FOKUS CIREBON, FC - Sejak Pukul 06.00 WIB pagi, gerbang sekolah sudah terbuka lebar. Satu persatu para guru dan staf setempat mulai berdatangan dengan pakaian yang rapih dan menyenangkan.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Minggu, 07 Agustus 2022
Lingkungan Sekolah Yang Nyaman dan Disiplin Tinggi, MAN 2 Kota Cirebon Kampus Berprestasi
Sabtu, 06 Agustus 2022
Hari Jadi Kota Cirebon Dimeriahkan Dengan Olah Raga Panahan Khas Kerajaan Mataram
CIREBON, FC - Wakil Walikota Cirebon, H Eti Herawati menjelaskan seputar Jemparingan yang berasal dari kata jemparing yang artinya anak panah. Olahraga panahan ini khas Kerajaan Mataram, yang dilakukan dengan duduk bersila.
Asal usulnya dapat ditelusuri sejak awal keberadaan Kesultanan Yogyakarta, tepatnya saat masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792). Saat itu, Sri Sultan mendorong segenap pengikut dan rakyatnya untuk belajar memanah sebagai sarana membentuk watak kesatria.
Watak kesatria sendiri terdiri dari sawiji yang bermakna konsentrasi, greget yang bermakna semangat, sengguh yang bermakna rasa percaya, dan ora mingkuh yang bermakna bertanggungjawab.
"Alhamdulillah, saat Hari Jadi ke-653 Cirebon, Gladhen Jemparingan sukses digelar dengan peserta dari berbagai daerah. Semoga dengan pelaksanaan kegiatan ini, selain olahraga juga menjadi olahrasa yang tentunya mengandung nilai filosofi mendalam dan patut kita lestarikan," ungkap Wakil Walikota Cirebon. (Nisa)
Lokakarya Mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan Wujudkan Slogan 'Back to Mosque'
CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gerakan Masyarakat (GEMAR) Kelompok 5 IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Lokakarya yang mengusung tema "Peran Masyarakat dalam Mengoptimalkan Fungsi Mesjid" di Aula Kantor Kelurahan Larangan, Harjamukti Kota Cirebon pada Hari Jumat, 5 Agustus 2022 pukul 14.00 WIB.
Kegiatan tersebut mengundang seluruh ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) yang berada di Kelurahan Larangan dan Ketua RW di lokasi mahasiswa KKN tempati dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten di bidangnya yaitu Ustadz Nasuka Faqih, S.Ag., M.E. Sy. Beliau merupakan salah satu anggota Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan penyuluh agama di Kota Cirebon.
Abdul Hamid selaku ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa lokakarya ini dapat meningkatkan pemahaman seputar peran masyarakat dalam mengoptimalkan fungsi mesjid jika dilakukan secara bersama-sama.
"Sejak 2 tahun lebih ke belakang, anak-anak terbatas melakukan kegiatan karena dampak Covid-19. Ditambah kecanduan gawai membuat mereka jauh dari mesjid. Maka dari itu, diharapkan kegiatan ini dapat mengembalikan anak-anak untuk kembali ke mesjid yang dibantu oleh para stakeholder untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat (GEMAR) Mengaji," ucap Hamid.
Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Drs. H. Mahfud, M.Ag dalam sambutannya, menegaskan bahwa akan pentingnya pelaksanaan Lokakarya yang dilakukan oleh para mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan.
"Mahasiswa dalam pelaksanaan KKN-GM tidak hanya berfokus ke mesjid, akan tetapi sosial-ekonomi masyarakat pun diteliti. Kegiatan lokakarya ini diharapkan bisa memberikan solusi atas problematika di masyarakat yang telah berlangsung 18 hari oleh mahasiswa KKN," ucap Mahfud.
Sebelum acara dibuka, Lurah Larangan yang dalam hal ini berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Sekretaris Lurah yaitu Lukman Hakim, S.E, menyampaikan bahwa kegiatan Lokakarya memberikan ruang untuk mahasiswa menyampaikan sebuah permasalahan yang ada di masyarakat dan harus dibantu dalam melaksanakan program kerjanya.
"Mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan wajib kita bantu agar program kerja yang sudah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan meninggalkan kesan baik pada masyarakat serta kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN-GM diharapkan bisa dilanjutkan oleh masyarakat yang memberikan nilai positif di dalamnya," pungkas Lukman. (Red/mid)
Jumat, 05 Agustus 2022
Mentoring Menjadi Inovasi Baru dalam Upgrading HMJ IQTAF
CIREBON, FC. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara Upgrading dengan tema "Transformasi Kinerja Kerja HMJ IQTAF yang Cerdas dan Berintegritas dalam Bingkai Solidaritas" di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis, 04 Agustus 2022.
Acara tersebut resmi dibuka pukul 08.30 WIB oleh Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I.
H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I., selaku Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir menegaskan bahwa acara ini merupakan acara penting sebagai sarana untuk meningkatkan progres HMJ IQTAF, dan acara ini berisi evaluasi, mentoring, dan sharing season.
Sehingga diharapkan HMJ IQTAF mampu memanfaatkan diskusi untuk mengolah permasalahan dan ide-ide agar mencapai output yang baik.
"Alhamdulilah kita sudah memasuki bulan ke delapan yang merupakan rangkaian agenda kegiatan di suatu organisasi untuk mentoring atau evaluasi, agar mencapai peningkatan progres HMJ. Pada hakikatnya, ketika kita berorganisasi, berarti mampu melaksanakan aktivitas simbolik terhadap orang lain," ucap Maimun.
"Teman-teman dalam upgrading ini dapat melakukan evaluasi terhadap program-program agar dapat tercapai dengan baik," tambah Maimun.
Ketua Pelaksana, Dinda Febriani, menegaskan bahwa acara ini merupakan acara esensial yang terdapat inovasi baru di dalamnya, dengan menggunakan mentoring dan mengundang beberapa demisioner, dan dari acara ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik agar terwujudnya rasa tanggung jawab dan solidaritas, serta dapat membantu progres HMJ kedepannya.
"Menggunakan mentoring dalam acara ini merupakan inovasi baru dari kinerja kerja sebelumnya, memberikan ruang untuk alumni atau demisioner agar berperan juga dalam acara ini, dengan pengalaman mereka, setiap satu divisi diberi satu mentor untuk memberikan arahan, pengalaman, serta motivasi pada divisi tersebut," ucap Dinda.
"Semoga acara ini dapat memberikan progres yang baik kedepannya," tambah Dinda.
Di kesempatan yang sama, Alfath Pangestu Danar, selaku Ketua Umum turut memberikan beberapa ucapan terkait acara tersebut.
Alfath menegaskan bahwa esensi dari acara ini merupakan peningkatan kepengurusan, memberikan rasa nyaman dan motivasi membara, serta bersama-sama bersuara, memberikan saran dan keluhannya di forum mentoring.
"Esensi dari upgrading untuk meningkatkan kepengurusan. Menciptakan kenyamanan dan semangat baru untuk pengurus, dengan sama-sama memberikan saran dan keluhannya di forum mentoring. Diharapkan, dapat memberikan semangat yang bulat karena HMJ IQTAF masih banyak acara ke depannya," ucap Alfath.
Sementara itu, acara Upgrading yang erjalan lancar ini, sebelumnya melalui beberapa tahapan, seperti mentoring, sharing session, dan ditutup dengan evaluasi.
Pada acara ini para pengurus diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat dan tekad yang bulat, memperbaiki kinerja kerja, dan terus membantu mengepakkan sayap HMJ IQTAF ke depannya. (Red/Faqieh)
Mahasiswa KKN IAIN Cirebon Adakan Penanaman Bibit Pohon Guna Hijaukan Bumi
CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Desa Pamengkang adakan Penanaman bibit pohon sebanyak 1300 guna hijaukan bumi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, dilaksanakan di Desa Pemangkang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yaitu dari tanggal 2 Agustus sampai 3 Agustus 2022.
Ketua kelompok KKN Desa Pamengkang Nazar mengatakan bahwa penanaman bibit pohon dilakukan di Desa Pamengkang yang tersebar di beberapa titik dengan mengambil tema Hijau Bumi Ku dengan Sedekah Oksigen. Dan bekerja sama dengan BPDAS HL Cimanuk Citanduy.
"Penanaman bibit pohon ini kami lakukan di berbagai titik. Pada penanaman ini kami mengambil tema Hijau Bumi Ku dengan Sedekah Oksigen," ujarnya.
Selain itu, Kepala Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon Kosasih mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya dalam kegiatan penanaman bibit pohon sebanyak 1300 bibit pohon.
"Saya ucapakan terima kasih terhadap rekan mahasiswa KKN IAIN Cirebon yang telah bekerjasama dalam Penanaman Bibit Pohon," tandasnya. (Red/Alimudin)
Kamis, 04 Agustus 2022
127 Atlit IAIN Cirebon Siap Juara Di Pesona I Bandung
Rabu, 03 Agustus 2022
Pemda Kota Cirebon Sukseskan Bangga Kencana, Jalankan Amanat Presiden RI
FOKUS CIREBON, FC - Pemda Kota Cirebon turut mensukseskan bangga kencana yang diamanatkan oleh Presiden RI kepada BKKBN, yakni dengan keberadaan kampung Keluarga Berkualitas (KB).
Kampung KB sebagai dasar pelaksanaan program tidak terbatas pada masalah pembangunan keluarga berencana dan keluarga sejahtera saja, namun juga menyangkut kondisi sosial masyarakat.
Pemanfaatan Kampung KB juga dapat digunakan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya penerapan hidup sehat sebagai salah satu dari berbagai upaya penurunan angka stunting.
Untuk itu perlu penguatan fasilitasi, koordinasi dan kerjasama antar OPD , lintas sektor dalam mendukung penguatan kampung KB serta upaya penurunan stunting di Kota Cirebon. (Indah)
Wabup Datangi Langsung Warga Miskin
KABUPATEN CIREBON - Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi mendatangi langsung warga miskin di Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Rabu (3/8/2022). Kedatangan Ketua TKPKD yang juga Wakil Bupati Cirebon kali ini sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga miskin di wilayah tersebut.
Selain itu, Wabup juga langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanggulangan kemiskinan yang dipusatkan di kantor Kecamatan Palimanan. Tak sendiri, Wabup juga didampingi oleh beberapa dinas teknis, seperti Bappelitbangda, Disdukcapil, Dinsos, Dinkes dan beberapa dinas terkait dalam melakukan monitoring.
Dalam sambutannya dihadapan kuwu se-Kecamatan Palimanan, Wabup mengungkapkan ada beberapa poin penunjang dalam menentukan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, Wabup juga menyampaikan kegiatan monev ini harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam mencari solusi atas permasalahan kemiskinan, khususnya di wilayah Kecamatan Palimanan.
"Jangan sampai barlen alias bubar klalen. Silakan dimanfaatkan untuk sama-sama diskusi dan mengetahui program yang dijalankan pemerintah, baik itu pusat, provinsi hingga tingkat Kabupaten Cirebon," ujar Ayu, sapaan akrabnya.
Dijelaskan Ayu, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi permasalahan kemiskinan ini. Contohnya dalam bidang pendidikan, ada program yang bisa dimanfaatkan masyarakat putus sekolah.
"Ada program Kejar Paket. Program itu kan ditujukan bagi masyarakat putus sekolah yang ingin melanjutkan pendidikannya. Angka putus sekolah di Kabupaten Cirebon ini cukup tinggi, sehingga berpengaruh terhadap capaian IPM," tambahnya.
Di samping itu, Wabup mengatakan sisi kesehatan juga ikut menjadi perhatian pihaknya. Saat ini, Dinas Sosial dan juga Dinas Kesehatan tengah mengejar capaian UHC (Universal Health Coverage).
Meskipun demikian, Ayu mengingatkan perlu peran serta semua pihak, termasuk desa dalam menyukseskan segala rencana program pemerintah. Hal paling utama yang bisa dilakukan, adalah dengan tertibnya data masyarakat miskin di setiap desa.
"Bapak dan ibu kuwu jangan takut untuk mencoret data masyarakat yang dianggap sudah tidak laik mendapat bantuan. Apalah arti kerja Puskesos sebagai garda terdepan verifikasi, jika di tingkat desa tidak berani mencoret," terangnya.
Terakhir, Ayu juga mengingatkan adanya keberpihakkan program desa terhadap pembangunan masyarakat. Artinya, program penanggulangan kemiskinan juga harus masuk dalam rencana program desa kedepannya.
"Tujuannya hanya satu, agar masyarakat sejahtera," tutupnya. (Hafiz)
161 Peserta Ikuti Tes Program Magister dan Doktor Pascasarjana IAIN Cirebon
Guru Besar sekaligus Direktur Pascasarjana IAIN Cirebon, Prof Dr H Dedi Djunaedi M.Ag bersama para dosen Pascasarjana pada kegiatan pembukaan tes wawancara program studi Magister dan Doktor.
FOKUS CIREBON, FC - Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali mengadakan proses penerimaan calon mahasiswa baru untuk Program Magister dan Doktor.























