Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 02 Desember 2019

HIMASOS IAIN Cirebon, Pecahkan Krisis Pemuda Milenial, Lewat Seminar Nasional


FOKUS CIREBON - Tantangan industri 4.0 tidak harus cukup dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas Perguruan Tinggi saja, tetapi juga harus diperhatikan soal aspek mental dalam menjalankannya. 

Apalagi menyangkut peran pemuda milenial, sepertinya menjadi menarik untuk didiskusikan sebagai kelompok 'zaman now' yang gandrung terhadap kesiapannya menghadapi revolusi industri 4.0. 

Terutama menyangkut sikap dan pandangan (mental dan intelektual) para pemuda dalam menatap masa depan, sehingga kondisi ini membuat greget HIMASOS IAIN Cirebon, untuk pecahkan melalui Seminar Nasional tentang "Menguatkan Peran Generasi Muda dalam Mengembangkan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Islam" yang digelar di lantai 4, FUAD IAIN SNJ Cirebon, Senin, (02/12/2019).

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sosial (HIMASOS), IAIN SNJ Cirebon, Riyo Maheso Jenar menjelaskan jika kegiatan seminar nasional ini mengundang dua pembicara ternama yakni KH Huseun Muhammad (Founder Perguruan Tinggi Institut Studi Islam Fahmina Cirebon) dan Muhammad Abdullah Syukri MA (Indonesian Delegation For 1000 Abrahamic Circles Project.


Dijelaskan, seminar ini diadakan untuk membangun semangat dan pola pikir para mahasiswa dan pemuda sebagai generasi milenial agar bisa berkarakter sesuai dengan Islam dan berkepribadian Pancasila.

"Kita masih melihat, kaum milenial yang terjebak oleh sikap-sikap hendonis, sehingga sudah jarang  mendalami budaya dan pendidikan Islam, malah justru lebih banyak mengadopsi budaya barat, seperti main game online dan lainnya," terang Rio Maheso Jenar.

Sementara itu, dalam kupasan materi seminar, KH Huseun Muhammad menjelaskan, bahwa saat ini terjadi kegelisahan-kegelisahan di mana dengan berkembangnya sikap ekstrimisme. Sehingga pada sejumlah pertemuan dunia, selalu mengambil tema soal-soal perdamaian.

"Islam dulu itu maju, karena menyumbang peradaban manusia begitu besar dengan pandangan pandangan majunya," ujar KH Husein Muhammad.


Sedang menyangkut soal ekstrimisme yang dimaksud, Kata KH Husein Muhammad, adalah telah menyebarnya kekerasan atas nama agama, dan ini mencemaskan bagi masa depan kita. 

"Realitas itu adalah wajah dari dunia, pandangan ini karena dari proses sistem kita yang gagal.  Dan pendidikan harusnya menjadi proses mengaktualisasukan kemanusiaan untuk menjadi menambah baik, karena pendidikan itu proses mengaktualkan potensi kemanusiaan, potensi spiritual, potensi intelektual dan potensi energi," katanya.

Maka disinilah pentingnya peran pendidikan, yang harus lebih memanusiakan manusia melalui keilmuan dan potensi yang dikembangkan. Hal itu bisa juga sebagai proteksi dini, karena pendidikan kita, dan pergerakan islam dulu selalu mengibarkan kemajuan-kemajuan bagi masa depan. (din)









Bangun Sinergitas Dan Kerjasama, DPRD Cimahi Gandeng IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon lagi-lagi menjadi rujukan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh  lembaga atau institusi lain. Pasalnya, IAIN Cirebon kini dipandang sebagai salah satu institusi yang kredibel dan berkompeten untuk diajak bekerjsama dalam segala bidang.

Seperti juga yang dilakukan pihak DPRD Cimahi, Jawa Barat, dalam rangka penguatan peran dan kinerja anggota Legislatif dalam membangun daerah, DPRD Kota Cimahi menggandeng IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menyelenggarakan Workshop selama tiga hari dari tanggal 1-3 Desember 2019. 

Workhsop yang digagas adalah menyangkut "Optimalisasi Kinerja Legislatif Dalam Membangun Daerah Dengan Bersinergi Bersama Kebijakan Kepala Daerah" bertempat di Swiss Belhotel Cirebon.

"Selamat datang di Kota Cirebon kepada Ketua, Pimpinan Fraksi dan Anggota DRPD Kota Cimahi di Kota Cirebon," kata Dr.H.Sumanta, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon  pada pembukaan Workshop tersebut.


Pada kesempatan yang sama, Sumanta juga mengulas sejarah singkat berdirinya dan peran kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Dirinya merasa tersanjung dan senang dapat bersilaturrahim dan bekerjasama dengan DPRD Kota Cimahi melalui LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Terlebih menurutnya IAIN Syekh Nurjati Cirebon salah satu kampus yang sudah bekerjasama dengan Badan Keahlian DPR RI, yang pernah melibatkan IAIN Cirebon dalam pembahasan Rancangan UU Pesantren bersama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cimahi Ir.H.Achmad Zulkarnaen, MT dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya sempat menanyakan penyelenggara kegiatan Workshop ini kepada Setwan, ternyata IAIN Syekh Nurjati Cirebon cq. LPPM yang di Ketuai Dr.H.Ahmad Yani, M.Ag sudah mempunyai pengalaman dan tedaftar di Kemendagri RI sebagai penyelenggara BIMTEK anggota DPRD.

Diakuinya, dirinya merasa perlu bermitra dengan lembaga yang kredibel, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan akuntabel, tuturnya.

Selanjutnya, dirinya merasa senang bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pelayanannya luar biasa, ramah dan menyenangkan, fasilitas juga memadai, termasuk  narasumbernya sangat kredibel dan sudah terdaftar di Kemendagri. 

"Insya Allah, kerjasama ini akan terus berlanjut. Dan semoga pula kegiatan ini benar-benar berjalan dengan baik, dan memberikan penguatan pada peran dan fungsi kita dalam membangun daerah," pintanya. (din)

Pangkostrad Hadiri Pembukaan Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2019


FOKUS CILODONG -- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), hadiri pembukaan Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2019 yang digelar di Lapangan Tembak Kartika Cilodong. Senin (2/12).

Lomba Tembak ini dilaksanakan mulai tanggal 2 s/d 6 Desember 2019 mengusung tema "Dengan Semangat Kompetisi yang Sehat Dilandasi Sportivitas dan Soliditas yang Tinggi Demi Meraih Prestasi, Kita Wujudkan Profesionalisme Atlet Menembak TNI dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI” ini, dibuka oleh Kepala Staf Umum (Kasum) Tentara Nasional Indonesia Letjen TNI Joni Supriyanto.     

Dalam amanatnya Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Letjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan, bahwa kemampuan menembak bagi Prajurit TNI merupakan suatu tuntutan. 

Kemampuan ini menjadi sangat penting dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Terlebih kemampuan menembak menunjukkan profesionalisme prajurit TNI sebagai alat pertahanan negara.

"Oleh karena itu, kemampuan menembak setiap prajurit TNI harus terus dipelihara dan ditingkatkan melalui berbagai latihan dan ajang lomba sehingga lebih memotivasi prajurit untuk mencapai prestasi terbaik," kata Hadi.

Lomba Tembak Piala Panglima TNI merupakan program agenda tahunan Mabes TNI, dimana penyelenggaraannya dilaksanakan secara bergiliran oleh tiap-tiap angkatan. Tahun ini, TNI Angkatan Darat bertindak selaku penyelenggara lomba dan  dilaksanakan di Lapangan Tembak Kartika Cilodong.

"Kegiatan lomba tembak ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana hasil pembinaan serta kaderisasi para atlet menembak maupun eksekutif perwira tinggi yang dilakukan oleh tiap-tiap angkatan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah untuk meningkatkan soliditas, memupuk jiwa kompetisi yang sehat serta menggali dan meningkatkan potensi para atlet menembak TNI untuk dapat mengikuti berbagai ajang perlombaan di tingkat nasionalmaupun internasional seperti SEA Games, Asian Games, CISM World Military Games dan Olimpiade," ujarnya.

Diakhir amanatnya, Panglima TNI memberikan penekanan dan harapan. Pertama, laksanakan lomba dengan sikap sportif, jujur dan penuh semangat guna mencapai tujuan penyelenggaraan lomba ini. Kedua, jaga nama baik masing-masing kontingen dan raih prestasi terbaik. 

Ketiga, manfaatkan ajang lomba tembak ini sebagai wahana memupuk jiwa korsa, kebersamaan dan soliditas sesama prajurit. Keempat: Laksanakan penilaian dengan jujur dan objektif, sehingga lomba tembak berjalan dengan lancar, tertib, aman dan sukses. Kelima, perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama kegiatan berlangsung.  

"Adapun materi lomba tembak meliputi 10 M Air Pistol Kaliber 4,5 MM individual putra dan putri, 10 M Air Rifle Kaliber 4,5 MM individual putra dan putri, 25 M Pistol (Kaliber 32 MM dan 22 MM) individual dan tim putra, 50 M Rifle Kaliber 22 MM (Prone putra dan putri) individual dan tim, 300 M Rifle Kaliber 7,62 MM individual dan tim putra, Air Pistol Silhoutte Kaliber 4,5 MM putra, Air Rifle Silhoutte Kaliber 4,5 MM putra,  PPC WA 1500 Course Of Fire Kaliber 9 MM putra dan Eksekutif Pati Kaliber 9 MM terdiri dari Pistol individual dan tim Slow Rapid Fire serta Pistol Falling Plate," ujarnya. (dade)

 

Pungutan Di Sekolah, Segera Saja Dilaporkan


FOKUS KALTENG - Pungutan di sekokah masih terus terjadi. Bentuknya yang rapih dan tidak beraroma itu menjadi kemasan apik pihak sekolah dipundak komite sekolah, tujuannya agar tidak tercium OTT dan pihak Ombudsman. 
Hal ini harus menjadi perhatian dan kwaspadaan bersama dan jika ditemukan segera saja dilaporkan ke pihak Ombudsman.
Seperti yang dilakukan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalteng, Thoeseng T.T. Asang mengungkapkan, sejak 2017 pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang pungutan sekolah. 
Dalam penyuluhan tersebut disampaikan apa saja larangan yang tidak boleh dilakukan oleh pihak sekolah dalam pemungutan. Contohnya pungutan yang tidak transparan dalam keperuntukan dana tersebut. 
"Jika pihak orangtua/wali murid menemukan sumbangan sekolah yang cukup besar dan tidak jelas untuk apa segera saja laporkan ke kami agar bisa ditindak lebih lanjut,” tegasnya, Senin, 2 Desember 2019.
Lanjutnya, sampai saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pendidikan yang ada di Kalteng dan dari 2017 sampai 2019 memang ada ditemukan pungutan liar yang dilakukan oleh pihak sekolah.
“Namun kebetulan saya saat ini berada di luar, jadi tidak bisa membeberkan data tersebut secara rinci. Yang pasti ada sekolah yang melakukan pungutan yang tidak sesuai aturan,” tegasnya. (rid)

Minggu, 01 Desember 2019

Kabupaten Kuningan Peringati Hari AIDS Sedunia


FOKUS KUNINGAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M. Si Membuka Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Pandapa Kuningan pada Minggu Pagi, (1/12/2019).
Ketua Panitia Peringatan Hari AIDS Sedunia Ani Zulaeha, dalam laporannya menyampaikan bahwa di Kabupaten Kuningan mempunyai suatu wadah organisasi kemasyarakatan yaitu Warga Peduli AIDS Kuningan yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan, antara lain melaksanakan berbagai kegiatan dengan memprioritaskan kepada ibu dan anak yang terdampak.
Menurutnya melalui momentum ini mengajak pada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan merubah stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/ AIDS sebagai upaya membantu penyembuhan dan pemulihan kepercayaan diri pada penderita HIV/AIDS yang senatiasa untuk membangun Kabupaten Kuningan lebih maju.
Sementara itu menurut Dian, kegiatan HAS ini merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian kita pada dampak HIV AIDS, maka sudah saatnya generasi selanjutnya harus lebih baik dan meningkatkan ketahanan diri melalui Iman dan Taqwa, karenanya penularan HIV dapat terjadi akibat perilaku beresiko seperti hubungan seksual dan narkoba jarum suntik.

“Maka dari itu pemerintah daerah mendorong seluruh pihak terkait, untuk secara bersama-sama ikut berkontribusi dalam penanggulangan HIV dan AIDS dari sisi kesehatan, ekonomi dan psikologisnya,” ungkap Dian.
Melalui peringatan tersebut organisasi Warga Peduli AIDS Kuningan beserta pemerintah daerah dan donator memberikan bantuan donasi berupa beasiswa pendidikan untuk 25 anak terdampak, serta dimeriahkan pula dengan berbagai kegiatan diantaranya Senam Zumba, Colour Run, dan Bazar Berbagai Produk.

Bupati Kuningan Raih Penghargaan Anugrah Dwija Praja Nugraha


FOKUS KUNINGAN - Sebagai Kepala daerah yang banyak memberikan perhatian kepada pendidikan, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama SH.,MH menerima penghargaan anugerah Dwija Praja Nugraha yang diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadim Makarim, di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019).
Dwija Praja Nugraha merupakan sebuah apresiasi tertinggi dari guru-guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kepada Kepala Daerah yang memiliki komitmen teguh memajukan kualitas pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru.
Penganugerahan ini diberikan dalam rangka HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) serta puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019.
PGRI Kabupaten Kuningan mengusulkan Acep Purnama untuk meraih penghargaan ini, melihat kesungguhan Bupati Kuningan selama masa kepemimpinan yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan dan peduli terhadap kesejahteraan guru.

Bupati Acep turut berterima kasih kepada para guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Kuningan yang telah mengusulkan dirinya untuk menerima penghargaan ini.
Menurutnya, tugas meningkatkan kualitas pendidikan di Kuningan adalah tanggung jawab kita semua, terutama Pemerintah Kabupaten Kuningan, ia mengatakan akan terus memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi guru. (Hum)

Woww.. !! Ribuan Siswa Minum Obat Masuk Rekor Muri


FOKUS NASIONAL - Jika hanya satu dua orang yang minum obat mungkin sudah biasa, selain karena sakit atau karena ingin sehat. Namun kali ini sangat berbeda dengan kebiasaan meminum obat, di mana sedikitnya 15 ribu siswi sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat secara serentak minum tablet penambah darah dan tercatat di Rekor Muri sebagai yang terbanyak dalam kegiatan minum obat, Jumat (29/11).
Ketua PC Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Bekasi, Adlis Rahmat menjelaskan, organisasinya dipercaya Dinkes Kota Bekasi untuk menyelenggarakan acara Rekor Muri dala minum tablet penambah darah hari ini secara serentak di 300 sekolah yang ada di Kota Bekasi dengan melibatkan 15 ribu siswi SMP maupun SMA/SMK.
“Kita hanya mempertegas bahwa organisasi (AIA) ini ada di Kota Bekasi. Dengan kegiatan ini, kami berharap generasi penerus bangsa terutama wanita bisa mewujudkan generasi sehat,” ungkapnya usai acara di SMA/SMK Daya Utama, Mustika Jaya.
Ditambahkan dia, ada profesi yang tidak muncul ke publik meskipun sudah berkontribusi buat negara. “Makanya organisasi apoteker yang dipercaya Dinkes untuk menyelenggarakan ini,” ucapnya.

Terkait obat tablet yang diberikan kepada siswa, Adlis menjelaskan, tabletnya untuk menambah darah zat FE.
“Iya itu obat generik, kenapa hanya siswi saja yang diberikan, karena siswi remaja kan sudah mengalami menstruasi yang mengeluatkan darah kotor. Jadi kaum perempuan ini rentan dengan kesehatan,” bebernya.
Sementara, anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung menegaskan, pihaknya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara berkala.
“Iya bagus ini agar generasi penerus kita sehat. Karena masa depan bangsa kedepanya kan ada di pundak mereka,” pungkas dewan kali malang. (ham)

Liburan Di Hari Minggu, Anak Bisa Nyaman Di Taman Rekreasi


FOKUS CIREBON- Mengasuh anak agar tidak rewel, apalagi kerap menangis, haruslah dimengerti dengan menyiasati anak agar tidak lagi rewel dan ngambek. Apa resep yang paling baik, adalah mengajaknya ke tempat rekreasi permainan anak.

Seperti yang terlihat pada permainan melukis gambar. Anak berusia 4 tahun ini seperti tengah asyik ranpa menghiraukan hiruk pikuk keramaian di tempat rekreasi.


Ya, Aida namanya, dengan ditemani kakaknya, Silmy, keduanya asyik menyelesaikan lukisan bergambar Hello Kitty.


"Anak-anak senang, hari libur Minggu menjadi hari yang mengasyikan bagi anak-anak kami, mereka merasa nyaman di tempat rekreasi, hanya dengan uang Rp 10.000 anak sudah bisa mencurahkan perhatiannya pada obyek yabg disukainnya, jadi sudah gak ngambek lagi," terang Hasanah, ibu kedua anak ini, Minggu (01/12/2019), di area taman bima, Kota Cirebon. (Yar)

Kadisdik Jabar Memberikan Apresiasi Kepada Guru Dan Tenaga Kependidikan Berprestasi


FOKUS JABAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan penghargaan kepada 107 guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Malam Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan  Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 yang berlangsung di Hotel Savoy Homann Bandung, Jln. Asia Afrika No. 112, Kota Bandung, Minggu (1/12/19) malam. 
Ajang penyeleksian untuk peringkat pertama, kedua, dan ketiga ini telah dilakukan sejak 8 bulan yang lalu.
Kepada pemenang Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 ini, diberikan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk juara I. 
Sedangkan peringkat II sebanyak Rp 7,5 juta dan peringkat III sebesar Rp 5 juta. Dalam ajang ini, Kota Bandung keluar sebagai juara umum.
Guru dan tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Keberadaan GTK yang kompeten dan berkualitas menjadi kunci terwujudnya pendidikan berkualitas. 
Hal inilah yang mendorong digelarnya ajang tersebut sebagai upaya menemukan guru dan GTK berkompeten.
Kadisdik Jabar, Dewi Sartika memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih guru dan tenaga kependidikan berprestasi ini. 
"Luar biasa, kita sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang dicetak para guru dan tenaga kependidikan kita. Dengan ini, mari kita kembali rapatkan barisan untuk mencetak para juara serta saling berkolaborasi guna mengantarkan siswa-siswa yang mandiri dan mempunyai kapasitas keilmuan," tutur Kadisdik.
Kadisdik menjelaskan, ajang ini merupakan bentuk apresiasi serta penghargaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada para guru dan tenaga kependidikan yang berkinerja baik. 
Pemilihan ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian dan penghargaan pemerintah terhadap profesi guru dan tenaga kependidikan yang telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor l4 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen. 
"Tentunya, ajang ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi GTK demi menumbuhkan keteladanan yang dapat memberikan dampak positif bagi karier guru dan tenaga kependidikan serta peningkatan mutu pendidikan di sisi yang lain," harapnya.
Sementara itu, Staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dadi Iskandar menyampaikan, perhelatan ini memiliki nilai penting dan strategis. 
Terutama, dalam upaya mewujudkan visi "Jabar Juara Lahir Batin". "Melalui ajang ini, kita dapat mengukur tingkatan dan kualitas kompetensi yang sudah dicapai GTK Jawa Barat dan membandingkannya dengan provinsi lain," tuturnya.
Sebagai provinsi yang mencita-citakan predikat juara lahir batin, lanjut Dadi, sudah seharusnya dilakukan ikhtiar yang lebih serius guna meningkatkan kualitas di segala bidang, termasuk pendidikan. "Terutama kualitas guru dan tenaga kependidikannya," ucapnya.
Menurutnya, hal ini cukup beralasan jika dihubungkan dengan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan. Pemenuhan standar guru dan tenaga kependidikan menjadi kunci bagi pemenuhan standar-standar lainnya. 
"Meskipun ajang lomba atau kompetisi bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan dalam membangun pendidikan, namun pengakuan atas prestasi bagian dari ikhtiar membangun visi yang tengah dilaksanakan," pungkasnya. (dik)

Sabtu, 30 November 2019

Walikota Cirebon Raih Penghargaan Di Bidang Pendidikan


FOKUS CIREBON - Presiden RI, Joko Widodo memberikan penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH dan PGRI Kota Cirebon di Lapangan Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, karena perhatiannya begitu besr kepada pendidikan.

H Abdul Haris, Ketua PGRI Kota Cirebon menyampaikan, penghargaaan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang mempunyai perhatian lebih kepada dunia pendidikan.

"Ya, Pak Wali Kota Cirebin begitu besar perhatiannya kepada kalangan pendidikan, khususnya guru-guru honorer," papar Haris.

Dijelaskan, Kota Cirebon merupakan salah satu daerah yang lebih dahulu meng-SK-kan guru honorer, sehingga para guru mendapat insentif dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon.

"Penghargaan ini tentu harus menjadi motivasi agar keberpihakan dan dukungan bagi kemajuan serta pengembangan pendidikan di Kota Cirebon lebih baik lagi. Khususnya bagi kualitas dan tenaga pendidik demi kemajuan Kota Cirebon," kata Haris.

Sementara itu, penghargaan di bidang pendidikan yang diterima Pemkot Cirebon dari bapak Presiden RI ini, karena memang perhatian dan keberpihakan Wali Kota untuk pendidikan begitu besar, khususnya bagi para guru di Kota Cirebon. (Pai)

Menhan Prabowo Subianto Diterima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan Dalam Kerjasama Pertahanan


FOKUS NASIONAL – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diterima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada kesempatan kunjungannya ke Turki, 27-29 November 2019.
Selain didampingi Duta Besar RI untuk Republik Turki, pertemuan dengan Presiden Erdogan tersebut juga dihadiri oleh Menhan Turki, Hulusi Akar dan Ketua Presidensi Industri Pertahanan, Ismail Demir. Dalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi interaktif mengenai berbagai aspek kerjasama pertahanan.
“Pertemuan berlangsung hangat dan interaktif. Menhan Prabowo menyampaikan salam dari Presiden Jokowi dan keinginan Indonesia untuk semakin memperkuat kerjasama pertahanan dan industri pertahanan yang sudah ada selama ini.
Sementara itu, Presiden Erdogan juga menegaskan kembali perhatian khusus Turki terhadap hubungannya dengan Indonesia, termasuk di bidang kerjasama pertahanan”, ujar Duta Besar RI untuk Republik Turki, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan isi pertemuan Menhan Prabowo dengan Presiden Erdogan.
Sebelum diterima Presiden Erdogan, Menhan Prabowo juga melakukan kunjungan resmi ke Menteri Pertahanan Turki, Hulsi Akar, dimana Menhan diterima dengan upacara kemiliteran. Menhan juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua Presidensi Industri Pertahanan (SSB), Ismail Demir. SSB adalah lembaga yang dipimpin langsung oleh Presiden Turki dan membawahi seluruh industri pertahanan di Turki.
“Menhan mengharapkan agar Perjanjian Pertahanan di antara kedua negara dapat segera dibahas dan ditandatangani”, terang Dubes Iqbal menjelaskan isi pembicaraan Menhan Prabowo dengan Menhan Hulusi Akar.
“Tidak hanya peningkatan kemampuan alutsista yang menjadi perhatian Menhan dalam pertemuan-pertemuan tersebut, tapi juga kapasitas personil TNI mendapatkan perhatian. Karena itu kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan akan mendaparkan porsi perhatian yang signifikan dan akan segera dimulai”, imbuh Dubes Iqbal.
Selain melakukan pertemuan dengan Presiden dan pejabat tinggi di bidang pertahanan, Menhan Prabowo juga melakukan kunjungan lapangan ke Armada Utama Angkatan Laut Turki di Gölcük, Kocaeli (27/11).
Di Markas Armada Utama yang juga merupakan galangan kapal selam tersebut, Menhan Prabowo diterima langsung oleh Komandan Armada Utama, Laksamana Ercument Tatlioglu. Menhan juga berkesempatan meninjau langsung kapal perang kelas Corvet terbaru produksi Turki, TCG Kinaliada.
Indonesia dan Turkey memiliki kerjasama yang kuat di bidang pertahanan. Kedua negara sudah memiliki MoU tentang Kerjasama Industri Pertahanan sejak 2010 dan akan diperluas melalui MoU Kerjasama Pertahanan yang diharapkan dapat ditandatangani pada tahun 2020.
Indonesia-Turki juga sudah berhasil mengembangkan bersama tank kelas menengah (medium tank) dengan teknologi terbaru. Tank tersebut diharapkan sudah akan mulai diproduksi bersama pada tahun 2020.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Bekuk Tersangka Jaringan Narkotika


FOKUS JAKARTA -- JS, inisial pelaku jaringan Malaysia, Batam dan Aceh berhasil dibekuk Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung  Priok. Tersangka ditangkap di Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelni Pelabuhan Tanjung Priok, dengan barang bukti Shabu dua Kilogram. 

"Tersangka berinisial JS ditangkap pada hari Kamis tanggal 28 November 2019, pada pukul 20.30 WIB saat turun dari Kapal KM. Kelud," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes PoL Drs. Yusri Yunus, Sabtu (30/11), saat konferensi pers, di Loby Promoter Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Tersangka diduga melanggar Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 Undang - undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, saat ini kasusnya ditangani Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan, disamping melaksanakan pengungkapan Kasus tersebut, Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam kurun waktu bulan September sampai dengan  Nopember 2019 sudah mengamankan tersangka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sedikitnya 44 tersangka.

"Barang-Bukti Narkotika sebagai berikut, Shabu 2.386,34 Gram, Extacy 102 Butir, dan Ganja 72,2 Gram. Barang-bukti Psikotropika H-5/Happy (Erimin) 80 Butir," ungkap Kapolres. (dade)

Mendikbud Berjanji Ingin Menyederhanakan Administrasi Guru


FOKUS JAKARTA-- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, berjanji untuk menyederhanakan administrasi guru. Kendati dirinya meminta, semua harus bersabar, supaya pihaknya dapat melaksanakan ini dengan baik, terstruktur, dan tidak tergesa-gesa.

Demikian dikatakan Nadiem, saat pidato pada puncak peringatan Hari Guru, di Stadion Wiwaha Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (30/11/2019).

Mendikbud akan menyederhanakan beberapa hal, seperti masalah administrasi. Namun, Nadiem meminta kesabaran kepada guru agar perubahan itu bisa tercipta. 

"Kalau bapak ibu ingin perubahan. Perubahan harus dilakukan dengan cara baik, dengan planing baik. Dengan strategi yang baik. Mohon kesabaran bapak ibu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyid mengungkapkan meminta perhatian pemerintah kepada guru terus membaik dari tahun ke tahun. Kami mengharapkan perhatian pemerintah membaik dari waktu ke waktu, karena pada saat ini kekurangan guru itu nyata.

Sertifikasi guru yang baru mencapai 52 persen dari total sekitar 2,7 juta jumlah guru di Indonesia ini juga menjadi keresahan PGRI.  

"Jadi kami serius untuk mendorong ada perubahan untuk semakin baik, agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim melibatkan guru dalam melakukan perubahan pendidikan di Indonesia," ungkap Unifah.  

Lebih lanjut, kata Unifah mengungkapkan Guru dan PGRI merupakan bagian dari peran strategis perubahan yang sama-sama diinginkan Nadiem, yakni memajukan pendidikan Indonesia

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Mendikbud, Nadiem Makarim , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua PGRI Unifah Rosyidi dan ribuan Guru dari seluruh tanah air. 

"Sebelum saya bicara dengan guru-guru. Saya terus terang pesimis, tantangan terlalu berat. Setiap kali saya berbincang dengan guru, dengarkan nasihat dari guru, saya langsung optimis," katanya.  (dade)




Kepala Kejaksaan Negeri Cirebon : Pembayaran Denda Tilang, Kini Terkoneksi Secara Nasional


FOKUS CIREBON – Saat ini, mereka yang terkena tilang kendaraan, tidak usah risau. Pasalnya kejaksaan negeri tengah melounching program bayar denda tilang yang terintegrasi dan terkoneksi secara nasional.

Kajari Kota Cirebon, M. Syarifuddin mengatakan ide awalnya program digulirkan untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan pelayanan ke masyarakat yang terkena tilang. 

Jumlah pengendara terkena tilang terus meningkat hingga setiap minggu mencapai angka 1000 bahkan jika ada operasi mencapai 2000 pengendara.

“Program memecah pembayaran di Kantor Pos. Awalnya pembayaran di Kantor pos yang ada di Kota Cirebon. PT Pos kemudian mengembangkan aplikasi khusus sehingga pembayaran dapat dilakukan di seluruh Indonesia,” ujar Syarifuddin.

Program ini, lanjut Syarifuddin, pertama kali digulirkan di Kota Cirebon dan akan dilaksanakan secara nasional.

Selain pembayaran juga pengembalian barang bukti akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan diantar langsung ke alamat pengendara yang ditilang.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Kota Cirebon merespon positif terkait inovasi yang dilakukan Kejaksaan negeri (Kejari) kota Cirebon terkait pembayaran denda tilang. 

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH pada launching layanan pembayaran denda tilang dan pengiriman barang bukti kerjasama antara Kejari, Kantor Pos Cirebon dan BRI, di kantor Kejaksaan Negeri Cirebon, Jumat (29/11). 

Azis mengatakan inovasi ini sangat tepat dalam pelayanan terhadap masyarakat.

“Pelayanan akan semakin prima terhadap ketidaknyamanan para pengendara yang terkena tilang. Jika selama ini mereka harus mengantri dengan system ini lebih baik,” ungkap Azis.

Azis menambahkan para pengendara yang terkena tilang bisa membayar di mana saja dengan proses lebih cepat dan nyaman. 

Hal ini bentuk peningkatan pelayanan yang sangat dinantikan masyarakat. Masyarakat yang terkena tilang tidak harus membayar denda di Kejari Kota Cirebon tapi di kantor pos atau BRI terdekat.

“Kami harapkan inovasi ini akan meningkatkan dan memotivasi layanan Kejari kepada masyarakat melalui program lain. Kejari Kota Cirebon akan menjadi wilayah percontohan bagi wilayah lain tentuya,” kata Azis.

Pelaksanaan launching dilaksanakan dengan cara melepas balon ke udara bersama Wali Kota, Kajari Kota Cirebon, M Syarifuddin, SH, MH, Kepala Pos Regional Jawa Barat, Helly Siti Halimah dan lainnya. 

Kemudian dilakukan peninjauan proses pembayaran di mobil milik PT Pos dan diberikan surat pembayaran bukti tilangan. (Man)

Ketua FORMI Dan PERWOSI, Kunjungi Kontingen Kuningan Di Brebes


FOKUS KUNINGA - Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama didampingi Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Kuningan, Hj. Yuana Ridho Suganda berkesempatan mengunjungi beberapa cabang olahraga dari Kontingen Kabupaten Kuningan dalam perhelatan PORSENITAS ke-VIII Tahun 2019, di Kabupaten Brebes, Kamis (28/11/2019).
Dalam kesempatan itu, Ika mengunjungi beberapa cabang olahraga, diantaranya Tenis Lapang, yang pada saat itu sedang berlangsung pertandingan antara Kabupaten Kuningan menghadapi Kabupaten Brebes. Pertandingan terasa spesial, karena tampil sebagai atlet dari kontingen Kuningan yakni Wakil Bupati, H. M. Ridho Suganda yang mendapat dukungan langsung dari Istri, Hj. Yuana Ridho Suganda yang juga Ketua PERWOSI Kabupaten Kuningan.
Kemudian Ika bergegas mengunjungi cabang olahraga bulutangkis dan cabang olahraga futsal. Para atlet tampak sumringah mendapat kunjungan Ketua FORMI ke lokasi pertandingan. Para atlet pun berusaha semaksimal mungkin menampilkan suguhan pertandingan yang terbaik untuk mendapatkan hasil yang di harapkan.
Penangungjawab Kontingen Kabupaten Kuningan, Asep Ismanto, menghaturkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua FORMI dan Ketua PERWOSI Kabupaten Kuningan yang menyempatkan menghadiri beberapa cabang olahraga dalam perhelatan PORSENITAS ke-VIII Tahun 2019 di Kabupaten Brebes.

“Ini merupakan dorongan spirit bagi para atlet dari Kontingen Kabupaten Kuningan. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik dan meraih hasil yang maksimal,”harap Asep.
Ketua FORMI Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama dalam kesempatan mengunjungi beberapa cabang olahraga, mengaku bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perjuangan yang diberikan oleh para atlet dalam mengharumkan Kabupaten Kuningan. Tampak terlihat keakraban antara dirinya dengan para atlet di lokasi pertandingan. Ini menunjukan bahwa para atlet ingin menunjukan hasil yang terbaik bagi Kabupaten Kuningan.
"Semoga capaian Kontingen Kabupaten Kuningan dalam PORSENITAS ini dapat menembus di posisi 3 besar dan dapat mempertahankan serta meningkatkan prestasi di PORSENITAS tahun lalu dan dapat menjadi juara umum. Maka saya berpesan pada seluruh atlet untuk selalu menjaga kondisi kebugaran, selalu kompak dan solid dalam menghadapi pertandingan,"harap Ika.

Presiden RI : Ajak Anggota Korpri Mengambil Jalan Perubahan dan Reformasi Berkelanjutan


FOKUS MAJALENGKA - Ribuan peserta Upacara HUT Korpri ke 48, Kabupaten Majalengka, padati Lapangan GGM, Jum'at (29/11/2019). Selain pelaksanaan upacara berjalan khidmat, juga berlangsung meriah, setelah diawali dengan angklung.
Upacara yang diikuti oleh unsur Korpri dari Kecamatan se-Kabupaten Majalengka, serta Korpri di lingkungan Pemerintah Kab. Majalengka, 
Turut menghadiri acara tersebut Ketua DPRD, Sekda, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Kejaksaan Negeri, Ketua Dewan Pembina Korpri Kab. Majalengka, para Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Kab. Majalengka beserta jajarannya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta undangan lainnya
Kegiatan diawali dengan penampilan Angklung dengan jumlah peserta sebanyak 1000-an peserta yang terdiri dari unsur Korpri, guru IGTKI, Persatuan Guru Mata Pelajaran, dan Siswa-siswi SMPN 1 Majalengka.
Dalam amanatnya, Presiden RI Ir. Joko Widodo selaku Penasihat Nasional Korpri, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana,  menyampaikan penghargaan kepada segenap Keluarga Besar KORPRI yang sudah dan sedang mengemban tugas, tanggung jawab serta pengabdian kepada negara, bangsa dan rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia.
Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa, saat ini kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi Industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan. 
Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut, kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. 
Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi, kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

“Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan, tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linear dan tidak ada lagi kerja rutinitas, Birokrasi harus berubah, Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan”, tegas Presiden.
Presiden menambahkan, dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. lnovasi teknologi harus bisa mempermudah bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah, masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak yang luas.
“Kita harus optimis menatap masa depan, harus percaya diri menghadapi tantangan kompetisi global, kita pun harus yakin menjadi salah satu negara terkuat di dunia menjadi negara pemenang kuncinya adalah kita mau bersatu karena Persatuan dan Kesatuan adalah pengikat kita untuk menuju lndonesia maju. Tanpa persatuan, kemajemukan negara kita, tidak akan pernah menjadi energi kolektif untuk mencapai kemajuan”, tutup Presiden. (Git)

Jumat, 29 November 2019

Kedepan, Bupati dan DPRD Bersinergis Tuntaskan Masalah Sampah



FOKUS KAB CIREBON - Musim penghujan yang mulai turun di wilayah  Kabupaten Cirebon harus disambut dengan bersih-bersih lingkungan dan saluran air (selokan dan sungai, red).  Walau intensitas hujan masih terbilang jarang, menjagabdari kemungkin banjir menjadi lebih penting sebelum hujan besar intens turunndi wilayah ini.

Harapan ini, ternyata memang masih memerlukan giat sosialisasi kepada masyarakat dari semua komponen, mulai dari atas hingga bawah (aparatur desa).

Berbeda dwngn harapan, pemandangan kontras terlihat di bibir sungai Cipager, Blok Grewal RT 07/03, Desa Setu Wetan, Kabupaten Cirebon. Dimana terlihat gundukan sampah yang tentunya sangat tidak elok untuk dipandang dan bisa menggangu arus air sungai saat hujan turun.

Keberadaan gundukan sampah di bibir sungai Cipager ini, akhirnya mengundang keprihatinan dan perhatian anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Cirebon, Yoga Setiawan.

Yoga berharap, pemerintah desa setempat bisa segera memfasilitasi warga terutama soal bak atau tempat sampah. Sehingga dalam hal ink diperlukan sosilalisasikan kepada warga agar tidak buang sampah di sungai. Karena berdampak tidak baik.

Menurutnya, bahwa persoalan sampah merupakan suatu PR besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, yang sampai saat ini belum juga terselesaikan.

Selain prihatin, Yoga juga bermaksud ingin memdatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, saya bisa bertemu Kadis LH untuk menindaklanjuti  permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon," terangnya.

Yoga juga berharap, kedepannya Bupati Cirebon dan Dewan dapat bersinergis dalam menyelesaikan permasalahan tersebut."Dua sampai tiga tahun, semua PR sampah ini, diharapkan bisa tuntas" tandas Yoga. (bam)

Aktif Kelola Website, Plt Bupati Indramayu Berikan Pengargaan Kepada SKPD Dan Kecamatan


FOKUS INDRAMAYU – Sejumlah SKPD dan kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jum’at (29/11/2019) mendapatkan penghargaan dari Plt Bupati Indramayu. Pemberian penghargaan tersebut  lantaran dalam menjalankan tugasnya, mereka aktif mengelola website dan media sosial.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan bersamaan pada Peringatan HUT Ke-48 Korpri tingkat Kabupaten Indramayu,  di Alun-alun Indramayu.

Untuk kategori website SKPD aktif penghargaan diberikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran , Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kecamatan Kedokanbunder, Kecamatan Juntinyuat, dan Kecamatan Jatibarang.

Sedangkan untuk SKPD pengelola media sosial aktif diberikan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kecamatan Kroya, Kecamatan Arahan, dan Kecamatan Indramayu.

Plt. Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan SKPD dengan menginformasikan program pembangunan melalui website dan juga media social. Karena hal ini telah mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam menajalankan tugasnya.

“Bagi SKPD yang belum mengaktifkan website dan media social untuk segera dioperasikan karena ini sangat membantu terjadinya komunikasi dengan masyarakatnya. Mau tidak mau suka tidak suka penguasaan teknologi digital harus dilakukan oleh SKPD,” tegas Taufik.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana mengatakan, semua sub domain SKPD sudah ada dan tinggal melakukan update data dan konten. Jika SKPD bisa menjalankan website dan media social maka akan tercipta komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. Selain itu sebagai bentuk respon cepat terhadap permasalahan yang ditemui di masyarakat. (den)

BPS Kota Cirebon Gandeng Mahasiswa Bidik Misi Giatkan Sosialisasi Susduk 2020


CIREBON FOKUSWakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a MAg menerima pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon saat berkunjung ke Kampus IAIN Cirebon. Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan sosialisasi terkait perbedaan pada pelaksanaan Susduk 2020 yang berbeda dengan Susduk sebelumnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ilman Nafi'a mendukung langkah yang tengah digiatkan  pihak BPS. Pihaknya akan mengerahkan mahasiswa bidik misi yang siap membantu BPS dalam suksesnya Susduk 2020.

"Karena bagi kita sebagai akademisi, keberadaan BPS sangat penting. Selain menyediakan data base, dari BPS juga kita bisa punya referensi untuk berbagai kepentingan seperti penelitian dan pembuatan skripsi yang membutuhkan data dari BPS. Apalagi data BPS sekarang bisa diakses secara online," ujar Ilman Nafi'a saat membuka kegiatan sosialisasi tersebut.


Dijelaskan, pelaksanaan Sensus Penduduk (Susduk) 2020 yang berbeda dari Susduk sebelumnya, memang memerlukan giat sosialissasi ke masyarakat. Untuk itu, sosialisasi yang dilakukan pihak BPS Kota Cirebon untuk memberikan pemahaman terkait Susduk 2020 kepada mahasiswa penerima Bidik Misi akan kita tidak lanjuti.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri pada kegiatan sosialasi menjelaskan, jika pelaksanaan Susduk 2020 berbeda dari Susduk sebelumnya. Secara teknis, Susduk 2020 lebih banyak menggunakan perangkat online. Masyarakat pun bisa mengisi data pribadi melalui link sensus.bps.go.id pada Februari hingga Maret 2020. 

"Akan ada dua tahapan besar. Pertama masyarakat bisa isi sendiri secara online. Ada 22 jenis pertanyaan. Pada saatnya link nya akan kita sebar pada Februari-Maret 2020," ulasnya.


Di Kota Cirebon dan  daerah Jawa Barat sendiri, katanya, Susduk 2020 dipastikan menggunakan link online. Hanya saja, bagi masyarakat di daerah yang sulit sinyal internet, bakal dilakukan sensus secara manual pada Juli 2020.

"Kita berharap dari mahasiswa IAIN ini walaupun mereka bukan berdomisili di Kota Cirebon mereka pun bisa mengisi sensus secara online tersebut," ujar dia.  (din)

Apel HUT Korpri Ke 48, Wali Kota Cirebon Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan


FOKUS CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH usai mengikuti apel Peringatan HUT Korpri ke 48, Peringatan HUT PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional ke 25 di Halaman kantor Setda Balaikota Cirebon, Jum'at, (29/11), memberikan pesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap menjaga semangat untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

Azis juga meminta semangat persatuan anggota Korpri dan PGRI harus tertanam baik untuk pengabdian.

“ASN dan para guru harus meningkatkan pengabdiannya bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Azis.

ASN, kata Azis, harus mengabdi melalui pelayanan terbaik. Baik di Dinas, Badan maupun lembaga pemerintah lainnya, dan pelayanan terbaik itu harus diwujudkan atas  etos kerja yang baik sesuai tugas kerja yang dihadapi.

“Sedangkan para guru harus meningkatkan kualitas pendidikan siswanya. Selain ilmu pengetahuan dan intelektual yang diberikan juga tertanam nilai-nilai budi pekerti luhur dan etika,” kata Azis.



Siswa yang pintar, lanjut Azis tanpa memiliki kemampuan etika dan budi pekerti justru akan membahayakan. Berbeda dengan siswa yang pintar memiliki etika dan budi pekerti luhur akan memberikan manfaat bagi keluarga, Kota Cirebon dan Bangsa Indonesia.

“Guru itu bukan hanya mengajar tapi juga mendidik. Mendidik supaya pintar tapi memiliki etika dalam bertindak,” ujar Azis.

Dalam menjalankan tugas ASN juga dituntut tetap loyal kepada pelayanan dan kepentingan masyarakat. Ketika bertindak harus mengutamakan kepentingan lebih besar sehingga mampu memberikan manfaat bagi Bangsa.

“Saya yakin dengan ASN Kota Cirebon yang telah menunjukan loyalitas dalam membantu pembangunan baik tingkat kota maupun regional bahkan nasional. Selamat Ulang Tahun kepada Korpri, PGRI dan kalangan pendidikan,” tandasnya. (is)

Kamis, 28 November 2019

Tingkatkan PAD, Pemkot Cirebon Dorong Pengelolaan Pajak Daerah Melalui Sistem Teknologi Informasi


FOKUS CIREBON – Upaya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota CirebonPemerintah Daerah Kota Cirebon mendorong pengelolaan pajak daerah mengembangkan sistem teknologi informasi. 

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH yang hadir pada Sosialisasi optimalisasi penerimaan pajak daerah tahun 2019 dan program pemasangan data transaksi di Hotel Prima, Kamis (28/11). 

Azis mengatakan penggunaan teknologi informasi memenuhi tuntutan publik menuju peningkatan akses pelayanan kepada para wajib pajak.
“Dimana wajib pajak semakin mudah melakukan pembayaran dengan pemanfaatan teknologi informasi,” ungkap Azis.

Azis menambahkan penggunaan teknologi informasi salah satunya perekaman data transaksi menggunakan cash resgister dan tapping box.

Selain itu penerapan pembayaran dan pelaporan pajak daerah secara online bagi masyarakat yang akan termonitor secara langsung.


“Hal ini merupakan upaya dan komitmen Pemerintah Daerah Kota Cirebon guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Apalagi di APBD tahun 2019 akan terpasang 123 tapping box dan cash register. Selain ada bantuan dari BJB sebanyak 40 tapping box,” kata Azis.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, MSi mengatakan BKD sedang mencari solusi meningkatkan PAD salah satunya menghapus denda.

Diharapkan para wajib pajak dapat membayar pokok saja sehingga merangsang mereka membayar.
“Hal ini juga untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk membayar,” ujar Agus.

Agus mengatakan saat ini pembayaran wajib pajak sudah mencapai angka 94 persen. Pihaknya akan mengupayakan pembayaran pajak mencapai angka 100 persen. (bam)