDK  bisa kita selenggarakan," kata Roziqoh. 

Selain itu, kata Roziqoh Fatayat NU Kabupaten Cirebon mempunyai program TOT dan kaderisasi yang beriringan. 

Ia menjelaskan, Fatayat NU merupakan  organisasi perempuan NU. Organisasi  yang konsen dalam memperjuangan   hak-hak perempuan. 

"Kita ke depan akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Sehingga dibutuhkan peran serta Fatayat NU dalam ikut membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam pembangunan daerah," ujarnya. (din)

Letnan Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S. Sos Jabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag dalam acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di salah satu hotel di Cirebon.

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag menghadiri acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam. 

Acara pisah sambut tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan dihadiri Forkopimda, sejumlah perwakilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan instansi terkait. 

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) selama ini turut serta membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Selamat bertugas di tempat yang baru semoga diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan sukses selalu," ucapnya. 

Selain itu juga, Imron mengucapkan selamat datang Letnan Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon yang baru. 

"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Imron menjelaskan, peran Kodim 0620 sangatlah besar. Bahkan, di masa pandemi ini Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat terbantu oleh unsur TNI dan Polri yang selalu kompak dalam penanganan pandemi Covid-19. 

"Peran Pak Sugir ini sangat besar. Ia gencar membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam penanganan Covid-19. Sehingga sekarang Kabupaten Cirebon sudah masuk level 2," katanya.

Sementara itu, Dandim lama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama selama menjabat jadi Dandim 0620. 

Menurutnya, selama menjabat 1,4 tahun sangat merasakan suasana keakraban bersama semua unsur sangat begitu terkesan. 

"Di masa Pandemi Covid-19 tentunya kita mencurahkan semua tenaga pikiran untuk menyelesaikan masalah pandemi ini bersama-sama. Sehingga kebersamaan semua pihak terjalin dengan baik," kata Sugir. 

Selain itu, kata Sugir, dirinya sangat berkesan selama bertugas di Kabupaten Cirebon. Yaitu, saat ada kejadian bencana yang luar biasa di Desa Slangit Kecamatan Klangenan yang merusak ratusan rumah warga. 

"Ada 315 rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung, ada sembilan rumah yang rusak parah. Ini menjadi kesan saya karena semuanya bisa diatasi berkat kerjasama dengan unsur Polri, BPBD dan sejumlah pihak sehingga tadinya rumah warga itu rusak kini bagus kembali," katanya.

Sugir menjelaskan, Kabupaten Cirebon ke depan akan menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera. Sebab, pembangunan lima pintu tol di Kabupaten tidak serta merja dibangun, tetapi mempunyai tujuan tertentu. 

"Jadi tidak usah pesimistis. Saya yakin Kabupaten Cirebon akan mempunyai prospek yang bagus ke depannya," ujarnya.

Di tempat yang sama, Letkol Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang kini menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon mengatakan, banyak prestasi yang dilakukan oleh pak Sugir selama menjabat menjadi Dandim. Bahkan, bukan hal yang mudah untuk mencapai prestasi tersebut. Butuh waktu dan tenaga serta pikiran untuk mencapainya. 

"Saya tidak bisa bekerja sendiri sebagai Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, saya butuh bantuan dari Pak Bupati dan Forkopimda dan instansi lain. Karena sinergitas sangatlah penting untuk kemajuan Kabupaten Cirebon," katanya. (din)

PPKM Kabupaten Cirebon Turun ke Level 2


KABUPATEN CIREBON.- Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag melalui konferensi pers di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam. 

Bupati Imron mengatakan, per Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cirebon sebesar 52,71 persen (938.854 suntikan). Sementara untuk lansia, mencapai 43,28 persen (66.988 suntikan). 

"Artinya, status level wilayah Kabupaten Cirebon pada minggu ini berada di level 2," kata Imron. 

Sementara, berdasarkan data KCPEN berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jumlah warga Kabupaten Cirebon yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama mencapai angka 1.155.795 atau 64,82 persen. Kemudian, kelompok lansia, 50,88 persen atau 78.753 suntikan. 

"Ada selisih yang cukup besar dan signifikan. Kalau warga Kabupaten Cirebon yang divaksin di luar dan datanya dimasukkan ke dalam data capaian Kabupaten Cirebon, herd immunity sudah terbentuk," kata Imron. 

Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya itu berjalan baik. Hal tersebut terjadi karena adanya kerjasama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. 

Imron mengatakan, untuk tetap mampu mengendalikan penyebaran Covid-19, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Di antaranya, peningkatan disiplin 5M, pelaksanaan skrining serta testing, terutama di wilayah penyelenggara pilwu serentak. 

Selain itu, meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen hingga akhir 2021 dan membuka posko cek poin di beberapa lokasi pintu masuk Kabupaten Cirebon. 

"Kami juga akan melakukan tes acak kepada para pelaku perjalanan. Selain itu, akan memberikan pelayanan bagi pelaku perjalanan yang status kependudukannya Kabupaten Cirebon," kata Imron. 

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Muhammad Lutfi, Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, Kepala Kejaksaan Kabupaten Cirebon Hutamrin, dan pejabat forkopimda lainnya. (din)

Sabtu, 04 Desember 2021

Pandemi Covid 19 Membuat Pengalihan Anggaran, Syahroni : Tahun Depan Berharap Ada Jalan Keluar Untuk Mengejar Pembangunan

Kepala Dinas PUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT (kiri) bersama Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si (kanan) pada moment  Hari Bakti PU ke 76 tingkat Kota Cirebon. 


FOKUS CIREBON – Sekretaris Daerah (Sekda) meminta pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda bisa dilakukan tahun depan. Dengan sinergi dan kolaborasi, pembangunan infrastruktur yang sempat tertinggal bisa dikejar. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjadi pembina upacara peringatan Hari Bakti PU ke 76 tingkat Kota Cirebon di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Jum'at, (3/12/2021). 

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran DPUTR Kota Cirebon. Usai upacara, Sekda menyatakan Hari Bakti PU ke-76 tahun ini mengambil tema sigap membangun negeri. “Tema ini terkait dengan situasi pandemi yang saat ini masih terjadi,” tutur Agus.

Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selama dua tahun ini menerjang berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan namun juga infrastruktur. Dana pembangunan infrastruktur dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Ini yang menjadi penyebab pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan maksimal selama dua tahun ini. "Kita harus kejar ketertinggalan,” tegas Agus. 

Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang tertunda segera dilakukan kembali. Terutama infrastruktur pengendalian banjir, revitalisasi drainase, peningkatan jalan dan trotoar, serta pembangunan sejumlah taman yang sempat tertunda.

Selanjutnya Sekda juga berharap kondisi semakin membaik. Sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik pula. 

Dukungan, sinergi dan kolaborasi baik antar instansi maupun stakeholder lainnya dibutuhkan sehingga pembangunan bisa berjalan dengan lancar. 

“Dukungan anggaran sudah kita siapkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kondisi yang mengakibatkan asumsi pendapatan kita meleset,” tutur Agus.


Sementara itu Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT, menjelaskan melalui tema hari Bakti PU ke-76 tahun ini mereka memang dituntut untuk tanggap terhadap berbagai permasalahan infrastruktur. 

“Namun selama pandemi Covid-19 kami hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur,” tutur Syaroni. 

Seperti penambalan ruas jalan yang berlubang, membersihkan drainase dari sampah dan sejumlah pemeliharaan lainnya.

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada pengalihan anggaran untuk kesehatan membuat mereka hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur. “Saya berharap tahun depan bisa ada jalan keluar,” tutur Syaroni. 

Sementara itu dalam rangkaian Hari Bakti PU ke-76, DPUTR Kota Cirebon juga telah melakukan sejumlah kegiatan sosial di sejumlah titik. (din)

Kota Cirebon Diterjang Hujan Angin, Sejumlah Rumah, Toko dan Pohon Tumbang


FOKUS CIREBON - Hujan deras disertai angin kencang dan petir di Kota Cirebon, memporak porandakan sejumlah atap toko, rumah warga, baligho dan pohon. Membuat situasi di Kota Cirebon dari pukul 22.30 hingga pukul 23.45 WIB benar-benar mencekam, Jum'at malam, (4/11/2021).

Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Jalan Tentara Pelajar, Jalan RA Kartini dan Jalan Kesunean, Jalan Pekalangan serta sejumlah PKL di jalan lainnya, berhamburan keluar mencari tempat yang aman.

Lantunan istighfar dan kumandang adzan terdengar dari bibir para warga yang terdampak angin kencang. "Situasinya sangat mencekam, kami hanya bisa menyebut nama Allah SWT dan terus berdoa agar kami sekeluarga dan tetangga semuanya selamat dari hujan dan angin kencang," ujar Rochman, warga Kesunean kepada Fokus Cirebon. 

Hal senada juga diungkapkan Dwi Aprilianto, warga Kejaksan, saat malam angin kencang, dirinya bersama sejumlah warga tengah berada di luar rumah.

"Bersama warga, kami tengah membersihkan sampah yang hanyut di aliran selokan. Karena air semakin terus meninggi dan sudah tumpah ke pelataran rumah-rumah warga. Namun tak disangka, angin kencang datang dan kami langsung berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman," tuturnya.

Menurut Dwi, suasana begitu mencekam dan semua beristigfar, terus menyebut asma Allah, karena hujan deras disertai  angin kencang benar-benar sangat menakutkan.

Sebuah pohon tumbang menimpa salah satu toko cat di Jalan Pekalangan, Kota Cirebon.


Sementara itu, di Jalan Tentara Pelajar, sejumlah pohon tumbang ke jalan, termasuk tenda atau warung para PKL porak poranda. Bahkan baligho besar dari besi pun terangkat dan tumbang menimpa rumah toko.

Dari peristiwa hujan dan angin besar ini, belum di dapat informasi tentang kerugian warga atas musibah tersebut, termasuk korban luka-luka maupun korban jiwa.  (din)


Jumat, 03 Desember 2021

Tim Itjen Kemenag RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial di Kampus IAIN Cirebon, Hasilnya Bangga

Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial Inspektorat Jenderal Kemenag RI saat berada di Laboratorium Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON - Sebanyak tiga orang utusan Inspektorat Jenderal Kemenag RI melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan media sosial di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at, (03/11/2021).

Ketiganya adalah Zulfa Hanum, Adha Anggraini dan Muhammad Bukhari Muslim. Keempat utusan ini langsung bertemu Kabag Umum dan HUMAS, Drs Imron Rosadi MM dan kemudian diteruskan ke Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H M.Arifin, M.Pd.I.

Oleh Kasubag Humas dan Publikasi ketiga utusan Itjen dibawa untuk melihat-lihat kantor kehumasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan kemudian ke Studio PJJ PAI di gedung Siber, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Di Studio PJJ PAI, Arifin membuka pertanyaan terkait motivasi kedatangannya ke kampus IAIN Cirebon. Kemudian Zulfa Hanum, Ketua Tim, langsung memberikan jawaban bahwa  kedatangannya tim ini untuk melihat kesiapan IAIN yang tengah digadang untuk menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia.

Jawaban lainnya, Zulfa menyebut bahwa kedatangan ini sebagai bentuk pelaksanaan dari instruksi pimpinan untuk melihat langsung kesiapan IAIN Cirebon, terutama menyangkut apakah sudah baik pengelolaan media sosialnya (medsos) dan lainnya.

Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat berdialog dengan Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Media Sosial dari Irjen Kemenag RI di Studio PJJ PAI.


Karena menurut Zulfa, sekarang ini adalah era teknologi, di mana informasi itu ada digenggaman tangan, sekali klik kebutuhan informasi langsung diterima.

"Alhamdulillah, ternyata IAIN Syekh Nurjati Cirebon pengelolaan media sosialnya sangat baik dan luar biasa, karena sudah berjalan, tinggal menguatkan dan melengkapi yang belum ada, serta mengembangkan sesuatu yang sudah ada," kata Zulfa yang bangga dengan media sosial IAIN Syekh Nurjati Nurjati Cirebon yang sudah berjalan baik.

Demikian juga dengan keberadaan Studio PJJ yang menurut Zulfa sudah sangat luar biasa, artinya kesiapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi UISSI sudah berjalan baik juga.

Sementara kebanggan juga terucap dari  Adha Anggraini, bahwa anak-anak muda sepertinya memiliki peran aktif dan ide-ide kreatif. Ini tentu menjadi anak-anak muda yang luar biasa. Hal itu disampaikan Adha setelah melihat langsung hasil kreatifitas media sosial yang dikembangkan oleh staf Humas yang masih berusia muda-muda, ditambah Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah memiliki sejumlah media partner, sehingga sangat cepat dalam membantu publikasi.


"Ya, saya sangat bangga, karena hasil monitoring ini, saya melihat pengelolaannya sudah sangat baik. Apalagi pihaknya melihat kreatifitas anak-anak di kehumasan IAIN Cirebon  sangat kreatif dan ini sangat luar biasa, karena saya melihat media sosialnya sudah sangat baik, dan tentu saja Jurusan KPI yang ada di IAIN Cirebon ini, bisa menjadi laboratorium mereka," katanya bangga kepada hasil monitoring yang dilakukannya di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din) 


Dua Hari, IAIN Cirebon Menjalani Audit Surveillance Untuk Mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization 9001 2015

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjalani audit surveillance untuk mendapatkan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001 2015. Audit tersebut dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Kamis-Jumat (2-3/12/2021).

ISO merupakan salah satu standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi. Mereka memegang peranan penting dalam mengukur bagaimana kredibilitas perusahaan yang ingin bersaing secara global dan salah satu cara untuk meningkatkan sistem manajemen mutu.

Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf MSi menjelaskan, audit ISO 2015 ini lebih kepada manajemen, yaitu untuk meningkatkan pelayanan akademik di kampus setempat.

“Ini dilakukan untuk penjaminan mutu di IAIN Syekh Nurjati Cirebom agar dapat terjamin dengan baik,” kata Ayus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/12/2021).

Dia mengungkapkan, audit ISO 2015 merupakan bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang telah dicanangkan LMP IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Selain itu, lanjut Ayus, kampus setempat juga secara berkala menjalani audit yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk meningkatkan kualitas akademik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Audit ISO ini dilakukan oleh pihak eksternal, sehingga prosesnya lebih tajam lagi. Ada berbagai audit yang kita jalani, kita ada SPMI, SPME, BAN-PT, ISO, dan lainnya,” jelasnya. (din)

Tingkatkan Penanganan Hukum Perdata dan TUN di Kabupaten Cirebon , Diskominfo-Kejari Teken MoU

KABUPATEN CIREBON, FC - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon  bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. 

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon di salah satu rumah makan di Kecamatan Beber, Kamis (2/12/2021).

Dalam acara tersebut,  turut hadir Plt. Kepala Diskominfo,  Sugeng Darsono, SH. MM didampingi beberapa pejabat struktural serta Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon,  Hutamrin, SH. MH.

Sugeng mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk menangani bersama penyelesaian permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara. 

Kerjasama ini meliputi kegiatan berupa pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya di bidang hukum perdata dan tata usaha negara.

"Nantinya, bilamana Diskominfo menghadapi masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara bisa meminta bantuan hukum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon," katanya. 

Kerjasama dengan kejari Kabupaten Cirebon ini selama 2 tahun dari 1 desember 2021 sampai 2023.

Sugeng mengungkapkan, kedua belah pihak akan memberikan informasi bilamana ada perubahan dalam perjanjian kerja sama ini. 

"Ke depan jika ada perubahan sistem ataupun prosedur menyangkut teknis pelaksanaan kerja sama dilakukan secara musyawarah atau mufakat sesuai dengan peraturan perundangan," ujarnya.(din)

Kamis, 02 Desember 2021

Jurusan SKI FUAD IAIN Cirebon Undang Dosen Tamu, Bedah Pemikiran Politik A'la Maududi dan Ibnu Khaldun


FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengundang dosen tamu dari Prodi Ilmu Politik Fakultas Ushuludin dan Filasafat UIN Sunan Ampel Surabaya. 

Kegiatan hasil besutan Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) FUAD IAIN Cirebon ini, dalam rangka merealisasikan program Merdeka Belajar dan realisasi dari MoU yang sudah ditandatangani.


Dalam kegiatan ini, hadir dosen tamu,  Dr. Arief Rahman, M. Si sebagai Wakil Dekan 1 serta dosen pengampu mata kuliah Ilmu Politik bapak Dr. Anwar Sanusi, M. Ag, Ibu kajur SKI Aah Syafaah, M. Ag dan beberapa dosen SKI serta seluruh mahasiswa SKI kelas A, B, dan C semester 3.


Mahasiswa berjumlah 105 orang ini, konsen mengikuti kegiatan yang dibedah Jurusan SKI dengan mendengarkan pemaparan pemateri.

Di antaranya Dr. Suhermanto Ja’far, M.Hum yang membahas tentang Biografi dan pemikiran politik Abu A’La al-Maududi dan Dr. Slamet Muliono Radjosari, M. Si Membahas Biografi dan Pemikiran Politik Ibnu Khaldun. (din)

Departemen Bakat dan Intelektual DEMA FUAD Menggelar Diskusi Interaktif Gratis Bagi Mahasiswa dan Umum, Ayoo Daftar.. !!


FOKUS CIREBON - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon Periode 2021-2022 berencana mengadakan kegiatan History Talk dengan tema "Mengenal Sejarah Nabi Muhammad SAW sebagai Upaya Pembentukan Karakter Pemuda Masa Kini". 

Kegiatan gratis ini berencana akan digelar pada 02 November 2021 melalui Zoom Meeting dengan Narasumber Gumilar Irfanullah, M. Si, dosen Sejarah Kebudayaan Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan moderator Omar Qad Panity, Koordinator Departemen Riset dan Advokasi, DEMA FUAD. 

"Diskusi interaktif ini gratis dan peserta diskusi akan mendapatkan e-sertifikat, ilmu serta relasi. Jadi jangan lewatkan, segera daftarkan diri anda, karena kegiatan ini terbuka untuk umum dan untuk Link Pendaftaran silahkan buka di http://bit.ly/HistoryTalkDEMAFUAD, atau bisa kontak di Narahubung 
wa.me/+6285777107366 (Admin)," terang Salza, Koordinator Departemen Bakat dan Intelektual, DEMA FUAD, Sabtu (30/10/2021).

Salza juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan program kerja dari Departemen Bakat dan Intelektual yakni program Lingkar Wacana Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (Karna FUAD).

Kegiatan ini, menurutnya berisikan diskusi interaktif yang ditujukan untuk seluruh mahasiswa FUAD dan umum, dengan tujuan dapat mempertajam nalar dan dialektika mahasiswa khususnya mahasiswa FUAD dan umum.

"Kegiatan ini merupakan program kerja dari Departemen Bakat dan Intelektual yakni program Lingkar Wacana Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Jadi ayo segera daftar, ini kegiatan gratis dan sangat berguna sebagai pengetahuan," tandas Salza. (din)

Dekan FUAD IAIN Cirebon Hadiri Forum Dekan Fakultas Ushuludin Se-Indonesia di UIN Walisongo

FOKUS CIREBON, FC -Dekan FUAD IAIN Cirebon menghadiri pemilihan dan penyusunan Pengurus Forum Dekan Ushuluddin. Pada kegiatan tersebut, terpilih Dr. Yusuf  Rahman, M,A. (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) didampingi Wakil ketua Umum, Dr. Inayah Rohmaniyah, S.Ag., M.Hum (UIN Kalijaga Yogyakarta) serta Dr. H. Hasyim Muhammad, M.Ag (UIN Walisonggo, Semarang) sebagai Sekretaris Jenderal.

Kegiatan yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2020 tahun lalu, dan baru dilaksanakan tahun 2021 ini, karena  masih dalam suasana Covid-19, sehingga kegiatan tersebut tertunda.

Pada kegiatan ini, UIN Walisongo sebagai tuan rumah dan mengundang seluruh dekan di lingkungan fakultas Ushuluddin di seluruh Indonesa. 

Kegiatan ini mendapat tanggapan yang baik, sehingga tidak kurang dari 30 dekan berkumpul selama tiga hari membahas berbagai hal terkait dengan fakultas Ushuluddin.

Pada kegiatan ini, Dekan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg bersama Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr Arief Rachman MSi selama tiga hari berada di Hotel Santika Premiere, Semarang. 

Rektor UIN Walisongo dalam sambutan pembukaannya menyambut baik kegiatan tersebut, serta mendukung penuh kegiatan yang bertemakan “Mewujudkan Kampus Merdeka dan Akreditasi Unggul di Program Studi Fakultas Ushuluddin” sebagai sebuah kegiatan yang mencoba untuk bersama-sama membahas implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) serta untuk mendapatkan akreditasi unggul di semua prodi atau jurusan di lingkungan fakultas Ushuluddin.

“Dalam kegiatan ini, para dekan membahas berbagai masalah terkait dengan upaya peningkatan kinerja Fakultas Ushuluddin,” terang Rektor UIN Walisongo.

Rektor juga menjelaskan, ada sejumlah  materi pembahasan pada pertemuan tersebut, di antaranya membahas  Internasionalisasi dan Akreditasi Unggul, Implementasi MBKM dan Kurikulum MBKM, Profesorisasi dan Transformasi Tigas Akhir ke Artikel serta pemilihan dan Penetapan Pengurus Forum Dekan Fakultas Ushuluddin dan kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Terpadu oleh para Dekan di Fakultas Ushuluddin seluruh Indonesia.

Dari hasil pembahasan tersebut, ada beberapa hal yang bisa ditindaklanjuti sebagai hasil dari Forum dekan tahun ini, antara lain bahwa kegiatan yang bersifat internasional dapat dilakukan secara bersama-sama antara beberapa kampus. Sehingga kegiatan ini selain untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan terkini serta sebagai implementasi dari MOU yang ditandatangani. 

Adapun untuk kegiatan Akreditasi agar mendapatkan nilai Unggul, maka seluruh stakeholder harus berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan akreditasi tersebut. 

“Kebijakan MBKM, baik implementasi serta kurikulumnya, perlu duduk bersama membahas hal tersebut sehingga ada kesepakatan serta kesepahaman terkait pelaksanaannya,” ujarnya.

Sedangkan proses pencapaian jabatan fungsional tertinggi, yaitu guru besar, perlu memperhatikan hal-hal yang terkait dengan persyaratan utama dan nilai KUm yang harus dipenuhi oleh dosen yang bersangkutan. Sebuah penawaran menarik dari UIN bandung terkait dengan penawaran penulisan artikel yang dimuat di jurnal bereputasi sebagai pengganti skripsi.


Rabu, 01 Desember 2021

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag membuka sosialisasi pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh pabrik rokok di Hotel Sutan Raja, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (1/11/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, sebanyak 3.035 buruh yang mendapatkan bantuan yang berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Imron menyebutkan, DBHCHT diperuntukan untuk tiga program, salah satunya pembinaan lingkungan sosial. Pemberian BLT ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian pengusaha kepada para buruhnya.

"Kami menyambut baik program bantuan ini. Secara tidak langsung, bantuan tersebut bisa meningkatkan perekonomian para buruh pabrik rokok di Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Imron mengatakan, cukai dari tembakau ini mempunyai peran penting untuk pembangunan di daerah. Semakin besar pendapatan yang berhasil dihimpun, maka pembangunan bakal lebih optimal.

Selain itu, kata Imron, pengusaha yang ada di Kabupaten Cirebon diminta untuk tidak melupakan kewajiban membayar pajak serta tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate sosial responsibility (CSR).

"Kepada pengusaha yang lain, harus mementingkan membayar pajak. Pajak sendiri untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon," katanya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat di Kabupaten Cirebon agar membeli rokok yang menggunakan pita cukai legal. Semakin tingginya pembelian, maka DBHCHT tiap tahunnya bisa terus meningkat. "Mohon kerjasamanya untuk masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon Iis Krisnandar mengatakan, ribuan buruh yang mendapatkan BLT dari DBHCHT ini berasal dari empat perusahaan pabrik rokok di Kabupaten Cirebon.

Masing-masing, kata Iis, mendapatkan BLT sebesar Rp 550.000. Bantuan tersebut rencananya bakal diberikan setiap tahunnya kepada buruh pabrik rokok. 

"Desember ini bantuan langsung cair ke masing-masing rekening penerima. Mudah-mudahan tidak ada halangan," katanya. (din)

Sambut Dirgahayu Ke 22 Dharma Wanita, DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Santunan Bagi Pelaku UMKM


FOKUS CIREBON -  Menyambut Dirgahayu ke-22 Dharma Wanita Persatuan yang nanti jatuh pada tanggal 7 Desember 2021, DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan pemberian bantuan modal kepada para pelaku UMKM yang berada di sekitar lingkungan kampus.

Kegiatan tersebut sesuai dengan tema Dirgahayu DWP tahun ini, yaitu "Bersama Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Mental Sehat, Bisnis UMKM Pulih,".

Ketua DPW IAIN SNJ Cirebon, Dra Hj. Fatimah Sumanta dan jajaran pengurus langsung turun ke lokasi di mana para pelaku UMKM berada. 

Para pengurus ini langsung mendatangi para pelaku UMKM, seperti tukang jahit,  pedagang kue keliling dan tali kasih  untuk Hafizdoh di Ma'had Aljami'ah. Dan bantuan modal ini secara langsung diberikan kepada para pelaku UMKM tersebut. 

Dalam sambutannya, Dra. Hj. Fatimah Sumanta berharap agar bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat untuk tambahan modal menjalankan roda usahanya. (din)

Tiga Kontingen Sabura IAIN Cirebon Raih 2 Emas dan 1 Perak di Kejuaraan Sultan Kacirebonan Cup 2021


FOKUS CIREBON, FC - Atlit Cabang Pencak Silat, Sakti Budi Rasa (Sabura) IAIN Syekh Nurjati Cirebon sukses menyabet 2 emas dan 1 Perak pada ajang Kejuaraan Sultan Kacirebonan Cup 2021. Ketiganya adalah, Muhamad Rafli, Muhamad Ilham dan Syahrul Hidayat. 

Tiga mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, berlaga dengan kemampuan yang memukau dan berhasil menumbangkan lawan-lawannya.


Ketiga atlit Silat ini, tentu sangat menggembirakan bagi almamaternya, yakni kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan lembaga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yakni Sabura.

Mohamad Ilham Sharul Khan, mahasiswa semester 3, Tadris Matematika kepada media menyatakan, bahwa kemenangan yang diraih para atlit Sabura ini berkat latihan dan dukunga. Semua pihak.

Ilham bercerita, bahwa pada awalnya ada yang mengirim proposal kegiatan di group Sabura dan dirinya bersama dua mahasiswa IAIN Cirebon lainnya langsung mendaftar di link yang terdapat di proposal tersebut 

"Alhamdulillah, akhirnya saya mendapat piala emas, kemudian Mohamad Rafli juga piala emas dan Syahrul Hidayat mendapat Perak," kata Ilham.

Dalam laga di ajang tersebut, lanjut Ilham, dirinya mendapat di Gelagang C, Mohamad Rafli di Gelanggang A dan Syahrul Hidayat di Gelanggang B.


K
asubag Humas IAIN Cirebon, H.M.Arifin, M.Pd.I kepada media menyatakan, bahwa tiga atlit tersebut merupakan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Mereka ketiganya menjadi atlit berprestasi.

"Kami sangat bangga, karena untuk mendapatkan piala emas dan perak itu, sangat membutuhkan kegigihan dan berlatih serius. Kami tentu sangat mengapresiasi usaha keras mereka, karena mereka bertiga sudah mengharumkan nama baik lembaga, yakni IAIN Syekh Nurjati Cirebon," terang Arifin. (din)

Kunjungan IAIN Metro Lampung ke IAIN Cirebon untuk Benchmarking dan Capacity Building

Rektor IAIN Metro Lampung, Dr Hj Siti Nurjanah M.Ag, PIA (sebelah kiri) melakukan tanda tangan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag (sebelah kanan), di Ruang Senat, Lantai II, Gedung Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat kunjungan dari IAIN Matro Lampung. Kunjungan tersebut dalam rangka Brencmarking dan Capacity Building, Perencanaan dan Keuangan IAIN Metro Lampung, Senin (29/11/2021).

Kunjungan ini, juga sebagai bentuk studi banding IAIN Metro Lampung karena melihat IAIN Cirebon akan menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

Rombongan IAIN Metro Lampung ini, langsung di pimpin Rektor IAIN Metro Lampung, Dr Hj Siti Nurjanah, M.Ag, PIA dan diterima Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag bersama sejumlah unsur pimpinan kampus.

Di ruang pertemuan, kedua Rektor saling memperkenalkan diri dan berdialog seputar visi, misi dan kemajuan masing-masing kampusnya, setelah itu dilanjut dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dan penyerahan Cindramata.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di kampus IAIN dan mudah-mudahan bisa merasakan kenyamanan. Demikian juga ucapan terimkasih atas kunjungan studi banding ini.

Sumanta menjelaskan, bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon sedang melakukan dua upaya besar yakni, pertama transformasi kelembagaan dari Institut ke Universitas dan kedua transformasi keuangan dari Satker PNBP ke BLU.

"Tentu saja kedua hal ini bisa dilakukan brainstorming, karena kedua kampus ini sama sama di bawah naungan Kementrian Agama, RI" ujar Rektor IAIN Cirebon.

Selain itu, dalam diskusi ini bisa juga dikembangkan moderasi beragama, keilmuan dan ketiga yang spesifik dari mandat Kementerian Agama yakni UISSI, karena ini menjadi skala prioritas program di IAIN Cirebon .

"Tentu kita bersama mencari masukan- masukan yang tentu saja yang tidak terdapat di IAIN Cirebon maupun yang tidak terdapat di IAIN Metro Lampung, sehingga bisa saling melengkapi dan semua ini dalam rangka menuju kesempurnaan bagi kedua kampus," jelasnya.

Sementara itu, sambutan yang disampaikan Rektor Metro Lampung, Dr Hj Siti Nurjanah M.Ag, PIA langsung menyebut Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon dan spontan langsung diamini oleh seluruh yang hadir.

Siti Nurjanah juga memperkenalkan rombongan yang dibawanya dari Metro Lampung, di antaranya Wakil Rektor 2, Kabiro AUAK, Korbag Umum, Korbag Perencanaan dan Keuangan, Sub Koordinator Keuangan, Subkor Perencanaan, Kepala MPI, Pranata Keuangan, Pranata Komputer dan perangkat keuangan.


Rektor Metro Lampung juga mengucapkan rasa terimakasih atas penerimaan kampus IAIN Cirebon yang sudah menyambut rombongan dari IAIN Metro Lampung.

Menurut Siti Nurjanah, rombongan ini sengaja dibawa agar dapat melihat secara langsung UISSI Cirebon dan ingin belajar prosesnya untuk menjadi bahan yang dapat dibawa ke kampus Metro Lampung.

"Karena di Metro Lampung, kampus kami juga ingin bertransformasi ke BLU, dan kami ingin belajar prosesnya ke IAIN Cirebon, karena di Metro Lampung baru niat," katanya.

Selain itu, kata Siti Nurjanah, UISSI ini akan membawa semangat pihaknya di Lampung, sehingga dapat mempercepat atau mendorong segera BLU. 

"Konsen di bidang Siber ini sudah sangat luar biasa di lingkungan PTKIN, maka kami akan belajar dari proses-prosesnya  yang sudah dilakukan pihak kampus IAIN Cirebon. Bahkan kami cukup bangga dengan kampus IAIN Cirebon yang mampu menerima mahasiswa hingga 3000 lebih," ujar Rektor Metro Lampung.

Siti Nurjanah juga sedikit bercerita bahwa Metro Lampung itu kecil, luasnya hanya 7 ribu hektar saja, dengan 5 kecamatan dan 22 kelurahan. Namun Metro menjadi kota pendidikan karena sudah memiliki 17 perguruan tinggi dan negeri itu hanya IAIN Metro Lampung dan Kebidanan.

Selain itu, kata Siti Nurjanah, untuk IAIN Matro Lampung, sudah melakukan mengembangkan prodi-prodi dan distingsi-distingsi yang ada di Metro.

"Tentu semua ini, kami ingin mengembangkan visi di Metro yang menjadi cita-cita kami, yakni untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul," katanya.

Terkait dengan moderasi beragama, kata Siti Nurjanah, pihaknya sedang membangun monumen moderasi beragama dan ini sedang dilaksanakan dan dalam waktu dekat akan diresmikan. 

"Kami berencana dalam peresmian nanti inginnya dihadiri oleh seluruh Rektor PTKIN, karena kebetulan kita sudah punya forumnya dan pada pertemuan nanti kita bisa saling sharring untuk konsep memajukan PTKIN," kata Rektor Metro Lampung, Siti Nurjanah, yang mendapat penghargaan Wanita Penggerak Nasional dari Kementerian RI. (din)





Mahasiswa Bangga, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mendapat Sumbangan Bus dari BRI Regional Cirebon


FOKUS CIREBON - Hampir ditunggu lama, akhirnya pengajuan bantuan yang diajukan pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  mendapat kabar gembira. Mahasiswa pun bangga setelah mendengar IAIN Cirebon mendapatkan sumbangan Bus mahasiswa dari BRI Regional Cirebon.

Muhammad Hafidzudin Yarfa, salah satu mahasiswa menyatakan, sumbangan Bus mahasiswa ini sebagai bukti betapa pedulinya kampus IAIN Cirebon terhadap eksistensi mahasiswa. Artinya, dorongan kampus terhadap aktifitas mahasiswa sangat besar.

"Ini menjadi bukti, jika kampus IAIN Cirebon sangat mendukung berbagai aktifitas mahasiswa, terutama dalam menyangkut keilmuan, dan pengabdian masyarakat. Tentu kami sebagai mahasiswa menyambut positif, dan semoga bantuan lainnya untuk kepentingan mahasiswa juga diikuti pihak mitra IAIN lainnya," ucap Hafidz.

Sementara itu, Bus seharga Rp 782.000.000 akan diserahkan langsung oleh Rudi Trilaksono, selaku Regional Consumer Banking Head (Wakil Pemimpin Kanwil BRI Bandung), Bidang Consumer, kepada Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag.

Kabag Umum dan HUMAS IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Imron Rosadi kepada Fokus Cirebon menyatakan, bahwa bantua CSR satu unit Bus Mahasiswa ini merupakan realisasi dari pengajuan atau permohonan pengadaan bus dari pihak IAIN Cirebon untuk operasional mahasiswa.

"Alhamdululillah, tahun 2021 ini pengajuan kita direalisasikan BRI yang sudah bekerjasama dengan IAIN Cirebon, sehingga tahun ini kita bisa menikmati CSR dari BRI," tuturnya.

Imron berharap, ke depan BRI bisa lebih peduli lagi kepada IAIN Cirebon terutama terhadap mahasiswa, karena mahasiswa ini adalah penerus bangsa. "Penyerahan bus hari ini langsung dari pihak BRI dan yang menerima adalah Rektor IAIN SNJ Cirebon," kata Imron.

Hadir dalam penyerahan CSR satu Unit Bus mahasiswa yakni pihak Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan dari pihak BRI, di antaranya Rudi Trilaksono, Regional Consumer Banking Head (Wakil Pemimpin Kanwil BRI Bandung), Bidang Consumer, Yerri Chandra, Pemimpin Cabang BRI Cirebon Kartini, Syarif Hidayat, Asisten Manajer Pemasaran Dana (AMPD), Hari Kartiko, Relationship Manager Dana Saonah, dan Supervisor Penunjang Operasional. 

"Terimakasih kami sampaikan kepada pihak BRI atas bantuan CSR satu unit bus mahasiswa dan semoga ke depan IAIN mendapat bantuan kembali dan BRI lebih perhatian lagi," tandas Imron. (din)

Pembukaan COMIC Ke 3, FUAD IAIN Cirebon Meriah dengan Tetap Menjalankan Prokes


FOKUS CIREBON - Wakil Dekan III, Dr  Anwar Sanusi, M.Ag, membuka secara resmi acara Communication Interest Contest (COMIC) ke 3, bertempat di Auditorium FUAD, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Turut mengundang kegiatan ini, Wadek III, Wadek I, Ketua jurusan KPI, Sekretaris Jurusan KPI, serta segenap Dosen KPI.
 
Panitia kegiatan, Eva kepada Fokus Cirebon menjelaskan, bahwa kegiatan  dimulai pukul 13.00 WIB, yakni di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia raya, menyanyikan mars KPI, dan dilanjutkan dengan sambutan sambutan.
 
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan, kegiatan Comic ini selain untuk merayakan hari jadi Jurusan KPI, Comic juga menjadi ajang untuk mengembangkan bakat dan minat para mahasiswa KPI, karena acara ini mengadakan lomba lomba dari 5 Divisi di KPI.
 
"Acara dibuka dengan pemotongan tumpeng dan pemukulan gong oleh  Wadek III FUAD, Dr. Anwar Sanusi. M.Ag," terangnya.


Ketua Pelaksana menjelaskan, bahwa  inti dari pembukaan acara Comic 3.0 yaitu Webinar Nasional, yang mengangkat tema Teknik Dasar Penyiaran yang dibawakan langsung oleh Khaerudin Imawan. S.Sos., M.I.Kom., yang diikuti oleh 300 peserta.
 
Usai dibuka dan dilanjutan dengan sambutan-sambutan, kemudian acara ditutup oleh panitia dengan nyanyi bersama. (red/ev)

Berebut Hadiah, Antusiasme Peserta Comic 3.0 Sangat Meriah

Mahasiswa KPI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kompak dalam pertandingan untuk berebut juara.


FOKUS CIREBON - Para peserta yang mengikuti acara Comic 3.0 di hari kedua  sangat antusias dan meriah. Secara individu maupun kelompok, satu sama lain saling menunjukkan kemampuan, dan tetap menjaga kekompakan dalam tim.
 
Eva, salah satu panitia pada acara ini menjelaskan, bahwa pada acara kedua dari Comic 3.0 ini, yaitu perlombaan khusus KPI, perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas antar sesama mahasiswa KPI.
 
"Berbagai perlombaan dilaksanakan dengan penuh antusias, karena perlombaan ini hampir mirip dengan lomba yang ada di 17 Agustus. Di antaranya yaitu, lomba bakiak, estafet sarung, dan tebak gaya," ujarnya kepada Fokus Cirebon.
 
Sementara untuk tempatnya, jelas Eva, perlombaan dilakukan di lapangan Ma’had Al-Jamiah. "Bukan hanya mahasiswa KPI saja, mahasiswa dari jurusan lain pun turut menyaksikan acara ini," katanya lagi.
 
Kendati demikian, Eva menegaskan, sekalipun sempat ada kendala dari lomba bakiak, tetapi itu tidak menurunkan semangat para peserta dan panitia dalam memeriahkan acara ini.
 
"Acara berakahir dengan pembagian hadiah kepada kelas yang menang, lalu diakhiri dengan sesi foto bersama," katanya. (red/ev)

Satu Hari Anggota HTQ Tiga Hari Bisa Khatam 30 Juz

FOKUS CIREBON - IAIN Cirebon terus berkarya, membangun kemandirian dan kemajuan di masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa. Kali ini kegiatan tengah dilakukan oleh UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) yang berupaya penuh untuk menjaga kualitas hafalan. 

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Al-Jami’ah. Tujuannya adalah menumbuhkan minat menghafal dan menjaga hafalan terhadap ayat suci Al-Qur’an pada mahasiswa, hal itu digagas sebagai grand design atau identitas dari UKM HTQ itu sendiri.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan diikuti oleh 47 anggota HTQ, dalam artian di satu hari itu anggota HTQ bisa menargetkan 10 juz. Jadi selama tiga hari berlagsung bisa menghatamkan Al-Qur’an (30 Juz).

Ketua Pelaksana Sema’an Al-Qur’an, Abdul Hamid menuturkan dengan mengikuti kegiatan sema’an, seseorang dapat memperbaiki dan meningkatkan bacaan Al-Qur’an mereka, terlebih dalam menghafal Al-Qur’an. Anggota HTQ khususnya, jika ingin dikatakan mempunyai kualitas hafalan yang baik tentunya dalam melafalkan bacaan Al-Qur’an sudah bisa memasuki kategori tartil yang optimal.

“Di tengah kesibukan utama anggota HTQ yaitu kuliah di kelas, kiranya bisa terus ditanamkan pada mereka kecintaan terhadap ayat suci Al-Qur’an,” ujar Hamid.

Menurutnya jika kegiatan ini terus dirutinkan di sekitaran lingkungan kampus, bisa menimbulkan efek positif bagi kepribadian khususnya anggota HTQ dan umumnya Mahasiswa IAIN lain.

Menurut salah satu peserta sema’an, Ummu Aiman. Sema’an Al-Qur’an kiranya bisa terus diistiqomahkan karena bisa jadi bahan pengingat mahasiswa untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.

Sekso Acara, Lutfi menambahkan, setelah berlangsungnya kegiatan sema’an anggota HTQ ini akan kembali kepada jurusannya masing-masing dan sudah siap jika memang nanti dibutuhkan dalam beberapa event ke depan.

“Tujuan akhirnya adalah jika berprestasi bisa membawa nama baik dirinya dan kampus. Tidak lupa UKM HTQ yang telah bersedia memberi wadah anggotanya untuk terus membumikan ayat suci Al-Qur’an,” pungkas Lutfi. (din)

Selasa, 30 November 2021

Calon Anggota Komisi Informasi Daerah Kab. Cirebon Memasuki Tahap Tes Wawancara


KABUPATEN CIREBON, FC - Sebanyak 31 peserta Calon Anggota Komisi Informasi Daerah (KID) Kab. Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021 -2025 mengikuti tes wawancara, Selasa (30/11/2021) di Hotel Apita Kecamatan Kedawung. Sehari sebelumnya (29/11/2021) para peserta mengikuti Psikotes dan Dinamika Kelompok. 

Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan lima orang Tim Seleksi yang berasal dari : satu unsur pemerintah, satu dari Komisi Informasi Provinsi Jabar, dua unsur akademis dan satu unsur  masyarakat, untuk melakukan test wawancara terhadap para peserta seleksi KID. 

Dari hasil seleksi psikotes, dinamika kelompok dan wawancara tersebut, agenda selanjutnya para peserta yang lolos akan mengikuti seleksi uji kelayakan dan kepatutan oleh anggota DPRD Kabupaten Cirebon. 

Ketua Tim Seleksi Komisi Informasi Daerah Kabupaten Cirebon Masa Jabatan Tahun 2021-2025, Drs.H. Asdullah Anwar, MM mengatakan, pada tahap awal hingga akhir seleksi KID berjalan dengan lancar. 

"Insyaallah hasil seleksi KID ini benar-benar berkualitas. Karena semua tim sudah disumpah, seleksi dari awal sampai akhir menghasilkan orang-orang yang berkualitas yang berkomitmen dalam membantu membangun Komisi Informasi Daerah yang lebih baik lagi di Kabupaten Cirebon, " katanya.

Asdullah menjelaskan, dengan adanya KID ini bisa memberikan informasi program-program pemerintah kepada masyarakat. 

"KID ini sesuai dengan tugasnya, semua yang dilakukan baik kebijakan maupun program segalanya itu masyarakat harus mengetahui. Karena dengan diketahui oleh masyarakat nanti muncul kejujuran. Akan tetapi ada informasi tertentu yang sifatnya tidak boleh terbuka untuk umum, salah satunya rahasia negara dan sebagainya," ujarnya. 

Selain itu, kata Asdullah, dengan keterbukaan informasi publik ini diharapkan tidak ada lagi kecurigaan  masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

Jadi, dengan adanya KID diharapkan bisa dilaksanakan jalannya pemerintahan yang transparan, akuntabel dan dapat dipercaya. 

"Dengan visi-misi Bupati Cirebon 'Bersama, Berbudaya, Sejahtera, Agamis, Aman'. Aman sendiri karena kondisi dan keterbukaan informasi dari pemerintah daerah dengan program-programnya sehingga tidak ada muncul prasangka yang kurang baik di masyarakat," kata Asdullah. (Bam)

Bupati Imron Berharap Muscab Gapensi Hasilkan Gagasan Terbaik

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag saat membuka acara Muscab VIII Gapensi Kab Cirebon.

KABUPATEN CIREBON.- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pelaksana Kontruksi (Gapensi) Kabupaten Cirebon di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/11/2021).

Imron mengatakan, hasil dari musyawarah yang dilaksanakan anggota Gapensi diharapkan menghasilkan gagasan baik. Evaluasi pun harus dilakukan pada pelaksanaan kali ini.

"Mudah-mudahan dari musyawarah ini menghasilkan yang terbaik. Yang baik, harus bisa dilanjutkan kembali. Tetapi yang kurang baik, harus diperbaiki," kata Imron.

Imron menambahkan, Gapensi harus memiliki peran dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. Puncak keberhasilan pembangunan ini adalah kesejahteraan bagi masyarakat.

Ditambahkan Imron, peran pengusaha dalam roda pemerintahan itu sangat vital. Beberapa pekerjaan kontruksi yang dilakukan di Kabupaten Cirebon, sebagiannya dilakukan Gapensi.

"Gapensi ke depan, harus bertukar pikiran dengan pemerintah. Berharap gapensi, mampu menggali potensi dan nanti disinkronkan," kata Imron.

Ketua BPC Gapensi Kabupaten Cirebon Dadang Juanda mengungkapkan, muscab ini sebagai wadah silaturahmi anggota dengan pemerintah. Keterbatasan waktu, membuat anggota organisasi ini sulit bertemu dengan Bupati Cirebon.

"Ini membuktikan kalau Gapensi Kabupaten Cirebon tetap bertahan di masa pandemi Covid-19," katanya.

Sementara, Ketua BPD Gapensi Jabar TB Nasrul Ibnu mengatakan, pelaksanaan muscab Gapensi di Kabupaten Cirebon dilakukan secara tepat waktu sesuai jadwal.

Landainya kasus Covid-19, lanjut Nasrul, harus dimanfaatkan pengusaha konstruksi untuk membantu pemerintah dalam pembangunan daerah.

"Pekerjaan kami sangat tergantung dengan ketersedian anggaran dari pemerintah. Itu artinya, kerjasama masyarakat dan pemerintah dapat melaksanakan pembangunan secara bertahap," katanya. (din)

Senin, 29 November 2021

Kader-kader TP PKK Harus Cerdas dan Mandiri

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si 


KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si membuka acara penilaian Lomba Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Barat  tahun 2021 di Desa Durajaya Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon, Senin (29/11/2021). 

Desa Durajaya sendiri mewakili Kabupaten Cirebon untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi Jawa Barat. 

Bunda Ayu sapaan akrabnya mengatakan, kegiatan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan ini merupakan program pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu antara semua pihak baik pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat sekitar. 

"Di Desa Durajaya ini telah dilakukan rangkaian kegiatan pembinaan oleh tim pembina dari TP PKK Kabupaten Cirebon, begitu pun TP PKK Kecamatan, untuk menjadikan Desa Durajaya juara pertama pada lomba Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Jabar," katanya. 

Ayu menyebut Desa Durajaya ini sangat layak untuk menjadi juara pertama tingkat Jabar. Pasalnya, semua kategori penilaian sudah dilakukan di desa tersebut. 

"Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi bisa disimpulkan bahwa masyarakat Durajaya ini sangat mendukung kegiatan ini. Kalau kita lihat bersama di Desa Durajaya masyarakatnya guyub-guyub. Kemudian lingkungannya yang asri, oleh karenanya kita dukung Desa Durajaya menjadi juara pertama," katanya. 

Ia menjelaskan, sampai saat ini terbukti peranan perempuan dalam pembangunan sangatlah banyak. Dilihat dari kemajuan dan keberhasilan. 

"Saya selalu sampaikan bahwa perempuan ini harus cerdas. Karena  pertama kali pendidikan dilakukan oleh perempuan. Bagaimana kita bisa menghasilkan generasi emas kalau perempuannya tidak cerdas. Di PKK ini yang kita dapatkan kader-kader PKK cerdas dan mandiri," kata Ayu. 

Ia berharap kepada rombongan tim Rechecking Jabar, Desa Durajaya bisa menjadi pemenang dalam Lomba Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Provinsi Jabar tahun 2021. 

"Ke depan kalau Desa Durajaya menjadi juara pertama, diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada Kabupaten Cirebon yang lebih berprestasi lagi. Tidak hanya mendapatkan juara saja tetapi juga bisa mengubah pola pikir dan perilaku hidup bersih dan sehat lingkungan masyarakatnya," katanya. 

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil yang dibacakan salah satu perwakilan dari TP PKK Jabar, mengatakan, kegiatan Lomba Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Jabar ini diikuti oleh TP PKK 27 kota/kabupaten se-Jabar. 

Menurutnya, ada beberapa kategori penilaian lomba, yakni pengembangan kampung KB. Penilaian terkait perilaku hidup bersih sehat dan fokus di tatanan rumah tangga, serta lingkungan bersih dan sehat. 

"Berdasarkan hasil penilaian dari laporan kabupaten dan kota yang kami terima. Kami menerapkan kabupaten/kota yang kami nilai baik dalam melaksanakan kegiatan Gerak Kesatuan PKK Bangga Kencana Kesehatan, salah satunya Kabupaten Cirebon. Rechecking ini diharapkan dalam memperoleh hasil terbaik tingkat Provinsi Jabar untuk semua kategori," katanya. (din)