Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 06 September 2023

Workshop PSGA IAIN Cirebon dan Yifos Indonesia Bahas Hak Kesehatan Seksual dan Pencegahan Kekerasan Seksual

CIREBON, FC - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, bekerja sama dengan Lembaga YIFOS Indonesia, menggelar workshop yang berfokus pada pemahaman hak kesehatan seksual, pencegahan kekerasan seksual, dan peran orang muda dalam konteks keimanan. 

Workshop yang berlangsung pada 5 dan 6 September 2023 ini menarik perhatian mahasiswa, relawan PSGA, dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan pemangku kebijakan di kampus.

Kegiatan tersebut bertema "Orang Muda untuk Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Berbasis Keimanan", dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya.

Narasumber tersebut di antaranya Pendeta Obertina Modesta Johanis, M.Tb (aktivis wanita Kristen), Pak Muis (aktivis gender), dan Prof. Dr. Situ Musdah Mulia, M.A (aktivis wanita Islam). Selain itu, terdapat juga perwakilan dari YIFOS Indonesia, Gemma dan Ael Napitupulu, yang memberikan wawasan penting terkait tema yang diangkat.

Kepala PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Masriah mengungkapkan pentingnya acara ini dalam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa. 

Ia berharap dengan adanya acara ini mahasiswa lebih sadar tentang organ reproduksi dan kesehatan seksualnya serta menguatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA, menambahkan, adanya acara ini membuat mahasiswa sadar tentang hak-hak reproduksi dan hak-hak seksualnya. Diharapkan, dengan adanya acara ini, kita bisa menghormati hak-hak dari setiap individu serta mencegah terjadinya pelanggaran hak ataupun kekerasan seksual terutama di lingkungan kampus.

Ael, perwakilan dari YIFOS Indonesia, menyoroti pentingnya memegang teguh nilai-nilai keimanan dalam konteks hak dan kewajiban. 

"Hak dan kewajiban bukan berarti kita hanya berprinsip pada HAM, tetapi kita juga harus memegang teguh keimanan kita dan prinsip kita. Bukan berarti karena hal tersebut boleh dilakukan, maka kita melakukannya tanpa memikirkan resikonya maupun sudut pandang agama terkait hal tersebut," ujarnya.

Selama workshop berlangsung, peserta mendapat kesempatan untuk mendengarkan paparan dari para narasumber tentang berbagai aspek penting terkait kesehatan seksual, hak reproduksi, dan pencegahan kekerasan seksual. Diskusi-diskusi interaktif dan sesi tanya jawab juga menjadi bagian penting dari acara ini.

Dalam suasana yang penuh antusiasme, peserta workshop, yang terdiri dari mahasiswa, relawan, dosen, dan pemangku kebijakan, berbagi pemikiran dan pengalaman mereka mengenai tantangan yang dihadapi dalam konteks hak kesehatan seksual dan upaya pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Workshop ini bukan hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mendiskusikan bagaimana menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi ini mencakup isu-isu sensitif seperti budaya, agama, dan pandangan moral yang mungkin mempengaruhi cara individu mendekati masalah-masalah tersebut.

Menyusul workshop ini, diharapkan bahwa para peserta akan membawa pemahaman yang lebih baik tentang hak kesehatan seksual dan pencegahan kekerasan seksual ke komunitas mereka. 

Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan penuh penghargaan terhadap hak-hak individu, terutama di lingkungan kampus.

Acara workshop yang berfokus pada orang muda, agama, dan hak kesehatan seksual ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kesadaran dan perubahan positif dalam masyarakat. 

Hal ini sejalan dengan semangat kolaborasi antara PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan YIFOS Indonesia dalam mempromosikan hak-hak kesehatan seksual dan pencegahan kekerasan seksual di kalangan pemuda, dengan tetap memegang teguh nilai-nilai keimanan. 

Dengan pengetahuan yang lebih baik dan semangat yang tulus, para peserta workshop diharapkan dapat berkontribusi pada menciptakan lingkungan yang lebih adil dan aman bagi semua individu, di mana hak-hak mereka dihormati dan dilindungi. (Red/Tria)

Hadiri Harpelnas, Wabup Ayu Apresiasi Inovasi Bank BJB Cabang Sumber

KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si menghadiri acara peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) di kantor Bank BJB Cabang Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (4/9/2023).

Menurut beberapa nasabah yang ia jumpai di kantor Bank BJB Cabang Sumber, menyatakan bahwa pelayanan disini ini sangat baik bahkan sangat prima. 

Pihaknya juga mengapresiasi kepada pimpinan Bank BJB Cabang Sumber, bahwa ada inovasi yang dilakukan diminggu pertama setiap bulannya, yaitu dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk nasabah disini.

"Ini salah satu upaya juga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah Bank BJB Cabang Sumber," kata Ayu--sapaan akrabnya. 

Karena Bank BJB adalah salah satu bank yang bekerjasama dengan pemerintah daerah, Ayu berharap, semoga jalinan ini tetap terjaga. 

"Agar program-program yang ada di Pemda yang tidak secara keseluruhan tersupport APBD, Bank BJB bisa support ya," harapnya.

Sementara, Kepala Bank BJB Cabang Sumber, Taupan Selamat Wibawa mengatakan, baginya pelanggan adalah segalanya. Karena, pihaknya bergerak di bidang jasa perbankan, dimana pelayanan merupakan salah satu faktor utama.

Dan pemberian jasa kepada nasabah adalah bentuk segala jenis tingkat, diantaranya adalah peningkatan pelayanan terus diupayakan agar lebih baik lagi kedepannya. 

"Kita memiliki berbagai macam inovasi, yang pastinya memudahkan dan meningkatkan pelayanan kepada nasabah," kata Taupan.

Seperti untuk tahun ini, aku Taupan, dari sisi pelayanan setiap waktu juga ada evaluasi dan peningkatan. Apalagi, masih kata dia, ada lembaga khusus yang menilai bagaimana pelayanan terkait perbankan. 

"Alhamdulillah, kita (BJB Cabang Sumber) termasuk kategori bank sisi pelayanan yang sangat bagus," tutur Taupan. 

Ia melanjutkan, untuk lebih meningkatkan pelayanan, karena BJB merupakan bank persepsi pemerintah daerah. Artinya, melayani rata-rata pegawai pemerintah, kemudian pensiun ASN. 

Pelayanan prima yang diberikan setiap bulannya adalah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada pelanggan. 

"Setiap sebulan sekali di minggu pertama, kita selalu mengadakan pelayanan kesehatan gratis untuk membantu dan kontrol para pensiunan ASN dan lainnya. Jadi, sambil nunggu antrian, bisa cek kesehatan dulu," jelas Taupan. (Anisa)

Motto Kerja GIRANG, Kang Soleh Siap Berikan Perubahan dan Kemajuan di Masyarakat

Motto GIRANG : Siap menjadi program kerja Kang Soleh untuk membangun dan memajukan masyarakat Desa Cirebon Girang



CIREBON, FC- Sosok lelaki berusia 53 tahun ini, terpaksa muncul di pencalonan Kuwu Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Siapa dia ?, Dia adalah Solehudin dan biasa disapa Kang Soleh.

Alasan dia nyalon, karena Cirebon Girang ke depan membutuhkan pemimpin yang siap memajukan desa dan masyarakatnya. Karena itulah, lelaki bernama Soleh ini siap maju sebagai calon kuwu untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Cirebon Girang.

Kang Soleh, sapaan akrab di masyarakat kepada media menyatakan, jika dirinya  siap memimpin Desa Cirebon Girang. Kesiapannya bukan tanpa alasan, dirinya sudah mempersiapkan visi, misi dan program kerja jika terpilih nanti.

Mau tahu apa visinya, mari kita simak lebih dalam siapa sesungguhnya Kang Soleh ini ?. Visi Kang Soleh tidak tidak melambung ke langit alias muluk-muluk. Kang Soleh justru berbeda dan visi nya harus membumi, artinya realistik dan terukur.

Visi Kang Soleh adalah terwujudnya kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa yang Mandiri dan agamis melalui penyelenggaraan pemerintahan desa yang harmonis, transparan dan akuntabel.

Selain visi yang dibawa, Kang Soleh juga memiliki Motto Kerja. Motto ini diluncurkan ke program kerja saat nanti Kang Soleh terpilih. Motto Kerja tersebut adalah GIRANG, yang berarti Gerak, Inovatif, Ramah, Agamis, Nasionalis dan Guyub. 

"Program kerja yang bermottokan GIRANG ini akan diluncurkan pada saat saya terpilih sebagai Kuwu Cirebon Girang. GIRANG ini adalah konsep humanis yang akan membawa desa dan masyarakat ke depan lebih maju dan sejahtera. Saya juga akan menekankan aspek pelayanan untuk ditingkatkan, yakni pelayanan cepat masyarakat puas," tutur Kang Soleh.

Sementara itu, warga setempat saat ditanya media menyatakan, bahwa pencalonan Kang Soleh sebagai Kuwu Desa Cirebon Girang disambut baik. Sebab masyarakat merindukan sosok yang melakukan perubahan ke arah yang lebih maju dan baik. Motto GIRANG, pasti akan memberikan perubahan dan kemajuan," terangnya kepada media. (Bambang)

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag Lepas 8 Mahasiswa PLP Internasional

CIREBON FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag melepas 8 mahasiswa PLP Internasional di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Malaysia, Rabu, 06/09/2023.

Pelepasan ini langsung dipimpin oleh Rektor dengan didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag dan Dekan FITK, Dr. H. Saefuddin, M.Ag, serta unsur pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

“Pengenalan Lapangan Persekolahan yang selanjutnya disingkat PLP adalah proses pengamatan/observasi dan pemagangan yang dilakukan mahasiswa Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan Pendidikan”. tutur Prof. Aan.

Selain itu, Program ini merupakan upaya untuk memperluas wawasan, memperkaya pengalaman budaya, dan meningkatkan kemampuan bahasa Asing mahasiswa dalam lingkungan internasional. 

“IAIN Syekh Nurjati yang dalam waktu dekat akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UINSSI) terus mendorong civitas akademika membangun Global Academic Excellence. Sehingga visi mewujudkan UINSSI sebagai World Class University dapat terwujud” tegas Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.

Prof Aan, juga mengucapkan, selamat kepada adik-adik mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan PLP Internasional di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Malaysia. 

"Jaga nama baik almamater kalian, rajin bermedsos terkait kegiatan PLP, senantiasa berkoordinasi dengan pihak fakultas ketika ada hal-hal yang dianggap urgen, serta gaungkan nama  IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah Cyber Islamic University, yang merupakan salah satu dari 7 program prioritas Menteri Agama Republik Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Dr. H. Saifuddin, M.Ag, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, melaporkan rangkaian kegiatan PLP ini mulai dari pendaftaran 5 Juli sampai dengan 4 Agustus, kemudian seleksi adminstrasi dan wawancara 5 sampai dengan 7 Agustus, dan pengumuman peserta yang dinyatakan lolos seleksi pada 8 Agustus 2023.

“Izin menyampaikan Pak Rektor, alhamdulillah ada 8 mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dan mereka mewakili dari beberapa prodi yang ada di fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan”. tutur Dr. Saifuddin,

Menurut Dr. H.Saifuddin, M.Ag, kedelapan mahasiswa tersebut adalah; Haris Maulana (Prodi MTK), Taufik Muhamad Haidir (Prodi Bio), Siti Nurlaela Sari (Prodi PGMI), Miftah Hudin (Prodi PAI), Misbahul Munir (Prodi PBA), Leonita (Prodi TB.Indo), Reyna Anastasia (Prodi PIAUD), dan Hanifah Animi (Prodi TB.Inggris).ungkapnya.

Sementara Dr. Atikah Syamsi (wakil Dekan bidang akademik) menuturkan, kegiatan PLP Internasional ini diawali dari agenda PKM kolaborasi Internasional hibah kompetitif Litapdimas Kemenag tahun 2022.

Oleh karenanya, berdasar rekomendasi dan hasil temuan di lapangan, maka FITK perlu menindaklanjuti agenda PKM Internasional ini melalui Program Kampus Mengajar dalam MBKM.

Tentu upaya yang dilakukan oleh FITK ini secara prosedural telah dilakukan sejak bulan Juni, diawali dengan koordinasi awal melalui virtual dengan pihak Humas SIKK Edi Purwanto.

“Kami atas nama sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Konjen RI Kota Kinabalu Malaysia yang sangat support serta mendukung dan menerima dengan sangat terbuka untuk kegiatan PLP Internasional di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Malaysia,” pungkasnya. (din)

FDKI IAIN Cirebon Buka Kerjasama dengan Fakultas Filsafat UNPAR Bandung

CIREBON, FC - Fakultas Dakwah Dan Komumikasi Islam (FDKI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengadakan  penandatanganan nota kesepahaman dengan Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung.

Dr. Siti Fatimah, M.Hum  menuturkan, kerjasama ini bertujuan untuk menambah wawasan objek riset dan pengabdian pada masyarakat berbasis moderasi dan toleransi beragama.

Menurutnya, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam bisa banyak belajar  ke Universitas Parahyangan Bandung untuk menguatkan kajian ke-filsafat-an, dan akan berguna utk meluaskan wawasan pemikiran sebagai kader para dai masa depan.

“Kader dai yang toleran kepada sesama umat manusia, Kader Dai yang memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi dan bisa menghargai keragaman agama, budaya, dan keragaman lainnya,” pungkasnya. (din)

YIFOS Indonesia dan PSGA IAIN Cirebon Tandatangani Perjanjian Jangka Panjang

CIREBON, FC - Dua lembaga melakuka. Penandatanganan Perjanjian Jangka Panjang yakni Lembaga YIFOS Indonesia (Youth Interfaith Forum on Sexuality) dan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon.

Penandatanganan ini merupakan langkah penting dalam upaya bersama kedua lembaga untuk memajukan pemahaman dan pelaksanaan hak kesehatan seksual, hak reproduksi, serta pencegahan kekerasan seksual.

Perjanjian ini merupakan bukti nyata komitmen dari kedua belah pihak dalam upaya mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang hak-hak kesehatan seksual dan hak reproduksi, terutama di kalangan pemuda. 

Penandatanganan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara YIFOS Indonesia dan PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam memajukan isu-isu penting ini dalam masyarakat.

Penandatanganan Perjanjian ini berlangsung dengan suasana yang penuh semangat, dan dihadiri oleh perwakilan dari kedua lembaga. 

Dari pihak YIFOS Indonesia, perjanjian ini ditandatangani oleh Gemma, yang merupakan perwakilan dari YIFOS, dan Ael Napitupulu, juga sebagai perwakilan dari YIFOS. Sementara itu, PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon diwakili oleh Bu Masriah, selaku Kepala PSGA.

Isi dari Perjanjian Jangka Panjang ini mencakup berbagai aspek kerja sama antara kedua lembaga, termasuk pelaksanaan workshop, seminar, penelitian bersama, dan program-program lain yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama kalangan pemuda, tentang pentingnya hak kesehatan seksual, hak reproduksi, dan pencegahan kekerasan seksual. 

Selain itu, perjanjian ini juga mencakup komitmen untuk terus memegang teguh nilai-nilai keimanan dalam upaya memahami dan menerapkan hak-hak ini.

Bu Masriah, selaku Kepala PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya terkait penandatanganan perjanjian ini. Perjanjian ini, katanya,  merupakan langkah konkret dalam memajukan isu-isu yang sangat penting dalam masyarakat. 

"Kami berharap kerja sama ini akan membawa dampak positif yang besar dalam meningkatkan pemahaman dan perlindungan hak-hak kesehatan seksual dan hak reproduksi, terutama di kalangan pemuda. PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon sendiri membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkolaborasi maupun berkerjasama terkait isu-isu gender," paparnya.

Gemma, perwakilan dari YIFOS Indonesia, menyatakan, pihaknya sangat bersemangat mengenai kerja sama ini. Dengan bergabungnya dua lembaga yang berkomitmen untuk perubahan positif, 

"Kami yakin bahwa kami dapat mencapai banyak hal yang baik bersama-sama. Perjanjian ini adalah langkah pertama dalam perjalanan panjang kami untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan hak-hak individu," ucapnya.

Ael Napitupulu, juga dari YIFOS Indonesia, menambahkan, dalam perjanjian ini, pihaknya memahami bahwa hak dan kewajiban kita bukan hanya berdasarkan pada pandangan dunia, tetapi juga pada nilai-nilai keimanan. "

Kami berkomitmen untuk menjalankan kerja sama ini dengan integritas dan penuh rasa hormat terhadap semua individu," tuturnya.

Imelda Triadhari selaku ketua relawan PSGA berpesan dengan adanya perjanjian ini, saya merasa senang karena nantinya semakin banyak pula orang-orang yang bisa kita tolong. 

"Pesan saya adalah jangan ragu untuk belajar lebih banyak tentang hak-hak kalian terkait kesehatan seksual dan reproduksi. Pengetahuan adalah kunci, dan semakin banyak yang kalian ketahui, semakin baik kalian dapat melindungi diri sendiri dan mendukung orang lain. Jangan takut untuk berbicara tentang isu-isu ini dan dukung upaya-upaya untuk mencegah kekerasan seksual. Bersama-sama, kita bisa menciptakan perubahan positif," ujarnya.

Sementara itu, dengan penandatanganan Perjanjian Jangka Panjang ini, diharapkan kedua lembaga akan dapat bekerja sama dengan lebih efektif dalam mencapai tujuan bersama mereka untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak kesehatan seksual, hak reproduksi, dan pencegahan kekerasan seksual. 

Langkah ini menciptakan dasar yang kuat untuk kolaborasi yang berkelanjutan dan dampak positif dalam masyarakat.

Kedua lembaga berharap bahwa perjanjian ini akan menjadi contoh bagi organisasi lain untuk memprioritaskan isu-isu penting ini dan menjalin kemitraan yang kuat dalam rangka menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan generasi yang akan datang. (Red/Tria)

Luncurkan Program MANTAP, Drs Yudi Rasudi Siap Bangun Kemajuan dan Kesejahteraan Warga Cirebon Girang

BAKAL CALON KUWU : Drs Yudi Rasudi siap bangun kemajuan masyarakat dan Desa Cirebon Girang melalui Program MANTAP 



CIREBON, FC - Desa Cirebon Girang akan memiliki bakal calon (balon) Kuwu yang siap membangun kemajuan desa dan masyarakatnya. Ini tentu kabar yang menggembirakan bagi warga setempat, mengingat ke depan Desa Cirebon Girang masih terdapat sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diwujudkan.

Siapa dia ?, Dia adalah Drs Yudi Rasudi, balon Kuwu Desa Cirebon Girang yang memiliki visi terwujudnya desa yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Visi ini sangat relevan dengan kondisi saat ini di mana Drs Yudi Rasudi ingin menyatukan itikad dan pemikiran antara masyarakat, pemerintah dan ulama yang berlandaskan sifat religuitas untuk mencapai pemerintahan desa yang Mandiri, Aman, Nyaman, Transparan, Adil dan  Peduli (MANTAP).

"Saya bangga dengan Motto kerja bapak Yudi Rasudi, dan saya yakin melalui program MANTAP ini, Desa Cirebon Girang akan lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera," ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. 

Program MANTAP Drs Yudi Rasudi ini,  bertujuan ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan pelayanan ini tidak terhalang oleh waktu dan tempat (kapan saja dan di mana saja) dan tidak akan membeda-bedakan, semua sama dan harus terlayani. 

"Prinsipnya, semua masyarakat akan diberikan pelayanan yang sama. Inilah cara kerja saya untuk masyarakat, karena pelayanan tidak boleh pilih kasih, pandang sayang," terang Drs Yudi Rasudi.

Sehingga kata Yudi Rasudi, misi yang merupakan penjabaran atau program kerja yang akan dilaksanakan untuk pencapaian apa yang tertuang di dalam visi, akan tercapai dengan baik.

Drs Yudi Rasudi juga ingin membangun kemajuan desa melalui pendekatan-pendekatan lainnya. Semua indikator akan dilihat dan dilakukan, agar program kerja yang sudah dicanangkan bisa berjalan baik di pemerintahan desa maupun di masyarakat Cirebon Girang.

"Membangun desa dan masyarakat harus dengan visi dan program, dan saya siap membangun kemajuan desa dan masyarakat dengan visi dan program yang akan saya gulirkan. Mari kita bersama wujudkan desa dan masyarakat yang MANTAP," ungkap Drs Yudi Rasudi, menutup perbincangan dengan media. (Bambang)

Bupati Cirebon Acungkan Jempol untuk Layanan Green Service Polresta Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengapresiasi layanan Green Service yang digulirkan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Kelakuan Baik Catatan Kepolisian (SKCK).

Imron menuturkan, program yang sudah digulirkan oleh Polresta Cirebon sejak 2022 ini, terbukti membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mengatasi permasalahan sampah.

“Program Polresta Cirebon ini sangat hebat sekali. Sampah ini adalah permasalahan, salah satunya bisa menjadi wabah penyakit,” kata Imron saat menghadiri acara Upgrading Green Service Polresta Cirebon di Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (5/9/2023).

Kabupaten Cirebon, lanjut Imron, dalam upaya menangani permasalahan sampah, memanfaatkan dua tempat pembuangan akhir sampah (TPAS), yakni di Gunung Santri, Kecamatan Palimanan dan di Kubangdeleg, Kecamatan Karangwareng.

Imron menambahkan, untuk TPAS Kubangdeleg masih dalam tahap proses perampungan. Diharapkan, bisa beroperasi dalam waktu dekat.

“Berharap, masyarakat harus sama-sama menjaga lingkungan. Harus menjaga alam beserta isinya, karena Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang merusak alam ini,” ujar Imron.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H menuturkan, Layanan Green Service awalnya hanya memiliki 10 bank sampah. Saat ini, sudah mempunyai 27 bank sampah. 

Penanganan sampah, kata Arif, Kabupaten Cirebon semakin berjalan secara maksimal. 

“Dalam layanan Green Service, masyarakat bisa membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam pembuatan SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik,” kata Arif.

Nasabah bank sampah memiliki layanan prioritas di Satpas Polresta Cirebon. Nantinya, tidak perlu mengantre, mendapatkan tempat duduk prioritas, hingga proses penerbitan SIM dan SKCK lebih cepat.

Arif mengajak, masyarakat lebih peduli lagi dalam menjaga keindahan, kelestarian, dan ekosistem alam, khususnya dari pencemaran sampah plastik. (Nrd)

Selasa, 05 September 2023

Sub PPKBD Ujung Tombak Sukseskan Program KB dan Stunting

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri silaturahmi dan pembinaan Sub PPKBD se-Kabupaten Cirebon di GOR Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa (5/9/2023).

Imron mengungkapkan, kader Sub PPKBD merupakan kepanjangan tangan pemerintah, khususnya petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) dalam pelaksanaan program pengendalian penduduk, keluarga berencana maupun mewujudkan ketahanan keluarga. 

Menurut Imron, kader Sub PPKBD adalah ujung tombak dan memegang peran penting dalam mensukseskan program keluarga berencana. Kader Sub PPKBD lah yang bertemu langsung dengan masyarakat dan berperan penting memberikan informasi dan edukasi kepada pasangan usia subur (PUS) untuk pencapaian akseptor KB. 

"Dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Cirebon, yakni berbudaya, sejahtera, agamis, maju dan aman. Pemkab Cirebon telah melakukan berbagai akselerasi pembangunan dalam upaya menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat, salah satunya adalah masalah KB dan stunting," kata Imron.

Menurutnya, masalah KB dan stunting harus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya Sub PPKBD dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang potensial melalui pendekatan keluarga yang berkualitas, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, maupun aspek lainnya.

"Untuk itu, saya mengajak semua yang hadir disini, untuk membangun komitmen yang kuat dalam pencapaian penurunan stunting dan pelayanan KB bagi keluarga pra-KS di Kabupaten Cirebon," ajak Imron.

Imron menambahkan, semoga melalui acara ini dapat menginspirasi dan menambah ilmu pengetahuan kepada seluruh Sub PPKBD tentang bagaimana tantangan, dampak, dan solusi pengendalian jumlah penduduk pencegahan, serta penurunan stunting di Kabupaten Cirebon. (Ara)

Pernikahan Anak Masih Cukup Tinggi, Pemerintah Akan Gandeng Akademisi dan Swasta

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon menyambut baik adanya kolaborasi dengan Kemenko PMK RI terkait pencegahan perkawinan anak di wilayahnya.

Hal tersebut disampikan Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si saat menghadiri acara Penguatan Kapasitas Para Pihak yang Melakukan Pendampingan atau Penanganan Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Cirebon yang diselenggarakan oleh Kemenko PMK RI di Hotel Aston Cirebon, Selasa (5/9/2023).

Menurut Ayu, sapaan akrab Wabup, pihaknya mengaparesiasi terpilihnya Kabupaten Cirebon untuk diadakannya penanganan dan intervensi perkawinan anak.

Ayu menjelaskan, perkawinan anak di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Oleh karenanya, ada beberapa upaya yang lakukan agar prosentase perkawinan anak ini bisa ditekan dengan baik.

"Perkawinan anak akan menimbulkan dampak yang begitu besar, yakni kesehatan, kemiskinan dan stunting," katanya.

Ia mengungkapkan, perkawinan anak masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Pencegahan perkawinan anak bukan hanya tugas DPPKBP3A saja, melainkan semua pihak. Mari bergotong royong, agar perkawinan anak bisa ditekan, kemiskinan dan stunting juga bisa turun," lanjut Ayu.

Lebih lanjut, kata Ayu, ada dua kecamatan di Kabupaten Cirebon yang angka kasus perkawinan anaknya masih cukup tinggi, yakni Kecamatan Greged dan Mundu.

"Penyebab kasus perkawinan anak masih tinggi, diantaranya SDM, pergaulan bebas dan ketidaktahuan orang tua mengenai bahaya menikah di usia dini," tambahnya.

Ayu menyebut, dirinya meyakini pernikahan anak di Kabupaten Cirebon angkanya cukup tinggi, karena banyak pernikahan anak yang tidak tercatat.

"Masih banyak pernikahan anak yang tidak tercatat, ada 483 pernikahan dispensasi, tetapi saya menyakini masih banyak pernikahan anak yang tidak tercatat," sebut Ayu.

Di tempat yang sama, Deputi Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK RI, Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum, S.T, MIDS mengatakan, dipilihnya Kabupaten Cirebon ini, karena angka kemiskinan dan stunting serta pernikahan anak masih cukup tinggi, meski setiap tahun angka tersebut mengalami penurunan.

Menurut Sri, ini menjadi kolaborasi Kemenko PMK dan Pemkab Cirebon untuk mengatasi dan menekan angka pernikahan anak.

"Kalau kita lihat prosentase memang tidak terlalu tinggi, bahkan kalau kita lihat untuk pernikahan anak di Jawa Barat sedikit dari rata-rata nasional. Tetapi, kalau kita masuk ke Cirebon jumlahnya cukup besar, sehingga kenapa, hal ini mendasari kami untuk masuk ke Cirebon," jelasnya.

Ia pun mengungkapkan, pencegahan pernikahan anak bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas semua pihak. Bahkan pihaknya akan menggandeng akademisi dan swasta untuk ikut andil dalam penangganan pernikahan anak.

"Kita juga melibatkan akademisi dari perguruan tinggi, serta kami mengundang pihak Swasta," tutur Sri.

"Kami berharap, CSR yang dimiliki swasta juga diarahkan kepada pencegahan pernikahan anak, seperti memberikan edukasi. Karena semakin masif kita bergerak dan memperlihatkan, harapannya masyarakat terbuka agar tidak memaksa anaknya untuk menikah muda," pungkasnya. (din)

Berjuang Keras Dilaga Nasional, Mahasiswa IAIN Cirebon Toreh Prestasi Gemilang

CIREBON, FC - Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin dan Adab Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Ibnu Shihab Azzuhri, berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Tenaga Dasar (PSTD) Indonesia tingkat daerah Jawa Barat yang diselenggarakan di Gedung Amphitheater UPI Bandung pada 26 s/d 27 Agustus 2023. (27/08/2023).

Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa Ibnu Shihab Azzuhri tidak hanya memiliki bakat akademik sebagai mahasiswa BSA tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang olahraga, khususnya pencak silat. Kejuaraan yang diikuti oleh puluhan atlet pencak silat dari seluruh Jawa Barat ini menjadi ajang pertandingan yang sangat ketat.

Dalam laga final yang berlangsung sangat seru, Ibnu Shihab Azzuhri berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan memenangkan medali emas untuk kategori yang diikutinya. 

Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Ibnu Shihab Azzuhri tetapi juga merupakan kebanggaan bagi Jurusan BSA dan seluruh civitas akademika di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menyatakan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian gemilang Ibnu Shihab Azzuhri. 

Menurutnya ini adalah contoh nyata bahwa mahasiswa kami memiliki potensi yang luar biasa di berbagai bidang. Prestasinya dalam olahraga pencak silat ini membuktikan bahwa dedikasi dan kerja kerasnya tidak hanya terfokus pada studi akademik,” tutur Dr. anwar.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Maman Dzul’iman, MA, juga memberikan selamat kepada Ibnu Shihab Azzuhri atas prestasi yang luar biasa ini. 

“Pencapaian Ibnu Shihab Azzuhri adalah inspirasi bagi mahasiswa BSA lainnya. Semoga prestasi ini memotivasi mereka untuk berprestasi dan berkontribusi dalam berbagai bidang, baik dalam akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Prestasi gemilang Ibnu Shihab Azzuhri dalam Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Tenaga Dasar (PSTD) Indonesia Jawa Barat ini semakin menegaskan bahwa mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi dan bakat yang sangat beragam. 

Semoga prestasi ini akan terus menginspirasi dan memotivasi para mahasiswa lainnya.

Senin, 04 September 2023

LPI Tipikor Indonesia DPC Cirebon Raya Dikukuhkan, Pejabat Korupsi Bui Menanti

CIREBON, FC - Kehadiran Lembaga Pemantau Independen Tindak Pidana Korupsi (LPI TIPIKOR) yang dikenal kritis ini, bisa menjadi 'warning' bagi para pejabat nakal. Para pejabat sekarang harus lebih hati-hati, pasalnya, LPI TIPIKOR kini telah dikukuhkan di wilayah Cirebon dan siap membantu Aparat Penegak Hukum (APH) untuk meminimalisir adanya perilaku korupsi, Minggu, (03/09/2023).

Menurut para pengurus dan anggota LPI TIPIKOR Indonesia, mengaku akan segera memantau perilaku nakal para pejabat yang korupsi. Pihaknya tidak tanggung-tanggung akan membantu APH untuk masalah korupsi di wilayah Cirebon. Bahkan LPI TIPIKOR siap menjadi musuh bagi para pejabat yang korupsi. 

"Kami telah siap menjadi musuh para oknum pejabat nakal yang ada di wilayah Cirebon ini," tegas para anggota LPI TIPIKOR INDONESIA.

Sementara itu, peresmian LPI TIPIKOR INDONESIA dihadiri langsung oleh Penasehat dan Pembina LPI Tipikor Cirebon Raya dan beberapa para Ketua LSM dan Ormas Cirebon, di antaranya Ormas Gibas,  AMX Indonesia, Ormas NKRI, Pejuang Siliwangi, dan Ki Kumbang Kelana Cirebon. Para lembaga ini siap bekerja sama untuk menjadikan Cirebon bersih dari perilaku korupsi.

LPI Tipikor Indonesia juga akan selalu  menentukan sikap tegas dalam melaksanakan fungsinya, baik sebagai lembaga kontrol, termasuk mengawasi jalannya pelaksanaan kepemerintahan, hingga melaporkan adanya tidak pidana korupsi kepada pihak APH. Hal ini sebagaimana sesuai dengan selogannya, yakni "berani korupsi bui menanti". (Bambang)

Pemkab Cirebon Distribusikan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan

 

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, mendistribusikan bantuan air bersih kepada sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa saat ini terdapat sebanyak 12 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Cirebon yang sedang terdampak kekeringan.

"Kita saat ini, distribusikan air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan," ujar Imron saat menjadi pembina apel di kantor BPBD Kabupaten Cirebon, Senin (4/9/2023).

Menurut Imron, kondisi kekeringan dan juga potensi kebakaran lahan ataupun hutan akhir-akhir ini kerap terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta BPBD untuk bisa mengantisipasi hal tersebut.

Selain itu, ia juga meminta peran aktif masyarakat untuk mengantisipasi adanya musibah yang diakibatkan kelalaian manusia. Karena ia menilai, sejumlah kebakaran lahan dan hutan berpotensi diakibatkan karena kelalaian manusia.

"BPBD harus bisa mengedukasi masyarakat, agar hal seperti itu tidak terjadi," kata Imron.

Imron juga meminta kepada BPBD Kabupaten Cirebon, untuk bisa mencarikan solusi kekeringan yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon. Sehingga nantinya, ada antisipasi yang bisa dilakukan saat musim kemarau terjadi.

"Silakan, BPBD untuk carikan solusi atasi kekeringan yang terjadi di Kabupaten Cirebon," lanjutnya. (din)

FDKI IAIN Cirebon Hadirkan Prof Dr Phil Sahiron M.Adi Acara Studium General

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) mengadakan kegiatan Studium General dengan tema 'Menalar Hubungan Agama, Pancasila dan Negara Dalam Membangun  Moderais Beragama Di Era Disrupsi Digital', Senin, (4/9/2023), bertempat di Aula FDKI.

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sebagai narasumber. 

Dekan FDKI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Siti Fatimah, M.Hum dalam sambutannya menyampaikan kata terimakasih atas kehadiran pemateri dari Yogyakarta ini pada acara Studium General.

"Kami ucapkan terimakasih kepada beliau, karena kita tahu beliau sangat padat agendanya, selain orang besar di Indonesia, jadwal agenda beliau bukan saja di Indonesia tetapi juga di luar negeri, sehingga ini suatu penghormatan bagi kami beliau bisa hadir sebagai pembicara dan kami sangat bahagia dan gembira," tuturnya.

Untuk itu, Dekan FDKI mengajak seluruh mahasiswa peserta Studium General untuk bisa menyimak seluruh materi dengan baik agar menjadi ilmu pengetahuan dan bermanfaat di kemudian hari.

"Terimakasih kepada narasumber kita, Ia adalah tokoh Indonesia yang padat agendanya, namun ia masih memberi agenda untuk hadir di acara kita," ungkap Dekan FDKI.

Dengan hadirnya pemateri ini, kita akan diberikan pencerahan dan semuanya harus bisa menyimak bersama apa yang akan disampaikan untuk menjadi ilmu dan penambahan pengetahuan kita. 

"Dari ilmu ini mudah mudahan bisa memberi semangat belajar kita, semangat mencari ilmu dan semangat membaca, agar terus bertambah pengetahuan kita semua, " ucapnya.

Sementara itu, pemateri Studium General, Prof Dr Phil Sahiron, M.A, mengupas meteri tentang relasi Islam dan Pancasila. Baik tantangan maupun pandangan Islam terhadap peraturan ya g dibuat oleh manusia.

Kemudian dibahas juga materi tentang moderasi beragama dalam persepektif Al Qur'an dan Sunnah. Baik itu tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, hingga munculnya gerakan-gerakan agama yang radikal negatif.

Prof Dr Phil Sahiron, M.A juga memberikan penjelasan tentang definisi moderasi beragama, baik itu dari cara pandang, sikap, dan perilaku beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejewantahkan esensi ajaran agama. (din)

Raih Medali Emas, Mahasiswa BSA IAIN Cirebon Toreh prestasi Gemilang

CIREBON, FC - Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin dan Adab Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Ibnu Shihab Azzuhri, berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Tenaga Dasar (PSTD) Indonesia tingkat daerah Jawa Barat yang diselenggarakan di Gedung Amphitheater UPI Bandung pada 26-27 Agustus 2023.

Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa Ibnu Shihab Azzuhri tidak hanya memiliki bakat akademik sebagai mahasiswa BSA tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang olahraga, khususnya pencak silat. 

Kejuaraan yang diikuti oleh puluhan atlet pencak silat dari seluruh Jawa Barat ini menjadi ajang pertandingan yang sangat ketat.

Dalam laga final yang berlangsung sangat seru, Ibnu Shihab Azzuhri berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan memenangkan medali emas untuk kategori yang diikutinya. 

Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Ibnu Shihab Azzuhri tetapi juga merupakan kebanggaan bagi Jurusan BSA dan seluruh civitas akademika di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, menyatakan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian gemilang Ibnu Shihab Azzuhri. 

"Ibnu Shihab Azzuhri adalah contoh nyata bahwa mahasiswa kami memiliki potensi yang luar biasa di berbagai bidang. Prestasinya dalam olahraga pencak silat ini membuktikan bahwa dedikasi dan kerja kerasnya tidak hanya terfokus pada studi akademik,” tuturnya.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Maman Dzul’iman, MA, juga memberikan selamat kepada Ibnu Shihab Azzuhri atas prestasi yang luar biasa ini. 

"Pencapaian Ibnu Shihab Azzuhri adalah inspirasi bagi mahasiswa BSA lainnya. Semoga prestasi ini memotivasi mereka untuk berprestasi dan berkontribusi dalam berbagai bidang, baik dalam akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Prestasi gemilang Ibnu Shihab Azzuhri dalam Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Tenaga Dasar (PSTD) Indonesia Jawa Barat ini semakin menegaskan bahwa mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi dan bakat yang sangat beragam. 

"Semoga prestasi ini akan terus menginspirasi dan memotivasi para mahasiswa lainnya untuk mengembangkan potensi mereka dalam berbagai bidang," pungkasnya. (Hanin)

Minggu, 03 September 2023

Cirebonkab Saber Hoaks Sabet Penghargaan Anti Hoaks of The Year

 

KABUPATEN CIREBON -- Cirebonkab Saber Hoaks sabet penghargaan Jabar Saber Hoaks Award kategori “Anti Hoaks of The Year” dalam ajang Festival Literasi Digital (Viral) yang berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu malam (2/9/2023).

Penghargaan yang diberikan dalam ajang Festival Literasi Digital (Viral) merupakan bagian dari acara West Java Festival 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH., MH.

Perlu diketahui, Cirebonkab Saber Hoaks merupakan Unit Saber Hoaks Daerah dan menjadi bagian dari replikasi Jabar Saber Hoaks yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Sudaryanto menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Tim Cirebonkab Saber Hoaks, yang selama ini mempunyai peranan penting dalam memverifikasi informasi-informasi Hoaks yang tengah marak atau viral di masyarakat.

"Terimakasih kepada Tim Cirebonkab Saber Hoaks, terutama kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon yang selama ini mendukung dan membantu kami dalam memverifikasi informasi-informasi Hoaks di masyarakat, sehingga kami bisa meraih penghargaan ini." ujar Bambang.

Ia juga menyampaikan harapannya untuk Cirebonkab Saber Hoaks. "Dengan penghargaan ini, semoga kedepannya Cirebonkab Saber Hoaks bisa lebih masif lagi dalam hal memverifikasi informasi Hoaks, selain itu juga memberikan edukasi serta literasi digital kepada masyarakat terkait bahaya Hoaks," lanjutnya.

Senada dengan Bambang, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Cirebon, Eka Swandi, SE, berharap Cirebonkab Saber Hoaks bisa menjadi ujung tombak Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menghadapi hantaman Hoaks.

"Harapannya, semoga ke depannya kita bisa menjadi ujung tombak dalam menangani Hoaks yang tersebar di media sosial, khususnya Hoaks yang massif dan marak di lingkungan Pemkab Cirebon." ujar Eka. (din)

Sentuhan Program Desa Sejahtera Astra (DSA), Bikin Pesona Kota Tua Jamblang Makin Diminati Wisatawan

KOTA TUA JAMBLANG : Astra Group dengan program Desa Sejahtera Astra, bikin kota tua Jamblang makin mempesona dan diburu para wisatawan.



CIREBON - Daerah yang berada dihimpitan gunung dan laut, serta hamparan ladang sawah, Kabupaten Cirebon menyimpan berbagai potensi daerah yang unik dan menarik. Salah satunya adalah Desa Jamblang.

Desa Jamblang ini terletak di wilayah administratif kecamatan Jamblang kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Desa ini berlokasi di sebelah barat sekitar 10 KM dari pusat kota Cirebon.

Jamblang telah ada semenjak abad ke 12 masehi. Hal ini terbukti dengan beberapa peninggalan sejarah di kawasan ini, salah satunya adalah kota tua dengan ornamen rumah yang unik dan antik.

Desa Jamblang dikenal sebagai kawasan kuliner, salah satunya nasi jamblang yang sudah di kenal dan menjadi identitas tersendiri bagi Kabupaten Cirebon.


Sebagai kawasan kuliner tradisional khas Cirebon, nasi Jamblang, masih tak cukup kuat untuk mengangkat identitas Desa Jamblang yang masih memiliki potensi lain sebagai kota tua. 

Tapi semua menjadi indah akhirnya, setelah hadirnya Astra Group bersama kucuran dana CSR, memoles kota tua Jamblang menjadi kota bermagnet bagi para wisatawan. Oleh Astra Group, Jamblang dikembangkan menjadi wisata berbasis kawasan dengan program Desa Sejahtera Astra (DSA).

Menarik bukan ?, Mari kita dengarkan penuturan Dr Nurul Chamidah, Fasilitator DSA Jamblang, terkait program Desa Sejahtera Astra (DSA) ini. Menurutnya, secara organik, masyarakat dan potensi wisata di Kecamatan Jamblang sangat bisa untuk dikembangkan.

Ada lima desa, kata Dr Nurul Chamidah
 yang tergabung dalam DSA Jamblang, di antaranya Desa Jamblang dengan kota tuanya, Desa Wangunharja dengan pindangnya, Desa Sitiwinangun dengan produk gerabahnya, serta Desa Bakung Lor dan Bakung Kidul dengan produk tapai ketannya.

Namun berkat dorongan Astra, potensi-potensi yang ada kini menonjol dan  wisata berbasis kawasan Jamblang pun  mulai berkembang.

"Alhamdulillah, kita bersyukur karena wisata berbasis kawasan yang ada di Kecamatan Jamblang sudah mulai dikenal," ungkap Nurul.


Menurut Nurul, ide menjadikan Jamblang sebagai kawasan wisata bersama Astra dimulai sejak 2019.  Diawali dengan melakukan sosialisasi kepada stakeholder dan masyarakat.

"Kita ingin bangun mindset mereka, kami bersama Astra gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder. Lalu yang kita bangun SDM nya. Anak-anak mudanya kita ajak makan, kemudian kita diskusi terkait pengembangan kawasan wisata Jamblang ini," tuturnya.

Hasilnya pun positif. Pasca pandemi, kawasan wisata Jamblang pun diramaikan dengan beragam kegiatan seperti festival maupun pentas seni sebagai bentuk promosi.

Perjuangan yang tak harus mengenal lelah ini, semata untuk meminimalisir tantangan yang ada. Sebab apatisme masyarakat cukup tinggi. 

"Bahwa saya fokusnya ke manusia, ya apatisme masyarakat. Karena mereka sudah biasa sepi tiba-tiba ramai. Itu belum siap," kata Nurul. 

Kendati demikian, kata Nurul, perjuangan tak perlu lelah, masih terus dikembangkan, kawasan wisata Jamblang sudah menyedot 500 an wisatawan per bulan. Nurul berharap, masyarakat sekitar turut aktif mempercantik lingkungannya agar Jamblang makin ramai dikunjungi. (M.Nurudin)

Sabtu, 02 September 2023

Bupati Imron Apresiasi Program E-Pasport di Imigrasi Cirebon, Masyarakat Bebas Visa ke Negara Jepang

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag bersama Forkopimda menghadiri launching E-Pasport dan olahraga bersama di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Cirebon Kecamatan Kedawung, Sabtu (2/9/2023).

Imron mengapresiasi dengan adanya layanan paspor elektronik ini. Menurutnya, ini akan mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri.

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait paspor elektronik, diantaranya paspor elektronik memiliki Chip Gen, yang mana menyimpan data biometrik pemilik paspor dan lebih aman. 

Bahkan, kata Imron, pemilik paspor elektronik bisa menggunakan fasilitas autogate. 

"Dengan autogate, kita tidak perlu lagi mengantre untuk melakukan pemeriksaan paspor secara manual. Cukup dengan meletakkan E-pasport pada mesin autogate, maka informasi pribadi kita akan terbaca secara otomatis dan pintu akan terbuka untuk memungkinkan masuk ke negara tujuan," katanya.

Imron mengungkapkan, untuk biaya pembuatan paspor sendiri cukup terjangkau. "Untuk PNBP paspor elektronik adalah Rp650 ribu," lanjutnya.

Ia menjelaskan, paspor elektronik memiliki keunggulan, yakni bebas visa ke negara Jepang serta dipermudah dalam aplikasi visa ke negara lainnya. 

"Berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Imigrasi tanggal 20 Juli 2023, Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Cirebon dapat menerbitkan paspor elektronik," ujar Imron.

"Alhamdulilah, masyarakat di wilayah Ciayumajakuning bisa terwujud dan terealisasi untuk memiliki paspor elektronik," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Imron selain launching E-Pasport, pihaknya juga menyelenggarakan olahraga bersama dengan turnamen tenis meja Forkopimda bekerja sama dengan panitia dari PTM SKP.

"Kegiatan olahraga bersama ini, selain untuk berkompetisi dalam turnamen, juga secara langsung bisa meningkatkan silaturahmi jajaran Forkopimda serta seluruh stakeholder terkait di wilayah Cirebon dan sekitarnya," tambah Imron.

Di tempat yang sama, Kepala Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Nur Raisha Pujiastuti mengatakan, kegiatan olahraga bersama Forkopimda ini sekaligus untuk mensosialisasikan E-Pasport yang ada di kantor Imigrasi Cirebon.

"Sekarang baru ke jajaran Forkopimda, nanti kita juga akan sosialisasi ke wilayah Ciayumajakuning tentang adanya E-Pasport ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, ada perbedaan untuk paspor biasa dan paspor elektronik, yakni dari segi harga dan keuntungannya.

"Untuk biaya pembuatan paspor biasa hanya Rp350 ribu, sedangkan paspor elektronik harganya Rp650 ribu, serta kalau yang elektronik ini bebas visa ke negara Jepang," jelasnya.

Terkait Bandara Kertajati, Raisha mengatakan bahwa Imigrasi Cirebon menyambut baik adanya bandara yang sudah beroperasi tersebut, seperti saat kemarin keberangkatan dan kepulangan jemaah haji, semua berjalan dengan lancar. (Anisa)

Lima Kandidat Balon Kuwu Desa Cirebon Girang Bakal Berebut Suara Masyarakat

 

CIREBON, FC - Semakin dekatnya jadwal pemilihan Kuwu di Desa Cirebon Girang, lima Bakal Calon (Balon) siapkan program kemenangan untuk berebut hati masyarakat. 

Konsep kemenangan akan digulirkan bersamaan dengan potensi yang dimiliki Desa Cirebon Girang, salah satunya terdapat banyak situs dan makam Kramat yang kerap dikunjungi wisatawan, belum lagi pergerakan ekonominya, seperti potensi kulinernya, sehingga Desa Cirebon Girang menjadi salah satu desa strategis yang ikut mendongkrak potensi-potensi di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Maka sangat wajar jika lima kandidat ini berebut kursi nomor satu di Desa Cirebon Girang, dan dipastikan kelima kandidat ini memiliki visi dan program untuk sebuah perubahan dan kemajuan di Cirebon Girang.

Namun semua tentu saja, dari lima kandidat Balon Kuwu, tergantung bagaimana cara dan strateginya dalam membangun kepercayaan para pemilih. "Ya kita lihat saja nanti bagaimana visi dan programnya, sebab masyarakat hanya ingin perubahan dan kemajuan," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, Desa Cirebon Girang sangat membutuhkan figur yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain penataan lingkungan, juga bagaimana potensi desa ini bisa digali sebagai desa yang maju.

"Siapapun harus bisa membangun kemajuan desa ini, apalagi bakal calon yang akan memimpin desa ke depan, tentu harus memiliki program yang jelas dan terukur untuk perubahan dan kemajuan desa, agar masyarakat semakin sejahtera, baik di bidang pendidikan, bidang ekonomi, bidang pemerintahan, bidang lingkungan, dan bidang lainnya," tandasnya.

Sementara itu, agar masyarakat Cirebon mengetahui dan lebih dekat dengan para calon, baik untuk melihat visi dan program, serta perubahan apa yang akan dibawa, inilah lima kandidat tersebut, di antaranya : 

  • 1.Yudi Rasudi 
  • 2.Deni Mulyadi
  • 3.Solehudin
  • 4.Jaelani
  • 5.Muhammad Oto Hafid. 

Reporter  : Bambang

Raka Ramandita Sukses Ukir Pretasi di Akademik

CIREBON, FC - Raka Ramandita Mahasiswa Semester lima Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin dan Adab Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon kembali meraih prestasi di dunia akademik. 

Ia berhasil meraih juara 2  dalam Lomba Esai Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon serta Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Putra pada Youth Festival Education yang diselenggarakan oleh HMP PAI UNIDA Gontor Tahun 2023.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, menyatakan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam terhadap pencapaian gemilang para mahasiswa BSA ini. Beliau mengatakan.

“Prestasi ini adalah bukti bahwa mahasiswa BSA memiliki potensi yang luar biasa dalam mengembangkan pemikiran dan pengetahuan mereka. Kami sangat mendukung upaya mereka dalam berkompetisi di tingkat lokal, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Maman Dzul’iman, S.Ag., MA, juga turut memberikan selamat kepada Raka Ramandita. 

“Kami bangga dengan pencapaian mahasiswa BSA ini. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam dunia akademik,” paparnya.

Pencapaian gemilang mahasiswa BSA ini semakin menegaskan bahwa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab di IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berprestasi di berbagai bidang. 

"Semoga prestasi ini akan terus memotivasi dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik," tandasnya. (Ara)

Jumat, 01 September 2023

Rektor IAIN Cirebon, Resmi Membuka Program Ma’had Al Jamiah Gelombang 1 Tahun 2023

FOKUS CIREBON, FC - Ma’had al Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan Pembukaan Program Mahasantri Mukim Gelombang 1 Tahun Akademik 2023/2024. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (29/08/2023) di Aula Ma’had Qodim.

Kegiatan ini dihadiri oleh Jajaran Pimpinan Rektorat, Dekanat, dan Pascasarjana serta dihadiri juga oleh Kabiro AUAK. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bapak Warek III, Prof. Dr. Hajam, M.Ag, dilanjut dengan simbolik penyerahan Mushaf Al Quran kepada santri oleh Bapak Rektor, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag didampingi oleh seluruh jajaran pimpinan Kampus.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Simtudduror yang diiringi oleh Group Hadlroh Mahasantri, kemudian acara dibuka pembawa acara dengan tiga bahasa oleh mahasantri, dan dilanjut dengan Pembacaan ayat-ayat suci Al Quran oleh salah satu Musyrif Ma’had.


Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Ismail, selaku Wakil Direktur bidang Kesantrian dan Kerjasama. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan yang berkenan hadir. “ Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor, Warek III, Ibu Kabiro, Para Bapak Ibu Dekan yang berkenan hadir dalam acara ini. Ini menjadi tanda bahwa beliau-beliau sangat mendukung segala program yang dicanangkan Ma’had Al Jamiah ini”, pungkasnya. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwa mahasantri mukim yang akan mengikuti program ini berjumlah sekitar 400 santri, dan ada kemungkinan bertambah karena masih kita buka pendaftaran.


Selanjutnya, Dr. Muhsin Riyadi, MA. Selaku  Direktur Ma’had al Jami’ah memberikan sambutan yang sangat antusias. Beliau mengawali sambutan dengan mengenalkan Pa Rektor dan Bu Kabiro serta menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan oleh para pimpinan kampus, “Kami sampaikan terima kasih Pa Rektor, Bapak Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Bu Kabiro Ibu Hj. Ir. Sunarini, M.Sc atas segala support dan dukungan untuk kita semua civitas Ma’had Al Jami’ah, saya yakin jika hal ini terus berlanjut, insyaAllah Ma’had ini akan menjadi meningkat dan lebih baik lagi”.

Selanjutnya Muhsin juga mengatakan “Kami juga didukung oleh para santri yang hebat, musyrif/ah dan mudabbir/oh yang kuat yang sangat luar biasa. Ma’had al Jami’ah juga hebat bukan karena Mudir atau Direkturnya yang hebat, semuanya karena ada Wakil Direktur dan Staf yang sangat hebat pula” Tuturnya.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag. Beliau berharap Kegiatan Pembukaan ini menjadi pembuka rangkaian program Mahad yang akan dilaksanakan berjalan lancar, sukses dan bermanfaat, serta menjadi awal untuk meraih cita-cita. 

“Dengan mengucapakan Bismillahirrohmanirroahim, Program Santri Mukim Mahad Al Jamiah Tahun Akademik 2023/2024 resmi kami buka” ujar beliau menutup sambutan.

Acara dilanjut dengan Tausiyah dan pembekalan untuk seluruh mahasantri baru oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Aan Jaelani, M.Ag. Mengawali sambutan, beliau mengucapkan selamat datang kepada para santri yang sudah bisa menempati Ma’had al Jami’ah sebagai tempat tinggal untuk mencari ilmu. 

“Dunia ini adalah mimpinya orang yang hidup, mimpi itu tidak bisa di design. Segala sesuatu yang kita anggap baik itu sesungguhnya tidak ada yang baik. Harapan kita, angan-angan kita, cita-cita kita. Harus kita bangun disini di Ma’had al Jami’ah”, pungkas beliau memberikan semangat.

Dosen IAIN Cirebon Zahratus Saidah, MA.Pd Menjadi Pembicara di IAIN Pontianak

FOKUS CIREBON, FC - Di era post-truth yang serba digital sebagaimana saat ini, media baru (new media) seolah menjadi satu paket dalam kehidupan umat manusia, tak terkecuali umat muslim di Indonesia. 

Namun demikian, sebagai konsumen dari media-media baru ini, umat muslim di Indonesia tidak hanya mendapatkan keuntungan dari kemudahan-kemudahan dari kemajuannya, tetapi juga rentan menerima pengaruh-pengaruh buruk darinya.

Untuk mengantisipasi pengaruh-pengaruh buruk dari pemanfaatan media-media baru, umat muslim di Indonesia perlu memiliki kecerdasan literasi digital. Kenyataan ini mesti disadari betul oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia, sehingga media-media baru bisa dimanfaatkan untuk sesuatu hal yang produktif, dalam mencetak generasi-generasi muslim yang memiliki kecerdasan literasi digital, melalui proses pendidikan Islam di lembaga-lembaga pendidikan tersebut. 

Dalam konteks negara-bangsa (nation-state) ini juga penting, sebab tanpa kecerdasan literasi digital yang cukup, bangsa kita yang besar ini dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam, akan mudah tersulut oleh api konflik. Maka, pendidikan Islam selayaknya bisa beririsan dengan pencerdasan literasi digital dan upaya membangun komitmen kebangsaan.

Tantangan inilah, yang menurut Wakil Dekan III, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Dr. Sahrani, M.Pd masih menjadi pekerjaan rumah yang belum optimal diselesaikan dalam ranah pendidikan Islam di Indonesia. 

Hal ini disampaikannya pada kata sambutan, dalam momen kegiatan Guest Lecture Prodi Pendidikan Agama Islam dan Tadris Matematika bertema “Pendidikan Islam, Literasi Digital, dan Komitmen Kebangsaan”, 29 Agustus 2023, yang menghadirkan Zahratus Saidah, MA.Pd, dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai narasumber. 

Kecuali Zahratus Saidah ini, juga ada dua narasumber lain yang turut menjadi narasumber internal yaitu Bapak Hafizul, M.Pd, dan Ibu Putri Handayani Lubis, M.Si, dengan Moderator Ibu Hidayu Sulisti, M.Pd. Guest Lecture ini terselenggara sebagai bentuk realisasi dari Moa dan PKS yang pernah ditandatangani oleh pimpinan dekanat dan prodi sebelumnya.

Dalam Guest Lecture ini, Zahratus Saidah, MA.Pd memulai dengan pertanyaan, sudahkah media-media baru dimanfaatkan oleh kita untuk berkomunikasi, berbagi informasi, dan mencari informasi ke arah yang produktif? Sudahkah, kecanggihan media-media baru bisa dioptimalkan kita untuk membuat karya-karya digital yang bermanfaat. 

Pertanyaan ini menurutnya penting dijawab oleh pengelola prodi yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Sebab, seringnya kecanggihan media-media baru malah menjebak kita pada apa yang disebut dengan dehumanisasi.

Dosen dan mahasiswa di lingkungan fakultas ini mau tidak mau, suka tidak suka harus sadar dengan tren ini. Tren yang menggiring mereka, untuk bisa memahami: satu, etika digital (digital ethics), budaya digital (digital culture), keamanan digital (digital safety), dan keterampilan digital (digital skills).

Hafizul, M.Pd yang merupakan dosen Tadris Matematika di IAIN Pontianak dan juga pengurus Generasi Digital Indonesia (GRADASI) Kota Pontianak, mengatakan bahwa tantangan dari media-media baru ini mesti diikuti pencerdasan literasi digital.

Dengan kecerdasan ini, baik dosen atau mahasiswa di ranah pendidikan tinggi Islam memiliki kemampuan adaptasi yang baik dalam mendayagunakan teknologi digital atau media-media baru, dan memperoleh manfaat sebesar-besarnya darinya. Kecuali itu, kecerdasan literasi digital ini juga penting untuk membentengi diri dari pengaruh-pengaruh buruk dari teknologi digital atau media-media baru.

Hal ini disetujui oleh Putri Handayani Lubis, M.Si, dosen di Prodi PAI IAIN Pontianak, dan alumni Lemhanas RI. Menurutnya, kecerdasan literasi digital dibutuhkan untuk mengoptimalkan berbagai manfaat dari media-media baru, dan juga membentengi diri dari dampak negatif dari media-media baru tersebut. 

Dalam konteks ketahanan nasional, media-media baru bisa jadi ancaman ketika ia dimanfaatkan secara kontraproduktif untuk memecah belah. Salah satunya adalah menyebar berita hoax melalui media-media sosial. 

Hal ini mungkin saja, sebab di era post-truth, kebenaran objektif atau fakta menjadi tidak begitu penting, dalam pembentukan opini publik, dibandingkan dengan emosi, keyakinan pribadi dan opini yang terbentuk. Sebab itu, kesadaran untuk “saring” sebelum “sharing” ini penting dibangun, tak terkecuali di lembaga pendidikan Islam.

Kegiatan Guest Lecture yang diadakan di aula senat lantai 4 gedung rektorat ini berlangsung sukses dengan peserta yang melibatkan dosen dan mahasiswa di lingkungan FTIK IAIN Pontianak. 

Pada kegiatan ini, Wadek III, FTIK IAIN Pontianak Dr. Sahrani mewakili Dekan memberikan sambutan, dan turut hadir jajaran pimpinan di FTIK IAIN Pontianak, di antaranya Helva Zurayah, M.Ag (Wadek II) dan Tommy Hardiansyah, MM (Kabag TU).

Kaprodi Pendidikan Agama Islam, Dr. Syamsul Kurniawan, S.Th,I, M.S.I menyambut baik kegiatan Guest Lecture ini,  bahwa Prodi Pendidikan Agama Islam berkomitmen untuk menjalin kerjasama antarperguruan tinggi, terutama pada penguatan atmosfer akademis, dan guest lecture ini salah satunya. 

"Pemilihan tajuk “Pendidikan Agama Islam, Literasi Digital, dan Komitmen Kebangsaan” ini hematnya sangat aktual, mengingat tren yang berkembang saat ini," tuturnya.

Kaitannya dengan ini menurutnya, agar tidak terjebak pada dehumanisasi akibat dari perkembangan media-media baru, maka pencerdasan digital adalah tantangannya.

"Pencerdasan digital ini relevan dengan kerja-kerja yang tersirat dari adagium Rene Descartes, cogito ergo sum (aku berpikir maka aku ada). Hanya saja tidak boleh kita berhenti di adagium ini saja, melainkan sampai pada adagium “lectio ergo sum” (aku membaca maka aku ada)," demikian ungkapnya.

Kegiatan Guest Lecture ditutup dengan pembaruan perjanjian Kerjasama antar Prodi Pendidikan Agama Islam IAIN Pontianak dengan Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan bertukar cenderamata. (Ara)

Kamis, 31 Agustus 2023

Kolaborasi Pemprov dan PWI Jabar Sukses Selenggarakan UKW di 8 Daerah

JABAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar mencatat rekor dalam penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan peserta terbanyak di Indonesia dalam kurun waktu 8 bulan. 

Program yang digagas oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini berhasil menjaring sebanyak 648 peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dari 648 peserta UKW itu yang kompeten sebanyak 483 orang. Sedangkan sisanya belum kompeten.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dsikominfo) Jabar, DR. IKa Mardiah dalam keterangan pers, Kamis (31/8) menyebut program UKW merupakan bagian dari upaya Pemprov Jawa Barat mewujudkan Jawa Barat Juara di sektor sumber daya manusia (SDM).

"Pemprov Jabar ingin berkontribusi meningkatan kualitas wartawan  lewat penyelenggaraan UKW bagi wartawan," kata Ika.

Atas pencapaian ini, Pemprov Jabar mendapat penghargaan dari PWI Pusat pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Medan beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Diskominfo atas kolaborasi yang telah tercipta selama ini. Ini menunjukan kerja sama pentahelix memang sangat dibutuhkan untuk membangun Jawa Barat.

"Terima kasih Gubernur Jabar dan Diskominfo. Kolaborasi ini juga telah menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia," ujar Hilman. 

Hilman berharap, kolaborasi ini bisa terus berlanjut sehingga pembangunan sumber daya manusia di Jabar akan semakin juara.

Sedangkan Penanggung Jawab UKW PWI Jabar, Ahmad Syukri mengungkapkan, tingkat kelulusan dari pelaksanaan road show UKW mencapai 87 persen.

Ia merinci, dari titik pertama hingga ke delapan tercatat sebanyak 648 orang pendaftar.  Namun yang mengikuti ujian hanya 550 orang, karena 98 orang peserta mengundurkan diri. Para peserta yang mengikuti UKW terdiri dari jenjang muda, madya dan utama.

" Jika dihitung, tingkat kelulusan mencapai 87 persen," katanya.

Ia berharap, dengan bertambahnya ratusan wartawan yang kompeten di Jabar  dapat berimbas kepada meningkatnya profesionalisme wartawan.

Sehingga, kata dia, akan berimbas pula terhadap meningkatkan kualitas jurnalistik yang dihasilkan wartawan.

"Jika wartawan semakin profesional, maka bisa membantu menangkal berita-berita hoaks di masyarakat," bebernya.

Ke depan, sambungnya, program ini terus akan berlanjut setiap tahunnya, sebagaimana komitmen Pemprov Jabar dalam meningkatkan kompetensi wartawan. 

"Tahun depan mudah-mudahan dapat kita akan gelar lagi. Mengingat animo dari peserta masih tinggi," tutupnya. (din)

Warga RW 14 Permata Harjamukti Utara Semarak di Malam Puncak HUT RI Ke 78

HARJAMUKTI, FC - Kendati  HUT Kemerdekaan RI ke 78 telah berlalu,  Warga dan Masyarakat RW 14 Permata Harjamukti Utara [PHU] Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, tetap semangat dan baru menyelesaikan acara puncaknya minggu pekan kemarin.

Bertempat di Halaman Bapermas setempat bahkan sampai  ke  jalan  raya,  ratusan warga tumpah rumah. Tua, muda hingga  anak anak larut dalam suasana peringatan hari kemerdekaan RI ke 78.

Suasana jalan dan gang di kompleks RW 14 Perumahan Permata Harjamukti Utara tersebut banyak  dihiasi dengan berbagai ornamen dan aksesori agustusan berbekal gotong royong dan semangat kebersamaan. 

Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara  [PHU] H. Anang Juli Suryanto didampingi  Ketua dan Sekretaris Panitia HUT RI, Hedi Budiyana dan Sukarna, menjelaskan bahwa pihaknya merasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan ini dan tahun ini sengaja menggelar momentum agustusan ini secara meriah dan bergotong royong dari RT 01 - RT 10. Dari warga, oleh  warga dan untuk  warga. 

Pihaknya kata H. Anang JS mengakui bahwa pasca berhenti nya Covid 19 warga dan masyarakat bangkit untuk mengejar berbagai ketertinggalan selama adanya wabah Covid sehingga hal ini sebagai mana tema 78 Tahun Indonesia Terus Melaju  Untuk Indonesia Maju, sehingga mendorong warganya Untuk  terus  maju dan  bangkit. 

Dijelaskan oleh  H. Anang, bahwa pihaknya selama Agustusan menggelar beberapa perlombaan antar RT antara Tenis Meja, Volley Ball, Futsal, Bulutangkis, PHU talent, Nyanyi dlan lain-lain, dan puncaknya adalah menggelar  Jalan Sehat bersama  Wakil Walikota Cirebon  Dra.  Hj. Eti Herawati.

"Yang  lebih  membanggakan kami selaku Ketua  RW 14 PHU adalah  tepat pada Hari  KAMIS 17 AGUSTUS 2023 semua elemen warga masyarakat yang  terdiri  dari Pengurus  RW, RT, PKK, POSNYANDU, DKM, Karang Taruna dll menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Bapermas setempat," tuturnya. 

Dalam kesempatan melepas acara Jalan sehat tersebut  Wakil Walikota Cirebon  Eti Herawati dalam sambutan nya mengatakan, Sudah seharusnya kita yang menjadi bagian dari para generasi penerus ini dapat memberikan penghormatan dan  penghargaan apresiasi kepada para pahlawan . 

"Apa yang kita lakukan ini tentu tidak ada apa-apa nya jika dibandingkan dengan keringat darah serta air mata para pejuang kemerdekaan pada jaman  perjuangan dulu yang harus bertaruh nyawa mengusir penjajah," tandasnya

Semangat perjuangan dan rasa memiliki terhadap  bangsa inilah  yang harus terus dimiliki dan ditanamkan kepada setiap jiwa generasi penerus agar keberadaan NKRI serta bendera merah putih akan terus berkibar sampai kapan pun.

Sekarang  tinggal tugas kita yang mengisi pembangunan.  Indonesia  harus menjadi negara yang besar dan maju.

Mulai dari sekarang, mulai dari hal hal yang kecil   lakukan yang terbaik dan jika terus konsisten saya yakin Indonesia yang maju bukan angan angan dalam meraih Indonesia Emas 2045.

Sementara Ketua Panitia Hedi Budiyana, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tinggi nya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materi  sehingga Agustusan Tahun 2023 di RW 14 PHU ini berjalan lancar dan sukses, semoga senantiasa semangat gotong royong dan kebersamaan ini berlanjut sampai kapan pun.  [Didi]