Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 10 Juni 2021

Pemkot Cirebon Sambut Baik Perusahaan Swasta yang Mendukung Program Pemerintah

FOKUS CIREBON, FC - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyambut baik setiap perusahaan swasta yang mendukung program-program pemerintah, termasuk program penanggulangan kebencanaan untuk meminimalkan korban jiwa.


Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat menerima bantuan sosial berupa satu unit mobil ambulans dari PT Sumber Alfarian Trijaya, Tbk cabang Plumbon. 

“Penyerahan mobil ambulans ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari pengusaha,” ungkap Eti.

Mobil ambulans yang diberikan kepada Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh perangkat daerah terkait. “Gunakan sebagaimana mestinya, pertanggungjawabkan dengan baik,” tegas Eti. 

Keberadaan mobil ambulans untuk KPBD Kota Cirebon diharapkan bisa menjadi instrumen pendukung dalam pelaksanaan tugas penanggulangan bencana dengan maksimal. 

“Sehingga dapat meminimalkan terjadinya korban jiwa karena kejadian kebencanaan,” ungkap Eti.

Selanjutnya Eti berharap apa yang telah dilakukan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk hari ini dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk mengaplikasikan semangat gotong royong, kesetiakawanan serta kedermawanan dalam penanggulangan bencana.

“Saya juga berharap pelaku usaha di Kota Cirebon dapat meningkatkan kegiatan tanggung jawab sosial di sejumlah bidang strategis,” harap Eti. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Sementara itu Kepala KPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar, S.T., mengucapkan terima kasih atas bantuan mobil ambulans yang diberikan hari ini. 

“Adanya mobil ambulans dapat meningkatkan kinerja kami dalam memberikan pertolongan kedaruratan,” ungkap Khaerul. 

Selama ini, lanjut Khaerul, saat membutuhkan ambulans mereka selalu berkoordinasi dengan instansi lainnya.

Personil mereka menurut Khaerul juga telah siap mengoperasikan mobil ambulans ini. “Anggota kami juga telah mendapatkan pelatihan medis kedaruratan dari 119,” ungkap Khaerul.

Sedangkan Lilik Suhada, Brand Manager PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk menjelaskan mereka senantiasa bekerja sama dan bersinergi dengan pemerintah daerah. 

“Bantuan yang kami berikan juga disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah,” ungkap Lilik. 

Dijelaskan Lilik, apa yang mereka lakukan merupakan kegiatan kemanusiaan dan kesetiakawanan terhadap sesama manusia. (Hafiz)

Rabu, 09 Juni 2021

Berikan Pelayanan, Dinas PUPR Kota Cirebon Intensifkan Pemeliharaan Jalan

Pemeliharaan Jalan


CIREBON, FC – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cirebon mengintensifkan pemeliharaan jalan di sejumlah titik di Kota Cirebon. 

“Kami terus intensifkan pemeliharaan jalan. Pemeliharaan jalan ini dilakukan antara lain dengan cara melakukan tambal sulam lubang-lubang jalan yang tidak terlalu dalam,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Cirebon, Syaroni ATD., M.T, Rabu, (9/6/2021).

Diakuinya, jalan di Kota Cirebon yang membutuhkan perbaikan cukup banyak, di antaranya wilayah selatan Cirebon atau masuk ke Kelurahan Argasunya. 

“Jalan Pramuka, Sumurwuni, Cibogo, termasuk juga di dalam kota ada yang butuh perbaikan. Wilayah selatan itu kerusakannya hanya bisa diperbaiki melalui perbaikan jalan yang menyeluruh,” ujarnya.

Menurutnya, adanya penyesuaian anggaran di Dinas PUPR sendiri pada 2021 ini mencapai Rp18,7 miliar, yaitu penyesuaian pertama mencapai Rp 11,9 miliar dan penyesuaian yang kedua mencapai Rp 6,8 miliar. 

“Hal ini membuat kegiatan perbaikan jalan tertunda. Meski anggaran untuk pemeliharaan jalan tidak terlalu signifikan, namun kami upayakan titik-titik yang sering dilintasi masyarakat untuk ditambal,” tuturnya.

Titik-titik ini antara lain di Jalan Cangkring Kecamatan Kejaksan, Jalan Sutomo Kecamatan Kejaksan, juga di Jalan Pronggol Kecamatan Lemahwungkuk. 

“Tim kami keliling untuk menambal lubang-lubang itu. Kami harapkan masyarakat bisa memahami persoalan ini,” katanya.

Sementara itu, salah satu titik yang dilakukan pemeliharaan oleh Dinas PUPR adalah jalan Pronggol, tepatnya di jembatan dekat kantor Kecamatan Lemahwungkuk. 

Ketua Forum Masyarakat Pegambiran, Ratno Supriyatno mengatakan, perlunya jalan tersebut diperbaiki agar meminimalisir kejadian kecelakaan dan membuatt nyaman pengguna jalan.

“Akhirnya kami usulkan dan koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk membuat surat ke Dinas PUPR dan kemarin sudah mulai diperbaiki,” kata Ratno.

Pria yang akrab disapa Nano ini menambahkan, Forum Masyarakat Pegambiran saat itu meminta Dinas PUPR Kota Cirebon untuk menjadikan jalan rusak ini menjadi skala prioritas. “Apalagi di sini banyak dilintasi mobil yang ukurannya besar,” katanya. (bang)

Tingkatkan PAD, Bank BJB Buka Terobosan Digitalisasi Layanan

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa pandemi Covid-19, sejumlah terobosan harus dilakukan, termasuk memberikan pelayanan secara digital.


FOKUS CIREBON, FC - Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat menghadiri webinar dengan tema Dukungan Digitalisasi Bank BJB untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah di Masa Pandemi Covid-19, Rabu (9/6).

“Dalam keterbatasan ruang dan gerak masyarakat karena pandemi memang diperlukan perubahan yang signifikan,” ungkap Azis. Sehingga perekonomian yang sempat terpuruk karena pandemi Covid-19 bisa kembali meningkat.

Salah satu perubahan dan terobosan yang bisa dilakukan yaitu dengan digitalisasi layanan. “Transformasi digital memegang peranan penting dalam kehidupan perekonomian masa kini,” ungkap Azis. 

Digitalisasi juga dapat mendorong pembangunan yang inklusif  serta meningkatkan kualitas pembuatan kebijakan. 

“Digitalisasi juga dapat membentuk daya tahan dan daya saing yang tinggi bagi produsen,” ungkap Azis. 

Sehingga bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumen bahkan hingga pandemi Covid-19 mendatang dinyatakan usai.

Dalam lingkup pemerintahan, digitalisasi juga tidak dapat dihindarkan. Bahkan sudah menjadi kewajiban dengan adanya arahan penggunaan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). 

“Dalam penyelenggaraan pemerintahan, implementasi ETPD untuk mengelola keuangan daerah dapat menciptakan praktik yang efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkap Azis.

Untuk itu, Azis mengapresiasi segala bentuk digitalisasi yang telah dilakukan Bank BJB. “Bank BJB telah menunjukkan kesiapannya,” tegas Azis. 

Baik sebagai mitra kolaborasi pemerintah daerah serta penetrasi digitalisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menambah pemasukan untuk PAD di Kota Cirebon.

Sementara itu, Kepala Bank BJB Kota Cirebon, Budi Jamaludin, menjelaskan mereka senantiasa menjadi partner pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk membantu meningkatkan penerimaan PAD.

“Untuk itu kami senantiasa berinovasi dengan memberikan sejumlah fitur layanan digital yang bisa dimanfaatkan,” ungkap Budi.

Segala fitur yang sudah disiapkan dapat mempermudah masyarakat melakukan transaksi keuangan. “Bahkan uang elektronik pun sudah tertanam pada aplikasi BJB Digi yang kami miliki,” ungkap Budi. 

Layanan digitalisasi dari perbankan ini, katanya, sangat membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. (din)

Juni 2021, Disnaker Kota Cirebon Menerapkan Sistem Online Bagi Pendaftaran Kartu Kuning

FOKUS CIREBON, FC  – Mulai Juni ini, Kota Cirebon mulai menerapkan sistem online dalam pendaftaran kartu kuning bagi para pencari kerja. Pendaftaran secara online ini dilakukan di aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Setelah pendaftaran secara online, para pencari kerja bisa mencetak kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon.

“Masukkan data diri dulu di aplikasi Sisnaker ini, setelah itu bawa berkas yang sudah diinput ke kantor Disnaker, baru dicetak,” tutur Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Cirebon, Dra. Fatwa Alfatiyah, Rabu, 9 Juni 2021.

Selama ini, menurutnya, pendaftaran dilakukan secara manual di kantor Disnaker. “Tadinya kan pencari kerja daftar untuk pembuatan kartu kuning ini mendaftar langsung secara manual di Disnaker, kami yang input datanya. Sekarang, mereka yang input datanya secara online,” katanya.

Perubahan ini sendiri dilakukan seiring dengan sistem digitalisasi. Salah satu bagian dari aplikasi Sisnaker ini adalah aplikasi Karirhub, yang bermanfaat bagi para pencari kerja dalam mencari lowongan kerja yang diminati, sebab di dalamnya terdapat perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan.

“Kemudian, pihak perusahaan juga bisa memantau para pencari kerja di aplikasi Karirhub ini, jika ada pencari kerja yang sesuai dengan spesifikasi yang mereka cari, pihak perusahaan bisa langsung menghubungi Disnaker dan perusahaan juga wajib input data di aplikasi ini,” ujarnya.

Selain itu, menurut Fatwa, melalui aplikasi ini,  data para pencari kerja bisa langsung diketahui oleh Kementerian Tenaga Kerja. 

“Misalnya data pengangguran, bisa saja kan orang yang tadinya pengangguran tapi sudah diterima bekerja di suatu perusahaan. Data perubahan dari pengangguran ke bekerja ini tidak berubah karena biasanya tidak ada laporan, namun melalui aplikasi tersebut bisa diketahui berapa data pencari kerja, berapa data yang diterima perusahaan, berapa data yang belum diterima bekerja,” kata Fatwa.

Biasanya, tambah Fatwa, sebelum ada aplikasi ini seseorang yang sudah diterima bekerja tidak melapor ke Disnaker. 

“Mungkin bagi mereka jika sudah diterima bekerja ya sudah tidak perlu lapor, padahal itu perlu dilakukan. Perusahaan pun harusnya memberi tahu ke kami sudah menerima berapa pencari kerja, hal itu dilakukan agar kami bisa mengetahui pasti data pencari kerja,” ujarnya.

Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kota Cirebon, Bagus Setiyo Nugroho, S.P. mengatakan, jika pencari kerja sudah membuka aplikasi Sisnaker, maka secara otomatis akan ditampilkan pula aplikasi Karirhub. “Nanti pencari kerja harus mengisi profil mereka di aplikasi Sisnaker, kemudian lanjut ke aplikasi Karirhub yang merupakan kesatuan dengan Sisnaker,” ujarnya.

Bulan Juni-Juli merupakan waktu puncak para pencari kerja mendaftar untuk mendapatkan kartu kuning.

“Puncaknya pencari kerja untuk daftar kartu kuning ini ya Juni-Juli, sebab banyak lulusan SMA/SMK yang mendaftar kartu kuning ini untuk antisipasi mereka masuk kerja,” katanya.

Sejak awal Juni lalu, para pencari kerja yang mendaftar untuk mendapatkan kartu kuning ini bisa mencapai 50 orang per hari. 

“Tapi pernah waktu Senin lalu sampai 80 orang per hari. Biasanya pendaftaran ini dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, tapi banyak yang sudah datang sejak pukul 07.00 WIB,” tutur Bagus.

Ia menambahkan, karena aplikasi Sisnaker ini baru digunakan pada bulan ini, banyak pencari kerja yang belum mengetahuinya.

“Mereka banyak yang datang langsung ke kantor Disnaker dengan membawa berkas yang dibutuhkan, tapi kami arahkan mereka untuk daftar terlebih dahulu di aplikasi tersebut. Sebetulnya di website Disnaker Kota Cirebon, penggunaan aplikasi ini sudah disosialisasikan, ke depan kami akan sosialisasikan juga ke perusahaan-perusahaan,” ungkapnya. (Heri)

Jalin Kerjasama di Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, IAIN Cirebon Kunjungi UNIDA Gontor

DISKUSI : Sesi tanya-jawab dan tukar pikiran antara fungsionaris AFI-UNIDA Gontor dan AFI-IAIN Cirebon


GONTOR, FC - Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mendapatkan kunjungan dari Program studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (9/6/2021).

Dalam kunjungan kerjasama tersebut, pertemuan dilakukan di kantor Fakultas Ushuluddin dan disambut oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin beserta fungsionaris program studi.

Sementara rombongan IAIN Syekh Nurjati terdiri dari jajaran fungsionaris program studi dan beberapa staff. 

"Kunjungan ini bermaksud untuk saling tukar pikiran terkait persiapan akreditasi dan juga menjalin kerjasama dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Khususnya dalam publikasi kolaborasi antara dosen-dosen dan dosen-mahasiswa," terang Pranata Humas IAIN Cirebon,  H.M.Arifin M.Pd.I dalam siaran persnya.

Di pihak UNIDA, Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuluddin, Al-Ustadz Moh. Isom Mudin, M.Ud membuka pertemuannya tentang program, visi, misi dan profil Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. 

Jalin kerjasama

Menurutnya, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam adalah satu-satunya Prodi di UNIDA Gontor yang mempunyai program S1, S2 dan S3. 

Dalam pertemuan tersebut, diskusi terjalin hangat dan informatif dengan beberapa saran dan masukan dari Kepala Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Program Doktoral, Al-Ustadz Dr. Jarman Arroisi, M.A.

"Kunjungan ini diharapkan menjadi awal kerjasama yang baik antara AFI-UNIDA dan AFI-IAIN khususnya dan tingkat universitas pada umumnya. Sehingga masing-masing pihak dapat meningkatkan kualitas dari sisi struktural dan kultural," paparnya. (din)

Selasa, 08 Juni 2021

Tim Futsal Kota Cirebon Siap Berlaga di Babak Kualifikasi PORPROV JABAR

Tim Futsal Putra dan Putri siap berlaga di BK PORDA JABAR


KESAMBI FC - Tim Futsal Kota Cirebon bersiap mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (BK PORPROV JABAR) tahun 2022 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Sumedang, Selasa, (8/6/2021).
 
Ketua Asosiasi Futsal Kota Cirebon, Amroni, SE MM, mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang melaksanakan pemusatan latihan bagi atlet futsal putra dan putri yang dipusatkan di GOR Bima Kota Cirebon. 

Sementara babak kualifikasi untuk putra digelar pada 14 - 19 Juni 2021, sedangkan untuk putri digelar pada tanggal 21 hingga 25 Juni 2021.

Amroni menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Laws of The Game kepada para pelatih dan juga para pemain futsal.

Menurut Amroni, kegiatan tersebut dalam upaya memberikan edukasi kepada pemain termasuk pelatih. Dikarenakan dalam peraturan futsal ada amandemen dan perubahan yang harus diketahui.

"Dari segi kostum, segi tendangan pojok, segi tendangan gawang, pada saat pertama kali kick off dan pelanggaran serta sebagainya harus diketahui mereka sebelum berlaga," ujar Amroni.

Perubahan-perubahan yang terjadi ini, menurut Amroni mengacu kepada instruksi PSSI. Utamanya, karena tim futsal Kota Cirebon sudah sampai tingkatan Jawa Barat sehingga wajib memahami perubahan perubahan aturan bermain. 

"Harapannya anak anak tidak jadi kaku dan buta dalam permainan di tingkat Jawa Barat, jangan sampai kita tidak paham kena kartu kuning. Diharapkan bisa memahami," terang Amroni.

Diakhir perbincangannya, Amroni meminta doa restu dari masyarakat Kota Cirebon agar Tim Futsal bisa lolos dalam BK, sehingga bisa tampil  dan berlaga di Porprov Jabar Tahun 2022 nanti. (Didi)

Lewat Webinar, PSGA IAIN Cirebon Bedah Persepektif Postcolonial Dalam Gerakan Perempuan

Webinar tentang persepektif postcolonial dalam gerakan perempuan, Selasa, (8/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Pusat Study Gender dan Anak IAIN Syekh Nurjati Cirebon sangat tertarik untuk membahas soal-soal perempuan dan pergerakannya. Untuk membedah segment ini, PSGA IAIN Cirebon menggelar webinar tentang persepketif postcolonial dalam gerakan perempuan, Selasa, (8/6/2021).

Dalam kegiatan ini, PSGA mengundang dua pemateri terkemuka yakni Katrin Bandel, Ph.D (Muslimah Jerman, Universitas Sanata Darma Yogyakarta), dan Wakhit Hasim, M. Hum (IAIN Syekh Nurjati Cirebon) dengan di moderatori oleh Mumtaz Afridah, M. Psi.

Ketua PSGA IAIN SNJ Cirebon,  Naila Farah M.Ag dalam sambutannya menjelaskan, postcolonial adalah strategi penjajah yang sangat menarik untuk didiskusikan, mengingat posisi perempuan pada persepektif postcolonial dalam gerakan perempuan sangat  membatasi ruang gerak perempuan dalam ruang bermasyarakat.

Sementara itu, Katrin Bandel, Ph.D (Muslimah Jerman, Univ. Sanata Darma Yogyakarta), pemateri pertama menyatakan, membedah tentang pengalaman perempuan dalam konteks pascakolonial memang menjadi sudut pandang tersendiri. Apalagi menempatkan kajian gender dalam konteks lebih global, sebab dari konteks relasi kekuasaan global ini akan lebih terlihat kehidupan yang senyatanya.

Katrin juga menjelaskan bahwa penjajahan ini memiliki efek yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah budaya bercampur (hibrid) antara budaya lokal dan eropa, dengan catatan bahwa yang lokal direndahkan dan yang barat dipandang superior.

"Inilah efek dari postcolonial di mana yang lokal dianggap tertinggal dan primitif dan berbeda dengan barat yang superior," jelasnya. 

Dalam situasi ini, tentu identitas diri menjadi masalah, di mana muncul perasaan inotentitas (merasa tidak otentis), kemudian kalau meniru penjajah juga, maka pribumi tidak akan pernah menjadi sama dengannya.

Kemudian, identitas murni pun sulit dicari, baik karena hibridiaasi yang sudah terjadi, maupun karena tradisi lokal pun tidak lepas dari pengaruh penjajah.

"Jadi hubungan dengan budaya penjajah, maupun dengan budaya sendiri menjadi ambivalen. Karena merasa tertindas tapi sekaligus mengagumi penjajah," terang Katrin.

Katrin juga menjelaskan, bahwa situasi yang kompleks tersebut mempengaruhi tatanan gender, di mana perempuan dituntut dan menuntut diri menjadi modern, yaitu mengadopsi identitas yang dipandang superior dan lebih maju.

Di sisi lain, perempuan juga sering dituntut untuk mempertahankan tradisi di saat dunia luar terus bertransformasi, sehingga rumah tangga dijadikan sebagai ruang pertahanan adat ketimuran.

Dicontohkan oleh Katrin, bahwa konsep ambivalensi itu, bisa dilihat dari pengalaman perempuan terjajah, seperti tokoh Nyai Ontosoroh dalam Tetralogi Pramoesya Ananta Toer.

"Jadi sangat jelas, kolonial ini mencoba untuk mengkonstruksi perempuan yang diciptakan oleh situasi kolonial ini, dan perempuan elit kolonial ini menjadi kekuatan baru dari perempuan baru yang diciptakan, seperti mahasiswa yang kuliah di barat dan lainnya," katanya.

Selain itu juga muncul representasi, yakni munculnya pengusaha, pendidikan serta organisasi feminis. Ini tentu menjadi problematis tersendiri, karena subaltern ini terjadi relasi yang rumit, antara elit perempuan dengan perempuan subaltern yang ingin mempresentasikannya. 

Maka untuk menyentuh perempuan subaltern ini, kata Katrin, maka dibutuhkan literasi internasional, agar perempuan subaltern (masyarakat yang paling tertindas) seperti komunitas buruh dan lainnya dapat mewujudkan struktur institusional yang memvalidasi suaranya (Perempuan subaltern).

Wakhit Hasyim pembicara kedua secara singkat juga menjelaskan tentang seputar perjuangan keadilan laki-perempuan di Indonesia. Yang dimulai dari kekerasan perempuan.

Kekerasan perempuan menurut  hukum, katanya, merupakan tindakan serangan satu individu kepada individu lain yang berdampak merugikan, melukai, memanfaatkan dan lain-lain. 

Kekerasan itu, terang Wakhit, ada dalam unsur susunan sosial. Sebab susunan sosial menyangkut  manusia sebagai kelompok, proses atau relasi, nilai atau norma serta lembaga sosial.

Wakhit juga menjelaskan, bahwa hal itu juga bisa dilihat dari sudut pandang psikologi kekerasan, yakni kekerasan yang bersifat relasional, juga relatif bersifat intensional, termasuk ekspresi intensional mewujudkan dalam kesadaran patriarki berlapis, seperti kesadaran kognisi, kesadaran afeksi dan kesadaran psikomotor. Selain juga bersifat berkesadaran, kekerasan juga memiliki dimensi ketidaksadaran.

"Dimensi wacana ini membuat kekerasan yang dimaklumi dan poligami yang dibenarkan secara sesuai peran gender. Termasuk menjadikan perempuan dalam patriatki, yakni ada konstruksi dan strukturasi, yaitu membentuk dan dibentuk," jelasnya.

Tetapi kita juga tahu bahwa narasi kewacanaan dibalik perempuan, seperti yanh twrjadi di Indonesia, di antaranya politik etik swbagai anak renaissance (Kartini), kemudian revolusi dan peran penting perempuan (orde lama), pembangunan melibatkan perempuan (orde baru) serta  gender dan pembangungan (reformasi). (din)

Minggu, 06 Juni 2021

Aktivis BBC, R.Jarum Terpilih Menjadi Ketua DPD KNPI Kota Cirebon

R.Jarum, Ketua terpilih DPD Knpi Kota Cirebon.


KESAMBI, FC - Pemilihan Ketua DPD Knpi Kota Cirebon pada Musyawarah Daerah (MUSDA) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cirebon, pekan Minggu, (6/6), akhirnya dimenangkan oleh R.Jarum dari OKP Buah Batu Corp (BBC).

Kemenangan R.Jarum pada proses pemilihan Ketua setelah mengalami 2 putaran pemungutan suara, dan mendapatkan 35 suara, sehingga mengalahkan calon lainnya Reza Mansyur yang mendapatkan 26 suara.

Usai terpilih dan ditetapkan dalam Sidang Pleno sebagai Ketua DPD KNPI, R.Jarum kepada fokuscirebon.com mengatakan, dirinya merasa sangat bersyukur mendapat amanah baru sebagai Ketua DPD KNPI Kota Cirebon. 

Menurutnya, amanat ini diharapkan bisa membawa KNPI, Pemuda dan OKP Kota Cirebon lebih maju dan maksimal dalam bergerak di bidang pemudaan.

"Slogan yang saya usung adalah Mempersatukan Pemuda Kota Cirebon," jelasnya.

Dengan slogan tersebut lanjut R.Jarum, dirinya mempunyai Visi, Mewujudkan Pemuda Kota Cirebon Yang Mandiri, Inovatif, Berbudaya, Sehati, dan Mempererat Tali Persaudaraan Pemuda. 

Sedangkan Visinya, lanjut R. Jarum akan dijabarkan melalui Misinya, yakni Mendorong kemandirian ekonomi pemuda yang inovatif, Mengajak pemuda untuk  mencintai kearifan lokal dan memiliki ati diri bangsa, Bersinergi dengan program pembangunan daerah Kota Cirebon dan menghinpun seluruh OKP untuk membangun kebersamaan dalam keberagaman latar belakang.

Tidak hanya itu, R.Jarum pun mengaku telah menyiapkan program-program unggulan untuk para pemuda dan akan bersinergi dengan Karang Taruna serta Dinas Pemuda Olah Raga Kota Cirebon. (Didi)

Sabtu, 05 Juni 2021

LPM IAIN Cirebon Hadiri Kegiatan Rembug Nasional Forum Penjaminan Mutu PTKIN Se Indonesia di Ternate

Acara Rembug Nasional Forum Penjaminan Mutu PTKIN yang dilaksanakan di Ternate, pada 3-5 Juni 2021. 


FOKUS CIREBON, FC – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Cirebon mengikuti acara Rembug Nasional Forum Penjaminan Mutu PTKIN yang dilaksanakan di Ternate, pada 3-5 Juni 2021. 

Acara yang diikuti oleh hampir seluruh PTKIN se Indonesia ini, dihadiri kurang lebih 114 peserta yang berasal dari 102 LPM, 48 PTKIN ditambah 12 dari Kemenag.

Adapun Rundown acara Rembug Nasional Forum Penjaminan Mutu PTKIN, dimulai dari Check in Peserta di Lobby Hotel, berikut  makan siang di Restoran Hotel setempat.

Kemudian pada pukul 19.00 – 20.00 dimulainya kegiatan yang ditandai dengan acara pembukaan dan laporan panitia Rembug Nasional Korwil Timur mewakili Forum Penjaminan Mutu.

Acara kemudian dilanjut dengan sambutan selamat datang dari Rektor IAIN Ternate dan dilanjut sambutan Direktur PTKI sekaligus membuka acara Rembug Nasional Forum Penjamu Tahun 2021, oleh Prof Dr. Suyitno.

Usai pembukaan pada pukul 21.00- 22.30, kegiatan dilanjut dengan Sarasehan Manajemen Perubahan: 
Program Prioritas Direktorat PTKI Tahun 2021 dan Arah Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu PTKIN.

Sementara acara pada Jum’at, 4 Juni 2021 WIT, dimulai dengan acara Sarasehan Manajemen Perubahan: PP No. 46/2019 dan Relevansinya dengan Sistem Penjaminan Mutu PTKIN oleh Ketua Forum Penjaminan Mutu PTKIN.

Kemudian acara dilanjut lagi dengan kegiatan Sarasehan Manajemen Perubahan: Revisi Permenristekdikti No. 62/2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Relevansinya dengan Kebijakan Kampus Merdeka oleh Prof. Aris Junaidi.

Sementara itu, sebelum dilanjut ke acara Focussed Group Discussion:
Identifikasi Sasaran dan Program Strategis LPM Menghadapi Current Issues dan Perubahan oleh Forum Penjamu PTKIN (Komisi 1, 2, dan 3), sebelumnya pada pukul 17.00 dilakukan Tes Antigen di Lobby Hotel. 

Pada malamnya, sekitar pukul 21.00 – 21.30 kegiatan dilanjut dengan Presentasi Rumusan Hasil FGD Komisi 1, 2, dan 3 dan Pembacaan Rekomendasi Rembug Nasional Presidium.

Pada Sabtu, 5 Juni 2021, kegiatan dibuka dengan acara Laporan Kegiatan Forum Tahun 2020-2021
Presidium dan setelah itu seluruh rangkaian acara ditutup oleh  Kemenag dan Presidium.

Dalam acara acara Rembug Nasional Forum Penjaminan Mutu PTKIN yaang diselenggarakan di Ternate, di hotel Muara Ternata dengan tuan rumah IAIN Ternate se memiki 3 agenda penting yakni, silaturrahim antar LPM seluruh PTKIN Se Indonesia, Pergantian kepengurusan, Update Informasi dan agenda LPM seluruh PTKIN Se Indonesia.

Dalam kesempatan ini, para peserta bisa saling kenal, saling sapa, dan saling bertukar pikiran.

"Pertemuan ini memang diagendakan rutin dilaksanakan karena setiap masa jabatan habis, para pejabat LPM di tiap perguruan tinggi di LPTKIN akan terus berganti. Jadi dengan forum ini bisa dimanfaatkan sebagiaaforum silaturrahim," ujar Ketua LPM IAIN Cirebon, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf M.Si.

Selanjutnya, dalam forum ini dilakukan pemilihan pengurus baru setelah masa jabatan pengurus lama berakhir. 

Dalam forum yang dilakukan pemilihan secara langsung dengan menggunakan google ini, terpilih 3 kandidat ketua, yakni Prof Dr. H. Ali Mudlafir M.Ag Ketua LPM UIN Surabaya, Muhammad Zuhdi, MA, Ph.D Ketua LPM UIN Jakarta, 
Dr. Winengan MSI Ketua LPM UIN Mataram.

Akhirnya setelah melakukan pemilihan tahap ke 2 terpilihlah ketua Forum Penjaminan Mutu PTKIN periode 2021-2023 yaitu Prof Dr. H. Ali Mudlafir M.Ag Ketua LPM UIN Surabaya.

Kemudian dalam rangka update informasi penjaminan mutu di lingkungan PTKIN se Indonesia, dalam acara ini dilakukan FGD (Focus Group Discussion) dan saresehan.

Dalam FGD ini topik bahasannya adalah mengupas Permenristekdikti No. 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. 

Peserta dibagi menjadi 3 kelompok dengan rincian sebagai berikut :
SPMI (Sistim Penjaminan Mutu Internal), LPM IAIN Cirebon mendelgasikan Muhsin Riyadi, MA, Kpus Audit, SPME (Sistem Penjaminan Mutu Eksternal).

LPM IAIN Cirebon juga mendelgasikan Toheri M.Pd, Sekretaris LPM dalam kelompok ini.

LPM IAIN Cirebon juga mendelegasikan Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf Msi, Ketua LPM IAIN Cirebon dan Yeti Nurizzati, Msi, Kepala Pengembangan Standar LPM IAIN Cirebon dalam kelompok ini.  

Pada kegiatan saresehan dilaksankan 3 saresehan yakni, Program Prioritas Direktorat PTKI Tahun 2021 dan Arah Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu PTKIN Kemenag. Kemudian PP No. 46/2019 dan Relevansinya dengan Sistem Penjaminan Mutu PTKIN Ketua Forum Penjaminan Mutu PTKIN dan ketiga, Revisi Permenristekdikti No. 62/2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Relevansinya dengan Kebijakan Kampus Merdeka oleh Prof. Aris Junaidi. (din)


DSPPPA Kota Cirebon Mulai Mendata Penyandang Disabilitas Untuk Megikuti Vaksin Covid 19

Kepala Bidang Sosial DSPPPA Kota Cirebon, Aria Dipahandi, S.H., M.Kn.


CIREBON, FC – Data penyandang disabilitas di Kota Cirebon tercatat ada 525 orang, terdiri dari penyandang disabilitas fisik, intelektual, sensorik, dan mental. Namun, dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya memenuhi persyaratan untuk divaksin.

Kendati begitu ada 60 orang diantaranya memenuhi persyaratan. Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon pun mulai melakukan pendataan penyandang disabilitas untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. 

“Dari 525 orang ini, 60 orang di antaranya memenuhi persyaratan dari segi usia dan persyaratan lainnya, dan baru 17 orang yang bersedia divaksin, data ini kemungkinan akan berubah, mudah-mudahan terus bertambah,” ujar Kepala Bidang Sosial DSPPPA Kota Cirebon, Aria Dipahandi, S.H., M.Kn., Jumat, 4 Juni 202 Wisata dan Ekonomi di Pesisir Kota Cirebon.

Menurutnya, untuk vaksinasi Covid-19 terhadap penyandang disabilitas ini sudah dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai pihak teknis yang melakukan vaksin.

“Koordinasi belum terlalu intens tapi sudah pernah diawali. Untuk jadwal vaksin maupun tempatnya belum ditentukan,”  ujarnya.

Ia menambahkan, penyandang disabilitas pun harus terus diperbaharui jumlahnya. “Kadang ada yang meninggal dunia, kemudian barangkali ada yang sembuh, makanya kenapa untuk penyandang disabilitas ini kami terus update data agar jumlahnya sesuai dengan kondisi saat ini, dan data terbaru adalah 525 orang,” ujar Aria.

Sementara itu, Pendamping Disabilitas DSPPPA Kota Cirebon, Nakiah Dimitri Kertanegara mengatakan, dari total 525 penyandang disabilitas ini yang termuda adalah umur 9 tahun hingga 59 tahun. 

“Sehingga dari segi umur ada yang tidak memungkinkan untuk divaksin, karena ada yang masih di bawah umur 18 tahun,” katanya.

Menurutnya, pihaknya sudah berkeliling mengunjungi penyandang disabilitas ini untuk menyampaikan rencana vaksinasi Covid-19. 

“Hambatannya ada. Misalnya penyandang disabilitas mental, mereka harus didampingi keluarga sebab sebelum divaksin ada proses screening kesehatan,” ungkapnya.

Ia mengakui, di antara mereka ada juga yang telah memenuhi persyaratan vaksin namun justru enggan untuk divaksin. 

“Sebab mereka melihat dari media sosial bahwa efeknya vaksin itu begini. Jadi di antara mereka ini juga ada yang mau dan ada yang tidak mau, selain juga tidak memenuhi persyaratan untuk divaksin. Kemudian, dikhawatirkan keluarga juga turut mempengaruhi,” katanya.

Meski demikian, menurutnya, DSPPPA Kota Cirebon terus melakukan pendekatan kepada penyandang disabilitas ini. “Kita door to door terhadap mereka dan hampir setiap hari kita lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cirebon Trimulyaningsih, S.K.M., M.K.M., mengatakan, pihaknya memang sudah berkoordinasi dengan DSPPPA Kota Cirebon terkait data penyandang disabilitas. 

“Hanya saja memang sasaran vaksin dari penyandang disabilitas ini belum kita terima secara pasti, misalnya usia di bawah umur masih masuk. Namun kita terus berkoordinasi terkait data ini sehingga Dinkes akan menerima data real penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan untuk divaksin,” ujarnya. (Bambang)

KPI IAIN Cirebon Undang Instruktur Literasi Nasional Kemdikbud RI Pada Event Webinar


FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) bukan hanya mempelajari teori saja, melainkan mempraktikkan langsung apa yang telah dipelajari. 

Seperti halnya dengan Mahasiswa KPI semester 4B yang baru saja menggelar sebuah event webinar dengan tema “Membangun Jiwa Sosial Pada Generasi Milenial” Kamis, (3/6/2021).

Sejawat Humanisme Organizer (SEHUOR) merupakan sebuah event yang diadakan oleh mahasiswa KPI 4B sebagai praktik dari mata kuliah Event Organizer.

Acara webinar ini terbuka untuk umum dan gratis, selain itu terdapat doorprize untuk peserta yang aktif. 

Berbeda dengan webinar lainnya, SEHUOR melakukan open donasi yang akan diserahkan kepada salah satu panti asuhan di Kota Cirebon pada tanggal 9 Juni 2021.

Webinar diadakan dengan sistem semi offline. Pemateri dan panitia melaksanakan event-nya secara offline bertempat di Haku Coffee dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Peserta mengikuti webinar secara online via Google Meet, dengan jumlah 100 peserta yang terdaftar.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan sambutan oleh Subhanur Hakim selaku Ketua Pelaksana. Subhan mengucapkan rasa terima kasih karena Webinar ini terlaksana dengan baik. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan acara ini baik panitia, peserta, sponsor, maupun mediapartner," tutur Subhan.

Setelah itu, Rani Ika Wijayanti, M. Med. Kom, selaku dosen Mata kuliah Event Organizer turut memberikan sambutan dan juga support kepada panitia, dan dilanjut dengan berlangsungnya webinar oleh Istiqomah selaku moderator. 

Dosen IAIN Sykeh Nurjati M. Andi Hakim, S. Pd. M. Hum, juga sebagai Instruktur Literasi Nasional Kemdikbud RI sebagai pembicara pada webinar ini. 

Diujung pembicaraan Pak Andi menyampaikan sebuah quotes yaitu, “Raih cita-cita, kemudian bangun citra (Kesan di hadapan Tuhan) maka cinta akan datang menghampiri,” ucap Andi.

Setiap event pasti memiliki kekurangan, seperti yang diungkapkan Subhan. 

“Kendala setiap acara apapun itu pasti ada, seperti webinar ini peserta terkendala oleh kuota ataupun jaringan, atau panitia yang kurang maksimal dalam mempersiapkan acara," paparnya.

Diakhir perbincangan, Subhan memberikan harapannya. "Harapan Saya semoga kedepannya bisa merealisasikan acara-acara sekaligus berkolaborasi dengan yang lain," ujarnya. 

Selain itu Subhan juga berharap dengan terlaksananya webinar ini tetap terjalinnya solidaritas, kebersamaan dan jiwa sosial kita meningkat, dan apa yang disampaikan pemateri juga bisa kita terapkan pada kehidupan sehari-hari. 

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Miss Rani yang telah membimbing dalam berjalannya event ini,” tutup Subhan. (Red/Eva)

Wahyu Farzana, Mahasiswa KPI IAIN Cirebon Juara Lomba Desain Poster

JUARA : Inilah desain poster Wahyu, mahasiswa semeseter 2 KPI IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Kembali, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menorehkan prestasi gemilang diajang event bergengsi. Prestasi tersebut disabet mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Wahyu Farzana, yang mampu memenangkan lomba Desain Poster yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi Universitas Gunung Jati (HIMAKOMUGJ) pada Kamis, (3/6/2021), dengan tema “Sosialisasi Vaksinasi Covid-19”.

Ketika Wahyu dinobatkan sebagai pemenang, perasaannya sangat senang, Ia juga tidak menyangka kalau dirinya akan memenangkan lomba tersebut. 

Di sisi lain, Wahyu juga tetap rendah hati ketika memenangkan suatu penghargaan dan tetap berusaha menjadi lebih baik lagi.

Dalam pesannya, Wahyu mengajak  kalau kita punya kegemaran dalam melakukan suatu hal, jangan lupa aksi. Jika kita tidak menunjukkan apa-apa, bakat kita akan terus terpendam, dan tidak akan menghasilkan manfaat dan energi positif. 

"Jangan takut mencoba, teruslah berkarya dan jangan lupa untuk ngopi,” ucapnya.

Wahyu Farzana, Mahasiswa KPI IAIN SNJ Cirebon


Diakui Wahyu, perlombaan yang diikutinya ini untuk mengisi waktu luang di masa pandemi Covid-19, daripada kita tidak menghasilkan apa apa, alangkah baiknya kita mengikuti lomba-lomba, karena dengan mengikuti lomba, kita bisa mengambangkan bakat dan minat kita,” tutupnya. (Red/Eva)

Jumat, 04 Juni 2021

Kota Cirebon Tertinggi Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19

FOKUS CIREBON, FC - Kota Cirebon tertinggi ketiga dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat. Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) juga terus ditingkatkan.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan, berdasarkan progres cakupan vaksinasi Covid-19 di kabupaten dan kota di Jawa Barat, ada tiga kabupaten dan kota yang memiliki cakupan vaksinasi tertinggi. 

“Yang pertama Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kota Cirebon,” ungkap Agus, Jumat, 4 Juni 2021. 

Untuk cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Cirebon sebanyak 66,99 persen dan dosis kedua sebanyak 52,87 persen.

Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia), Kota Cirebon masuk urutan keempat setelah Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Bandung. Untuk vaksin dosis pertama sebanyak 24,61 persen dan dosis kedua sebanyak 17,67 persen.

Tingginya cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon karena sejumlah langkah strategis yang dilakukan. Mulai dari meningkatkan rata-rata harian orang yang divaksin setiap hari. 

Di awal vaksinasi Covid-19, jumlah warga yang divaksin mencapai 600 an orang setiap hari.  Angka ini dianggap belum cukup tinggi karena hanya mengandalkan jaringan puskesmas di Kota Cirebon.

Selanjutnya, cakupan vaksinasi harian ditingkatkan antara 1.500 hingga 3 ribu orang per hari. Caranya yaitu menjalin kerjasama dengan rumah sakit pemerintah, swasta, politeknik, fakultas kedokteran, dan layanan kesehatan lainnya. 

“Sehingga bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Hingga akhirnya Kota Cirebon bisa masuk tiga besar untuk cakupan vaksinasi Covid-19 di Jabar.

Khusus vaksinasi Covid-19 untuk lansia diakui Agus tidak secepat sebelumnya. “Karena memang tergantung ketersediaan vaksin yang datang,” ungkap Agus. 

Namun kemarin sudah datang lagi vaksin sebanyak 450 multidos dan diharapkan bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi, menjelaskan hingga 1 Juni 2021, pihaknya sudah melakukan rapid test antigen sebanyak 9.566 dengan hasil reaktif sebanyak 117 orang. 

“Sedangkan untuk swab test PCR telah dilakukan sebanyak 33.414 dengan hasil positif sebanyak 5.646,” ungkap Katibi. 

Sedangkan jumlah yang meninggal dunia hingga 1 Juni 2021 sebanyak 213 orang.

Ditambahkan Katibi, pasca libur Idulfitri 2021 lalu, pihaknya juga tracing dan testing. 

“Sebelumnya tes PCR kami lakukan hanya 150 per hari menjadi lebih dari 200 tes PCR perhari,” ungkap Katibi. 

Terbanyak pada 24 Mei 2021 sebanyak 279 dan 25 Mei 2021 sebanyak 265 tes PCR. 

“Testing kami lakukan pada kelompok yang berisiko tinggi dan tempat-tempat keramaian,” ungkap Katibi. (Bambang)

Pemberangkatan Haji Batal Lagi Tahun 2021, KH. Sa'id Al Khudri : Calon Jamaah Haji Dirugikan

KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon. 


KESAMBI, FC - Keputusan Pemerintah memastikan tidak akan memberangkatkan calon jamaah haji tahun  1442 H/2021 M, mendapat tanggapan dari Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Jum'at, (4/6/2021).

Menurut KH M.Said Khudri, demi keselamatan bersama calon jamaah haji, terkait faktor kesehatan, keputusan tersebut ada hal positifnya karena masih pada keadaan Covid 19.

Namun jika diberangkatkan tidak full hanya sekitar 30% dari quota yang ada, berarti ini jelas akan banyak jamaah yang merasa dirugikan, apalagi dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang dijinkan menjadi calon jamaah haji dari usia 18 sampai dengan 60 tahun. 

Sementara mayoritas jamaah haji Indonesia di atas usia 60 tahun, sehingga ketika calon jamaah haji tidak masuk, jelas mereka akan merasa tersakiti apapun alasannya.

Oleh karena itu, lanjut KH. Sa'id  kalau sekiranya memang diberikan quota hanya 30% amannya itu  memang tidak diberangkatkan, plus alasan kesehatan jadi adil. 

"Kalau dipaksakan pasti akan terjadi masalah lagi dan Menteri Agama akan disudutkan kembali," ujar KH. Moh. Sa'id Al Khudri kepada fokuscirebon.com melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut KH. Moh. Sa'id Al Khudri, menjelaskan bahwa pihaknya mencatat calon jamaah haji dari KBIH Badrul Munir tahun 2020, sudah ada 6 orang yang meninggal dunia yang seharusnya berangkat tahun 2020. 

"Ya, harus bagaimana lagi, niat mereka sudah Allah catat walaupun secara realita lahiriyah tidak berangkat," katanya.

Disinggung soal gagalnya pemberangkatan calon jamaah haji ini, KH Sa'id memberikan pemahaman, bahwa ini bukan  hanya KBIH Badrul Munir saja, akan tetapi ini se Indonesia, baik calon jamaah haji yang reguler maupun  yang plus.

"Jadi sama, mungkin Allah sudah berkehendak seperti ini dan merupakan ujian dari nawaitu kita, tidak harus dibuktikan dengan sebuah realita, ketika ada hal yang  berkaitan atau yang  menjadi penyebab tidak baiknya, Allah akan  tetap melihat niat baik kita, walaupun pada pelaksanaanya belum dilakukan, karena ini semua  sudah qodarullah kehendak Allah," terang KH. Moh. Sa'id Al Khudri.

Dijelaskan KH Sa'id, bahwa calon jamaah haji yang tercatat mengikuti bimbingan di KBIH nya, tahun 2020 sebanyak 135 orang, dan untuk tahun 2021 sebanyak 120 orang. (Didi)

Pemda Kota Cirebon Membuka Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2021


FOKUS CIREBON, FC – Penerimaan calon ASN tertuang dalam Pengumuman Wali Kota Cirebon Nomor 871/01-BKPPD/2021 tentang Informasi Penerimaan Calon ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021. “Penerimaan calon ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon didasari pada  pijakan hukum yang jelas,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, Rabu, 2 Juni 2021.  

Yaitu lanjutnya, SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 561 tahun 2021 tengan Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021.

“Untuk itu, Pemda Kota Cirebon membuka penerimaan calon ASN tahun ini,” ungkap Azis. 

Adapun kebutuhan ASN pada Pemda Kota Cirebon sejumlah 242. Dengan rincian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru sebanyak 138 orang serta calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 104 orang, terdiri dari 69 formasi tenaga kesehatan dan 35 orang formasi  tenaga  teknis.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, H. Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., menjelaskan ketentuan seleksi CPNS akan diinformasikan sebelum pendaftaran dimulai. “Yaitu melalui media cetak,” ungkap Anwar. Serta melalui sejumlah kanal yaituhttps://sscasn.bkn.go.id danhttps://bkdiklat.cirebonkota.go.id.

Adapun beberapa informasi umum mengenai PPPK yaitu WNI dengan batas usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang aja M dilamar, pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

Sedangkan persyaratan khusus PPPK tenaga honorer di antaranya honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN, guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juga lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan profesi guru Kemendikbud. 

Informasi Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon tahun anggaran 2021 dapat diunduh di link berikut:
UNDUH Berkas PDF. (din)

Warga Lansia RW 14 Permata Harjamukti Utara Mulai Divaksin Covid 19

H. Anang Juli Suryanto Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.


HARJAMUKTI, FC - Salah satu faktor yang mempercepat penularan Virus Covid 19 adalah lemahnya imunitas atau daya tahan seseorang terhadap serangan bakteri dan penyakit.

Hal tersebut dikemukakan oleh  H. Anang Juli Suryanto, Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara (PHU), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon kepada fokoscirebon.com.

Berkenaan dengan itu di momen Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2021, pihaknya akan memberikan Vaksinasi Covid 19 kepada para lansia yang berada di wilayahnya, Sabtu, (5/6/2021) bertempat di Bapermas setempat.

"Insya Allah kami targetkan sebanyak 50 orang lansia yang akan ikut serta vaksinasi di wilayahnya, serta sekaligus ini sebagai wujud bakti dan penghargaan bagi lansia untuk selalu menjaga dan merawatnya," ungkap H. Anang Juli Suryanto.

Anang pun berharap kepada lansia untuk tidak takut divaksin, karena vaksin ini telah teruji dan aman serta berlabel halal BPOM MUI.

"Semoga para lanjut usia yang disuntik vaksinasi, dapat mencegah terpaparnya virus corona dan sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah RW 14 PHU," terangnya. (Didi)