Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 20 Mei 2024

Pemkab Cirebon Raih Opini WTP Ke 9 Berturut-turut

KABUPATEN CIREBON, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon 2023.

Penyerahan penghargaan opini WTP disampaikan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Sudarminto Eko Putra, S.E., M.M., CSFA, CFrA kepada Pj Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH, M.Si di Gedung BPK RI Perwakilan Jabar, Kota Bandung, Senin (20/5/2024).

Sudarminto mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan BPK meliputi pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab mengenai keuangan negara.

Pemeriksaan tersebut, mencakup seluruh unsur keuangan negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

“Kami melaksanakan tugas tiga jenis pemeriksaan, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” kata Agus di Kantor BPK RI Jawa Barat, Kota Bandung.

Inspektur Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, M.M, M.Si, CGCAE mengatakan, raihan tersebut menjadi bukti kalau kepemimpinan Bupati Cirebon periode 2019-2024, Drs. H. Imron, M.Ag berjalan baik.

Dalam pelaksanaan penatausahaan dan pelaporan keuangan atas APBD Tahun Anggaran 2023 telah memenuhi kriteria pemberian opini BPK RI.

“Kriteria dalam memberikan opini kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon yakni, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern (SPI),” jelas Iyan.

Rektor IAIN Cirebon Sampaikan Pesan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Mengenai Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag


CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar upacara di halaman Gedung Rektorat. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pegawai dari semua unit kerja. 

Upacara dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi, S.Sos., M.Si. Senin, (20/05/2024).

Dalam sambutannya, Menteri Budi Arie Setiadi mencanangkan tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas” untuk Harkitnas 2024. 

Tema ini diangkat untuk menyalakan semangat dan kekuatan seluruh rakyat Indonesia dalam menghadapi era transformasi teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat.

Kita semua menyaksikan bahwa kemajuan teknologi telah menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari. Dalam dua dekade mendatang, langkah kita sangat menentukan dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa ini. 

Refleksi terhadap perjalanan sejarah kebangsaan menjadi penting sebagai bekal menghadapi masa depan. Sejarah bukan hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

Tanggal 20 Mei 1908 menandai lahirnya organisasi Boedi Oetomo, yang menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini didirikan oleh sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia, dan menjadi motor penggerak gerakan nasionalisme. 

Boedi Oetomo menjadi tempat pembelajaran dan perdebatan tentang pentingnya pendidikan dan perluasan keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

Sebelum Boedi Oetomo, Kartini sudah lebih dahulu mengawali gagasan kemerdekaan dan kemajuan melalui tulisan-tulisannya. Ia menyadari bahwa pendidikan adalah jalan menuju kemerdekaan dan kebebasan, baik bagi individu maupun bangsa. Kartini menjadi inspirasi bagi para pemuda yang kelak menjadi pelopor kebangkitan nasional.

Saat ini, Indonesia berada di fase kebangkitan kedua. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. Bonus demografi dengan 60% penduduk usia produktif dalam dua dekade ini menjadi kekuatan yang harus dimanfaatkan untuk inovasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Presiden Joko Widodo sering menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi ini untuk meraih peluang menjadi negara maju dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.

Transformasi digital menjadi kunci dalam menghadapi tantangan zaman. Tingkat penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79.5% menunjukkan potensi besar dalam ekonomi digital. 

Transformasi ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas. 

Di sisi sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.A,  juga menegaskan agenda besar transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari kebangkitan kedua ini. Dengan memanfaatkan potensi teknologi dan bonus demografi, IAIN Syekh Nurjati siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain upacara peringatan Harkitnas, acara tersebut juga diisi dengan agenda penyerahan SK Pensiun. 

Pada kesempatan ini, SK Pensiun diserahkan kepada Prof.Dr. H. Abdus Salam DZ, M.M., Drs. H. Dadang Romansyah, M.Si., Drs. H. Ibnu Sina, M.Si., dan Sumarjo. Semuanya adalah pegawai yang telah mengabdi selama puluhan tahun di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Penyerahan SK Pensiun ini menjadi momen penghargaan atas dedikasi dan pengabdian beliau terhadap institusi dan dunia pendidikan.

Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas!

Minggu, 19 Mei 2024

Dikawal Ratusan Motor, Imron Tinggalkan Rumah Dinas

KABUPATEN CIREBON, FC - Drs. H. Imron, M.Ag resmi meninggalkan Rumah Dinas Bupati Cirebon setelah masa kepemimpinannya berakhir, Minggu (19/5/2024).

Masa jabatan Imron sebagai orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini selesai pada Jumat (17/5/2024).

Imron meninggalkan Rumah Dinas Bupati Cirebon mengendarai sepeda motor bersama istri Dra. Hj. Nunung Roosmini, diantar ratusan pengendara motor dari unsur pejabat Pemkab Cirebon dan para kuwu se-Kabupaten Cirebon.

Rombongan melakukan touring menuju Makam Sunan Gunung Jati dan dilanjutkan menuju kediaman pribadinya yang berada di Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani.

Diketahui, Imron sudah lima tahun menempati rumah tersebut selama menjadi Bupati Cirebon.

Dalam sambutannya, Imron meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, jika ada program-program yang belum diselesaikan. Terima kasih pun ia ucapkan kepada pihak-pihak yang sudah membantunya selama bertugas.

“Mohon maaf kalau selama menjabat, masih terdapat banyak kekurangan. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu dan bekerja sama untuk membangun Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh pejabat di Kabupaten Cirebon, agar tetap mengutamakan masyarakat dalam pelayanan. Kebersamaan seluruh pihak mampu menghasilkan yang terbaik untuk publik.

Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi yang dilakukan seluruh pihak menjadi kunci kesuksesan pembangunan. Selama ini, kedua hal tersebut sudah berjalan di Kabupaten Cirebon.

“Meskipun sudah tidak menjabat, saya harapkan agar silaturahmi tetap terjalin. Pintu tetap terbuka kepada siapapun yang hendak berkunjung,” tutupnya.

Sabtu, 18 Mei 2024

Insan Pers Kabupaten Cirebon Harus Mampu Jadi Saka Guru di Era Keterbukaan

KABUPATEN CIREBON, FC - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Hadi Suryaningrat, S.Sos., menghadiri dialog publik peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 dan peringatan hari jadi ke-542 Kabupaten Cirebon di Area Parkir SOR Watubelah Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (18/5/2024).

Hadi juga mengapresiasi atas terselenggaranya dialog publik dengan tema “Diskusi Multikulturalisme Membangun Harmoni Ditengah Keanekaragaman Budaya”.

Pasalnya, kebebasan dalam memproduksi informasi, seringkali tidak diikuti dengan produk informasi yang bertanggung jawab, terlebih dengan berkembangnya media sosial, semua orang bebas membuat berita untuk menyuarakan isu-isu yang sedang terjadi di mana pun berada.

Masyarakat saat ini kebanjiran dengan berita-berita dari media sosial dan media digital lainnya, yang seringkali dibumbui dengan hoaks, provokasi, maupun modifikasi informasi yang tidak bertanggung jawab.

“Di tengah suasana seperti saat ini, insan media mainstream, justru sangat dibutuhkan untuk menjadi penjernih informasi, yang menyajikan informasi terverifikasi dan menjalankan peran sebagai communication of hope,” ujar Hadi.

Ia berharap kepada insan pers di Kabupaten Cirebon, agar mampu menjadi saka guru dalam era keterbukaan ini, dengan menyajikan informasi yang valid, akurat, dan berkualitas, sehingga dapat menjadi rujukan yang kredibel bagi masyarakat.

“Melalui peringatan HPN ini, saya mengajak seluruh insan pers Kabupaten Cirebon untuk menegakkan prinsip jurnalisme yang etis dan bertanggung jawab, dalam merespons isu yang berkembang di tengah masyarakat, baik terkait ekonomi, politik, hukum, pendidikan, kebudayaan dan lain-lain,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan, insan pers Kabupaten Cirebon mampu untuk terus menjaga profesionalismenya, khususnya dalam mengamplifikasi kebenaran dan menyingkap fakta, terutama di tengah keganasan posttruth, dimana masyarakat lebih cenderung menerima argumen berdasarkan emosi dan keyakinan mereka, daripada argumen berdasarkan fakta.

Jumat, 17 Mei 2024

Wahyu Mijaya Resmi Dilantik Jadi PJ Bupati Cirebon

KABUPATEN CIREBON, FC - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, S.E, M.T melantik Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., M.Si sebagai Pj Bupati Cirebon menggantikan Drs. H. Imron, M.Ag. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/5/2024).

Bey meminta Pj Bupati Cirebon berkomitmen melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan tetap menjaga kepercayaan terhadap publik.

Selain itu, lanjut Bey, harus mampu mengatasi pengangguran, kemiskinan, sampah, krisis pangan dan perubahan iklim. “Kebijakan yang diambil harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” kata Bey.

Bey menuturkan, kepemimpinan kuat perlu didasari dengan prinsip moral yang tinggi dan kejujuran yang tidak tergoyahkan.

“Kita harus berkomitmen melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan tanpa pamrih, serta menjaga kepercayaan,” sambungnya.

Melalui sinergi dan kolaborasi, Bey menekankan, hal tersebut sebagai kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan sebagai pemimpin daerah.

“Melalui sinergi dan kolaborasi antarpemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” ungkap Bey.

“Pastikan setiap kebijakan yang diambil, melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Selain itu, kata Bey, dalam menghadapi Pilkada serentak 2024, ia mengingatkan netralitas ASN perlu ditegaskan.

“Integritas dan profesionalisme adalah fondasi dasar ASN dalam melaksanakan tugas-tugas negara,” ungkapnya.

Wahyu yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, diharapkan dalam penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Cirebon, dapat menjadi contoh terbaik dan terhindar dari segala bentuk kecurangan.

“Beliau adalah Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, saya harapkan, Kabupaten Cirebon menjadi contoh terbaik dalam PPDB tahun ini,” harapnya.

Ia juga berharap, amanah jabatan yang diberikan dapat memberikan kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Harapan besar masyarakat, tentunya tertumpu kepada Saudara (Wahyu Mijaya) sebagai pemimpin daerah,” tutup Bey.

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, ia akan melanjutkan program yang sudah dijalankan oleh pemerintah daerah.

“Sambil belajar untuk melakukan beberapa rencana pembangunan, sambil berjalan juga nanti akan menemukan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wahyu, ia pun ditugaskan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Jawa Barat berjalan. Salah satunya, menjadikan PPBD Kabupaten Cirebon terbaik di Jawa Barat.

“Sebelumnya hanya SMA, SMK atau SLB, sekarang lebih luas ke SD hingga SMP di Kabupaten Cirebon. Intinya, akan menyelaraskan perintah Pj Gubernur,” imbuhnya.  (din)

Kamis, 16 Mei 2024

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan Saat Peringatan HUT Satpol PP dan Linmas

KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE,M.Si menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-74 Satuan Polisi Pamong Praja dan ke-62 Satuan Perlindungan Masyarakat tingkat Kabupaten, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Cirebon, Kamis (16/5/2024).

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Wabup Cirebon menyebutkan, pihaknya mengapresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Satpol PP dan Satlinmas di seluruh Indonesia, atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama ini.

“Melalui momentum rangkaian perayaan Hari Jadi Satpol PP dan Satlinmas tahun ini, saya berharap kualitas pelaksanaan tugas sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah dapat terus ditingkatkan dengan semangat, kompetensi dan profesionalitas yang semakin mumpuni, guna menunjang tugas pokok serta fungsi operasional di lapangan,” ujarnya.

Ayu–sapaan akrab Wabup Cirebon menjelaskan, peran strategis Satpol PP dalam menciptakan situasi yang kondusif, telah dibuktikan pada saat pelaksanaan tahapan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta pemilihan legislatif yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 yang lalu.

Menurutnya, Satpol PP menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Pemilu melalui penertiban alat peraga kampanye (APK), distribusi logistik dan hal teknis pendukung lainnya.

“Di sisi lain, terdapat pula peran penting Satlinmas dalam tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif. Dimana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang ditetapkan pada tanggal 15 Agustus 2017 yang menyebutkan bahwa, petugas keamanan, ketenteraman dan ketertiban di setiap TPS berasal dari Satlinmas sebanyak 2 (dua) personil,” jelasnya.

Ia berharap, Satpol PP dan Satlinmas dapat bekerja sama dan bersinergi dengan TNI-Polri untuk turut serta menjaga stabilitas keamanan.

“Saya menekankan kepada seluruh jajaran Satpol PP dan Satlinmas di daerah, agar selalu bersikap proaktif mencermati kondisi dan dinamika di wilayahnya demi menjaga stabilitas dan keamanan dengan mengedepankan humanisme dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” harapnya.

Berdasarkan PKPU tersebut, pemilihan kepala daerah serentak yang terdiri dari 37 gubernur, 415 bupati dan 93 walikota akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

“Oleh sebab itu, peringatan hari ulang tahun Satpol PP dan Satlinmas tahun 2024 ini, bisa dijadikan sebagai refleksi untuk bersikap semakin tegas namun tetap humanis, proaktif dalam mencermati kondisi dan dinamika di wilayah masing-masing,” sambungnya.

“Anggota Satlinmas agar senantiasa proaktif melakukan pengamatan situasi dan kondisi di wilayah tempat tinggal masing- masing, dalam rangka deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum,” imbuhnya.

Selain upacara peringatan HUT ke-74 Satpol PP dan ke-62 Satlitmas, ribuan minuman keras berbagai merek pabrikan dan tradisional ikut dimusnahkan.

Kasat Pol PP Kabupaten Cirebon, H. Imam Ustadi mengatakan, peredaran dan konsumsi minuman beralkohol tanpa izin merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif terhadap ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Tindakan tegas terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal ini merupakan upaya kita bersama untuk menjaga ketenteraman dan kesehatan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Selama ini, lanjut Imam, Satpol PP Kabupaten Cirebon bekerja keras dalam melaksanakan operasi penertiban terhadap minuman beralkohol tanpa izin.

Berbagai kegiatan razia dan penertiban telah dilakukan dengan tujuan untuk menekan peredaran minuman beralkohol ilegal dan mencegah dampak buruk yang ditimbulkannya.

“Hasil dari upaya tersebut, pada hari ini, kita akan melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol yang berhasil disita dalam beberapa operasi penertiban,” jelasnya.

“Pemusnahan barang bukti minuman beralkohol ini bukan hanya sebagai simbol penegakan hukum, tetapi juga sebagai bukti keseriusan kita dalam melindungi masyarakat dari bahaya minuman beralkohol ilegal,” tambahnya.

Ia berharap, dengan adanya pemusnahan ini, dapat memberikan efek jera kepada para pelaku peredaran minuman beralkohol ilegal dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya konsumsi minuman beralkohol yang tidak terkontrol.

“Ada 1760 botol minuman keras berbagai merek pabrikan dan 1310 liter ciu, tuak dan ratusan alat kontrasepsi yang dimusnahkan,” pungkasnya. (din)

PNPMB PTKIN Gelar Bimtek Pendaftaran dan Sosialiasi UM-PTKIN Tahun 2024

JAKARTA, FC - Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis Pendaftaran dan Sosialisasi UM-PTKIN Tahun 2024. Acara tersebut berlangsung mulai Kamis hingga Sabtu, 16 hingga 18 Mei 2024, di Hotel Harris Vertu Jakarta.

Sebanyak 59 PTKIN diundang, khususnya para Penanggung Jawab Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Penanggung Jawab Humas, untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengutus dua perwakilannya, yaitu Hartawan, S.IP., sebagai Penanggung Jawab Teknologi Informasi dan Komunikasi TIK, dan Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai Penanggung Jawab Humas. Mereka diutus guna memaksimalkan mekanisme Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), termasuk teknis pendaftaran dan sosialisasi UM-PTKIN di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, dalam laporannya menyampaikan bahwa pendaftaran telah dimulai sejak 17 April dan akan berakhir pada 15 Juni. Dengan diperpanjangnya waktu pendaftaran, pendaftar melebihi target sebesar 30%, Hal ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap PTKIN, sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa.

Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag., Ketua Forum Pimpinan PTKN, memberikan arahan dan secara resmi membuka acara Bimbingan Teknis Pendaftaran dan Sosialisasi UM-PTKIN Tahun 2024. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan PTKIN secara maksimal dan menjadikannya destinasi utama bagi calon mahasiswa.

Wibowo Prasetyo, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik, sebagai narasumber kegiatan, menegaskan bahwa promosi SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN harus dilakukan sepanjang tahun, bukan hanya saat musim PMB. 

Penggunaan media sosial dan kerjasama dengan media patner baik cetak maupun online sangat ditekankan dalam upaya mempublikasikan prestasi-prestasi PTKIN secara luas. 

Hal ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap PTKIN menjadi lebih positif dan dianggap sebagai destinasi utama dalam pendidikan tinggi keagamaan.

Dengan mengedepankan promosi dan memanfaatkan media sosial secara optimal, diharapkan PTKIN dapat terus berkembang dan menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa serta menjadi pusat pendidikan tinggi keagamaan yang diakui secara luas oleh masyarakat. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah awal, tetapi juga harapan akan terciptanya masa depan pendidikan tinggi keagamaan yang lebih baik di Indonesia. (Ara)

Rabu, 15 Mei 2024

Hadiri Agro Expo, Bupati Minta Petani Olah Sawah Dengan Baik

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri Cirebon Agro Expo Pertanian di Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Rabu (15/5/2024).

Bupati Imron mengatakan, Cirebon Agro Expo Pertanian bertujuan menghadirkan produk-produk hasil olahan yang diolah oleh masyarakat. Kedua, pada kesempatan ini juga, ia mengajak kepada petani dan juga dari Dinas Pertanian, agar mengolah sawah dengan baik supaya hasilnya maksimal.

Selain itu, Imron berkesempatan memberikan bantuan berupa 69 unit pompa air kepada petani. Menurutnya, dari 69 pompa ini, mampu mengairi 690 hektare sawah.

“Harapannya, dengan adanya bantuan pompa air ini, agar para petani tidak lagi mengeluh kaitan dengan kelangkaan air,” ujar Imron.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Dr. Alex Suheriyawan, S.P, M.Pd.I mengatakan, Cirebon Agro Expo Pertanian tahun ini, tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Weru ini memang bukan sentra pertanian, tetapi disini menjadi sentra industri.

“Jadi mudah-mudahan, di wilayah tengah ini, menggeliat berbicara tentang agro bisnisnya dari hasil pertanian yang dikembangkan. Sedangkan untuk wilayah timur dan wilayah barat, cenderung mengarah ke arah budidaya,” jelas Alex.

Ia juga berterima kasih kepada Bupati Cirebon, karena menurutnya, di tangan Bupati Imronlah Kabupaten Cirebon menjadi barometer nasional maupun Jawa Barat.

“Hal tersebut, berkat arahan Pak Bupati, Kabupaten Cirebon menjadi barometer tabel pertanian yang berkelanjutan,” tukasnya.

Jurusan Tadris Biologi IAIN Cirebon Berperan Aktif Dalam Kegiatan Seminar Nasional ADBPB PTKI

CIREBON, FC - Jurusan Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon turut berperan aktif dalam kegiatan Seminar Nasional Asosiasi Dosen Biologi dan Pendidikan Biologi (ADBPB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang diselenggarakan pada 14-15 Mei 2024 di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. 

Seminar ini menghadirkan berbagai narasumber ternama, termasuk Prof. Dr. Ikhfan Haris, M.Phill, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Timor Leste, dan Badrus Sholeh, S.Ag. M.A, PhD, Atdikbud KBRI Riyadh Arab Saudi.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag. M.Si, yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian tak terpisahkan dari pengakuan dan pengembangan kompetensi dosen. “Kami berterima kasih kepada Asosiasi DBPB atas kepercayaannya kepada UIN Raden Fatah sebagai tuan rumah. UIN Raden Fatah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai kegiatan akademik,” ujar Rektor UIN Raden Fatah Palembang. Selasa, (14/05/2024).

Prof. Dr. Mashuri Masri, S.Si. M.Kes, Ketua ADBPB PTKI se-Indonesia dari UIN Alaudin Makassar, menyampaikan bahwa asosiasi ini berdiri sejak 2012 dan telah rutin mengadakan kegiatan akademik di berbagai perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama. “Tujuan dari seminar ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dosen biologi dan pendidikan biologi melalui kegiatan silaturahmi dan pertukaran ilmu,” jelas Mashuri Masri.

Dalam sesi presentasinya, Prof. Dr. Ikhfan Haris mengungkapkan kesiapan Timor Leste untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang pendidikan, termasuk program magang bersertifikat internasional dan dosen mengabdi internasional. “Kami berharap mendapatkan beasiswa dari Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Timor Leste,” tambah Ikhfan Haris.

Sementara itu, Badrus Sholeh menekankan visi Saudi Arabia 2030 yang berfokus pada kemajuan dalam perdagangan, pendidikan, dan keagamaan, serta keterbukaan Arab Saudi untuk kerja sama internasional. “Saudi Arabia menyediakan banyak beasiswa di bidang sains dan teknologi,” ujarnya.

Dr. Delima E. Maretha dari Fakultas Saintek UIN Raden Fatah Palembang menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dalam menyongsong Indonesia emas tahun 2045. “Diperlukan berbagai program untuk mempersiapkan generasi mendatang menghadapi tantangan global,” kata Delima Maretha.

Dr. Evi Roviati, S.Si. M.Pd, perwakilan dari Jurusan Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyatakan dukungan penuh terhadap seminar ini. “Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi dan menjembatani kerja sama yang lebih luas, baik dengan program studi pendidikan di PTKI maupun di tingkat internasional,” ujar Ketua Jurusan Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Seminar nasional ini diikuti oleh berbagai kalangan, baik dosen biologi dan pendidikan biologi, melalui metode hybrid, baik online maupun offline. Partisipasi aktif Jurusan Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam acara ini menunjukkan komitmen mereka untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan biologi di Indonesia.(din)

Selasa, 14 Mei 2024

Antisipasi Banjir, Komisi II DPRD Ingatkan Pemerintah Soal Perbaikan Drainase



CIREBON – Komisi II DPRD mengingatkan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk memperbaiki sejumlah drainase guna mengantisipasi banjir.

Masalahnya, terdapat banyak drainase di Kota Cirebon yang mengalami kerusakan atau bahkan penyumbatan. Kondisi itu berdampak beberapa lokasi di Kota Cirebon terjadi genangan dan banjir ketika hujan deras dan debit aliran dari hulu sungai meningkat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD H Karso SIP dalam rapat kerja, bersama Dinas PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Senin (13/5/2024) di Griya Sawala.

“Beberapa titik masih ada drainase tidak berfungsi maksimal, apalagi diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kurang disiplin dalam membuang sampah,” ujarnya.

Sehingga, penumpukan sedimentasi di beberapa wilayah aliran sungai perlu segera dilakukan tindakan dari instansi terkait.

Selain itu, Karso pun merasa prihatin dengan masih adanya bangunan-bangunan yang berdiri di atas drainase ataupun saluran air.

Menurutnya, hal tersebut perlu ditinjau ulang sejauh mana perizinan yang telah dikantongi bangunan tersebut.

“Kalau izinnya tidak ada berarti masuk bangunan liar dan perlu tindakan lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi II Ir Watid Sahriar MBA menilai Dinas PUPR dapat melibatkan BBWS dalam penanganan persoalan drainase.

Sehingga, keduanya bisa bersinergi dalam membuat rumusan perencanaan teknis yang nantinya dituangkan dalam Detail Engineering Design (DED).

DED sendiri merupakan perencanaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk pembangunan sistem saluran drainase.

“Kalau inisiasi instansi terkait masih belum terealisasi, kan bisa mengajukan usulan ke provinsi atau pusat,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Cirebon Rachman ST menyebut, akan menormalisasi aliran sungai yang sedimentasinya menumpuk.

Adapun aliran sungai tersebut meliputi; sungai Sijarak 1, sungai Sijarak 2, sungai Cikenis, sungai Cikalong, sungai Bedeng, sungai Sigujeg dan sungai Cimanggu.

“Kami juga meminta BBWS bisa ikut membantu penyelesaian tersebut, terutama menangani drainase jalan yang dipenuhi sampah, sedimentasi bahkan ketutup plat beton,” tuturnya.

Selain itu, upaya peningkatan kesadaran pun akan ditingkatkan dalam mengelola sampah yang berasal dari limbah rumah tangga.

“Nanti, kami juga memetakan dan koordinasi dengan berbagai stakeholder dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat,” pungkasnya.

Pihak BBWS pun menyatakan siap dalam langkah strategis yang disampaikan Dinas PUPR dalam penanganan banjir di Kota Cirebon.

Turut hadir anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Syarif Maulana dan Agung Supirno SH.

IAIN Cirebon dan UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan Gelar Konsinyering Penyusunan Pagu Anggaran 2025

PEKALONGAN FC – Dalam rangka mempersiapkan penyusunan pagu indikatif (pagu sementara) Ditjen Pendis tahun 2025, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Konsinyering Penyusunan Pagu Kegiatan dan Anggaran Tahun 2025. 

Kegiatan yang berlangsung dari 14 hingga 17 Mei 2024 ini dihadiri oleh 89 peserta dari berbagai unit kerja.Selasa, (14/05/2024).

Ketua pelaksana kegiatan, Nining Suryaningsih, SE., melaporkan bahwa persiapan telah dimulai dengan sukses pada 13 Mei 2024 melalui Bimbingan Teknis Aplikasi E-Planning yang diikuti oleh 29 peserta dari masing-masing unit. 

“Alhamdulillah, Bimbingan Teknis ini berjalan lancar dan menjadi dasar kuat bagi tahapan konsinyering selanjutnya,” ujar Nining.

Kegiatan konsinyering ini menghadirkan sejumlah pemateri. Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan Prof. Dr. H. Zaenal Mustaqim, M.Ag., Rektor UIN Gusdur Pekalongan. Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., membuka sesi dengan materi tentang Penguatan Rencana Kerja dan Anggaran Berbasis Kinerja. 

Nining menegaskan pentingnya acara ini untuk menghasilkan perencanaan program anggaran yang berkualitas dan berdampak.

“Konsinyering ini menjadi dasar dalam menjalankan Indikator Kinerja Utama (IKU) PTN dan Perjanjian Kinerja (Perkin) baik dengan Dirjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan maupun dengan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama,” ujar Prof. Aan.

Tema penyusunan program dan anggaran tahun 2025 yang diusung adalah “Digitalisasi Layanan Publik dan Internasionalisasi Menuju Keunggulan Kampus yang Berdampak.” 

Menurut Prof. Aan, tema ini sejalan dengan visi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui digitalisasi dan internasionalisasi.

Prof. Aan juga menjelaskan bahwa Perkin Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada Program Pendidikan Tinggi mencakup penguatan sistem pendidikan yang moderat, peningkatan kualitas tenaga pendidik, standar dan sistem penjaminan mutu pendidikan, serta pemanfaatan penelitian. 

Selain itu, program dukungan manajemen juga fokus pada peningkatan tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel.

Adapun delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri adalah sebagai berikut:

Persentase lulusan S1 dan Program Diploma setahun terakhir yang berhasil mendapatkan pekerjaan layak, melanjutkan studi, atau menjadi wirausaha.

Persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 setahun terakhir yang menghabiskan paling tidak 20 SKS di luar kampus atau meraih prestasi minimal tingkat nasional seperti magang, proyek desa, mengajar, riset, atau pertukaran pelajar.

Persentase dosen yang berkegiatan tridharma di kampus lain, di QS100 (berdasarkan ilmu), bekerja sebagai praktisi di dunia industri, atau membina mahasiswa yang berhasil meraih prestasi minimal tingkat nasional dalam lima tahun terakhir.

Persentase dosen tetap berkualifikasi S3, memiliki sertifikasi kompetensi/profesi yang diakui oleh industri dan dunia kerja, atau berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia industri, atau dunia kerja.

Jumlah keluaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendapatkan rekognisi internasional atau diterapkan oleh masyarakat per jumlah dosen.

Persentase program studi S1 dan Diploma yang melaksanakan kerjasama dengan mitra.

Persentase mata kuliah S1 dan Diploma yang menggunakan metode pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran berbasis proyek sebagai sebagian bobot evaluasi.

Persentase program studi S1 dan Diploma yang memiliki akreditasi atau sertifikasi internasional yang diakui pemerintah.

Dengan kegiatan ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan berharap dapat meningkatkan kualitas perencanaan anggaran yang lebih baik dan berdampak positif bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. (din)

Bangun Perilaku Jujur Siswa, PJ Walikota Cirebon Resmikan Kantin Kejujuran

CIREBON, FC - Program ini merupakan kerjasama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon dengan tema “Aksi Nyata Implementasi Pendidikan Anti Korupsi”.

Launching program secara serentak di SD dan SMP se-Kota Cirebon ini dihadiri unsur forkopimda, Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sekolah Dasar Kota Cirebon dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP., Selasa, (14/5/2024).

Kantin kejujuran sebagaimana kantin pada umumnya, yakni sebuah tempat di sekolah yang menjual makanan dan minuman. Kantin biasa dikunjungi siswa saat istirahat.

Namun, ada hal pokok yang membedakan kantin kejujuran dengan kantin biasa, yaitu tidak adanya penjaga kantin atau kasir sehingga si pembeli harus mengambil sendiri makanan dan minuman yang diinginkan, lalu menyelesaikan sendiri pembayarannya.

Si pembeli meletakkan uang tepat sejumlah rupiah yang harus dibayarkannya di kotak uang. Jika uangnya lebih besar daripada harga yang harus dia bayar, uang kembali dia ambil sendiri dari kotak uang itu.

Dengan demikian, kantin kejujuran bisa menjadi ajang pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya perilaku jujur terhadap diri sendiri.

Pada akhirnya akan bermuara kepada lahirnya generasi yang menghormati kejujuran sekaligus memunculkan generasi antikorupsi.

Pj Wali Kota mengatakan bahwa dirinya berharap, tertanam dalam hati siswa di sekolah dan pembeli untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran.

“Semoga program kantin kejujuran ini dapat menjadi gerakan yang terus menerus dengan perilaku dan integritas anak-anak kita akan terbentuk,” ujarnya.

Pj Wali Kota juga menyampaikan terimakasih kepada Kejaksaan Negeri Kota Cirebon yang sudah mendukung program ini. Sebelumnya, kata Pj Wali Kota, sudah ada beberapa program yang dilaksanakan di sekolah seperti tokoh mengajar, jaksa masuk sekolah dan lainnya.

Pj Wali Kota menginginkan, kantin kejujuran bisa menjadi langkah awal pelajaran antikorupsi sejak dini untuk menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Kami mempunyai keyakinan bahwa pembentukan karakter dan perilaku jujur dari kantin kejujuran ini sebagai dasar sekaligus bekal untuk para siswa dalam hidup bernegara dan bermasyarakat,” tandasnya.

Ditambahkan Pj Wali Kota, meminta kepada Kadisdik untuk berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) X Provinsi Jawa Barat, untuk menerapkan kantin kejujuran di SMA, SMK, maupun SLB, termasuk juga di perguruan tinggi.

Sementara itu, Kajari Kota Cirebon, Umaryadi menegaskan, kantin kejujuran merupakan salah satu program pendidikan anti korupsi yang diterapkan di sekolah.

“Kantin kejujuran ini juga bagian dari mendukung program pemerintah berkaitan dengan pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Masih kata Kajari, tidak hanya mengedepankan aspek pencegahan dan penindakan, kantin kejujuran juga mengedepankan sisi edukatif, yaitu memberikan pendidikan kepada semua orang agar memiliki budaya malu terhadap korupsi.

“Sehingga ini akan menjadi bekal untuk siswa kedepannya bagaimana bersikap dan berperilaku yang sesuai norma di masyarakat,” harapnya. (Ara)

FITK IAIN Cirebon Mengirim 5 Mahasiswa ke Program PLP-KKN Integrasi Internasional di Malaysia


CIREBON, FC – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) mengirimkan lima mahasiswa dari jurusan yang akan re akreditasi unggul ke dalam program Pengenalan Lapangan Persekolahan – Kuliah Kerja Nyata (PLP-KKN) Integrasi Internasional. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan global serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di tingkat internasional.

Dalam upaya penguatan pengabdian masyarakat dan pengalaman internasional bagi mahasiswa, FITK telah memilih peserta dari berbagai jurusan yang dianggap memiliki potensi unggul. 

Kelima mahasiswa tersebut adalah Aulia Khoirunnisa (Tadris Bahasa Inggris), Rizqi Adella (Tadris Matematika), Dede Sarah (MPI), Egina Bumiarti (Tadris Biologi), dan Lisnawati (PGMI).

Pelepasan peserta PLP-KKN Integrasi Internasional dilakukan secara langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menekankan pentingnya program ini sebagai langkah strategis dalam mempercepat Internasionalisasi Kampus dan Implementasi MBKM. Senin,(13/05/2024).

Dr. H. Saifuddin, M.Ag, Dekan FITK, dalam sambutannya menyatakan bahwa program ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan akademis, membentuk karakter, serta kepemimpinan dalam lingkungan global.

“Periode Kedua akan menyusul 15 mahasiswa untuk lokasi Kuala lumpur dan Jeddah Arab Saudi.” Dr Saifuddin menambahkan.

Kepala Program PLP-KKN Integrasi Internasional sekaligus Wakil Dekan I FITK, Dr. Atikah Syamsi, M.Pd.I, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan pengalaman akademis, tetapi juga membantu mahasiswa untuk memahami beragam budaya dan bahasa sesuai dengan destinasi mereka.

Para peserta program juga akan mendapatkan pendampingan dan supervisi dari dosen-dosen berpengalaman selama menjalani PLP-KKN Integrasi Internasional di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Malaysia. 

Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi fakultas-fakultas lain di IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk mengembangkan inovasi dalam pembelajaran mahasiswa.

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berpesan agar peserta melaksanakan kegiatan dengan semangat dan inovasi, serta mempublikasikan pengalaman mereka ke media sosial untuk memberikan citra positif bagi lembaga yang sedang bertransformasi dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dengan diselenggarakannya program ini, diharapkan mahasiswa FITK semakin tertarik dan memahami manfaat serta peluang yang ditawarkan oleh PLP-KKN Integrasi Internasional, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan akademis dan masyarakat di berbagai belahan dunia. (din)