Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 Juli 2024

Pj Bupati Cirebon Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi bersama Mentan dan Mendagri

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Pemprov Jabar, Senin (15/7/2024).

Bertempat di Command Center Setda Kabupaten Cirebon, rakor yang digelar secara virtual itu membahas tentang kerja-kerja konkret pengendalian inflasi tahun 2024.

Mentan RI Andi Amran Sulaiman menyinggung soal ketersediaan pupuk di daerah, agar tak menghambat masa tanam dan panen. Sebab, menurut Amran, ketersediaan beras dalam negeri menjadi salah satu penyumbang inflasi di Indonesia.

Sementara itu, Mendagri RI Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, menyampaikan soal pengendalian inflasi juga berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa.

Namun, lanjut dia, yang paling utama adalah pengendalian inflasi di sektor pangan, karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

Tito mengaku, mayoritas daerah mampu mengendalikan inflasi pada pekan pertama Juli 2024. Namun, ia tak menampik di beberapa daerah harga beras mulai merangkak naik.

“Nah ini perlu kita sikapi, Bapak Mentan sengaja datang ke sini dan rombongan untuk menyampaikan langkah-langkah beliau. Memang strategi besar kita untuk masalah inflasi utamanya adalah, kita berusaha untuk swasembada dengan meningkatkan produksi dalam negeri,” kata Tito.

Pemerintah bakal menggenjot produksi beras dalam negeri untuk pengendalian inflasi. Opsi untuk membuka keran ekspor juga tengah dipikirkan.

“Lahan sawah yang sudah ada jangan sampai dikonversi ke pengguna lainnya, seperti untuk komersial, permukiman dan lain-lain. Ini akan membuat produksi menurun,” katanya. (din)

Senin, 15 Juli 2024

Dr. Naeila-Psikolog UIN Siber Cirebon: Revolusi Pendidikan dan Kurikulum Merdeka Siap Cetak Generasi Unggul

CIREBON, FC - Dalam upaya mendukung revolusi pendidikan di Indonesia, Dr. Naeila, MPdI, MPsi, dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus Ketua Jurusan Tasawuf Psikoterapi, didaulat sebagai keynote speaker dalam workshop penguatan Kurikulum Merdeka. 

Acara yang diinisiasi oleh Sekolah Peradaban Global Qur’an ini berlangsung di Hotel Grand Tryas, Minggu 14 Juli 2024, dan dihadiri oleh para guru serta kepala sekolah dari berbagai lembaga pendidikan.

Workshop ini juga menghadirkan narasumber Setiyo Ismoyo yang membahas tentang tim penyusunan Kurikulum Merdeka Kemendikbudristek. Diskusi seputar penguatan kurikulum tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan dan strategi baru bagi para pendidik dalam menciptakan generasi unggul.

Dr. Naeila, dalam pemaparannya, menekankan filosofi Kurikulum Merdeka yang bertumpu pada dua faktor utama dalam perkembangan anak: pembawaan dan lingkungan. “Anak lahir dengan bakat baik dan buruk. Perkembangan selanjutnya dipengaruhi oleh lingkungan. Jadi, pembawaan dan lingkungan sama-sama berperan penting,” ujar Dr. Naeila.

Ia menekankan pentingnya pendidik dalam menciptakan lingkungan yang tepat dan beragam untuk mendukung perkembangan bakat anak. “Pendidik harus memiliki kompetensi mencari jalan untuk mengetahui pembawaan seseorang dan kemudian mengusahakan lingkungan atau pendidikan yang baik dan sesuai,” tambahnya.

Dr. Naeila, yang juga dikenal dengan penemuan alat psikotes tingkat fokus pada anak, memberikan pandangan bahwa pendidikan optimal tergantung pada kombinasi antara bakat bawaan dan dukungan lingkungan yang sesuai. “Anak dengan bakat baik yang didukung lingkungan pendidikan yang baik akan berkembang menjadi individu yang lebih baik. Sebaliknya, lingkungan yang baik tidak dapat menghasilkan perkembangan optimal tanpa dukungan bakat bawaan anak.”

Melalui workshop ini, para peserta diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif. Dengan demikian, generasi unggul yang memiliki kemampuan adaptif dan kreatif dapat tercipta, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Acara ini juga menjadi ajang penting untuk berbagi pengalaman dan strategi antarpendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. “Pendidikan tidak hanya soal pembawaan dan lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana kita, sebagai pendidik, mampu mengembangkan dan memanfaatkan keduanya untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” tutup Dr. Naeila.

Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dr. Naeila atas kepercayaan yang diberikan padanya sebagai keynote speaker. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Dr. Naeila yang telah membawa nama baik UIN SSC di kancah nasional. Ini membuktikan kualitas dan dedikasi beliau dalam dunia pendidikan,” ungkap Dr. Anwar.

Partisipasi aktif dalam workshop semacam ini menunjukkan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung penguatan sistem pendidikan nasional melalui inovasi dan kolaborasi. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif, sejalan dengan visi Kurikulum Merdeka. (din)

UIN Siber Cirebon Perluas Jaringan Internasional di Digital Universities Asia Times Higher Education 2024

CIREBON, FC – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) semakin memperkuat posisinya di kancah pendidikan global dengan partisipasinya dalam acara bergengsi Digital Universities Asia yang diselenggarakan oleh Times Higher Education (THE) pada tanggal 1-3 Juli 2024 di Hotel Westin Nusa Dua, Bali.

Representasi UIN SSC dalam acara ini diwakili oleh Refaldo Fanther, MBA dari International Office and Partnership (IOP), dan Heru Mudiyanto, M.Pd dari Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD).

Digital Universities Asia merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh Times Higher Education, lembaga kredibel yang mempublikasikan peringkat universitas dunia. 

Tahun ini, acara tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Indonesia sebagai tuan rumah, mengusung tema “Inclusive Education for the Digital Edge”. 

Acara ini menarik perhatian luas dengan dihadiri oleh 80 pembicara dan 400 peserta dari 25 negara, yang terdiri dari para pemimpin pendidikan tinggi, pelaku industri, dan pembuat kebijakan di tingkat nasional maupun global.

Partisipasi UIN SSC dalam acara ini bertujuan untuk memperluas jaringan global sebagai langkah nyata dalam proses internasionalisasi lembaga. 

Diskusi-diskusi mendalam dalam acara ini memfokuskan pada bagaimana sektor pendidikan tinggi di Asia dapat memanfaatkan kekuatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi inovatif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan memberdayakan.

Selama acara, tim UIN SSC mengikuti berbagai sesi yang membahas topik-topik penting, seperti penilaian fleksibel dengan integritas, penciptaan jaringan global, pendidikan tinggi di era AI, literasi digital, pembelajaran autentik di era ChatGPT, keamanan siber kampus, dan banyak lagi. 

Selain itu, acara ini juga mencakup studi kasus dan lokakarya interaktif yang mendiskusikan cara-cara institusi di Asia dapat mentransformasi dan memberdayakan staf, dosen, dan mahasiswa dengan keterampilan digital yang diperlukan untuk beradaptasi dan berkembang dalam masyarakat yang didominasi oleh teknologi.

Sesi networking yang intensif selama acara berlangsung memberikan kesempatan bagi peserta dan pembicara untuk saling mengenal, bertukar ide, dan membangun jaringan internasional yang solid untuk kolaborasi di masa mendatang.

Dengan partisipasi aktif dalam Digital Universities Asia, diharapkan UIN SSC semakin dikenal di tingkat internasional dan mampu menjalin berbagai kolaborasi serta kerja sama internasional dengan institusi dan universitas terkemuka di Asia dan dunia. 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya UIN SSC untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan memberdayakan. (din)

Minggu, 14 Juli 2024

Kontingen Kabupaten Cirebon Tembus 5 Besar di Porsenitas XI 2024

KABUPATEN CIREBON — Kontingen Kabupaten Cirebon berhasil tembus lima besar pada gelaran Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XI Kunci Bersama Tahun 2024.

Porsenitas tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Cilacap, yang diikuti 11 daerah, diantaranya Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Banyumas.

Pada kesempatan Porsenitas kali ini, kontingen Kabupaten Cirebon berhasil menyabet delapan medali dan berada di posisi keempat. Capaian ini dinilai lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya, yang bertengger di posisi keenam.

Pada klasemen akhir Porsenitas tahun ini, Kabupaten Cirebon hanya kalah raihan emas dengan Kabupaten Ciamis, yang menduduki peringkat tiga, Majalengka peringkat dua, dan Cilacap sebagai tuan rumah yang menjadi juara umum.

Berikut rincian perolehan medali yang diraih kontingen Kabupaten Cirebon menurut data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon: satu emas dari cabang olahraga (cabor) tenis meja beregu putri, dan tenis lapang beregu putra prestasi; satu perak dari cabor catur nomor beregu prestasi.

Dan, untuk lima perunggu, tiga di antaranya berasal dari cabor tenis meja nomor beregu single putra, beregu ganda putra, dan tunggal eselon. Dua perunggu lainnya disumbang dari cabor catur nomor cepat perorangan, dan cabor bulutangkis nomor beregu putra.

Sementara itu, pada Porsenitas X 2023, kontingen Kabupaten Cirebon meraih 12 medali hingga klasemen akhir. Dari 12 medali itu, tiga di antaranya medali emas, lima perak, dan empat perunggu.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, H Ikin Asikin mengapresiasi capaian Porsenitas XI 2024. Ikin berterima kasih atas kerja keras atlet dari kontingen Kabupaten Cirebon.

“Ada beberapa cabor yang tidak kita kirimkan atletnya. Kita hanya mengirim atlet-atlet dari cabor unggulan,” ucap Ikin. (din)

Ribuan Mahasiswa UIN Siber Cirebon Gemakan Talbiyah Saat Manasik Haji dan Umroh

 

Praktek Manasik Haji


CIREBON, FC – Ribuan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon gemakan kalimat Talbiyah di kampus mereka pada Minggu, 14 Juli 2024. Kalimat Talbiyah ini menggaung mengiringi semangat mereka dalam mengikuti rangkaian praktek Ibadah Manasik Haji dan Umroh yang digelar oleh Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Direktur Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muhsin Riyadi, M.Ag., menjelaskan bahwa jumlah peserta kegiatan Manasik Haji tahun ini mencapai 2.942 mahasiswa semester 5 dari berbagai program studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Mereka didampingi oleh pembimbing dan pendamping, termasuk dosen serta pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Cirebon dan sekitarnya.
Dr. Muhsin Riyadi menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran dan spiritual mahasiswa. 

“Ketika melaksanakan ibadah haji, semua rangkaian kegiatan harus dilakukan dengan penuh kesungguhan. Seluruh rangkaian ibadah haji yang terdiri dari rukun haji dan wajib haji dilakukan sejak tiba di tanah suci pada tanggal 8 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah,” ujarnya.

Rangkaian ibadah haji yang diajarkan kepada mahasiswa dalam kegiatan ini meliputi:

1. Melakukan Ihram dari Miqat: Dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah, mahasiswa diingatkan tentang pentingnya persiapan ihram, termasuk kebersihan diri dan pakaian ihram.

2. Wukuf di Arafah: Pelaksanaan wukuf di Arafah yang merupakan inti dari ibadah haji, di mana jemaah menghadap kiblat dan memperbanyak doa serta dzikir.

3. Mabit di Muzdalifah: Bermalam di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah, di mana jemaah melaksanakan shalat dan mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah.

4. Melempar Jumrah Aqabah: Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah melempar tujuh kerikil ke tugu aqabah sebagai simbol mengusir setan.

5. Tahallul: Proses mencukur rambut sebagai simbol pembebasan dari larangan ihram.

6. Tawaf Ifadah: Mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran sebagai bagian dari rukun haji.

7. Sai: Berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

8. Bermalam di Mina: Menghabiskan malam di Mina pada hari-hari Tasyrik untuk melaksanakan ibadah tambahan.

9. Tawaf Wada: Tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Mekah.

Dr. Muhsin Riyadi juga menyampaikan urgensi kegiatan praktik manasik haji dan umroh untuk mahasiswa.

"Menanamkan kesadaran kepada semua umat Islam dan khususnya mahasiswa agar memiliki semangat untuk bisa beribadah haji sangatlah penting," ujarnya. 

Muhsin menegaskan bahwa salah satu keuntungan atau kelebihan menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) adalah membekali mahasiswanya dengan kegiatan manasik haji dan umroh.

Acara ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dalam memahami dan merasakan langsung prosesi ibadah haji dan umroh, meskipun dalam suasana simulasi. 


Dr. Muhsin Riyadi berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran spiritual mahasiswa serta mempersiapkan mereka dengan baik jika kelak berkesempatan melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya. (din)

Sabtu, 13 Juli 2024

Suara Adzan dan Khotbah Wukuf Getarkan Kampus UN Siber Cirebon

CIREBON, FC– Lantunan Suara adzan yang dan khotbah wukuf dikumandangkan di tengah ribuan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuat suasana khidmat ini terasa menggetarkan kampus Siber ini . 

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik Manasik Haji dan Umroh yang diselenggarakan oleh Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Direktur Ma’had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muhsin Riyadi, M.Ag., mengajak seluruh peserta untuk membayangkan bahwa mereka benar-benar sedang melaksanakan ibadah haji. Dalam rangkaian kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk menjalani semua tahapan ibadah haji mulai dari melakukan Ihram dari Miqat, Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, Melempar Jumrah Aqabah, Tahallul, Tawaf Ifadah, Melakukan Sai, Bermalam di Mina, kembali ke Mekah, hingga pelaksanaan Tawaf Wada.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman spiritual yang mendalam bagi mahasiswa. Dengan membayangkan diri berada di tanah suci, diharapkan mereka dapat merasakan kekhusyukan dan keagungan ibadah haji,” ungkap Dr. Muhsin.

Suasana semakin khidmat ketika Drs. H. Mahfud Said, M.Ag., didaulat untuk memberikan khutbah wukuf. Sebelum khutbah dimulai, Fa’iz Alfaris, S. Ag., seorang tutor manasik haji dan umroh, mengumandangkan adzan dengan suara yang merdu, menggetarkan hati para peserta.

Dalam khutbahnya, H. Mahfud Said menjelaskan pentingnya wukuf di Arafah sebagai salah satu rukun haji yang paling utama. “Setelah berihram, jemaah haji berangkat menuju Jabal Arafah dengan membaca talbiah. Bagi jemaah haji dianjurkan membaca talbiah dengan suara keras, sedangkan jemaah perempuan cukup melafalkan dengan suara lirih,” jelasnya.

Beliau juga menekankan bahwa pada saat wukuf di Arafah, jemaah harus menghadap kiblat dan mendengarkan khutbah wukuf. Selain itu, jemaah dianjurkan untuk menjamak qasar takdim shalat Dzuhur dan Asar, memperbanyak doa, dan membaca Al-Qur'an. “Wukuf di Arafah dilaksanakan tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah yang dimulai saat matahari terbit hingga terbenam. Setelah itu, jemaah haji akan segera menuju ke Muzdalifah untuk bermalam,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga menanamkan semangat untuk bisa melaksanakan ibadah haji di masa depan. Dr. Muhsin Riyadi menegaskan bahwa salah satu keuntungan menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) adalah adanya pembekalan manasik haji dan umroh, yang sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan spiritualitas mahasiswa.

Dengan rangkaian kegiatan yang begitu mendetail dan mendalam, praktik Manasik Haji dan Umroh ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk terus mendalami ajaran agama dan bersemangat dalam menjalankan ibadah, serta menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka kelak. (din)

Kamis, 11 Juli 2024

Pj Bupati Cirebon Sampaikan Rancangan KUA-PPAS TA 2025

KABUPATEN CIREBON — DPRD Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna tentang Hantaran Bupati terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2025, di Ruang Abhimata Paripurna, Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (11/7/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan nota pengantar ringkasan dokumen rancangan KUA-PPAS TA 2025.

Dalam penyampaiannya, Wahyu menjelaskan, rancangan KUA-PPAS TA 2025 mempertimbangkan isu strategis pembangunan daerah. Maka, fokus pembangunan Kabupaten Cirebon adalah peningkatan perekonomian daerah dan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Wahyu mengatakan, pembangunan ekonomi diarahkan pada percepatan ekonomi yang berkualitas, di antaranya pertumbuhan yang menciptakan pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan, membuka kesempatan kerja yang luas, serta menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan.

Hal ini didasarkan pada Peraturan Bupati (Perbup) Cirebon Nomor 72 tahun 2024 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2025.

Dalam penyampaian nota pengantarnya, ia juga menyinggung soal dinamika ekonomi global, baik di Asia maupun ASEAN. Wahyu juga menjelaskan soal tren positif pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi yang positif itu mendorong perbaikan lapangan kerja secara nasional.

“Sejalan dan mempertimbangkan hal-hal tersebut (pertumbuhan ekonomi), maka prioritas pembangunan daerah Kabupaten Cirebon tahun 2025 diarahkan pada pelaksanaan tujuh prioritas pembangunan,” ucap Wahyu.

Ketujuh prioritas pembangunan Kabupaten Cirebon pada 2025, di antaranya pendidikan merata dan berkualitas berbasis Iptek, pelayanan kesehatan sesuai standar dan terjangkau, perekonomian inklusif dan berdaya saing, serta ketahanan pangan, kualitas dan taraf hidup masyarakat, serta sistem perlindungan sosial, keamanan dan ketahanan daerah, infrastruktur memperhatikan kualitas lingkungan hidup, dan reformasi birokrasi serta inovasi pelayanan.

“Penyusunan rancangan PPAS tahun 2025 ini, secara umum disusun secara rasional dengan memperhatikan kondisi keuangan daerah, dan skala prioritas pembangunan daerah. Dalam hal ini, belanja daerah tidak akan melampaui kemampuan pendapatan dan pembiayaan daerah,” jelasnya.

“Prinsip dalam pengelolaan keuangan, maka pendapatan daerah diproyeksikan pada besaran pendapatan yang optimis tercapai. Sedangkan pada sisi belanja, merupakan batas tertinggi yang dapat dibelanjakan,” imbuhnya.

Ia juga menerangkan soal kerangka pendapatan, belanja, dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD) 2025. Dalam kerangka APBD itu, disebutkan pula soal pendapatan asli daerah (PAD), target pajak daerah, retribusi hingga pengelolaan hasil kekayaan daerah.

Wahyu juga menjelaskan soal proyeksi pendapatan daerah yang bersumber dari pendapatan transfer. Dan, proyeksi tentang target belanja daerah juga disampaikan dalam nota pengantar rancangan KUA-PPAS TA 2025.

“Dokumen rancangan yang telah disampaikan dan akan dibahas untuk disepakati bersama menjadi KUA-PPAS definitif sebagai dasar penyusunan RKA-SKPD tahun anggaran 2025,” tukasnya. (din)

Selasa, 09 Juli 2024

Pemkab Cirebon Kampanyekan Konsumsi Tablet Tambah Darah di Jumbara PMR-PMI

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mendukung kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR-PMI VII Tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar di Pondok Pesantren Abu Manshur, Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, Selasa (9/7/2024).

Pemkab Cirebon turut menyosialisasikan penanganan stunting melalui konsumsi tablet tambah darah pada acara tersebut.

Pj Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi melalui Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, dr H Edi Susanto MM menyampaikan, penanganan stunting merupakan program nasional dalam upaya menyukseskan Indonesia Emas 2045.

Edi mengatakan, generasi muda harus sehat, berkualitas dan berdaya saing unggul.

“Jadi, pencegahan stunting itu harus sedini mungkin. Remaja putri bisa mengonsumsi tablet tambah

darah sebanyak satu kali dalam seminggu,” ujarnya.

“Kemudian, bisa aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, olahraga rutin, dan asupan gizi seimbang,” kata Edi dalam sambutannya di acara Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR-PMI VII Tingkat Kabupaten Cirebon.

Ia menyebut, dari pemeriksaan sebanyak 43,9 persen remaja di Kabupaten Cirebon mengalami anemia. Ia berharap, para santri hingga anggota PMI dan PMR yang hadir dalam acara Jumbara, mengonsumi tablet tambah darah sesuai anjuran.

“Semoga Jumbara PMI-PMR yang ke VII ini, dapat meningkatkan motivasi remaja putri untuk minum tablet tambah darah,” tukas Edi.

“Pencegahan stunting sejak masa remaja. Jadi, adek-adek sekalian harus konsumsi tablet tambah darah, karena stunting ini berawal dari kondisi anemia. Wajib setiap seminggu sekali,” imbaunya.

Lebih lanjut, Edi mengatakan, Jumbara PMR-PMI merupakan kegiatan remaja yang bisa dijadikan sebagai media untuk pencegahan stunting sejak dini. Pemkab Cirebon selalu membantu dan mendukung kegiatan PMI.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj. Rd. Sri Heviyana mengatakan, Jumbara merupakan ajang silaturahmi anggota PMR tingkat Kabupaten Cirebon.

Rencananya, PMI menyeleksi anggota PMR yang bakal diberangkatkan pada Jumbara tingkat provinsi dan nasional.

“Jadi, disini bukan hanya anggota wira anak-anak SMA, tetapi juga ada anak-anak mula (SD) dan madya (SMP). Sudah ada pembinaan-pembinaan, ketika masuk kesini sudah siap,” katanya.

Heviyana mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Cirebon dalam penanganan stunting, salah satunya dengan sosialisasi konsumsi tablet tambah darah pada acara Jumbara.

Selain sosialisasi, ia menyebut, PMI juga bekerja sama dengan posyandu untuk melakukan penyuluhan hingga pembinaan tentang kesehatan.

“Kita juga sebagai mitra kerja pemda, baik dalam meningkatkan IPM, pendidikan, ekonomi, dan lainnya,” ungkapnya. (din)

Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati Hadiri Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024



BENGKULU, FC - Program Studi Hukum Tata Negara Islam (HTNI) UIN Siber Syekh Nurjati turut berpartisipasi dalam Kerja Nasional Asosiasi Program Studi Hukum Tata Negara Indonesia (APHUTARI) ke-VII yang berlangsung di UIN Soekarno Fatmawati, Bengkulu. Acara ini diadakan pada Senin hingga Rabu, 8-10 Juli 2024.

Sekretaris Jurusan HTNI UIN Siber Syekh Nurjati, Jefik Zulfikar Hafizd, MH, dan Saiful Ansori, Dosen Prodi HTNI, hadir dalam acara tersebut. Acara ini meliputi Seminar Nasional dan Pembahasan Kurikulum Perguruan Tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dalam seminar nasional ini, berbagai isu penting terkait pengembangan kurikulum perguruan tinggi dibahas secara mendalam. Para peserta yang terdiri dari akademisi dan praktisi hukum dari berbagai universitas di Indonesia, berdiskusi tentang implementasi OBE dan MBKM dalam kurikulum perguruan tinggi. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan hukum di Indonesia, memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap menghadapi tantangan global.

“Partisipasi kami dalam Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024 ini sangat penting bagi pengembangan Program Studi Hukum Tata Negara Islam (HTNI) di UIN Siber Syekh Nurjati. Seminar Nasional dan Pembahasan Kurikulum Perguruan Tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kami wawasan dan praktik terbaik yang dapat kami terapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di program studi kami,” ungkap Jefik Zulfikar Hafizd, MH.

Kegiatan ini juga menjadi ajang networking bagi para peserta, memperkuat kerjasama antarprogram studi hukum tata negara di seluruh Indonesia. Diharapkan hasil dari pertemuan ini dapat diterapkan di masing-masing perguruan tinggi, sehingga kualitas pendidikan hukum di Indonesia semakin meningkat.

Lebih lanjut, Jefik menyatakan, “Bagi Prodi HTNI, kegiatan ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan nasional dan kebutuhan pasar kerja. 

Kami berkomitmen untuk menerapkan hasil diskusi dan rekomendasi dari pertemuan ini ke dalam kurikulum kami, dengan tujuan akhir untuk menciptakan lulusan yang unggul, kompetitif, dan mampu berkontribusi secara signifikan bagi masyarakat.”

“Kegiatan seperti ini juga memperkuat jaringan kerjasama antarprogram studi hukum tata negara di seluruh Indonesia. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan hukum di negara kita. 

Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati tetap berada di garis depan inovasi pendidikan dan terus menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” sambung Saiful Ansori.

Dekan Fakultas Syariah, Edy Setyawan, Lc., M.A., menegaskan bahwa Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024 ini menjadi momen penting bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang hukum tata negara. 

“Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kurikulum untuk mencapai visi dan misi institusi,” ujarnya.

Kerja Nasional APHUTARI ke-VII 2024 ini menjadi momen penting bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang hukum tata negara. Prodi HTNI UIN Siber Syekh Nurjati berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan kurikulum untuk mencapai visi dan misi institusi.

Senin, 08 Juli 2024

Panitia Nasional UM-PTKIN Mewujudkan Seleksi yang Adil dan Bermartabat

CIREBON, FC - Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Hasilnya akan diumumkan pada 8 Juli 2024 pukul 15.00 WIB. Panitia nasional berusaha melaksanakan kegiatan ini secara adil dan bermartabat. 

Makna keadilan yang dimaksud adalah nilai kesulitan dan kemudahan didasarkan pada sistem yang dibuat secara merata baik di pusat ibu kota maupun daerah. Soal yang dipakai dalam seleksi di Jakarta dan di daerah lain memiliki nilai kesulitan yang sama. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag, Wakil Rektor I UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Menurutnya, langkah ini diambil agar mutu lulusan hasil seleksi secara nasional sama. Tidak membedakan kota dan daerah, universitas dan non-universitas (IAIN dan STAIN).

Panitia nasional seleksi sangat serius dalam membuat soal test masuk. Pola pembuatan soal dengan melalui 14 tahapan yang sangat ketat dalam menentukan soal yang layak untuk disajikan. 

Misalnya, dalam menentukan soal yang dipilih adalah terhindar dari bahasa yang mengandung nilai misoginis. Yakni kebencian terhadap kaum perempuan atau ada tendensi ketidakadilan gender. Termasuk soal yang mengandung nilai kekerasan sangat dihindari.

Kezaliman dalam penentuan kelulusan sangat dijauhkan dari proses penetapan kelulusan. Hal ini dimaksudkan oleh panitia nasional agar diperoleh hasil lulusan yang semestinya. Dihindarkan dari praktik mengganti peserta yang lulus dengan peserta lain yang tidak lulus. 

Sikap kejujuran dan fair play berusaha diwujudkan dalam praktik penentuan kelulusan. Ini artinya, dari sisi kualitas proses, tampaknya ujian masuk PTKIN sangat memperhatikan mutu. Harapannya, mutu proses, pelaksanaan dan hasil yang diperoleh.

Dalam proses seleksi ujian masuk, peserta terbanyak di tingkat UIN diduduki oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sementara di tingkat IAIN, peserta terbanyak diduduki oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan peserta terbanyak di level STAIN diraih oleh STAIN Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. 

Mengapa masih menggunakan nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon? Memang, ada dua alasan. Pertama, saat didaftarkan mengikuti ujian seleksi, posisi masih menjadi IAIN. Kedua, sementara ini di Pangkalan Data Dikti Kemendikbudristek belum ada rumah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon karena masih dalam proses migrasi data dan reakreditasi prodi-prodi dan APT atas nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pada proses Ujian Masuk PTKIN ini terdapat beberapa upaya yang dilakukan panitia dalam meningkatkan mutu. Proses diperbaiki dengan memperhatikan masukan-masukan, pembuatan soal dengan melibatkan berbagai ahli di bidangnya masing-masing, penentuan hasil juga menyertakan pihak pengelola perguruan tinggi secara bijak. 

Dikatakan secara bijak, karena panitia memberi kesempatan kepada pihak pengelola PT namun tetap menjaga proses secara ilmiah dan teknologis. Misalnya, pertama, proses penambahan kuota dilakukan oleh mesin seleksi bukan sekedar memasukkan nama. 

Kedua, nama-nama peserta ujian yang dimasukkan dalam penambahan kuota adalah peserta yang lulus dari sisi perolehan nilai sedangkan peserta yang tidak memenuhi standar minimal kelulusan akan didelet secara otomatis.

Semoga langkah ikhtiar yang dilakukan oleh panitia nasional ini akan semakin memperbaiki sistem dan proses seleksi ke depan yang lebih baik. Tentunya, kita harus berpikir kompetitif dalam mengelola Lembaga Pendidikan Tinggi di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Islam mengajarkan berlomba dalam kebaikan, fastabiq al-khairat. Kebaikan yang dilakukan oleh Kemenag RI—dalam bidang Pendidikan Tinggi—bukan hanya dalam bentuk bangunan saja namun juga dalam aspek mutu seleksi, penyelenggaraan dan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin digandrungi oleh masyarakat. 

Kepercayaan masyarakat Indonesia—khususnya muslim—sudah mulai melirik PTKIN sebaik alternatif studi. Bahkan non-muslim pun kini sudah ada yang mengikuti Pendidikan di PTKIN kendatipun masih dalam jumlah yang minimal.

Memperhatikan fenomena di atas, pengelola PTKIN harus optimis dalam berkompetisi dan percaya diri dalam menjalankan proses dan regulasi perguruan tinggi di Indonesia. Penulis melihat ada kecenderungan masyarakat melirik PTKIN sebagai sebuah alternatif. 

Buktinya, beberapa Universitas Islam Negeri di Indonesia membludak pendaftar, bahkan harus menolak sebagian pendaftar. Boleh jadi, ketertarikan kepeminatan itu didorong oleh beberapa sebab. 

Pertama, ada kecenderungan kepeminatan studi Islam di kalangan umat Islam Indonesia, yang dahulu dikenal hanya pesantren. Kedua, biaya kuliah di PTKIN relative lebih murah dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Negeri. Ketiga, adanya beberapa sumber beasiswa yang memberikan kesempatan bagi peserta dari keluarga yang minim finansial.





Satgas P2MI Disnaker Cirebon Bantu Pemulangan Jenazah Tarsono

KABUPATEN CIREBON - Satgas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon gerak cepat membantu pemulangan jenazah PMI bernama Tarsono. Kabar duka tentang meninggalnya Tarsono di Jepang, direspon langsung oleh Disnaker Kabupaten Cirebon.

Tarsono merupakan salah seorang PMI asal Desa Gebangudik, Kecamatan Gebang, yang bekerja di Jepang. Almarhum meninggal dunia karena sakit di negara yang mempunyai julukan “Negeri Sakura” itu.

Satgas P2MI Disnaker Kabupaten Cirebon menerima laporan tentang Tarsono, dan Satgas P2MI langsung bergerak membantu pemulangan jenazah Tarsono.

Penyerahan jenazah Tarsono dilakukan oleh pihak BP2MI Bandara Soetta kepada anggota Satgas P2MI (Fungsional Pengantar Kerja dan PSC Siceria 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Jakarta, yang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses penyerahan jenazah dari mulai penyerahan, hingga pemulangan jenazah berjalan lancar. Jenazah Tarsono tiba di rumah duka dan diserahkan kepada keluarga pada Sabtu (6/7/2024). Gerak cepat Satgas P2MI merupakan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan terhadap pekerja migran dan keluarganya.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto SSTP MM mengatakan, pihaknya selalu siaga untuk melayani masyarakat, terutama PMI.

“Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon beserta Tim Satgas P2MI akan terus berperan serta aktif untuk memberikan perlindungan terhadap PMI. Salah satunya, memfasilitasi pemulangan PMI bermasalah dari negara penempatan, baik dalam keadaan sehat, sakit ataupun meninggal dunia,” ujar Novi. (din)

Menyambut Bulan Kelahiran Baginda Nabi, Al-Bahjah Akan Adakan Podcast “Satu Hati”

Podcast "Satu Hati"


CIREBON, FC - Bulan kelahiran Baginda Nabi menjadi momen bagi setiap muslim dan organisasi Islam untuk memperingatinya, hal ini juga dilakukan oleh Al-Bahjah dengan acara Podcast "Satu Hati". 

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 06 Muharram 1446 H/12 Juli 2024, podcast "Satu Hati" akan menggelar episode istimewa yang bertajuk "Membangun Cinta Mengikat Hati dengan Baginda Nabi”. 

Acara ini tidak hanya sekadar diskusi, tetapi juga mengupas mengenai perayaan spiritual yang menghubungkan makna maulid dengan nilai-nilai kehidupan kontemporer.

Podcast "Satu Hati" mengundang Anda untuk bergabung dalam diskusi ringan yang mengedukasi. Kita akan menjelajahi bersama bagaimana perayaan maulid dapat menjadi momen introspeksi dan penghayatan yang lebih mendalam bagi kita semua. 

"Dengan tema yang penuh makna ini, kami ingin mengajak pendengar untuk merenungkan pentingnya hari kelahiran manusia pilihan, yang disambut dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur," ujar idan, Panitia kegiatan.

Idan menjelaskan, untuk rangkaian acara,
Podcast ini akan dilaksanakan Jumat, 06 12 Juli 2024, pukul 09.00 WIB. Disiarkan secara live dari studio Al-Bahjah TV, RadioQu, dan platform media sosial resmi Maulid Akbar Al-Bahjah. 

Pada podcast "Satu Hati" ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya :
Habib Hisyam Al-Habsyi (Alumni Ribath Tarim)
Ust. Rizki Fadilah, Lc., M.H. (Alumni Universitas Imam Syafi’i Mukalla-Yaman)
H. Didi Supriyadi (Ketua Pelaksana Event Maulid Akbar)
Host: Firaz Byzi.

Mari bergabung dalam perbincangan yang menggugah hati dan pikiran, spiritualitas bertemu dengan kehidupan sehari-hari. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman tentang makna maulid dan bagaimana kita dapat merayakannya dengan penuh kebersamaan dan keikhlasan. (din)

Minggu, 07 Juli 2024

Momentum Hari Jadi Cirebon Ke 597, Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cirebon Gunakan Bahasa Cerbon

CIREBON - Ada yang berbeda pada Hari Jadi Cirebon Ke 597, di mana rapat paripurna istimewa DPRD Kota Cirebon pada momentum Hari Jadi ini menggunakan bahasa Cerbon dan berlangsung khidmat, Minggu (7/7/2024) di Griya Swala DPRD.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana  menjelaskan, penetapan 1 Muharam sebagai hari jadi Cirebon sesuai dengan Peraturan Daerah Tingkat II Cirebon Nomor 24/1996.

Hanya saja, terdapat kekeliruan terhadap tahun awal mula penetapan hari jadi Cirebon. Sehingga, dilakukan pengkajian dan uji otentisitas atas sejarah berdasarkan fakta-fakta.

“Teng guneman kang didamel secara maraton akhire mbuahaken hasil, data-data enggal samia medal. (Pembahasan yang dilakukan secara maraton dengan data-data baru yang dikemukakan, akhirnya membuahkan hasil),” katanya.

Maka, hari jadi Cirebon yang semula diperingati sejak tahun 791 Hijriah diubah ke tahun 849 atau dikurangi 58 tahun. Hal itu membuat peringatan hari jadi Cirebon yang semula berusia 654 menjadi 597 pada tahun 2024.

“Klawan ditetapaken teng Perda kang enggal yaniku Perda Nomor 4 (sekawan) Taun 2024 kang putusane wenten pengurangan 58 (gangsal dasa wolu) taun. (Perihal tersebut telah ditetapkan dalam Perda terbaru yaitu Perda Nomor 4 Tahun 2024 yang putusannya ada pengurangan 58 tahun),” ujar Ruri.

Adapun tema pada peringatan Hari Jadi Cirebon Ke 597 yaitu “Cirebon Mukti lan Mulya Selawase” dengan slogan “Cirebon Guyub”.

Menurut Ruri, momentum peringatan ini dapat menjadi penanda untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan sosial Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun Nasional.

Ia pung mengajak warga kota Cirebon untuk menyukseskan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2024 serta melawan dan memberantas judi online.

"Teng kesempatan niki kula ngajak teng sedanten wargi Kota Cirebon nyuksesaken pilian walikota lan wakil walikota, lan kangge sami-sami milet sareng mbrantas judi online kang siweg usum wayah niki. (Pada kesempatan ini, kami mengajak seluruh warga Kota Cirebon untuk menyukseskan pemilihan walikota dan wakil walikota serta bersama-sama melawan dan memberantas judi online yang kian marak),” katanya.

Di tempat yang sama, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menerangkan slogan Cirebon Guyub memiliki makna agar warga Kota Cirebon memiliki semangat kerukunan dan gotong royong untuk memajukan pembangunan daerah.

Hal itu dapat dibuktikan dengan angka inflasi Kota Cirebon paling kecil di Jawa Barat hingga bulan Juni 2024.

Diketahui, tingkat inflasi di Kota Cirebon sebesar 1,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,87. Tingkat inflasi bulan ke bulan dan tingkat inflasi tahun berjalan pada bulan Juni 2024 masing-masing sebesar -0,34 persen dan 0,74 persen.

Ia juga mengatakan bahwa dalam masa transisi pemda Kota Cirebon, berfokus pada penanganan stunting agar tidak bertambah.

“Stunting dados salah stunggale agenda penting pangwangunan nasional lan sampun ditetepaken dados salah sawiji saka kangge rencana pangwangunan wewengkon (RPD) teng masa transisi pemerintahan teng Kota Cirebon (Stunting menjadi salah satu agenda penting pembangunan nasional dan telah ditetapkan menjadi salah satu program dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) pada masa transisi di Kota Cirebon,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Drs Herman Suryatman MSi, memberi selamat kepada Kota Cirebon yang sukses menyelenggarakan peringatan Hari Jadi Cirebon ke 597.

Herman mengapresiasi capaian yang telah diperoleh Kota Cirebon, seperti mendapatkan WTP 8 kali berturut-turut, menekan angka inflasi dan menurunkan angka stunting.

Pemerintah daerah juga mengapresiasi seluruh jajaran perangkat daerah yang sudah mengawal pembangunan dengan baik. Dia berharap, capaian tersebut bisa lebih ditingkatkan dengan semangat Cirebon Guyub, Jawa Barat Guyub.

Tak lupa ia pun mengajak kepada seluruh warga Jawa Barat khususnya di Kota Cirebon agar melawan dan menghindari judi online, agar tidak ada yang terjebak dalam aktivitas merugikan tersebut.

“Kami di Jawa Barat melalui Pj Gubernur telah membuat edaran yang isinya mengimbau kepada masyarakat agar melawan dan menghindari aktivitas judi online maupun konvensional,” pungkasnya. (Ara)