Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 Juli 2024

Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati Hadiri Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024



BENGKULU, FC - Program Studi Hukum Tata Negara Islam (HTNI) UIN Siber Syekh Nurjati turut berpartisipasi dalam Kerja Nasional Asosiasi Program Studi Hukum Tata Negara Indonesia (APHUTARI) ke-VII yang berlangsung di UIN Soekarno Fatmawati, Bengkulu. Acara ini diadakan pada Senin hingga Rabu, 8-10 Juli 2024.

Sekretaris Jurusan HTNI UIN Siber Syekh Nurjati, Jefik Zulfikar Hafizd, MH, dan Saiful Ansori, Dosen Prodi HTNI, hadir dalam acara tersebut. Acara ini meliputi Seminar Nasional dan Pembahasan Kurikulum Perguruan Tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dalam seminar nasional ini, berbagai isu penting terkait pengembangan kurikulum perguruan tinggi dibahas secara mendalam. Para peserta yang terdiri dari akademisi dan praktisi hukum dari berbagai universitas di Indonesia, berdiskusi tentang implementasi OBE dan MBKM dalam kurikulum perguruan tinggi. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan hukum di Indonesia, memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap menghadapi tantangan global.

“Partisipasi kami dalam Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024 ini sangat penting bagi pengembangan Program Studi Hukum Tata Negara Islam (HTNI) di UIN Siber Syekh Nurjati. Seminar Nasional dan Pembahasan Kurikulum Perguruan Tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kami wawasan dan praktik terbaik yang dapat kami terapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di program studi kami,” ungkap Jefik Zulfikar Hafizd, MH.

Kegiatan ini juga menjadi ajang networking bagi para peserta, memperkuat kerjasama antarprogram studi hukum tata negara di seluruh Indonesia. Diharapkan hasil dari pertemuan ini dapat diterapkan di masing-masing perguruan tinggi, sehingga kualitas pendidikan hukum di Indonesia semakin meningkat.

Lebih lanjut, Jefik menyatakan, “Bagi Prodi HTNI, kegiatan ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan nasional dan kebutuhan pasar kerja. 

Kami berkomitmen untuk menerapkan hasil diskusi dan rekomendasi dari pertemuan ini ke dalam kurikulum kami, dengan tujuan akhir untuk menciptakan lulusan yang unggul, kompetitif, dan mampu berkontribusi secara signifikan bagi masyarakat.”

“Kegiatan seperti ini juga memperkuat jaringan kerjasama antarprogram studi hukum tata negara di seluruh Indonesia. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan hukum di negara kita. 

Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati tetap berada di garis depan inovasi pendidikan dan terus menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” sambung Saiful Ansori.

Dekan Fakultas Syariah, Edy Setyawan, Lc., M.A., menegaskan bahwa Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024 ini menjadi momen penting bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang hukum tata negara. 

“Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kurikulum untuk mencapai visi dan misi institusi,” ujarnya.

Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024 ini menjadi momen penting bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang hukum tata negara. Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kurikulum untuk mencapai visi dan misi institusi.

Senin, 08 Juli 2024

Panitia Nasional UM-PTKIN Mewujudkan Seleksi yang Adil dan Bermartabat

CIREBON, FC - Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Hasilnya akan diumumkan pada 8 Juli 2024 pukul 15.00 WIB. Panitia nasional berusaha melaksanakan kegiatan ini secara adil dan bermartabat. 

Makna keadilan yang dimaksud adalah nilai kesulitan dan kemudahan didasarkan pada sistem yang dibuat secara merata baik di pusat ibu kota maupun daerah. Soal yang dipakai dalam seleksi di Jakarta dan di daerah lain memiliki nilai kesulitan yang sama. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Menurutnya, langkah ini diambil agar mutu lulusan hasil seleksi secara nasional sama. Tidak membedakan kota dan daerah, universitas dan non-universitas (IAIN dan STAIN).

Panitia nasional seleksi sangat serius dalam membuat soal test masuk. Pola pembuatan soal dengan melalui 14 tahapan yang sangat ketat dalam menentukan soal yang layak untuk disajikan. 

Misalnya, dalam menentukan soal yang dipilih adalah terhindar dari bahasa yang mengandung nilai misoginis. Yakni kebencian terhadap kaum perempuan atau ada tendensi ketidakadilan gender. Termasuk soal yang mengandung nilai kekerasan sangat dihindari.

Kezaliman dalam penentuan kelulusan sangat dijauhkan dari proses penetapan kelulusan. Hal ini dimaksudkan oleh panitia nasional agar diperoleh hasil lulusan yang semestinya. Dihindarkan dari praktik mengganti peserta yang lulus dengan peserta lain yang tidak lulus. 

Sikap kejujuran dan fair play berusaha diwujudkan dalam praktik penentuan kelulusan. Ini artinya, dari sisi kualitas proses, tampaknya ujian masuk PTKIN sangat memperhatikan mutu. Harapannya, mutu proses, pelaksanaan dan hasil yang diperoleh.

Dalam proses seleksi ujian masuk, peserta terbanyak di tingkat UIN diduduki oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sementara di tingkat IAIN, peserta terbanyak diduduki oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan peserta terbanyak di level STAIN diraih oleh STAIN Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. 

Mengapa masih menggunakan nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon? Memang, ada dua alasan. Pertama, saat didaftarkan mengikuti ujian seleksi, posisi masih menjadi IAIN. Kedua, sementara ini di Pangkalan Data Dikti Kemendikbudristek belum ada rumah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon karena masih dalam proses migrasi data dan reakreditasi prodi-prodi dan APT atas nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pada proses Ujian Masuk PTKIN ini terdapat beberapa upaya yang dilakukan panitia dalam meningkatkan mutu. Proses diperbaiki dengan memperhatikan masukan-masukan, pembuatan soal dengan melibatkan berbagai ahli di bidangnya masing-masing, penentuan hasil juga menyertakan pihak pengelola perguruan tinggi secara bijak. 

Dikatakan secara bijak, karena panitia memberi kesempatan kepada pihak pengelola PT namun tetap menjaga proses secara ilmiah dan teknologis. Misalnya, pertama, proses penambahan kuota dilakukan oleh mesin seleksi bukan sekedar memasukkan nama. 

Kedua, nama-nama peserta ujian yang dimasukkan dalam penambahan kuota adalah peserta yang lulus dari sisi perolehan nilai sedangkan peserta yang tidak memenuhi standar minimal kelulusan akan didelet secara otomatis.

Semoga langkah ikhtiar yang dilakukan oleh panitia nasional ini akan semakin memperbaiki sistem dan proses seleksi ke depan yang lebih baik. Tentunya, kita harus berpikir kompetitif dalam mengelola Lembaga Pendidikan Tinggi di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Islam mengajarkan berlomba dalam kebaikan, fastabiq al-khairat. Kebaikan yang dilakukan oleh Kemenag RI—dalam bidang Pendidikan Tinggi—bukan hanya dalam bentuk bangunan saja namun juga dalam aspek mutu seleksi, penyelenggaraan dan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin digandrungi oleh masyarakat. 

Kepercayaan masyarakat Indonesia—khususnya muslim—sudah mulai melirik PTKIN sebaik alternatif studi. Bahkan non-muslim pun kini sudah ada yang mengikuti Pendidikan di PTKIN kendatipun masih dalam jumlah yang minimal.

Memperhatikan fenomena di atas, pengelola PTKIN harus optimis dalam berkompetisi dan percaya diri dalam menjalankan proses dan regulasi perguruan tinggi di Indonesia. Penulis melihat ada kecenderungan masyarakat melirik PTKIN sebagai sebuah alternatif. 

Buktinya, beberapa Universitas Islam Negeri di Indonesia membludak pendaftar, bahkan harus menolak sebagian pendaftar. Boleh jadi, ketertarikan kepeminatan itu didorong oleh beberapa sebab. 

Pertama, ada kecenderungan kepeminatan studi Islam di kalangan umat Islam Indonesia, yang dahulu dikenal hanya pesantren. Kedua, biaya kuliah di PTKIN relative lebih murah dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Negeri. Ketiga, adanya beberapa sumber beasiswa yang memberikan kesempatan bagi peserta dari keluarga yang minim finansial.





Satgas P2MI Disnaker Cirebon Bantu Pemulangan Jenazah Tarsono

KABUPATEN CIREBON - Satgas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon gerak cepat membantu pemulangan jenazah PMI bernama Tarsono. Kabar duka tentang meninggalnya Tarsono di Jepang, direspon langsung oleh Disnaker Kabupaten Cirebon.

Tarsono merupakan salah seorang PMI asal Desa Gebangudik, Kecamatan Gebang, yang bekerja di Jepang. Almarhum meninggal dunia karena sakit di negara yang mempunyai julukan “Negeri Sakura” itu.

Satgas P2MI Disnaker Kabupaten Cirebon menerima laporan tentang Tarsono, dan Satgas P2MI langsung bergerak membantu pemulangan jenazah Tarsono.

Penyerahan jenazah Tarsono dilakukan oleh pihak BP2MI Bandara Soetta kepada anggota Satgas P2MI (Fungsional Pengantar Kerja dan PSC Siceria 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Jakarta, yang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses penyerahan jenazah dari mulai penyerahan, hingga pemulangan jenazah berjalan lancar. Jenazah Tarsono tiba di rumah duka dan diserahkan kepada keluarga pada Sabtu (6/7/2024). Gerak cepat Satgas P2MI merupakan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan terhadap pekerja migran dan keluarganya.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto SSTP MM mengatakan, pihaknya selalu siaga untuk melayani masyarakat, terutama PMI.

“Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon beserta Tim Satgas P2MI akan terus berperan serta aktif untuk memberikan perlindungan terhadap PMI. Salah satunya, memfasilitasi pemulangan PMI bermasalah dari negara penempatan, baik dalam keadaan sehat, sakit ataupun meninggal dunia,” ujar Novi. (din)

Menyambut Bulan Kelahiran Baginda Nabi, Al-Bahjah Akan Adakan Podcast “Satu Hati”

Podcast "Satu Hati"


CIREBON, FC - Bulan kelahiran Baginda Nabi menjadi momen bagi setiap muslim dan organisasi Islam untuk memperingatinya, hal ini juga dilakukan oleh Al-Bahjah dengan acara Podcast "Satu Hati". 

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 06 Muharram 1446 H/12 Juli 2024, podcast "Satu Hati" akan menggelar episode istimewa yang bertajuk "Membangun Cinta Mengikat Hati dengan Baginda Nabi”. 

Acara ini tidak hanya sekadar diskusi, tetapi juga mengupas mengenai perayaan spiritual yang menghubungkan makna maulid dengan nilai-nilai kehidupan kontemporer.

Podcast "Satu Hati" mengundang Anda untuk bergabung dalam diskusi ringan yang mengedukasi. Kita akan menjelajahi bersama bagaimana perayaan maulid dapat menjadi momen introspeksi dan penghayatan yang lebih mendalam bagi kita semua. 

"Dengan tema yang penuh makna ini, kami ingin mengajak pendengar untuk merenungkan pentingnya hari kelahiran manusia pilihan, yang disambut dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur," ujar idan, Panitia kegiatan.

Idan menjelaskan, untuk rangkaian acara,
Podcast ini akan dilaksanakan Jumat, 06 12 Juli 2024, pukul 09.00 WIB. Disiarkan secara live dari studio Al-Bahjah TV, RadioQu, dan platform media sosial resmi Maulid Akbar Al-Bahjah. 

Pada podcast "Satu Hati" ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya :
Habib Hisyam Al-Habsyi (Alumni Ribath Tarim)
Ust. Rizki Fadilah, Lc., M.H. (Alumni Universitas Imam Syafi’i Mukalla-Yaman)
H. Didi Supriyadi (Ketua Pelaksana Event Maulid Akbar)
Host: Firaz Byzi.

Mari bergabung dalam perbincangan yang menggugah hati dan pikiran, spiritualitas bertemu dengan kehidupan sehari-hari. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman tentang makna maulid dan bagaimana kita dapat merayakannya dengan penuh kebersamaan dan keikhlasan. (din)

Minggu, 07 Juli 2024

Momentum Hari Jadi Cirebon Ke 597, Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cirebon Gunakan Bahasa Cerbon

CIREBON - Ada yang berbeda pada Hari Jadi Cirebon Ke 597, di mana rapat paripurna istimewa DPRD Kota Cirebon pada momentum Hari Jadi ini menggunakan bahasa Cerbon dan berlangsung khidmat, Minggu (7/7/2024) di Griya Swala DPRD.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana  menjelaskan, penetapan 1 Muharam sebagai hari jadi Cirebon sesuai dengan Peraturan Daerah Tingkat II Cirebon Nomor 24/1996.

Hanya saja, terdapat kekeliruan terhadap tahun awal mula penetapan hari jadi Cirebon. Sehingga, dilakukan pengkajian dan uji otentisitas atas sejarah berdasarkan fakta-fakta.

“Teng guneman kang didamel secara maraton akhire mbuahaken hasil, data-data enggal samia medal. (Pembahasan yang dilakukan secara maraton dengan data-data baru yang dikemukakan, akhirnya membuahkan hasil),” katanya.

Maka, hari jadi Cirebon yang semula diperingati sejak tahun 791 Hijriah diubah ke tahun 849 atau dikurangi 58 tahun. Hal itu membuat peringatan hari jadi Cirebon yang semula berusia 654 menjadi 597 pada tahun 2024.

“Klawan ditetapaken teng Perda kang enggal yaniku Perda Nomor 4 (sekawan) Taun 2024 kang putusane wenten pengurangan 58 (gangsal dasa wolu) taun. (Perihal tersebut telah ditetapkan dalam Perda terbaru yaitu Perda Nomor 4 Tahun 2024 yang putusannya ada pengurangan 58 tahun),” ujar Ruri.

Adapun tema pada peringatan Hari Jadi Cirebon Ke 597 yaitu “Cirebon Mukti lan Mulya Selawase” dengan slogan “Cirebon Guyub”.

Menurut Ruri, momentum peringatan ini dapat menjadi penanda untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan sosial Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun Nasional.

Ia pung mengajak warga kota Cirebon untuk menyukseskan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2024 serta melawan dan memberantas judi online.

"Teng kesempatan niki kula ngajak teng sedanten wargi Kota Cirebon nyuksesaken pilian walikota lan wakil walikota, lan kangge sami-sami milet sareng mbrantas judi online kang siweg usum wayah niki. (Pada kesempatan ini, kami mengajak seluruh warga Kota Cirebon untuk menyukseskan pemilihan walikota dan wakil walikota serta bersama-sama melawan dan memberantas judi online yang kian marak),” katanya.

Di tempat yang sama, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menerangkan slogan Cirebon Guyub memiliki makna agar warga Kota Cirebon memiliki semangat kerukunan dan gotong royong untuk memajukan pembangunan daerah.

Hal itu dapat dibuktikan dengan angka inflasi Kota Cirebon paling kecil di Jawa Barat hingga bulan Juni 2024.

Diketahui, tingkat inflasi di Kota Cirebon sebesar 1,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,87. Tingkat inflasi bulan ke bulan dan tingkat inflasi tahun berjalan pada bulan Juni 2024 masing-masing sebesar -0,34 persen dan 0,74 persen.

Ia juga mengatakan bahwa dalam masa transisi pemda Kota Cirebon, berfokus pada penanganan stunting agar tidak bertambah.

“Stunting dados salah stunggale agenda penting pangwangunan nasional lan sampun ditetepaken dados salah sawiji saka kangge rencana pangwangunan wewengkon (RPD) teng masa transisi pemerintahan teng Kota Cirebon (Stunting menjadi salah satu agenda penting pembangunan nasional dan telah ditetapkan menjadi salah satu program dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) pada masa transisi di Kota Cirebon,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Drs Herman Suryatman MSi, memberi selamat kepada Kota Cirebon yang sukses menyelenggarakan peringatan Hari Jadi Cirebon ke 597.

Herman mengapresiasi capaian yang telah diperoleh Kota Cirebon, seperti mendapatkan WTP 8 kali berturut-turut, menekan angka inflasi dan menurunkan angka stunting.

Pemerintah daerah juga mengapresiasi seluruh jajaran perangkat daerah yang sudah mengawal pembangunan dengan baik. Dia berharap, capaian tersebut bisa lebih ditingkatkan dengan semangat Cirebon Guyub, Jawa Barat Guyub.

Tak lupa ia pun mengajak kepada seluruh warga Jawa Barat khususnya di Kota Cirebon agar melawan dan menghindari judi online, agar tidak ada yang terjebak dalam aktivitas merugikan tersebut.

“Kami di Jawa Barat melalui Pj Gubernur telah membuat edaran yang isinya mengimbau kepada masyarakat agar melawan dan menghindari aktivitas judi online maupun konvensional,” pungkasnya. (Ara)

Kontingen Kabupaten Cirebon Siap Berlaga Di Porsenitas XI 2024

KABUPATEN CIREBON — Puluhan atlet dan official yang tergabung dalam Kontingen Kabupaten Cirebon, siap berlaga pada ajang Pekan Olahraga dan Seni antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XI Tahun 2024.

Tim tersebut secara resmi dilepas oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi di Ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (5/7/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menekankan, bahwa kegiatan ini diadakan untuk mempererat persahabatan dan meningkatkan komunikasi, serta kolaborasi di wilayah perbatasan.

Menurut Wahyu, tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat hubungan dan optimalisasi layanan kepada masyarakat di daerah perbatasan, mengingat pentingnya sinergi antarwilayah untuk memastikan kesejahteraan warga.

“Gunakan ajang ini untuk mempererat hubungan dan optimalisasi layanan kepada masyarakat di daerah perbatasan,” katanya.

Ia menjelaskan, inisiatif seperti Porsenitas ini, dapat menjadi platform yang efektif untuk memperkuat jejaring dan membangun komunikasi yang lebih baik antara daerah.

Kegiatan tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat membuka peluang bagi setiap daerah untuk berbagi pengalaman, belajar satu sama lain, dan menemukan solusi bersama atas berbagai tantangan yang dihadapi.

Wahyu juga berpesan, pada ajang silaturahmi yang dikemas dalam bentuk olahraga dan seni ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi lebih pada memperkuat jejaring serta komunikasi antardaerah.

Meskipun meraih prestasi merupakan hal yang membanggakan, Wahyu menilai, prioritas dari gelaran ini tetaplah untuk membangun kebersamaan dan kolaborasi yang solid.

Ia mengingatkan, para atlet dan official untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Kami mengapresiasi semangat para atlet dan official yang siap berlaga, serta mengajak mereka untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Tidak hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk membangun hubungan yang positif dengan kontingen dari daerah lain,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin SSos MSi yang juga bertindak sebagai Tim Manager Porsenitas Kabupaten Cirebon, menyampaikan bahwa Porsenitas kali ini akan diselenggarakan di Cilacap.

Ikin menyebut, Kontingen Kabupaten Cirebon berlaga pada beberapa cabang olahraga, seperti catur, voli pantai, atletik, tenis meja, dan tenis lapangan yang diikuti dengan total peserta sekitar 60 orang.

“Target utamanya adalah untuk menjalin silaturahmi dengan daerah lain, sementara prestasi menjadi nilai tambah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Porsenitas yang diadakan setiap tahun dengan lokasi bergilir di 10 daerah, diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antardaerah demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, kontingen Kabupaten Cirebon telah siap untuk berlaga dan diharapkan akan memberikan yang terbaik di Porsenitas XI 2024,” pungkasnya. (din)

Jumat, 05 Juli 2024

Mahasiswa KKN Yayasan Baitul Mal PLN Generasi Cahaya Pintar UIN Siber Cirebon Luncurkan 13 Program KKN di Desa Cipanas

15 Mahasiswa KKN UIN Siber Cirebon Laksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cisaat, Kabupaten Cirebon 



CIREBON, FC - Yayasan Baitul Mal PLN Generasi Cahaya Pintar Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cipanas, Blok Pagar Gunung, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat, 5 Juli 2024.

KKN yang akan dilakukan selama satu bulan penuh dari tanggal 1 hingga 30 Juli 2024 ini mengambil tema "Penguatan Sumber Daya Manusia di Blok Pagar Gunung Desa Cipanas Melalui Pendidikan, UMKM dan Kesehatan".

Dede Al Mustaqim menjelaskan, ada 15 mahasiswa KKN di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang ini, nama-nama mahasiswa tersebut : 

1. Dede Al Mustaqim (Jurusan Hukum Ekonomi Syariah) 2. Yuda (Hukum Ekonomi Syariah) 3. Nizar Anwar (Hukum Ekonomi Syariah) 4. Habibah Hurul Ain (Hukum Keluarga Islam) 5. Lutfi Aminullah (Ekonomi Syariah) 6. Nita Safitri (Akuntansi Syariah) 7. Rizal Nurdin (Akuntansi Syariah) 8. Sela Nur Sholawati (Akuntansi Syariah) 9. Risna Risnawati (Bahasa dan Sastra Arab) 10. Oca Sakilah (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) 11. Ayu Munjiyati (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) 12. Winda Waqiah (Tadris Bahasa Inggris) 13. Fitri Novianti (Akidah Filsafat Islam) 14. Alfiyah Makarrim (Tasawuf dan Psikoterapi) 15. Muhammad Khoerul Umam (Komunikasi dan Penyiaran Islam).

Sementara dari kegiatan KKN ini, kata Dede Al Mustaqim, mahasiswa melaksanakan 13 program kegiatan, di antaranya  :

1. Pendampingan UMKM dan workshop digital marketing. 2. Pemberian Bantuan Alat pengrajin untuk para pengrajin bambu dengan tujuan memperlancar usaha. 3. Mengajar di SDN 3 Cipanas. 4. Mengajar Mengaji di Masjid Baiturrahman Blok Pagar Gunung. 5. Senam Pagi bersama masyarakat blok pagar gunung. 6. Kajian Fiqih dengan jemaah masjid baiturrahman Blok Pagar Gunung. 7. Marhabanan setiap malam senin di masjid baiturrahman Blok Pagar Gunung. 8. Tahlil dan baca Yasin Bersama setiap malam jumat di masjid Baiturrahman Blok Pagar Gunung. 9. Pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pagar gunung. 10. Memberikan gizi sesaat untuk anak-anak pagar gunung dengan tujuan mencegah stunting. 11. Pemberian alat kesehatan untuk masyarakat Blok Pagar Gunung. 12. Peringatan malam muharraman. 13. Pawai obor di malam muharraman. (din)

Kontingen Kabupaten Cirebon Siap Berlaga di Porsenitas XI 2024

KABUPATEN CIREBON - Puluhan atlet dan official yang tergabung dalam Kontingen Kabupaten Cirebon, siap berlaga pada ajang Pekan Olahraga dan Seni antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XI Tahun 2024.

Tim tersebut secara resmi dilepas oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi di Ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (5/7/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menekankan, bahwa kegiatan ini diadakan untuk mempererat persahabatan dan meningkatkan komunikasi, serta kolaborasi di wilayah perbatasan.

Menurut Wahyu, tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat hubungan dan optimalisasi layanan kepada masyarakat di daerah perbatasan, mengingat pentingnya sinergi antarwilayah untuk memastikan kesejahteraan warga.

“Gunakan ajang ini untuk mempererat hubungan dan optimalisasi layanan kepada masyarakat di daerah perbatasan,” katanya.

Ia menjelaskan, inisiatif seperti Porsenitas ini, dapat menjadi platform yang efektif untuk memperkuat jejaring dan membangun komunikasi yang lebih baik antara daerah.

Kegiatan tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat membuka peluang bagi setiap daerah untuk berbagi pengalaman, belajar satu sama lain, dan menemukan solusi bersama atas berbagai tantangan yang dihadapi.

Wahyu juga berpesan, pada ajang silaturahmi yang dikemas dalam bentuk olahraga dan seni ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi lebih pada memperkuat jejaring serta komunikasi antardaerah.

Meskipun meraih prestasi merupakan hal yang membanggakan, Wahyu menilai, prioritas dari gelaran ini tetaplah untuk membangun kebersamaan dan kolaborasi yang solid.

Ia mengingatkan, para atlet dan official untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Kami mengapresiasi semangat para atlet dan official yang siap berlaga, serta mengajak mereka untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Tidak hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk membangun hubungan yang positif dengan kontingen dari daerah lain,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin SSos MSi yang juga bertindak sebagai Tim Manager Porsenitas Kabupaten Cirebon, menyampaikan bahwa Porsenitas kali ini akan diselenggarakan di Cilacap.

Ikin menyebut, Kontingen Kabupaten Cirebon berlaga pada beberapa cabang olahraga, seperti catur, voli pantai, atletik, tenis meja, dan tenis lapangan yang diikuti dengan total peserta sekitar 60 orang.

“Target utamanya adalah untuk menjalin silaturahmi dengan daerah lain, sementara prestasi menjadi nilai tambah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Porsenitas yang diadakan setiap tahun dengan lokasi bergilir di 10 daerah, diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antardaerah demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, kontingen Kabupaten Cirebon telah siap untuk berlaga dan diharapkan akan memberikan yang terbaik di Porsenitas XI 2024,” pungkasnya. (din)

Rabu, 03 Juli 2024

DPRD Setujui Raperda PP APBD 2023 Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — DPRD Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 di Ruang Abhimata Paripurna, DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (3/7/2024). DPRD menyetujui dan mengesahkan Raperda PP APBD 2023 menjadi Perda.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi dalam sambutannya menyampaikan, dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menyampaikan Raperda tentang PP APBD 2023 melalui sidang Paripurna pada 10 Juni 2024.

Penyampaian laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Cirebon merupakan representasi akuntabilitas dan transparansi. Wahyu mengatakan, laporan keuangan Pemkab Cirebon TA 2023 disusun berdasarkan peraturan perundang-udangan, kecukupan pengungkapan, serta penyajian laporan berdasarkan standar akuntansi pemerintah (SAP) berbasis akrual.

Dalam proses pembahasan Raperda tersebut, dikatakan Wahyu, DPRD Kabupaten Cirebon memberikan saran, dan saran tersebut kemudian dijadikan evaluasi dan perbaikan untuk ke depannya.

“Ada beberapa hal yang harus kita optimalkan, di antaranya pendapatan dan itu merupakan salah satu yang menjadi catatan. Kemudian optimalisasi belanja, itu juga menjadi bagian yang memang jadi catatan yang diperhatikan, serta beberapa hal lainnya,” ucap Wahyu.

“Kami juga haturkan terima kasih atas saran-saran yang disampaikan. Alhamdulillah, hari ini dilakukan persetujuan pertanggungjawaban APBD 2023,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam waktu paling lambat tiga hari, Raperda PP APBD 2023 akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk evaluasi.

Selain agenda persetujuan Raperda PP APBD tahun 2023, DPRD Kabupaten Cirebon juga menggelar rapat paripurna dengan agenda Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Cirebon Tahun 2024, dan Hantaran Bupati terhadap Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJD).

Dalam sambutannya pada paripurna Penetapan Perubahan Propemperda Kabupaten Cirebon Tahun 2024, Wahyu menjelaskan, badan riset dan inovasi daerah dijelaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Badan riset dan inovasi daerah dibentuk oleh pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan setelah mendapatkan pertimbangan di tingkat nasional.

“Pembentukan badan riset dan inovasi daerah disebut BRIDA, dapat diintegrasikan dengan perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang perencanaan pembanngunan, atau perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang penelitian dan pengembangan,” jelas Wahyu.

Kabupaten Cirebon telah memiliki Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Wahyu mengatakan, Perda tersebut masih memiliki kekurangan, serta belum menampung kebutuhan riset dan inovasi, sehingga perlu diubah.

“Perlu diubah nomenklatur bidang penelitian dan pengembangan, menjadi bidang riset dan inovasi. Sekaligus menambah tugas dan fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa badan riset dan inovasi menjadi bagian penting, sebab merupakan bagian dari adaptasi perkembangan zaman. Keputusan kebijakan daerah, lanjut Wahyu, harus dikembangkan dalam bentuk inovasi dan riset.

“Ini jadi hal penting untuk penguatan di dalam perangkat daerah kita,” katanya usai paripurna. (din)

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar rapat pimpinan (rapim) dengan fokus utama membahas progres pembangunan dan capaian target di berbagai sektor, Senin (1/7/2024). Rapat yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan koordinasi efektif antarinstansi. Ia menjelaskan, rapat ini menjadi wadah untuk mengevaluasi dan menyesuaikan strategi pembangunan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul. Sebab, koordinasi antarperangkat daerah perlu diperkuat dalam mencapai tujuan tersebut. Dalam rapat ini, Wahyu menyoroti perlunya peningkatan infrastruktur, termasuk pembenahan jalan, serta pentingnya melaporkan progres secara berkala. “Setiap bulan, laporan progres dari setiap perangkat daerah harus terstruktur dan diekspos dengan jelas,” ujarnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan responsivitas pemerintah daerah dalam menghadapi perubahan kondisi sosial dan ekonomi yang dinamis, terutama pada layanan publik. “Kualitas layanan publik harus terus ditingkatkan, dengan membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat,” tambah Wahyu. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i MPd menjelaskan, ada beberapa hal penting yang dibahas dalam rapat tersebut. Misalnya, kata dia, terkait capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi, serta menyiapkan strategi dalam menghadapi isu nasional, seperti kebocoran data dan judi online. Hilmy menyebut, kegiatan ini penting dilakukan untuk menguatkan komitmen bersama dalam menghadapi dinamika kompleks dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan perlunya kesinambungan dalam koordinasi lintas sektor, untuk menghadapi tantangan baru yang muncul. “Komitmen untuk mendukung kebijakan nasional, harus diwujudkan dengan tindakan konkret di tingkat daerah,” katanya. Rapim kali ini diharapkan, dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang akan memperkuat kinerja pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan. (din)

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar rapat pimpinan (rapim) dengan fokus utama membahas progres pembangunan dan capaian target di berbagai sektor, Senin (1/7/2024).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan koordinasi efektif antarinstansi.

Ia menjelaskan, rapat ini menjadi wadah untuk mengevaluasi dan menyesuaikan strategi pembangunan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul. Sebab, koordinasi antarperangkat daerah perlu diperkuat dalam mencapai tujuan tersebut.

Dalam rapat ini, Wahyu menyoroti perlunya peningkatan infrastruktur, termasuk pembenahan jalan, serta pentingnya melaporkan progres secara berkala.

“Setiap bulan, laporan progres dari setiap perangkat daerah harus terstruktur dan diekspos dengan jelas,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan responsivitas pemerintah daerah dalam menghadapi perubahan kondisi sosial dan ekonomi yang dinamis, terutama pada layanan publik.

“Kualitas layanan publik harus terus ditingkatkan, dengan membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat,” tambah Wahyu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i MPd menjelaskan, ada beberapa hal penting yang dibahas dalam rapat tersebut.

Misalnya, kata dia, terkait capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi, serta menyiapkan strategi dalam menghadapi isu nasional, seperti kebocoran data dan judi online.

Hilmy menyebut, kegiatan ini penting dilakukan untuk menguatkan komitmen bersama dalam menghadapi dinamika kompleks dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan perlunya kesinambungan dalam koordinasi lintas sektor, untuk menghadapi tantangan baru yang muncul.

“Komitmen untuk mendukung kebijakan nasional, harus diwujudkan dengan tindakan konkret di tingkat daerah,” katanya.

Rapim kali ini diharapkan, dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang akan memperkuat kinerja pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan. (din)

Gelar Job Fair di Lemahabang, Pemkab Cirebon Sediakan 1.771 Loker

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar Job Fair bertempat di SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kamis (27/6/2024).

Terdapat 1.771 lowongan kerja yang disediakan oleh sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon. Tentunya, kegiatan ini mendapat antusiasme dari ribuan pencari kerja yang hadir pada kesempatan Job Fair kali ini.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi dalam sambutannya menyampaikan, dengan menghadirkan pasar kerja semacam ini, tentunya bisa memberikan kesempatan bagi usia kerja untuk menggapai mimpi setelah dinyatakan selesai menempuh pendidikan formal.

“Selain itu juga akan memberikan dampak ekonomi yang masif, bukan hanya ekonomi untuk pribadi, melainkan juga untuk lingkungan sekitar tempat kerja,” ujarnya.

Wahyu juga menitipkan pesan penting dengan adanya disrupsi zaman, dimana dunia kerja saat ini harus diimbangi dengan kemampuan soft skill, agar mampu bersaing untuk mencari peluang kerja.

“Apalagi sekarang banyak pekerjaan yang dahulunya tidak ada, seperti jadi pilot drone. Jadi untuk mendukung masuk dalam dunia kerja saat ini, sebaiknya ditingkatkan juga soft skill lainnya,” sambung Wahyu.

Tidak hanya itu, bagi siapapun yang telah berhasil masuk dalam dunia kerja, hal terpenting lainnya, harus bisa mempertahankan pekerjaan yang telah diperoleh dengan penuh rasa tanggungjawab.

“Jadi, bukan hanya sekedar dari keahliannya saja, kompetensinya juga harus terus ditingkatkan,” bebernya.

“Ada sebuah teori yang isinya, ‘jika ambisi yang sulit akan menghasilkan generasi yang kuat, generasi yang kuat akan menghasilkan kondisi yang mudah, kondisi yang mudah akan menghasilkan generasi yang lemah, generasi yang lemah akan menghasilkan kondisi yang sulit’,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dengan adanya teori tersebut, menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak untuk menciptakan generasi yang tidak lemah. Pasalnya, saat ini sudah dihadapkan dengan kondisi yang serba mudah.

“Maka dengan kondisi ini, harus mampu menciptakan generasi yang kuat dan berkarakter,” imbuhnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto SSTP MSi mengatakan, pada bursa kerja kali ini, terdapat 15 perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa sektor industri dan usaha.

Menurutnya, kegiatan ini bisa memfasilitasi para pencari kerja dengan perusahaan, untuk mempercepat proses rekrutmen yang berkualitas dan transparan.

Novi menyampaikan, berdasarkan data pada 2023, data pencari kerja yang terdaftar di Kabupaten Cirebon tercatat 47.779 orang, sementara data penempatan tenaga kerja sebesar 20.874 orang.

“Sasaran kegiatan ini adalah para pencari kerja atau masyarakat di Kabupaten Cirebon yang ingin memperoleh informasi lowongan kerja, serta perusahaan yang ingin memperoleh tenaga kerja yang kompeten,” katanya. (Ara)

Mengenal SiPEPEK, Aplikasi Layanan bagi Masyarakat Kurang Mampu di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - SiPEPEK merupakan sistem pelayanan program penanggulangan kemiskinan dan jaminan kesehatan warga kurang mampu di Kabupaten Cirebon. Kemunculan SiPEPEK rupanya menyita perhatian publik hingga jadi perbincangan warganet.

Lantas, sebenarnya apa itu SiPEPEK? Yuk, kenalan dengan SiPEPEK.

SiPEPEK sejatinya aplikasi yang berpihak pada warga kurang mampu di Kabupaten Cirebon. Aplikasi ini adalah hasil inovasi Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Dra Indra Fitriani MM mengatakan, penamaan aplikasi SiPEPEK sejatinya sebagai implementasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024. Di mana dalam tujuan kedua, mewujudkan manusia berkualitas.

“Strateginya adalah pelayanan bagi masyarakat tidak mampu dengan kartu pepek,” kata Fitri–sapaan akrab Kadinsos.

“Kartu pepek ini kami wujudkan melalui aplikasi SiPEPEK. Kami berusaha memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tidak mampu. Untuk memastikan layanan yang komprehensif dan mudah diakses,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fitri menjelaskan, SiPEPEK merupakan inovasi bagi kemudahan pelayanan administrasi. SiPEPEK wujud dari implementasi reformasi birokasi.

Sehingga, lanjut dia, pelayanan administrasi di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu mengurangi penggunaan kertas atau paperless. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menjaga lingkungan dengan pengurangan penggunaan kertas.

“Tujuannya, penanganan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial. Layanan dalam aplikasi SiPEPEK ini sebagai jembatan dalam memberikan kemudahan administrasi PPKS, sebagai wujud nyata dari SLRT (Sistem Layanan Rujukan Terpadu),” jelas Fitri.

Kemudian, Fitri menjelaskan, penggunaan nama ‘pepek’ merupakan wujud kecintaan terhadap bahasa daerah. Selain itu, penggunaan ‘pepek’ merupakan bagian dari upaya pelestarian bahasa daerah.

“Nama SiPEPEK sendiri adalah wujud kecintaan kami terhadap bahasa daerah Cirebon. Di mana ‘pepek’ dalam bahasa Cirebon berarti lengkap atau semuanya ada,” jelasnya.

Selain mencintai dan melestarikan bahasa daerah, dikatakan Fitriani, SiPEPEK merupakan singkatan dari Sistem Informasi Administrasi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

Lagi, ia mengatakan, tujuan SiPEPEK adalah menyediakan layanan kesejahteraan yang komprehensif dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

“Kami memahami, bahwa kata ‘pepek’ mungkin memiliki konotasi yang berbeda di wilayah lain. Namun, dalam konteks ini, kami ingin menegaskan bahwa nama ini dipilih dengan niat baik dan penuh makna positif bagi masyarakat Cirebon,” ucap Fitri.

“Kami berharap, aplikasi SiPEPEK dapat membantu mewujudkan cita-cita kita bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Cirebon,” harapnya.

“Bahkan ke depan, layanan SiPEPEK tidak hanya melayani pengajuan PBI APBD, KIP dan subsidi listrik, tapi akan melayani semua PPKS, yang akan terintegrasi dalam aplikasi SiPEPEK,” imbuhnya.

Ia mengaku terbuka, untuk menerima kritik dan saran dari seluruh masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan.

Sebab, ia bertekad, Dinsos Kabupaten Cirebon akan terus bertransformasi ke arah yang lebih baik dalam melayani masyarakat. (din)

Senin, 01 Juli 2024

Hari Bhayangkara ke-78 di Kabupaten Cirebon : Pj Bupati Apresiasi Inovasi Polresta Cirebon

KABUPATEN CIREBON – Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-78 yang digelar di halaman Mapolresta Cirebon pada Senin (1/7/2024). 

Acara ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengungkapkan rasa bangganya terhadap kinerja yang telah ditunjukkan oleh jajaran Polresta Cirebon.

“Saya sangat bangga dan menghaturkan banyak terima kasih atas seluruh kinerja yang telah dilakukan oleh jajaran Polresta Cirebon,” ujarnya.

Wahyu juga mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Polresta Cirebon, termasuk program pelayanan public, seperti pembuatan SIM dan SKCK yang dibayar menggunakan sampah plastik.

“Upaya ini tidak hanya menciptakan kondusifitas di Kabupaten Cirebon, tetapi juga memberikan inovasi terhadap program pelayanan publik,” tambahnya.

Ia berharap, peringatan Hari Bhayangkara ini menjadi momentum untuk terus berkomitmen melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan hari ulang tahun ini menjadi sebuah titik untuk terus melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat,” kata Wahyu.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, SH SIK MH menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Di Hari Bhayangkara kali ini, kami ingin melaksanakan tugas dan melayani masyarakat dengan lebih baik, serta selalu bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” tutur Sumarni.

Acara ini diakhiri dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan jajaran Polresta Cirebon, sebagai wujud kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Cirebon. (Ara)