Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 10 Maret 2020

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahan Barang Bukti Jenis Shabu


JAKARTA, FC - Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika sejenis Shabu, Selasa (10/3), saat acara Konferensi Pers, di Lapangan Promoter Polres Pelabuhan Tanjung.

Pemusnahan Barang Bukti yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, S.I.K., dengan didampingi oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. Hadir dalam pemusnahan barang bukti Narkotika, yaitu Kejaksaan Negeri Jakarta Utara diwakili oleh Kasubsi Pra Penuntutan Iskandar, S.H., M.H, Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Suhadin, Puslabfor Mabes Polri Iptu Amel, S.Si, KPU Bea Dan Cukai Tanjung Priok diwakili Kepala Seksi Penindakan, Irwan Patonding, Perwakilan dari IPC PT. Pelindo dua Cabang Tanjung Priok, Makmur, dan Pos Bantuan Hukum Jakarta Utara Nursugiyatmi, S.H.

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok memusnahkan ribuan barang bukti narkoba dari berbagai jenis, hasil pengungkapan bekerja sama dengan Bea Cukai, Pelindo, dan PT Pelni Pelabuhan Tanjung Priok dari bulan November 2019 hingga Februari 2020. "Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar dan diblender kemudian dimasukkan ke dalam air, diantaranya 4640 gram sabu-sabu, 18585 butir ekstasi, dan 3430 gram ganja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes POL Yusri Yunus, S.I.K.

Total harga dipasar gelap Narkotika Rp. 18.582.790.000 dan dapat berpotensi menyelamatkan orang korban narkoba sejumlah 133.275 orang.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, mengatakan empat orang tersangka yang diduga sebagai bandar dan pengedar narkoba, diantaranya JS, HK, MS, dan IS yang merupakan jaringan narkoba antar pulau, jaringan Aceh-Kepri-Jakarta, Jaringan Kepri-Madura, dan Jaringan Kepri-Jakarta.

"Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 114, pasal 112, pasal 132 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. (dade)

Majelis Sholawat Basyairul Khairaat Akan Dibuka Di Desa Sampiran Talun


TALUN, FC - Dalam waktu dekat ini, Desa Sampiran, akan dibuka Majelis Sholawat Basyairul Khairaat, karangan Syekh Abdul Qodir Al Jalani, RA. "Insya Allah dibuka di bulan Syawal 1441 H, di lapangam tengah PGB/baperkam, Blok Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Panitia majelis juga tokoh masyarakat, Bambang HS mengatakan, bahwa kegiatan Majelis Sholawat Basyairul Khairaat ini akan dilakukan setiap bulan (sebulan sekali).

Sementara tujuan pembukaan majelis ini membina dan mengembangkan ajaran islam dalam rangka membentuk  masyarakat betaqwa kepada Allah SWT dan mencintai Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya serta alim ulama penyambung dakwah Rasulullah SAW.

Kemudian tujuan berikutnya sebagai ajang berlangsungnya silaturrahmi massal yang dapat menghidup suburkan dakwah dan ukhuwah islamiyah. Juga sebagai sarana dialog yang berkesinambungan antara ulama dengan umat.

Tujuan lainnya media penyampaian gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat khususnya dan bangsa pada umumnya. Selain itu bertujuan sebagai sarana kegiatan yang positif untuk anak muda aebagai generasi peneru ya g berakhlakul karimah.

"Acara pada pembukaan majelis ini nanti, dianyaranya tahlil, sholawat Basyairul.khairaat, tausiyah, ksmudian doa penutup. Dan majelis ini adalah majelis milik bersama," ucap Bambang.


Bambang juga menjelaskan, bahwa keuangan majelis ini didapat dari keuntungan penjualan produk-produk Merchandise Majelis.


"Untuk kelancaran kegiatan ini, kami membuka bantuan lain (pihak luar), baik bantuan dana, barang maupun tenaga dari seluruh warga demi segera terselesainya pembangunan sekretariat majelis ini," ucap Bambang. (nur)

Senin, 09 Maret 2020

Menristek Resmikan Penamaan Gedung I dan II BPPT, Berikan Penghargaan Bagi Para Tokoh Berjasa


JAKARTA, FC - Menteri Riset Teknologi/Kepala BRIN, Bambang P.S. Brodjonegoro, didampingi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza, meresmikan penamaan Gedung  I dan II BPPT, menjadi Gedung Soedjono Djoened Poesponegoro untuk Gedung I, dan Gedung B.J. Habibie, untuk Gedung II, Senin (9/3), di Kantor BPPT, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan penamaan gedung baru merupakan penghargaan bagi tokoh bangsa, yang memiliki jasa besar dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air.

"Soedjono adalah Menteri Riset Pertama di Indonesia, dan BJ Habibie, adalah Bapak Teknologi Bangsa yang juga Presiden Ketiga RI. Habibie jugalah yang menjadi pendiri BPPT," kata Hammam.

Keduanya merupakan tokoh teknologi Indonesia yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengkajian dan penerapan Iptek, untuk kemajuan bangsa Indonesia pada eranya masing-masing.

Prif. Dr. Soedjono Djoened Poesponegoro menjabat sebagai Menteri Riset Tahun 1962 sampai tahun 1966, di bawah Kabinet Kerja III, Kerja IV, dan Dwikora I.

"Adapun pada saat itu, Menristek bernama Menteri Urusan Research Nasional, yang berada dibawah Menteri Kordinator Kompartemen Pembangunan," ujarnya.
                      
Lebih lanjut, kata Hammam mengungkapkan Soedjono merupakan tokoh ilmuwan Indonesia terkemuka serta pionir dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia baik di bidang kedokteran serta beberapa cabang ilmu pengetahuan lainnya.

Prof. B.J Habibie adalah sosok yang mengabdi selama 20 tahun sejak 26 Maret 1973 hingga 16 Maret 1998, sebagai Menteri Negara Riset, dan Teknologi, merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
                   
"Habibie pun kemudian diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia ketiga, setelah sebelumnya menjadi Wakil Presiden Kabinet Pembangunan VII. Dikatakan Kepala BPPT, bahwa pihaknya juga memberi nama Auditorium BPPT sebagai Auditorium Soemitro Djojohadikoesoemo. Soemitro adalah Menteri Negara Riset RI, pada Kabinet Pembangunan II, 28 Maret 1973 sampai 28 Maret 1978," ungkap Hammam.
         
Sementara itu, kata Hammam mengatakan kiprah Soemitro sebagai Menristek di era awal masa pembangunan Indonesia pun sangat besar, karena Soemitro merupakan sosok pendorong awal mula tumbuhkembangnya pengusaha lokal di Indonesia ini. (dade)

IAIN Batusangkar Sumatra Barat Buka Kerjasama Dengan IAIN Cirebon

KERJASAMA : IAIN Batusangkar, Sumatra Barat dan IAIN SNJ Cirebon, Jawa Barat, membuka kerjasama di Bidang Pendidikan, Pertukaran Dosen dan lainnya. Kegiatan MoU tersebut berlangsung  di Ruang Rektorat,  lantai 3,  kampus IAIN Cirebon, Senin (9/3/2020).

PERJUANGAN, FC - Kunjungan IAIN Batusangkar, Sumatra Barat ke IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Jawa Barat, Senin (9/3/2020) mendapat sambutan hangat dari seluruh pimpinan IAIN SNJ Cirebon. Kunjungan ini dalam rangka penandatangan nota kesepahaman antar kedua perguruan tinggi negeri.

Dalam diskusi di ruang Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Lantai 3, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyampaikan bahwa pada kedua perguruan tinggi ini ada kesamaan yakni sama-sama tengah berjuang untuk transformasi dari IAIN ke UIN.

Selain itu, kata Sumanta, pada pertemuan ini juga dimungkinkan ada banyak informasi dari kedua perguruan tinggi yang juga bisa dikerjasamakan. 

Terkait IAIN Cirebon, Sumanta juga menjelaskan sedikit perjalanan sejarah pendidikan yang digagas Syekh Nurjati hingga banyak mahasiswa luar negeri yang datang ke Cirebon saat itu.

"Atas nama jajaran pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan ini dan memang kami memiliki kesamaan terkait misi transformasi ke UIN juga kesamaan lainnya dan ini bisa kita bangun melalui kerjasama," paparnya.

Sumanta juga menjelaskan, penandatangan nota kesepahaman ini dapat dijadikan sarana untuk sharing berbagai informasi dari kedua kampus. 

"Baik IAIN Syekh Nurjati Cirebon maupun IAIN Batusangkar sama-sama tengah berupaya untuk bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)," kata Sumanta.

Dari pertemuan ini, Sumanta berharap nota kesepahaman bisa dibreakdown oleh fakultas dan lembaga, salahsatunya dengan melakukan pertukaran dosen atau berbagai hal lainnya untuk peningkatan mutu semua unit di kedua kampus.

"Dengan penandatangan kerja sama ini tentu kita saling mendapatkan program-program yang infotif untuk pengembangan ekonomi syariah. Seperti halnya zakat, infaq, sodaqoh yang telah dilakukan IAIN Batusangkar," tuturnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Batusangkar, Dr H Kasmuri MA menjelaskan, jika kampus yang dipimpinnya saat ini memiliki 4 mahasiswa luar negeri, yakni dari negara Kamboja. Karena saat ini umat Islam di negara tersebut memang tengah membutuhkan bantuan, khususnya perguruan tinggi Islam di Indonesia.

Terkait MoU ini, Kasmuri menjelaskan, bahwa dari kerjasama kedua perguruan tinggi banyak yang bisa dikembangkan, baik itu di bidang pendidikan, tukar menukar dosen, maupun penulisan jurnal, dan lain sebagainya.

"Saya melihat IAIN Cirebon juga kemajuannya sangat pesat, banyak akreditasinya dan kemajuan jumlah mahasiswanya sangat pesat yang mungkin bisa ditiru IAIN Batusangkar. Melalui kerja sama ini mungkin ada yang bisa ditiru IAIN Cirebon dari IAIN Batusangkar, maupun IAIN Batusangkar meniru IAIN Cirebon. Dari kerja sama yang urgen untuk dilaksanakan mungkin tukar menukar dosen dan KKN mahasiswa," paparnya.

Kasmuri juga mengajak Rektor IAIN Cirebon untuk membuka mahasiswa luar negeri, seperti dari Negara Kamboja, yang selama ini sudah menjadi mahasiswa IAIN Batusangkar dan biaya sepenuhnya ditanggung Batusangkar.


"Jika pak rektor berminat, kami bisa membantu untuk membuka komunikasi ini," kata Kasmuri, Rektor IAIN Batusangkar mengajak Rektor IAIN Cirebon untuk menerima mahasiswa luar negeri. (din)



Kepsek SMPN 2, Tinjau Fasiltas Sekolah Yang Rusak

Kepsek SMPN 2 Kota Cirebon, Dr Hj Ani Rusnaneni MPd bersama staf bagian Sarpras Sekolah meninjau sejumlah fasilitas sekolah yang rusak. 
CIREBON, FC -  Dr Hj Ani Rusnaeni MPd yang baru beberapa hari menjadi Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Cirebon, bersama bagian Sarpras sekolah langsung meninjau sejumlah fasilitas sekolah yang rusak. 

Ani Rusnaeni berharap, sekolah yang memiliki visi 'unggul dalam mutu, teruji dalam prestasi dengan dilandasi iman dan taqwa' ini, bisa menjadi sekolah percontohan dengan fasilitas yang baik dan mencukupi.

Ani bersama bagian Sarpras sekolah terlihat tengah berkeliling sekolah meninjau kondisi fasilitas yang dimiliki SMPN 2 Kota Cirebon. 

Sambil menunjuk ke aras plafon atap luar kantornya, tampak lobang besar terlihat mata telanjang dan membuat pemandangan kurang sedap bagi yang berkunjung ke SMPN 2 Kota Cirebon.

Dengan kondisi tersebut, Ani berharap ada segera upaya perbaikan agar fasilitas gedung sekolah pada bagian atap tersebut  tidak bertambah rusak.

"Dalam wawasan wiyatamandala, sekolah itu merupakan lingkungan pendidikan dan kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggungjawab penuh atas penyelenggaraan pendidikan dalam lingkungan sekolah, dan antar guru dan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama erat untuk mengemban tugas pendidikan," paparnya.


Unuk itu Ani Rusnaeni berharap, dalam upaya melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar yang efektif dan efesien untuk mendapat kan hasil yang optimal, maka seluruh fasilitas sekolah, idealnya harus baik untuk menunjang unggul dalam mutu dan teruji dalam prestasi, tandasnya. (din) 


Minggu, 08 Maret 2020

RS Gunung Jati Mencover 5 Kabupaten Dan Kota Di Jabar Untuk Pasien Corona


CIREBON, FC – Ganasnya Corona Covid 19 yang menyerang manusia mendapat perhatian serius pemerintah Indonesia. 
Guna menanggulangi penyebaran virus Corona, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia pun meninjau ruang isolasi di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon, pada Sabtu (07/03/2020) lalu.
Muhajir menegaskan jika alat pelindung diri (APD) yang disiapkan sudah mencukupi dan Rumah Sakit Gunung Jati bertanggung jawab untuk mencover 5 kabupaten/kota.
"Rumah sakit ini ditunjuk oleh Kemenkes menjadi salah satu rumah sakit rujukan yang menerima pasien corona, untuk di wilayah Jawa Barat Rumah Sakit ini mencover lima kabupaten dan kota," katanya.
Direktur RSDGJ Ismail Jamaludin menjelaskan Rumah Sakit Daerah Gunung Jati ini memiliki enam ruang isolasi yang dipersiapkan untuk pasien Corona.
"Kita siapkan enam ruang isolasi untuk menangani pasien virus Corona, tapi saat ini tidak ada pasien yang kita tangani,"katanya. 
Sementara itu, kunjungan  rombongan menteri yang didampingi jajaran RSGJ Kota Cirebon melakukan pengecekan terhadap beberapa ruang isolasi dan alat medis. Hal itu dilakukan guna memastikan kesiapan dalam menanggulangi pasien Covid-19 atau virus Corona.
"Rumah sakit ini merupakan rumah sakit rujukan utama untuk menanggulangi Covid-19 atau yang kerap disebut corona, " ujar Menko PMK RI, Prof. Dr. Muhajir Effendy, disela kunjungannya.

Kedatangannya, lanjut Muhajir karena ingin memastikan, bahwa persiapan yang dilakukan oleh rumah sakit Gunung Jati untuk menanggulangi covid-19 sudah siap. 
"Hasil dari kunjungan ini, saya simpulkan bahwa Rumah sakit ini secara umum kondisinya sangat baik, dan kesiapan ruangan isolasinya sudah cukup bagus," tandasnya. (pai)

Melalui Ajang Kreativitas Mahasiswa, DEMA FUAD IAIN SNJ Cirebon Salurkan Bakat Mahasiswa

DEMA FUAD IAIN SNJ Cirebon menggelar kegiatan AKAD, Minggu (8/3/2020) di IAIN Cirebon Center
PERJUANGAN, FC - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kembali meluncurkan kegiatan yang diminati banyak mahasiswa. Kegiatan tersebut adalah Ajang Kreativitas Mahasiswa FUAD (AKAD) yang  secara resmi dibuka, Minggu (8/3/2020) malam di IAIN Cirebon Centre.

Pada kegiatan ini, DEMA FUAD membuat tema 'Dreams Come True', dan tema tersebut diyakini memiliki sangkutan dengan jargon 'Man Jadda Wajada'.

Ketua Pelaksana, Ahmad Nasa’I mengatakan, dipilihnya tema 'Dreams Come True' bukan tanpa alasan, sebab ada harapan besar pada tema tersebut. Harapannya adalah dengan tema tersebut mimpi-mimpi dan cita-cita mahasiswa FUAD dapat terwujud.

"Kenikmatan di dunia itu akan dirasakan ketika kita melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh," katanya.

Pada kegiatan ini, Ketua DEMA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Deden Jalaluddin Sayuti berpesan, agar ajang perlombaan ini menjadi wadah bakat bagi seluruh mahasiswa FUAD. Dengan harapan, pada kompetisi ini mahasiswa FUAD dapat tersalurkan bakatnya.

Deden Jalaluddin Sayuti juga berniat ke depan usai acara ini pihaknya ingin membentuk badan semi otonom yang khusus menangani minat bakat mahasiswa FUAD.

Sementara itu, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag selaku Wakil Dekan III yang sekaligus membuka acara menyampaikan, momentum ajang kreatifitas ini  perlu diadakan, karena banyak potensi yang dimiliki oleh Fakultas UAD ini.

“Mahasiswa FUAD dalam ajang kreatifitas bertaraf Nasional sudah terbukti, yakni yang terakhir berlaga di ajang PIONIR yang merupakan perlombaan antar PTKIN se-Indonesia di Malang beberapa waktu lalu," ujarnya. (din)

Terpeleset Dari Perahu, Pemuda Tenggelam Di Sungai Cimanuk


MAJALENGKA, FC - Nasib naas menimpa seorang operator perahu penyebrangan bernama Tarsidi alias Popey (27) yang tenggelam di Sungai Cimanuk pada Minggu (8/3/2020).

Saat itu Popey tengah menebang sebuah pohon yang berada disamping perahunya. Karena goyang, Popey pun oleng dan tercebur hingga tenggelam.

Dikabarkan Popey sempat meminta bantuan temannya, namun karena tidak bisa berenang akhirnya Popey tenggal di Sungai Cimanuk, Blok Gembul Desa Pangkalanpari Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka, sekitar jam 07.45 WIB.

Menurut sejumkah sumber di lapangan, peristiwa naas tersebut menimpa seorang warga Blok Pande Desa Sumber Kulon Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.

Korban sendiri sehari harinya bekerja sebagai operator perahu penyeberangan Blok Gembul Desa Pangkalanpari - Ampel. 

Sesaat sebelum kejadian korban tengah memotong pohon yang berada dipojok  perahunya dan perahu yang dinaiki korban saat itu bergoyang, lantaran kondisi perahu yang licin akhirnya korban tercebur ke Sungai Cimanuk dan tenggelam. (nur)


Sabtu, 07 Maret 2020

Calon Pengurus HMJ IQTAF FUAD IAIN Cirebon Gelar Raker Kepengurusan Periode 2020/2021

RAKER : Calon Pengurus Himpunan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMJ IQTAF) periode 2020/2021 gelar Rapat Kerja (Raker)
CIREBON, FC - Calon Pengurus Himpunan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMJ IQTAF) periode 2020/2021 Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Raker (Rapat Kerja). Sabtu, (7/3/2020).

Acara yang berlangsung di Gedung PCNU kota Cirebon itu diikuti oleh pengurus HMJ IQTAF dan dihadiri Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia (FKMTHI) Koodinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat. 

Ketua HMJ IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengatakan, rapat ini merupakan rapat perdana yang diadakan HMJ IQTAF periode sekarang. Berbeda dengan rapat kerja kepengurusan sebelumnya, periode sekarang rapat kerja kepengurusan diadakan sebelum adanya pelantikan. 


Hal ini bertujuan agar pengurus HMJ lebih siap dan rancangan-rancangan program kerja lebih matang  serta bisa terealisasikan secara maksimal. 

"Semoga kedepannya seluruh pengurus HMJ IQTAF mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, menjunjung tinggi solidaritas, kekompakan, keharmonisan dalam bingkai kekeluargaan, dan seluruh program kerja yang telah dirancang mampu terealisasikan serta bisa menjadi contoh bagi HMJ lainnya," harap Fasfah Sofhal Jamil.

Ketua FKMTHI Korwil Jawa Barat, M. Ulyuddin menyampaikan bahwa para calon pengurus HMJ IQTAF tidak hanya disibukkan oleh program kerja tetapi akan disibukkan kembali dengan kegiatan RAKERWIL (Rapat Kerja Wilayah) yang akan diselenggarakan oleh FKMTHI di IAIN Syekh Nurjati.

"Tidak perlu untuk dilantik menjadi FKMTHI, ketika kalian masuk jurusan IAT dan Ilmu Hadis maka kalian termasuk dari FKMTHI.  Dan saya rasa belum cukup maksimal bila kita sebagai mahasiswa Tafsir Hadis tapi tidak mau membawa Tafsir Hadis ke arah yang lebih proges lagi," ucapnya. 

Dirinya berharap agar kedepannya pengurus HMJ IQTAF mampu mengadakan acara kampus dengan melibatkan jurusan  Ilmu Al-Quran dan Tafsir dari perguruan tinggi lain. 

H. Muhammad Maemun, MA. M. S. I,  selaku Ketua Jurusan ilmu Al-Quran dan Tafsir mengatakan bahwa HMJ IQTAF dan Jurusan IAT merupakan satu kesatuan bagaikan dua mata uang yang tidak di pisahkan. 


"HMJ IQTAF kedepannya mampu mengorganisir teman-teman kelas untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan HMJ. Dan untuk pengurus HMJ jangan mengharapkan apa yang didapat dari organisasi tapi apa yang kita berikan terhadap organisasi sehingga memberikan dampak positif," tandasnya. (din)

Pasca Banjir, Kabid Bina Marga Luncurkan Program Penanganan Banjir Jangka Pendek

BANJIR : Sejumlah tempat di Kota Cirebon dilanda banjir
CIREBON, FC - Banjir yang melanda sejumlah tempat di Kota Cirebon, membuat langkah cepat Dinas PUPR melalui Bidang Bina Marga meluncurkan program penanganan banjir jangka pendek.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR, Wadi SE mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan analisa dan pemeliharaan. Petugas pemeliharaan drainase dan UPTD  Pengolahan Limbah air dikerahkan untuk melakukan perbaikan inlet dan drainase.
“Ini upaya jangka pendek yang kita lakukan untuk mencegah terjadinya banjir kembali,” ujar Wadi, Kamis (5/3) kemarin.
Wadi menjelaskan, kurang optimalnya sistem drainase adalah salah satu faktor yang menyebabkan banjir. Contohnya di Jalan Cipto Mangunkusumo dan sekitarnya. Genangan timbul karena sistem drainase yang berada di sekitarnya tidak dapat menampung intensitas air hujan yang tinggi.
“Inlet sama drainase yang sudah terjadi sedimentasi dan pendangkalan diberesin. Dibuka. Supaya air bisa lancar mengalir. Tapi ini sifatnya hanya pemeliharaan saja,” kata Wadi.
Pasalnya pemeliharaan yang dilakukan juga sedikit terkendala karena minimnya anggaran yang tersedia. Untuk tahun anggaran 2020, pemeliharaan drainase hanya dianggarkan sekitar hanya Rp125 juta pertahun.
Padahal menurut Wadi, idealnya anggaran untuk pemeliharaan rutin seluruh drainase yang ada di Kota Cirebon dalam satu tahun minimal Rp2 miliar. “Ya karena banyak drainase yang umurnya sudah tua. Dibangun sejak zaman Belanda,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SDA, Agung Kemal Hasan menambahkan, pihaknya sudah mengerahkan sepuluh petugas dan satu unit dump truck
Selain itu diturunkan juga truk Jetting Cap Combi guna menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam saluran drainase.
“Truk ini cuman ada lima di Indonesia, bantuan Kementrian PUPR. Mudah-mudahan cara ini bisa ampuh mengurangi genangan,” tandasnya, didampingi Kepala Seksi Drainase Perkotaan Hendrayatmo.
Sementara hujan deras yang mengguyur Kota Cirebon pada Rabu (4/3) lalu, telah menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir. Ketinggian muka air bervariasi dari 20 hingga 60 centimeter. 
Banjir dua hari lalu itu terjadi di sebagian besar kawasan perkotaan seperti, Jl Cipto Mangunkusumo, Jl Pancuran, Jl Sasana Budaya, Jl Sutomo, Jl Nyi Mas Gandasari, Jl Sudarsono, Jl Sutomo, Jl Pasuketan, Jl Merdeka, Jalan Gudang, Jalan Garuda, Jalan Ampera dan Jl Majasem depan MAN 2 Kota Cirebon.
Mengingat permasalahan yang pelik pada sistem drainase ini, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) kota pun sementara baru bisa melakukan penanganan jangka pendek. 
Atas banjir dan penangan yang agak terlambat tersebut, tanggapan warga pun bermunculan, salah satunya datang dari Kusyanto warga Kota Cirebon. Dirinya berharap agar PUPR secara serius menangani konsep penangan banjir secara maksimal. 

"Bukan sesudah banjir lalu bicara penanganan, mestinya pasca banjir langsung dilakukan kerja nyata agar pada hujan deras berikutnya, banjir dapat diminimalisir sedemikian rupa. Sehingga tidak banyak genangan air dan air langsung mengalir," harapnya, Sabtu, (7/3/2020). (nur)

Jumat, 06 Maret 2020

Wali Kota Cirebon dan Kapolres Bakal Menindak Tegas Pelaku Penimbun Masker


CIREBON, FC - Hilangnya masker bersamaan dengan gencarnya wabah corona, juga terjadi di Kota Cirebon. Saat rombongan Wali Kota Nashrudin Azis bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Cirebon melakukan monitoring ke supermarket, apotek dan RSD Gunung Jati, pada Rabu, 4 Februari 2020 kemarin, ternyata masker sulit ditemukan.

Hal ini membuat geram Wali Kota Nashrudin Azis, dan Azis akan menindak tegas para pelaku penimbun masker. Untuk itu, Azis meminta kepada pemilik toko serta apotek untuk tidak membiarkan pembelian dalam jumlah banyak kepada satu orang. 

Azis juga meminta pemilik toko dan apotek juga ikut bersama-sama menjaga dan bertanggung jawab terhadap keselamatan di daerahnya.

Azis menegaskan Pemkot Cirebon akan bekerjasama dengan Polres Cirebon Kota, Kodim 0614/Kota Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon menindak tegas para pelaku penimbun masker.

Forkopimda menurut Azis juga tidak akan tinggal diam. Khususnya kepolisian setiap hari akan melakukan pengawasan di lapangan.

Ketersediaan masker di sejumlah apotek dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati. Kota Cirebon, Jawa Barat, sudah mulai mengalami kekosongan. 

Hal ini diketahui saat Wali Kota Nashrudin Azis bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Cirebon melakukan monitoring ke supermarket, apotek dan RSD Gunung Jati.

“Dari hasil pemantauan kami, khususnya masker, dimana-mana sudah terjadi kekosongan,” ungkap Azis.

Kelangkaan masker di Kota Cirebon, terjadi setelah munculnya isu virus corona yang menyerang dua warga Depok, Jawa Barat yang diumumkan oleh Presiden Jokowi di Jakarta pada Senin, 2 Maret 2020 lalu.

“Mana yang menimbun alat kesehatan, mana yang menimbun bahan pangan, semua akan dipantau. Jika ada yang menimbun atau menaikkan harga di luar kewajaran, semua akan ditindak dengan tegas," tegas Azis.

Hal yang sama ditegaskan oleh  Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk pelaku penyimpangan. 

“Kita terus pantau ketersediaan dan harga di lapanga. Jika terjadi lonjakan harga yang tidak masuk akal, maka akan segera ditindak dengan tegas," tandas Kapolres Cirebon Kota.

Sementara itu, ketakutan warga juga semakin tinggi, seperti diakui oleh Sumiyati warga Kejaksan Kota Cirebon, saat bertemu fokuscirebon.com dan ditanya seputar kelangkaan masker di Kota Cirebon, dirinya hanya berharap Wali Kota segera menyelesaikan masalah ini, agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan dan membeli masker.

"Tindak saja, ini kan sudah keterlaluan, masa lagi kema musibah begini, masker yang benar-benar lagi dihutuhkan tiba-tiba hilang, kan aneh," kata Sumiyati, Jum'at, (6/3/2020).

Hal senada juga diungkapkan Wawan, warga Kota Cirebon ini meminta hukan saja pelaku penimbun yang ditindak, tetapi Pemkot harus menstabilkan keadaan agar warga tidak panik dan masker dengan mudah dapat dibeli di mana saja. (nur)

Kamis, 05 Maret 2020

Diduga Drainase Buruk, Kota Cirebon Dikepung Banjir, Ini Kata Warga..


CIREBON, FC - Diduga buruknya drainase perkotaan yang membuat banjir di sejumlah tempat di Kota Cirebon mendapat tanggapan miring warga. Mereka menuding proyek-proyek yang menelan anggaran ratusan juta hingga milliaran tak mmebuahkan hasil saat hujan mengguyur Kota Cirebon.

"Beberapa tahun ini Kota Cirebon terus membangun, mulai trotoar, jalan, jembatan hingga drainase. Namun kenyataannya hujan turun Kota Cirebon tetao banjir, malah banjir tahun ini cukup parah. Ini jelas proyek mubajir," kata Yanto Warga Kesambi, Kota Cirebon, Kamis, (5/3/3/2020) memanggapi pasca banjir di Jalan Cipto MK dan Jl BAT kemarin Rabu, (4/3/2020).

Yanto menegaskan, sebagai warga Kota Cirebon, dirinya bersama warga lain hanya berharap, proyek-proyek yang digelar dinas terkait bisa memberikan efek positif dan bermanfaat bagi warga masyarakat Kota Cirebon. Selain masa pemakaiannya atau kekuatannya agak lama juga proyek tersebut bukan hanya membebaskan kewajiban membangun tanpa memperdulikan kualitas pekerjaan.

Hal senada juga disampaikan Jajang, warga Harjamukti, bahwa buruknya drainase bisa berakibat terganggunya aluran air. Selain itu, daerah resapan pun kian sedikit, sehingga menambah luasnya air membanjiri Kota Cirebon.


"Setiap pekerjaan pembangunan, harus diawasi secara ketat, jangan lengah, siapapun harus andil mengawasi. Karena ini untuk memberikan kualitas pekerjaan. Coba saja kita lihat, setelah trotoarisasi dan drainase dibangun malah banjir datang, seperti di Majasem depan MAN 2 Kota Cirebon, di depan kampus Unswagati Fakultas Kedokteran dan depan kantor Dishub, juga di sejumlah tempat lainnya," ujarnya geram.

Jajang berharap, kedepan proyek-proyek pembangunan sudah harus mengedepankan kualitas dan keseriusan semua pihak. Agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, sebab bisa dipastikan dengan kemajuan perkotaan, resapan air dan kurangnya kualitas pekerjaan bisa menimbulkan masalah baru," tandasnya. (nur)

Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Doakan Keselamatan Bangsa dan Negara dari Wabah Corona


JAKARTA, FC - Polsek Kawasan Sunda Kelapa, setiap Kamis menggelar doa dan dzikir, kemudian dilanjutkan baca surah Yassin dengan berjamaah. Acara doa bersama yang dilakukan Polsek Kawasan Sunda Kelapa, setidaknya sudah memberikan doa pada bangsa dunia yang saat ini sedang di landa wabah virus Corona.

Selain itu, akhir-akhir ini bangsa kita pun sedang menghadapi musibah yang baru saja bencana  banjir, longsor, erupsi gunung dan juga saat ini di tambah adanya penangangan isu virus Corona dengan dilakukan upaya pemerintah obeservasi  di pulau Sebaru Kecil.

"Sebelum mengawali doa dan dzikir, Kompol Armayni memberikan arahan-arahan serta pencerahan dan selanjutnya pembacaan surah yaasin dan doa untuk para anggota yang sedang melaksanakan tugas dan keluarga sedang sakit," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni S.H, M.H, Kamis (5/2).

Armayni mengungkapkan adanya giat ini, bergagas rasa terima kasih kepada seluruh personil yang mengikuti kegiatan, semoga kegiatan rohani rutin ini bisa lebih meningkatkan nilai ketakwaan kita kepada Tuhan yang Maha Esa, Allah SWT. Sehingga para personil polsek dapat terbentuk karakter yang riligius, tegas dan tetap dapat melaksanakan tugasnya dengan profesional dan terpercaya.

"Dan tidak lupa pula pada kesempatan ini kita bisa mendoakan rekan-rekan kita yang mungkin terkena musibah atau sakit agar diberikan kemudahan serta kesehatan untuk dapat bergabung lagi bersama kita melaksanakan tugas sebagai abdi negara," ujarnya. (dade)

Camat Talun Gelar Rapat Dinas Bahas Program Tahun 2020-2021

Rapat Dinas Kec. Talun, Kamis, (5/3/2020), di Ruang Auditorium SMPN 1 Talun, Kabupaten Cirebon.
TALUN, FC - Rapat dinas bersama para kuwu dan UPT Se-Kecamatan Talun, dihadiri Kapolsek dan Danramil membedah sejumlah informasi terkait kegiatan dan program Kecamatan Talun tahun 2020-2021, di Ruang Auditorium SMPN 1 Talun, Kamis, (5/3/2020).

Dalam rapat dinas ini, Camat Talun,
H.Tarsidi, S.Pd.,M.Pd banyak menjelaskan seputar rencana kerja kecamatan yang diselaraskan dengan program dan kegiatan Kabupaten Cirebon. 

Tarsidi juga menginformasikan tentang persiapan kegiatan kirab budaya Kabupaten Cirebon yang meminta suksesinya acara tersebut melalui keterlibatan para utusan peserta kirab budaya dari seluruh desa dan UPT di Kecamatan Talun.


"Utusan peserta dari masing-masing desa sebanyak 5 orang, berikut dengan Kuwu sebagai penanggungjawabnya, dan juga para UPT, baik UPT Pendidikan SMP maupun UPT Kesehatan," papar Camat saat rapat dinas.

Untuk utusan peserta kirab budaya, yang rencana akan dikosentrasikan di Lapangan Ranggajati, Kabupaten Cirebon, kata Tarsidi, untuk peserta laki-laki mengenakan pakaian 'kampret' sedangkan wanitanya memakai kebaya.

Tarsidi juga menjelaskan bahwa tahun 2020 ini pihaknya tengah konsentrasi pada kegiatan bantuan pembangunan 2 ruang kelas untuk SMPN 1 Talun.

Selain itu, pada Musrenbang 2020, tahun ini Kecamatan Talun, juga mengusung "Talun Terang" dengan dana 700 juta untuk PJU, dan diharapkan pada tahun 2021 nanti  tidak ada lagi talun gelap.

"Saat ini ada 18 kecamatan di kabupaten mengadakan bantuan pendidikan dan kesehatan. Dan ini bagian dari pesan isyu strategis yakni masalah kesehatan dan isyu strategis masalah pendidikan," terangnya.

Sementara terkait ketertiban, keamanan dan masalah kriminalitas di Kecamatan Talun, ditegaskan Kapolsek Talun, AKP Sudarman S.Sos angkanya menurun. Kendati demikian masyarakat tetap diminta berhati-hati dan waspada.

Hal senada juga disampaikan Danramil 2003/Cirebon Selatan, Kapten Chb.Salpian Noor bahwa ketertiban dan keamaan daerah dapat tercipta bersama kesadaran masyarakat untuk menciptakan kondusifitas suatu daerah, atau tempat.

Sementara itu, rapat dinas yang melibatkan unsur Muspika Talun,  para Kuwu dan UPT Se Kecamatan Talun ini, membangun ruang komunikasi yang harmonis dan kekompakan antar personal dan instansi. (din/bambang)


 

UKM Sabhura IAIN Cirebon Sabet 3 Emas Di Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open VIII Tingkat Internasional

CIREBON, FC- Sukses meraih emas di Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open VIII Tingkat Internasional, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sabhura Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon semakin memiliki prestasi yang gemilang.
Kejuaraan yang diselenggarakan selama 4 hari, yaitu 27 Februari sampai 1 Maret 2020 di Cibinong Bogor ini diikuti sekitar 3.000 peserta yang berasal sejumlah negara.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua UKM Sabhura IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ega Nur Fadillah. Dirinya mengatakan jika kejuaraan ini diselenggarakan setiap tahun dan memang UKM Sabhura IAIN Syekh Nurjati Cirebon rutin mengikutinya. 
"Alhamdulillah, dalam kejuaraan tahun ini kami berhasil meraih 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu,” jelas Ega di ruangan Bagian Humas dan Publikasi kampus setempat, Kamis, (3/3/2020).
Dia menjelaskan, untuk 3 peraih medali emas, ialah Ega Nur Fadillah, Aprilianti Diah Purwani, dan Akmaluzzaman. Untuk 3 peraih medali perak, ialah Saripah Fitriani, Ayunita Hababil, dan Arifbillah Abduh. Sedangkan 3 peraih medali perunggu, ialah Siti Komariyah, Fuji Uliarta, dan Imam Husaeni.
“Dalam kejuaraan itu kami membawa 11 anggota. Alhamdulillah, dari 11 itu 9 di antaranya berhasil meraih medali,” jelasnya. (nur)

Rabu, 04 Maret 2020

Upaya Pencegahan Wabah Virus Corona, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Lakukan Sidak


JAKARTA, FC - Wabah Virus Corona membuat sebagian orang kepanikan (panik buying) padahal tidak perlu di lakukan, karena pemerintah sudah lakukan upaya penanganan dengan cara obeservasi jika ada warga yang terindikasi. Apalagi sebagian orang melakukan pembelian barang pokok dan kebutuhan lainnya hingga memborong yang tidak perlu di lakukan semestinya.                 

Presiden Joko Widodo telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang terkait dengan ketersediaan bahan pangan dan obat-obatan.

 "Sejumlah langkah telah diupayakan untuk meredam kepanikan masyarakat setelah dua warga negara Indonesia dinyatakan positif terjangkit virus korona," kata Jokowi, Selasa (3/3) kemarin, saat di Istana Merdeka Jakarta.

Masyarakat tidak perlu memborong kebutuhan sehari-hari. Yang justru bikin langka karena pembelian besar-besaran dan tindakan menimbun dan memborong itu sendiri. Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan yang ada.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH, MH, didampingi Wakapolsek AKP  Willeam Nitalessy, Kanit Reskrim Akp Ikrom Baihaki, Kanit Binmas Akp Agus Sutrisno, Panit lantas Sokadi dan Provos Aipda Tri Gunarto melakukan pengecekan  dan memasang spanduk diwilayah Kawasan Sunda Kelapa dan Pasar Tradisional Muara Angke.

"Beberapa himbauan yang tertulis tersebut dipasang dipusat perbelanjaan, pasar supermarket dan fasilitas umum lainnya agar mudah dibaca masyarakat.

"Kegiatan tersebut untuk mengantisipasi pemborong sembako dengan skala besar di Supermarket dan Pasar Tradisional (Panic Buying)," kata Armayni, Rabu (4/3).

Lebih lanjut, kata Armayni mengungkapkan pemasangan spanduk dilokasi ini memang strategis dan masyarakat yang datang kesupermarket  bisa membaca isi dari himbuan yang di serukan. (dade)

Polres Kepulauan Seribu Tangkap Tujuh Tersangka Penyelundupan 3,3 KG Shabu


JAKARTA, FC- Polres Kepulauan Seribu menangkap tujuh orang tersangka penyelundupan 3,3 Kg Shabu yakni RR (23), MI (35), FI (41), IW (27), DE (27), dan IG (27). Keenam pelaku ditangkap di enam lokasi yang berbeda.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan, S.H.,S.I.Kom mengatakan pengungkapan bermula dari adanya informasi di Dermaga Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara ada seorang yang dicurigai melakukan peredaran narkoba, Jumat (7/2) yang lalu. "Didapati ada orang mencurigakan dan kemudian segera diamankan barang bukti seberat 2.033 gram," kata Sandy, Selasa (3/3).

Kedua tersangka, RR dan MI diinterogasi dan didapati bahwa sabu itu akan diantar ke FI yang belakangan ditangkap di sekitar Taman Kota Sepatan, Tangerang. Paket sabu 1.019 gram itu rencananya akan diantar kepada tersangka IW.

"Petugas lalu melakukan control delivery di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan menangkap IW yang akan mengirim 500 gram sabu ke DE di SPBU Jatibening, Bekasi. Tersangka DE diamankan setelah menerima paket sabu dan tersangka IG di daerah Kelapa Gading," ujarnya.

Sementara itu, Rabu (12/2) ada informasi 1.060 gram sabu di daerah Tambora dan dititipkan ke pasar swalayan di Jakarta Pusat. Sehingga total ada 3.310 gram sabu yang diamankan. "Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika," ungkap Sandy. (dade)

Hadapi Wabah Corona, Plt Bupati Indramayu Meminta Seluruh Jajarannya Siap Siaga


INDRAMAYU, FC – Wabah corona yang kian serius menjadi penyakit cepat menular, membuat Plt. Bupati Indramayu H.Taufik Hidayat melakukan rapat terbatas (Ratas) atas penyebaran virus corona (covid-19).
Rapat terbatas bersama unsur Muspida dan perangkat daerah ini langsung di pimpin Plt Bupati Indramayu di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2020).
Plt Bupati Indramayu menginstruksikan jajarannya untuk waspada dan siap siaga menghadapi virus covid-19 di Kabupaten Indramayu.
Demikian juga Taufik meminta kepada Dinas Kesehatan, agar menyiapkan crisis centre (pusat pengendali), posko penanganan, ambulans khusus, ruang isolasi, dan tenaga medis yang terlatih apabila ada warga Indramayu yang terkena virus tersebut.
Selain itu, Taufik juga meminta Dinas Tenaga Kerja untuk memantau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu yang pulang kampung, tenaga kerja asing yang ada di Indramayu, termasuk akses-akses pendaratan kapal nelayan di Tempat Pelelangan Ikan yang tersebar di Indramayu.
“Saat ini Pak Gubernur menyatakan Jawa Barat siaga satu penyebaran virus corona. Tentunya kita tidak ingin ada warga kita yang terkena virus tersebut. Untuk mengantisipasinya saya minta semua pihak untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus covid-19 agar tidak meluas kemana-mana. Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan rapat koordinasi bersama seluruh perangkat daerah untuk mengantisipasi virus corona,” katanya.
Orang nomor satu di Indramayu ini juga meminta kepada masyarakat agar tidak termakan berita-berita yang tidak benar atau hoax yang berkembang di media.
“Saya menghimbau masyarakat agar hati-hati menyerap informasi. Mari kita melindungi penyebaran virus corona inin dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin berolahraga,” imbuh Taufik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara mengatakan, ada tiga langkah dalam menghadapi pandemi virus corona.
Pertama, komunikasi, yakni adanya krisis centre, kedua, penanganan covid-19, terutama pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta terakhir pencegahan dengan melibatkan ulama, tokoh masyakat, dan lain-lain.
“Untuk yang kedua, kita sudah menyiapkan ruang isolasi. Selain itu, kita juga memiliki dokter spesialis paru-patu untuk mendeteksi apabila ditemukan gejala-gejala seperti sesak nafas, batuk/pilek, dan demam. Untuk pencegahan kita juga akan siapkan hand clean di tempat-tempat umum,” katanya.
Di tempat yang sama, Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik membeli barang (panic buying) dan menumpuk masker. Ditegaskan, jika ditemukan ada penimbunan sembako maupun masker, jajarannya akan menindak tegas pelaku tersebut.
Usai ratas, Taufik Hidayat bersama Kapolres Indramayu dan Dandim Indramayu meninjau ruang isolasi yang ada di RSUD Indramayu. Dalam pantauan media, RSUD Indramayu telah menyiapkan ruang isolasi yang di dalamnya ada 8 kamar. (*)