Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 08 April 2020

PTP Multipurposen Menyediakan Kamar Pembersih Diri


JAKARTA - Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Virus Corona (COVID-19) dilingkungan perusahaan, PTP Multipurposen menyediakan kamar pembersih diri atau Desinfectant Chamber (Bilik Disinfektan) yang ditempatkan di area kantor pusat PTP Multipurpose dan area operasional PTP Multipurpose di Jakarta.

"Oleh karena itu PTP Multipurpose mewajibkan seluruh karyawan dan mitra untuk masuk bilik disinfektan sebelum masuk ke area lingkungan kerja PTP Multipurpose Cabang Tanjung Priok, namun Sebelum para karyawan dan mitra masuk ke dalam bilik disinfektan harus melewati pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu," kata Direktur Utama PTP Multipurpose Imanuddin, Rabu (8/4).

Bilik disinfektan adalah tempat untuk mensterilisasi seluruh anggota badan dan cairan yang di semprotkan dalam Desinfectant Chamber aman untuk tubuh. Tujuan diadakan Desinfectant Chamber untuk mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19), hal ini dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah terkait pencegahan Virus Corona (COVID-19). (dade)

Petugas Damkar Kota Cirebon Sisir Jalan Kota Semprotkan Cairan Disinfektan

Petugas Damkar Kota Cirebon tengah menyisir jalan kota dengan penyemprotan cairan disinfektan
CIREBON, FC - Upaya pencegahan penyebaran virus Corona Covid 19 terus dilakukan pihak Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Hari ini Damkar dengan mengerahkan kekuatan petugas dan kendaraan Branwir berkeliling dan menyemprotkan cairan disinfektan dari atas kendaraan, Rabu (8/4/2020).

Petugas dengan APD yang dikenakan dengan sigap mengarahkan moncong penyemprotan ke arah kanan dan kiri jalan. Sambil terus menimbau melalui pengeras suara agar masyarakat tetap stay at home dan menjalankan imbauan pemerintah yakni menggunakan masker dan selalu menjaga kebersihan melalui cuci tangan dengan sabun dan air bersih. 

Sementara itu, warga yang berada di jalan, sejenak memberhentikan kendaraan untuk menyaksikan aksi para petugas Damkar disamping menghindari beberapa radius agar udara tidak tercium hidung.

"Terimakasih kepada para petugas Damkar yang telah menyemprotkan disinfektan di daerah kami, semoga saja wabah virus yang menghantui seluruh rakyat Indonesia ini bisa segera hilang sebelum bulan suci ramadhan," kata Yeyen, Warga Harjamukti Kota Cirebon.

Hal senada diungkapkan Tarsono, selain dari penyemprotan disinfektan, Cirebon memang lagi terus diguyur hujan, sehingga ini juga diharapkan dapat membantu dalam membersihkan dan memotong penyebaran virus covid 19 ini. (nur)


Tahun Akademiki 2020/2021 IAIN Cirebon Hanya Menerima 3.095 Mahasiswa Yang Terbagi Dalam 3 Jalur Penerimaan


CIREBON, FC- Setelah sempat tertunda karena pandemi Covid-19, akhirnya Panitia Nasional Penerimaan Mahsiswa Baru mengeluarkan Surat Edaran (SE) PTKIN Nomor:051/SPAN-UM/IV/2020 tentang jadwal Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN). Surat yang dikeluarkan di Bandung itu tertanggal 8 April 2020.
Dalam SE tersebut disampaikan, jadwal pelaksanaan ujian sebagai berikut. Untuk pendaftaran/pembayaran akan dibuka pada 1 Mei sampai 30 Juni 2020, cetak kartu 1 sampai 9 Juli 2020, pelaksanaan ujian 15 sampai 22 Juli 2020, dan pengumumannya pada 28 Juli 2020.
Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon sendiri dipastikan akan lebih ketat. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) No 15 Tahun 2018 pasal 2 ayat 6 terkait pembatasan kuota berdasarkan akreditasi jurusan yang disandang kampus setempat.
Berdasarkan peraturan tersebut, untuk jurusan yang berakreditasi A diperbolehkan menerima paling banyak mahasiswa untuk 5 kelas, akreditasi B paling banyak 3 kelas, dan yang berakreditasi C paling banyak 2 kelas. Sedangkan setiap kelasnya paling banyak diisi hanya 35 mahasiswa saja.
Sehingga, dengan adanya pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut, tentu akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan di antara calon mahasiswa saat seleksi. Sehingga, mereka yang lolos seleksi dan diterima di IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah yang terbaik dari yang baik yang telah mendaftar untuk mengeyam pendidikan di kampus tersebut.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA MAk menjelaskan, dari sebelumnya, yaitu tahun akademik 2019/2020 kampus ini menerima 3.500 mahasiswa, namun untuk tahun akademiki 2020/2021 pihaknya hanya menerima 3.095 saja, katanya, Rabu (8/4/2020). 
Jumlah tersebut akan dibagi dalam 3 jalur penerimaan, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN, UM PTKIN, dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri. Untuk SPAN PTKIN dan UM PTKIN itu dilaksanakan secara nasional, sedangkan SPMB Mandiri dilaksanakan secara mandiri oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Informasi tambahan terkait kuota penerimaan mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2020/2021. Total penerimaan direncanakan sebanyak 3.095. Untuk jalur SPAN PTKIN sebanyak 20% atau 673 mahasiswa, UM PTKIN sebanyak 50% atau 1.575 mahasiswa, dan Ujian Mandiri sebanyak 30% atau 848 mahasiswa,” katanya melalui pesan singkat. (din)

PNPMB Keluarkan Surat Edaran PTKIN Tentang UM PTKIN


CIREBON, FC- Setelah sempat tertunda karena pandemi Covid-19, akhirnya Panitia Nasional Penerimaan Mahsiswa Baru mengeluarkan Surat Edaran (SE) PTKIN Nomor:051/SPAN-UM/IV/2020 tentang jadwal Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN). Surat yang dikeluarkan di Bandung itu tertanggal 8 April 2020.
Dalam SE tersebut disampaikan, jadwal pelaksanaan ujian sebagai berikut. Untuk pendaftaran/pembayaran akan dibuka pada 1 Mei sampai 30 Juni 2020, cetak kartu 1 sampai 9 Juli 2020, pelaksanaan ujian 15 sampai 22 Juli 2020, dan pengumumannya pada 28 Juli 2020.
Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon sendiri dipastikan akan lebih ketat. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) No 15 Tahun 2018 pasal 2 ayat 6 terkait pembatasan kuota berdasarkan akreditasi jurusan yang disandang kampus setempat.
Berdasarkan peraturan tersebut, untuk jurusan yang berakreditasi A diperbolehkan menerima paling banyak mahasiswa untuk 5 kelas, akreditasi B paling banyak 3 kelas, dan yang berakreditasi C paling banyak 2 kelas. Sedangkan setiap kelasnya paling banyak diisi hanya 35 mahasiswa saja.
Sehingga, dengan adanya pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut, tentu akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan di antara calon mahasiswa saat seleksi. Sehingga, mereka yang lolos seleksi dan diterima di IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah yang terbaik dari yang baik yang telah mendaftar untuk mengeyam pendidikan di kampus tersebut.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA MAk menjelaskan, dari sebelumnya, yaitu tahun akademik 2019/2020 kampus ini menerima 3.500 mahasiswa, namun untuk tahun akademiki 2020/2021 pihaknya hanya menerima 3.095 saja.
Jumlah tersebut akan dibagi dalam 3 jalur penerimaan, yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN, UM PTKIN, dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri. Untuk SPAN PTKIN dan UM PTKIN itu dilaksanakan secara nasional, sedangkan SPMB Mandiri dilaksanakan secara mandiri oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Informasi tambahan terkait kuota penerimaan mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2020/2021. Total penerimaan direncanakan sebanyak 3.095. Untuk jalur SPAN PTKIN sebanyak 20% atau 673 mahasiswa, UM PTKIN sebanyak 50% atau 1.575 mahasiswa, dan Ujian Mandiri sebanyak 30% atau 848 mahasiswa,” katanya, Rabu (8/4/2020). (din)

Selasa, 07 April 2020

TNI AL Menerima Dua Unit Kendaraan Dinas Dari Disfaslanal

Bantuan Kendaraan Dinas TNI AL

JAKARTA, FC - Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M, seusai apel pagi menerima dua unit kendaraan dinas dari Kepala Dinas Fasilitas dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Disfaslanal) berupa Kendaraan Khusus Dump Truck untuk operasional Kolinlamil dan mobil sedan untuk kendaraan dinas jabatan Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Panglima Kolinlamil.

Seremonial penerimaan kendaraan dinas ini dilaksanakan oleh Asisten Logistik (Aslog) Panglima Kolinlamil Kolonel Laut (T) Bambang Hery Witjaksono dari Kepala Sub Dinas Fasilitas dan Jasa Angkutan Disfaslanal Kolonel Laut (T) Hotdi Sinaga yang berlangsung di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/4).

Selain menyerahkan dua unit kendaraan dinas kepada Kolinlamil, juga diberikan STNK Mobil dan kartu E-Toll sebagai pelengkap kendaraan serta mengecek secara langsung satu-persatu kondisi mesin mobil untuk memastikan kalau kendaraan dinas tersebut dalam keadaan baik.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M.  dalam sambutannya menyampaikan kepada jajaran pejabat utama Kolinlamil yang hadir, untuk tetap berhati-hati dalam berkendaraan, dengan melengkapi surat-surat kendaraan, dan memastikan mobil dalam keadaan aman serta bersikap taat berlalu lintas, sehingga meminimalis terjadinya hal yang tidak diinginkan. 

"Kendaraan dinas TNI AL ini harus dirawat dan dipergunakan sebaik-baiknya, selain berfungsi sebagai alat transportasi dalam kedinasan, semoga dapat meningkatkan semangat serta motivasi kerja Kolinlamil menjadi lebih baik,” kata Heri. (dade)

Bangun Kepedulian Sosial, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Nasi Bungkus Dan Sembako


JAKARTA, FC- Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH MH didampingi Kanit Itelkan Iptu Yuyun Suryana SH bersama personil, membagikan nasi bungkus dan sembako buruh pelabuhan, kebersihan, pelabuhan, Selasa (7/4)

Untuk Membantu bebas mereka, karena wabah corona membawa dampak ekonomi warga kurang mampu. "Khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan keluarga," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH MH.

Dampak penyebaran virus corona di berbagai tempat ini, sangat dirasakan masyarakat utamanya yang berpenghasilan rendah. Bagi-bagi nasi bungkus  tersebut dilakukan bersama jajarannya keliling  kekade barat timur  pelabuhan sunda kelapa  sambil membawa sembako dan nasi bungkus.

"Mereka yang mendapat sembako mengaku senang dengan bingkisan sembako tersebut. "Alhamdulillah sangat senang sekali dapat sembako sejak adanya corona penghasilan kami menurun," ujar salah seorang pemulung Tukimin, terkejut dan seketika langsung memanjatkan doa tak henti-hentinya menyampaikan terimakasih.

Alhamdulillah ya Allah, terima kasih Ibu  kapolsek kami sangat senang semoga semuanya diberikan keselamatan amin dengan berlinang air mata. Pemberian  paket sembako dan nasi bungkus  tersebut sengaja dilakukan sambil patroli  bersama anggotanya, agar warga yang diberi sembako tidak berkumpul.

"Sehingga tetap bisa sama-sama menjaga jarak atau physical distancing untuk menghindari penyebaran covid-19 sebagaimana imbauan pemerintah," ungkap Armayni. ( dade)

Bagi Mahasiswa Yang Sudah Selesai Masa Kuliah dan Memenuhi Persyaratan, Bisa Mendaftar Wisuda Kapanpun


CIREBON, FC- Pola pendaftaran wisuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon mulai  9 April 2020 sedikit mengalami perubahan. Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni kampus setempat, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, perubahan tersebut yaitu terkait waktu pendaftaran yang kini tidak dibatasi.
“Jadi kalau sebelumnya kan ada batas waktu untuk pendaftarannya, nah kalau sekarang tidak dibatasi. Tetapi kami mengubahnya menjadi sistem kuota,” kata Kamal ketika ditemui di ruangannya, Selasa (7/4/2020).
Jadi, kata dia, sepanjang tahun pendaftaran wisuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan terus dibuka. Sehingga, bagi mahasiswa yang sudah selesai masa kuliah dan telah memenuhi persyaratan, maka dia bisa mendaftar wisuda kapanpun.
“Untuk pelaksanaan wisudanya kami nanti tentukan tanggal berapa dan bulan apa. Dalam satu hari pelaksaan wisuda, kami membuka kuota untuk 600 mahasiswa. Jadi misalnya, jika yang mendaftar itu ada 1200, maka pelaksanaannya 2 hari, jika lebih dari itu, maka 3 hari,” paparnya.
Kamal mengungkapan, melalui sistem seperti ini, pihaknya ingin membantu mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar segera lulus. Pasalnya, ,menurut dia, sistem tersebut dapat mempermudah mereka terkait waktu pendaftaran yang lebih fleksibel.
Untuk mendaftar wisuda ini harus ada persyaratan yang sudah ditentukan dan harus dipenuhi oleh mahasiswa. Persyaratannya gak ada perubahan, sama seperti yang dulu,” paparnya. (din)

Bedasarkan Surat Keputusan, Calon Wisuda Yang Sudah Mendaftar UKT Nol


CIREBON, FC- Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak mengungkapkan, berbagai persiapan untuk melangsungkan wisuda XXI tahun 2020 kampus setempat sedang diproses.
“Sudah persiapan mas, sudah mulai proses permintaan ke ULP untuk pengadaan toga, bahkan mekanisme ijazah sudah dikoordinasikan,” kata Kamal, Selasa (7/4/2020).
Bahkan, lanjut dia, seperti diketahui, pelaksanaan wisuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada 22 dan 23 April 2020 mengalami penundaan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu dikarenakan adanya imbauan yang melarangan pelaksanaan kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Untuk itu, Kamal mengungkapkan, bagi mahasiswa yang sudah terdaftar sebagai calon wisudawan atau wisudawati dan telah memenuhi syarat, pihaknya akan memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) nol untuk mereka.
“Termasuk sudah yang daftar wisuda kita bikinkan UKT nol. Itu SK-nya sudah turun mas. Untuk UKT nol ini tergantung pengajuan dari fakultas. Hal ini dilakukan agar jangan sampai mereka membayar UKT lagi karena ada pengunduran ini, kan kasian mahasiswanya mas,” ujarnya.
Untuk diketahui, dalam wisuda XXI tahun 2020, IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka kuota 1200. Namun, per 2 April 2020 kemarin baru 456 yang sudah difalidasi dan memenuhi syarat. Jumlah tersebut berasal dari mahasiswa S1. 
Sedangkan dari Pascasarjana, ada sebanyak 59 mahasiswa yang sudah yudisium, namun baru sekitar 50% yang sudah mendaftar. (din)

Pelaksanaan Wisuda XXI IAIN Cirebon Tahun 2020 Ditunda


CIREBON, FC- Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak mengungkapkan, pelaksanaan wisuda XXI tahun 2020 kampus setempat ditunda. Hal itu dilakukan terkait imbauan larangan pelaksanaan kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Sebelumnya direncanakan pelaksanaan wisuda ini selama 2 hari, yaitu pada 22 dan 23 April 2020. Tapi, karena tidak boleh berkerumun karena Corona, maka kami tidak boleh melaksanakan wisada,” ungkap Kamal ketika ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (7/4/2020).
Dia menjelaskan, penundaan wisuda tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, pihaknya pun tidak mengetahui sampai kapan pandemi Covid-19 ini berakhir.
Kendati demikian, lanjut dia, pendaftaran wisuda secara online melalui http://sc.syekhnurjati.ac.id/smartcampus/ masih tetap berjalan tanpa ada penutupan. Bahkan, persyaratan untuk wisuda ini pun tidak ada perubahan.
Memang setiap pendaftaran pun kami selalu online, tapi untuk sekarang tidak dibatasi waktunya. Namun dokumen fisik persyaratan juga harus tetap dikirim, tetapi melalui pos atau paket. Jadi mahasiswa jangan datang langsung ke kampus,” paparnya. (din)

DPW APHI JABAR Ucapkan Selamat Dan Meminta MA RI Baru Tegakkan Hukum Berkeadilan

Ketua Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat, Dr H Sugianto SH MH
CIREBON, FC - Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat,  mengucapkan selamat atas terpilihnya Dr H Mochamad Syarifudin SH MH sebagi Ketua Mahkamah Agung RI - Periode 2020-2025 menggantikan Prof Dr H Hata Ali SH MH yang memasuki pensiun.

Ketua DPW APHI Jabar, Dr H Sugianto SH MH berharap, Ketua Mahkamah Agung RI yang baru dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mengutamakan pada penegakkan hukum bermartabat dengan mengedepankan keadilan.

Menurutnya, kedudukan Mahkamah Agung RI sebagai lembaga tinggi negara di bidang Yudikatip tentunya selain penegakan hukum dan keadilan juga pentingnya penguatan pengawasan. 

"DPW APHI Jabar menekankan pentingnya penegakan hukum bermartabat dan mengedepankan keadilan, dan berharap Ketua MA RI yang terpilih harus bisa melakukan upaya sinergitas dg Komisi Yudisial RI sebagai lembaga pengawasan etik hakim," pinta Sugianto.

Dijelaskan, bahwa Mahkamah Agung telah mengeluarkan Maklumat MA No 1 Tahun 2017 tentang pengawasan dan Pembinaan Hakim, aparatur MA dan peradilan dibawahnya.

Namun disayangkan, Maklumat MA yang sudah berjalan 3 tahun ini, perjalannya masih lemah dan belum tersosialisasi dengan baik dikalangan internal Mahkamah Agung  dan peradilan dibawahnya.

Terbukti kata Sugianto, publik banyak menyoroti oknum peradilan yang bermain 'kotor' akibat  lemahnya pengawasan di internal MA dan Peradilan dibawahnya, sehingga banyak oknum hakim dan aparaturnya yang tersangkut proses hukum dan tersangkut OTT KPK/Kejaksaan dan Kepolisian.

Untuk itu, DPW APHI Jabar meminta kepeda Ketua MA RI yg baru Dr H Mochamad Syarifudin SH MH agar ke depan dapat memperbaiki citra penegakan hukum di Indonesia.

"DPD APHI Jabar berharap dapat menekankan Bawas (Badan Pengawas) Mahkamah Agung untuk dapat memperkuat pondasi  lembaga MA RI dan peradilan dibawahnya agar lebih bermartabat," ujarnya.

Demikian juga diharapkan, Maklumat No 1 Tahun 2017 dapat diimplementasikan dengan serius oleh Ketua Mahkamah Agung yang baru. Setidaknya bersinergi dengan  Komisi Yudisial RI, sehingga bila pengawasan diperketat tentunya tidak akan ada lagi oknum-oknum hakim dan aparatur dibawahnya yang bermain mata dalam mainan perkara/putusan majelis hukum.

"Saya berharap hukum harus ditegakkan dengan baik dengan mengedepankan keadilan bermartabat," tandas Dr H Sugianto SH MH yang juga Ketua Prodi HKI - MH " Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

IAIN Cirebon Berikan Diskon UKT Pada Semester Ganjil Mendatang

CIREBON, FC- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon akan memberikan pengurangan atau diskon Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semester ganjil yang akan datang. Pengurangan tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang salah satunya berdampak pada perekonomian mahasiswa/wali yang mengalami penurunan.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jendral Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B-752/DJ.I/HM.00/04/2020 tentang Pengurangan UKT/SPP PTKIN Akibat Pandemi Covid-19.
Seperti dikutip dari SE tersebut, Direktur Jendral Pendidikan Islam memerintahkan kepada rektor/ketua PTKIN untuk mengambil langkah-langkah strategis berkenaan penurunan ekonomi mahasiswa/wali mahasiswa akibat pandemi Covid-19.
“Ya nanti akan ada pengurangan UKT. Bukan di semester genap ini, tapi pengurangannya untuk semester ganjil yang akan datang. Itu sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Pendis yang meminta semua perguruan tinggi agama agar mengurangi UKT untuk semester ganjil yang akan datang,” kata Kamal di ruangannya, Selasa (7/4/2020).
Dia mengungkapkan, berdasarkan surat tersebut, pengurangan/diskon ini untuk mahasiswa Diploma, S1, S2, dan S3 pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021, yaitu sebesar minimal 10% dari UKT/SPP. Namun, jika ada kampus yang ingin melakukan pengurangan lebih dari 10% maka harus mempertimbangkan terkait rencana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran 2021.
“Kalau di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sendiri, pengurangan yang 10% itu sudah pasti. Tapi ada penambahan atau tidaknya jumlah potongan tersebut, kami juga harus membahasnya terlebih dahulu dengan pimpinan dan bagian keuangan,” paparnya.
Pasalnya, lanjut Kamal, pengurangan UKT/SPP tersebut akan berdampak pada PNBP yang kemudian berimbas juga pada nilai uang yang dikembalikan dari negara ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Karena PNBP itu akan berimbas pada nilai uang yang akan dikembalikan ke kita,” ucapnya.
Dari pengurangan UKT ini, kata dia, mungkin akan berdampak pada pengurangan sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Seperti, salah satu contohnya kegiatan yang memang mendatangkan kerumunan massa atau mahasiswa yang tidak berjalan selama pandemi Covid-19.
“Ya nanti terkait pengurangan itu ada perhitungan khusus yang akan kami bahas. Tetapi mekanisme pengurangan/diskon UKT/SPP tersebut, kami tetap mengacu pada ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya. (din)

Senin, 06 April 2020

Bocah 7 Tahun, Tewas Tenggelam Di Kubangan Tower SUTT


CIREBON, FC - Siapa sangka, di tengah masyarakat diberlakukan social distanching dan stay at home akibat wabah covid 19, malah dikejutkan dengan tewasnya seorang anak berusia 7 tahun yang tenggelam di kubangan milik Tower SUTT di Blok Sumur Siat, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (06/04/2020).
Berdasarkan cerita warga, saat itu korban bernama Dafran Azar, warga Perumahan Bukopin 1 desa setempat tengah bermain dengan teman-temannya disekitaran kubangan bangunan SUTT yang berada di area sawah.
Korban pun diduga terpeleset dan terjatuh ke kubangan yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 4 meteran. 
Melihat temannya terjatuh, lalu dua teman lainnya, Hafidz dan Rizky lantas berlari untuk meminta bantuan. Namun sayang, jarak lokasi dengan permukiman warga lumayan jauh.
Warga yang mendengar teriakan meminta pertolongan lantas mencari korban dengan cara menyelam. Selang 20 menit, korban pun berhasil di temukan. 
Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi M Syaduddi melalui Kapolsek Talun, AKP Sudarman mengatakan, usai korban ditemukan, pihaknya langsung membawa korban ke RS Ciremai Cirebon.
Hasil pemeriksaan dokter, di ketahui korban telah meninggal dunia. Selanjutnya Polsek Talun masih mengumpulkan keterangan dari para saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut. (bam)



Sabtu, 04 April 2020

Aksi Peduli Sesama, Kapolsek Kawasan Muara Baru Bagikan 100 Nasi Bungkus


JAKARTA, FC - Di tengah upaya pemerintah dalam mencegah wabah virus corona (Covid-19), Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto membagikan 100 nasi bungkus kepada tukang ojek, supir angkot, supir bajaj dan angkutan ikan serta pedagang kaki lima, Jumat (3/4/2020).

Kegiatan yang melibatkan seluruh personel ini, dilakukan dengan tulus oleh AKP Slamet Riyanto untuk membangun aksi kepedulian sesama. 

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Kawasan Muara Baru, AKP Slamet Riyanto didampingi Kanit Sabhara Iptu Dwi Saksana, Kanit Binmas Ipda Sulistiaharjono dan Kanit Intelkam Ipda Aji Mulyanto.

"Kegiatan membagi-bagikan nasi bungkus ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dan rasa empati kepada sesama untuk dapat saling membantu," kata AKP. Slamet Riyanto.

Disela-sela membagi-bagikan nasi bungkus, Kapolsek Kawasan Muara Baru juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kamtibmas dan dapat membantu pemerintah dalam penanganan penanggulangan pencegahan virus corona (Covid-19).

Dengan cara tetap tenang dan tidak panik, berperilaku hidup sehat, jaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun serta tidak terpengaruh berita yang belum jelas sumbernya dan tidak membuat atau menyebarkan berita bohong (hoaxs).

“Semoga kegiatan positif ini membawa berkah bagi kita semua dan kami berharap tukang ojek, supir angkot, bajai dan angkutan ikan yang ada di Muara Baru mematuhi kebijakan pemerintah dan dapat sama-sama mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya. (dade)

Jumat, 03 April 2020

Walikota Cirebon Nyatakan Kota Cirebon Tidak Memberlakukan Kebijakan Lockdown


CIREBON, FC - Beredarnya informasi 4 April Kota Cirebon akan di lockdown, menyusul disekatnya sejumlah ruas jalan dalam simulasi, Jum'at (3/4/2020), mendapat tanggapan langsung dari Walikota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH dalam sebuah video.

Walikota Cirebon menyatakan jika dirinya tidak akan memberlakukan kebijakan lockdown bagi daerah Kota Cirebon. Soal keputusan lockdown pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah pusat.

Untuk itu Azis berharap, warga diminta tetap tenang dan selalu  meningkatkan kewaspadaan serta selalu menjaga kebersihan. 

"Saya Nasrudin Azis Walikota Cirebon menyatakan jika Pemerintah Kota Cirebon tidak akan memberlakukan kebijakan lockdown tanpa seizin Pemerintah pusat. Untuk itu, kami harap warga tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan serta tetap menjaga pola hidup sehat," kata Azis pada sebuah video yang diunggahnya. (nur)

Kamis, 02 April 2020

Kodim 0608/Cianjur Berikan Penyuluhan Pertanian Di Lokasi Kegiatan TMMD


CIANJUR, FC - Anggota TNI dari Kodim 0608/Cianjur memberikan penyuluhan pertanian di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107, Kamis (2/4/). 

Kegiatan dihadiri kelompok tani dan anggotanya di Desa Mekargalih dan Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

Penyuluhan berlangsung di Posko TMMD tepatnya Kampung Ciwaregu, Desa Mekargalih Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. 

Dalam kegiatan yang diisi oleh Babinsa Mekarmulya dan Mekargalih, kegiatan TMMD nonfisik itu berlangsung di atas hamparan terpal, di bawah sinar matahari. 

Para peserta pun mengatur jarak satu sama lain selama pembinaan diberikan.

Seperti diketahui, wilayah Desa Mekargalih dan Desa Mekarmulya memiliki potensi pertanian yang melimpah. TNI hadir untuk mendukung pertanian di sana, salah satunya dengan pembinaan.

"Alhamdulillah dengan adanya pembinaan dari TNI kami selaku kelompok tani mengucapkan terima kasih. Semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kami," kata Aril, salah satu anggota kelompok tani.

Para peserta pun antusias mengikuti pembinaan pertanian yang diberikan Satgas TMMD Kodim 0608/Cianjur. Kegiatan berjalan lancar dan tertib dari awal sampai akhir. (dade)

Cegah Virus Corona, Kuwu Cirebon Girang Semprot Permukiman Dan Tempat Ibadah Dengan Disinfektan

Kuwu Cirebon Girang Gelar Kegiatan Penyemprotan Disinfektan Ke Permukiman Warga dan Tempat Ibadah
CIREBON, FC -  Virus Corona Covid19 yang mewabah di tanah air, membuat pihak Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon mengambil langkah-langkah pencegahan. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke lingkungan permukiman juga rumah-rumah warga, Kamis (01/04/2020).

Selain perumahan, sejumlah mushola dan masjid setempat pun mendapat penyemprotan serupa. Hal ini untuk menutup penyebaran dan pencegahan virus yang membuat negara memberlakukan Work From Home (WFH).

Kegiatan yang diprakarsai Kuwu Cirebon Girang, Ruslani Abdullah SE, dibantu Bhabinsa dan Bhabinmas serta perangkat desa setempat, bertujuan agar Desa Cirebon Girang tetap berada dalam pengawasan dan dijauhkan dari wabah pandemi ini.

Nampak dalam kegiatan tersebut satu sama lain saling bergotong-royong. Rasa kepedulian terhadap lingkungan sehat ini memang kerap digalakan Kuwu Desa Cirebon Girang.

Kuwu Desa Cirebon Girang, Ruslani Abdullah SE bersama para perangkat desa terus mengimbau agar masyarakat tidak resah dan tetap tenang. Sebab untuk pencegahan wabah virus ini tengah dalam pengawasan pihak desa berikut juga dengan upaya pencegahannya.
Untuk itu, Ruslan Abdullah mengimbau agar warga tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri, baik melalui pencucian tangan dengan air dan sabun atau juga menggunakan hand sanitizer. (Bam)

Wali Kota Cirebon Putuskan Sholat Jumat Sementara Ditiadakan

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH
CIREBON, FC - Penyebaran virus corona Covid 19 masih harus dilakukan pencegahannya secara ekstra. Maka untuk memutus mata rantai penyebaran dan mencegahnya, Pemerintah Kota Cirebon mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB ini sesuai arahan Pemerintah Pusat yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB yang diterbitkan pada 31 Maret 2020 lalu.

Pada Pasal 4 PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB disebutkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar meliputi masalah peliburan sekolah, kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan/atau pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis memutuskan untuk meniadakan sementara waktu pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa dan masjid-masjid yang ada di Kota Cirebon mulai Jumat 03 April 2020 hingga batas waktu yang tidak ditentukan, dan Sholat Jumat diganti dengan Sholat Dzuhur di rumah masing-masing. Kamis (02/04/2020).
"Saya menyampaikan bahwa mulai Jumat besok, Shalat Jumat Masjid Raya dan masjid-masjid yang ada ditiadakan sampai batas waktu yang akan ditinjau ulang," kata Nashrudin Azis. (Nur)

Pertama Kalinya HIMA ILHA - FUAD IAIN Cirebon Lakukan Raker Online


CIREBON, FC- Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis (HIMA-ILHA)  Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Rapat Kerja (Raker) Online.
Kegiatan yang bertemakan “Bersama Menjalankan Semangat Baru untuk Memperkuat Gerakan serta Rasa Kebersamaan” berlangsung melalui WhatsApp Grup, Kamis (2/4/2020).
“Mohon maaf kepada teman-teman yang merasa kurang nyaman terhadap sistem acara Raker ini,” kata ketua pelaksana, Winda Zuniaty seraya berpesan agar hal ini bisa menjadi acuan untuk perbaikan kedepannya. 
Sementara itu, Ketua Umum HIMA ILHA 2020, Rizki Maulana Hidayat mengatakan, di tengah maraknya wabah Covid-19 ini pihaknya mencoba untuk menyikapinya dengan positif.
“Kita patuhi peraturan pemerintah dengan tidak keluar rumah dan tidak ngadakan kumpulan yang mengundang banyak orang,” ujarnya.
Menurut Rizki, tahun ini akan menjadi tahun kepengurusan yg sangat bersejarah bagi HJM ini, yang tidak dialami oleh kepengurusan sebelumnya. Dimana pada kesempatam ini kita bisa melaksanakan Raker online.
“Harapannya, mudah-mudahan dengan di adakannya Raker ini kita kuatkan pondasi kepengurusan kita dalam kerjasama, saling bahu membahu, dan tanamkan rasa kekeluargaan di antara kita,” tandasnya.
Wakil Dekan III FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Anwar Sanusi MAg mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Raker online ini dan
diharapkan mendapatkan hasil maksimal.
“Mohon tetap konsultasi dengan jurusan sebab garda terdepan jurusan dalam menggapai akreditasi prodi ada di HIMA yang menitikberatkan pada pengabdian dan penelitian”, ujarnya Anwar via WhatsApp.
Sementara Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Hj Anisatun Muthi’ah MAg menyampaikan, Allah SWT telah memberikan akal pikiran kepada manusia untuk mencari solusi dan berfikir kreatif. Sehingga tujuan awal manusia sebagai Khalifah bisa tercapai.
“Atas nama jurusan, sangat mengapresiasi kegiatan Raker online ini. Karena, Raker dalam organisasi adalah suatu keniscayaan yang mesti dilakukan sehingga jalannya bisa terarah dan tercapai dalam satu tahun ini,” katanya via WhatsApp sekaligus membuka Raker. (din)