Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 22 November 2019

Yonif Raider 514 Kostrad Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Aminul Hasan Jember


JAKARTA-- Jamiatul Hadrah Nurul Yaqin dari Yonif Raider 514 Kostrad ikut memeriahkan kegiatan pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H.

Kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Aminul Hasan, di Desa Balet Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember ini, langsung mendapat sambutan hangat dari Ustadz Ruhan Hasbullah yang merupakan Pengasuh dari Madrasah Aminul Hasan.

Menurut Kopral Satu Imron Rosidi, kedatangan Jamiatul Hadrah Nurul Yaqin dari Yonif Raider 514 Kostrad di Madrasah Aminul Hasan ini berdasarkan undangan dari Ustadz Ruhan Hasbullah yang merupakan Pengasuh dari Madrasah Aminul Hasan. 

"Kami sampaikan terima kasih atas kesediaan dan kehadiran Jamiatul Hadrah Nurul Yaqin dari Yonif Raider 514 Kostrad di pengajian umum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H. Kehadiran Jamiatul Hadrah Nurul Yaqin dari Yonif Raider 514 Kostrad telah membuat suasana pengajian menjadi lebih Khusyuk, lebih tenang dan damai,” ucap Ustaz Ruhan Hasbullah, Pengasuh Madrasah Aminul Hasan. (dade)

Woww.. !! Mahasiswa PGMI IAIN Cirebon Luncurkan Formula Mengajar Efektif


FOKUS CIREBON - Rupanya persoalan guru dalam mengajar di ruang kelas masih menjadi problem di dunia pendidikan. Siswa sepenuhnya masih tergantung pada pola dan teknik mengajar guru. Sehingga tidak sedikit siswa digantungkan kepada bagaimana cara mengajar guru.

Hal inilah yang membuat Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HIMAGUMI) Jurusan PGMI IAIN SNJ Cirebon membuat gebrakan dengan menghadirkan narasumber ternama pada kegiatan Workshop Hypnoteacing, Jum'at (22/11/2019), di Gedung FSEI, SBSN Lantai 4, Jl Perjuangan Kota Cirebon. 

Workshop dengan tema "Peran Mahasiswa PGMI Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Kegiatan Hypnoteaching" ini langsung dibedah oleh Praktisi Hypnoteaching Indonesia, Subhan Djubaedi MP.

Dalam pemaparannya, Subhan Djubaedi MP menjelaskan, bahwa untuk mengajar di kelas, seorang guru tidak hanya harus bisa ceramah di depan kelas, tetapi juga harus memahami karakter dan keunikan siswanya. 


Selain itu, seorang guru juga dituntut untuk bisa membuat para siswanya merasa senang dengan apa yang diajarkan oleh gurunya.

"Ya, diperlukan metode atau cara pembelajaran yang menarik sehingga siswa bisa menerima pelajaran dengan baik. Guru dituntut untuk melakukan berbagai inovasi dan kreativitas dalam pembelajarannya. Salah satu yang patut dicoba oleh seorang guru adalah dengan cara hypnoteaching," katanya,yang disambut riuh tepuk tangan peserta workshop.

Dijelaskan, hypnoteaching adalah salah satu cara pembelajaran atau cara mengajar dengan menggunakan unsur hypnosis, yakni saat seseorang bisa menerima sugesti dengan mudah. Tujuan utama pembelajaran hypnoteaching adalah untuk membangunkan motivasi dalam diri setiap siswa.

"Tujuan utama hypnoteaching adalah untuk membangunkan motivasi dalam diri setiap siswa," paparnya.


Subhan Djubaedi MP, juga menegaskan bahwa penyebab tidak masuknya pengetahuan dari guru adalah karena pikiran siswa sedang terpecah atau tidak fokus. 

"Disinilah penggunaan cara mengajar dengan teknik hypnoteaching. Yaitu, dengan merilekskan pikiran siswa agar pengetahuan yang didapat bisa dipahami dengan baik," ujarnya. (din)

Wapres Ma'ruf Amin Disambut Gembira Para Pelajar dan Warga Cirebon


FOKUS CIREBON -  Pelajar dan warga Cirebon sejak pagi sudah berjajar menunggu kedatangan orang nomor dua di Indonesia. Mereka ingin menyambut kedatangan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dalam kegiatan pembukaan Festival Tajug 2019, Jum'at (22/11/2019), halaman Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon.

Melalui pesawat, Waores dan  rombongan terbang ke Cirebon.  Di Cirebon Wapres  ingin membuka kegiatan Festival Tajug 2019. Namun sebelum itu, Wapres terlebih dahulu berziarah ke makam Sunan Gunung Jati Cirebon.

Wapres Ma'ruf datang ke makam Sunan Gunung Jati sekitar pukul 10.05 WIB dan disambut langsung oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi serta beberapa pejabat lainnya.

Wapres Ma'ruf Amin langsung masuk ke makam Sunan Gunung Jati untuk berziarah dan berdoa di sana.

Pembukaan Festival Tajug ini dibuka seiusai shalat shalat Jumat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Komplek Keraton Kasepuhan. Sementara Festival Tajug 2019 diselenggarakan di halaman Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon.

Festival Tajug 2019 sendiri diselenggarakan pada tanggal 22 hingga 24 November 2019 dan juga merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Santri Nasional. (bam)

Antusias.. !! Siswa SMPN 17 Sambut Mobil Perpustakaan Keliling Masuk Sekolah


FOKUS CIREBON - Di jam istirahat kedua, satu unit mobil Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kersipan Daerah Kota Cirebon menggelar Perpustakaan Keliling. Kunjungan mobil Perpustakaan ini tentu saja disambut antusias para siswa SMPN 17 Kota Cirebon.

Tujuan dari kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan minat baca kepada para siswa yang semakin hari semakin berkurang.

Buku adalah jendela dunia, pepatah yang memberikan tempat tertinggi untuk tulisan-tulisan yang ada dalam buku. Wawasan yang didapat dari membaca bukulah yang menjadi awal dari perkenalan dengan dunia yang lebih luas.

Melalui halaman demi halaman dalam buku, kita mendapat informasi yang dapat membuka mata kita akan keajaiban dunia, hanya melalui jendela di dalam halaman buku.

Beragam jenis buku ditawarkan kepada para siswa/pembaca. Mereka tinggal memilih topik dan jenis apa yang ingin dibacanya, ada komedi, petualangan, cerita sejarah, roman, bahkan cerita fiksi ilmiah pun turut mewarnai ragam buku yang dibawa oleh mobil perpustakaan keliling.

Perpustakaan yang ada disekolah kurang diminati siswa mungkin karena buku yang disediakan tidak beragam dan jarang ada regenerasi dengan menambah buku-buku baru.


Situasi diperpustakaan juga mungkin kurang nyaman untuk membaca dan siswa tidak fleksibel untuk berkatifitas yang dapat mendukung kegiatan membacanya.

Sangatlah wajar jika perpustakaan menerapkan aturan yang ketat sebagai bentuk perlindungan terhadap aset masa depan, yaitu buku.

Namun, tidak pula dapat dipungkiri aturan tersebut membuat siswa enggan untuk membaca buku-buku yang ada didalamnya.

Oleh karenanya, dengan menghadirkan perpustakaan keliling bisa menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan minat baca siswa. (Agung)

Kamis, 21 November 2019

Pemprov Jabar dan Pemkab Cirebon Berikan Keringanan Bayar Pajak Tanpa Denda


FOKUS CIREBON - Membayar pajak pada tahun 2019, tidak lagi harus risau. Apalagi yang menunggak hingga beberapa tahun, seluruhnya bisa dibayar tanpa harus membayar denda. 

Keringanan membayar pajak ini dilakukan bersamaan dengan memperingati hari pahlawan 10 Nopember.

"Ya, dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November Pemprov Jabar dan Pemda Cirebon memberikan keringan pembayaran pajak kendaraan roda 2 dan roda 4," ungkap H. Epi.S, Kasi Pajak Dispenda Jabar Cabang Cirebon.

Dijelaskan, mengenai tunggakan pajak, tidak dikenakan denda pajak, termasuk yang menunggak beberapa tahun, mereka dipersilahkan segera membayar pajak kendaraan.

Selain itu, lanjut Epi S, batas peraturan hilangnya denda pajak dari tanggal 10 Novenber sampai 10 Desember 2019. (bam/heri)

IAIN Cirebon dan Orang Tua Mahasiswa Bangun Komunikasi Dua Arah


FOKUS CIREBON - Silaturrahmi yang dibangun oleh IAIN SNJ Cirebon terus mendapat respon positif dari para orang tua mahasiswa. Mereka menganggap kegiatan tersebut dapat memberikan  informasi mengenai  perkembangan perguruan tinggi sekaligus berbagai kegiatan  kemahasiswaan.

Kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Fakultas dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN SNJ Cirebon. Pada kegiatan ini, orang tua diberikan berbagai informasi perkembangan yang terjadi pada mahasiswa sekaligus perkembangan di FSEI IAIN SNJ Cirebon.

Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dikupas dan dibahas bahkan menjadi informasi penting bagi para orang tua mahasiswa IAIN Cirebon. 


Sejumlah informasi penting tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi perkuliahaan dan moderasi islam, di ruang auditorium kampus Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Kamis (21/11/2019).

Wakil Rektor 3, Dr H Ilman Nafiah MPd sesuai membuka kegiatan tersebut mengatakan, bahwa komunikasi dua arah sangat penting bagi pengawasan terhadap aktivitas mahasiswa, baik di luar maupun di dalam kampus.

"Yang paling hangat adalah soal kewaspadaan terhadap pergaulan bebas dan bahaya terorisme, karena ini trend dan sangat berbahaya. Tentu ini harus terus diwaspadai, maka komunikasi dua arah ini bertujuan untuk sama-sama mengawasi, mengontrol dan meminimalisir kemungkinan dari aktivitas mahasiswa yang melenceng," kata Ilman Nafiah.

Selain itu, Ilman juga membahas soal adanya beasiswa yang harus diketahui para orang tua, baik beasiswa bidik misi, beasiswa Pemprov Jabar, Pemrov DKI maupun beasiswa dari bank-bank dan lainnya. Termasuk pihak kampus mendorong mahasiswa agar dapat selesai kuliah 8 semester atau 4 tahun wisuda. 


Dijelaskan, mengenai pergaulan bebas, kata Ilman, ini tidak bisa sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak kampus. Karena waktu belajar hanya beberapa jam saja.

Demikian juga dengan terorisme, ini menjadi suatu trend yang menakutkan, maka kita harus berhati hati, dan jangan sampai salah berkawan atau salah pengajian.

Sementara terkait beasiswa, kata Ilman ada sekitar 145 mahasiswa yang mendapat beasiswa bidik misi. Sedangkan beasiswa keagamaan, yakni mereka mahasiswa yang mempunyai potensi keagamaan seperti mampu membaca kitab kuning, hadits dan lainnya.

Sosialisasi yang mengangkat tema merajut ukhuwah, meningkatkan kerjasama dan mewujudkan pribadi noderat mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini, rencananya akan digelar setiap tahunnya sebagai sarana informasi, komunikasi dan silaturrahmi antara orang tua mahasiswa dengan pihak perguruan tinggi. (din)

IAIN Cirebon, Pelopor Kebhinekaan Bagi Keberagamaan Yang Moderat


FOKUS CIREBON - Islam moderat saat ini menjadi isu central yang tengah berkembang dalam menangkal problem ekstrimis dalam keberagamaan. IAIN Cirebon sebagai institusi yang membawa nafas islam, sudah sejak lama terus merajut kebhinekaan dan menjadi pelopor bagi keberagamaan yang moderat.

Hal itu disampaikan langsung oleh Dr H Adib MAg, seusai membuka kegiatan pembinaan pegawai di lingkungan civitas akademika IAIN SNJ Cirebon, Rabu (20/11/2019), di ruang auditorium Rektorat, lantai 3.


Adib menjelaskan, dalam merajut kebhinekaan ini, bagaimana kita  membangun masyarakat muslim yang memiliki keberagamaan yang moderat. Oleh karena itu, materi pada hari ini sangat penting, sehingga semua civitas akademika itu memahami tentang pentingnya membangun moderasi keagamaan.

"Jangan sampai kemudian, justru dari lingkungan perguruan tinggi malah lahir bibit ekstrimisme dan itu harus kita hindari dan alhamdulillah IAIN Cirebon sudah mengawal itu sejak dulu dan kita yakin bahwa moderasi keberagaman itu akan semakin kuat dengan berkembangnya PTKIN di Indonesia," terangnya.


Adib juga menegaskan, jika keberadaan PTKIN termasuk Cirebon itu sebagai pengemban misi utama moderasi keberagamaan. 

"Saya tidak bisa bayangkan kalau indonesia itu tidak ada PTKIN, mungkin moderasi keberagamaan kita enggak tahu seperti apa, tetapi  dengan adanya PTKIN yang dirintis oleh para pendahulu kita, PTKIN mampu sebagai pengawal pondasi keberagamaan di indonesia," terang Adib, yang juga menegaskan jika tahun 2020 nanti, proposal sudah disiapkan dan IAIN SNJ Cirebon siap menjadi UIN. (din)

General Manager Pelindo II Cabang Sunda Kelapa, Reini Delfianti, Resmikan Kafe Baca


FOKUS JAKARTA-- General Manager Pelindo II Cabang Sunda Kelapa, Reini Delfianti meresmikan Kafe Baca. Hadir pada kesempatan tersebut, yakni tim penerbit Balai Pustaka, Rabu (20/11), di Yayasan Al Falah Luar Batang, Jakarta Utara.

Selain dari Balai Pustaka, juga turut menyaksikan para Staf dari Cabang Pelindo Sunda Kelapa, serta tenaga pengajar Yayasan Al Falah.

"Kegiatan ini merupakan satu rangkaian dengan kegiatan bedah rumah yang sudah dilaksanakan sebelumnya dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 beberapa bulan lalu," kata Reini.

Reini berharap dengan adanya kafe baca ini, minat membaca oleh anak-anak, pelajar maupun masyarakat akan semakin bertambah, sehingga anak bangsa ini bisa semakin cerdas. (dade)

Rabu, 20 November 2019

Hadapi Era Digitalisasi, Industri 4.0, Para Pakar IAIN Cirebon Dan UIN Yogyakarta Bahas Kurikulum Prodi Pascasarjana


FOKUS CIREBON -  Workshop Penyusunan Kurikulum KKNI untuk Penguatan Karakter Keilmuan Program Studi di Lingkungan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengundang para pakar pendidikan yakni profesor-profesor yang ada di internal maupun eksternal, yakni dengan menghadirkan narasumber Prof Dr H Sutrisno MAg dari UIN Yogyakarta.

Workshop Penyusunan Kurikulum KKNI ini menjadi penting bagi pencarian karakter kurikulum di prodi-prodi Pascasarjana tahun 2020 yang selaras dengan kebutuhan digitalisasi era revolusi industri 4.0.

Hal tersebut disampaikan Rektor IAIN SNJ Cierbon, Prof Dr H Sumanta Hasyim MAg usai membuka kegiatan Workshop, Rabu, di Hotel Tryas, Cirebon. Dirinya juga menegaskan pada program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan menyusun kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

"Untuk itu, digelar workshop penyusunan KKNI tersebut. KKNI sendiri merupakan kerangka acuan yang dijadikan ukuran dalam pengakuan perjenjangan pendidikan yang akan meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi, Profesor-Profesor yang hadir seperti Prof Adang, Prof Wahidin, Prof Maksum, Prof Abdus Salam serta oara pakar  lainnya, " ujar H Sumanta Hasyim.


Dijelaskan, titik penguatan kurikulum KKNI ini ada pada program studi. Sehingga perbaikan itu tidak hanya pada hardware atau infrastruktur semata, namun juga software yang salah satunya dilakukan melalui penyusunan kurikulum KKNI tersebut.

"Nantinya dari penyusun kurikulum KKNI tersebut diharapkan bisa memicu akreditasi dari semula berakreditasi B menjadi A," terang Sumanta.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Dedi Djubaedi MAg mengungkapkan, guna menciptakan lulusan yang ahli sesuai keilmuannya masing-masing, Pascasarjana terus melakukan peninjauan terhadap kurikulum yang diajarkan di kampus. Dan Kurikulum tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan zaman.


Tuntutan bagi lembaga pendidikan Pascasarjana, kata Dedi Djubaedi, untuk menciptakan lulusan berkualifikas. Dimana Dirjen Pendis juga sudah menetapkan, bahwa keluaran dari magister kita itu adalah harus betul ahli di bidang masing-masing. Bisa sebagai akademisi, bisa sebagai peneliti maupun sebagai konsultan. (din)

Guru Besar IAIN SNJ CIebon, Prof Dr Adang Djumhur Lakukan Studi Banding Ke IIBS Malang, Jatim


FOKUS CIREBON - Upaya untuk meningkatkan kualitas lulusa, Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Adang Djumhur pun ikut mendorong lembaga pendidikan Islam untuk meningkatkan kualitas lulusan dan terus berinovasi dalam pengembangan kelembagaan. 

Hal itu dituangkan Prof Adang dalam pemdampingan Pengurus Ponpes Al-Islah Bobos Cirebon yang melakukan studi banding ke Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) Malang, Jawa Timur, Minggu (17/11) sebagai bagian dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Menurut Prof Adang, melalaui studi banding itu diharapkan terjadi transfer pengetahuan terkait tata kelola kelembangaan dari Tazkia ke Al-Islah. Pasalnya, Tazkia layak menjadi lembaga pendidikan Islam alternatif. Khususnya bagi generasi milenial. Karena bisa menutupi dan melengkapi kekurangan yang ada pada lembaga pendidikan salafi di satu pihak dan lembaga pendidikan modern di pihak lain.

Prof Adang menjelaskan, Tazkia menawarkan keunggulan pembelajaran bahasa Inggris dan Arab, entrepreneurship, dan penguasaan IT yang jadi kebutuhan masa depan generasi milenial. Walaupun sekolah (tingkat SMP dan SMA) di Tazkia tidak murah, biaya masuknya Rp38 juta, biaya per bulan Rp2,65 juta, dan biaya pendaptaran Rp650 ribu. Tetapi, peminatnya sangat tinggi, bahkan mereka rela inden untuk tiga tahun ke depan. 

Untuk tahun 2020, hanya kelas 3dan kelas 8 yang bisa diterima. Sedangkan kelas 4, 5, 9 dan 10 sudah ditutup. Karena sudah penuh. Jumlah siswa saat ini 400 putri dan 400 putra, tetapi lebih dari 1.500 calon siswa yang sudah menunggu antri masuk. "Meski begitu, tersedia 10 persen kursi bagi siswa tidak mampu dan anak yatim yang berprestasi," ujar Prof Adang.

Dia melanjutkan,  pelajaran yang bisa diambil dari studi banding itu antara lain bahwa pengelolaan pendidikan Islam harus memiliki visi yang berorientasi memenuhi kebutuhan masa depan serta dikelola secara profesional. 

Dalam konteks IAIN Cirebon yang memiliki Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sejak 1965 dan telah melahirkan puluhan ribu lulusan sebagian besar berprofesi sebagai guru dan pengelola lembaga pendidikan, sudah waktunya memiliki sekolah model seperti Tazkia. Sekolah model dapat dijadikan sebagai laboratorium mahasiswa dan alumni untuk mengaktualisasikan ilmu di sekolah model. 

"Sebenarnya usulan itu sudah terlambat untuk diwujudkan, tetapi ada kaidah, bahwa lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali,"  pungkas Prof Adang. (din)

Selasa, 19 November 2019

Paska Pelimpahan KSB, Wali Kota Cirebon Rapat Koordinasi Bersama Menteri Pemuda Dan Olahraga RI



FOKUS JAKARTA - Usai melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga terkait Kawasan Stadion Bima (KSB) di Jakarta, Senin, 19 November 2019. Kawasan Stadion Bima (KSB) akan diviralkan sebagai ikon baru Kota Cirebon. 

“Setelah dilimpahkan, di KSB akan ada 3 manfaat sekaligus,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH.
Dijelaskan, 3 manfaat tersebut, yakni manfaat olahraga dan rekreasi, manfaat ruang terbuka hijau dan manfaat untuk pengembangan UMKM di Kota Cirebon. 

Karena itu, kata Azis, Pemda Kota Cirebon melakukan konsultasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk pengelolaan KSB di Kota Cirebon.

“Alhamdulillah saya melihat kesungguhan dari Menteri Pemuda dan Olahraga untuk pengembangan KSB ini,” ujarnya.

Namun Menteri Pemuda dan Olahraga juga berpesan jika tanggungjawab pengelolaan KSB tetap ada di pemerintah daerah. “Tapi mereka akan hadir,” kata Azis. 

Selain dengan Kementerian Pemuda dan olahraga, koordinasi dengan Kementerian terkait lainnya juga akan dilakukan karena adanya fungsi-fungsi lain di KSB. Seperti dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta dengan Kementerian Perdagangan.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ir. H. Yoyon Indrayana, MT., menjelaskan jika kedepannya, KSB akan diviralkan sebagai ikon baru di Kota Cirebon.
“Kalau di Jakarta ada GBK di Kota Cirebon ada KSB,” ungkap Yoyon.



Karena KSB sudah dihibahkan ke Pemda Kota Cirebon, maka Yoyon mengungkapkan harus ada upaya serius untuk penataan KSB. “Nanti akan dibuatkan semacam badan layanan umum daerah (BLUD) untuk menangani KSB,” ungkap Yoyon.

Sebagai upaya yang serius untuk penanganan KSB, pada 2020 mendatang Pemda Kota Cirebon mengalokasikan anggaran untuk melakukan detail engineering design (DED) untuk masing-masing fungsi di KSB. 

Mulai dari DED kawasan olahraga, DED ruang terbuka hijau, DED ruang wisata, serta DED kawasan ekonomi. 

Selanjutnya berbagai renovasi juga akan dilakukan, seperti renovasi stadion utama, renovasi kolam renang yang rencananya akan ditutup sehingga menjadi indoor untuk memudahkan pemeliharaan, serta pengembangan stadion madya. (git)

Bupati Kuningan Berikan Penghargaan Pada Kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2019


FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH menjadi Pembina Apel Pagi sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Pencanangan Bulan Dana PMI Tahun 2019, yang dilaksanakan di Lapangan Setda Kabupaten Kuningan. Senin (18/11/2019).
Pada kegiatan tersebut, Bupati didampungi Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, SH., M.Si dan Sekretaris Daerah Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si memberikan Piagam Penghargaan kepada Kontingen PMI Kabupaten Kuningan Dalam Acara JUMBARA PMI Tingkat Jawa Barat.
Diantaranya Juara Terbaik 1 Sosialisasi Penyuluhan Donor Darah Santi Dwi Rahmania dari SMAN 1 Kadugede, Juara Terbai 1 Penyuluhan 7 Materi PMR Tingkat Madya Bunga Tresna SMPN 3 Kuningan, Juara Terbaik 1 Penyuluhan 7 Materi PMR Tingkat Wira Nabila SMAN 2 Kuningan, Juara Terbaik 2 Home Stay Rahayu SMKN 2 Kuningan, Juara Terbaik 3 Panggung Budaya Yola Ayumitha SMK Bhakti Husada Kuningan

Selanjutnya, juara terbaik 3 beregu Travelling Kepalangmerahan Tingkat Mula Fawaz Rafli, Viona Aqila Safa, Muhammad Ariq, Juara 1 Lomba Senam M. Amrissidik SMK PGRI Ciawigebang, serta Lomba Permainan Tradisional Jihan Afrilianty SMAN 3 Kuningan.
Pada kegiatan ini,  juga diserahkan secara simbolis kupon bulan dana PMI Tahun 2019 kepada perwakilan SKPD dan Kecamatan yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan, Kecamatan Subang, dan Kecamatan Darma.
Pada kesempatan tersebut Bupati mengucapkan selamat pada seluruh Kontingen PMI Kabupaten Kuningan yang sudah mendapatkan gelar juara dan berharap kedepannya dapat lebih meningkatkan prestasi.
"Bulan Dana PMI Tahun 2019 meruapakan hal yang utama sebagai penunjang untuk kegiatan PMI di seluruh Indonesia Khususnya Kabupaten Kuningan dalam hal sosial kemanusiaan yang dapat direspon baik oleh seluruh masyarakat. Saya juga mengapresiasi pada PMI Kabupaten Kuningan yang terus bersemangat dan berdedikasi dalam melayani masyarakat pada kebutuhan akan darah," ungkap Bupati. (Pai)

Senin, 18 November 2019

Wabup Majalengka Sambut Kedatangan Rombongan Kedubes AS


FOKUS MAJALENGKA - Dalam rangka kunjungan kerja Deputy Information Systems Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Kab. Majalengka, Wabup sambut kedatangan rombongan dari Kedubes AS di Pendopo Kab. Majalengka, Kamis (14/11).
Dalam kunjungannya, rombongan Kedubes AS yang dipimpin oleh Mr. Gedion Yohannes (Deputy Information Systems Officer), beserta tiga orang  lainnya, yakni Samantha Marie Jackson (Wakil Konsuler), Darnifawan (Supervisory Political Spesialist), Ulan Gayatri (Consular Assistant), hadir pula mendampingi Wakil Bupati yakni Sekda, Asda 1, Kepala Bappelitbangda, Kadishub, Kadisparbud, Kasat Pol PP, para Staf Ahli Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana menyambut baik dan merasa bangga atas kunjungan rombongan Kedubes AS ke Kab. Majalengka. 
Majalengka di anugerahi letak geografis yang sangat strategis, di samping telah berdirinya Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati dan juga Jalan Tol Cisumdawu. 
Dampak pembangunan infrastruktur ini tentunya memberikan efek positif terhadap perkembangan Kab. Majalengka, sehingga fokus kita saat ini adalah bagaimana mengoptimalkan kehadiran BIJB tersebut sehingga Majalengka bisa mendunia dengan segala potensi yang dimilikinya.
Lebih lanjut Wabup menjelaskan, Kab. Majalengka memiliki potensi objek wisata yang luar biasa indahnya terbukti dengan beberapa destinasi wisatanya mendapatkan beberapa penghargaan di tingkat Nasional, Di samping itu Majalengka mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Kreatif beberapa waktu lalu. 
Dengan segala potensi yang dimiliki Kab. Majalengka pihaknya menunggu kehadiran investor yang hadir pada kesempatan ini untuk berinvestasi di Kab. Majalengka. 
"Kami membutuhkan suport berupa investasi demi kemajuan Kab. Majalengka di samping itu kami pun membutuhkan suport dalam pelatihan Sumber Daya Manusia, agar kualitas SDM di Kab. Majalengka bisa lebih meningkat," ujarnya.
Selain itu, "kqmi jamin perizinan di Kab. Majalengka akan kami fasilitasi dengan mudah, karena bagaimanapun perkembangan suatu daerah tanpa adanya Investasi itu sangat berat, untuk itu kami siap melayani para investor untuk berinvestasi di Kab. Majalengka,” jelas Wabup.

Sentara itu pada kesempatan tersebut  Mr. Gedion Yohannes dalam sambutannya menjelaskan bahwa kedatangannya ke Kab. Majalengka sebagai tindak lanjut dari kunjungannya sekitar tahun 2016 lalu.
Kedatangan ke Majalengka, berharap dapat memberikan suport sehingga dapat bermanfaat bagi Kab. Majalengka, dan hasil pengamatannya sepanjang jalan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kab. Majalengka sangat baik sekali
Jelas tampak berbeda sekali dengan dua tahun yang lalu saat kunjungan pertama ke Kab. Majalengka.
“Kehadiran kami di sini tentunya bertujuan untuk mensuport apa yang menjadi tujuan Kab. Majalengka, apa yang telah disampaikan oleh Bapak Wakil Bupati akan kami tindak lanjuti ke depannya akan kami informasikan ke Kamar Dagang AS dan setelah kami mendapatkan informasi kembali dari Kamar Dagang AS akan kami informasikan kembali kepada Bapak Wakil Bupati semoga kunjungan kami ke Kab. Majalengka membuahkan hasil demi terciptanya kemajuan di Kab. Majalengka”, ujar Mr. Gedion. (hir)

Minggu, 17 November 2019

Kemenhub Dukung Penuh Pengembangan Pelabuhan Benoa Yang Berkonsep Ramah Lingkungan


FOKUS JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung pengembangan Pelabuhan Benoa yang mengedepankan konsep “Hijau” sehingga lebih ramah lingkungan.
Demikian disampaikan Menhub Budi Karya Sumadi, saat mengunjungi Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat (15/11).
“Kemenhub memberikan support penuh kepada Pelindo III dan Pemprov Bali untuk mengembangkan Pelabuhan Benoa. 51 persen lahannya dibuat green seperti hutan kota, dan 49 persen itu untuk yang lain itu untuk cruise, curah cair, perikanan dan kontainer. Jadi bisa dikatakan ini lengkap, untuk pariwisata bagus, untuk logistik juga bagus,” jelas Menhub.
Menhub mengatakan, Pelabuhan Benoa merupakan infrastrukur terpenting bagi pengembangan pariwisata di Bali khususnya untuk wisata yang menggunakan kapal-kapal pesiar (cruise). Dengan adanya pengembangan Pelabuhan Benoa, lanjut Menhub, yang awalnya Kapal Cruise tidak bisa bersandar ke depannya akan bisa bersandar. Dengan begitu, turis mancanegara dapat menikmati indahnya Bali dengan akses yang mudah.
“Hampir setiap bulan, dua kali kapal cruise datang ke sini dengan membawa penumpang lebih dari 1000 orang. Bayangkan kalau mereka itu datang sebulan dua kali berarti ada lebih banyak lagi turis yang datang kesini dan ini perlu ditangani dan dimanfaatkan dengan baik karena bisa meningkatkan perekonomian dari sektor pariwisata,” ungkapnya.
“Saya berterima kasih kepada Gubernur Bali yang sudah mendukung pembangunan Benoa. Benoa ini sangat penting terutama berkaitan dengan pariwisata dan juga logistik,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan konsep dan desain Pelabuhan Benoa telah disetujui setelah sebelumnya proses reklamasi diminta untuk dihentikan karena dikatakan merusak hutan lindung di sekitar Pelabuhan Benoa.
“Kita sudah bahas secara mendalam dengan Pelindo III, semua desainnya sudah kita setujui sesuai dengan harapan kita dan desainnya sudah final, sudah saya tandatangan dan masyarakat sudah mendukung karena ramah lingkungan,” kata Wayan.
Sebagai informasi Pelabuhan Benoa mempunyai empat Dermaga yaitu, Dermaga Selatan, Dermaga Timur, Dermaga Barat Selatan dan Dermaga Barat Utara. Pelabuhan Benoa mempunyai terminal penumpang domestik dengan luas 752 m² dan terminal penumpang internasional denga luas 1.014 m². Ditargetkan pengembangannya akan rampung pada 2023.
Berdasarkan data Pelindo III, pada tahun 2019, ada 79 kapal cruise yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Salah satu kelebihan kapal cruise dibandingkan dengan pariwisata berbasis transportasi udara adalah kapasitas angkutnya yang besar. Apabila pesawat terbang hanya mampu mengangkut 200-300 penumpang, kapal-kapal wisata dalam sekali angkut bisa membawa 2.000 hingga 3.000 wisatawan.
Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Benoa, Menhub didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo dan Dirut Pelindo III Doso Agung. Menhub dan Gubernur Bali kompak bermain gamelan bersama personil Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa yang menyambut kedatangannya. 
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub

Inilah Potret Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing, Siap Majukan Kuningan


KUNINGAN - Tim Provinsi Jabar Monitoring dan Evaluasi Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing Kec.Jalaksana Kab.Kuningan, Kamis (14/11/2019). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memonitoring, mengevaluasi, mensinkronisasikan dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, Kepala BPPKB Kab. Kuningan, Dra. Hj. Popy N. Puspitasari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M,Si. 
Selain itu, hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan, Hj. Ella Dian beserta jajaran pengurus PKK Kabupaten Kuningan dan Unsur Muspika Kecamatan dan undangan lainnya.
Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, mewakili Bupati Kuningan dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak PKK-Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga – Kesehatan (PKK-KKBPK-Kesehatan) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.  
Dengan kehadiran Tim Monev semoga semakin meningkatkan semangat dan motivasi kami dalam upaya meningkatkan kinerja TP PKK Desa khususnya para kader PKK.
“Saya berharap acara ini dapat dijadikan sebagai media monitoring dan evaluasi antara Pemerintah dengan masyarakat khususnya para kader PKK. Serta berharap dan mempunyai keyakinan Insya Allah Tim Penggerak PKK Desa Peusing Kecamatan Jalaksana mampu dan mumpuni untuk menjadi Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan catatan sesuai dengan kriteria dan persyaratan,” harapnya.

Sedangkan dalam arahan Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa menurut TP PKK Pusat melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan telah banyak hasil yang dicapai dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat terkait.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut hari Kesatuan Gerak PKK KB dalam rangka akselerasi pencapaian  target kerja Bidang KB dan Kesehatan. Dalam melaksanakan Program Pembangunan pada kenyataan terbukti bahwa kita menghadapi berbagai masalah yang menghambat tercapainya cita-cita untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang seutuhnya.
"Kami berharap agar segenap jajaran TP PKK Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa/Keluarahan dapat meningkatkan beberap hal, pertama meningkatkan kualitas kemitraan PKK dengan berbagai lintas sektor  baik Pemerintah maupun LSM dan organisasi kemasyarakatan,  swasta dan dunia usaha," ujarnya.
Kedua, lanjutnya, Meningkatkan kualitas dan jumlah kelompok dasa wisma dan kader lainnya guna memenatapkan pelaksanaan 10 Porogram PKK. Ketiga membina para aseptor agar lestari ber-KB dan mengajak PUS sasaran utama program KB yang belum ber-KB untuk segera menjadi Aseptor KB.
“Keempat mendorong masyarakat untuk ber PHBS di rumah tangga masing-masing dan memelihara lingkungan bersih sehat dengan sebaik-baiknya. Dan Kelima mencari upaya terobosan inovasi dan berinisiatif untuk mengembangkan program-program yang dapat menuju capaian sasaran-sasaran kegiatan secara optimal,” pungkasnya. (Pai)

HKN Ke 55, Bupati Kuningan Hadiri Kegiatan Silaturrahmi Insan Kesehatan Nasional


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH., MH menghadiri kegiatan silaturahim insan kesehatan nasional yang merupakan puncak dari Hari Kesehatan Nasional ke-55 yang dilaksanakan di lapangan Pandapa Paramartha, Sabtu(16/11/2019).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr.H. Dian Rachmat Yanuar M.Si, Hj. Ika Acep Purnama, Hj. Yoan Ridho Suganda, Hj. Ela Dian Rachmat Yanuar, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan H. Raji S.E, M.Mkes dan forkopimda.
Kegiatan puncak HKN diikuti oleh seluruh insan kesehatan di Kabupaten Kuningan bertujuan untuk menyatukan seluruh propesi kesehatan yang ada di Kabupaten Kuningan, untuk bersama sama membangun generasi yang sehat di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutan Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi adanya HKN yang telah menyelenggaran berbagai macam kegiatan yang bermanfaat.
"Dengan adanya kegiatan seperti itu pemerintah dapat memantau dan mengetahui hal-hal mana yang perlu kita tingkatkan, kita perbaiki dan masyarakat butuhkan" ucap Bupati.
Sementara itu, Bupati Acep mengatakan, dalam meningkatkan pembangunan kesehatan, hal paling utama bagaimana membangun sinergi dan kolaborasi antarstakeholder.
Akhir sambutan bupati mengajak agar kita berbuat sesuatu yang bermanfaat terutama dalam bidang kesehatan untuk mempersiapkan generasi yang sehat dan unggul. (Pai)

Kerap Terjadi Gempa Susulan, Warga Batang Dua Memilih Mengevakuasi Diri Ke Bukit


JAKARTA - Warga Pulau Batang Dua masih merasakan gempa susulan. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, sehingga mereka mengevakusi diri ke bukit pada malam hari.
Warga khawatir karena setiap hari beberapa kali terjadi gempa di Batang Dua, membuat warga trauma. Oleh karena itu, warga sadar akan dampak gempa dan keselamatan mereka. Saat malam mereka mengamankan diri naik ke atas bukit menjauhi pantai.
Jelang malam tiba, mereka membangun tenda dan tidur di sana. Siang hari mereka beraktivitas seperti biasa.
Merespon kondisi pascagempa yang berdampak di Pulau Batang Dua, BNPB mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk memonitor situasi di lapangan. Di samping itu, personel BNPB juga membawa logistik yang dibutuhkan saat tanggap darurat.
BMKG merilis gempa susulan per 16 November 2019, pukul 09.00 WITA sebanyak 151 kali, 8 di antaranya dirasakan warga.
Sementara itu, data BNPB per 16 November 2019 mencatat 36 unit bangunan rusak ringan. Gempa selain menimbulkan kerusakan di Maluku Utara juga menyebabkan kerusakan di Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Sedangkan korban luka – luka per kemarin (16/11) di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara 3 orang luka ringan dan 33 unit bangunan rusak ringan. Korban dan kerusakan terjadi di Pulau Batang Dua yang terletak di dekat pusat gempa.
Korban luka-luka disebabkan tertimba batu bata dari dinding yang jatuh, sedangkan kerusakan bangunan di Kecamatan Batang Dua pada kategori rusak ringan mencakup 28 rumah warga, 3 gereja, 1 sekolah SMAN 11 dan 1 unit gedung Bank Perkreditan Rakyat.
Data kerusakan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara masing-masing 1 unit kantor dan 2 rumah dengan kategori rusak ringan.
Sumber: Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

Sabtu, 16 November 2019

Desa Jambar Siap Menjadi Juara Dalam Program P2WKSS 2019


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lokasi Desa Binaan P2WKSS Desa Jambar. Kamis (14/11/2019).
Hadir pada kegiatan ini Ketua Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi jawa Barat Dr. Jatti Indriati, SH., M.Si, Sekretaris Daerah Dr. H. Dian rachmat Yanuar, M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan Drs. H. Dadang Supardan, M.Si, dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Yuana Ridho Suganda, SH.
Bupati menyampaikan bahwa verifikasi ini terlaksana karena kerja keras kita bersama jajaran dan seluruh perangkat dengan niatan Desa Jambar siap menjadi juara sebagai desa desa binaan program P2WKSS tahun 2019.
Menurutnya program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera atau program P2WKSS merupakan program yang dilaksanakan tiap tahun yang memilki manfaat yang sangat besar bagi desa, yaitu untuk mendorong dan menggalakan peran serta masyarakat khususnya perempuan secara aktif baik melalui pengembangan SDM maupun SDA agar terciptanya pembangunan masyarakat desa dengan perempuan sebagai penggeraknya.
"
Semoga Desa Jambar sudah siap menjadi juara program P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai upaya dalam mewujudkan Visi Kuningan MAJU melalui program P2WKSS guna mencapai tingkat kualitas hidup yang lebih berkualitas,” tambah Bupati.
Sementara itu Jati dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan program P2WKSS di provinsi jawa Barat sudah terlaksana selama 10 kali, ia menerangkan bahwa program ini sangat memberikan manfaat bagi daerah dan tentunya masyarakat dengan memberdayakan peran perempuan dalam pembangunan.
“Saya harap penyelenggaraan program P2WKSS ini dapat memunculkan kolaborasi dan inovasi serta pelaksanaan program P2WKSS Tahun 2019 ini akan membantu masyarakat Desa Jambar, Khususnya kaum perempuan mempunyai peran yang maksimal dalam pembangunan,” ucapnya.
Selain menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, juga dilaksanakannya pemberian sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis pada masyarakat Desa Jambar, dimana total penerima sertifikat PTSL di Desa Jambar seluruhnya berjumlah 2.689 sertifikat yang dibagikan secara bertahap. (pai)

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Ke 52 Tingkat Kota Cirebon



CIREBON – Kegiatan MTQ ke 52 tingkat Kota Cirebon terlihat semarak, ribuan warga sudah memadati tempat kegiatan. Warga yang sudah tidak sabar ingin melihat pembukaan MTQ yang  dilangsungkan dengan pawai ta'ruf. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH berharap, umat muslim dapat menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam mewujudkan Kota Cirebon yang agamis. 

"Nilai-nilai Qur’an harus tertanam dalam jiwa umat muslim sehingga kehidupan Islami dapat terwujud," ujar Wali Kota saat membuka acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 52 Tingkat Kota Cirebon di Halaman Gedung Setda, Jumat (15/11) malam.


Azis mengatakan Cirebon sebagai Kota Wali tentu sangat erat dengan kehidupan Islami.
“Sejak dulu masyarakat Kota Cirebon dikenal sangat erat memegang teguh dalam menjalankan kaidah Islam. Tapi tentunya umat muslim sangat menghargai keberadaan agama lain yang sudah berdampingan lama,” ungkap Azis.

Azis mengatakan kegiatan MTQ juga dapat meningkatkan nilai ketakwaan masyarakat sesuai kaidah Islam. Peran agama dalam pergaulan sehari-hari sangat berpengaruh. 
Azis berharap kegiatan dapat berjalan sukses dengan peningkatakan kemampuan para kafilah dari lima kecamatan yang ada.

“Dengan MTQ ke 52 Tingkat Kota Cirebon Kita tanamkan nilai-nilai qur’ani dalam mewujudkan kota Cirebon yang agamis,” kata Azis.

Pembukaan MTQ ke 52 Tingkat Kota Cirebon berlangsung meriah. Ribuan masyarakat sudah memenuhi arena, bahkan sebelum seremonial pembukaan kegiatan dibuka. Sebelumnya dilakukan pawai Ta’aruf dalam rangka Pembukaan MTQ.

Pawai diikuti berbagai elemen terutama ratusan peserta yang didukung masyarakat di lima Kecamatan se Kota Cirebon. 

Puncak kegiatan pembukaan menghadirkan tauziah dan doa oleh Guru Besar IAIN Sunan Gunung Jati Bandung, KH Tata Sukaya.

Para peserta dan masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan ta’aruf dan pembukaan MTQ. 
Ketua pelaksana sekaligus Kepala Kementerian Agama Mulyadi mengatakan penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu sarana menjaga kemurnian Al-Quran. 


Di samping itu MTQ juga menjadi sarana dakwah yaitu dengan upaya memperkenalkan Al-Qur’an kepada masyarakat.

“MTQ menjadi salah satu media yang sangat efektif dalam menyebarkan syiar Islam. Karena unsur seni dalam MTQ dianggap sebagai salah satu daya tarik tersendiri yang dapat mendorong minat masyarakat dalam mempelajari Al-Quran,” ujar Mulyadi.

Mulyadi berharap kegiatan akan berjalan sukses dengan mendapatkan kafillah berkualitas. Kafillah Kota Cirebon sudah banyak berkiprah dengan baik di tingkat daerah maupun nasional. (bud)

Muspika Talun Bersama Warga Dan Aparatur Desa, Bersih-Bersih Lingkungan Di Desa Kerandon


CIREBON - Unsur Muspika di Kecamatan Talun, bersama aparatur Desa Kerandon dan warga terjun membersihkan sejumlah tempat di Desa Kerandon, Sabtu (16/11/2019). 

Kegiatan tersebut dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan agar di musim hujan nanti tidak ada penyumbatan sampah, termasuk jentik nyamuk yang dapat membahayakan kesehatan warga.


Mengenai unsur muspika yang terlibat pada kegiatan ini, di antaranya dari unsur kecamatan, TNI-Polri, aparatur desa serta sejumlah unsur lain dan warga setempat.

"Mereka saling bergotong royong bersama warga dalam membersihkan lingkungan," kata warga di Desa Kerandon.

Sementara itu, kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini, selain dapat mendorong pada kebersihan lingkungan, juga menjadi ajang silaturahmi antar unsur muspika, aparatur desa dan warga. Sehingga selalu tercipta rasa kebersamaan, gotong-royong dan suasana yang kondusif. 

"Ya, ini salah satu tujuannya adalah mencipatakan lingkungan yang bersih, nyaman dan kondusif," papar salah seorang dari unsur muspika. (bam)











FITK IAIN SNJ Cirebon Gelar Sosialisasi Para Wali Mahasiswa Terkait Perkuliahaan


CIREBON - Kegiatan perdana FITK IAIN SNJ Cirebon yang mengundang 1700 orang tua  mendapat antusias dan respon positif para orang tua mahasiswa. Mereka bangga dengan inisiatif yang digagas kampus, Sabtu (16/11/2019), di gedung Pasca Sarjan, IAIN SNJ Cirebon.

Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon Dr H Farihin MPd kepada fokuscirebon.com mengatakan, kegiatan teraebut dalam rangka silaturrahmi dengan mengundang seluruh orang tua wali mahasiswa. 


"Dari fakultas keguruan ini kita mengundang seluruh orang tua wali mahasiswa semester satu untuk menghadiri kegiatan silaturrami antara kami pihak kampus dengan tujuan memberikan sosialisasi kepada para wali mahasiswa terkait perkuliahaan mahasiswa," ujarnya.

Dijelaskan, karena kegiatan ini melibatkan banyak orang, maka kegiatan dibagi pada tiga sesi.Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan kapasitas ruangan.


Kegiatan bagi mahasiswa baru ini, merupakan bentuk konsolidasi dengan wali murid, nilainya adalah  ingin konsultasi dengan orang tua mahasiswa mengenai hal-hal yang terkait dengan kegiatan akademik di masing masing jurusan, perkulihaan dan kegiatan kemahasiswaan.


"Baik selama berada di kampus maupun di luar kampus, dan kami  juga menyampaikan pesan-pesan kepada orang tua untuk saling menjaga dan mengawasi, kemudian saling membantu di antara kami,"  terang Farifin yang berniat kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap tahun dwngan kemasan yang lebih menarik lagi. (din)