Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 04 Juni 2021

Kota Cirebon Tertinggi Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19

FOKUS CIREBON, FC - Kota Cirebon tertinggi ketiga dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat. Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) juga terus ditingkatkan.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan, berdasarkan progres cakupan vaksinasi Covid-19 di kabupaten dan kota di Jawa Barat, ada tiga kabupaten dan kota yang memiliki cakupan vaksinasi tertinggi. 

“Yang pertama Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kota Cirebon,” ungkap Agus, Jumat, 4 Juni 2021. 

Untuk cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Cirebon sebanyak 66,99 persen dan dosis kedua sebanyak 52,87 persen.

Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia), Kota Cirebon masuk urutan keempat setelah Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Bandung. Untuk vaksin dosis pertama sebanyak 24,61 persen dan dosis kedua sebanyak 17,67 persen.

Tingginya cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon karena sejumlah langkah strategis yang dilakukan. Mulai dari meningkatkan rata-rata harian orang yang divaksin setiap hari. 

Di awal vaksinasi Covid-19, jumlah warga yang divaksin mencapai 600 an orang setiap hari.  Angka ini dianggap belum cukup tinggi karena hanya mengandalkan jaringan puskesmas di Kota Cirebon.

Selanjutnya, cakupan vaksinasi harian ditingkatkan antara 1.500 hingga 3 ribu orang per hari. Caranya yaitu menjalin kerjasama dengan rumah sakit pemerintah, swasta, politeknik, fakultas kedokteran, dan layanan kesehatan lainnya. 

“Sehingga bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Hingga akhirnya Kota Cirebon bisa masuk tiga besar untuk cakupan vaksinasi Covid-19 di Jabar.

Khusus vaksinasi Covid-19 untuk lansia diakui Agus tidak secepat sebelumnya. “Karena memang tergantung ketersediaan vaksin yang datang,” ungkap Agus. 

Namun kemarin sudah datang lagi vaksin sebanyak 450 multidos dan diharapkan bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi, menjelaskan hingga 1 Juni 2021, pihaknya sudah melakukan rapid test antigen sebanyak 9.566 dengan hasil reaktif sebanyak 117 orang. 

“Sedangkan untuk swab test PCR telah dilakukan sebanyak 33.414 dengan hasil positif sebanyak 5.646,” ungkap Katibi. 

Sedangkan jumlah yang meninggal dunia hingga 1 Juni 2021 sebanyak 213 orang.

Ditambahkan Katibi, pasca libur Idulfitri 2021 lalu, pihaknya juga tracing dan testing. 

“Sebelumnya tes PCR kami lakukan hanya 150 per hari menjadi lebih dari 200 tes PCR perhari,” ungkap Katibi. 

Terbanyak pada 24 Mei 2021 sebanyak 279 dan 25 Mei 2021 sebanyak 265 tes PCR. 

“Testing kami lakukan pada kelompok yang berisiko tinggi dan tempat-tempat keramaian,” ungkap Katibi. (Bambang)

Pemberangkatan Haji Batal Lagi Tahun 2021, KH. Sa'id Al Khudri : Calon Jamaah Haji Dirugikan

KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon. 


KESAMBI, FC - Keputusan Pemerintah memastikan tidak akan memberangkatkan calon jamaah haji tahun  1442 H/2021 M, mendapat tanggapan dari Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Jum'at, (4/6/2021).

Menurut KH M.Said Khudri, demi keselamatan bersama calon jamaah haji, terkait faktor kesehatan, keputusan tersebut ada hal positifnya karena masih pada keadaan Covid 19.

Namun jika diberangkatkan tidak full hanya sekitar 30% dari quota yang ada, berarti ini jelas akan banyak jamaah yang merasa dirugikan, apalagi dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang dijinkan menjadi calon jamaah haji dari usia 18 sampai dengan 60 tahun. 

Sementara mayoritas jamaah haji Indonesia di atas usia 60 tahun, sehingga ketika calon jamaah haji tidak masuk, jelas mereka akan merasa tersakiti apapun alasannya.

Oleh karena itu, lanjut KH. Sa'id  kalau sekiranya memang diberikan quota hanya 30% amannya itu  memang tidak diberangkatkan, plus alasan kesehatan jadi adil. 

"Kalau dipaksakan pasti akan terjadi masalah lagi dan Menteri Agama akan disudutkan kembali," ujar KH. Moh. Sa'id Al Khudri kepada fokuscirebon.com melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut KH. Moh. Sa'id Al Khudri, menjelaskan bahwa pihaknya mencatat calon jamaah haji dari KBIH Badrul Munir tahun 2020, sudah ada 6 orang yang meninggal dunia yang seharusnya berangkat tahun 2020. 

"Ya, harus bagaimana lagi, niat mereka sudah Allah catat walaupun secara realita lahiriyah tidak berangkat," katanya.

Disinggung soal gagalnya pemberangkatan calon jamaah haji ini, KH Sa'id memberikan pemahaman, bahwa ini bukan  hanya KBIH Badrul Munir saja, akan tetapi ini se Indonesia, baik calon jamaah haji yang reguler maupun  yang plus.

"Jadi sama, mungkin Allah sudah berkehendak seperti ini dan merupakan ujian dari nawaitu kita, tidak harus dibuktikan dengan sebuah realita, ketika ada hal yang  berkaitan atau yang  menjadi penyebab tidak baiknya, Allah akan  tetap melihat niat baik kita, walaupun pada pelaksanaanya belum dilakukan, karena ini semua  sudah qodarullah kehendak Allah," terang KH. Moh. Sa'id Al Khudri.

Dijelaskan KH Sa'id, bahwa calon jamaah haji yang tercatat mengikuti bimbingan di KBIH nya, tahun 2020 sebanyak 135 orang, dan untuk tahun 2021 sebanyak 120 orang. (Didi)

Pemda Kota Cirebon Membuka Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2021


FOKUS CIREBON, FC – Penerimaan calon ASN tertuang dalam Pengumuman Wali Kota Cirebon Nomor 871/01-BKPPD/2021 tentang Informasi Penerimaan Calon ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021. “Penerimaan calon ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon didasari pada  pijakan hukum yang jelas,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, Rabu, 2 Juni 2021.  

Yaitu lanjutnya, SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 561 tahun 2021 tengan Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021.

“Untuk itu, Pemda Kota Cirebon membuka penerimaan calon ASN tahun ini,” ungkap Azis. 

Adapun kebutuhan ASN pada Pemda Kota Cirebon sejumlah 242. Dengan rincian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru sebanyak 138 orang serta calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 104 orang, terdiri dari 69 formasi tenaga kesehatan dan 35 orang formasi  tenaga  teknis.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, H. Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., menjelaskan ketentuan seleksi CPNS akan diinformasikan sebelum pendaftaran dimulai. “Yaitu melalui media cetak,” ungkap Anwar. Serta melalui sejumlah kanal yaituhttps://sscasn.bkn.go.id danhttps://bkdiklat.cirebonkota.go.id.

Adapun beberapa informasi umum mengenai PPPK yaitu WNI dengan batas usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang aja M dilamar, pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

Sedangkan persyaratan khusus PPPK tenaga honorer di antaranya honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN, guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juga lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan profesi guru Kemendikbud. 

Informasi Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon tahun anggaran 2021 dapat diunduh di link berikut:
UNDUH Berkas PDF. (din)

Warga Lansia RW 14 Permata Harjamukti Utara Mulai Divaksin Covid 19

H. Anang Juli Suryanto Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.


HARJAMUKTI, FC - Salah satu faktor yang mempercepat penularan Virus Covid 19 adalah lemahnya imunitas atau daya tahan seseorang terhadap serangan bakteri dan penyakit.

Hal tersebut dikemukakan oleh  H. Anang Juli Suryanto, Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara (PHU), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon kepada fokoscirebon.com.

Berkenaan dengan itu di momen Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2021, pihaknya akan memberikan Vaksinasi Covid 19 kepada para lansia yang berada di wilayahnya, Sabtu, (5/6/2021) bertempat di Bapermas setempat.

"Insya Allah kami targetkan sebanyak 50 orang lansia yang akan ikut serta vaksinasi di wilayahnya, serta sekaligus ini sebagai wujud bakti dan penghargaan bagi lansia untuk selalu menjaga dan merawatnya," ungkap H. Anang Juli Suryanto.

Anang pun berharap kepada lansia untuk tidak takut divaksin, karena vaksin ini telah teruji dan aman serta berlabel halal BPOM MUI.

"Semoga para lanjut usia yang disuntik vaksinasi, dapat mencegah terpaparnya virus corona dan sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah RW 14 PHU," terangnya. (Didi)

Kamis, 03 Juni 2021

Melalui Workshop, LP2M Siapkan Metologi Riset Bagi Peneliti Muda Dosen IAIN Cirebon

Workshop peningkatan kapasitas peneliti pemula bagi dosen IAIN SNJ Cirebon, Kamis, (3/6/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar workhsop peningkatan kapasitas peneliti pemula bagi dosen IAIN SNJ Cirebon, Kamis, (3/6/2021), di Ruang Auditorium Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Lantai 3. 

Ketua LP2M IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani, M.Ag kepada fokuscirebon.com menjelaskan, kegiatan workahop ini merupakan turunan dari kegiatan yang pertama yakni penandatangan kesepahaman kerjasama (MoU), antara IAIN SNJ Cirebon dengan Balitbang Diklat Kemenag RI. 

Workshop sendiri digelar sebagai bentuk dukungan sekaligus dorongan LP2M IAIN SNJ Cirebon bagi para dosen muda dalam memulai melakukan penelitian. 

"Ya, pesertanya para dosen muda dengan jabatan Asisten Ahli. LP2M menargetkan untuk mereka mempunyai tools, alat metologi riset yang baik, sehingga pada gilirannya mereka ada kesempatan meneliti secara formal, karena saat ini mereka belum bisa meniliti. Inilah yang dipersiapkan oleh kita, mereka punya alat yaitu  metodologi riset yang baik," kata Ketua LP2M, Ahmad Yani. 

Dijelaskan, yang dimaksud memiliki alat metodologi, kata Yani, adalah alat yang mempermudah pekerjaan pada penelitian, yakni metodologi riset yang baik. Sementara riset sendiri terdapat dua pengertian yakni riset mandiri dan riset afirmasi yakni dengan pemerintah daerah. 

"Sebenarnya bagi seorang peneliti,  apa yang dia dengar dan apa yang dia lihat bisa menjadi penelitian, tinggal memiliki alatnya, yakni meteodologi," katanya. 

Sementara itu, terkait MoU yang dilakukan IAIN Cirebon dengan Balitbang Diklat Kemenag RI, Yani menegaskan, bahwa pasca itu, kegiatan dilanjutkan ke dalam tiga kegiatan. Salahsatunya adalah workshop peneliti pemula.

"Kegiatan ini adalah turunan setelah terjalin MoU antara Balitbang Diklat Kemenag RI dengan IAIN SNJ Cirebon. Jadi kehadiran Balitbang Diklat Kemenag RI bersama Kapuslitbang Lektur Khasanah Keagamaan dalam rangka menjalin kerjasama antara IAIN dan Balitbang," terangnya. 

Dijelaskan, ada tiga agenda pasca MoU tersebut, pertama Penerjemahan Al Quran ke bahasa Cirebon yang yang dikerjasamakan Puslitbang Lektur Keagamaan ke LP2M, kedua Workshop peneliti pemula, sehingga para dosen memiliki kemampuan melakukan penelitian dan mengembangkan penelitian di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan ketiga, dialog budaya keagamaan nusantara yang dikerjasamakan nanti PKS nya dengan Pascasrjana," jelas Ahmad Yani.



Dirinya juga berharap, nota kesepahaman ini bisa berjalan baik, termasuk dialog budaya agama nusantara yang akan digelar pada akhir Juni 2021. 

"Dialog budaya agama nusantara ini, menurut rencana akan dihadiri oleh pak menteri dan tokoh lintas budaya serta tokoh lintas agama se Indonesia," katanya. (din)

Rabu, 02 Juni 2021

Moh.Masduki Menangi Pilwu Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Indramayu

Moh.Masduki, terpilih sebagai Kuwu Desa Kedungwungu pada Pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Indramayu, Rabu, (2/6/2021).


KRANGKENG, FC - Perhelatan pemilihan kuwu (Pilwu) serentak di 171 Desa se Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, berjalan lancar dan sukses, Rabu, (2/6/2021).

Satu di antara 171 desa di Kabupaten Indramayu yang mengikuti proses pemilihan kuwu adalah Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng.

Dalam proses Pilwu di Desa Kedungwungu dimenangkan oleh calon nomor urut 1 Moh. Masduki dengan meraih 1601 suara, mengungguli 2 orang calon lainnnya masing-masing Fuad 1531 dan Romlah 100 suara.

Saat ditemui di rumahnya, kuwu terpilih Moh. Masduki kepada fokuscirebon.com menyampaikan kegembiraannya dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada timses, relawan dan seluruh pendukung atas kemenangannya yang telah diraihnya.

Moh. Masduki juga berjanji akan mewujudkan cita cita para petani Desa Kedungwungu untuk dapat panen setahun 2 kali dan akan memperbaiki serta menormalisasi irigasi atau saluran air yang kini ada kendala dan tidak merata dalam suplai airnya, sehingga ke depannya kesejahteraan para petani, pemuda dan masyarakat akan meningkat dan sejahtera sesuai dengan mottonya "BERSAHAJA" (Bersih, Amanah dan Sejahtera).

Hal yang sama dinyatakan Moh. Mustofa kakak kandung kuwu terpilih, sekaligus perwakilan keluarga, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada relawan, simpatisan dan para pendukung kuwu terpilih yang telah bekerja keras hampir tiga bulan lamanya untuk memenangkan proses pilwu ini.

"Sesuai harapan yang diinginkan semua pihak, perubahan menyeluruh tentu harus dilakukan, baik dari aspek pemerintahan, kemasyarakatan dan aspek koordinasi, komunikasi dengan elemen pemuda, tokoh masyarakat, kyai, ustadz, PKK dan lainnya. Hal ini dalam rangka mewujudkan Desa Kedungwungu Bersahaja," katanya.

Sementara Idris Affandi selaku Ketua Timses Kuwu Terpilih berharap agar Kuwu Moh. Masduki benar-benar dapat melaksanakan program kerja dan janji janjinya saat kampanye serta dapat berpihak kepada kepentingan masyarakat dalam membangun Desa Kedungwungu 6 tahun mendatang. (Didi)

Selasa, 01 Juni 2021

Walikota Cirebon Tekankan Pentingnya Memahami Pancasila dan Mengamalkannya

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. 


FOKUS CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon menekankan pentingnya memahami Pancasila serta mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila merupakan pegangan kita dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila secara virtual di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, Selasa 1 Juni 2021. 

Pancasila, lanjut Azis, mengandung nilai-nilai kebhinnekaan yang paling pas untuk Bangsa Indonesia.

Nilai-nilai kebhinnekaan itu, lanjut Azis, yang diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Termasuk generasi muda kita,” ungkap Azis.

Melalui Pendidikan Pancasila diharapkan mampu menghadirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas namun juga berkarakter.

"Generasi muda yang tidak hanya cerdas, namun juga memiliki kepedulian terhadap  kemajuan Indonesia,” tegas Azis. 

Melalui pendidikan Pancasila pula akan melahirkan generasi muda yang berkarakter unggul dan berakhlak mulia. Sehingga mampu untuk bersaing namun dengan memiliki moral dan sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Untuk tingkat Kota Cirebon, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj. Affiati, S.Pd., serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).  

Sekalipun diselenggarakan secara virtual, jalannya upacara tetap berjalan khidmat  dan khusyuk. 

Sementara itu, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dipusatkan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. 

Rangkaian upacara dimulai pukul 07.45 WIB dan tepat pukul 08.00 WIB Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang bertindak sebagai inspektur upacara memasuki tempat upacara. Kepala negara juga memimpin prosesi mengheningkan cipta.

Pada kesempatan itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menjelaskan Pancasila memang telah menyatu bahkan sejak republik ini berdiri. “Namun kedepannya, tantangan justru tidak ringan,” tegas Jokowi. 

Ini dikarenakan, tantangan globalisasi justru tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan, namun bisa meningkatkan rivalitas dan kompetensi. “Termasuk rivalitas antar pandangan, nilai dan ideologi,” ungkap Jokowi.

Menghadapi semua itu, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa. “Diperlukan cara baru yang luar biasa,” ungkap Jokowi. Yaitu dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industri 4.0.

"Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeIndonesiaan,” ungkap Jokowi.

Untuk itu, Jokowi mengajak kepada aparat pemerintahan, tokoh agama, kaum pendidik dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif, memperkokoh nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan. Serta membumikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Maulana)

Kapolres Cirebon Kota Sambut Kunjungan Kerja Tim Sosialisasi SPMB IAIN Cirebon

AUDENSI : Tim sosialiasi SPMB Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon saat bersama Kapolres Cirebon Kota dan Waka Polres Cirebon Kota di ruang rapat Kapolres Cirebon Kota, Senin, (31/5/2021), dalam rangka menjalin kerjasama di bidang pendidikan.


FOKUS CIREBON, FC - Tim sosialisasi SPMB IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk calon mahasiswa baru Program Studi Hukum Keluarga Islam jenjang Megister S2 dan jenjang Doktor S3, melakukan audensi dan diterima langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, Senin, (31/5/2021).

Audensi dan sosialisasi SPMB Program Studi Hukum Keluarga Islam jenjang S2 dan jenjang S3 tahun akademik 2021/2022 ini, dipimpin langsung oleh Kaprodi Hukum Keluarga Islam Pasca sarjana Prof.Dr.H.E. Sugianto, SH,MH didampingi Wakil Direktur Pascasarjana H.Didin Nurul Rosidin, M.A, Ph.D dan Kasubag TU Pascasarjana Drs.H.Ikhwan Fauzi, M.MSi.

Tim sosialisasi SPMB pada pukul 13.00 WIB diterima langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, SH SIK MH, didampingi Wakapolres Cirebon Kota dan jajaranya di ruang rapat kapolres Cirebon kota.

"Kapolres Cirebon Kota sangat mendukung dan mensuport kerjasama di bidang pendidikan khususnya untuk pengembangan karir para jajaranya yang ingin lanjut studi di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujar Prof Dr Sugianto. 


Apalagi sekarang untuk prodi Hukum keluarga Islam jenjang Doktor S3 sudah mulai dibuka. "Tahapan pendaftaranya untuk semester Ganjil tahun akademik 2021/2022 langsung melalui laman smartcampus dengan alamat   sc.syekhnurjati.ac.id," kata Prof Sugianto lagi. (Heri)

Senin, 31 Mei 2021

Menparekraf, Sandiaga Uno : Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

Sosialisasi Desa Wisata di Desa Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/5/2021).


KUNINGAN, FC - Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”. 

Rangkaian Sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021.

Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyelenggarakan acara “Sosialisi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema“Indonesia Bangkit” pada Senin, 31 Mei 2021, di Desa Cibuntu, Jl. Balai Desa Cibuntu. Kec. Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisatayang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan.

Setelah mengunjungi 3 desa wisata sebelumnya yaitu desa wisata Pujon Kidul Kabupaten Malang, desa wisata MAS Ubud Bali dan  desa wisata Tugu Selatan Cisarua Bogor, kali ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke desa wisata yang berada di kaki gunung Ceremai yaitu Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan.

Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan dipilih dalam kegiatan sosialisasi ini karena Desa Cibuntu dikenal sebagai juara di level ASEAN untuk pariwisata. Desa Wisata Cibuntu pernah menyabet sebagai desa wisata terbaik urutan kelima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay. 

Selain itu, pada 2017, desa ini juga terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam perhelatan Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Cibuntu juga memiliki daya tarik wisata berupa air terjun, kolam renang, dan camping ground dimana pengunjung bisa menikmati suasana alam yang asri dengan berbagai fasilitas yang lengkap.

Atraksi budaya juga menjadi daya tarik tersendiri yang ditawarkan oleh Desa Cibuntu adalah tarian penyambutan pengunjung. Selain itu daya tarik lainnya berupa suvenir kriya, yaitu produk-produk kesenian yang terbuat dari pemanfaatan limbah kayu. 

Selain itu juga banyak tersedia homestay, sebagai tempat istirahat dan penginapan untuk wisatawan. Dengan gencarnya sosialisasi program desa wisata yang menjadi salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.

Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, karena pandemi maka desa terpaksa harus mencari cara untuk dapat survive dan menghasilkan pendapatan lain yang tidak sekedar berpangku pada pekerjaan mayoritas masyarakatnya saja.

"Dengan mulai mengusung konsep desa wisata sudah tentu akan menambah nilaii tambah desa itu sendiri karena mengadaptasi pendekatan ekonomi kreatif. Untuk itu desa juga harus meningkatkan ketrampilan masyarakatnya terutama untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi yang belum berakhir dengan berinovasi menciptakan konten-konten menarik untuk mengangat wajah dan keunggulan desa yang dapat dijual dalam satu paket wisata yang unik dan menarik," katanya.

Ditambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ingin memberikan program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

"Jadi harapan Kemenparekraf, kita dapat fokus pada pemulihan ekonomi nasional. Dan program desa wisata ini menjadi simbol munculnya kebangkitan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Sandiaga Salahuddiin Uno juga mengajak desa wisata Cibuntu yang memiliki prestasi pernah menyabet gelar desa wisata terbaik urutan kelima pada tingkat ASEAN tahun 2016 ini untuk menginspirasi desa yang belum menerapkan konsep desa wisata agar meniru kemandirian mereka, juga mengajak desa wisata lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Sementara itu, tujuan kegiatan
adalah untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021”. 

Dari agenda 9 desa yang dikunjungi Menparekraf dan Public Figure memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada diseluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. 

Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini. 

Berikutnya diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

"Acara promosi ini dilakukan langsung oleh Bapak Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Cinta Laura selaku Public Figureserta Ega Noviantika, penyanyi dangdut yang terkenal lewat ajang Dangdut Academy dan berasal dari Kabupaten Kuningan selaku Key Opinion Leader," ujar managamen Sandiaga Uno.

Dalam acara tersebut juga terdapat beberapa tamu undangan diantaranya, Bupati Kab. Kuningan
Wakil Bupati Kab. Kuningan
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
Sekertaris Daerah Kab.Kuningan
Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Ketua DPRD Kab. Kuningan, Kapolres Kab.Kuningan, Dandim 0615 Kab.Kuningan, Camat Pasawahan dan Kepala Desa Cibuntu.


Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusung 7 (Tujuh) kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, diantaranya,  CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay dan Toilet. 

Dimana kategori tersebut diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.

Proses Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan sebagai berikut : Promosi, 30 April s/d 25 Juni 2021, Registrasi Online: 7 Mei 2021 s/d 26 Juni 2021, (Dimana semua Desa di Indonesia harus melengkapi data-data yang sudah ditentukan), Promosi Regional: 20 Mei 2021 s/d 24 Juni 202, Kurasi: 28Juni 2021s/d 2 Juli 2021, Pembekalan / Workshop: 5 Juli 2021 s/d 16 Juli 2021 (Online). Kegiatan ini dilakukan untuk mempertajam pemahaman mengenai syarat dan ketentuan kategori dan juga sarana edukasi CHSE.

Sedangkan penetuan 50 desa terbaik pada 16 Agustus 2021 s/d 20 Agutus 2021 (Para dewan juri akan menentukan 500 desa sebagai nominasi, dan akan dipilih 50 desa terbaik, yang nantinya akan dilakukan visitasi/verifikasi oleh Menparekraf dan perwakilan dari dewan juri).

Selanjutnya, Visit pada 23 Agustus 2021 s/d 12 November 2021 (Pada saat Visit masing masing dari 50 Desa akan mempresentasikan keunggulan desa masing-maisng sesuai dengan kategori penilaian dan akan di lakulan penilaian langsung oleh Menparekraf dan Perwakilan Juri).
 
Sedangkan penentuan 10 Besar pada 15 November 2021s/d 19 November 2021 (Penentuan 10 besar desa wisata dilakukan berdasarkan skor penilaian yang didapat setelah visitasi/verifikasi).

Selanjutnya, penentuan 4 besar yakni pada 22November s/d 3 Desember 2021 (Dilakukan penilaian kembali oleh dewan juri untuk memilih 4 desa terbaik dan juga voting oleh masyarakat untuk memilih 1 desa terfavorit lewat media sosial).

Sedangkan malam puncak dilakukan pada 7 Desember 2021
(Pengumuman 4 desa terbaik dan 1 desa terfavorit akan diumumkan di acara Malam Puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021).

Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata-desa wisata baru di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa.

Juga menjadikan desa wisata sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Terkumpulnya database/update informasi dari desa wisata yang mendaftar dan ikut berpartisipasi dalam acara ini. 

Hal ini dikarenakan pengisian pendaftaran anugerah desa wisata ini akan disinkronisasikan dengan sistem jejaring desa wisata (Jadesta) yang saat ini sedang dikembangkan. 

Selain itu, juga meningkatkan pengembangan desa wisata baru dan memberikan suguhan menarik kepada wisatawan mancanegara ataupun wisatawan domestik melaui desa-desa wisata di Indonesia. (din)

Wabup Kuningan Sambut Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di Desa Wisata Cibuntu

Wakil Bupati Kuningan, M.Ridho Suganda, tengah memberikan ucapan terimakasih atas kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno ke Desa Wasata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (31/5/2021).


KUNINGAN, FC - Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno ke Desa Wisata Cibuntu Kuningan, Senin, (31/5/2021) disambut gembira oleh Wabup Kuningan Moh.Ridho Suganda.

"Alhamdulillah terima kasih kepada Pak Menteri Sandiaga Uno yang sudah datang ke Kabupaten Kuningan khususnya ke Desa Wisata Cibuntu, mudah mudahan kehadiran beliau akan terus mengembangkan dan menyebar luaskan desa wisata Cibuntu ke masyarakat luas," ujar M.Ridho Suganda.

Lebih lanjut M. Ridho Suganda mengatakan, memang Kuningan sangat membutuhkan bantuan  anggaran dari Pusat dan Provinsi Jawa Barat, karena memang Kuningan tidak mempunyai anggaran yang cukup kuat untuk menunjang desa-desa wisata.

Ke depan Wabup Ridho berharap agar kunjungan seperti ini terus dilakukan oleh Kementerian Kementerian dan berbagai pihak  yang mempunyai kebijakan untuk menunjang program kunjungan wisata di Kabupaten Kuningan.

Disinggung mengenai keberadaan Kebun Raya Padabeunghar Kuningan, Wabup Ridho menjelaskan, bahwa Kebun Raya Padabeunghar Kuningan agar bisa dijadikan kawasan konservasi dan penghijauan.

Kebun Raya Padabeunghar ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk menopang kawasan yang memiliki luas 400 hektar lebih tersebut, sehingga membutuhkan komitmen yang tinggi dalam pengelolaan dan pemeliharaannya.

"Terus terang bahwa keberadaan kebun raya ini sudah ada daerah yang mencontoh, seperti halnya Kabupaten Brebes," beber Wabup Kuningan.

Diakhir perbincangannya Wabup Ridho berpesan kepada masyarakat khususnya Desa Cibuntu agar bisa menjaga, melestarikan dan merawat serta berkomitmen dari semua pihak dalam menunjang program desa wisata yang ada di desa Kabupaten Kuningan. (Didi)

Menteri Sandiaga Salahudin Uno di Desa Cibuntu Disambut Upacara Adat Si-Lengser Kuningan

Tari Si Lengser, Adat Kuningan, sambut kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, di Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.


FOKUS CIREBON, FC - Kunjungan Menteri Pariwisata RI, Sandiaga Salahudin Uno, ke Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat, Senin, (29/5/2021), disambut hangat Bupati Kuningan.

Di lokasi Cibuntu, tepatnya di kantor Desa Cibuntu, Sandiago Uno juga disambut adat sunda Kuningan dengan nama familier Si-Lengser. Tampak penyambutan dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Selain itu, di sejumlah titik di lokasi Cibuntu juga terlihat para petugas rapid test menyiapkan diri bagi para tamu dan undangan yang hadir. Bahkan setiap yang datang wajib megenakan masker dan mencuci tangan.

Pos pengamanan juga terlihat di sejumlah titik, baik dari pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun petugas kesehatan.

Diketahui, Desa Cibuntu memang memiliki tempat pariwisata yang sudah mendunia. Selain lokasinya berada di bawah gunung Ciremai, udara di sana pun dingin dan sejuk. 

Pemandangan di lokasi wisata Cibuntu, begitu asri. Selain juga terdapat air terjun, kolam terapi ikan, bukit-bukit, kuliner dan taman yang tertata indah.

"Desa pariwisata Cibuntu ini sudah dikenal luas, selain di Indonesia juga mancanegara, kami sebagai warga sangat bangga dengan aset wisata desa ini," kata Dadang, mengaku sebagai warga, Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. (din)

Sabtu, 29 Mei 2021

Puluhan Masyarakat Terjaring Rapid Test Antigen, Satu Orang Dinyatakan Reaktif


FOKUS CIREBON, FC – Puluhan orang terjaring rapid test antigen di halaman Gedung Negara, Kota Cirebon, Sabtu, 29 Mei 2021. Pelaksanaan rapid test antigen ini dilakukan oleh Satpol PP Provinsi Jawa Barat. 

Selain di halaman Gedung Negara, secara serentak rapid test antigen ini juga dilaksanakan di Jalan Tuparev, Jalan Jenderal Sudirman, serta kawasan Kedawung. 

Sejak dimulai pukul 16.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 58 orang mengikuti rapid test antigen tersebut, satu orang di antaranya dinyatakan reaktif. 

“Kami Satpol PP Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan stakeholder Provinsi Jabar, termasuk Polda dan Kodam, juga bekerja sama dengan tingkat kota dan kabupaten, di antaranya kecamatan, Polsek, Koramil, juga Puskesmas, menggelar rapid test antigen ini” ujar Sekretaris Satpol PP Provinsi Jawa Barat H. Khoirul Naim S.K.M., M.Epid., di sela meninjau pelaksanaan rapid test antigen di halaman Gedung Negara.

Menurutnya, Satpol PP Provinsi Jawa Barat turun untuk melaksanakan pencegahan dan penanganan Covid-19 atas nama Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Divisi Komunikasi Publik Perubahan Perilaku dan Penegakan Aturan (KP4A).

 “Rencana tiga hari kita akan melakukan rapid test antigen ini, yang dimulai hari ini, dan melibatkan berbagai unsur di kota dan Kabupaten Cirebon,” katanya.

Satpol PP Provinsi Jawa Barat sendiri melaksanakan dua jenis operasi, yaitu bakti praja atau memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga, serta praja wibawa atau penegakan aturan.

 “Kota Cirebon itu memang wilayah strategis, banyak mobilitas orang, dan ada kenaikan kasus sehingga menjadi zona merah,  maka kita libatkan semua unsur untuk pelaksanaan operasi tersebut,” ujarnya.

Selain melaksanakan rapid test antigen di empat titik, menurut Khoirul, tim juga ada yang bergerak di ruang publik seperti pasar, alun-alun, juga pusat perbelanjaan. 

“Untuk tim yangmobile ini tidak melakukan rapid test antigen, melainkan edukasi dan sosialisasi,” katanya.

Ia mengatakan, jika ditemukan ada yang reaktif, selanjutnya petugas medis akan melanjutkan tes PCR. “Jika reaktif, kita akan koordinasi dengan wilayah di mana dia tinggal,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pelaksanaan rapid test antigen ini, Satpol PP Provinsi Jawa Barat menargetkan edukasi kepada masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan. 

“Ingat, pandemi Covid-19 ini belum selesai, harus ada upaya bersama dalam penanganannya. Kita juga harus memastikan bahwa ruang publik juga harus patuhi kesehatan, penyelenggaranya harus siapkan sarana untuk protokol kesehatan,” tuturnya.

Menurutnya,  dalam operasi ini, Satpol PP tidak menerapkan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan. “Masih sanksi sosial, tapi pencatatan kita lakukan sehingga kita punyadata base jumlah pelanggar,” ujarnya.

Rencananya, pada Minggu, 30 Mei 2021, Satpol PP Provinsi Jawa Barat akan melakukan rapid test antigen di kawasan Bima, kemudian pada Senin, 31 Mei 2021, pelaksanaan rapid test antigen akan dilaksanakan di Cirebon Business Centre di kawasan Tuparev.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi, M.K.M., mengungkapkan, Dinkes turut berkolaborasi bersama Satpol PP Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan rapid test antigen selama tiga hari tersebut. 

“Dinkes melakukan upayatracing dan testing sebelum Lebaran, begitupun setelah libur Lebaran kita melakukan hal yang sama, dan saat ini kita berkolaborasi dengan Satpol PP Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim Dinkes yang ditugaskan di pusat-pusat keramaian untuk melakukantracing dan testing ini akan langsung melakukan rapid test antigen begitu ada warga yang melanggar protokol kesehatan. “Misalnya, ada yang tidak pakai masker, dia pasti langsung kita tindak," katanya.

ga pukul 18.00 WIB, sebanyak 58 orang mengikuti rapid test antigen tersebut, satu orang di antaranya dinyatakan reaktif.

“Kami Satpol PP Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan stakeholder Provinsi Jabar, termasuk Polda dan Kodam, juga bekerja sama dengan tingkat kota dan kabupaten, di antaranya kecamatan, Polsek, Koramil, juga Puskesmas, menggelar rapid test antigen ini” ujar Sekretaris Satpol PP Provinsi Jawa Barat H. Khoirul Naim S.K.M., M.Epid., di sela meninjau pelaksanaan rapid test antigen di halaman Gedung Negara.

Menurutnya, Satpol PP Provinsi Jawa Barat turun untuk melaksanakan pencegahan dan penanganan Covid-19 atas nama Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Divisi Komunikasi Publik Perubahan Perilaku dan Penegakan Aturan (KP4A). 

“Rencana tiga hari kita akan melakukan rapid test antigen ini, yang dimulai hari ini, dan melibatkan berbagai unsur di kota dan Kabupaten Cirebon,” katanya.

Satpol PP Provinsi Jawa Barat sendiri melaksanakan dua jenis operasi, yaitu bakti praja atau memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga, serta praja wibawa atau penegakan aturan. 

“Kota Cirebon itu memang wilayah strategis, banyak mobilitas orang, dan ada kenaikan kasus sehingga menjadi zona merah,  maka kita libatkan semua unsur untuk pelaksanaan operasi tersebut,” ujarnya.

Selain melaksanakan rapid test antigen di empat titik, menurut Khoirul, tim juga ada yang bergerak di ruang publik seperti pasar, alun-alun, juga pusat perbelanjaan. “Untuk tim yangmobile ini tidak melakukan rapid test antigen, melainkan edukasi dan sosialisasi,” katanya.

Ia mengatakan, jika ditemukan ada yang reaktif, selanjutnya petugas medis akan melanjutkan tes PCR. “Jika reaktif, kita akan koordinasi dengan wilayah di mana dia tinggal,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pelaksanaan rapid test antigen ini, Satpol PP Provinsi Jawa Barat menargetkan edukasi kepada masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan. 

“Ingat, pandemi Covid-19 ini belum selesai, harus ada upaya bersama dalam penanganannya. Kita juga harus memastikan bahwa ruang publik juga harus patuhi kesehatan, penyelenggaranya harus siapkan sarana untuk protokol kesehatan,” tuturnya.

Menurutnya,  dalam operasi ini, Satpol PP tidak menerapkan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan. “Masih sanksi sosial, tapi pencatatan kita lakukan sehingga kita punyadata base jumlah pelanggar,” ujarnya.

Rencananya, pada Minggu, 30 Mei 2021, Satpol PP Provinsi Jawa Barat akan melakukan rapid test antigen di kawasan Bima, kemudian pada Senin, 31 Mei 2021, pelaksanaan rapid test antigen akan dilaksanakan di Cirebon Business Centre di kawasan Tuparev.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi, M.K.M., mengungkapkan, Dinkes turut berkolaborasi bersama Satpol PP Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan rapid test antigen selama tiga hari tersebut.

“Dinkes melakukan upayatracing dan testing sebelum Lebaran, begitupun setelah libur Lebaran kita melakukan hal yang sama, dan saat ini kita berkolaborasi dengan Satpol PP Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim Dinkes yang ditugaskan di pusat-pusat keramaian untuk melakukantracing dan testing ini akan langsung melakukan rapid test antigen begitu ada warga yang melanggar protokol kesehatan. “Misalnya, ada yang tidak pakai masker, dia pasti langsung kita tes di tempat,” katanya. (din)