Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 06 September 2022

Komisi III DPRD Sosialisasikan KTP Bisa Gantikan Kartu BPJS Kesehatan

CIREBON – Komisi III DPRD Kota Cirebon meminta kepada BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan Kota Cirebon untuk segera mempercepat pencetakan kartu tanda kepesertaan.

Di samping itu, Komisi III juga mendorong agar meningkatkan sosialisasi ke masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan terkait bisanya mendapatkan pelayanan tanpa harus membawa kartu, melainkan cukup KTP.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo mengatakan, rapat kerja dengan Dinkes dan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon ini membahas kendala masyarakat menerima layanan BPJS Kesehatan.

Mengingat, Kota Cirebon sudah berhasil mencapai universal health coverage (UHC) 100 persen, dimana pemerintah daerah sudah menjamin penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Benny, kendati hampir semua warga sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, namun masyarakat belum memahami akses layanan tersebut. Mereka beranggapan belum terdaftar BPJS, karena tidak memiliki kartu kepesertaan.

“Kendala di masyarakat masih banyak yang belum tahu kalau sebenarnya terdaftar di BPJS Kesehatan, kerena kendala kartu belum banyak dicetak,” ungkap Benny usai rapat di ruang Serbaguna Gedung DPRD, Selasa (6/9/2022).

Padahal, sambung Benny, tanpa kartu juga masih bisa mendapatkan pelayanan, dengan membawa KTP. Sebab NIK pada KTP juga digunakan sebagai nomor kepsertaan BPJS Kesehatan.

Benny mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan kartu tanda kepesertaan BPJS Kesehatan karena Kota Cirebon baru saja mencapai UHC 100 persen.

“Jadi, yang terpenting adalah bagaimana sosialisasi ini sampai ke masyarakat bawah. Sambil menunggu kartu peserta BPJS. Tanpa kartu BPJS pun cukup bawa KTP ke rumah sakit,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cirebon, dr Juliantina mengatakan, pelayanan BPJS Kesehatan masih mengalami kendala di lapangan. Baik dari pengetahuan akses layanan maupun administrasi.

Menurutnya, beban UHC 100 persen yang sudah dibiayai dari APBD dan APBN ini harus diimbangi dengan pelayanan yang berkualitas. Untuk itu, peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit terus ditingkatkan.

“Masalahnya masih terkait bukti penjaminan BPJS. Karena kartu masih terkendala pencetakannya. Solusinya, kami minta dipercepat. Kemudian untuk distribusi nanti langsung diserahkan ke kelurahan dan kader kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Nopi Hidayat mengakui, sampai saat ini pencetakan kartu bukti kepesertaan masih proses. Kendati demikian, pihaknya mengarahkan pada penggunaan kartu digital yang bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN.

Alasannya, selain memudahkan bagi pengguna, peserta BPJS pun cukup mengunduh aplikasi tersebut dan muncul kartu kepesertaan sesuai dengan NIK seperti yang tertera pada KTP.

“Kolaborasi dengan Dinkes, Disdukcapil, dan Dinsos untuk pendataan kepesertaan baru terus dilakukan,” katanya.

“Untuk kartu sendiri belum banyak cetak, tapi sebenarnya itu bukan masalah. Karena cukup dengan NIK saja, data kepesertaan BPJS sudah muncul,” imbuhnya. (Hafidz)

LPM IAIN Cirebon Mendapat Kunjungan Kerjasama dari Universitas Wiralodra

CIREBON, FC - Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan kerja dari Universitas Wiralodra Indramayu dalam rangka studi banding dan Eksternal Benchmarking, Selasa, (06/09/2022).

Sehubungan dengan Akreditasi Program Studi dan memperluas wawasan tentang kendali mutu di Lingkungan Fakultas Agama Islam, Universitas Wiralodra Indramayu melakukan Studi banding ke LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Adapun materi dalam studi banding meliputi, persiapan akreditasi prodi, sistem penjaminan mutu internal dan keberlanjutan program penjaminan mutu.

Wakil Dekan Fakultas Agama Islam, Ibnudin Fauzan menyampaikan, kunjungan ini dalam rangka eksternal benchmarking dan studi banding mengingat beberapa prodi pada Fakultas Agama Islam akan melakukan reakreditasi, sehingga pihaknya melakukan kunjungan ke LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, untuk menggali, dan sahring gagasan baru terkait penjaminan mutu, untuk diterapakan di Universitas Wiralodra Indramayu.

“Harapanya semoga tercipta budaya mutu yang baik di kami, karena melihat dari website yang dimiliki LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sangat Komprehensif, terutama untuk menopang akreditasi eksternal," ungkapnya.

Sementara itu Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr.H. Ayus Ahmad Yusuf. S. E,.M.Si  menyampaikan, kunjungan ini merupakan saling sharing dan tukar pengalaman, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mencapai akreditasi dan khususnya terkait bagaimana menciptakan budaya mutu, memperkuat sistem jaminan mutu internal dan juga memperkuat sistem informasi terkait dengan penjaminan mutu.

“Alhamdulillah temen-temen dari Universitas Wiralodra Indramayu sangat antusias dan ingin menjalin kerjasama terkait audit mutu internal dan optimalisasi dalam peran gugus kendali mutu dan gugus mutu,” ucap beliau.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan melakukan kerjasama dengan LPM Universitas Wiralodra Indramayu, khususnya kerjasama terkait dengan kegiatan audit mutu internal, karena IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mempunyai beberapa tenaga auditor yang sudah memiliki sertifikat fasilitator SPMI, sehingga bisa melakukan pendampingan ataupun juga membantu kegiatan audit di perguruan tinggi lain. (din)

Bangun Pendidikan Karakter, Pramuka IAIN Cirebon Bakal gelar Kegiatan ONDGP

CIREBON, FC - Dalam waktu dekat, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui UKM Pramuka akan mengadakan kegiatan Orientasi Nilai-nilai Dasar Gerakan Pramuka (ONDGP). 

ONDGP ini merupakan sebuah kegiatan yang dikemas dalam bentuk seminar untuk memperkenalkan Pramuka di perguruan tinggi dengan tujuan mempersiapkan diri untuk dapat membina golongan penegak, penggalang, dan siaga. 

Pera, mahasiswa semester V, Jurusan Hukum Keluarga Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengatakan, selain seminar yang berisi materi mengenai kepramukaan, Orientasi Nilai-Nilai Dasar Gerakan Pramuka (ONDGP) ini mengangkat tema seminar yang berkaitan dengan isu-isu yang sedang marak dibicarakan. 

Selain itu juga banyak nilai positif yang bisa kita ambil dari kegiatan ini, seperti lebih mengenal budaya cirebon, mempererat silaturahmi antar mahasiswa jurusan, dan juga bertemu dengan tokoh nasional.

Menurut Pera, kegiatannya akan dilaksanakan selama 2 hari secara tatap muka (Offline). Yakni pada hari sabtu-minggu pada tanggal 10-11 September 2022, bertempat di gedung IAIN Cirebon Center (ICC). 

"Untuk tingkatannya sendiri pada kegiatan ONDGP ini hanya untuk tingkat mahasiswa IAIN syekh Nurjati Cirebon Terkhususnya untuk mahasiswa mahasiswi baru," ungkap Pera, Selasa (6/9/2022).

Sementara sasaran peserta pada kegiatan ONDGP ini, lanjut Pera adalah para mahasiswa mahasiswi baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mahasiswa dan mahasiswi semester 3 dan 5.

"Tujuan diadakannya kegiatan ONDGP ini adalah sebagai bentuk untuk  memperkenalkan pramuka di perguruan tinggi, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi mahasiswa/i IAIN  Syekh Nurjati Cirebon agar bisa memahami tentang pendidikan karakter," jelasnya 

Selain itu, di kegiatan ONDGP ini juga untuk mewadahi Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam memahami tentang pentingnya kesiapan mental di era digital melalui Pramuka. 

Sedangkan target dari kegiatan ini yaitu bisa menjadikan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar dapat memahami tentang pendidikan karakter, dan menjadi pelopor bagi masyarakat dan kaum muda. 

"Ya, kami berharap setelah kegiatan ini berlangsung para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat terus mengembangkan kreativitasnya di bidang pramuka maupun di bidang lainnya. Dan  apa yang didapatkan dari kegiatan ONDGP ini bisa bermanfaat untuk semua orang," tutup Pera, pengurus rencana di bagian staf pemangku adat. (din)

Wakil Walikota Cirebon Hadiri Peringatan Pelanggan Nasional di Kantor BJB Cabang Cirebon

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati

CIREBON – Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Cirebon harus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Sebab, menjaga kepuasan nasabah dalam bertransaksi merupakan hal yang penting untuk bisnis perbankan.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri peringatan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September, di Kantor BJB Cabang Cirebon, Senin (5/9/2022).

“Komitmen dan kepercayaan nasabah harus dijaga dengan baik oleh BJB Cabang Cirebon,” kata Eti.

Menurutnya, nasabah berperan penting dalam menjalankan roda bisnis perbankan. Maka sudah seharusnya BJB Cabang Cirebon terus berinovasi, agar nasabah semakin mudah dalam bertransaksi keuangan. 

“Jangan berhenti berinovasi demi kemudahan nasabah bertransaksi. Terus jaga kepuasan nasabah, karena itu modal utama,” katanya. 

Ia menambahkan, nasabah adalah entitas vital dalam keberlangsungan suatu bisnis perbankan. Nasabah juga menjadi modal perusahaan untuk membangun usaha yang maju dan berkesinambungan.

“Kami berharap terus memberikan pelayanan prima yang senantiasa bergerak memahami kebutuhan pelanggan. Selain itu, BJB Cabang Cirebon harus menjaga sinergitas dengan Pemda Kota Cirebon sudah sudah lama terjalin,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BJB Cabang Cirebon, Kurniawan Teguh Ariwinarto mengatakan, pada peringatan hari pelanggan pihaknya membagikan 100 cinderamata untuk nasabah di kantor cabang wilayah se-Kota Cirebon.

“Cinderamata sebagai ungkapan terima kasih kami kepada nasabah yang telah setia menggunakan layanan BJB untuk bertransaksi keuangan,” ungkapnya.

Terkait pelayanan, pihaknya akan memberikan yang terbaik untuk nasabah. Dengan harapan, dapat memberi manfaat bagi nasabah, khususnya Pemda Kota Cirebon sebagai mitra strategis. 

“Semoga Inovasi yang kami buat memberikan kemudahan dan sebagai solusi bagi nasabah,” katanya. (Nisa)

Mengenal Lebih Dekat Perpustakaan IAIN Cirebon, Pelayanan Kian Unggul

Pelayanan Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon kian unggul

CIREBON, FC - Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus melakukan perubahan-perubahan kemajuan untuk memenuhi tuntutan zaman. 

Dalam perkembangannya saat ini,  Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mulai dapat menerapkan kemajuan teknologi ini dengan menata, mengelola dan mengembangkan perpustakaan. 

Kepala Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Yayat Suryatna, M.Ag kepada fokuscirebon.com menyatakan, bahwa kemajuan perpustakaan itu harus dilihat dari fungsinya. Menurutnya, fungsi utama perpustakaan adalah jantungnya perguruan tinggi. Jadi denyut darah dari seluruh bagian tubuh itu sangat ditentukan oleh tingkat kesehatan dari jantung tersebut. 

Jadi sudah jelas, jika perpustakaan itu sebagai jantungnya perguruan tinggi maka tingkat intelektualitas mahasiswa, maupun pengetahuan mahasiswa, baik aspek intelektualnya, psikomotor atau kompetensinya, maupun sikap, nilai perilaku moralnya itu banyak ditunjang oleh perpustakaan, yakni dengan refensi-referensi yang disediakan pihak perpustakaan.

Maka dengan perpustakaan yang bagus, kualitas perguruan tinggi juga akan bagus. Begitu pun sebaliknya, maka disinilah mahasiswa mengelaborasi menggali ilmu sebanyak banyak itu di perpustakaan. Sehingga perpustakaan itu benar-benar berfungsi sebagai jantung dari perguruan tinggi.

Kemudian visi dan misi perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon visinya adalah menjadi Smart Library menuju word islamic library. Jadi visi perpustakaan IAIN Cirebon ini untuk menjadi perpustakaan Islam level dunia.

Sedangkan misinya adalah, memberikan layanan yang smart sesuai kebutuhan dan tuntutan para pengguna jasa Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kemudian mengembangkan koleksi perpustakaan IAIN Cirebon sehingga setara dengan perpustakaan Islam di dunia. Memberikan layanan pemustaka untuk kepentingan peningkatan mutu karya ilmiah yang berstandar  internasional. 

Misi lainnya adalah mengembangkan berbagai layanan yang sesuai dengan tuntutan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian mengembangkan sarana dan prasarana perpustakaan sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas akademik.

"Karena sekarang kita memasuki era digital, ke depan kami berupaya dan menargetkan seluruh layanan itu bersifat digital atau online, dari mulai peminjaman, pengembalian dan sebagainya. Mudah-mudahan ini juga didukung oleh pendanaan yang memadai dari Pak Rektor, agar mimpi layanan digitalisasi di perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke depan sudah bisa terwujud dan berjalan," ungkap Yayat, Selasa (6/9/2022).

Yayat juga menjelaskan, bahwa moto perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yaitu mengembangkan 3S, yakni Salam, Sapa, Senyum dan ditambah dengan Cepat dan Akurat.

Dari moto ini, kata Yayat, pihaknya melayani dengan penuh keramahan, kemudian cepat tetapi akurat. "Jadi jangan seperti begini sudah kedodoran pelayanan juga lambat, ini jangan sampai terjadi, jadi di era digital kita berharap pelayanan yang cepat dan akurat," ucapnya.

Sementara itu, Tohirin,S.Ag.,S.IPI Pustakawan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang bertanggungjawab terhadap  layanan Teknis bidang Outomasi IT, pengelolaan layanan koleksi Digital dan kerjasama menjelaskan, bahwa Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah menggunakan atau sudah berbasis otomasi. Artinya, semua layanan, semua transaksi peminjaman dan pengembalian buku sudah berbasis otomasi secara online.

Selain itu,untuk mempermudah para pengguna/pemustaka perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pusat perpustakaan menyediakan alat bantu untuk mencari dan menemukan referensi di jajaran rak yg dibutuhkan secara cepat, efesien dan efektif diakses secara online bisa melalui Android, PC, Laptop, alat  tersebut dinamakan 
Online Public Access Catalogue(OPAC). http://opac.syekhnurjati.ac.id/perpuspusat. ini adalah alamat yang bisa diakses untuk pencarian melalui katalog online.

Kemudian juga ada layanan Koleksi dalam bentuk E-book yang dapat diakses secara online namanya e-Lib Syekh Nurjati Cirebon dengan laman 
https://kubuku.id/download/e-lib-syekhnurjati/.

"Jadi para pemustaka atau pengguna bisa mengakses secara luas melalui android dan sudah disediakan berbagai referensi dari berbagai subyek untuk memenuhi kebutuhan para pemustaka," ujarnya.

Di pusat Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga menyediakan layanan koleksi digital berupa kumpulan karya ilmiah civitas akademika di antaranya skripsi, tesis, disertasi, jurnal karya dosen dan hasil penelitian para dosen. Di sini dapat diakses dengan open akses di http://repository.syekhnurjati.ac.id

"Jadi siapapun yang butuh infor.asi referensi tentang judul-judul skripsi dan tesis dalam bentuk digital bisa mengakses link tadi," kata Tohirin.

Salam Literasi, tengah ditunjukkan Kepala Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Yayat Suryatna, M.Ag bersama  Pustakawan IAIN Cirebon, Tohirin, Eti Subernati dan Rosyidah di Panggung literasi Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Tohirin juga menjelaskan bahwa di pusat Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga terdapat layanan koleksi cetak dan koleksi non cetak. Koleksi cetak di antaranya koleksi sirkulasi, koleksi tandon, koleksi referensi (rujukan), koleksi BI Corner, koleksi Cirebonese Corner, koleksi terbitan berskala (serial), koleksi TAF (The Asia Foundation) dan koleksi karya ilmiah. 

Sedangkan koleksi non cetak, yakni koleksi digital e-Book, koleksi digital skripsi, koleksi digital tesis dan koleksi digital laporan penelitian dan pengabdian. (din)






 

  

Jumat, 02 September 2022

Pemda Indramayu Siap Melepaskan Tanah Hibah Bersertifikat Seluas 10 Hektar Kepada IAIN Cirebon

Tim IAIN Cirebon terdiri dari Warek 2, Dr Kartimi, M.Pd, Kabag Umum, H Imron Rosyadi, Kasubbag Umum, dan ULP tengah berkoordinasi terkait persiapan pelepasan tanah hibah 10 hektar (tersertifikat) dari 15,5 hektar dari Pemda Indramayu. 


FOKUS CIREBON, FC - Tim IAIN yang terdiri dari Warek 2, Kabag Umum, Kasubbag Umum, dan ULP mendatangi Pemda Indramayu dalam rangka menindaklanjuti tanah hibah untuk IAIN Cirebon.

Menurut Warek 2, Dr Kartimi, M.Pd bahwa pengajuan tanah hibah ini sudah lama dilakukan namun prosesnya sempat terhenti. Namun tak lama ini, Pemda Indramayu bersedia untuk melepaskan tanah hibah tersebut untuk IAIN Cirebon.

Menurut Kartimi, tanah hibah yang akan diserahkan ke IAIN Cirebon ini seluas 15,5 hektar, tetapi baru 10 hektar yang sudah tersertifikat.

"Jadi tanah seluas 15,5 hektar itu, baru 10 hektar yang akan dihibahkan ke IAIN Cirebon," ujar Kartimi.

Kartimi juga menjelaskan, pada 23 Agustus 2022, tim IAIN Cirebon sudah bertemu dengan Asda 1 Pemda Indramayu, Kabid Pengukuran dan Kepala Kantor Pertanahan, untuk persiapan proses hibah tanah tersebut.

Dari pertemuan itu, Pemda Indramayu mempertanyakan kesiapan IAIN Cirebon dengan proses hibah tersebut. Pihak IAIN Cirebon dengan tegas dan serius siap menerima proses tanah hibah dengan bukti master plan yang dibuat IAIN Cirebon pada tahun 2021 untuk pembangunan di tanah Cikawung, Indramayu.

"Dalam pertemuan tersebut pihak Pemda Indramayu sudah melihat master plan berupa video terkait pembangunan kampus II IAIN Cirebon," terangnya. 

Pembangunan kampus 2 ini, kata Kartimi, rencananya untuk Fakultas Kehutanan, Fakuktas Pertanian, Fakultas Sains Tek dan Fakultas Kelautan. 

Pemda Indramayu langsung menyambut baik terkait dengan keseriusan IAIN Cirebon dengan tanah hibah tersebut. 

Terkait rencana pelepasannya, pihak IAIN Cirebon tengah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan  untuk pelepasan tanah tersebut. Demikian juga pihak Pemda Indramayu yang sama masih menyiapkan proses untuk pelepasan tanah tersebut.

Pemda Indramayu juga sangat merespon baik dengan adanya pembangunan kampus 2 IAIN Cirebon karena akan meningkatkan pada prekonomian masyarakat dan meningkatkan sumber daya serta indek pembangunan. 

"Jadi intinya, Pemda Indrmayu sangat merespon dan  menyambut baik dengan adanya pembangun perguruan tinggi IAIN Cirebon di Desa Cikawung, Indramayu," tandasnya. (din)

Generasi Muda Diminta Menjadi Generasi Pemenang dalam Kompetisi Global

CIREBON –  Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersungguh-sungguh untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Maka generasi muda diminta menjadi generasi pemenang dalam kompetisi global.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), H. Uu Ruzhanul Ulum pada wisuda magister, sarjana dan ahli madya Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon, Jumat (2/9/2022).

“Tantangan kita sebagai bangsa di tengah globalisasi dan revolusi digital semakin hari semakin kompleks,” ungkap Agus.

Generasi muda diharapkan bisa menjadi pemenang dalam kompetisi global, bukan hanya sebagai penonton. Untuk bisa mencapainya, pendidikan sangat penting.

Agus pun mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang akhirnya mampu untuk menyelesaikan pendidikan di tingkat tinggi. “Namun masa depan masih terbentang luas,” katanya.

Sehingga, Agus meminta kepada mahasiswa yang hari ini diwisuda untuk tidak berpuas diri dengan tetap melakukan pencarian ilmu dan pengalaman lainnya di luar kampus. Sehingga mereka selalu siap dengan setiap perubahan global yang terjadi dengan cepat.

Pada kesempatan itu, Agus juga mengungkapkan bahwa Pemda Kota Cirebon juga sangat bersungguh-sungguh melakukan pengembangan kualitas sumber daya manusia. “Ini sudah tertuang dalam visi-misi Kota Cirebon,” katanya. Yaitu menciptakan  sumber daya manusia Kota Cirebon yang agamis, kompetitif, terlatih dan inovatif.

Namun untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia itu, Pemda Kota Cirebon tentu tidak bisa sendiri. Oleh karenanya, Agus juga mengucapkan terima kasih kepada Untag Cirebon yang telah membantu pemerintah dalam penyediaan layanan pendidikan.

“Kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Untag Cirebon dan seluruh civitas akademika atas kontribusinya bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi kepada masyarakat,” tutur Agus.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar senantiasa mendorong setiap aktivitas pendidikan untuk menciptakan masyarakat Jabar yang lebih pintar dan lebih hebat. “Karena hanya dengan pendidikan kita akan mencapai kesuksesan,” kata Uu.

Untuk siswa dan siswi yang tidak mampu, Pemprov Jabar juga telah menyiapkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mulai dari pendidikan strata satu hingga strata dua dengan nilai Rp 30 juta hingga Rp 50 juta.

“Dengan syarat universitasnya sudah melakukan MoU dengan Pemprov Jabar,” ujar Uu.

Namun Uu juga mengingatkan agar generasi muda tetap menghormati orang tua mereka. “Semakin tinggi ilmu kita, harus semakin rendah kita ke orang tua. Rasa hormat ke orang tua tidak boleh ditinggalkan,” katanya.

Kabar Gembira, 10 Hektar Tanah Hibah di Indramayu Untuk IAIN Cirebon Sudah di Sertifikat

 



Tim IAIN Cirebon yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd bertemu sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Indramayu dan Kepala Kantor Pertanahan dalam rangka membicarakan kesiapan IAIN dalam menerima pelepasan tanah hibah seluas 15,5 Hektar, dan 10 hektar sudah di sertifikat.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon berterimakasih kepada pihak Pemerintah daerah Kabupaten Indramayu atas pengadaan tanah di Blok Ciputat Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu seluas 15,5 hektar dan sudah di sertifikat seluas 10 hektar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Rektor II, Dr Kartimi, M.Pd kepada fokuscirebon.com di ruang kerjanya, Jum'at (2/9/2022).

Menurut Kartimi, semula tanah pengadaan tanah tersebut seluas 18 hektar, dan Pemkab Indramayu menghibahkannya seluas 15,5 hektar dan 10 hektar pada 23 Agustus 2022 sudah di sertifikat.

Tanah tersebut, lanjut Kartimi, diproyeksi untuk pembangunan Kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Alhamdulillah, yang 10 hektar sudah di sertifikat, sisanya tinggal 5,5 hektar lagi, kami dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon tentu sangat berterimakasih atas respon dan suport dari pihak Pemkab Indramayu," ujarnya.

Kartimi menjelaskan, bahwa sebelumnya dirinya bertemu dengan Asda 1 Pemkab Indramayu, Kepala Dinas Pertanahan dan sejumlah pejabat lainnya. Dalam pertemuan tersebut pihak Pemkab sempat  menanyakan seputar persiapan serifikat tanah juga sekaligus kesiapan IAIN Cirebon untuk menerima tanah hibah ini, dan pihak IAIN sudah sangat siap dengan dibuktikannya melalui video master plan yang sudah dibuat pihak IAIN Cirebon.

Tanah hibah ini rencananya untuk pembangunan Kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yakni untuk Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan, Fakultas ScienceTek dan Fakultas Kelautan. 

"Jadi intinya Pemkab Indramayu sangat menyambut baik dengan adanya pembangunan perguruan tinggi di sana, karena akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan indeks pembangunan masyarakat. Ya, Pemkab Indramayu sangat merespon sekali terhadap adanya pembangunan kampus II IAIN Cirebon di Indramayu," tandasnya. (din)




Bupati Lantik Sekda dan 5 Kepala Dinas

 

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg melantik dan mengambil sumpah Sekretaris Daerah, Dr H Hilmy Rivai MPd dan juga lima kepala dinas di lingkungan Pemkab Cirebon, Jumat (2/9/2022). Pelantikan yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon ini, ikut disaksikan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta seluruh kepala SKPD.

Lima kepala dinas yang dilantik adalah Dangi SSi MT MSi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah  (Bappelitbangda), Hj Sri Wijayawati sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dede Sudiono ST MSi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Novi Herdrianto SSTP MSi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dadang Daiman SPd sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin).

Dijelaskan Imron, semua tahapan telah dilalui oleh Pemkab Cirebon sebelum penentuan pejabat yang dilantik. Dengan demikian, Imron menegaskan pihaknya sudah mengikuti aturan perundangan yang berlaku.

"Keputusan ini melalui proses dan tahapan cukup panjang. Tentu setelah diketahui berbagai pihak dan lembaga terkait dalam proses seleksi kemarin. Dan mereka akan langsung bekerja setelah dilantik dan diambil sumpah jabatan ini," ujar Imron. 

Dijelaskan Imron, tahapan yang dimulai dengan proses penjaringan melalui sejumlah tahapan dengan sistem yang ada dan terintegrasi sesuai syarat dan ketentuan. Meskipun dalam perjalanannya ada sejumlah stigma negatif dan opini, kata Imron, merupakan hal wajar dan lumrah disebuah birokrasi. 

"Stigma tersebut tergantung sudut pandang saja, yang penting sistem pelaksanaan sesuai aturan. Penentuan ini tentunya sudah melalui mekanisme yang berlaku," katanya. 

Imron berpesan, atas dilantiknya pejabat ini bisa membawa Kabupaten Cirebon lebih baik sesuai tupoksinya. "Sekda sebagai koordinator dinas-dinas dan harus bisa jeli dalam mengarahkan sesuai program kerja. Begitupun dinas teknis, harus paham kinerja berbasis program yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat luas. Kami ucapkan selamat bekerja," katanya. 

Sementara, Sekda Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai, mengaku akan sepenuhnya bekerja yang intinya membantu Bupati dan Wakil Bupati sesuai program yang tertuang dalam visi dan misi. Secara tupoksi, tambah Hilmy, intinya mengkoordinasikan dalam menyusun kebijakan pemerintah bersama perangkat daerah dan kepala dinas melalui visi misi. 

"Istilahnya Sekda adalah koordinator dinas, sehingga dalam perwujudan urgensi prioritas visi misi bupati bersama kepada dinas bekerja meningkatkan kinerja dalam membangun Kabupaten Cirebon," katanya. 

Diakui Hilmy, yang menjadi prioritas dan urgensi, yakni mengentaskan kemiskinan yang masih tinggi. Sehingga, kata dia, perlu diperkuat dari berbagai lini, kemudahan investasi, membangun e-government yang berbasis mudah, cepat dan murah.

"Kita ingin mewujudkan pemerintahan guna memberikan kemudahan bisnis bagi masyarakat. Insya Allah empat program ke depan akan diwujudkan dengan koordinasi berbagai pihak dalam hal percepatan investasi atas arahan Bupati dan Wakil Bupati," paparnya. (din)

Kamis, 01 September 2022

Penutupan Kegiatan KKN GM IAIN Syekh Nurjati di Kelurahan Pekalangan Meriah

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya harus menutup pelaksanaan kegiatan KKN Gemar Mengaji (GM) yang sudah dilaksanakan selama 40 hari. Penutupan tersebut berjalan meriah, Kamis, (24/8/2022).

melaksanakan kegiatan KKN Gemmar Mengaji di Kelurahan Pekalangan berhasil menggelar acara penutupan yang cukup meriah.

Dengan mengusung tema "Menakhlikkan Generasi Madani yang Cinta Al-Qur'an Melalui Gerakan Masyarakat Mengaji", mereka mengadakan berbagai rangkaian kegiatan yang related dengan tema tersebut, yakni kegiatan Sosial Keagamaan yang dikemas dalam bentuk perlombaan, pentas seni, dan nobar (nonton bersama) film.

Para stakeholder juga turut hadir memeriahkan acara penutupan KKN GM Kelurahan Pekalangan, beberapa diantaranya yaitu Bapak Lurah Kelurahan Pekalangan, Ketua RW Kelurahan Pekalangan, Ketua DKM dari 3 Masjid Jami' di Kelurahan Pekalangan, kemudian para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat. 

Dan tentunya dihadiri juga oleh Dosen Pembimbing Lapangan mahasiswa KKN-GM Pekalangan, Bapak Dr. H. M. Ali Hasan, M. Pd., beliau mengaku sangat mengapresiasi mahasiswanya, dan sangat berterima kasih kepada warga Kelurahan Pekalangan yang telah berpatisipasi dan mendukung segala kegiatan mahasiswa KKN-GM selama di Kelurahan Pekalangan.

Lebih dari itu, melihat potensi anak-anak dan remaja di kelurahan pekalangan, para mahasiswa juga menggelar pentas seni, seperti pertunjukkan seni tari tradisional, sholawat, pembacaan puisi, dan lain sebagainya.

Dalam sambutannya, Bapak Lurah Pekalangan, mengucapkan  terima kasih kepada para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah purna melaksanakan tugas pengabdiannya di Kelurahan Pekalangan. 

"Semoga semua program kerja yang telah terlaksana, bisa bermanfaat untuk Masyarakat Pekalangan tidak hanya sampai saat ini, tetapi dalam jangka panjang. Saya juga titip kepada bapak ibu disini, untuk lebih memperhatikan anak-anaknya dalam hal pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, karena itu yang menjadi bekal mereka untuk menjalani kehidupan nanti kedepannya." ujar Bapak Wartono S.E, selaku Lurah Pekalangan.

Tidak sampai disitu, acara ini pun ditutup dengan mushofahah bersama para tamu undangan, bertukar cinderamata dengan pihak Kelurahan sebagai ucapan terima kasih, kemudian dilanjutkan dengan nonton bersama. Dalam hal ini, acara terlihat lebih hangat dan hidup, hal itu terlihat dari para hadirin yang hadir dari berbagai RW terlihat begitu antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon Berprestasi di Tingkat Jawa Barat

FOKUS CIREBON, FC - Kinerja KPRI Harapan Sejahtera mendapatkan apresiasi di tingkat Jawa Barat. Setelah sebelumnya mendapat Penghargaan dari Walikota (Pemkot Cirebon) sebagai Juara kedua Koperasi Terbaik tingkat Kota Cirebon Tahun 2017.

Di tahun 2022 ini Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat anugerah Penghargaan sebagai salah satu KOPERASI BERPRESTASI di Jawa Barat.

Penghargaan diberikan pada Peringatan Hari Koperasi ke 75 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar oleh Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Barat (Dekopinwil Jabar), bertempat di halaman Gedung Senbik Jl. Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Selasa (30/8/2022). 

Penghargaan yang diberikan meliputi Kategori Tokoh Penggerak Koperasi, Tokoh Pegiat Koperasi, dan KOperasi Berprestasi.  Dalam hal ini, KPRI Harapan Sejahtera menjadi Koperasi Berprestasi yang mewakili Kota Cirebon. 

Kegiatan Peringatan Hari Koperasi dan Pemberian Penghargaan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM, Suparno, Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat, Pimpinan Pusat Dekopin, Dr. Agung Sudjatmoko, Ketua Dekopinwil Jabar, Mustofa Djamaludin, Rektor Universitas Koperasi Indonesia Burhanuddin Abdullah, Perwakilan Kapolda Jabar, Perwakilan Pangdam lll Siliwangi, jajaran Dekopinda Se Jawa Barat, Ormas dan OKP tingkat Jabar, para tokoh Jabar seperti ceu Popong Otje Djunjunan, serta tamu undangan lainnya.

Atas penghargaan tersebut, KPRI Harapan Sejahtera menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh stakeholder, terutama para anggota Koperasi yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pengembangan Koperasi Harapan Sejahtera selama ini. Semoga menjadi kebaikan dan keberkahan bagi semuanya. (din)

Prof Dr H Dedi Djubaedi, MA : Pascasarjana IAIN Cirebon Bisa Menjadi Rujukan Nasional dan Internasional

Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu, (27/8/2022), di gedung lantai 3, kampus setempat.


FOKUS CIREBON, FC - Ratusan mahasiswa Pascasarjana baik S2 maupun S3 tengah mengikuti kegiatan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru di lantai 3 gedung Auditorium Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu, (27/8/2022).

Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Dedi Djubaedi MA saat diwawancarai fokuscirebon.com mengatakan, di PBAK 2022 ini semangat transformasi terlihat sangat membara di kampus IAIN  Cirebon, baik di S1, S2 maupun di S3, hal itu dapat dilihat dari pancaran aura akademiknya, dan ini bisa menjadi semangat dalam menuntut ilmu.

Menurut Dedi Djubaedi, khusus di Pascasarjana di tahun ajaran baru bagi mahasiswa baru ini, ada sedikit yang berbeda, di mana mahasiswanya ada yang dari luar negeri yakni dari negara Yaman.

Bukan hanya itu, unik lainnya adalah di mahasiswa S2 nya ada guru besar yakni seorang profesor. Tujuannya ingin menuntut atau menyempurnakan untuk Prodi Ekonomi Syariah.

Dedi Djubaedi juga menjelaskan, dari keseluruhan kegiatan yang dirangkai pada hari ini, diharapkan mahasiswa memiliki starting point yang bagus, berupa niat dan tekad yang Istiqomah, dengan harapan bisa menyelesaikan studinya lebih cepat, agar apa  yang dia capai dalam nilai nilainya yang bagus bisa cumlaud, dan cumlaud itu hanya boleh diberikan kepada mahasiswa yang tepat waktu, kalau yang lewat waktunya tidak bisa.

"Pada kegiatan ini, mereka juga akan mendapatkan arahan dari pak rektor, berupa kebijakan-kebijakannya dalam transformasi baik ke universitas maupun ke BLU, agar mereka lebih mengetahui dan lebih semangat lagi," katanya.

Kemudian arahan juga diberikan oleh para  Warek, dosen dan Kaprodinya dan ini tentunya sebagai pengenalan, dan dengan pengenalan ini diharapkan mereka cinta terhadap almamater. 

Dedi Djubaedi juga yakin jika calon mahasiswa Pascasarjana berjumlah 143 orang ini menjadi jumlah yang sangat baik pasca pandemi, dan ini bisa menjadi driving factor. 

Demikian juga dengan semangatnya yang begitu menggelora, ini tentu menjadi penyemangat yang bukan saja untuk perorangan tetapi juga untuk institusi.

Kondisi seperti ini, kata Dedi, bisa menjadi bukti bahwa untuk Universitas nanti, kampus kita bisa menjadi rujukan yang bukan saja tingkat nasional tetapi juga bisa tingkat internasional.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutan pembukaannya berharap, agar mahasiswa Pascasarjana semakin berkualitas.

Kemudian mahasiswanya juga bisa berkolaborasi dengan program program lembaga sehingga bisa memberikan konstribusi terhadap perkembangan kampus.

"Tadi juga saya memberikan profil dan sejarah tentang Syekh Nurjati yang harus menjadi pemantik dalam melakukan pembelajaran di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mahasiswa S2 dan S3 harus memahami visi misi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan itu ada dua visi, yang pertama visi keilmuan dan kedua adalah visi keislaman," tandasnya. (din)

Rabu, 31 Agustus 2022

Pemda Kota Cirebon Hibahkan Aset Bangunan dan Lahan Kepada Polres Cirebon Kota

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menghibahkan beberapa aset lahan dan bangunan kepada Polres Cirebon Kota. Penandatanganan naskah hibah dan serah terima dilakukan di ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon, Rabu (31/8/2022).

Barang Milik Daerah (BMD) Pemda Kota Cirebon yang dihibahkan itu adalah lahan dan bangunan eks Pusat Pendidikan dan Latihan Korpri (Pusdiklatpri) di Jalan Cipto Mangunkusumo, Pos Polisi Kesambi di Jalan Perjuangan, dan Pos Polisi Lemahwungkuk di Jalan Kalijaga Pegambiran.

Penandatanganan dan serah terima hibah aset tersebut disaksikan langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen. Pol. Drs. Suntana, M.Si., dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menyampaikan, peran kepolisian di Kota Cirebon sejauh ini bukan hanya sebagai aparat penegak hukum. Melainkan menjadi mitra yang baik bagi Pemda Kota Cirebon.

“Polres Cirebon Kota telah banyak berkontribusi bagi Kota Cirebon, selain sebagai aparat penegak hukum. Misalnya dalam hal penanganan pandemi Covid-19, kita semua merasakan peran dari jajaran kepolisian,” ungkap Azis.

Untuk itu, menurut Azis, sudah sepatutnya Pemda Kota Cirebon juga memberikan dukungan penuh kepada Polres Cirebon Kota untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kehadiran gedung kantor yang lebih representatif.

“Apabila wujud kantor lebih representatif, maka bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (din)