Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 04 Agustus 2020

HUT RI Ke 75 dan Hari Jadi Kota Cirebon ke 651 Tetap Digelar

FOKUS CIREBON - Di masa pandemi, Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 75 yang dirangkai dengan Hari Jadi Kota Cirebon ke 651 tetap digelar. 

Perayaan lebih sederhana, namun tetap khidmat serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah maju.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon yang juga ketua panitia HUT RI ke 75 dan Hari Jadi Kota Cirebon ke 651, Ma’ruf Nuryasa, AP, menjelaskan bahwa tema yang diangkat pada peringatan HUT RI ke 75 yaitu Indonesia Maju. 

“Sedangkan tema HUT Kota Cirebon ke 651 tahun ini mengambil tema semangat membangun bersama,” ungkap Ma’ruf. 

Tema tersebut tercermin dari logo HUT ke 651 yang dipilih tahun ini.

Logo HUT Kota Cirebon tahun ini memperlihatkan api yang berkobar namun dengan angka 651. Angka 6 berwarna biru, sekaligus merefleksikan gambar udang. 

“Kota Cirebon dikenal sebagai kota udang,” jelasnya. 

Sedangkan angka 5 berwarna merah menggambarkan kepala burung garuda dengan tatapan mata yang tajam sebagai akulturasi semangat peringatan hari jadi Kota Cirebon yang berbarengan dengan HUT RI, Cirebon untuk Indonesia. 

“Sedangkan angka satu yang bewarna hijau sebagai penutup angka sekaligus menjadi simbol kesatuan,” papar Ma’ruf.

Tagline Hari Jadi Kota Cirebon ke 651 yaitu Memayu Charuban Jati yang berarti mempercantik dan memperindah. 

Melalui tema dan tagline di hari jadi ke 651 Pemda Kota Cirebon mengajak kepada seluruh masyarakatnya bersama-sama membangun, mempercantik dan memperindah sebagai upaya melindungi Cirebon baik lahir maupun batin.

Untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI, agendanya telah ditetapkan oleh sekretariat negara. Sejumlah acara ada yang dihilangkan namun ada pula yang tetap digelar. Seperti pengibaran bendera pusakan yang pesertanya dibatasi. Begitu juga dengan paskibraka yang pesertanya juga dibatasi.

 “Untuk acara veteran tetap ada, tapi ada yang berubah tahun ini,” ucap Ma’ruf. 

Yaitu bukan para veteran yang datang dan berkumpul ke Balaikota Cirebon, namun Pemerintah daerah (Pemda) Kota Cirebon yang mendatangi mereka.

“Dilakukan tanggal 14 Agustus 2020 usai sidang paripurna DPRD Kota Cirebon,” ungkap Ma’ruf. 

Nantinya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), bersama dengan DPRD serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kota Cirebon akan dibagi-bagi menuju rumah veteran. 

“Jadi sekarang, kita yang mendatangi mereka,” tutunya lagi. 

Saat ini sudah ada 75 veteran yang tercatat untuk didatangi di peringatan HUT RI ke 75.

Sedangkan untuk hari jadi Kota Cirebon ke 651 sejumlah agenda juga akan digelar. Diantaranya Gerakan Cirebon Bermasker yang digelar di sejumlah titik untuk mencegah kerumunan orang. 

“Ada 7 ribu masker yang siap dibagikan sekaligus gerakan sosialisasi bahwa pandemi Covid-19 masih ada,” pungkas Ma’ruf. 

Juga diagendakan bebersih tajug dan tempat ibadah yang ada di Kota Cirebon mulai 5 Agustus mendatang. Targetnya 300 lokasi.

Pada 20 Agustus 2020, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, akan mencanangkan dibukanya Wi-fi yang ada di setiap kantor pemerintahan, bahkan hingga tingkat kelurahan, untuk siswa yang saat ini tengah belajar daring. Juga disiapkan aplikasi yang akan dijalankan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon. 

“Aplikasi ini bisa digunakan untuk anak-anak sekolah yang saat ini tengah belajar daring,” kata Ma’ruf.

Pada 20 Agustus, kita akan lakukan streaming selama 651 menit mulai dari jam 8 pagi. “kita lakukan city branding,” jelasnya. 

Berbagai segmen akan digelar, seperti budaya serta berbagai potensi yang dimiliki Kota Cirebon. Juga akan diberikan giveaway atau hadiah untuk masyarakat Kota Cirebon dengan hadiah-hadiah yang menarik. 

“Sebelumnya, 15 Agustus, ada festival tari topeng di 6 lokasi, 5 tarian secara serempak,” tandas Ma’ruf. 

Semua kegiatan, katanya, dirancang dengan tetap meminimalkan kerumunan orang dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. (cpi)

Bekerjasama BRI, Damri Luncurkan E-ticketing Brizzi Damri


JAKARTA - Untuk memudahkan pelanggan dalam membeli tiket, Damri bekerja sama dengan Bank BRI meluncurkan tiket elektronik (e-ticketing), yaitu kartu Brizzi Damri edisi khusus.

Dengan menggunakan kartu Brizzi Damri edisi khusus, pelanggan Damri bisa mendapatkan tarif rute Jakarta (Kalibata City) - Bandung,(Festival Citylink & Kebon Kawung) hanya dengan membayar sebesar Rp. 100.000 dari harga normal Rp.120.000.

Harga ini berlaku mulai 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2020 dengan jadwal keberangkatan dari Jakarta (Kalibata City)-Bandung (Festival Citylink dan Kebon Kawung) pukul 06.30 dan 16.30 WIB.

"Kartu Brizzi Damri edisi khusus ini dapat di beli di sales counter Damri Kalibata City, Jakarta," kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Damri, Nico R. Saputra, Selasa (4/8/2020).

Demikian juga dijelaskan, jika Damri hadir untuk memberikan kenyamanan armada bus sehat yang dilengkapi dengan protokol kesehatan. Terutama masyarakat daerah Bogor yang setiap pagi hari harus melakukan perjalanan ke Jakarta untuk berkerja. 

"Sehingga lebih aman dan sehat ketika berpergian menggunakan Damri. Selain itu, Damri juga turut mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional," tandasnya. (dade)

Melalui Penyertaan Lunas PBB, Pemdes Kertawinangun Genjot Pajak



FOKUS CIREBON - Membangun kesadaran masyarakat dalam membayar pajak harus terus ditingkatkan. 

Untuk mewujudkannya, Pemerintah desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, mewajibkan setiap warganya dalam pengurusan pelayanan publik dengan menyertakan surat lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

Kuwu Kertawinangun Dedi menuturkan, dalam menumbuhkan kesadaran  masyarakat dalam membayar PBB, diperlukan peran aktif semua pihak, termasuk upaya yang tengah dilakukan pihak desa.

Kata Dedi, dengan mewajibkan masyarakat menyertakan bukti lunas PBB dalam mengurus berbagai pelayanan, seperti administrasi pembuatan KTP dan lainnya, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat itu sendiri.

"Meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pemdes tetap memberikan pelayanan, sekaligus penyuluhan dan pemahaman kepada warga agar taat membayar PBB," ungkap Dedi, Selasa (4/8/2020).

Dijelaskan, pencapaian PBB pada Agustus nanti, pihaknya telah menargetkan 60 persen tercapai.

"Ini adalah cara memotivasi warga agar tumbuh kesadaran dan kepedulian," ujar Dedi. (im)

Lewat Seminar, Direktur Diktis Bedah Akselerasi Guru Besar dan Transformasi IAIN Menuju UIN


FOKUS CIREBON - Prof Dr M Arskal Salim GP, M.Ag, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, dalam seminar mengungkapkan bahwa IAIN Cirebon dengan segala fasilitas yang sudah dimiliki termasuk SDM yang ada memungkinkan pada percepatan transformasi dari IAIN ke UIN.

Hanya memang, lanjut Arskal Salim, ada sejumlah persyaratan yang musti ditempuh pada transformasi tersebut dengan minimal memiliki 10 persen guru besar dan 5 Fakultas. 

"Saya melihat IAIN Cirebon sudah memiliki semuanya. Sebagai perguruan tinggi tentu IAIN Cirebon sangat mudah diakses karena memiliki Bandara Kertajati, Kereta Api, Terminal Bus, dan transportasi lainnya. Tinggal bagimana kesiapannya saja," ujarnya, Selasa (4/8/2020).

Arskal Salim juga menegaskan bahwa yang terpenting bukan soal mengejar universitasnya tetapi adalah bagaimana pada kesiapan pasca transformasi tersebut, baik adminitrasinya, SDM yang dimiliki maupun teknis lannya.

"Memang IAIN Cirebon sangat prospektif menjadi universitas mengingat letaknya yang strategis dan terdukung dengan sejumlah fasilitas yang dimiliki," katanya.

Terkait transformasi tersebut, jelas Arskal Salim, saat ini untuk menjadi UIN harus memiliki guru besar yang cukup. Untuk itu, diharapkan IAIN Cirebon bisa ikut masuk dalam transformasi ini. Tinggal bagaimana kesiapan-kesiapan dan langkah-langkahnya, termasuk prodi-prodinya.

"Dulu pada tahun 2002, UIN Jakarta usai diresmikan memiliki rekomendasi yang diperluas, yakni membuka prodi-prodi umum, yakni kedokteran dan kesehatan," ucapnya.

Namun demikian, Arskal Salim sepakat bahwa tumbuhnya UIN-UIN di Indonesia harus tetap mempertahankan akar sejah dan pendiriannya, yakni memperbanyak prodi-prodi keislamannya, agar identitas Universitas Islam tidak malah tercerabut dan yang dikenal malah prodi umumnya.

Arskal Salim juga memberikan informasi bahwa berdasarkan arahan Dirjen, pada bulan Agustus 2020 ini, asesment dilakukan dan visitasi yang diperlukan juga akan dilakukan.

"Ini sesuai arahan Pak Dirjen, kemudian tahun ini sebenarnya sudah mulai mereview kenaikan pangkat lektor dan guru besar, dan aplikasinya sedang kami siapkan, mudah-mudahan pada tahun 2021 nanti sudah bisa terwujud," jelasnya.

Demikian juga terkait dengan renstra, di mana renstra 2020-2024, renstra yang ditarget adalah 1000 guru besar. "Inilah akselesarasi guru besar. Sedangkan soal transformasi, target kita di tahun 2024 ada penambahan 30 PTKIN," katanya.

Sementara itu, kegiatan yang digelar di ruang Auditorium FITK tersebut dihadiri para pimpinan dan dosen civitas akademika IAIN SNJ Cirebon ddenga tetap menjalankan protokol kkesehatan.

Selain dibuka sasson dialog, Arskal Salim dalam seminar tersebut didampingi Dr H Saefudin Juhri MAg, Warek I, yang juga moderator. 


Seminar Akselerasi Guru Besar dan Transformasi IAIN Menuju UIN sendri mengambil tema "Kebijakan Akselerasi Lektor Kepala dan Guru Besar dalam Mempersiapkan Transformasi IAIN Menuju UIN" yang langsung dihadiri oleh Direktur Diktis Kemenag RI. 

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr Saefudin Zuhri MAg mengungkapkan, kemajuan sumber daya manusia dosen di suatu kampus ditandai dengan semakin banyaknya guru besar yang berkompeten di bidangnya.

Kata dia, guru besar tersebut bertugas untuk menjaga “gawang” keilmuan di kampus setempat.
Guru besar merupakan jabatan puncak akademik, setelah itu tidak ada lagi dan saat ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah memiliki 10 guru besar. 

"Mudah-mudahan dengan kedatangan Pak Direktur bisa memberikan motvasi dan kejelasan kepada teman-teman yang lain agar bersemangat meraih dan memenuhi kualifikasi jenjang akademik itu," tuturnya. 

Demikian juga pimpinan akan memberi pendampingan dan penguatan, seperti pendampingan memberi pendampingan penulisan jurnal internasional.

"Terkait alih status dari IAIN ke UIN, kami telah mengirimkan proposal perubahan status tersebut ke Kementerian Agama. Saat ini, kami masih menunggu proses selanjutnya, yaitu visitasi yang dilakukan oleh tim asesor," terang Saefudin.

Visitasi ini, lanjutnya, dilakukan oleh tim asesor untuk mencocokan data dan persyaratan alih status dari IAIN menjadi UIN. (din)

Direktur Diktis RI Apresiasi Pelaksanaan UM-PTKIN di IAIN Cirebon



FOKUS CIREBON - Direktur Diktis, Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr M.Arskal Salim GP, M.Ag bangga dengan pelaksanaan kegiatan Ujian Masuk PTKIN yang di selenggarakan kampus di IAIN SNJ Cirebon, Selasa (4/8/2020).

Saat tiba di kampus IAIN, M.Arskal Salim pun langsung menuju gedung M, dan meninjau para peserta tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

Tidak sampai disitu, M.Arskal Salim pun melakukan teleconference dengan panitia lokal di 8 PTKIN dengan mengucapkan rasa kebanggaan dan kesalutannya atas apa yang sudah dilakukan pihak panitia dalam penyelenggaraan UM-PTKIN serentak se Indonesia di 8 PTKIN.

"Saya bangga dan salut, dan saya apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pusat di UIN Bandung, karena ini adalah terobosan yang baik dan juga apresiasi kepada seluruh panitia lokal di 8 tempat," ucapnya.

M.Arskal Salim mengaku jika hal ini tidak terbayangkan, di mana di tengah pandemi covid 19, kegiatan berjalan baik. Tapi tentu saja, kata M.Arskal Salim, pada pelaksanaan ini pasti ada keluhan, tapi ini adalah proses, karena memang baru pertama dilakukan secara online.

Kendati begitu, kata Direktur Diktis, subtansi pelaksanaan masuk ujian ini harus dipertahankan.

"Juga diharapkan melalui seleksi PTKIN berbasis elektronik ini dapat meningkatkan mutu dan input-input dari calon mahasiswa berbakat dan kecakapan mengikuti kuliah dengan baik," harapnya.

Direktur Diktis juga berencana akan meneruskan ujian masuk online ini, mengingat pelaksanaan saat ini ternyata bisa berjalan sangat maksimal dan baik. 


"Ya, intinya saya bangga dan salut dengan panitia lokal UMPTKIN di Cirebon. Sebab bisa menghandel bagi peserta yang terkendala soal sinyal, dan saya lihat Cirebon sangat siap hingga berjalan maksimal," ungkapnya. (din)

Undang 4 Negara, FUAD IAIN Cirebon Kaji Masyarakat Dunia Dalam Menyikapi Pandemi Covid 19

FOKUS CIREBON - Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyelenggarakan seminar Internasional secara daring, Rabu (05/8/2020).

Dalam.kegiatan terebut, tema “Sunnah Nabi SAW dan perilaku Masyarakat Dunia dalam Menyikapi Pandemi Covid-19” diisi oleh empat orang narasumber yang berasal dari empat negara,  

Yaitu, Prof Dr. Hashim Hassan  Osman, MA dari Sudan, Prof. Muhammad Ali, M.Sc. Ph.D dari Amerika Serikat, Dr Norsaleha Mohd Salleh dari Malaysia dan Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, MA dari Indonesia. 

Acara tersebut diselenggarakan Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang dipimpin Hj Anisatun Muthi’ah, M.Ag yang bekerjasama dengan  Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA). 

Tujuan utama dari acara seminar ini untuk memaparkan Sunnah Nabi SAW dan perilaku masyarakat Dunia dalam menyikapi pandemi Covid-19. 

Di samping itu untuk menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga Internasional. Seminar Internasional ini menjadi sangat istimewa karena membahas Sunah Nabi yang dipahami kemudian berdampak pada perilaku masyarakat di berbagai benua, di antaranya benua Afrika, Amerika dan Asia dari aspek sejauh mana tingkat pengetahuan, respon dan tindakan mereka dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19. 

Prof. Muhammad Ali, M.Sc. Ph.D memaparkan bahwa masyarakat Amerika Serikat menyikapi Covid-19 dengan melakukan penelitian oleh para akademisi dan kebijakan pemerintah menerapkan karantina, social distancing, isolasi, memakai masker, cuci tangan, gaya hidup sehat dan berdoa kepada tuhan. 

Dr Norsaleha Mohd Salleh menguraikan bahwa ahli Hadis sebagai perintis sumber berita yang benar, dan perilaku masyarakat Malaysia ketika Pandemi Covid-19 menghadapi berita hoax, pro kontra larangan shalat berjamaah di masjid. 

Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, MA menguraikan bahwa Hadis sebagai konsep pedoman yang dimaknai secara kontekstual, karena dalam istilah hadis menggunakan kata tha’un bukan virus corona. Pandemi Covid-19 sebagai ujian kesabaran, keimanan akhlak dan tantangan bagi Negara untuk mengeluarkan kebijakan. 

Prof Dr. Hashim Hassan  Osman, MA menjelaskan pengertian wabah dalam tradisi Islam, menjelaskan Sunnah Nabi SAW dalam menghadapi wabah, dan perilaku masyarakat Afrika dalam menghadapi Pandemi yang terkesan santai.

Dr. Hartati Thalib, MA selaku ketua panitia memaparkan bahwa acara seminar internasional ini mendapat respon yang sangat baik dari berbagai kalangan terbukti jumlah peserta yang registrasi mencapai 600 orang yang berasal dari berbagai Negara seperti Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Republik Arab Mesir, Maroko dan lain-lain.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag dalam sambutannya menyambut baik atas terselenggaranya acara ini, dan mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu acara yang bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. 

Sedangkan ketua Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia (ASILHA) Dr, M. Alfatih Suryadilaga, M.Ag dalam sambutannya memotivasi para peserta untuk menulis artikel di jurnal Studi Hadis Nusantara (JSHN) Jurusan Ilmu Hadis IAN Syekh Nurajati Cirebon. 

Acara Seminar ini berlangsung dengan lancar dan menghasilkan beberapa rekomendasi sesuai dengan tema yang diusung untuk mengedukasi masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19. 

Seminar Internasional ini diakhiri dengan pengumuman nominasi artikel terbaik Jurnal Studi Hadis Nusantara (JSHN) Jurusan Ilmu Hadis IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Senin, 03 Agustus 2020

Melalui Khatmil Quran dan Tasyakur Idul Adha, IAIN Cirebon Tingkatkan Pembinaan Kepada Para Pegawai


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya meningkatkan kinerja para pegawainya, baik itu kepada tenaga pendidik maupun kependidikan. 

Dalam segala hal, seluruhnya ditekankan lebih profesional, guna mempersiapkan diri dalam transformasi IAIN ke Universitas Islam Negeri (UIN) Cirebon.

Maka dengan kegiatan Khatmil Quran dan Tasyakur Idul Adha 1441 H ini, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon melakukan pembinaan terhadap pegawai di gedung Mahad Al-Jamiah kampus setempat, Senin (3/8/2020).

Kegiatan bertema “Kita Tingkatkan Kebersamaan Menuju UIN Syekh Nurjati Cirebon” ini, dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan dan para dosen serta staf di lingkungan IAIN SNJ Cirebon.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, nilai-nilai pengorbanan harus muncul dalam setiap diri pegawai. 

Apalagi ini bertepatan dengan hari raya kurban, tentu saja harus dimaknai sebagai bentuk pengorbanan. Di mana kita harus mendahulukan kepentingan orang lain dan meningkatkan dedikasi melalui pengabdian yang total, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik.

Khatmil quran ini adalah bagaimana mencerahkan nilai spiritual. Maka melalui khatmil quran, tentu bagaiamana pegawai ini harus ikhlas. 

"Dalam kegiatan ini ada motivasi kepada pegawai agar terus semangat menjalakan pekerjaannya," kata H Sumanta.

Sumanta juga menegaskan, tanpa kebersamaan maka akan sulit mewujudkan kebersamaan dan kebersamaan itu tersebut harus terbangun. 


"Kebersamaan yang harus terbangun adalah terkait upaya dan kinerja dalam visi dan misi yang sudah dibangu, dan melalui kebersamaan setiap program dapat terlaksana. (din)

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mulai Melaksanakan Ujian Masuk PTKIN


FOKUS CIREBON - Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon selama 4 hari, mulai Senin sampai dengan Kamis (3-6/8/2020), mulai melaksanakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) secara online.

Ujian masuk PTKIN ini dibuka secara nasional dengan tujuan kampus yang berbeda-beda dan UM-PTKIN tersebut diikuti sebanyak 3.065 peserta.

"Ada sebanyak 3.065 peserta yang mengikuti ujian tersebut. UM-PTKIN ini dibuka secara nasional. Mereka yang melakukan ujian di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, belum tentu kampus tujuan mereka di kampus ini," terang Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA.

Kamal menerangkan, mereka yang mendaftar di jalur ini, akan melalui proses seleksi yang ketat. Mereka juga bisa memilih tujuan kampus PTKIN di seluruh Indonesia, baik fakultasnya maupun jurusannya.

"Jadi mereka bisa memilih tes nya di mana, tergantung kemauannya. Nanti ada pilihan, contohnya ketika mereka rumah di Cirebon, tapi dengan tujuan kampus Bandung, maka dia bisa mengikuti tes di Cirebon. Itu untuk mempermudah. Jadi mereka bebas akan mengikuti tes dimana saja,” katanya.

Biasanya, lanjut Kamal, jika situasi normal, maka mereka akan mengikuti proses ujian di kampus yang telah mereka pilih sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun, karena saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, maka panitia pusat di UIN Sunan Gunung Jati Bandung menetapkan UM-PTKIN dilaksanakan secara online.

“Sama seperti offline, dalam pelaksanaan online ini juga para peserta diberikan jadwal, yaitu hari, tanggal, dan sesinya. Namun pelaksanaannya di rumah masing-masing dengan persyaratan yang sangat ketat," ujarnya.

Ketatnya UM-PTKIN ini, kata Kamal, mereka diawasi, bahkan jika tidak mematuhi dan tiga kali mendapat teguran, maka.akan diblok. 

Kamal juga mencontohkan, ketatnya ujian tersebut bisa dilihat dari pertama.proses memulai ujian, yakni duduk dengan menggunakan HP atau laptop dan di sekelilingnya dalam radius 3 meter tidak boleh ada orang lain.

Jika ada orang asing datang ke tempat peserta ini, kata Kamal lagi, maka yang bersangkutan akan mendapat teguran. Bahkan, jika sampai 3 kali yang bersangkutan tetap melakukan hal tersebut, maka peserta tersebut akan di blok oleh pantia.

Selain itu, Kamal juga menjelaskan, ujian ini terbagi menjadi dua jurusan, yaitu IPA dengan 243 peserta dan IPS 2.822 peserta. (din)


Rayakan Idul Adha, FUAD IAIN SNJ Cirebon Berbagi Daging Hewan Qurban



FOKUS CIREBON - Sambut Idul Adha, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD), IAIN Syekh Nurjati Cirebon berbagi daging hewan qurban bersama para pendidikan dan kependiidkan FUAD, serta warga sekitar kampus, Senin (3/8/2020).

Dr H Anwar Sanusi MAg, Wakil Dekan III didampingi Ketua Panitia Drs Anisul Fuad MSi dan Penasehat H Muzaki mengatakan, FUAD IAIN SNJ Cirebon pada Idul Adha tahun ini memotong 1 ekor sapi. Hewan qurban ini merupakan tahun ke empat, dengan sistem arisan. 

"Ya, hewan qurban ini hasil dari 21 orang di internal Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) dengan sistem arisan di mana satu orang dikenakan Rp 1.250.000 dan daging qurban tersebut kita bagikan kepada yang berhak," jelasnya.

Dijelaskan, ada sekitar 150 kantong daging qurban yang dibagikan kepada warga sekitar kampus. Sisanya dibagikan untuk para Satpam, Anak Yatim Piatu dan lainnya.

"Ini sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat di lingkungan kampus dan juga sebagai bentuk amal sholeh," jelas Anwar.

Sementara itu, Dekan FUAD IAIN SNJ Cirebon, Dr H Hajam MAg menjelaskan, bahwa qurban ini harus dimaknai sebagai bentuk rasa syukur. 

Selain itu, untuk memupuk rasa persaudaraan dan saling mengasihi antar sesama. "Inilah bentuk pengabdian yang selalu kita tanamkan dan kita jalankan," kata Hajam.

Demikian juga pada qurban tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, qurban tersebut bukan melihat jumlah dagingnya tetapi sebagai sarana untuk meningkan kekeluargaan di lingkungan FUAD. 


"Kalau dagingnya mah gak seberapa ya, tapi kita ingin meningkatkan kekompakan di Cvitas Akademika di Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah. Untuk meningkatkan kinerja juga, karena kita mempunyai rasa persaudaraan dan rasa tanggung jawab bersama," tandad Hajam. (din)

PPM-F FUAD IAIN SNJ Cirebon, Gelar Sosialisasi Grand Desain dan Persyaratan Calon SEMA dan DEMA


FOKUS CIREBON - Panitia Pemilihan Mahasiswa Fakultas (PPM-F) Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar sosialisasi grand desain dan persyaratan calon Senat Mahasisswa (SEMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA) periode 2020-2021

Acara yang bertempat di ruang auditorium Fakultas UAD itu mengusung tema "Bersama Ormawa FUAD Menegakkan Demokrasi Yang Adil Untuk Menentukan Pemimpin Yang Terampil". Senin, (3/8/2020)

Ketua Pelaksana, Dedes Baehaqi Ramdhani mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya memberikan informasi kepada Himpunan Mahasisaa Jurusan (HMJ) agar terus dapat bekerjasama.

"Dengan diusungnya tema tersebut harapannya yakni HMJ yang ada di Fakultas UAD  bisa bekerjasama membangun Fakultas UAD yang lebih baik," katanya.

Ia melanjutkan, dengan sosialisasi ini tentu harapannya kedepan dapat menciptakan pemimpin yang terampil dan lebih baik dari sebelumnya.

Sementara itu, Arif Rahman, M.S.i selaku Wakil Dekan I menyampaikan, cita-cita besar memang tercerminkan dari tema, yakni dapat menciptakan pemimpin yang adil dan kreatif

"Sosialisasi ini memang perlu dilakukan, karena sekarang lebih senang dengan dunia maya, sehingga lupa dengan kegiatan mahasiswa secara nyata," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Arif, jika mengabdi di Fakultas UAD, maka tidak hanya HMJ sendirinya saja, namun harus mengayomi seluruh HMJ yang ada di Fakuktas UAD

"Sosialisasi ini merupakan langkah awal yang baik, dan semoga kelak akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa," tandasnya. (Fal)

Serius Tangani Penyebaran Covid 19, Walikota Cirebon Gencar Sosialisaikan Penggunaan Masker


FOKUS CIREBON - Walikota Cirebon H Nasrudin Azis SH sangat serius dalam penanganan pandemi covid 19 di Kota Cirebon. Dirinya bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cirebon terus berupaya melalui sejumlah program dan sosialisasi.


Bahkan bersama unsur Forkopimda, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan monitoring, edukasi, sekaligus penindakan terhadap masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker di tempat umum.

"Penyediaan fasilitas untuk penerapan protokol kesehatan juga kami cek Iangsung. Misalnya di pusat perbelanjaan maupun pasar," ucap Nasrudin Azis. 

Langkah ini, kata Azis, dianggap penting, karena penggunaan masker di tempat umum juga teramat penting.
"Ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Azis juga mengingatkan, penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) bukan berarti kita bebas. Tapi harus tetap taat protokol kesehatan. 


"Semoga kita semua senantiasa terlindungi dan pandemi Covid-19 segera berlalu," tandas Azis Nasrudin. (din)



Arus Balik Idul Adha, Tol Cipali Padat Merayap


FOKUS CIREBON - Arus balik Idul Adha pada tahun 2020 ini terlihat padat merayap. Tol Cipali yang semula lenggang, hingga tadi malam, Minggi (2/8/2020), terlihat dipadati berbagai kendaraan roda empat.

Kendaraan yang datang dari arah jawa dengan berbagai tujuan ini mulai memadati Tol Cipali sejak siang hari.

Laju kendaraan pun kian merayap hingga malam hari. Tampak deretan kendaraan dengan tertib terus merayap agar tidak menimbulkan kemacetan.

Pihak Jasa Marga maupun pihak Kepolisian ikut mengatur lajunya kendaraan agar tidak menumpuk pada satu titik dan tidak menimbulkan kemacetan panjang. Satu-satu kendaraan diurainya, hingga kendaraan lain tetap berjalan lancar, walau laju kendaraan berjalan merayap. (Yono)


Sambut Idul Adha, IAIN Cirebon Potong 1 Ekor Sapi Dan 6 Ekor Kambing


FOKUS CIREBON - Merayakan Idul Adha 1441 H, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan ketat. Hal ini yang dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, saat menyambut Idul Adha dengan memotong 7 hewan kurban, terdiri dari 1 ekor sapi dan 6 ekor kambing.

H Elon Suklani menjelaskan, hewan kurban tersebut merupakan pemberian dari sejumlah pihak, seperti 1 kambing dari Dharma Wanita IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 1 kambing dari Bank BRI, 4 kambing dari Bank CIMB Niaga Syariah, dan 1 sapi dari Bank Syariah Mandiri (BSM).

“Insya Allah biasanya ada yang titip lagi dari masyarakat sekitar mas,” kata H Elon Suklani, panitia pemotongan hewan kurban IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Kamis (30/7/2020).

H Elon juga menerangkan jika pemotongan hewan qurban tersebut akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama yaitu 5 kambing yang akan dilaksanakan di masjid kampus setempat pada hari Jumat (31/7/2020). Sedangkan gelombang kedua, pemotongan 1 kambing dan 1 sapi di Mahad IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada hari Sabtu (1/8/2020).

"Daging kurban tersebut akan dibagikan ke masyarakat di sekitar lingkungan kampus yang berhak untuk menerimanya,” ujarnya.

Untuk itu, dia berharap, dalam pelaksanaan pemotongan nanti dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat disalurkan sebagaimana mestinya sesuai amanah yang menitipkan.

H Elon juga menegaskan, dalam penyelenggaraan pemotongan hewan kurban, pihaknya menerapkan protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah. (Agus)

Sabtu, 01 Agustus 2020

IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban Sebanyak 289 Ekor Sapi dan 25 Ekor Kambing



JAKARTA - IPC Tanjung Priok salurkan 289 ekor sapi dan 25 ekor kambing ke Masjid yang ada di wilayah sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.

Sedangkan untuk pemotongan hewan qurban dilakukan dilingkungan pelabuhan bertempat di Pemdam Kebakaran (PMK) Tanjung Priok sebanyak 3 ekor sapi, kata General Manager IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Guna Mulyana, Jumat (31/7), di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara itu, pemotongan hewan qurban akan disalurkan kepada para pekerja dan masyarakat sekitar pelabuhan. 

"Walaupun pada dasarnya, tidak seperti tahun-tahun yang sebelumnya. Sekarang yang datang mengambil harus perwakilan atau diwakilkan. Tujuannya, mengikuti protokol kesehatan," ujar Ketua Panitia qurban, Nurhakim. (dade)

Panitia Qurban DKM Masjid Subulussalaam, Bagikan Daging Qurban Kepada 500 Warga




FOKUS CIREBON - Menyambut Idul Adha dengan berbagi bersama warga adalah kegiatan rutin DKM Masjid Subulussalaam setiap tahunnya. 

Pada Idul Adha tahun ini, panitia qurban masjid setempat membagikan ratusan bungkus daging kurban kepada warga sekitar. 

Masjid Subulussalaam yang berada di RW 14 Perumahan Harjamukti Utara ini, pada Idul Adha tahun 2020 ini menerima empat ekor sapi dan 21 kambing dari warga. 

Penyembelihan hewan kurban sendiri dilakukan sehari setelah pelaksanaan shalat Idul Adha. Ketua DKM Subulussalaam, Naim Abdurrachman mengatakan, daging kurban ini akan dibagikan kepada sekitar 500 warga RW 14 Perumahan Harjamukti Utara.

"Alhamdulilah kami menerima hewan kurban dari warga sekitar, ada empat sapi dan 21 kambing yang akan kami bagikan kepada 500 warga sekitar masjid," kata Naim, Sabtu (1/8/2020).

Naim menambahkan, jumlah hewan kurban di Masjid Subulussalaam mengalami kenaikan pada tahun ini. Pada Idul Adha tahun yang lalu, Masjid Subulussalaam menyembelih 26 ekor kambing dan tiga ekot sapi. 

Proses penyembelihan hewan kurban sendiri dikatakan Naim menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Juru sembelih dan panitia kurban diwajibkan memakai masker.

"Alhamdulilah meski di tengah pandemi Covid-19, sumbangan hewan kurban justru bertambah," katanya.

Selain akan dibagikan kepada warga sekitar, daging kurban, kata Naim, juga akan diberikan kepada yayasan yatim piatu dan panti jompo yang sudah mengajukan proposal.

"Semuanya kami kirim ke tempat masing- masing, tidak boleh ada warga yang kesini karena akan menimbulkan kerumunan warga," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DKM Subulussalaam, Didi Sunardi mengatakan, proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Subulussalaam dimonitor langsung oleh Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon. 

Menurut Didi, tim kesehatan dari DPPKP memeriksa daging kurban yang akan dibagikan kepada warga. "Alhamdulilah hasilnya laik untuk dikonsumsi," tuturnya. (din)

Polres Kepulauan Seribu Bagikan 521 Paket Daging Qurban



JAKARTA - Polres Kepulauan Seribu membagikan 521 Paket Daging Kurban kepada masyarakat, Sabtu (1/8).

Pembagian paket daging kurban diserahkan langsung oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond, S.I.K., M.T. didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Seribu dan PJU Polres Kepulauan Seribu kepada masyarakat.

"Pembagian daging kurban ini dilakukan dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah oleh Keluarga Besar Polres Kepulauan Seribu kepada warga yang berhak menerimanya," kata AKBP Ermond.

Pembagian paket daging kurban dibagikan dengan cara mendatangi Yayasan Yatim Piatu, Kaum Duafa, DKM Baitul Jannah Marina Ancol, DKM Baitul Rahman Taman Impian Jaya Ancol, DKM Pantai Indah Taman Impian Jaya Ancol, keoada warga serta personel Polres dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kami ingin berbagi kepada yatim piatu, kaum duafa, DKM Masjid yang ada di Taman Impian Jaya Ancol dan warga yang berhak sebagai bentuk sosial Polri kepada masyarakat apalagi saat ini masih dalam masa pandemi," ujarnya. (dade)

Jumat, 31 Juli 2020

Polres Kepulauan Seribu Serahkan Sapi Qurban Kepada DKM Masjid Raya Nurul Huda Pulau Tidung


JAKARTA - Sapi Kurban bantuan dari Polres Kepulauan Seribu yang diserahkan kepada DKM Masjid Raya Nurul Huda Pulau Tidung hari ini dilakukan pemotongan, Jumat (31/7).

"Sapi besar berwarna hitam bantuan Polres Kepulauan Seribu pagi ini, dipotong sebagai hewan kurban oleh Panitia Hewan Kurban Masjid Raya Nurul Huda Pulau Tidung. Karena sapinya besar dan tenaganya kuat maka diperlukan orang yang banyak saat menarik sapi ke lokasi pemotongan," kata Brigadir Teguh Wicaksono selaku Bhabinkamtibmas Pulau Tidung disela kegiatan Pengamanan Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Raya Nurul Huda Pulau Tidung.

Saat proses pemotongannya pun dilakukan oleh delapan petugas pemotong dibantu oleh Bhabinkamtibmas dan personil Satpol PP. Karena besar dan tenaganya kuat proses pemotongannya pun dilakukan oleh banyak petugas, termasuk saya dan satpol PP turut membantu.

Sementara itu, Panitia Kurban Masjid Raya Nurul Huda H.Rasyad mengatan kali ini melakukan pemotongan hewan kurban sejumlah lima belas ekor sapi dan dua puluh ekor kambing. 

"Walaupun demikian kami tetap mengimbau agar panitia dan masyarakat yang menyaksikan proses pemotongan hewan kurban wajib menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Jupriono, mengungkapkan bahwa Polsek Kepulauan Seribu Selatan menepatkan personil Polsek, Polsubsektor dan Bhabinkamtibmasnya untuk melakukan pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan di masjid-masjid dan tempat lain yang melakukan pemotongan hewan kurban di wilayah Kepulauan Seribu Selatan.

"Untuk memberi rasa aman, kami tempatkan personil Polsek, Polsubsektor dan Bhabinkamtibmas di masjid masjid dan lokasi lainnya yang melaksanakan kegiatan pemotongan hewan. 

Selain pengamanan kami juga lakukan pengawasan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19," tandas Jupriono. (dade)

Polresta Cirebon Siapkan 10 Sapi dan 40 Kambing Hewan Qurban



FOKUS CIREBON - Kepolisian Resort Kota Cirebon, Jawa Barat, menyiapkan sebanyak 10 ekor Sapi dan 40 Kambing hewan Qurban untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020.

Kapolresta Cirebon  KOMBES Pol M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., Melalui Kasubag Humas Polresta Cirebon Iptu M. Soleh, SH, mengatakan bahwa ada 10 sapi dan 40 Kambing Hewan Qurban Tahun ini yang disiapkan oleh Polresta Cirebon.

“Setelah disembelih dagingnya langsung dibagikan kepada Anggota Polresta Cirebon, Polsek jajaran, masyarakat kurang mampu, dan masyarakat luas,” katanya.

Iptu M. Soleh, SH mengatakan, Hari Raya Idul Adha adalah hari istimewa untuk berbagai kepada sesama, karena hari itu adalah satu dari perintah agama yang harus dilakukan dengan ketulusan.

“Qurban ini mengajak untuk berbagi kepada yang membutuhkan, ditambah Hari Raya Idul Adha kali ini berbeda dari biasanya yang mana kita mengalami masa pandemi wabah virus Corona,” ujar Kasubag Humas Iptu M.Soleh,SH

Sehingga kata dia, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, harus mengutamakan protocol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti menjaga jarak dan tetap menggunakan masker.

Selain itu, pembagian daging hewan Qurban diatur sebaik mungkin dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Tujuannya supaya tidak timbul klaster baru. Kami juga berharap melalui pembagian daging hewan kurban yang akan dilakukan Polresta Cirebon, nantinya dapat berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha ini,” pungkas Kasubag Humas. (Bambang)

Kamis, 30 Juli 2020

Sambut Idul Adha, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Potong 18 Ekor Kambing dan 1 Ekor Sapi


FOKUS CIREBON - Sambut Idul Adha, warga Perumahan Sumber Asri sumbang 18 ekor kambing dan 1 ekor sapi.  Sejumlah hewan qurban ini satu persatu oleh warga diserahkan kepada panitia Idul Adha di Masjid Al Muhajirin.

Panitia hewan qurban, Oman Rohmana,MPd menyebutkan hewan qurban yang diterima panitia hingga pukul 20.00 WIB, Kamis (30/7/2020), sebanyak 18 ekor kambing dan 1 ekor sapi.

Jumlah ini, kata Oman, meningkat dari jumlah hewan qurban yang diterima panitia pada tahun sebelumnya. 

"Alhamdulillah, Idul Adha pada tahun 2020 ini ada peningkatan jumlah. Panitia qurban Masjid Al Muhajirin menerima sebanyak 18 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Ini memang di luar dugaan karena masih dalam suasana covid 19," kata Oman.

Oman juga menjelaskan, dalam kepanitiaan ini, seluruh rangkaian kegiatan dikosentrasikan pada protokol kesehatan. Mulai dari hewan qurban hingga warga luar perumahan penerima daging qurban. 

Selain itu, seluruh panitia pun diwajibkan menggunakan masker dan selalu mencuci tangan. Demikian juga dengan warga luar penerima daging qurban yang datang ke Masjid Al Muhajirin di Perumahan Sumber Asri, harus mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan oleh panitia.

Mulai dari pengecekan suhu badan, cuci tangan baik menggunakan air dan sabun maupun dengan hand sanitaizer. Warga perumahan dan warga luar pun disarankan menggunakan masker, hal ini untuk menjaga dan mencegah mengingat masih dalam masa pandemi covid 19.


"Ya, inilah protokol kesehatan yang kami terapkan, mudah-mudahan semua bisa berjalan denga baik, dan mari kita rayakan Idul Adha ini dengan kegembiraan, di mana kita bisa saling berbagi. Kami panitia juga mengucapkan terimakasih kepada para warga Sumber Asri dan warga lainnya yang sudah mempercayakan kepada Panitia pemotongan hewan qurban di Masjid Al Muhajirin," jelasnya. 

Hal senada disampaikan Ketua DKM Masjid Al Muhajirin Sumber Asri, Samsul Ma'arif SPd, pihaknya juga turut berterimaksih atas kepercayaan masyarakat kepada panitia penotongan hewan qurban Al Muhajirin. 

"Setiap tahunnya, warga mempercayakan hewan qurbannya  kepada panitia Idul Adha Masjid Al Muhajirin, semoga pelaksanaan pemotongan, penetelan dan pembagian daging qurban berjalan baik, dan tentu saja semua dijalankan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Samsul. (din) 

IAIN Cirebon Menerima Bantuan Hewan Qurban 1 Ekor Sapi Dari Bank Syariah Mandiri


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu mediator mustahik yang menjadi mitra Mandiri Syariah. PT Bank Syariah Mandiri pun menyakurkan 1 ekor sapi untuk kurban ke kampus ini, Kamis (30/7/2020).

Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh RCEO Mandiri Syariah Region IV Bandung, Mahendra Nusanto di kampus setempat. 

Mahendra Nusanto selaku Region CEO Wilayah IV menyampaikan, bantuan hewan potong qurban termasuk bagian kepedulian Mandiri Syariah terhadap pihak yang terdampak Covid-19.

“Kami bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak ” kata Mahendra Nusanto.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kantor wilayah di Indonesia dan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya pada saat merayakan hari raya Idul Adha.

“Penyaluran melalui IAIN Syekh Nurjati merupakan tahun kedua. Secara nasional, Mandiri Syariah bersama nasabah menyalurkan lebih dari 2.000 hewan kurban kepada yang berhak menerima di seluruh pelosok negeri,” tuturnya.

Region IV menyalurkan 20 Sapi dan 14 kambing di antaranya di area Cirebon. Kegiatan melibatkan pegawai dan nasabah dalam menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli hewan kurban dan menyalurkannya kepada masyarakat.

“Kegiatan menjelang Idul Adha ini rutin biasa kita lakukan bersama temen-temen. Ini melibatkan pegawai, nasabah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan nasabah.

“Kepercayaan ini adalah amanah yang akan terus kami jaga. Berbekal amanah inilah, ke depan Mandiri Syariah akan senantiasa mendorong inovasi dan improvement layanan digital agar kami dapat memberikan solusi atas kebutuhan nasabah," paparnya. 

Sedangkan di hari raya Idul Adha ini, pihaknya memaknai sebagai momen untuk berbagi dan peduli kepada sesama. 

Ia berharap, ke depannya kegiatan ini terus dapat dilaksanakan secara rutin, dan kerjasama dengan mitra dalam hal ini IAIN Syekh Nurjati dapat semakin erat dan lebih baik lagi, sehingga dapat terus memberikan kemaslahatan bagi umat.

Sementara itu, di tempat yang sama, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Sumanta Hasyim mengungkapkan, pemberian hewan kurban tersebut merupakan hasil kerjasama kampus yang dipimpinnya ini dengan BSM.

“Ini adalah bentuk kerjasama kami dengan BSM yang Insya Allah kami tasyarufkan di lingkungan IAIN (Syekh Nurjati Cirebon) dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain itu, kata Sumanta, kerjasama ini juga merupakan tanggung jawab sosial bersama terhadap lingkungan dan masyarakat. Bahkan, hal ini juga merupakan refleksi dari ajaran agama untuk berkurban. Sehingga, semuanya dapat saling bersinergi dan saling membantu antar sesama.

“Bantuan yang disalurkan BSM ini sudah berjalan 2 tahun sekarang. Tahun kemarin 1 sapi, dan sekarang 1 sapi. Setelah dipotong nanti dagingnya akan disalurkan ke mustahiq dan masyarakat di sekitar kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (Agus)

Rapat Panitia Hewan Qurban Di Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Tekankan Protokol Kesehatan


FOKUS CIREBON - Panitia Idul Adha Masjid Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon menggelar rapat persiapan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha, Kamis (30/7/2020).

Rapat yang digelar usai shalat Isya itu, selain warga dan perangkat Rukun Tetanga (RT), juga melibatkan Karang Taruna Sumber Asri.

Dalam rapat tersebut, Ketua Panitia Hewan Qurban, Ustad Gaos SAg mengungkapkan bahwa pada tahun ini ada peningkatan jumlah hewan qurban dan ini di luar dugaan mengingat masih dalam situasi covid 19.

"Alhamdulillah, pada tahun ini jumlah hewan qurban meningkat, kami bersyukur dan ini di luar dugaan mengingat masih dalam masa covid 19," ujarnya.

Gaos juga meminta kerjasamanya dari semua panitia, terutama dalam hal teknis pada saat penyembelihan, pemotongan, hingga penetelan dan pembagian daging hewan qurban. 

Sementara itu, Oman Rohmana MPd, pelaksana teknis mengatur seluruh kepanitiaan mulai dari persiapan shalat Id hingga pembagian daging kepada warga luar yang membutuhkan.

Oman juga menekankan agar pada pelaksanaan shalat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

"Seluruh panitia wajib menggunakan masker. Begitu juga dengan pelaksanaan shalat Id dan shalat jumat, protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat, mulai dari penyiapan alat pengecek suhu badan hingga hand sanitaizer," jelasnya.

Oman juga menjelaskan, untuk pembagian daging qurban terbagi kedalam dua bagian, yakni untuk warga luar yang berjumlahkan 200 warga serta warga di Sumber Asri sendiri. 


"Seluruh daging hewan qurban akan diserahkan dan dibagikan seluruhnya kepada warga yang berhak, dan panitia sudah mempersiapkan semuanya," ujar Oman yang berharap seluruh rangkaian kegiatan sudah dipersiapkan dan diharapkan berjalan lancar.  (din)

Jawa Barat Menjadi Provinsi Pertama Di Indonesia Yang Menerbitkan SK



FOKUS CIREBON - Keterharuan perwakilan para guru honorer Jawa Barat  yang mendapatkan surat keputusan dari gubernur setelah lolos seleksi ketat untuk sertifikasi tunjangan guru non-PNS. 

Jawa Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerbitkan SK ini.

Sehingga para guru honorer terseleksi ini berhak mendapatkan tunjangan rutin bulanan sebesar 1,5 juta rupiah dari APBN, melengkapi tunjangan guru honorer yang sudah diberikan melalui APBD Provinsi.


"Semoga guru-guru honorer di Jawa Barat semakin sejahtera dan semakin baik dalam mendidik, membimbing dan mengawasi kemajuan siswa-siswa di Jawa Barat," ujar Gubernur Jabar. (din)

Rabu, 29 Juli 2020

PT Pelindo IV (Persero) Datangkan Dua Unit Alat CC Ke Pelabuhan Sorong


MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mendatangkan dua unit alat CC (Container Crane) di Pelabuhan Sorong. 

Direktur Teknik PT Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto, mengatakan alat yang tiba di dermaga Pelabuhan Sorong pada Selasa (28/7) kemarin, menggunakan kapal MV Pacific Brave ini, untuk memacu produktivitas bongkar muat di pelabuhan yang terletak di Papua Barat itu.

“Meskipun tahun ini badai pandemi Covid-19 tengah melanda dunia termasuk Indonesia, tapi kami tetap berkomitmen dan melakukan pembangunan infrastruktur maupun penambahan peralatan di sejumlah pelabuhan sesuai target investasi yang ditetapkan,” kata Prakosa, Rabu (29/7).

Lebih lanjut, kata Prakosa, sejumlah proyek pengembangan tetap berjalan. 

"Tentunya kami dari manajemen juga tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19, terutama bagi karyawan atau siapapun yang bertugas di lapangan,” ujarnya.

Sebagai kelanjutan dari pengembangan yang dilakukan manajemen Perseroan, pihaknya pada hari Selasa sudah mendatangkan alat untuk ditempatkan di Pelabuhan Sorong. 

"Sebenarnya untuk Pelabuhan Sorong total ada empat unit alat yang kami datangkan, yakni dua unit RTG dan dua unit CC. Tapi 2ldua unit CC tiba lebih awal. Menyusul dua unit RTG rencananya tiba pada Agustus nanti," ungkap Prakosa. 

Sementara itu, Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah mengatakan kedatangan empat unit alat yang akan semakin meningkatkan produktivitas di Pelabuhan Sorong ini adalah juga bagian dari rencana investasi di 2020. 

“Walaupun saat ini masih berlangsung wabah Virus Corona, tetapi Pelindo IV berusaha untuk tetap survive demi memacu pertumbuhan Indonesia Timur," kata Muhajir. (dade)

DPRD Kota Cirebon Kuatkan Program Pembangunan Di Daerah

FOKUS CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon menyoroti program dan capaian kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) tahun 2020.

Pada rapat kerja yang digelar di ruang rapat serbaguna gedung DPRD, Rabu (29/7), beberapa poin yang ditekankan dalam rapat diantaranya, identifikasi prasarana dan sarana umum perumahan (PSU), pendataan perumahan, serta pencegahan dan peningkatan kawasan pemukiman.

Kepada anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Plt Kepala DPRKP, Drs Sumanto mengatakan, beberapa program kerja di tahun ini terkendala pengerjaan karena pengalihan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Di masa adaptasi kebiasaan baru ini program kerja kembali dilaksanakan. Seperti, identifikasi perumahan dan penanganan kawasan kumuh.

“Karena anggaran kami terkena refocusing dan ada pemberlakuan PSBB, beberapa pekerjaan tidak bisa diselesaikan tahun ini,” ujar Sumanto saat rapat.

Pelaksanaan program kembali dikerjakan pada akhir Juli. Beberapa diantaranya adalah melakukan identifikasi PSU dan pendataan perumahan di lima kecamatan. Identifikasi tersebut melibatkan konsultan selama dua bulan dari waktu proyek dimulai.

“Identifikasi tersebut akan dilaksanakan selama 2 bulan. Sekarang sudah AKB, jadi pengerjaan bisa dilaksanakan prosesnya sedikit demi sedikit. Jujur saja, DPRKP berdiri baru 2017 lalu. Karena itu kami belum punya data pemukiman warga di perumahan,” ujarnya.

Selain itu, pascapandemi Covid-19 ini, beberapa program yang sedang berjalan yaitu perbaikan sarana prasarana pemakaman di Kedungmenjangan, Kelurahan Argasunya.

Program kerja lain yang belum bisa diselesaikan tahun ini adalah revitalisasi sejumlah taman. Kendati demikian, DPRKP baru memulai membuat Detail Engineering Design (DED) dengan melibatkan konsultan.

“Tiga kegiatan untuk revitalisasi taman rencananya dilaksanakan pada 2020 ini, akan tetapi karena anggaran kena refocusing, jadi baru DED saja,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II, H Hendi Nurhudaya SE mengatakan, DPRKP mengalami pengalihan anggaran dari Rp13 miliar menjadi Rp6,5 miliar. Akibatnya, beberapa program kerja yang seharusnya dikerjakan 2020, terpaksa tidak bisa dilakukan.

Pada kesempatan rapat kerja, Komisi II menegaskan untuk menggunakan anggaran yang sudah ada untuk mengerjakan program kerja 2020.

Selanjutnya, bila tidak bisa diselesaikan di tahun ini, maka bisa dikerjakan di tahun anggaran 2021. Komisi II juga minta agar program pro masyarakat seperti rutilahu dan penataan kawasan kumuh diprioritaskan.

Hendi juga mengatakan, yang harus difokuskan bagi DPRKP adalah tentang program Kotaku (penataan kawasan kumuh). Mengingat, adanya aturan baru mengenai peraturan menteri PUPR, maka sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak-pihak terkait.

“Selanjutnya soal program rutilahu, kami meminta data penerima tahun 2020. Kami ingin warga yang rumah tidak layak huni bisa diselesaikan. Ada alokasi 300 rumah dari pusat, dan 100 rumah dari pemprov. Bantuan dari Pemkot Cirebon belum ada karena Perwali belum dibuat. Kami minta segera dibuat,” kata Hendi. (Yono)